Wabup A Khafidh Kecewa! Rapat Penting, Banyak Pejabat Merangin Malah Diwakili Staff

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Merangin A Khafidh menunjukkan kekecewaannya saat memimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan Tahun 2025 dan Percepatan Tahun 2026, Kamis (19/2), di Aula Lantai 4 Kantor Bupati Merangin.

Kekesalan Wabup dipicu oleh rendahnya tingkat kehadiran kepala instansi dan lemahnya koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Beberapa kursi kepala OPD dan Camat justru diwakili oleh staf yang dianggap tidak menguasai persoalan teknis di lapangan.

“Saya minta yang mewakili dan tidak tahu titik masalah untuk pulang ke kantor. Panggil perwakilan yang lebih tinggi untuk hadir di sini,” tegas Wabup A. Khafidh.

Wabup menyoroti lemahnya sinkronisasi antar OPD yang berdampak pada terhambatnya pelayanan publik.

Contohnya, koordinasi pemangkasan pohon di taman kota Bangko yang sering terganjal ego sektoral antar instansi.

“Jangan ada lagi bahasa ‘itu bukan tugas saya’. Setiap kegiatan pasti terkait dengan OPD lain. Koordinasi tidak akan menurunkan derajat Bapak dan Ibu,” tegasnya.

Terkait agenda pembangunan, Wabup menekankan seluruh jajaran OPD dan Camat untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan berdasarkan SK Bupati No 50 Tahun 2026.

Ia juga mengingatkan pejabat menyesuaikan diri dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) pasca-pergeseran jabatan.

Beberapa instruksi Wabup antara lain:

  • Memastikan administrasi wilayah tertib agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

  • Mendukung penurunan angka stunting dengan data akurat dari desa dan Puskesmas.

  • Camat melakukan pembinaan ketat terhadap Kepala Desa agar penggunaan anggaran tepat sasaran.

  • Seluruh OPD menjaga kualitas pekerjaan dan menghindari penumpukan progres di akhir tahun.

Wabup A Khafidh menekankan pentingnya kehadiran pejabat yang berkompeten, koordinasi antar OPD, dan pengawasan ketat agar program strategis Merangin 2026 dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan transparan.(*)




Entry Meeting BPK RI di Merangin, Bupati M Syukur Soroti Piutang Pajak dan Penataan Aset

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin mengikuti Entry Meeting bersama Tim Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jambi, Kamis (19/2).

Pertemuan ini berlangsung di Lantai 2 Gedung BPKAD Merangin dan dipimpin langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur.

Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis, termasuk Inspektur Inspektorat, Kepala BPKAD, serta Kepala Dinas teknis seperti Pendidikan dan Kebudayaan, Kesehatan, Kesbangpol, Plt. Direktur RSUD, dan Dinas Pekerjaan Umum.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur memberikan catatan kritis terkait tata kelola keuangan daerah, khususnya piutang pajak dan penataan aset bergerak seperti kendaraan dinas dan sepeda motor yang masih menjadi rapor merah.

“Masih tercatat soal pajak yang sampai detik ini belum dibayar. Ini yang menjadi perhatian terutama banyaknya catatan pada aset bergerak seperti kendaraan dinas dan motor,” tegas M. Syukur.

Bupati menekankan komitmen Pemkab Merangin untuk membersihkan catatan buruk dari tahun-tahun sebelumnya dan memastikan semua rekomendasi BPK ditindaklanjuti:

“Selama saya menjabat, tidak ada lagi temuan yang tidak ditindaklanjuti. Bahkan temuan 2023 dan 2024 sudah kita benahi secara bertahap,” ujarnya.

Untuk mempercepat penyelesaian masalah hukum dan administratif, Pemkab Merangin telah menjalin sinergi dengan pihak Kejaksaan Negeri.

Langkah ini bertujuan memastikan seluruh kerugian daerah dan kendala administrasi dapat diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Bupati M. Syukur menekankan bahwa upaya perbaikan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Merangin dalam tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional.(*)




Pesan Bupati Merangin, Ramadan Waktu Tepat Perbanyak Amal, Jaga Kedamaian

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin H M Syukur bersama Wakil Bupati H A Khafidh mengajak seluruh masyarakat Muslim Kabupaten Merangin untuk menyambut dan menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H dengan kegembiraan, kesabaran, dan keimanan yang tinggi.

Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan serta motivasi agar bulan suci Ramadhan menjadi momentum memperkuat keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita jalankan ibadah puasa ini dengan hati yang bersih, memperbanyak amal ibadah, dan menjaga kebersamaan serta persaudaraan,” ujar Bupati, Kamis (19/2).

Menurut Bupati, menjalankan ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, pengendalian diri, serta kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Wabup H A Khafidh menekankan pentingnya menjaga suasana aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mempererat silaturahmi, menghormati sesama, dan menghindari perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah puasa.

“Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak kegiatan keagamaan, seperti tadarus Al Quran, shalat tarawih berjamaah, dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” terang Wabup.

Melalui semangat Ramadan 1447 H, Bupati dan Wabup berharap masyarakat Merangin dapat semakin memperkuat persatuan dan kebersamaan, sehingga tercipta lingkungan yang:

  • Kondusif

  • Religius

  • Harmonis

  • Sejahtera

Ramadan diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperbanyak amal ibadah dan kepedulian sosial bagi seluruh warga Kabupaten Merangin.(*)




Bahaya Gigi Ompong: Dampak pada Kesehatan Mulut dan Tubuh

SEPUCUKJAMBI.ID – Kehilangan satu atau beberapa gigi sering dianggap sepele, padahal kondisi gigi ompong dapat menimbulkan masalah serius bagi kesehatan mulut dan tubuh.

Salah satu konsekuensi yang paling umum adalah pergeseran gigi lainnya.

Gigi di sebelah ruang kosong dapat miring atau bergeser, sehingga susunan gigi menjadi tidak rapi, gigitan terganggu, dan kemampuan mengunyah menjadi tidak seimbang.

Dampak Gigi Ompong pada Fungsi Kunyah dan Pencernaan

Gigi hilang membuat proses mengunyah kurang optimal.

Makanan yang tidak dihancurkan dengan baik akan masuk ke saluran pencernaan dalam kondisi kurang halus, sehingga dapat memengaruhi efektivitas pencernaan.

Selain fungsi kunyah, gigi ompong juga berdampak pada estetika.

Gigi yang hilang, terutama di bagian depan, dapat menurunkan kepercayaan diri dan membuat seseorang merasa kurang nyaman saat tersenyum atau berbicara di depan umum.

Tekanan Berlebih pada Gigi Lain dan Risiko Infeksi

Gigi yang tersisa harus bekerja lebih keras untuk menggantikan fungsi gigi hilang.

Hal ini mempercepat keausan gigi dan meningkatkan risiko kerusakan atau sensitivitas.

Ruang kosong akibat gigi ompong juga menjadi tempat menumpuknya sisa makanan dan bakteri.

Kondisi ini meningkatkan risiko plak, karang gigi, infeksi gusi, dan penyakit periodontal.

Risiko Jangka Panjang: Penyusutan Tulang Rahang

Jika gigi ompong dibiarkan terlalu lama, tulang rahang di area tersebut bisa menyusut karena tidak mendapatkan rangsangan dari akar gigi.

Hal ini memengaruhi struktur wajah, bukan hanya soal penampilan tetapi juga kesehatan tulang secara keseluruhan.

Solusi dan Pencegahan

Untuk mengatasi gigi hilang, beberapa opsi tersedia:

  • Gigi tiruan (dental prosthesis)

  • Jembatan gigi (bridge)

  • Implan gigi

Perawatan ini membantu:

  • Memulihkan fungsi kunyah

  • Mencegah pergeseran gigi lain

  • Menjaga struktur tulang rahang

  • Mempertahankan estetika senyum

Konsultasi ke dokter gigi secepatnya dianjurkan, terutama jika gigi ompong menyebabkan gangguan mengunyah, ketidaknyamanan, atau menurunkan kepercayaan diri.(*)




Tips Berolahraga Saat Puasa, Waktu Terbaik Agar Tubuh Tetap Bugar

SEPUCUKJAMBI.ID – Berolahraga selama puasa tetap dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh, namun pemilihan waktu menjadi kunci agar aktivitas fisik tidak membuat energi cepat habis sebelum berbuka.

