Moody’s Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia, Ekonomi Tetap Stabil

Jakarta, SepucukJambi.id – Lembaga pemeringkat kredit internasional Moody’s Investors Service kembali menegaskan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia pada level Baa2 dengan outlook stabil. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan global terhadap ketahanan ekonomi nasional, di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menegaskan bahwa keputusan Moody’s merupakan bukti bahwa kebijakan ekonomi Indonesia tetap solid dan mampu menjaga stabilitas sektor keuangan.

“Ini adalah bukti bahwa kebijakan yang kita jalankan secara konsisten mampu menjaga stabilitas di tengah dinamika global. Kami berharap hasil tinjauan berkala Moody’s ini semakin meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia,” ujar Mahendra.

Baca juga:  OJK Jambi: Sektor Jasa Keuangan Stabil, Kredit Perbankan Tumbuh 8%

Baca juga:  OJK Terbitkan Kebijakan Buyback Saham

Faktor Penguatan Ekonomi Indonesia

Moody’s menyoroti sejumlah faktor yang mendukung ketahanan ekonomi Indonesia, antara lain:
✅ Keunggulan sumber daya alam dan bonus demografis yang menopang pertumbuhan jangka panjang.
✅ Permintaan domestik yang kuat, terutama dari konsumsi rumah tangga dan investasi.
✅ Kebijakan fiskal yang fleksibel dan upaya pendalaman pasar keuangan.
✅ Daya saing sektor manufaktur dan komoditas yang semakin meningkat.

Dengan kombinasi faktor-faktor ini, ekonomi Indonesia diproyeksikan akan terus tumbuh pada tahun 2025 dan 2026, menciptakan peluang bagi investor dan pelaku bisnis.

OJK Perkuat Stabilitas Keuangan

Sebagai regulator, OJK terus menjalankan program prioritas untuk memastikan ekosistem jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berdaya saing. Sinergi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan Pemerintah juga akan terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang sejalan dengan program Asta Cita.

“Kepercayaan investor dan pasar adalah modal utama kita dalam melangkah ke depan,” tambah Mahendra.

Dengan stabilitas ekonomi yang terus dijaga dan kebijakan yang konsisten, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan prospek pertumbuhan yang menjanjikan di kawasan.(*)




Satgas PASTI Blokir 536 Entitas Ilegal, Waspada Penipuan Jelang Lebaran

Jakarta, Sepucukjambi.id – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang marak menjelang Idulfitri 1446 H. Sepanjang Januari hingga Februari 2025, Satgas PASTI telah memblokir 508 entitas pinjaman online ilegal dan 28 konten pinjaman pribadi (pinpri) yang berpotensi merugikan masyarakat.

Dalam upaya melindungi masyarakat, Satgas PASTI menyoroti beberapa modus penipuan yang kerap terjadi selama bulan Ramadan, antara lain pinjaman online ilegal, investasi bodong, phising, impersonation (penyalahgunaan identitas lembaga berizin), serta tawaran kerja paruh waktu palsu.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran pinjaman atau investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengecek legalitas penyedia layanan keuangan sebelum melakukan transaksi.

Sejak 2017 hingga 13 Maret 2025, Satgas PASTI telah menghentikan 12.721 entitas keuangan ilegal, yang terdiri dari:

Baca juga:  OJK Jambi: Sektor Jasa Keuangan Stabil, Kredit Perbankan Tumbuh 8%

Baca juga:  OJK Terbitkan Kebijakan Buyback Saham

  • 1.737 entitas investasi ilegal,
  • 10.733 entitas pinjaman online ilegal/pinpri, dan
  • 251 entitas gadai ilegal.

Satgas PASTI juga menyoroti maraknya kembali investasi ilegal World Pay One (WPONE) di beberapa wilayah seperti Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan. Entitas ini telah dinyatakan ilegal sejak 24 Januari 2025, namun masih beroperasi di bawah berbagai skema yang menipu masyarakat.

