KKN Satu Hati AHM–UGM Dorong Transformasi Desa Balerante, Jadi Desa Wisata Berkelanjutan

KLATEN, SEPUCUKJAMBI.ID – Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan desa berkelanjutan melalui Program KKN Tematik Satu Hati, yang dilaksanakan bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) dan masyarakat Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Program ini mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian dan pemberdayaan desa berbasis ekowisata.

Desa Balerante yang dihuni 2.098 jiwa memiliki potensi alam dan budaya yang kuat, terutama lanskap khas lereng Gunung Merapi yang menjadi daya tarik Ekowisata Kalitalang.

Melalui program ini, mahasiswa bersama dosen pembimbing dan tim Yayasan AHM turun langsung merancang strategi pengembangan destinasi wisata yang mengedepankan kearifan lokal serta kelestarian lingkungan.

Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin, menyampaikan bahwa KKN Tematik Satu Hati merupakan wujud nyata kolaborasi pentahelix untuk memperluas kontribusi sosial dan meningkatkan kemandirian masyarakat desa.

“Semangat Sinergi Bagi Negeri mengajak berbagai pihak bersama-sama mewujudkan kemajuan daerah yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat, kami berharap ekowisata semakin berkembang, kesejahteraan inklusif meningkat, dan generasi muda memiliki kepedulian terhadap ketahanan lingkungan. KKN Satu Hati diharapkan menjadi legacy bagi masyarakat,” ujar Muhibbuddin.

Serangkaian kegiatan KKN meliputi pemetaan potensi desa, penyusunan paket ekowisata berbasis masyarakat, peningkatan kapasitas UMKM, edukasi promosi digital, mitigasi bencana, manajemen risiko kawasan, pengelolaan lingkungan, hingga pembenahan sarana dan prasarana desa wisata.

Program ini turut memperkuat kelembagaan desa sebagai penopang destinasi ekowisata.

Program KKN Tematik Satu Hati ini juga selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Melalui pendekatan interdisipliner dan lintas sektor, mahasiswa mendapatkan ruang untuk belajar sekaligus berkontribusi dalam mendorong transformasi Desa Balerante menjadi desa wisata mandiri yang tumbuh berkelanjutan.

Sinergi pentahelix dalam program ini turut mendapat dukungan dari berbagai mitra, di antaranya Balai Taman Nasional Gunung Merapi, PT Suryaraya Rubberindo Industries, PT Astemo Bekasi Manufacturing, PT Yutaka Manufacturing Indonesia, dan PT Musashi Auto Parts Indonesia.(*)




Pejuang Muda Keselamatan Jalan, AHM Dorong Generasi Muda Edukasi Berkendara Aman

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali ambil bagian dalam program “Pejuang Muda Keselamatan Jalan Indonesia”, inisiatif dari Indonesia Road Safety Partnership (IRSP) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan RI.

Kegiatan edukasi bagi mahasiswa sebagai duta keselamatan berkendara ini digelar pada 5 – 13 November 2025 di Yogyakarta, Bali, dan Cikarang – Jawa Barat.

Program yang telah berlangsung sejak 2021 ini memasuki tahun keempat, dengan 125 mahasiswa terpilih dari berbagai institusi, antara lain STTD, PKTJ, Politeknik Transportasi Darat Bali, Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, dan Universitas Gadjah Mada.

Peserta tidak hanya mempelajari keterampilan dasar berkendara, tetapi juga edukasi keselamatan berkendara dengan pendekatan kreatif anak muda.

Para mahasiswa mendapatkan praktek safety riding dari instruktur Honda bersertifikat.

Di Bali, 25 peserta mengikuti pembekalan di Poltrada Bali, di Yogyakarta 25 mahasiswa berlatih di Astra Motor Safety Riding Center, sedangkan 75 mahasiswa lainnya mendapatkan edukasi di AHM Safety Riding Park (SRP) Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

Selain keterampilan berkendara, peserta juga dilatih komunikasi efektif dan penggunaan media sosial untuk menyebarkan kampanye keselamatan.

Program ini mendorong mahasiswa menjadi inspirator bagi teman sebayanya dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara melalui inovasi dan program kreatif.

Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, menekankan peran penting generasi muda dalam kampanye keselamatan:

“Program Pejuang Muda Keselamatan Jalan Indonesia sejalan dengan visi keselamatan berkendara AHM. Dengan pendekatan khas anak muda, kami harapkan kreativitas mereka dalam mengedukasi masyarakat terus berkembang,” ujarnya.

