Polres Bungo Gempur Knalpot Brong!148 Knalpot Brong Dimusnahkan

Bungo, Sepucukjambi.id – Sebagai langkah nyata dalam memberantas penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar, Polres Bungo menggelar pemusnahan 148 unit knalpot brong hasil Operasi Keselamatan 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (24/2/2025) di halaman Mapolres Bungo.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.KOM, memimpin langsung pemusnahan ini, didampingi oleh Kajari Muara Bungo, Ketua PN Muara Bungo, Wakapolres Bungo Kompol M. Riedho S. Taufan, CPHR., S.I.K., M.H, serta Kasat Lantas AKP Edo Damara, S.I.K., M.H, bersama jajaran Polres dan perwakilan OPD terkait.

Dalam konferensi pers, AKBP Natalena Eko Cahyono menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan wujud komitmen Polres Bungo dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Knalpot brong sangat mengganggu karena suaranya yang bising. Selain itu, penggunaannya sering kali menjadi pemicu aksi balap liar dan tawuran remaja yang meresahkan,” jelasnya.

Baca juga: Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

Baca juga: Bandar Sabu Desa Jambi Tulo Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Narkoba

Selama Operasi Keselamatan 2025, Polres Bungo mencatat 341 pelanggar dikenai tilang, sementara 551 lainnya mendapat teguran. Barang bukti yang disita meliputi 103 unit sepeda motor, 213 lembar STNK, dan 15 lembar SIM.

Sebagai simbol ketegasan dalam menindak pelanggaran, 148 knalpot brong yang telah disita dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin pemotong.

“Penertiban ini akan terus berlanjut. Siapa pun yang masih nekat menggunakan knalpot brong akan kami tindak tegas,” tegas Kapolres.

Selain razia, Polres Bungo juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dampak negatif knalpot brong. Langkah ini diharapkan meningkatkan kesadaran pengendara untuk lebih tertib berlalu lintas.

Dengan berkurangnya penggunaan knalpot brong, kebisingan serta polusi suara dapat diminimalisir, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan. Dengan kesadaran dan kerja sama semua pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk Bungo,” pungkas AKBP Natalena Eko Cahyono.(*)




Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wabup Merangin, H A Khafid Moein, mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah secara daring yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada Senin (24/2).

Dalam rakor tersebut, disampaikan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Merangin tercatat berada pada angka 1,380.

Angka ini menunjukkan, penurunan signifikan dari minggu sebelumnya yang mencapai 4,490.

Menurut Wabup, penurunan IPH ini disebabkan oleh turunnya harga sejumlah komoditas di pasar.

Baca juga: Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang, BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Kota Jambi

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

“Alhamdulillah, inflasi di Merangin terkendali. Penurunan harga ini terjadi pada komoditas seperti daging ayam ras, cabai merah, bawang putih, dan bahan pokok lainnya,” ujarnya, yang juga dibenarkan oleh Sekda Merangin, Fajarman.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Merangin akan terus memantau perkembangan harga di pasar untuk memastikan kestabilan harga pangan.

Selain itu, Wabup juga menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong sektor pertanian agar pasokan bahan pokok melimpah dan harga bisa lebih stabil.

Mengenai pengaruh cuaca yang sering hujan di Merangin, Wabup menegaskan bahwa hingga saat ini, cuaca belum menunjukkan dampak signifikan terhadap inflasi.

Sebab, belum ada area pertanian yang terendam banjir hingga menyebabkan gagal panen.

Rakor juga dihadiri oleh beberapa pejabat terkait, termasuk Sekda Merangin, Fajarman, Asisten II Setda Merangin, Suherman, serta sejumlah kepala dinas dan perwakilan dari Bulog.

Pemerintah Kabupaten Merangin terus bekerja keras untuk menjaga kestabilan ekonomi daerah, terutama dalam pengendalian inflasi.(*)




Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang, BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang yang diperkirakan akan melanda Kota Jambi dan sejumlah wilayah sekitarnya pada pukul 10:20 WIB, hari ini, 24 Februari 2025.