Mengutip ugm.ac.id, Tony Arjuna, dosen Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM, menjelaskan bahwa olahraga tetap aman dilakukan selama puasa, asalkan dilakukan pada waktu yang tepat.

“Saat berpuasa kalau mau melakukan olahraga idealnya saat dekat-dekat dengan waktu buka, 30 menit sampai 1 jam sebelum berbuka atau setelah tarawih,” ujarnya.

Manfaat Olahraga Mendekati Waktu Berbuka

Berolahraga mendekati waktu berbuka memiliki keuntungan, antara lain:

  • Tubuh segera mendapatkan asupan makanan dan cairan setelah aktivitas fisik.

  • Kadar gula darah tetap stabil.

  • Mencegah kelelahan berkepanjangan selama puasa.

Menurut Tony, hal ini membantu tubuh memulihkan energi dengan cepat dan menjaga stamina sepanjang hari.

Mengapa Olahraga Pagi Kurang Ideal Saat Puasa

Olahraga di pagi hari setelah sahur dinilai kurang ideal karena tubuh masih harus menjalani sisa hari tanpa tambahan energi.

Cadangan glikogen yang digunakan terlalu cepat bisa membuat tubuh lebih cepat kelelahan.

“Tubuh akan mencari sumber energi alternatif karena glikogen habis lebih cepat, sehingga sisa hari terasa jauh lebih berat,” jelasnya.

Akibatnya, rasa lemas dan kelelahan bisa muncul lebih awal, membuat aktivitas harian menjadi lebih berat hingga waktu berbuka.

Tips Aman Berolahraga Saat Puasa

  1. Pilih waktu menjelang berbuka atau setelah tarawih untuk olahraga ringan hingga sedang.

  2. Hindari olahraga berat di pagi hari setelah sahur karena cadangan energi lebih terbatas.

  3. Perhatikan asupan cairan dan nutrisi saat berbuka agar tubuh cepat pulih.

  4. Sesuaikan intensitas latihan dengan kondisi tubuh agar tidak mengganggu stamina sepanjang hari.

Dengan memilih waktu dan intensitas yang tepat, berolahraga saat puasa dapat menjaga kebugaran tanpa membuat tubuh cepat lelah.(*)




3 Kasus Pidana di Jambi Disetop dengan Mekanisme Restoratif, Ini Rinciannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Tinggi Jambi berhasil mendapatkan persetujuan dari Kejaksaan Agung RI untuk penghentian penuntutan tiga perkara tindak pidana umum melalui mekanisme keadilan restoratif (restorative justice).

Persetujuan ini diumumkan dalam ekspose yang digelar Rabu, 18 Februari 2026.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Prof. Dr. Asep Nana Mulyana menyampaikan persetujuan tersebut kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, melalui Zoom Meeting.

Acara dihadiri pula oleh Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), para Kepala Kejaksaan Negeri se-wilayah Kejati Jambi, dan Kepala Seksi Bidang Pidum.

Kejati Jambi menyetujui dua permohonan penghentian penuntutan yang diajukan oleh Cabang Kejaksaan Negeri Batanghari di Muara Tembesi dan Kejaksaan Negeri Merangin.

Rincian Perkara yang Disetujui

  1. Kejari Batanghari, Muara Tembesi
    Tersangka Ari Saputra Bin Ali Zamza diduga melakukan pencurian sesuai Pasal 476 KUHP (UU Nomor 1 Tahun 2023).

  2. Kejari Merangin
    Tersangka Radit Egiansyah Bin Edi Firdaus diduga melakukan penyalahgunaan narkotika sesuai Pasal 127 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 jo UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Kajati Jambi, Sugeng Hariadi, menegaskan bahwa penghentian penuntutan melalui keadilan restoratif merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam masyarakat.

“Pelaksanaan restorative justice bertujuan memulihkan keadaan dan menjaga harmonisasi melalui kesepakatan. Dengan berlakunya undang-undang baru, koordinasi dengan Pengadilan Negeri perlu segera dilakukan untuk memperoleh penetapan,” tegas Sugeng.

