OJK Tegaskan Perbankan Indonesia Tetap Solid di Tengah Tekanan Global

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bahwa kondisi industri perbankan nasional masih berada dalam kategori stabil dan kuat, meskipun menghadapi tekanan dari dinamika ekonomi global maupun domestik.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa perubahan persepsi risiko terhadap sektor perbankan tidak terlepas dari faktor eksternal, terutama terkait penyesuaian outlook peringkat kredit Indonesia.

Menurutnya, revisi outlook tersebut lebih dipengaruhi oleh perubahan penilaian terhadap risiko sovereign Indonesia, yang berdampak pada persepsi terhadap bank-bank besar di dalam negeri.

Selain itu, kondisi makroekonomi global juga turut memberikan tekanan.

Meski demikian, OJK menilai bahwa kondisi tersebut bersifat sementara dan masih memiliki peluang untuk kembali membaik.

Perkembangan ekonomi ke depan dinilai akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah outlook tersebut.

Secara fundamental, sektor perbankan Indonesia dinilai tetap solid. Hal ini tercermin dari rasio permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) yang berada pada level tinggi, sehingga mampu menjadi bantalan terhadap potensi risiko.

Selain itu, kualitas kredit juga masih terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) yang tetap dalam batas aman.

Dari sisi likuiditas, perbankan dinilai cukup kuat untuk mendukung fungsi intermediasi.

Penyaluran kredit pun terus menunjukkan tren pertumbuhan positif, meskipun berjalan secara moderat. Sektor produktif, termasuk pembiayaan kepada UMKM, masih menjadi pendorong utama pertumbuhan tersebut.

Di sisi lain, OJK tetap mengingatkan adanya sejumlah risiko yang perlu diantisipasi, seperti ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi pasar keuangan, hingga tekanan terhadap daya beli masyarakat.

Namun, dengan fundamental yang kuat serta pengawasan yang terus diperketat, OJK optimistis industri perbankan nasional mampu menjaga stabilitas dan terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.(*)




OJK Buka Suara soal Pertukaran Data RI-AS, Ini Risiko yang Harus Diwaspadai

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti sejumlah risiko yang perlu diantisipasi terkait kebijakan pertukaran data antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS), khususnya di sektor perbankan.

Meski membuka peluang efisiensi dan transformasi digital, regulator menegaskan bahwa kebijakan ini hanya dapat dijalankan dengan prasyarat ketat, terutama dalam aspek perlindungan data dan manajemen risiko.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa akses pemrosesan data lintas negara harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Menurutnya, bank diperbolehkan memanfaatkan skema ini selama memenuhi ketentuan terkait pengelolaan risiko teknologi informasi, kerja sama pihak ketiga (outsourcing), serta perlindungan data konsumen.

“OJK menilai kebijakan ini bisa dilakukan sepanjang hak akses pengawas tetap penuh dan seluruh risiko dapat dikelola dengan baik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (18/3/2026).

Dian juga menyampaikan optimisme bahwa ketahanan industri perbankan nasional tidak akan terganggu, bahkan berpotensi meningkat jika pengawasan berjalan efektif.

Selain itu, ia menegaskan bahwa perlindungan data pribadi tetap menjadi fondasi utama dalam implementasi kebijakan ini, merujuk pada Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang tetap berlaku penuh.

Ia menjelaskan bahwa praktik pertukaran data lintas negara sebenarnya bukan hal baru, mengingat sektor keuangan saat ini sudah banyak menggunakan platform global, termasuk dari Amerika Serikat.

Namun demikian, OJK menekankan bahwa prinsip kedaulatan data tetap harus dijaga oleh Indonesia dalam setiap kerja sama internasional.

Sebagai langkah mitigasi, OJK mengingatkan pentingnya penguatan manajemen risiko, khususnya dalam aspek teknologi informasi, keamanan data, serta pengawasan terhadap pihak ketiga.

Dengan pendekatan tersebut, OJK berharap kebijakan pertukaran data lintas negara dapat memberikan manfaat nyata bagi industri perbankan, tanpa mengorbankan perlindungan data konsumen dan stabilitas sistem keuangan nasional.(*)




Mudik Gratis Honda 2026 Berangkatkan 2.500 Pemudik, Ini Fasilitas Lengkapnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Program mudik gratis kembali dihadirkan PT Astra Honda Motor melalui agenda tahunan Mudik Balik Bareng Honda (MBBH) 2026.

Memasuki tahun ke-18, program ini menjadi salah satu solusi perjalanan aman dan nyaman bagi masyarakat saat musim Lebaran.