Sepanjang 2025, AHM berhasil mengedukasi 1.070.814 peserta melalui 6.926 kegiatan edukasi keselamatan berkendara. Program ini terbagi menjadi dua kategori:

  • Anak-anak hingga pelajar: 196.550 peserta mengikuti 3.260 kegiatan, termasuk pengenalan lalu lintas melalui dongeng, simulasi menggunakan maket atau taman lalu lintas, dan edukasi perilaku berbahaya di jalan.

  • Dewasa (mahasiswa hingga karyawan): 874.264 peserta dalam 3.666 kegiatan, mencakup pengenalan potensi bahaya di jalan, keterampilan berkendara, dan edukasi sepeda motor listrik. Kegiatan dilaksanakan di kampus, perusahaan, café, dan 8 Safety Riding Center di Tangerang, Serang, Yogyakarta, Sidoarjo, Bandung, Jambi, Pekanbaru, Medan, serta di AHM SRP Deltamas Cikarang.

Andy menegaskan, AHM berkomitmen membangun budaya keselamatan berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan, serta terus memperbarui materi edukasi untuk generasi muda Indonesia.(*)




32.373 Bikers Honda Padati Honda Bikers Day 2025, Semangat ‘Brotherhood Festival’ Menggema di Garut

GARUT, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat persaudaraan kembali membara dalam gelaran Honda Bikers Day (HBD) 2025 yang menghadirkan 32.373 bikers Honda dari berbagai penjuru Indonesia.

Mengusung tema “Brotherhood Festival”, acara ini menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi bagi komunitas Honda lintas generasi, sekaligus merayakan kebersamaan dan kreativitas para pecinta sepeda motor.

Sejak pertama kali digelar pada 2009, HBD telah menjadi simbol persatuan dan semangat Satu Hati komunitas Honda.

Tahun ini, festival besar ini tidak hanya menyatukan bikers, tetapi juga memberi dampak positif sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat.

Rangkaian HBD 2025 digelar di empat pulau besar Indonesia. Dimulai dari Medan (11 Oktober) dengan 1.567 bikers Sumatera, dilanjutkan di Balikpapan (25 Oktober) dihadiri 5.857 bikers Kalimantan, serta Manado (1 November) dengan 4.485 bikers Sulawesi.

Antusiasme tinggi membuat banyak peserta melanjutkan perjalanan ke pulau Jawa untuk mengikuti puncak acara.

Pada 15 November 2025, puncak HBD digelar di Lapangan Yonif Raider 303 Cikajang, Garut, dihadiri 20.464 bikers dari seluruh Indonesia.

Acara menampilkan penampilan musik nasional dan lokal, Final Battle Honda Modif Contest (HMC), kompetisi esport dan K-pop, serta talkshow inspiratif bersama HBD Founder.

Kegiatan seperti Riding Bareng Motor Kalcer, Community Performance, Paguyuban Performance, Bikers Games, serta aktivitas kreatif seperti art totem dan gravity art menambah semarak festival.

Para pengunjung juga dapat menjelajahi display motor Honda terbaru dan berbelanja di booth UMKM lokal.

Dalam puncak HBD, Daya Group bersama Main Dealer Daya Adicipta Motora (DAM) menyerahkan bantuan mesin air minum isi ulang kepada Yayasan Darul Azkia, Cikajang, Garut, sebagai simbol kepedulian dan persaudaraan para bikers Honda.

Kehadiran puluhan ribu bikers juga membawa manfaat ekonomi. Puluhan pelaku UMKM di area acara dan jalur wisata Garut–Tasikmalaya mengalami peningkatan penjualan makanan, minuman, produk lokal, hingga aksesoris riding.

HBD 2025 menambah daftar panjang sejarah pertemuan bikers Honda sejak 2009, dari Pangandaran, Kiara Payung, Bromo, Prambanan, hingga Garut di 2025.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan, kebersamaan, dan cinta Tanah Air menjadi pengikat utama komunitas Honda.(*)




Kolaborasi Indosat–Indogrosir Buka Peluang Baru untuk Warung dan Toko Kelontong

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Indogrosir untuk memperluas akses produk telekomunikasi bagi jutaan pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia.

