INASIA 2025 Warnai Jambi, Wali Kota Maulana Apresiasi Kontribusi Dunia Medis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi menjadi tuan rumah perhelatan akbar 7th Annual Scientific Meeting of INASIA (Indonesian Society of Intensivist Anesthesiologist) 2025, yang digelar pada 30 April hingga 4 Mei 2025.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin) menggelar gala dinner dan pengukuhan dokter spesialis di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat malam (2/5/2025).

Kegiatan ilmiah nasional yang mengangkat tema “Critical Care on the Edge: Strategies and Innovations for Saving Lives in Limited Resources” ini dihadiri lebih dari 500 dokter anestesiologi dari seluruh Indonesia.

Acara juga turut dihadiri Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, bersama istri Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyambut baik kedatangan para dokter spesialis, seraya menyebut bahwa kegiatan nasional ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan budaya, sejarah, dan kuliner khas Jambi.

Ia juga menekankan dampak positif kegiatan terhadap perekonomian lokal.

“Event seperti ini mendorong pertumbuhan sektor UMKM, perhotelan, transportasi, dan ekonomi kreatif Jambi,” ujarnya.

Puncak acara INASIA 2025 akan digelar Minggu (4/5/2025) dengan agenda pelatihan Resusitasi Jantung Paru (RJP) kepada 1.400 ASN, yang ditargetkan memecahkan rekor MURI untuk pelatihan RJP terbanyak secara serentak.

Ketua INASIA, Dr. dr. Faisal Muchtar, Sp.An-TI, Subsp.TI, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Jambi.

Ia menyebut INASIA 2025 juga menjadi momen bersejarah dengan hadirnya pelatihan pertama di Indonesia untuk dokter umum yang bertugas di ICU.

Ketua Perdatin Jambi, dr. Ade Susanti, Sp.An-TIC KIC, menjelaskan kegiatan lain selama acara berlangsung, mulai dari webinar ilmiah nasional, workshop pelatihan ICU, lomba mini soccer, lomba poster ilmiah berbasis kasus, hingga city tour ke berbagai destinasi wisata di Jambi.

Acara gala dinner juga dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jambi Johansyah, SE, ME, Sekda Kota Jambi, serta perwakilan OPD Pemerintah Kota Jambi.(*)




Indeks Literasi Keuangan Indonesia 2025 Naik Jadi 66,46 Persen

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025.

Hasil survei menunjukkan peningkatan signifikan indeks literasi keuangan Indonesia menjadi 66,46 persen, dan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51 persen.

Capaian ini meningkat dibandingkan SNLIK 2024 yang mencatat masing-masing 65,43 persen dan 75,02 persen.

Pengumuman hasil SNLIK 2025 disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, bersama Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, di Kantor BPS, Jakarta, Jumat (2/5/2025).

SNLIK 2025 dilakukan sebagai bagian dari komitmen OJK dan BPS untuk memotret perkembangan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia secara komprehensif.

Survei ini menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan edukasi keuangan dan pengembangan layanan keuangan yang inklusif ke depan.

Dua Metode Pengukuran SNLIK 2025

SNLIK 2025 menggunakan dua metode pengukuran:

  1. Metode Keberlanjutan: Mengukur sembilan sektor jasa keuangan seperti perbankan, pasar modal, asuransi, fintech lending, dan sistem pembayaran.

  2. Metode Cakupan DNKI: Memperluas cakupan dengan menambahkan sektor seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, koperasi simpan pinjam, dan lembaga jasa keuangan lainnya.

Melalui Metode Cakupan DNKI, indeks literasi keuangan tercatat sebesar 66,64 persen dan inklusi keuangan mencapai 92,74 persen.

Selain itu, literasi keuangan syariah mencapai 43,42 persen dan inklusi keuangan syariah berada di angka 13,41 persen.

Profil Responden dan Metodologi

Survei ini dilakukan pada 10.800 responden di 34 provinsi, mencakup 120 kota/kabupaten. Pengumpulan data dilakukan sejak 22 Januari hingga 11 Februari 2025.

Responden berusia antara 15 hingga 79 tahun, dipilih menggunakan metode stratified multistage cluster sampling.

Indeks literasi mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku, sedangkan inklusi keuangan diukur berdasarkan penggunaan produk dan layanan keuangan.

Temuan Penting Berdasarkan Karakteristik Responden

Berdasarkan Wilayah:

  • Perkotaan mencatat literasi 70,89 persen dan inklusi 83,61 persen.