Penghentian penuntutan ini mengacu pada UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, khususnya Bab IV mengenai mekanisme keadilan restoratif (Pasal 79–88).

Sinergi antarpenegak hukum dan lembaga terkait menjadi kunci efektivitas penerapan restorative justice, termasuk pembinaan, pengawasan, dan perlindungan hak semua pihak.

Dengan langkah ini, Kejati Jambi menegaskan komitmennya mengimplementasikan hukum yang humanis, berkeadilan, dan adaptif di era baru KUHP dan KUHAP.(*)




12 Pejabat Administrator Dilantik di Muaro Jambi, Ini Pesan Tegas Wakil Bupati

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali melakukan penyegaran birokrasi.

Sebanyak 12 Pejabat Administrator resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wakil Bupati Muaro Jambi atas nama Bupati, Rabu (18/2/2026).

Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Penataan jabatan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa setiap pengisian jabatan telah melalui proses evaluasi menyeluruh dan pertimbangan matang.

“Penempatan jabatan dilakukan berdasarkan kompetensi, pengalaman, integritas, serta kebutuhan organisasi. Ini bukan sekadar rotasi, tetapi memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan responsif,” tegasnya.

Wakil Bupati mengingatkan para pejabat yang dilantik agar tidak memaknai jabatan sebagai tujuan akhir. Menurutnya, pelantikan justru menjadi titik awal pembuktian kinerja.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, serta komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Muaro Jambi dalam membangun birokrasi yang berbasis kinerja, transparan, dan adaptif terhadap tantangan pembangunan ke depan.

Berikut nama-nama pejabat yang resmi dilantik:

  1. Bombi Sormin, S.K.M., M.Kes. – Camat Maro Sebo

  2. Junaidi, S.E. – Camat Kumpeh Ulu

  3. Arnal Krisnajaya, S.T. – Kepala Bagian Organisasi

  4. Maskun Sepuan, S.P. – Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan

  5. Kirmany, S.E. – Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

  6. Abdul Hamid, S.Pd. – Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

  7. Yudhi Triska, S.E. – Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Inovasi

  8. M. Hendri Gunawan Z., S.E. – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

  9. Rahmad Kostalani, S.Kom. – Kepala Bidang Perekonomian, SDA, Infrastruktur, dan Kewilayahan

  10. Yoanna Mizzani Augustina, S.H. – Kepala Bidang Perbendaharaan

  11. Yoppy Ariansyah, S.S.T.P., M.H. – Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

  12. Arman Bunadi, S.H. – Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Kawasan Perdesaan

Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi pemerintahan sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat Muaro Jambi.(*)




Merasa Tersesat di Usia 20-an? Ini Tanda dan Cara Mengatasi Quarter Life Crisis

SEPUCUKJAMBI.ID – Masa muda kerap digambarkan sebagai periode paling produktif dan penuh peluang.

Namun di balik ekspektasi tentang karier cemerlang, hubungan ideal, dan hidup “sempurna”, banyak orang justru mengalami fase penuh kebingungan yang dikenal sebagai quarter life crisis.

Fenomena ini umumnya muncul di rentang usia 20 hingga awal 30 tahun.

Pada fase ini, seseorang mulai mempertanyakan pilihan hidupnya mulai dari pekerjaan, relasi, hingga tujuan jangka panjang. Perasaan tertekan muncul ketika realitas tidak berjalan sesuai harapan.

Apa Itu Quarter Life Crisis?

Quarter life crisis bukan sekadar stres biasa atau rasa malas sementara.

Ini adalah fase emosional yang ditandai dengan kecemasan mendalam tentang masa depan, rasa tertinggal dibanding orang lain, hingga keraguan terhadap keputusan hidup yang sudah diambil.

Fase ini sering muncul setelah lulus kuliah, memasuki dunia kerja, pindah kota, atau saat melihat teman sebaya tampak lebih “mapan” di media sosial.

Tanda-Tanda Quarter Life Crisis yang Sering Diabaikan

Beberapa gejala umum yang kerap muncul antara lain:

1. Bingung Soal Tujuan Hidup

Muncul pertanyaan seperti:
“Apakah ini karier yang benar untukku?”
“Kenapa hidupku terasa tertinggal?”