Pelepasan peserta dilakukan di kawasan AHM Sunter pada Sabtu (14/3).

Sebanyak 2.521 pemudik diberangkatkan menggunakan 60 bus eksekutif menuju dua kota tujuan utama, yakni Yogyakarta dan Semarang.

Rinciannya, 1.601 peserta menuju Yogyakarta, sementara 920 lainnya melanjutkan perjalanan ke Semarang.

Tak hanya mengangkut penumpang, Honda juga memfasilitasi pengiriman sepeda motor milik peserta.

Sebanyak 1.116 unit sepeda motor telah lebih dulu diberangkatkan menggunakan 32 truk dari wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

General Manager HC3 AHM, Antok Yuniarso, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung tradisi mudik masyarakat Indonesia.

Menurutnya, perjalanan mudik bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi momen penuh makna untuk kembali berkumpul bersama keluarga.

Karena itu, Honda berupaya menghadirkan pengalaman mudik yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.

Fasilitas Lengkap untuk Pemudik

Peserta Mudik Balik Bareng Honda mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari dua kursi bus untuk setiap satu sepeda motor, asuransi perjalanan, perlengkapan mudik, hingga kesempatan memperoleh doorprize.

Selain itu, edukasi keselamatan berkendara juga menjadi perhatian utama melalui kampanye #Cari_Aman.

Peserta diingatkan untuk selalu memperhatikan kapasitas penumpang, membawa barang sesuai aturan, serta menggunakan perlengkapan berkendara yang aman.

175 Bale Santai Honda di Jalur Mudik

Untuk mendukung kenyamanan pemudik, AHM menghadirkan 175 Bale Santai Honda (BSH) yang tersebar di berbagai jalur mudik di Indonesia.

Fasilitas ini menyediakan tempat istirahat gratis dengan berbagai layanan seperti ruang ber-AC, mushola, televisi, makanan ringan, alat pijat elektrik, hingga servis ringan sepeda motor.

Tak hanya itu, Honda juga menyiapkan 12 Posko Mudik Honda di Pulau Jawa dan Lampung, 13 AHASS Siaga+ di jalur utama, serta 150 AHASS Siaga di berbagai daerah.

Layanan Darurat dan Program Ramadan

Guna memastikan perjalanan tetap aman, Honda menyiagakan 240 armada Honda CARE yang siap memberikan bantuan darurat di berbagai kota besar.

Layanan Contact Center Astra Honda Care juga tersedia selama 24 jam untuk membantu konsumen melalui telepon maupun media digital.

Di sisi lain, Honda turut menghadirkan program Lebaran Nusantara Honda 2026 yang diisi dengan berbagai kegiatan seperti buka puasa bersama, santunan anak yatim, hingga aktivitas sosial yang melibatkan ratusan jaringan dealer di seluruh Indonesia.

Melalui rangkaian program ini, Honda berharap dapat terus mempererat hubungan dengan konsumen sekaligus menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.(*)




Tak Hanya KUR, OJK Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Integrasi Industri

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.IDOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak bisa hanya bergantung pada pembiayaan semata.

Pendekatan yang lebih menyeluruh dinilai penting agar UMKM mampu tumbuh berkelanjutan dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa penguatan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) perlu diiringi dengan integrasi UMKM ke dalam rantai pasok industri.

“KUR memiliki peran strategis untuk menjangkau UMKM yang belum memiliki rekam jejak kredit, sekaligus menjadi pintu awal agar mereka bisa masuk ke ekosistem industri yang lebih luas,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Menurut Dian, keterhubungan UMKM dengan perusahaan besar menjadi kunci agar pelaku usaha kecil memiliki akses pasar yang lebih jelas dan berkelanjutan.

OJK pun terus mendorong kolaborasi antara UMKM dengan berbagai sektor industri melalui koordinasi bersama kementerian dan lembaga terkait.

Selain itu, sektor perbankan dinilai telah memiliki berbagai skema pembiayaan yang mendukung integrasi UMKM dalam rantai pasok, mulai dari kredit hingga layanan keuangan lainnya.

Namun demikian, OJK menekankan bahwa pembiayaan saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan peningkatan kapasitas usaha, akses pasar, serta penguatan ekosistem bisnis.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas,” tegasnya.

Ke depan, OJK akan terus memperkuat sinergi antara regulator, industri jasa keuangan, pemerintah, dan pelaku usaha guna menciptakan ekosistem UMKM yang lebih kokoh.