Dalam update yang dirilis pada pukul 09:50 WIB, BMKG memperingatkan bahwa hujan lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Kota Jambi, terutama di kecamatan Telanaipura, Pelayangan, Danau Teluk, dan Paal Merah.

Selain itu, beberapa daerah lainnya di Provinsi Jambi juga diperkirakan akan terdampak, seperti Kabupaten Merangin, Sarolangun, Muaro Jambi, Tanjab Barat, Tanjab Timur, Bungo, Tebo, dan Batanghari.

Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 13:20 WIB.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan genangan air, serta angin kencang yang berpotensi merusak pohon dan infrastruktur.

Beberapa wilayah yang diperkirakan akan terdampak hujan lebat dan angin kencang meliputi:

–  Kota Jambi: Telanaipura, Pelayangan, Danau Teluk, Paal Merah, dan sekitarnya.

Kabupaten Merangin: Tabir, Tabir Ilir, Tabir Timur, Pamenang, Tabir Ulu, Tabir Selatan, Margo Tabir, Tabir Lintas.

Kabupaten Sarolangun: Mandiangin, Limun, Sarolangun, Pauh, Pelawan, Air Hitam, Bathin VIII, Singkut, Cermin Nan Gedang.

Kabupaten Muaro Jambi: Sekernan, Kumpeh, Maro Sebo, Jambi Luar Kota, Mestong, Kumpeh Ulu, Sungai Gelam, Bahar Selatan, Taman Rajo.

Kabupaten Tanjab Barat: Tungkal Ilir, Kuala Betara, Betara, Batang Asam, Seberang Kota, Bram Itam.

Kabupaten Tanjab Timur: Muara Sabak Timur, Nipah Panjang, Sadu, Kuala Jambi, Mendahara Ulu, Berbak, Mendahara, Rantau Rasau, Dendang, Muara Sabak Barat, Geragai.

Kabupaten Bungo: Pasar Muaro Bungo, Pelepat, Pelepat Ilir, Batin II Babeko, Rimbo Tengah, Tanah Tumbuh, Jujuhan, Tanah Sepenggal, Muko-muko Bathin VII, Bathin III, Bungo Dani, Jujuhan Ilir, Tanah Sepenggal Lintas.

–  Kabupaten Tebo: Rimbo Ulu, Muara Tabir, Tebo Tengah, Tebo Ulu, Rimbo Bujang, Sumay, VII Koto, Rimbo Ilir, VII Koto Ilir.

BMKG juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap memantau perkembangan cuaca dan menjaga keselamatan.

Diharapkan untuk tidak beraktivitas di luar ruangan jika hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi, serta selalu waspada terhadap kemungkinan banjir di beberapa daerah yang rawan genangan.

Prakirawan BMKG Jambi mengimbau agar masyarakat terus memperhatikan informasi cuaca terkini melalui saluran resmi BMKG dan situs https://nowcasting.bmkg.go.id untuk memperoleh update terbaru.




Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menekankan urgensi percepatan normalisasi Sungai Asam dan Kenali sebagai langkah utama untuk mengatasi masalah banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah Kota Jambi, termasuk pada Minggu (23/2/2025) dini hari.

Dalam kunjungannya untuk meninjau langsung lokasi banjir, Kemas Faried didampingi oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di RT 19 Sukakarya.

Ia menyoroti penyumbatan pada sistem drainase yang memperburuk genangan air di beberapa titik, serta menegaskan perlunya tindakan cepat dari pemerintah.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak balai (pemerintah pusat), karena banyak drainase di Kota Jambi yang tersumbat dan tidak berfungsi dengan baik,” ungkap Kemas Faried.

baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Menurutnya, banjir yang semakin sering terjadi di Kota Jambi bukan hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga oleh sistem drainase yang tidak optimal.

Kemas Faried menegaskan, perbaikan dan pelebaran drainase, serta pengerukan sungai yang mengalami sedimentasi, harus menjadi prioritas utama untuk mencegah banjir lebih parah di masa depan.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, juga turun langsung ke beberapa titik terdampak banjir, termasuk RT 19 Kelurahan Sukakarya Kecamatan Kotabaru dan kawasan Karaoke Charly di Jelutung.

