Setelah 10 Tahun, Ekspor Kayu Manis Kerinci Kembali Langsung dari Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jambi (Karantina Jambi) Badan Karantina Indonesia memfasilitasi ekspor komoditas bubuk kulit kayu manis asal Kabupaten Kerinci ke Belanda.

Ekspor tersebut memiliki volume 15 ton dengan nilai hampir Rp1 miliar, dan diberangkatkan melalui Pelabuhan Talang Duku, Jambi.

Ekspor ini menjadi momentum penting karena merupakan ekspor langsung dari Jambi ke Belanda yang kembali dilakukan setelah hampir sepuluh tahun.

Sebelumnya, pengiriman kayu manis Kerinci dilakukan melalui Pelabuhan Panjang, Lampung.

“Ekspor bubuk kulit kayu manis asal Kerinci ini merupakan ekspor langsung dari Jambi ke Belanda yang kembali dilakukan setelah hampir sepuluh tahun. Karantina Jambi memastikan seluruh persyaratan karantina telah terpenuhi sesuai ketentuan negara tujuan,” ujar Kepala Karantina Jambi, Sudiwan Situmorang, Minggu (21/12).

Sudiwan menjelaskan bahwa, komoditas bubuk kulit kayu manis tersebut telah melalui tindakan karantina berupa pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).

Dengan demikian, komoditas memenuhi standar dan persyaratan ekspor internasional.

Sebagai jaminan keberterimaan di negara tujuan, Karantina Jambi menerbitkan sertifikat kesehatan karantina atau Phytosanitary Certificate (PC).

“Prosedur ekspor dilakukan sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Petugas karantina memeriksa kesehatan komoditas sebelum diekspor dan memastikan bebas dari OPTK, kemudian menerbitkan Phytosanitary Certificate,” jelas Sudiwan.

Dalam kurun waktu hampir satu dekade terakhir, ekspor kayu manis Kerinci dilakukan melalui Pelabuhan Panjang, Lampung.

Kembalinya aktivitas ekspor melalui Pelabuhan Talang Duku menunjukkan meningkatnya peran pelabuhan di Provinsi Jambi dalam mendukung arus ekspor komoditas pertanian unggulan daerah.

Sudiwan menegaskan bahwa Karantina Jambi terus berkomitmen memberikan pelayanan dan pendampingan kepada pelaku usaha ekspor.

Pihaknya juga akan terus mendorong peningkatan ekspor komoditas unggulan daerah melalui penguatan sinergi dengan instansi terkait serta pelayanan prima.

“Upaya ini dilakukan untuk mendukung peningkatan daya saing produk pertanian dan perikanan Indonesia di pasar global,” pungkasnya.(*)




Dampak Nyata Program TJSL, UMKM Binaan Pertamina Juara UP2K PKK Kota Jambi 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kiprah pemberdayaan perempuan kembali mencatatkan prestasi membanggakan.

UMKM Cahaya Abadi Sejahtera, kelompok usaha ibu rumah tangga binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, berhasil meraih Juara 1 Kategori Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) mewakili Kelurahan Bakung Jaya pada ajang Pelaksana Terbaik Implementasi 10 Program Pokok PKK Kota Jambi Tahun 2025.

UMKM yang bergerak di bidang olahan ikan gabus ini merupakan binaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha.

Kelompok ini dinilai unggul berdasarkan capaian kinerja, inovasi produk, serta konsistensi dalam memberdayakan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Ajang Pelaksana Terbaik Implementasi 10 Program Pokok PKK merupakan agenda tahunan Tim Penggerak PKK yang bertujuan memberikan apresiasi kepada kelompok PKK dan UP2K yang berhasil menjalankan program pemberdayaan secara efektif.

Penilaian meliputi aspek kelembagaan, partisipasi anggota, kualitas dan keamanan produk, keberlanjutan usaha, hingga dampak ekonomi yang dihasilkan.

Melalui pendampingan berkelanjutan, UMKM Cahaya Abadi Sejahtera telah mengantongi izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) serta sertifikasi halal sebagai bentuk komitmen terhadap standar mutu dan keamanan produk.