Selain itu, 1.092 nomor debt collector terkait pinjaman online ilegal telah diajukan untuk pemblokiran oleh Satgas PASTI kepada Kementerian Komunikasi dan Digital RI, menyusul laporan ancaman dan intimidasi terhadap peminjam.

Sebagai langkah lanjutan, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) telah didirikan untuk menangani kasus penipuan keuangan secara lebih efektif. Sejak beroperasi pada 22 November 2024 hingga 12 Maret 2025, IASC telah menerima 67.866 laporan dengan total kerugian mencapai Rp1,2 triliun, dan berhasil memblokir dana sebesar Rp129,1 miliar dari rekening terkait penipuan.

Bagi masyarakat yang menjadi korban penipuan, laporan dapat disampaikan melalui website IASC di http://iasc.ojk.go.id atau menghubungi Kontak OJK di nomor 157, WhatsApp (081 157 157 157), serta email konsumen@ojk.go.id atau satgaspasti@ojk.go.id. (*)




OJK Jambi: Sektor Jasa Keuangan Stabil, Kredit Perbankan Tumbuh 8%

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  OJK Provinsi Jambi mencatat bahwa industri jasa keuangan di wilayah ini menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dan positif pada Januari 2025.

Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang membaik, peningkatan kepercayaan konsumen, serta inovasi di berbagai segmen keuangan.

Pertumbuhan Sektor Perbankan di Jambi

Sektor perbankan mengalami pertumbuhan signifikan dengan kenaikan kredit sebesar 8,00 persen (yoy) menjadi Rp54,41 triliun.

Kredit konvensional meningkat 6,69 persen (yoy) mencapai Rp48,15 triliun, sementara pembiayaan syariah tumbuh 19,23 persen menjadi Rp6,26 triliun.

Baca juga:  OJK Terbitkan Kebijakan Buyback Saham

Baca juga:  OJK Pertahankan Pengendalian Gratifikasi Terbaik

Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan sebesar 9,24 persen (yoy).

Perbankan konvensional mencatatkan pertumbuhan DPK sebesar 7,96 persen (yoy) menjadi Rp42,52 triliun, sedangkan perbankan syariah meningkat 22,80 persen (yoy) mencapai Rp4,56 triliun.

Dari sisi rasio kredit terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR), perbankan umum di Jambi tercatat sebesar 115,57 persen, lebih tinggi dibandingkan LDR nasional yang berada di angka 88,88 persen. Sementara itu,

rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) tetap terjaga di angka 1,80 persen, lebih rendah dari NPL nasional sebesar 2,15 persen.

Baca juga:  OJK Resmi Terapkan POJK Baru, tentang Derivatif Keuangan Berbasis Efek

Baca juga:  OJK Rancang Regulasi Pengawasan, untuk Finfluencer di Media Sosial

Dari sisi penggunaan, kredit masih didominasi oleh sektor konsumsi (42,45 persen), diikuti investasi (29,01 persen) dan modal kerja (28,54 persen).

Kredit kepada UMKM mencapai 46,29 persen, sementara kredit non-UMKM sebesar 53,71 persen.

Performa Industri Keuangan Non-Bank (IKNB)

Pada sektor IKNB, Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 29,51 persen (yoy), dengan total dana tersalurkan mencapai Rp2,97 miliar kepada 1.563 nasabah. Rasio NPF LKMS berada di angka 1,61 persen.

Di sektor perusahaan pembiayaan, total penyaluran pembiayaan mencapai Rp9,007 triliun, mengalami sedikit penurunan 0,70 persen (yoy) dengan rasio NPF sebesar 3,10 persen.

Baca juga:  Optimisme Perbankan Menguat, OJK: Stabilitas Makroekonomi Jadi Faktor Kunci

Baca juga:  OJK Perkuat Integritas Pelaporan Keuangan di Sektor Jasa Keuangan

Namun, jumlah kontrak pembiayaan justru meningkat 41,01 persen (yoy) menjadi 1.282.453 kontrak.