Dengan strategi tersebut, UMKM diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat yang lebih luas.(*)




OJK Bongkar Kasus Kredit Fiktif di BPR Duta Niaga, Direktur Utama Divonis 4 Tahun Penjara

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap kasus tindak pidana perbankan yang melibatkan debitur dan manajemen BPR Duta Niaga di Pontianak.

Dalam perkara tersebut, sejumlah pihak dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena terlibat dalam praktik kredit fiktif serta manipulasi pencatatan laporan keuangan bank.

Kasus ini terungkap setelah OJK melakukan pengawasan terhadap aktivitas operasional bank tersebut. Dari hasil pengawasan tersebut, regulator kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga proses penyelidikan dan penyidikan.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menjelaskan bahwa perkara tersebut bermula dari temuan pengawasan yang kemudian ditindaklanjuti melalui pemeriksaan khusus oleh OJK.

“Perkara tersebut bermula dari hasil pengawasan OJK yang ditindaklanjuti melalui pemeriksaan khusus, penyelidikan, hingga penyidikan,” ujar M. Ismail Riyadi dalam keterangan pers, Minggu (15/3/2026).

Dalam proses persidangan, pengadilan menyatakan para debitur terbukti secara sengaja menyebabkan atau membantu pihak manajemen bank melakukan pencatatan palsu dalam berbagai dokumen keuangan.

Manipulasi tersebut meliputi pembukuan, laporan kegiatan usaha, dokumen transaksi, hingga catatan rekening bank.

Praktik tersebut berkaitan dengan pemberian fasilitas kredit yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tindakan tersebut dinilai merugikan sistem perbankan serta melanggar aturan yang mengatur kegiatan usaha perbankan di Indonesia.

Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Pontianak yang dibacakan pada 6 Februari 2026, dua debitur yang terlibat dalam kasus tersebut dijatuhi hukuman pidana.

Debitur berinisial AS divonis satu tahun penjara serta denda Rp250 juta. Sementara itu, debitur berinisial HS dijatuhi hukuman satu tahun penjara dengan denda Rp400 juta.

Selain debitur, pihak internal bank juga dinyatakan bersalah. Direktur Utama BPR Duta Niaga berinisial ZB dijatuhi hukuman empat tahun penjara serta denda Rp600 juta

Sedangkan Direktur Operasional berinisial DD divonis tiga tahun enam bulan penjara dengan denda Rp600 juta.

Otoritas Jasa Keuangan menegaskan bahwa debitur yang terlibat dalam tindak pidana perbankan tidak hanya berisiko mendapatkan sanksi administratif, tetapi juga dapat dikenakan hukuman pidana sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Regulator menilai penegakan hukum terhadap kasus ini merupakan bagian dari upaya menjaga integritas industri perbankan sekaligus memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang menyalahgunakan fasilitas kredit.

Melalui kasus tersebut, OJK juga mengingatkan masyarakat agar selalu bersikap jujur dan transparan saat mengajukan pinjaman ke bank serta menggunakan fasilitas kredit sesuai tujuan yang telah disepakati dengan pihak perbankan.(*)




Marak Penipuan Online, Pemerintah Siapkan Aturan Baru untuk E-Commerce

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah berencana memperketat pengawasan terhadap aktivitas perdagangan melalui toko online atau e-commerce guna menekan kasus penipuan yang semakin marak di platform digital.

Langkah tersebut akan dilakukan melalui evaluasi terhadap regulasi yang mengatur perdagangan elektronik di Indonesia.

Pemerintah menilai aturan yang ada perlu diperbarui agar mampu mengikuti perkembangan pesat transaksi digital.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan saat ini pemerintah tengah meninjau kembali peraturan terkait perdagangan digital, termasuk kebijakan yang mengatur aktivitas e-commerce.

“Pengawasan terus kita lakukan. Saat ini kami juga sedang membenahi Permendag yang berkaitan dengan e-commerce,” ujar Budi Santoso saat ditemui di Pasar Rawasari, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, proses evaluasi aturan tersebut akan dilakukan bersama berbagai kementerian dan lembaga terkait serta para pelaku usaha di sektor perdagangan digital.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan regulasi yang lebih efektif dalam mengawasi aktivitas jual beli online.

“Regulasinya akan kita lihat ulang dan evaluasi bersama kementerian, lembaga, serta pelaku usaha,” jelasnya.

Selain melakukan pembaruan regulasi, pemerintah juga terus memantau aktivitas perdagangan digital dan menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat terkait dugaan penipuan dalam transaksi online.