Kolaborasi ini menghadirkan cara baru bagi pemilik warung dan toko kelontong untuk mendapatkan serta menjual kembali produk digital Indosat, sekaligus memperkuat konektivitas di tingkat komunitas.

Kerja sama ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan.

Lebih dari 3,6 juta warung dan toko kelontong yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat masih kesulitan memperoleh akses langsung terhadap produk telekomunikasi yang siap dijual kembali.

Indosat dan Indogrosir mencoba menjawab tantangan tersebut dengan menyediakan solusi yang mudah dan menguntungkan.

Melalui program ini, anggota Indogrosir kini dapat membeli Box Grosir Voucher Pulsa IM3 berisi 10 voucher IM3 senilai Rp25 ribu dengan bonus langsung berupa produk sembako di sejumlah gerai Indogrosir.

Produk tersebut kemudian bisa dijual kembali di warung atau toko mereka.

Inisiatif ini tidak hanya memperluas distribusi produk digital Indosat, tetapi juga membuka peluang pendapatan tambahan bagi para penjual kecil.

EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, menyebut kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk memperluas manfaat konektivitas hingga ke tingkat masyarakat bawah.

“Konektivitas tidak hanya soal akses digital, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang. Melalui kerja sama ini, kami memberdayakan pelaku usaha kecil agar lebih aktif dalam ekonomi digital,” ujarnya.

Sementara itu, Executive Director General Merchandising Indogrosir dan Indomaret, Santoso Wibowo, menilai kerja sama ini memberikan nilai tambah bagi anggota Indogrosir.

“Pulsa dan paket data merupakan kebutuhan utama pelanggan. Dengan hadirnya IM3 di jaringan kami, anggota bisa lebih mudah mendapatkan stok dan menjualnya kembali sehingga usaha mereka lebih berkembang,” katanya.

Program ini tersedia di seluruh cabang Indogrosir di Indonesia, termasuk Batam, Lampung, Jambi, Palembang, Pekanbaru, dan Medan.

Pelanggan dan reseller juga berkesempatan memperoleh berbagai promo menarik hingga akhir Desember 2025.

Kolaborasi Indosat dan Indogrosir menjadi penguat ekosistem ekonomi digital.

Dengan memperluas akses produk digital dan memberdayakan pelaku usaha kecil.

Indosat terus mendukung misi besarnya dalam memberdayakan Indonesia dan memastikan manfaat konektivitas dapat dirasakan hingga ke seluruh penjuru negeri.(*)




Bocoran Lengkap Samsung Galaxy Z TriFold: Layar 10 Inci, Chipset AI Baru, Kamera 200MP

SEPUCUKJAMBI.ID – Samsung bersiap merilis ponsel lipat tiga layar pertama mereka, Galaxy Z TriFold, pada 5 Desember 2025.

Informasi ini kembali menguat setelah pembocor teknologi terkenal, Evan Blass, membagikan rangkaian spesifikasi lengkap yang ia klaim sudah terkonfirmasi melalui platform X.

Sebelumnya, Galaxy Z TriFold hanya muncul lewat bocoran visual di ajang K-Tech Showcase.

Namun kali ini, detail teknis yang lebih komprehensif memberikan gambaran jelas tentang perangkat yang berpotensi menjadi ponsel lipat paling futuristik dalam sejarah smartphone.

Samsung telah lama memimpin pasar perangkat lipat lewat seri Galaxy Z Fold dan Z Flip.

Namun Galaxy Z TriFold membawa konsep baru dengan tiga panel layar yang dapat dilipat, menjadikannya transformasi terbesar Samsung dalam desain mobile.

Galaxy Z TriFold adalah perangkat hybrid tiga layar yang menggabungkan fungsi smartphone dan tablet dalam satu desain kompak.

Ketika dilipat, perangkat ini menyerupai ponsel biasa dengan layar 6,5 inci.

Ketika dibuka penuh, perangkat berubah menjadi tablet mini berlayar 10 inci yang mendukung multitasking tingkat tinggi, pekerjaan profesional, hingga konsumsi multimedia.

Fitur utama Galaxy Z TriFold:

1. Desain Tiga Panel Unggulan

  • Tiga layar yang dapat dilipat secara simetris.

  • Ketebalan panel: 3,9 mm + 4,0 mm + 4,2 mm.

  • Ketebalan total saat dilipat hanya 12,1 mm, lebih tipis dari trifold Huawei.