Pada industri modal ventura, total pembiayaan meningkat 7,86 persen (yoy) menjadi Rp111,55 miliar dengan rasio NPF sebesar 2,57 persen, turun 0,96 persen (yoy).

Sementara itu, sektor dana pensiun mencatat pertumbuhan aset 4,66 persen (yoy) menjadi Rp231,03 miliar, dengan total investasi meningkat 6,21 persen (yoy) menjadi Rp223,67 miliar.

Pasar Modal di Jambi: Investor Meningkat Tajam

Pasar modal di Jambi terus berkembang dengan jumlah investor mencapai 136.499 Single Investor Identification (SID), meningkat 14,86 persen (yoy).

Nilai penjualan reksa dana melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) juga tumbuh signifikan 46,42 persen (yoy) menjadi Rp108,10 miliar.

Baca juga:  Luncurkan Aplikasi OSIDA PMDK, OJK Perkuat Pengawasan Pasar Modal dengan Big Data

Baca juga:  OJK Siap Awasi Implementasi BPI Danantara, Pastikan Pengelolaan Bank BUMN Tetap Efisien dan Transparan

Namun, total transaksi saham di Provinsi Jambi pada Januari 2025 tercatat Rp1,01 triliun, mengalami sedikit penurunan 6,17 persen (yoy).

Meskipun demikian, OJK Jambi terus berkolaborasi dengan pemangku kepentingan guna mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan pendanaan dari pasar modal melalui Securities Crowd Funding (SCF) maupun menjadi emiten di bursa efek.

Perlindungan Konsumen dan Edukasi Keuangan

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan, hingga Februari 2025, OJK Jambi telah mengadakan 6 kegiatan edukasi keuangan yang diikuti oleh 2.470 peserta.

OJK Jambi juga menerima 26 pengaduan konsumen, terdiri dari 13 pengaduan perbankan dan 13 pengaduan IKNB. Sebanyak 7 pengaduan saat ini masih dalam proses penanganan oleh PUJK, sementara 1 pengaduan sedang dalam proses sengketa di Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) SJK.

Pada Januari 2025, OJK Jambi menerima laporan terkait aktivitas keuangan ilegal “Whale Front Limited”.

Baca juga:  OJK Dorong Keuangan Syariah Lebih Inklusif lewat GERAK Syariah 2025

Baca juga:  Pinjol Ilegal Dominasi Kasus Keuangan Ilegal, OJK Gencarkan Edukasi Masyarakat

OJK berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari investasi ilegal dan terus melakukan upaya pencegahan melalui edukasi serta pengawasan terhadap lembaga keuangan.

Program Akselerasi Keuangan Daerah

Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), OJK Jambi terus mendorong inklusi keuangan di daerah.

Pada Februari 2025, TPAKD bekerja sama dengan Bank Jambi untuk mengadakan product matching di Kabupaten Tanjab Timur guna meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat, komunitas, dan pelajar.

Dengan berbagai langkah strategis ini, OJK Jambi berharap industri jasa keuangan di daerah semakin berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.(*)




Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, Sinsen Bagikan Ribuan Paket Sembako di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi, kembali menggelar acara pembagian sembako sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk yang ke-18 kalinya sejak tahun 2008.

Acara yang diselenggarakan pada Rabu, 19 Maret 2025 ini menyasar Petugas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, PHL Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman, Petugas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan Kota Jambi, serta masyarakat sekitar kantor Sinsen.

Sebanyak 1.358 paket sembako yang berisi bahan pokok seperti beras premium, gula pasir, tepung terigu, minyak sayur dan sirup dibagikan langsung kepada para petugas yang bekerja dengan penuh dedikasi untuk menjaga kebersihan dan ketertiban Kota Jambi.

Paket sembako ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka, terutama selama bulan Suci Ramadan yang penuh berkah.