“Kami akan melakukan inventarisasi penyebab banjir, apakah karena tumpukan sampah atau drainase yang tidak memadai,” kata dia.

“Normalisasi sungai dan perbaikan drainase menjadi langkah utama yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini,” tegas Diza.

Diza juga menginstruksikan seluruh camat dan lurah, untuk memantau kondisi wilayah masing-masing secara berkala dan melaporkan situasi terkini agar strategi penanganan banjir bisa disusun dengan lebih terintegrasi.

“Penanganan banjir membutuhkan kerja sama dari semua pihak, termasuk koordinasi yang solid dengan pemerintah pusat dan balai terkait,” pungkas Diza Hazrah Aljosha.

Dengan langkah konkret dan kolaborasi yang terjalin baik, diharapkan permasalahan banjir di Kota Jambi dapat segera teratasi.(*)




Wawako Jambi Diza Hazrah Aljosha Mengaku Grogi, Saat Pimpin Apel Perdana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, mengaku merasa grogi saat pertama kali memimpin apel di lingkungan Pemerintah Kota Jambi pada Senin pagi.

Meski demikian, ia menyatakan akan terus berusaha untuk lebih baik lagi di masa mendatang.

Diza, yang baru dilantik sebagai Wakil Wali Kota Jambi, mengungkapkan bahwa menjadi pemimpin dalam sebuah apel perdana di hadapan banyak pegawai pemerintah adalah pengalaman yang cukup menegangkan.

“Tentu ada rasa grogi, apalagi ini adalah pertama kalinya saya memimpin apel,” sebutnya.

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

“Namun, saya akan terus berusaha belajar dan memperbaiki diri agar bisa memberikan yang terbaik bagi Kota Jambi,” ujar Diza.

Dalam kesempatan tersebut, Diza juga menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama dalam melaksanakan program-program pemerintah.

Ia berharap ke depannya bisa lebih menguatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik.

“Meski di awal ada rasa grogi, saya yakin dengan dukungan dari semua pihak, kita bisa bekerja lebih baik lagi ke depan,” kata dia.

“Ini adalah awal dari langkah kita bersama dalam membangun Kota Jambi yang lebih maju,” tambahnya.

Dengan semangat dan tekad yang tinggi, Diza Hazrah Aljosha berkomitmen untuk terus bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Jambi.(*)




Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, memimpin apel perdana di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Diza menekankan pentingnya rasa optimisme dan kolaborasi untuk mendukung kelancaran berbagai program, termasuk Program 100 Hari Kerja yang menjadi fokus utama.

Diza mengungkapkan, pemerintah pusat telah mengeluarkan beberapa kebijakan baru yang berkaitan dengan efisiensi anggaran, yang mengharuskan Pemkot Jambi untuk beradaptasi dalam menjalankan roda pemerintahan sebaik-baiknya.

Program 100 Hari Kerja, yang akan disampaikan oleh Bappeda, mencakup berbagai agenda, antara lain pembenahan jalan berlubang, pemasangan titik terang atau Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), serta pengecekan masalah banjir yang disebabkan oleh drainase yang mampet hingga normalisasi sungai.

Baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

“Masalah sampah juga harus menjadi perhatian kita semua. Mari kita identifikasi dan kerjakan bersama-sama. Program 100 Hari Kerja tidak akan mudah. Tentu akan ada hambatan dan rintangan yang harus kita hadapi bersama,” ujar Diza.

Lebih lanjut, Diza mengingatkan bahwa untuk mencapai keberhasilan dalam program-program tersebut, sangat penting untuk mempertahankan rasa optimisme dalam diri setiap individu, serta memperkuat kerja sama antar semua pihak.

Selain Program 100 Hari Kerja, Wakil Wali Kota juga menyebutkan sejumlah program unggulan lainnya yang tengah direncanakan, seperti Program Lansia Bahagia, Kampung Bahagia, Call Center Bahagia, Rumah Millenial, dan berbagai program lain yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya percaya, tanpa kerja sama dan kolaborasi, kita tidak akan bisa mencapai hasil yang optimal. Oleh karena itu, mari kita semua bekerja dengan semangat gotong royong demi kemajuan Kota Jambi,” tambahnya.