Salah satu produk unggulannya, kerupuk atom, juga terpilih untuk dipasarkan di Gerai UMKM Kantor Wali Kota Jambi, mewakili Kecamatan Paal Merah.

Pengelola UMKM Cahaya Abadi Sejahtera, Ria Sita, yang bergabung sejak 2023, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, pendampingan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel sangat membantu kami meningkatkan kualitas produk, melengkapi perizinan, serta memperluas pemasaran hingga berhasil meraih Juara 1 UP2K mewakili Kelurahan Bakung Jaya,” ujarnya.

Saat ini, UMKM Cahaya Abadi Sejahtera telah menghasilkan sembilan varian produk olahan ikan gabus, di antaranya kerupuk, brownies, cookies, nugget, abon, hingga produk albumin.

Produk-produk tersebut dipasarkan dengan harga berkisar Rp15 ribu hingga Rp60 ribu, dengan omzet mencapai Rp87 juta.

Lurah Kelurahan Bakung Jaya, Purwanoto, menilai keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan dunia usaha.

“Capaian ini membuktikan ibu rumah tangga mampu menghasilkan produk berdaya saing jika mendapatkan pendampingan yang tepat. Kami mengapresiasi peran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dalam memperkuat ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa prestasi tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang inklusif.

“Penghargaan ini menegaskan bahwa program TJSL Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berfokus pada pendampingan jangka panjang guna menumbuhkan kemandirian masyarakat. Penguatan UMKM pangan lokal berbasis ikan gabus merupakan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance, khususnya aspek sosial,” jelas Rusminto.

Melalui capaian ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel turut berkontribusi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 Tanpa Kemiskinan, Tujuan 5 Kesetaraan Gender, dan Tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.(*)




Pembiayaan UMKM Makin Mudah, Inisiatif OJK untuk Ekonomi Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kebijakan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah ini meliputi perluasan akses pembiayaan, pengembangan ekosistem keuangan syariah, serta pengawasan ketat terhadap perbankan digital di tengah percepatan transformasi teknologi sektor keuangan.

Kebijakan ini diwujudkan melalui penerapan Peraturan OJK tentang Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM, yang mendorong bank dan lembaga keuangan nonbank menyediakan skema kredit yang lebih mudah dijangkau.

Regulasi menekankan proses pembiayaan yang sederhana, efisien, dan sesuai karakter UMKM, tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko.

Meski begitu, OJK mencatat beberapa tantangan struktural, seperti keterbatasan agunan, pencatatan keuangan yang belum optimal, dan rendahnya literasi keuangan pelaku UMKM.

Untuk itu, industri jasa keuangan diharapkan menghadirkan produk pembiayaan fleksibel, termasuk memanfaatkan teknologi digital guna mempercepat proses penilaian dan pencairan kredit.

Selain itu, OJK mengintegrasikan kebijakan pembiayaan UMKM dengan pengembangan keuangan syariah dan pengawasan perbankan digital.

Hal ini dilakukan agar inovasi, stabilitas sistem, dan perlindungan konsumen berjalan seimbang.

“Dengan penguatan akses pembiayaan UMKM yang inklusif, pengembangan ekosistem keuangan syariah, serta pengawasan bank digital berbasis ketahanan digital, OJK berkomitmen menjaga keseimbangan antara inovasi, stabilitas, dan perlindungan konsumen,” jelas Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae.

OJK juga menekankan pentingnya menjaga kualitas penyaluran kredit agar berkelanjutan.

Bank dan lembaga keuangan nonbank diharapkan menerapkan tata kelola yang baik, manajemen risiko memadai, serta melakukan pendampingan dan edukasi keuangan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dan menekan risiko pembiayaan bermasalah.

Penguatan kebijakan ini sejalan dengan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), yang menempatkan UMKM sebagai pilar utama perekonomian nasional.

Untuk mendukung implementasi, OJK membentuk unit khusus yang menangani pengaturan UMKM dan keuangan syariah.

Ke depan, OJK berharap sinergi antara regulator, industri keuangan, dan pemangku kepentingan dapat meningkatkan pembiayaan UMKM secara merata, memperkuat peran UMKM sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.(*)




Yamaha DDS Jambi Tutup YES Angkatan 9, 7 Mekanik Siap Bersaing di Dunia Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha Engineering School (YES) atau yang dikenal sebagai program pendidikan otomotif Yamaha, resmi menutup kegiatan angkatan ke-9.