Baca juga:  Ayo Warga Jambi! Miliki Honda Vario 125 Mulai Hanya Rp 1,8 Juta Sekarang

Baca juga:  Kecanggihan Honda PCX 160 RoadSync dan Motor Listrik Futuristik di IIMS 2025

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Jambi, antara lain Walikota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Wakil Walikota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Asisten II Setda Kota Jambi Amirullah, S.H., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Dr. H. Ardi S.P., M.Si., Kepala Dinas DPRKP Kota Jambi Mahruzar, S.T., serta Kepala Bagian Perekonomian Kota Jambi Hendra Saputra, SE., MM.

Dalam sambutannya, Chief Executive Officer (CEO) PT Sinar Sentosa Primatama Rony Attan menyampaikan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

“Program CSR ini telah kami jalankan selama belasan tahun dan terus berkembang setiap tahunnya. Tahun ini, kami berkesempatan untuk membagikan 1.358 paket sembako kepada petugas kebersihan dalam naungan Dinas Lingkungan Hidup, DPRKP, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, serta masyarakat sekitar. Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berbagi kebaikan di bulan suci Ramadan ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Bapak/Ibu sekalian dan memberikan manfaat sepanjang bulan Ramadan” ujar Rony.

Sementara itu, Walikota Jambi Bapak Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi PT Sinar Sentosa Primatama melalui kegiatan CSR ini.

Baca juga:  Penyegaran Terbaru, Honda Monkey Tampil Makin Memikat dan Ikonik

Baca juga:  Keakraban dan Semangat Petualangan Warnai Honda Bikers Motour Camp Jambi

“Kesejahteraan masyarakat adalah salah satu program prioritas pemerintah. Kami mendukung kolaborasi dengan pelaku usaha, seperti yang dilakukan PT Sinar Sentosa Primatama melalui kegiatan CSR ini. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya dalam membantu masyarakat, khususnya para petugas yang memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan ketertiban Kota Jambi” ujar Dr. dr. H. Maulana.

Para penerima manfaat dari pembagian sembako ini juga menyampaikan rasa terima kasih mereka.

“Bantuan sembako ini sangat berarti bagi kami terutama di bulan Ramadan. Sebagai petugas kebersihan, kami seringkali tidak terlihat tetapi dengan adanya perhatian seperti ini kami merasa dihargai. Terima kasih kepada PT Sinar Sentosa Primatama” ujar salah seorang petugas kebersihan Kota Jambi.

Petugas lainnya juga mengungkapkan hal serupa, “kami selalu berada di garis depan menjaga kebersihan dan terkadang beban kerja kami cukup berat. Bantuan sembako ini sangat meringankan apalagi di bulan puasa. Terima kasih banyak kepada PT Sinar Sentosa Primatama. Semoga sukses selalu”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PT Sinar Sentosa Primatama dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilaksanakan selama bertahun-tahun.

Melalui program-program ini, Sinsen berusaha memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berjuang di lapangan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama.(*)




Komunitas Yamaha XOS Bumi Siginjai Jambi Berbagi di Ramadan, Gelar Buka Puasa dengan Anak Yatim

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komunitas motor Yamaha XOS Bumi Siginjai Jambi kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar acara buka puasa bersama anak yatim di Panti Asuhan Baiturahman, Ancol, Jambi, pada bulan Ramadan ini.

Acara ini diawali dengan city touring mengelilingi Kota Jambi yang diikuti oleh sekitar 30 anggota komunitas.

Touring ini bertujuan untuk menikmati suasana senja Ramadan sebelum akhirnya berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan.

Ketua Yamaha XOS Bumi Siginjai, Bayu, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin komunitas setiap tahunnya di bulan suci Ramadan.

Baca juga:  Yamaha GEAR ULTIMA: Hadir dengan Desain Tangguh dan Teknologi Canggih

Baca juga:  Touring Ramadhan Yamaha Fazzio & Damn! Love Indonesia, Kolaborasi Anak Muda Jambi

“Ini adalah salah satu kegiatan tahunan kami. Kami memberikan santunan berupa sembako kepada adik-adik di Panti Asuhan Baiturahman. Bantuan ini berasal dari sumbangsih seluruh anggota XOS Bumi Siginjai,“ ujar Bayu.

Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari Yamaha Jambi dan Dealer Sabang Raya Motor, yang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan penuh kebersamaan ini.

Melalui kegiatan ini, komunitas motor tidak hanya mempererat silaturahmi sesama anggota, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.(*)




OJK Terbitkan Kebijakan Buyback Saham

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan kebijakan baru yang memungkinkan perusahaan terbuka melakukan pembelian kembali saham (buyback) tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kebijakan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap kondisi pasar modal yang mengalami fluktuasi signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Sejak 19 September 2024, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami tekanan besar, yang tercermin dari penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1.682 poin atau minus 21,28 persen hingga 18 Maret 2025. Penurunan drastis ini membuat OJK menetapkan status “kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan” sebagaimana diatur dalam Pasal 2 huruf g POJK Nomor 13 Tahun 2023.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menjelaskan bahwa kebijakan buyback saham ini bertujuan untuk meredam gejolak pasar dan meningkatkan kepercayaan investor. “Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan OJK dengan para pemangku kepentingan di pasar modal yang digelar pada 3 Maret 2025,” ujar Inarno dalam konferensi pers di Jakarta.

Menurut POJK Nomor 13 Tahun 2023, dalam kondisi pasar yang bergejolak, perusahaan terbuka diperbolehkan melakukan buyback tanpa memerlukan persetujuan RUPS. Namun, proses buyback ini tetap harus memenuhi ketentuan POJK Nomor 29 Tahun 2023 terkait tata cara pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka.

Baca juga:  OJK Pertahankan Pengendalian Gratifikasi Terbaik

Baca juga:  OJK Resmi Terapkan POJK Baru, tentang Derivatif Keuangan Berbasis Efek

Kebijakan ini diyakini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan terbuka dalam menstabilkan harga saham mereka saat volatilitas pasar meningkat. Dengan adanya mekanisme buyback yang lebih fleksibel, emiten dapat melakukan intervensi untuk menahan tekanan jual yang berlebihan dan mencegah pelemahan harga saham yang berlarut-larut.

Lebih lanjut, OJK menetapkan bahwa kebijakan ini akan berlaku hingga enam bulan setelah tanggal surat resmi yang dikeluarkan pada 18 Maret 2025. Artinya, perusahaan memiliki waktu untuk memanfaatkan peluang ini guna menjaga stabilitas pasar saham.

Langkah OJK ini mendapat apresiasi dari pelaku pasar yang melihat buyback saham sebagai salah satu strategi efektif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan domestik. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan tekanan terhadap IHSG dapat berkurang dan minat investor untuk kembali berinvestasi di pasar modal Indonesia meningkat.

OJK menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi pasar dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan guna memastikan stabilitas sektor keuangan dan pasar modal di tengah dinamika ekonomi yang berkembang.(*)

 




OJK Pertahankan Pengendalian Gratifikasi Terbaik

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menorehkan prestasi dengan meraih peringkat pertama dalam Program Pengendalian Gratifikasi Tingkat Nasional dan kategori Kementerian/Lembaga tahun 2024. Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen OJK dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari praktik gratifikasi.

Pencapaian ini menambah daftar panjang keberhasilan OJK dalam mengendalikan gratifikasi, setelah sebelumnya meraih peringkat yang sama pada 2016, 2017, 2018, 2020, 2022, dan 2023. Keberhasilan ini menunjukkan konsistensi OJK dalam menerapkan kebijakan antikorupsi serta membangun budaya transparansi dan akuntabilitas di sektor keuangan.

KPK menilai OJK berdasarkan berbagai aspek, termasuk efektivitas perangkat pengendalian gratifikasi, pemanfaatan media, pemetaan titik rawan korupsi, serta inovasi dalam mitigasi risiko gratifikasi. Selain itu, implementasi program pengendalian gratifikasi yang dilakukan oleh Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) OJK menjadi salah satu faktor utama dalam keberhasilan ini.