  • Menggunakan engsel titanium generasi baru untuk daya tahan lipatan ratusan ribu kali.

2. Dual-Mode Display

  • Layar depan 6,5 inci, kecerahan 2.600 nit (sangat terang untuk outdoor).

  • Layar utama 10 inci, kecerahan 1.600 nit.

  • Pengalaman tablet dalam ukuran ponsel saku.

3. Performa Tingkat Premium

  • Chipset Snapdragon generasi terbaru (kemungkinan Snapdragon 8 Gen 4 for Galaxy).

  • Kinerja AI lebih canggih untuk produktivitas, gaming, dan kamera.

4. Kamera Flagship Setara S24 Ultra

  • Sensor utama 200MP.

  • Kualitas foto dan video kelas flagship, melampaui standar kamera ponsel lipat yang selama ini dikritik.

5. Baterai Besar + Pendinginan Optimal

  • Kapasitas 5.437 mAh.

  • Sistem pendingin yang dioptimalkan untuk penggunaan mode tablet.

6. Dukungan S Pen (Opsional)

  • Versi dengan aksesori S Pen dipersiapkan.

  • Belum dipastikan apakah stylus dijual terpisah.

7. Harga Ultra-Premium

  • Perkiraan harga: USD 3.000 (sekitar Rp 49 juta).

  • Masuk kategori ultra-premium, lebih tinggi dari Galaxy Z Fold.

Dengan fitur-fitur futuristik yang dibawanya, Galaxy Z TriFold diprediksi membuka babak baru industri smartphone.

Samsung menunjukkan ambisi besar untuk tetap menjadi pemimpin inovasi, terlebih ketika pesaing seperti Huawei, Honor, dan Xiaomi juga mulai mengembangkan ponsel lipat multi-panel.

Jika peluncuran benar dilakukan pada awal Desember 2025, Samsung kemungkinan akan mencuri perhatian di akhir tahun.

Galaxy Z TriFold bukan hanya ponsel, tetapi simbol dari bagaimana teknologi mobile mulai melampaui batas menggabungkan fleksibilitas layar lipat, kecanggihan AI, dan desain yang semakin ramping.

Bagi penggemar teknologi, Z TriFold dapat menjadi perwujudan masa depan mobile computing yang semakin dekat.(*)




Hutama Karya Perkuat Pengawasan Kendaraan ODOL, Dukung Road Map Zero ODOL 2027

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat komitmen dalam menekan pelanggaran kendaraan Over Dimension and Over Loading (ODOL) di seluruh ruas jalan tol yang dikelolanya.

Langkah ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kebijakan pemerintah menuju Road Map Zero ODOL 2027, yang menargetkan Indonesia bebas kendaraan bermuatan berlebih dalam dua tahun ke depan.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, penanganan ODOL tak bisa lagi ditunda karena telah menimbulkan dampak serius di berbagai aspek, mulai dari tingginya angka kecelakaan lalu lintas, kerusakan jalan, hingga meningkatnya biaya logistik nasional.

“Rencana Aksi Nasional ODOL 2025–2029 kini sedang disusun untuk memperkuat langkah bersama antara pemerintah, operator jalan tol, dan dunia usaha,” ujar Aan, dikutip dari Kompas.com (15/10).

Kendaraan bermuatan dan berdimensi berlebih menimbulkan risiko tinggi bagi pengguna jalan.

Kendaraan ODOL sulit dikendalikan, memiliki jarak pengereman panjang, dan rentan terguling di kecepatan tinggi.

Selain membahayakan pengguna lain, kondisi ini juga mempercepat kerusakan struktur jalan tol hingga lima kali lipat dari usia rancangannya.

Data Jasa Raharja mencatat, jumlah kecelakaan yang melibatkan truk pada April 2025 menurun 22,38 persen dibanding bulan sebelumnya.

Penurunan ini sejalan dengan kebijakan pembatasan angkutan barang bersumbu tiga ke atas selama periode Lebaran.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan bahwa perusahaan akan menindak kendaraan ODOL secara tegas dan berkelanjutan.

“Jalan tol dibangun untuk kenyamanan dan keselamatan bersama. Kendaraan yang melebihi batas muatan membahayakan pengguna lain dan merusak infrastruktur,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Hutama Karya memasang Weigh-In-Motion (WIM) yang terintegrasi dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di beberapa ruas tol, antara lain Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Tol Palembang–Indralaya, Tol Pekanbaru–Dumai, Tol XIII Koto Kampar, dan Tol Binjai.