Program ini merupakan pendidikan non-formal yang dirancang sebagai sarana pembelajaran dan pembekalan keterampilan khusus di bidang otomotif, terutama sepeda motor Yamaha.

YES menjadi pintu masuk bagi para pelajar yang ingin mendalami dunia teknik otomotif sekaligus membuka peluang karier di jaringan bengkel resmi Yamaha.

Chief Yamaha DDS Jambi, Norman, menyampaikan bahwa program ini bertujuan menyiapkan tenaga muda yang terampil, disiplin, dan siap terjun ke dunia kerja.

“Melalui YES, kami ingin menyiapkan generasi muda yang siap bekerja di bengkel resmi Yamaha. Harapannya, setelah memiliki pengalaman dan keahlian, mereka juga mampu berwirausaha dengan membuka bengkel sendiri serta menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Norman dalam sambutannya.

Program YES angkatan IX berlangsung selama lebih dari empat bulan dan dibagi dalam dua tahap.

Dua bulan pertama difokuskan pada pembelajaran teori dasar mesin serta praktik di training center.

Selanjutnya, peserta menjalani magang selama dua bulan di bengkel resmi Yamaha untuk merasakan langsung suasana kerja nyata.

Dengan metode pembelajaran yang terstruktur dan intensif, peserta tidak hanya menguasai teori otomotif, tetapi juga memiliki keterampilan teknis sesuai standar pelayanan Yamaha.

“Proses pembelajaran dilakukan bertahap. Setelah dibekali teori dan praktik, peserta langsung diterjunkan ke bengkel resmi agar siap menghadapi dunia kerja,” tambah Norman.

YES angkatan ke-9 diikuti oleh 15 peserta yang lolos seleksi ketat dari berbagai daerah di Provinsi Jambi, seperti Kerinci, Merangin, hingga Kota Jambi.

Seluruh peserta merupakan lulusan SMA dan SMK yang memiliki minat tinggi di bidang otomotif.

Proses rekrutmen telah dimulai sejak Juli melalui beberapa tahapan, meliputi tes motor bakar, psikotes, wawancara, hingga tes buta warna.

Seleksi ini bertujuan memastikan peserta memiliki kemampuan dasar yang baik serta motivasi tinggi untuk mengikuti program.

Selain membuka peluang kerja di bengkel resmi Yamaha, program YES juga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda.

Lulusan YES memiliki peluang besar untuk diserap oleh jaringan bengkel resmi Yamaha seperti Sabang Raya, Panca Motor, Mataram Sakti, dan Selaras Motor.

Saat ini terdapat 49 jaringan bengkel Yamaha yang tersebar di Provinsi Jambi.

Dari program YES angkatan IX, Yamaha DDS Jambi berhasil melahirkan 7 mekanik andal yang siap bersaing di dunia kerja.

Tiga peserta terbaik diraih oleh Bima Segara sebagai peserta terbaik pertama, Areski Deskal sebagai peserta terbaik kedua, dan Muhammad Farid sebagai peserta terbaik ketiga.

Bima Segara mengungkapkan bahwa program Yamaha Engineering School memberikan pengalaman berharga.

Tidak hanya dalam peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan sikap kerja dan mental profesional.

Selama mengikuti program, ia mendapatkan materi langsung dari instruktur berpengalaman, mulai dari dasar mesin, sistem kelistrikan, hingga praktik perawatan sepeda motor sesuai standar Yamaha.

“Di YES, kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung praktik menggunakan peralatan yang digunakan di dunia kerja,” ujarnya.

Menurut Bima, program YES juga menanamkan disiplin, tanggung jawab, serta budaya kerja profesional melalui simulasi kerja dan evaluasi rutin.

Hal ini membuat para peserta lebih percaya diri untuk terjun ke industri otomotif setelah lulus.

Melalui Yamaha Engineering School, Yamaha DDS Jambi tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga berperan aktif dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi Yamaha dalam mendukung pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas tenaga kerja muda di bidang otomotif.(*)




Resmi dari OJK: 29 Platform Kripto Masuk Whitelist, Investor Wajib Cek Legalitas

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan daftar whitelist pedagang aset keuangan digital (AKD) dan aset kripto yang telah mengantongi izin dan/atau penetapan.