Baca juga:  OJK Rancang Regulasi Pengawasan, untuk Finfluencer di Media Sosial

Baca juga:  OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Tengah Tantangan Ekonomi Global

OJK secara konsisten memperkuat sistem manajemen anti-penyuapan dengan meningkatkan efektivitas sistem pelaporan gratifikasi, menyelenggarakan berbagai program edukasi kepada pegawai, serta mengadakan sosialisasi kepada pemangku kepentingan terkait pentingnya budaya antikorupsi. Penyebarluasan informasi mengenai pengendalian gratifikasi juga terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaporkan penerimaan atau penolakan gratifikasi.

KPK mengapresiasi langkah proaktif OJK dalam membangun lingkungan yang bersih dan bebas dari korupsi. Harapannya, OJK tidak hanya mempertahankan pencapaian ini, tetapi juga terus mengembangkan inovasi baru dalam upaya pengendalian gratifikasi di masa mendatang.

Sebagai regulator sektor keuangan, OJK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung gerakan antikorupsi dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. OJK menekankan bahwa keberhasilan pengendalian gratifikasi bukan hanya tanggung jawab lembaga, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Dengan memperkuat kerja sama dan membangun budaya integritas, diharapkan Indonesia dapat menjadi negara dengan sistem keuangan yang lebih bersih, sehat, dan terpercaya. OJK berkomitmen untuk terus mengawal prinsip-prinsip tata kelola yang baik demi menciptakan sektor keuangan yang berintegritas tinggi.

Dalam upaya ini, OJK juga berencana untuk memperluas kerja sama dengan berbagai institusi baik di dalam maupun luar negeri guna memperkaya strategi dan metode pengendalian gratifikasi. Dengan langkah ini, diharapkan praktik gratifikasi dan korupsi di sektor keuangan dapat diminimalisir secara lebih efektif di masa mendatang.(*)




IHSG Terjun Bebas, Analis Peringatkan Potensi Jebol Level 6.000

Jakarta,SEPUCUKJAMBI.ID – Pasar modal Indonesia kembali bergejolak. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 5 persen pada Selasa (18/3), yang memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Kejatuhan tajam ini dinilai sebagai anomali dibandingkan bursa regional lainnya yang justru mencatatkan kenaikan.

Oktavianus Audi, analis pasar modal dari Kiwoom Sekuritas, menyebut penurunan drastis IHSG disebabkan oleh meningkatnya kekhawatiran investor terhadap ekonomi Indonesia dan pasar keuangan. “Meningkatnya risk premium Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang membebani IHSG.

Hal ini tercermin dari peningkatan tipis Credit Default Swap (CDS) ke 76 basis poin, pelemahan rupiah sebesar 0,6 persen sepanjang Januari-Februari 2025, serta pelebaran spread Surat Berharga Negara (SBN) dengan US Treasury (UST) 10 tahun yang kini mencapai 255 basis poin,” jelasnya.

Baca juga:  TNI Dilarang Berbisnis, RUU TNI Tetap Tegaskan Pasal Larangan Bisnis Anggota TNI

Baca juga:  Vonis Budi Said Diperberat Jadi 16 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Triliun

Tekanan bertambah dengan keluarnya dana asing dari pasar saham Indonesia. Hingga 17 Maret 2025, investor asing telah mencatatkan arus keluar (outflow) sebesar Rp26,9 triliun. Analis menilai bahwa faktor eksternal seperti pemangkasan rating saham-saham Indonesia oleh Morgan Stanley dan Goldman Sachs turut berperan dalam aksi jual ini. “Morgan Stanley dan Goldman Sachs memangkas rating saham Indonesia akibat defisit anggaran yang melebar menjadi 2,9 persen dari PDB, risiko fiskal akibat realokasi anggaran, serta dampak kebijakan tarif yang dapat melemahkan rupiah,” kata Audi.