Dengan semangat tersebut, Diza mengajak seluruh pegawai pemerintah Kota Jambi untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat, melalui program-program yang dapat membawa dampak positif bagi pembangunan daerah.(*)




Tradisi Ziarah Makam Keluarga Abdullah Sirait di Kota Jambi Menyambut Bulan Suci Ramadan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, tradisi ziarah makam kembali berlangsung di kalangan umat Muslim. Selain membersihkan dan merawat makam orang tua, kerabat, dan leluhur, mereka juga berdoa untuk arwah yang telah mendahului.

Hal ini terlihat di pemakaman keluarga Abdullah Sirait di Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Anak cucu almarhum Abdullah Sirait mulai membersihkan makam keluarga dan kerabat mereka.

Meskipun hujan rintik turun, semangat gotong-royong untuk membersihkan makam tidak surut, seperti yang sudah menjadi rutinitas tahunan menyambut bulan Ramadan.

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

Baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Menurut Supriyono, Ketua Pemakaman Keluarga Abdullah Sirait, kegiatan gotong-royong ini telah menjadi tradisi turun-temurun selama puluhan tahun.

“Ini sebagai bentuk penghormatan, pengingat, dan doa untuk para leluhur serta anggota keluarga yang telah mendahului kita,” ujarnya, Minggu (23/2/2025).

Selain itu, kata Supriyono, kegiatan ini juga mempererat rasa solidaritas dan silaturahmi di antara keluarga besar.

“Keluarga kami tersebar di berbagai tempat, jadi melalui gotong-royong ini kami bisa saling bertemu dan bersilaturahmi,” tambahnya.

Mas Yono, salah satu anggota keluarga, menyatakan bahwa, kegiatan ini juga membantu generasi muda saling mengenal satu sama lain.

“Kadang kita bertemu di jalan, tapi tidak tahu itu anak siapa. Dengan acara seperti ini, kita bisa saling mengenal satu sama lain,” ujar Yono.

Hadi (18), salah seorang yang turut serta dalam gotong-royong, mengaku senang dapat berbaur dengan keluarga besar almarhum Abdullah Sirait.

“Sangat menyenankan bisa mempererat tali silaturahmi dan saling mengenal di antara keturunan keluarga,” katanya.

Hadi juga berharap agar tradisi ini terus berlanjut dan tetap dilestarikan.

“Setelah makam dibersihkan, yang akan nyekar dan berdoa bisa lebih khusyuk karena makamnya sudah bersih dan terawat,” pungkasnya.(*)




OJK Dorong Keuangan Syariah Lebih Inklusif lewat GERAK Syariah 2025

Tangerang, SepucukJambi.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah guna mendukung perekonomian nasional serta kesejahteraan masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan pentingnya edukasi dan inovasi dalam industri keuangan syariah.

“Tugas kita bersama adalah memperkuat branding keuangan syariah agar semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya dalam pembukaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2025 di AEON Mall BSD City, Tangerang.

GERAK Syariah bertujuan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah, dengan memanfaatkan momentum Ramadan 1446 H. Friderica mendorong pelaku usaha jasa keuangan syariah untuk terus berinovasi guna memenuhi kebutuhan konsumen.

Baca Juga: Pinjol Ilegal Dominasi Kasus Keuangan Ilegal, OJK Gencarkan Edukasi Masyarakat

Baca Juga:Bangkit di Babak Kedua, Manchester United Tahan Imbang Everton 2-2

Pertumbuhan Keuangan Syariah

Keuangan syariah di Indonesia terus berkembang pesat. Per Desember 2024, pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,9% menjadi Rp643,5 triliun, dengan rasio NPF stabil di 2,12%. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat 10,1% menjadi Rp753,6 triliun. Sementara itu, market cap syariah mencapai Rp6.825,3 triliun (naik 11,1%), Asset Under Management (AUM) syariah tumbuh 18,2% menjadi Rp50,5 triliun, serta sukuk mencapai Rp1.682,9 triliun (naik 12,9%).