Daftar ini menjadi acuan utama bagi masyarakat untuk memastikan legalitas platform yang digunakan dalam melakukan transaksi kripto di Indonesia.

Penerbitan whitelist bertujuan memperkuat perlindungan investor dari praktik investasi ilegal, platform tidak berizin, serta aktivitas kripto yang tidak berada di bawah pengawasan otoritas.

OJK menegaskan bahwa masyarakat hanya dianjurkan bertransaksi melalui entitas yang tercantum dalam daftar resmi tersebut.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menyampaikan bahwa whitelist harus dijadikan referensi utama oleh masyarakat.

Ia menegaskan, pihak yang tidak masuk dalam daftar tersebut bukan merupakan entitas yang berizin atau diawasi oleh OJK.

OJK juga mengimbau publik agar waspada terhadap penawaran keuntungan tidak masuk akal, aktivitas berkedok edukasi yang mempromosikan platform kripto ilegal, serta tautan dan aplikasi yang tidak sesuai dengan daftar whitelist.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga integritas ekosistem aset keuangan digital nasional.

Berikut daftar pedagang aset kripto berizin (PAKD) dan calon pedagang aset kripto terdaftar (CPAKD) yang masuk whitelist OJK:

Pedagang Aset Kripto Berizin (PAKD)

1. Ajaib (PT Kagum Teknologi Indonesia) – https://kripto.ajaib.co.id/

2. ASTAL (PT Aset Instrumen Digital) – https://www.astal.co.id

3. Bittime (PT Utama Aset Digital Indonesia) – https://www.bittime.com

4. Bitwewe (PT Sentra Bitwewe Indonesia) – https://www.bitwewe.co.id

5. Bitwyre (PT Teknologi Struktur Berantai) – https://www.bitwyre.id

6. BTSE Indonesia (PT Aset Kripto Internasional) – https://www.btse.id/en

7. Coinvest (PT Pedagang Aset Kripto) – https://www.pedagangkripto.com

8. CoinX (PT Kripto Inovasi Nusantara) – https://www.coinx.co.id

9. CYRA (PT Cyrameta Exchange Indonesia) – https://www.cyra.exchange

10. Floq (PT Kripto Maksima Koin) – https://floq.co.id/

11. Indodax (PT Indodax Nasional Indonesia) – https://indodax.com/

12. Koinsayang (PT Multikripto Exchange Indonesia) – https://www.koinsayang.com

13. MAKS (PT Mitra Kripto Sukses) – https://kriptosukses.com/

14. Mobee (PT CTXG Indonesia Berkarya) – https://mobee.com/

15. Naga Exchange (PT Cipta Koin Digital) – https://nagaexchange.co.id/

16. Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) – https://www.nanovest.io

17. Nobi (PT Enkripsi Teknologi Handal) – https://usenobi.com/

18. Pintu (PT Pintu Kemana Saja) – https://pintu.co.id/

19. Pluang (PT Bumi Santosa Cemerlang) – https://pluang.com/

20. Reku (PT Rekeningku Dotcom Indonesia) – https://www.reku.id

21. Samuel Kripto (PT Samuel Kripto Indonesia) – https://www.samuelkripto.com

22. Stockbit (PT Coinbit Digital Indonesia) – https://crypto.stockbit.com

23. Tokocrypto (PT Aset Digital Berkat) – https://www.tokocrypto.com/

24. Triv (PT Tiga Inti Utama) – https://www.triv.co.id

25. Upbit (PT Upbit Exchange Indonesia) – https://id.upbit.com

Calon pedagang AKD terdaftar (CPAKD):

26. digitalexchange.id (PT Indonesia Digital Exchange) – https://digitalexchange.id

27. Fasset (PT Gerbang Aset Digital) – https://fasset.id/

28. GudangKripto (PT Gudang Kripto Indonesia) – https://gudangkripto.id/

29. Luno (PT Luno Indonesia Ltd) – https://www.luno.com/

Dengan adanya whitelist resmi dari OJK, masyarakat kini memiliki panduan jelas untuk memilih platform kripto yang legal dan diawasi.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus menekan risiko kerugian akibat investasi ilegal di sektor aset keuangan digital.(*)




1.462 Pelajar SMK Dapatkan Wawasan Teknologi Motor Honda Terbaru di AHBI 2025

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan program edukasi teknologi sepeda motor bagi generasi muda melalui Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI) 2025.