Laporan tersebut ditangani melalui mekanisme pengaduan perlindungan konsumen yang dikelola pemerintah.

Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat melaporkan kasus penipuan yang terjadi dalam transaksi e-commerce.

Pemerintah berharap langkah pengetatan pengawasan ini dapat meningkatkan perlindungan konsumen sekaligus menciptakan ekosistem perdagangan digital yang lebih aman dan transparan.

Dengan regulasi yang lebih kuat serta pengawasan yang lebih ketat, kasus penipuan dalam transaksi online diharapkan dapat ditekan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap perdagangan digital tetap terjaga.(*)




Kebersamaan Ramadan, Sinsen Group Kumpulkan Ratusan Karyawan dalam Buka Puasa Akbar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana kebersamaan terasa hangat dalam kegiatan Buka Puasa Akbar yang digelar PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) bersama seluruh keluarga besar Sinsen Group.

Kegiatan yang berlangsung di EV Garden Jambi ini diikuti lebih dari 700 karyawan dari berbagai divisi serta jaringan dealer.

Acara tersebut menjadi momentum bagi perusahaan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja selama bulan Ramadan.

Sejak awal kegiatan, ratusan karyawan tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian acara yang telah dipersiapkan panitia.

Mulai dari hiburan, penampilan kreatif karyawan, hingga sesi penghargaan yang menambah semarak suasana.

Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh karyawan untuk berkumpul dan menikmati kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Setelah berbuka, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan hiburan dari karyawan Sinsen Group.

Berbagai dance performance yang dibawakan oleh tim dari sejumlah departemen, jaringan dealer, hingga jajaran manajer berhasil memeriahkan suasana sekaligus menunjukkan kekompakan para karyawan.

Sebelumnya, perusahaan juga telah menggelar Sinsen Short Film Competition, kompetisi kreatif yang melibatkan partisipasi para karyawan.

Pengumuman pemenang kompetisi tersebut menjadi salah satu momen yang paling dinantikan dalam rangkaian kegiatan malam itu.

Selain hiburan, perusahaan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah karyawan dengan catatan kehadiran terbaik sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus menjaga kedisiplinan dan kinerja di lingkungan kerja.

Chief Executive Officer Interim Sinsen, Syanni Attan, mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar karyawan.

Menurutnya, acara tersebut tidak hanya sekadar berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi sarana memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan perusahaan.

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan langsung oleh para karyawan untuk karyawan, sehingga semakin memperkuat semangat kebersamaan di dalam keluarga besar Sinsen Group.

Acara kemudian ditutup dengan undian doorprize yang disambut antusias oleh seluruh peserta. Salah satu karyawan yang beruntung mendapatkan hadiah utama adalah Dinda Amalia, Sales Counter Dealer Sinar Sentosa Motora Abunjani.

Ia mengaku tidak menyangka bisa membawa pulang hadiah utama berupa kulkas dua pintu dalam undian tersebut.

Melalui kegiatan ini, Sinsen Group berharap kebersamaan yang terjalin dapat semakin memperkuat hubungan antar karyawan serta menumbuhkan semangat positif dalam bekerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.(*)




Buka Puasa Bersama Media, Sinsen Apresiasi Kontribusi Journalist di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jambi, menggelar Buka Puasa Bersama dengan insan media pada Jumat, 13 Maret 2026.

Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memberikan apresiasi kepada media yang telah mendukung penyebaran informasi seputar sepeda motor Honda kepada masyarakat.

Agenda tahunan ini menjadi momen hangat dan penuh kebersamaan, diisi pula dengan Media Awarding sebagai bentuk penghargaan bagi media yang aktif mempublikasikan informasi Honda sepanjang 2025.

Selain itu, Sinsen memperkenalkan campaign besar Honda, “Sinergi Bagi Negeri”, sebuah inisiatif yang menekankan komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan berkelanjutan.

Public Relations Sinsen, Syahbilla Putri Andinny, mengatakan kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kerja sama dengan media, yang berperan strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan bermanfaat.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan rekan-rekan media sepanjang tahun 2025. Buka puasa bersama ini menjadi ajang apresiasi sekaligus kesempatan berbagi informasi tentang campaign ‘Sinergi Bagi Negeri’ yang menunjukkan komitmen Honda dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Syahbilla.

Melalui kegiatan ini, Sinsen berharap hubungan baik dengan media dapat terus diperkuat, sehingga sinergi yang terbangun mampu menghadirkan informasi yang inspiratif dan edukatif bagi masyarakat luas.(*)




OJK Hukum Seumur Hidup Benny Tjokrosaputro, Larang Aktivitas di Pasar Modal

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi seumur hidup kepada Benny Tjokrosaputro dengan melarangnya beraktivitas di pasar modal Indonesia.