Teknologi ini memungkinkan petugas mendeteksi pelanggaran muatan secara otomatis dan real-time, sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jalan Tol.

Selama tahap sosialisasi, kendaraan ODOL yang terdeteksi akan diputar balik sebagai bentuk edukasi dan pencegahan.

“Kami juga terus melakukan sosialisasi masif melalui media konvensional, digital, dan radio agar kesadaran masyarakat terhadap bahaya ODOL meningkat,” tambah Mardiansyah.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai, praktik ODOL memperlemah efisiensi logistik nasional karena mempercepat kerusakan jalan dan meningkatkan biaya perawatan.

“Kendaraan ODOL membuat biaya logistik Indonesia lebih tinggi dan menurunkan daya saing di kawasan ASEAN,” tegas Djoko.

Hutama Karya mengajak seluruh pengguna jalan untuk patuh terhadap batas muatan dan dimensi kendaraan.

“Mari bersama wujudkan jalan tol yang aman, nyaman, dan bebas ODOL. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” tutup Mardiansyah.(*)




Dua Regulasi Baru OJK, Dorong Ketahanan dan Daya Saing Bank Syariah

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan OJK (POJK) terbaru yang bertujuan memperkuat ketahanan, likuiditas, dan daya saing industri perbankan syariah nasional.

Kedua regulasi ini adalah POJK Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/NSFR) bagi Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS), serta POJK Nomor 21 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit (Leverage Ratio) bagi BUS.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur permodalan, likuiditas, dan pendanaan jangka panjang agar perbankan syariah Indonesia semakin tangguh, efisien, dan sesuai dengan standar internasional Basel III serta Islamic Financial Services Board (IFSB).

Melalui POJK Nomor 20 Tahun 2025, OJK mewajibkan BUS dan UUS untuk senantiasa memelihara Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) minimal sebesar 100 persen.

Penerapannya dilakukan secara bertahap mulai tahun 2026 hingga 2028.

Kebijakan ini memastikan ketersediaan likuiditas jangka pendek yang memadai dan pendanaan jangka panjang yang stabil.

Sehingga bank syariah memiliki kemampuan lebih baik menghadapi dinamika ekonomi dan volatilitas pasar.

Selain itu, BUS dan UUS diwajibkan melakukan perhitungan dan pelaporan rasio likuiditas serta pendanaan stabil bersih secara berkala baik di tingkat individu maupun konsolidasi.

Langkah ini memperkuat transparansi dan manajemen risiko likuiditas dalam sistem keuangan syariah.

POJK ini disusun dengan mengacu pada Basel III: The Liquidity Coverage Ratio and Liquidity Risk Monitoring Tools dan The Net Stable Funding Ratio, serta Guidance Note GN-6 dari IFSB.

Dengan regulasi baru ini, perbankan syariah diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan aset dan liabilitas serta memperkuat daya tahan terhadap berbagai skenario ekonomi tanpa mengganggu fungsi intermediasi.

Aturan ini juga menjadi bagian dari Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI) 2023–2027, khususnya Pilar I (penguatan struktur dan ketahanan industri) dan Pilar V (penguatan pengaturan, perizinan, dan pengawasan).

POJK Nomor 21 Tahun 2025 memperkuat ketahanan struktur permodalan BUS dengan memperkenalkan indikator tambahan berupa Leverage Ratio sesuai standar Basel III (2014 dan 2017) dan IFSB-23 (2021).

Leverage ratio berfungsi meningkatkan kesadaran industri untuk mengelola pertumbuhan bisnis secara proporsional terhadap kapasitas modal, tanpa mengandalkan pembobotan risiko aset (risk-weighted assets).

BUS diwajibkan memelihara leverage ratio minimum sebesar 3 persen setiap waktu.

Kewajiban pelaporan dimulai pada akhir triwulan I tahun 2026, sedangkan publikasi hasil rasio dimulai September 2026.

POJK ini mulai berlaku sejak 17 September 2025. BUS yang belum memenuhi ketentuan dapat mengajukan rencana tindak (action plan) kepada OJK, sementara pelanggaran dapat dikenakan sanksi administratif, baik berupa denda maupun non-denda.