Pada sektor asuransi syariah, aset meningkat 5,8% menjadi Rp46,55 triliun, sementara pembiayaan perusahaan syariah tumbuh 11,3% menjadi Rp33,8 triliun.

Kolaborasi dan Rangkaian Kegiatan

GERAK Syariah 2025 merupakan kampanye kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, Kementerian Agama, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Kegiatan ini juga diselenggarakan serentak oleh 37 kantor OJK di daerah.

Rangkaian acara GERAK Syariah 2025 berlangsung hingga 31 Maret 2025, dengan dua program utama:

  • KOLAK (Kajian dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah): mencakup webinar edukasi, podcast Ramadan, talkshow radio, dan School of Syariah.
  • KURMA (Kompetisi Keuangan Syariah di Bulan Ramadan): kompetisi edukatif untuk meningkatkan pemahaman keuangan syariah.

Pada GERAK Syariah 2024, terdapat 1.007 kegiatan literasi dan inklusi keuangan, dengan lebih dari 3 juta peserta edukasi dan 1,17 juta peserta inklusi keuangan. OJK berharap capaian tahun ini lebih besar, sehingga semakin banyak masyarakat merasakan manfaat keuangan syariah. (*)




Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

Jambi, SepucukJambi.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi pada Minggu (23/2/2025) dini hari menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, yang tengah menghadiri agenda retret di Magelang, segera memberikan instruksi kepada jajarannya.

Maulana meminta seluruh camat dan lurah untuk turun langsung ke lokasi banjir, memantau kondisi, serta menyusun laporan mengenai wilayah terdampak.

Laporan ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab banjir dan menyusun strategi penanganan yang lebih baik ke depannya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Jambi, Abu Bakar, mengonfirmasi bahwa Wali Kota telah bergerak cepat dalam menangani situasi ini.

Dalam grup WhatsApp Pemerintah Kota Jambi, Wali Kota meminta camat dan lurah segera merespons kondisi di wilayah masing-masing dan membuat laporan tertulis.

Selain itu, Dr. Maulana juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bersinergi dalam penanganan banjir.

Beberapa instansi yang terlibat di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta Satpol PP.

Dengan koordinasi yang baik antarinstansi, diharapkan penanganan banjir di Kota Jambi dapat dilakukan secara cepat dan efektif, sehingga masyarakat yang terdampak segera mendapatkan bantuan yang diperlukan.

Wali Kota juga menekankan pentingnya upaya jangka panjang dalam mengatasi banjir, termasuk evaluasi sistem drainase dan program mitigasi bencana.

Langkah cepat ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam melindungi warganya dari dampak bencana alam, sekaligus memastikan penanganan yang terencana dan terstruktur.(*)




Banjir Terjang Kelurahan Jelutung, Ditpolairud Polda Jambi Turunkan Tim SAR untuk Evakuasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi mengerahkan Tim SAR untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Jelutung, Kota Jambi.

Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi pada Minggu, 23 Februari 2025 dini hari, menyebabkan banjir di beberapa wilayah.

Salah satu yang terdampak parah adalah Jalan Sultan Baharudin RT 54, Kelurahan Jelutung, dengan ketinggian air yang diperkirakan mencapai 1,5 meter.

Menanggapi kondisi ini, Ditpolairud Polda Jambi langsung menerjunkan Tim SAR yang dipimpin oleh Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Jambi, AKBP Lukman, lengkap dengan peralatan seperti perahu karet untuk membantu proses evakuasi warga yang terperangkap akibat banjir.

Baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Baca juga: Mal JBC Picu Banjir di RT 11 Simpang IV Sipin, Warga Minta Pemerintah Segera Tindak Lanjut

“Kami dari Ditpolairud Polda Jambi telah menerjunkan Tim SAR dan peralatan seperti perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir di wilayah tersebut,” ujar Dirpolairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo.

Beruntung, hingga sore hari, air mulai surut di wilayah Kelurahan Jelutung.

Namun, pihak Ditpolairud Polda Jambi terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan keselamatan warga dan memberikan bantuan yang diperlukan.(*)