Keputusan ini resmi berlaku sejak 13 Maret 2026 dan merupakan bagian dari upaya regulator menegakkan aturan di sektor pasar modal.

Selain larangan beraktivitas, OJK juga melarang Benny Tjokro menjabat sebagai komisaris, direksi, maupun pengurus perusahaan yang bergerak di bidang pasar modal.

“(Sanksi) ditetapkan tanggal 13 Maret 2026 karena memenuhi ketentuan Huruf D Peraturan Nomor VIII.G.7, karena Sdr. Benny Tjokrosaputro merupakan pihak yang menyebabkan PT Bliss Properti Indonesia Tbk terbukti melanggar ketentuan Pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Pasar Modal,” tulis OJK dalam keterangan resminya.

Hasil pemeriksaan regulator menunjukkan bahwa Benny Tjokro menjadi pihak yang menyebabkan pelanggaran dalam proses initial public offering (IPO) PT Bliss Properti Indonesia Tbk.

Temuan tersebut mencakup penyajian transaksi dengan pihak berelasi dan penggunaan dana IPO yang dinilai tidak memberikan manfaat ekonomi yang memadai bagi perusahaan.

Selain menjatuhkan larangan seumur hidup, OJK juga menindak direksi dan perusahaan efek yang terlibat.

Beberapa direksi perusahaan terkait dikenai denda administratif, sementara perusahaan efek yang membantu IPO juga menerima sanksi berupa denda hingga pembekuan izin usaha.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga integritas dan transparansi industri pasar modal.

Kasus ini kembali menyeret nama Benny Tjokro yang sebelumnya terlibat dalam skandal besar di PT Asuransi Jiwasraya. Dalam kasus tersebut, ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan.

Melalui penindakan ini, OJK menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan, menjaga kepercayaan investor, serta memperkuat tata kelola agar pelanggaran serupa tidak terulang di masa depan.(*)




Ramai Dibahas Pelaku Pasar, OJK Jelaskan Cara Kerja Sistem Full Call Auction

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan penjelasan mengenai mekanisme Full Call Auction (FCA) yang belakangan menjadi perhatian para pelaku pasar modal.

Sistem tersebut diterapkan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas perdagangan sekaligus meningkatkan transparansi di pasar saham.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa implementasi mekanisme FCA masih terus dikaji agar dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi investor.

Menurut Hasan, regulator terbuka untuk melakukan evaluasi, termasuk kemungkinan menghadirkan informasi tambahan yang dapat meningkatkan transparansi transaksi.

“Kalau itu kemudian dihadirkan bentuk transparansi tertentu, misalnya ada indikatif best bid atau best offer, nanti tentu itu menjadi bagian yang akan kita lakukan evaluasinya ke depan,” ujar Hasan saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa mekanisme FCA memiliki perbedaan dengan sistem perdagangan saham di papan reguler yang menggunakan metode transaksi berkelanjutan atau continuous trading.

Dalam sistem continuous trading, transaksi terjadi secara langsung setiap kali ada pertemuan antara penawaran dan permintaan.

Sementara pada FCA, proses pencocokan transaksi dilakukan secara berkala agar kekuatan permintaan dan penawaran dapat terkumpul lebih dahulu sebelum eksekusi transaksi dilakukan.

Menurut Hasan, pendekatan tersebut memungkinkan likuiditas pasar terbentuk secara lebih kuat sehingga proses pembentukan harga saham menjadi lebih seimbang.

“Kalau dilakukan continuous tentu tidak tercipta kekuatan beli dan jual yang cukup. Karena itu ada penundaan untuk proses matching secara periodik,” jelasnya.

OJK menegaskan bahwa penerapan FCA merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas perdagangan saham sekaligus menjaga integritas pasar modal di Indonesia.

Selain melakukan pemantauan secara berkala, regulator juga membuka ruang dialog dengan pelaku industri serta investor terkait implementasi mekanisme tersebut.

Masukan dari berbagai pihak dinilai penting agar kebijakan yang diterapkan dapat mendukung perkembangan pasar modal yang sehat dan transparan.

Ke depan, OJK bersama Bursa Efek Indonesia akan terus memperkuat pengawasan terhadap sistem perdagangan saham serta melakukan penyesuaian kebijakan jika diperlukan.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan perdagangan yang lebih efisien sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi investor di pasar modal Indonesia.(*)