Dengan penerapan POJK Leverage Ratio, OJK menegaskan komitmennya dalam membangun perbankan syariah yang kuat, sehat, dan berdaya saing global, sejalan dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.(*)




Geram Jawaban Tak Konsisten, Hakim Tegur Saksi Mantan Kadis Pendidikan Batang Hari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sidang lanjutan dugaan kasus korupsi dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BOP) pada PKBM Anugrah Kabupaten Batanghari tahun anggaran 2020–2023 kembali digelar di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (28/10/2025).

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi, yakni Agung Wihadi, mantan Kepala Dinas Pendidikan Batanghari periode 2020–2022, dan Zulfadli, Kadis Pendidikan yang masih menjabat hingga saat ini.

Saksi pertama, Agung Wihadi, mengungkapkan bahwa dana BOP bersumber dari APBN dalam bentuk hibah untuk menunjang operasional kegiatan belajar di PKBM.

Menurutnya, pencairan dilakukan dua kali dalam setahun, yaitu pada triwulan pertama dan kedua.

Namun selama pemeriksaan, Agung tampak kesulitan menjawab sejumlah pertanyaan dari JPU.

Banyak pertanyaan yang hanya dijawab dengan kalimat “tidak tahu” atau “sudah dijelaskan di BAP”, termasuk saat ditanya mengenai besaran dana yang diterima tiap PKBM.

“Saya takut salah sebut, untuk SD sekitar Rp1,3 juta, untuk SMP saya lupa pastinya, mungkin Rp1,6 atau Rp1,8 juta,” ujar Agung dengan nada ragu.

Sikap saksi yang tidak membawa data dan kerap lupa membuat majelis hakim menegur keras.

“Saudara menjadi Kadis pada periode terjadinya perkara ini, masa tidak membawa data? Ini perkara serius, bukan sekadar diingat-ingat,” tegur hakim dengan nada tinggi.

Agung kemudian menyebut bahwa pada 2020 terdapat 22 PKBM, sementara pada 2021 jumlahnya menurun menjadi 19 PKBM.

Ia juga menyatakan bahwa PKBM Anugrah melakukan pencairan dana hingga empat kali selama dua tahun anggaran.

Selanjutnya, saksi kedua Zulfadli memberikan keterangan dengan membawa dokumen pendukung.

Ia menjelaskan bahwa dana BOP disalurkan langsung ke rekening PKBM masing-masing, dan pihak dinas mengontrol penggunaan dana melalui laporan pertanggungjawaban.

“Untuk pencairan, dananya masuk langsung ke rekening PKBM. Kami minta surat pertanggungjawaban sebagai bentuk kontrol,” jelas Zulfadli di hadapan hakim, JPU, dan penasihat hukum terdakwa.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan juga melakukan monitoring minimal sekali setahun melalui penilik untuk memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai juknis.

Diketahui, terdakwa Nur Asia, selaku pengelola PKBM Anugrah, diduga melakukan penyalahgunaan dana BOP selama periode 2020–2023.

Atas perbuatannya, terdakwa dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sidang akan kembali dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan pada pekan depan.(*)




Hingga Agustus, OJK Catat Industri Keuangan Jambi Tunjukkan Tren Positif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kinerja industri jasa keuangan di Provinsi Jambi terus menunjukkan tren positif hingga Agustus 2025.

Stabilitas ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin membaik.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, menyampaikan bahwa pertumbuhan sektor keuangan daerah didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, kepercayaan konsumen yang pulih, serta inovasi berkelanjutan dari lembaga jasa keuangan.

“Kinerja sektor jasa keuangan di Jambi secara umum stabil dan tumbuh positif. Ini menunjukkan sistem keuangan kita mampu mendukung pemulihan ekonomi daerah sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Yan di Jambi, Senin (27/10).

Sektor perbankan masih menjadi motor utama pertumbuhan. Penyaluran kredit tumbuh 7,79 persen (yoy) menjadi Rp56,86 triliun, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 9,41 persen menjadi Rp49,25 triliun.

Kualitas kredit juga tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 1,80 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional di 2,25 persen.

Pada sektor pasar modal, jumlah investor di Jambi meningkat tajam menjadi 168.127 Single Investor Identification (SID), tumbuh 32,25 persen (yoy).

Nilai transaksi saham pun melonjak 73,66 persen menjadi Rp1,62 triliun.