Program ini menyasar 1.462 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mitra Binaan AHM, sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang siap menghadapi kebutuhan industri otomotif.

Memasuki tahun kedua, AHBI 2025 dimulai sejak April dan berlangsung di 15 SMK di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Rangkaian kegiatan ditutup di SMK Lentera Bangsa Karawang, diikuti 91 peserta dari kelas 1 hingga 3, dengan materi ajar mulai dari teknis mesin hingga teknologi fitur terbaru Honda.

Para pelajar mendapatkan wawasan tentang teknologi canggih Honda, termasuk Honda RoadSync yang terdapat pada skutik premium Honda PCX 160 dan Honda ADV160.

Materi diberikan oleh Instruktur Vocational AHM bersertifikat teknikal, mencakup sistem kerja, penggunaan fitur navigasi turn-by-turn, kontrol musik, hingga notifikasi pesan dan panggilan melalui Voice Control dan Multi-Function Switch di handlebar.

Selain fitur RoadSync, peserta juga mempelajari teknologi mesin Honda eSP+ 160 yang disematkan pada Honda Vario 160, PCX 160, dan ADV160, melalui metode interaktif antara teori dan praktik.

“Program AHBI sangat menarik dan memberikan banyak wawasan. Kami belajar teknologi terbaru Honda yang sangat mendukung proses belajar di sekolah,” kata Ahmad Syahrul Hamdi, salah satu peserta dari SMK Lentera Bangsa.

General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menegaskan bahwa program AHBI merupakan salah satu upaya AHM dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang selaras dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

“Kami ingin lulusan SMK Mitra Binaan memiliki kompetensi yang kuat, baik teori maupun praktik. AHBI mendukung penguasaan teknologi motor Honda sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

AHBI juga bekerja sama dengan jaringan Main Dealer dan Politeknik Astra, menghadirkan materi tambahan seperti pembuatan peralatan produksi, manajemen informatika, dan teknologi mesin otomotif.

Materi ini diajarkan langsung oleh para dosen dan instruktur profesional.

Program ini tidak hanya transfer ilmu, tetapi juga sebagai wadah interaksi antara industri, tenaga pendidik, dan siswa.

Dengan metode pembelajaran interaktif, peserta juga mendapat edukasi keselamatan berkendara dari Instruktur Safety Riding Astra Honda.

Sepanjang 2025, AHM membina 715 SMK di seluruh Indonesia. Selain itu, 128 SMK telah memiliki Tempat Uji Kompetensi (TUK) untuk mendukung pengembangan kemampuan siswa secara praktis.

Dengan revitalisasi TUK ini, AHM menargetkan lahirnya SDM otomotif yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di industri global.(*)




Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000 per Gram, Berikut Daftar Lengkap Buyback

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas Antam kembali mengalami kenaikan pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Mengutip situs resmi Logam Mulia PT Antam Tbk, harga emas per gram naik Rp8.000, dari Rp2.483.000 menjadi Rp2.491.000 per gram.

Sementara harga jual kembali (buyback) ikut naik menjadi Rp2.350.000 per gram dari sebelumnya Rp2.342.000.

Transaksi pembelian emas batangan dikenakan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017.

Untuk pembelian emas dengan nilai di atas Rp10 juta, PPh Pasal 22 dikenakan sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP.

Sedangkan untuk transaksi buyback, pajak dipotong langsung dari total nilai pembelian kembali emas.