Bahkan, Goldman Sachs memperkirakan rupiah akan menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia dalam waktu dekat. Hal ini semakin memperburuk sentimen di pasar saham, memicu aksi jual besar-besaran.

Audi memperingatkan bahwa jika aksi jual panik (panic selling) terus berlanjut, IHSG bisa menembus level psikologis 6.000. “Kalau level ini jebol, support berikutnya ada di 5.900,” katanya.

Tekanan terjadi di hampir semua sektor, termasuk teknologi yang mengalami aksi ambil untung setelah reli dalam beberapa pekan terakhir. Namun, Audi masih melihat potensi rebound di sektor keuangan. “Kalau saham-saham perbankan besar mengalami technical rebound, tekanan terhadap IHSG bisa sedikit mereda,” tambahnya.

Sementara investor masih menunggu langkah pemerintah dan regulator untuk menenangkan pasar, kondisi global dan sentimen terhadap ekonomi Indonesia tetap menjadi faktor utama yang akan menentukan arah IHSG ke depan. (*)

 




Jelang Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Energi Aman dengan SATGAS Pengendalian BBM dan LPG

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID -Menjelang pertengahan bulan puasa dan libur lebaran, Pertamina terus memastikan pasokan energi masyarakat.

Terutama BBM, LPG, dan Avtur, tetap aman dan lancar selama masa arus mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Sebagai upaya untuk memastikan kelancaran distribusi energi, Pertamina membentuk Satuan Tugas (SATGAS) Pengendalian dan Pemantauan Penyaluran BBM dan LPG selama Ramadan dan Idul Fitri 2025.

SATGAS ini akan beroperasi mulai 17 Maret hingga 13 April 2025.

Baca juga:  Kejaksaan Agung Gali Peran Ahok dalam Kasus Korupsi PT Pertamina

Baca juga:  BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, memastikan bahwa stok BBM, LPG, dan Avtur di wilayah Sumbagsel dalam keadaan aman dan akan dioptimalkan menjelang puncak arus mudik Lebaran.

“Melalui satgas ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen untuk memastikan kebutuhan energi bagi pemudik, baik saat arus mudik maupun arus balik,” kata dia.

“Kami juga mengimbau para pemudik untuk mengisi penuh tangki kendaraan di titik awal keberangkatan guna menghindari antrean panjang di rest area,” ujar Erwin.

Pertamina memprediksi adanya peningkatan kebutuhan BBM dan LPG di wilayah Sumbagsel selama masa Satgas.

Kenaikan kebutuhan BBM diperkirakan mencapai 15,5 persen untuk gasoline (bensin), sementara konsumsi gasoil (solar) diperkirakan mengalami penurunan sebesar 9,5 persen dibandingkan dengan penjualan normal.

Selain itu, konsumsi LPG diperkirakan meningkat sebesar 7,7 persen, dan kebutuhan Avtur diprediksi naik sekitar 23,9 persen dibandingkan dengan rata-rata penjualan normal.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah menyiapkan infrastruktur yang memadai.

Terdapat 10 terminal BBM, 2 terminal LPG, 673 SPBU, 57 SPBE, 532 agen LPG, dan 6 AFT yang telah disiapkan.

Selain itu, Pertamina juga menyediakan layanan tambahan di jalur potensial seperti jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama.

Termasuk 144 SPBU Siaga, 408 Outlet Pangkalan LPG Siaga, 8 titik layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga, 9 unit motorist/PDS BBM, dan 15 unit mobil tangki standby serta 2 unit serambi MyPertamina.

Pertamina menghimbau masyarakat untuk membeli BBM dan LPG sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya.

Untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan mudik, Pertamina juga menyarankan pemudik untuk menggunakan BBM berkualitas agar kendaraan tetap prima dan mesin lebih awet.