Keraguan ini memicu rasa tidak puas terhadap pencapaian diri sendiri.

2. Cemas dan Overthinking tentang Masa Depan

Perasaan gelisah tanpa sebab jelas, takut mengambil keputusan besar, hingga sulit tidur karena memikirkan masa depan.

3. Sering Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Paparan media sosial membuat standar kesuksesan terasa semakin tinggi dan tidak realistis.

4. Merasa Sendirian Secara Emosional

Meski dikelilingi banyak orang, ada perasaan tidak dipahami. Hal ini bisa memicu rasa terisolasi dan kehilangan arah.

Cara Menghadapi Quarter Life Crisis dengan Lebih Sehat

Mengalami quarter life crisis bukan tanda kelemahan. Justru ini fase yang sangat umum terjadi pada dewasa muda.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

✔ Terima Perasaan yang Muncul

Sadari bahwa kebingungan adalah bagian dari proses tumbuh. Jangan menghakimi diri sendiri.

✔ Kenali Diri Lebih Dalam

Evaluasi apa yang benar-benar kamu inginkan, bukan sekadar mengikuti standar orang lain. Buat daftar tujuan jangka pendek dan panjang agar arah hidup terasa lebih jelas.

✔ Bicara dengan Orang Terpercaya

Curhat kepada teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental dapat membantu meringankan beban emosional.

✔ Bangun Kebiasaan Sehat

Olahraga rutin, tidur cukup, serta menjalani hobi dapat meningkatkan hormon endorfin yang membantu mengurangi stres.

Fase Sulit yang Bisa Jadi Titik Tumbuh

Setiap orang memiliki garis waktu hidup yang berbeda. Tidak semua orang harus menikah, mapan, atau sukses di usia tertentu.

Quarter life crisis justru bisa menjadi momentum refleksi untuk membangun fondasi hidup yang lebih kuat dan sesuai dengan nilai pribadi.

Dengan kesadaran dan dukungan yang tepat, fase ini bukan akhir dari arah hidup melainkan awal dari pertumbuhan yang lebih matang.(*)




Mengintip Pesona Pulau Nias, Dari Tradisi Lompat Batu hingga Surga Surfing

SEPUCUKJAMBI.ID – Terletak di barat Sumatra dan langsung berhadapan dengan Samudra Hindia, Pulau Nias menyimpan dua wajah yang sama kuatnya: peradaban megalit yang kokoh dan ombak kelas dunia yang mendunia.

Perpaduan batu dan gelombang inilah yang membentuk identitas Nias sebagai salah satu destinasi paling unik di Indonesia.

Pulau ini bukan sekadar tujuan wisata. Ia adalah ruang hidup yang ditempa alam keras dan sejarah panjang, tempat tradisi dan petualangan berpadu dalam satu lanskap yang dramatis.

Desa Adat dan Jejak Megalit yang Mendunia

Salah satu ikon budaya Nias dapat ditemukan di Desa Bawomataluo.

Desa adat ini dikenal dengan susunan batu besar yang membentuk halaman utama, kursi kepala suku, serta struktur lompat batu yang legendaris.

Tradisi Hombo Batu bukan sekadar atraksi wisata. Seorang pemuda harus melompati tumpukan batu setinggi lebih dari dua meter sebagai simbol kedewasaan dan keberanian.

Di balik lompatan dramatis itu tersimpan nilai disiplin, kehormatan, serta struktur sosial yang diwariskan lintas generasi.

Rumah adat Nias juga mencerminkan kecanggihan arsitektur lokal.

Dibangun dari kayu tanpa paku modern, rumah panggung ini dirancang tahan gempa bukti kearifan masyarakat yang terbiasa hidup berdampingan dengan dinamika alam.

Batu di Nias bukan hanya material bangunan, tetapi simbol identitas dan ketahanan budaya.

Jika pedalaman Nias berbicara tentang sejarah, pesisirnya menghadirkan adrenalin. Pantai Sorake di kawasan Teluk Dalam dikenal sebagai salah satu spot surfing terbaik dunia.