Berikut daftar harga emas Antam per Sabtu, 20 Desember 2025:

  • Emas 0,5 gram: Rp1.295.500

  • Emas 1 gram: Rp2.491.000

  • Emas 2 gram: Rp4.922.000

  • Emas 3 gram: Rp7.358.000

  • Emas 5 gram: Rp12.230.000

  • Emas 10 gram: Rp24.405.000

  • Emas 25 gram: Rp60.887.000

  • Emas 50 gram: Rp121.695.000

  • Emas 100 gram: Rp243.312.000

  • Emas 250 gram: Rp608.015.000

  • Emas 500 gram: Rp1.215.820.000

  • Emas 1.000 gram (1 kg): Rp2.431.600.000

Sementara itu, pajak pembelian emas batangan ditetapkan 0,45 persen untuk pemilik NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas Antam disertai dengan bukti potong PPh 22, sebagai bukti sah pemotongan pajak.

Kenaikan harga emas ini menjadi salah satu indikator tren investasi logam mulia di akhir tahun 2025, yang banyak diminati investor dan masyarakat umum sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi.(*)




Lomba Domino Jadi Ajang Silaturahmi OJK Jambi, FKIJK, dan Wartawan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi menggelar lomba persahabatan domino bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) dan insan pers Jambi.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, sejak 18 hingga 19 Desember 2025, sebagai ajang mempererat silaturahmi antar lembaga dan media.

Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, mengatakan lomba domino persahabatan ini merupakan salah satu upaya membangun hubungan yang harmonis antara OJK, FKIJK, serta insan media yang selama ini aktif melakukan peliputan kegiatan OJK di Jambi.

Menurutnya, komunikasi yang baik dan hubungan yang erat dengan media menjadi bagian penting dalam mendukung tugas OJK, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antara OJK, FKIJK, dan rekan-rekan insan pers. Kami berharap melalui kebersamaan ini, hubungan yang sudah terjalin dapat semakin solid,” ujar Yan Iswara Rosya.

Ia juga berharap, melalui kegiatan nonformal seperti lomba persahabatan domino, pemberitaan mengenai OJK dapat disampaikan secara objektif dan positif.

Sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai peran dan fungsi OJK di daerah.

Lomba persahabatan domino ini berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban.

Selain sebagai hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara OJK, pelaku industri jasa keuangan yang tergabung dalam FKIJK, serta insan pers Jambi.

OJK Jambi menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi terbuka dengan media sebagai mitra strategis dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Jambi.(*)




OJK Resmi Bentuk Direktorat Pengawasan Bank Digital, Fokus Berlaku Tahun 2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi membentuk Departemen Pengaturan dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Keuangan Syariah, serta melakukan pengalihan pengawasan bank digital melalui pembentukan Direktorat Pengawasan Perbankan Digital.

Kebijakan ini akan mulai berlaku efektif pada tahun 2026.

Langkah strategis tersebut diambil untuk menjawab tantangan transformasi ekonomi nasional sekaligus memperkuat stabilitas sistem keuangan melalui pola pengawasan yang lebih adaptif dan terintegrasi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan pembentukan departemen baru ini merupakan bentuk komitmen OJK dalam mendukung kebijakan pemerintah menjadikan UMKM sebagai salah satu program unggulan.

“Melalui penguatan akses pembiayaan UMKM yang inklusif, pengembangan ekosistem keuangan syariah lintas sektor, serta pengawasan bank digital berbasis ketahanan digital, OJK berkomitmen menjaga keseimbangan antara inovasi, stabilitas, dan perlindungan konsumen,” ujar Dian dalam acara peresmian di Jakarta, Jumat.

Penguatan Ekosistem UMKM dan Keuangan Syariah

Dian menjelaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi 99 persen dari total unit usaha dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.

Namun, hingga Oktober 2025, penyaluran kredit UMKM tercatat mengalami kontraksi sebesar 0,11 persen.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, OJK telah menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada UMKM.

Regulasi ini mewajibkan bank dan Lembaga Keuangan Non-Bank (LKNB) menyediakan skema pembiayaan yang inklusif dan terjangkau.

Selain itu, OJK juga membentuk Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS) guna mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah agar berperan sebagai katalis dalam ekosistem halal dan keuangan sosial.

Departemen UMKM dan Keuangan Syariah nantinya bertugas menyinergikan program syariah nasional dan internasional untuk mendorong inovasi produk yang kompetitif dan sesuai prinsip syariah.

Transformasi dan Pengawasan Bank Digital

Di sisi lain, OJK merespons pesatnya transformasi perbankan digital, seiring proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan mencapai USD 360 miliar pada 2030.