“Peningkatan ini menunjukkan literasi dan minat masyarakat terhadap pasar modal makin baik. OJK Jambi akan terus mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan pendanaan dari pasar modal, termasuk melalui Securities Crowd Funding,” tambah Yan.

Meski pembiayaan di industri keuangan nonbank (IKNB) turun 1,75 persen (yoy), kualitasnya justru membaik dengan rasio pembiayaan bermasalah (NPF) turun ke 3,02 persen.

OJK juga mencatat peningkatan kontrak pembiayaan sebesar 49,89 persen, menandakan tingginya permintaan masyarakat terhadap pembiayaan konsumsi dan investasi.

Selain menjaga stabilitas sektor keuangan, OJK Jambi terus memperluas akses layanan keuangan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Hingga September 2025, OJK telah melaksanakan 137 kegiatan edukasi keuangan dengan total 24.194 peserta.

“Akses keuangan yang inklusif menjadi kunci pemerataan ekonomi. Karena itu, kami memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan agar masyarakat semakin mudah menjangkau layanan keuangan formal,” jelasnya.

OJK Jambi juga berkomitmen meningkatkan perlindungan konsumen. Sepanjang 2025, tercatat 184 pengaduan masyarakat, sebagian besar terkait perbankan dan lembaga pembiayaan.

Yan mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap tawaran investasi ilegal serta memastikan legalitas lembaga keuangan sebelum bertransaksi.

Dengan stabilitas yang terjaga dan pertumbuhan positif di berbagai sektor, OJK Jambi optimistis industri jasa keuangan akan terus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)




Logam Mulia Masih Diminati di Jambi, Meski Harga Emas Turun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Harga emas di Pasar Simpang Bata, Kota Jambi, dalam beberapa hari terakhir mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat mencapai level tertinggi.

Meski begitu, minat masyarakat untuk membeli emas justru tetap tinggi, terutama pada jenis logam mulia batangan.

Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, harga emas saat ini berada di kisaran Rp2 juta per gram, turun sekitar Rp170 ribu dari posisi tertinggi beberapa hari sebelumnya.

Dani (38), pegawai Toko Emas Singgalang di kawasan Simpang Bata, menyebutkan bahwa harga emas sempat menembus angka Rp2,3 juta per gram sekitar lima hari yang lalu sebelum kembali turun.

Baca juga:  Volume Peti Kemas Pelindo Tembus 9,3 Juta TEUs, Didorong Peningkatan Ekspor-Impor

Baca juga:  Wali Kota Maulana Dorong ASN Kota Jambi Terapkan Prinsip HAM dalam Birokrasi

“Sekarang harga emas turun. Kemarin memang sempat naik, tapi sekitar lima hari lalu mulai menurun,” ujarnya saat ditemui di toko, Senin (27/10).

Meskipun harga emas melemah, Dani mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk membeli logam mulia batangan tetap tinggi.

Saat ini, harga logam mulia ukuran 10 gram mencapai lebih dari Rp30 juta.

“Sekarang itu kebanyakan orang cari logam mulia batangan, paling banyak untuk investasi,” kata Dani.

“Kalau perhiasan seperti cincin dan kalung masih banyak juga yang dicari, tapi tetap logam batangan yang paling diminati,” tambahnya.

Menurut Dani, pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Kedepannya kita belum tahu karena harga emas dunia pasti mengikuti perkembangan global. Bisa kita lihat kemarin naik, sekarang turun lagi,” jelasnya.

Ia berharap harga emas bisa turun lebih jauh agar daya beli masyarakat semakin meningkat.

“Kita malah berharapnya turun, biar pembeli itu masuk terus, ada terus,” katanya.

Hal senada diungkapkan Samsul (41), pedagang emas lainnya di kawasan pasar yang sama. Ia mengatakan, harga emas muda juga ikut turun.

“Sekarang emas lagi turun, tapi kami jualnya emas muda. Harganya kisaran Rp1.050.000 per gram. Kami hanya jual emas kecil, bukan yang besar-besar,” ujarnya.

Penurunan harga emas di Pasar Simpang Bata menunjukkan bahwa fluktuasi harga masih terus terjadi, seiring dengan pergerakan harga emas dunia.

Meski demikian, masyarakat Jambi tetap menjadikan logam mulia sebagai pilihan utama untuk investasi maupun perhiasan.(*)