Ombaknya panjang, konsisten, dan membentuk formasi yang bersih kualitas yang jarang ditemui di banyak pantai lain.

Tak heran peselancar internasional rutin datang untuk menaklukkan gulungan ombak Samudra Hindia yang kuat dan menantang.

Kontras antara desa adat yang tenang dan pantai dengan ombak agresif justru menjadi daya tarik tersendiri.

Di satu sisi ada tradisi yang mengakar, di sisi lain ada energi laut yang dinamis.

Bangkit dari Gempa, Tetap Berdiri Teguh

Tahun 2005 menjadi ujian berat bagi Nias ketika gempa besar mengguncang pulau ini.

Banyak infrastruktur rusak, namun masyarakat bangkit dan membangun kembali tanpa meninggalkan akar tradisi.

Ketahanan tersebut mempertegas karakter Nias: kuat seperti batu, dinamis seperti gelombang.

Kini, lanskap perbukitan hijau yang turun ke pantai berbatu dan laut biru tua menghadirkan suasana alami yang belum tersentuh masifikasi wisata.

Angin samudra yang berhembus hampir sepanjang hari memberi kesan liar sekaligus menenangkan.

Nias, Simfoni Batu dan Gelombang

Nias bukan sekadar destinasi budaya atau lokasi surfing. Ia adalah ruang keseimbangan antara warisan megalit dan ombak samudra.

Di sinilah sejarah, keberanian, dan kekuatan alam hidup berdampingan.

Sebuah sudut Indonesia yang keras, berani, dan tetap berdiri di tepi Samudra Hindia.(*)




Tol Jambi Jadi Sorotan di Libur Imlek 2026, Mobilitas Kendaraan Melonjak Tajam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lonjakan kendaraan selama libur panjang Imlek 2026 memberikan dampak signifikan terhadap arus lalu lintas di berbagai ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Termasuk Tol Jambi yang menjadi salah satu jalur strategis penghubung antarwilayah di Sumatera.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat total 672.967 kendaraan melintasi ruas JTTS yang telah beroperasi pada periode 13–17 Februari 2026.

Angka tersebut meningkat 33,75 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.

Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang, termasuk perjalanan wisata, mudik singkat, serta kunjungan keluarga lintas provinsi.

Tol Jambi sebagai bagian dari jaringan JTTS turut berperan dalam menjaga kelancaran distribusi kendaraan di wilayah tengah Sumatera.

Puncak Arus Terjadi 14 Februari

Puncak pergerakan kendaraan tercatat pada Sabtu, 14 Februari 2026, dengan total 148.048 kendaraan atau melonjak 41,21 persen dari trafik normal harian.

Kenaikan ini memperlihatkan tingginya kebutuhan akses jalan tol yang andal dan cepat, termasuk di koridor Jambi yang terus berkembang.

Dalam periode tersebut, ruas dengan volume kendaraan tertinggi adalah Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat yang mencapai 151.493 kendaraan.

Sementara dari sisi pertumbuhan persentase, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 mencatat lonjakan tertinggi hingga 136,96 persen dibandingkan kondisi normal.

Meski demikian, Tol Jambi menjadi salah satu ruas penting dalam menopang distribusi arus kendaraan di bagian tengah Sumatera, terutama untuk mendukung konektivitas logistik dan perjalanan antarprovinsi.

Penguatan Layanan di Tol Jambi dan JTTS

Selama periode libur panjang, Hutama Karya memperkuat kesiapan operasional di seluruh ruas JTTS, termasuk Tol Jambi. Langkah ini mencakup:

  • Penyiagaan petugas di titik strategis

  • Optimalisasi layanan rest area

  • Pemantauan lalu lintas secara berkala

  • Koordinasi dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan

  • Penyampaian informasi melalui Variable Message Sign (VMS)

Penguatan layanan ini menjadi bagian dari evaluasi untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran mendatang, terutama dalam memastikan respons cepat terhadap gangguan lalu lintas serta kesiapan fasilitas pengguna jalan.

Hutama Karya juga mengimbau pengguna Tol Jambi dan ruas JTTS lainnya untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan.(*)