Kondisi ini mendorong OJK membentuk direktorat khusus untuk pengawasan bank digital.

Menurut Dian, bank digital saat ini menunjukkan kinerja keuangan yang relatif kuat, dengan rasio permodalan (KPMM) di atas 30 persen serta margin bunga bersih (NIM) mencapai 2,5 kali lipat rata-rata perbankan konvensional.

Meski demikian, model bisnis bank digital memiliki karakteristik risiko tersendiri.

Ia menjelaskan terdapat dua model bisnis utama bank digital. Pertama, bank digital dengan stand alone business model yang beroperasi tanpa ekosistem distribusi besar.

Kedua, bank digital yang bersinergi dengan lembaga jasa keuangan lain atau perusahaan teknologi besar (BigTech) melalui kemitraan ekosistem, dengan target jangka panjang mencapai kemandirian intermediasi.

Untuk menjaga stabilitas sistem perbankan, OJK akan meningkatkan pengawasan individual bank digital lebih dari sekadar rasio keuangan.

Pengawasan mencakup kelancaran layanan perbankan digital, tata kelola dan profesionalisme pengurus bank, hubungan bank dengan nasabah, pemanfaatan media digital, serta ketahanan dan keamanan sistem terhadap serangan siber.

Fokus pengawasan tersebut meliputi:

  • Keamanan siber, guna melindungi sistem perbankan dari ancaman digital.

  • Manajemen risiko pihak ketiga, terutama ketergantungan pada penyedia teknologi seperti cloud dan payment gateway.

  • Perlindungan data nasabah, untuk menjamin kerahasiaan informasi pribadi di tengah tingginya transaksi digital.

Pengalihan pengawasan ini diharapkan menciptakan standar pengawasan yang setara bagi seluruh bank, sekaligus tetap memberikan ruang inovasi bagi perbankan dalam bertransformasi menjadi bank digital penuh.(*)




Fungsi SLIK OJK Pengganti BI Checking, Berikut Cara Mengecek Riwayat Kredit

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – BI Checking kini resmi berganti nama menjadi SLIK OJK atau Sistem Layanan Informasi Keuangan, seiring pengalihan fungsi pengawasan sektor jasa keuangan dari Bank Indonesia (BI) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sistem ini menjadi rujukan utama lembaga keuangan dalam menilai riwayat kredit masyarakat, termasuk saat pengajuan kredit dan pembiayaan perumahan.

Meskipun namanya berubah, fungsi SLIK OJK tetap sama, yakni mencatat dan menyajikan informasi riwayat kredit nasabah dari bank umum, BPR, perusahaan pembiayaan, hingga lembaga keuangan lain di bawah pengawasan OJK.

Informasi yang dicatat meliputi jenis fasilitas kredit, jumlah pinjaman, riwayat pembayaran, dan status kolektibilitas kredit.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menegaskan bahwa, SLIK tidak menjadi faktor mutlak dalam persetujuan kredit.

Lembaga keuangan tetap mempertimbangkan aspek lain, seperti kemampuan membayar, stabilitas pendapatan, nilai agunan, dan profil risiko nasabah.

Dengan demikian, masyarakat diminta tidak menganggap SLIK sebagai blacklist permanen.

Data di SLIK bersifat dinamis dan bisa berubah seiring waktu.

Debitur yang pernah terlambat membayar masih berpeluang memperbaiki status kredit dengan melunasi kewajiban dan menunjukkan disiplin pembayaran.

Untuk meningkatkan transparansi dan literasi keuangan, OJK menyediakan layanan pengecekan SLIK secara mandiri melalui iDebKu OJK.

Layanan daring ini gratis dan dapat diakses dengan mendaftarkan identitas sesuai KTP serta mengunggah dokumen verifikasi.

Hasil pengecekan menampilkan ringkasan fasilitas kredit beserta status pembayaran, sehingga masyarakat dapat mengevaluasi kondisi keuangan sebelum mengajukan kredit baru.

Dengan penguatan SLIK OJK, regulator berharap sistem informasi kredit nasional semakin terintegrasi, akurat, dan mendorong masyarakat bertanggung jawab dalam mengelola kewajiban keuangan agar memiliki rekam jejak kredit sehat.(*)