Selain itu, penggunaan metode pembayaran non-tunai atau cashless dapat mempercepat transaksi dan mengurangi antrean panjang di SPBU.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan pembayaran cashless agar proses transaksi lebih cepat dan aman, serta mencegah antrean panjang di SPBU,” tambah Erwin Dwiyanto.

Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai layanan Pertamina terdekat atau mengalami kendala terkait produk BBM dan LPG dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135 atau melalui aplikasi MyPertamina untuk kemudahan akses informasi.(*)




Grand Re-Opening Planet Surf WTC Batanghari Jambi, Nikmati Berbagai Promo Eksklusif dan Belanja yang Menyenangkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Planet Surf Indonesia dengan bangga mengumumkan pembukaan kembali toko baru di WTC Batanghari, Lantai Dasar, Jambi, Jumat 14 Maret 2025.

Planet Surf menghadirkan konsep baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih modern, nyaman, dan menarik bagi para pelanggan setia.

Tak hanya itu, Planet Surf Indonesia memberikan promo eksklusif, yaitu voucher belanja senilai Rp1.000.000 yang hanya berlaku pada hari pembukaan, serta diskon 20% untuk pembelian dua item atau lebih yang berlaku dari 14-15 Maret 2025.

Jangan lewatkan kesempatan emas untuk berbelanja dengan penawaran menarik di toko terbaru Planet Surf!

Baca juga:  Kakanwil Ditjenpas Jambi dan Walikota Jambi Makan Bersama Warga binaan Lapas Jambi saat Safari Ramadan

Baca juga:  Bupati Sarolangun Ajak ASN Ikut Gerakan Gemastajid Maju, Ciptakan Kebersamaan dalam Ibadah

Toko Planet Surf di WTC Batanghari Lantai Dasar, Jambi, menawarkan pengalaman berbelanja yang unik dengan desain interior yang lebih modern dan koleksi pakaian serta aksesoris trendi dari berbagai merek ternama.

Toko Planet Surf di WTC Batanghari Jambi Hadir dengan Konsep Baru dan Diskon Menari

Beberapa merek populer yang tersedia di toko ini antara lain Insight, Rip Curl, Volcom, Dragon, Planet Surf Clothing, Vissla, Vans, No Fear, dan Chimpanzees.

Didirikan pada tahun 1997 di Yogyakarta Galleria Mall, Planet Surf lahir dari kecintaan pendirinya terhadap fashion surfing ala Amerika dan Australia.

Sejak awal, Planet Surf telah menjadi destinasi utama bagi para pecinta fashion surfing dengan menghadirkan merek-merek terbaik dan gaya yang fresh.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Tanam Jagung Hibrida sebagai Dukungan Swasembada Pangan

Baca juga:  BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

Kini, Planet Surf telah memiliki lebih dari 66 outlet yang tersebar dari Banda Aceh hingga Jayapura, dan terus berkembang dengan ekspansi yang akan datang.

Planet Surf bangga menghadirkan berbagai merek ternama seperti Insight, Rip Curl, Vissla, Volcom, Dragon, Oakley, Vans, Juice Ematic, No Fear, dan banyak lagi.

Sebagai bagian dari komitmennya untuk menghadirkan fashion dan lifestyle terbaik di Indonesia, Planet Surf terus berinovasi dalam menyediakan produk berkualitas tinggi, pelayanan pelanggan terbaik, serta keterlibatan dengan komunitas.

Planet Surf bertekad untuk memberikan pengalaman berbelanja yang luar biasa bagi semua pelanggan.

Baca juga:  Safari Ramadhan MUI Provinsi Jambi, Merangin sebagai Pusat Lahirnya Ulama Hebat

Baca juga:  Buka Puasa Bersama Insan Pers, Kombes Pol Agus Tri: Kita Mitra Kerja dan Keluarga 

Segera kunjungi toko Planet Surf terbaru di WTC Batanghari, Lantai Dasar, Jambi, dan nikmati pengalaman belanja yang menyenangkan serta berbagai penawaran menarik dari koleksi pakaian dan aksesoris surfing terkemuka.(*)