  • Perdesaan tercatat lebih rendah, yaitu 59,60 persen (literasi) dan 75,70 persen (inklusi).

Berdasarkan Jenis Kelamin:

  • Laki-laki: literasi 67,32 persen, inklusi 80,73 persen.

  • Perempuan: literasi 65,58 persen, inklusi 80,28 persen.

Berdasarkan Usia:

  • Usia 26–35 tahun memiliki literasi dan inklusi tertinggi.

  • Usia 15–17 tahun dan 51–79 tahun mencatat angka terendah.

Berdasarkan Pendidikan:

  • Lulusan perguruan tinggi memiliki literasi 90,63 persen dan inklusi 99,10 persen.

  • Tidak tamat SD: literasi 43,20 persen dan inklusi 56,95 persen.

Berdasarkan Pekerjaan:

  • Pegawai/profesional dan pengusaha memiliki indeks tertinggi.

  • Petani, nelayan, dan tidak bekerja tercatat paling rendah.

Fokus OJK ke Depan

Hasil SNLIK 2025 menjadi acuan OJK dalam menyusun strategi peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional.

OJK akan memprioritaskan kelompok dengan indeks terendah seperti perempuan, penduduk pedesaan, usia remaja dan lansia, serta masyarakat berpendidikan rendah dan pekerjaan informal.

Langkah-langkah tersebut sejalan dengan Peta Jalan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen 2023–2027, serta mendukung RPJMN 2025–2029 dan RPJPN 2025–2045.(*)




Piala Bergilir Wali Kota Diperebutkan, Maulana Siapkan Banyak Event untuk Atlet Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat sportivitas menggema di Gedung Olahraga (GOR) Kotabaru, Sabtu pagi (3/5/2025), saat Wali Kota Jambi, dokter Maulana secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Jambi Cup Tahun 2025. Kejuaraan bergengsi ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Digelar pada 3–6 Mei 2025, ajang ini tak hanya diramaikan oleh atlet lokal Jambi, tetapi juga diikuti oleh pendekar-pendekar muda dari berbagai wilayah di Sumatera, seperti Musi Rawas, Banyuasin, Palembang, Riau, hingga Sumatera Utara. Total 977 atlet dari berbagai perguruan pencak silat turut berpartisipasi untuk memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya sekadar pertandingan, melainkan wadah pembinaan atlet dan upaya mencetak generasi yang tangguh dan berprestasi.

“Tidak hanya pencak silat, ke depan kita juga akan gelar kejuaraan renang dan balap motor tingkat nasional. Karena semakin banyak kejuaraan, maka semakin banyak pula ruang bagi atlet kita untuk berkembang,” ujar Maulana di hadapan ratusan atlet dan pendukung yang memadati arena.

Maulana juga menyampaikan dukungannya terhadap dunia olahraga melalui kebijakan pemanfaatan aset milik Pemerintah Kota yang tidak terpakai. Ia mendorong cabang olahraga, termasuk pencak silat, untuk menjadikan aset tersebut sebagai pusat pelatihan.

“Silakan manfaatkan aset-aset Pemkot yang terbengkalai, agar semangat atlet tetap terjaga dan prestasi bisa terus diasah,” ungkapnya. Pesan itu disambut antusias oleh para pengurus perguruan dan pelatih pencak silat yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI, IPSI, hingga panitia dan wasit yang telah bekerja keras menyukseskan kejuaraan ini.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama untuk memajukan dunia olahraga, khususnya pencak silat, yang menjadi warisan budaya sekaligus kebanggaan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Jambi Budi Setiawan menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya kejuaraan ini. Ia menyebut Kota Jambi sebagai gudang atlet berbakat yang perlu terus difasilitasi.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemkot Jambi. Ini ajang pemanasan yang sangat penting bagi para atlet sebelum mereka melangkah ke even-even nasional dan internasional,” ujarnya.

Budi juga berpesan kepada para atlet agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan. “Bertandinglah dengan semangat, tapi juga dengan hati yang besar. Sportivitas adalah kunci untuk meraih kesuksesan sejati,” tutupnya.

Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Jambi Cup bukan hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wahana mempererat silaturahmi antarperguruan dan memperkuat rasa cinta terhadap budaya bangsa.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus mengharumkan nama Kota Jambi, kejuaraan ini diharapkan menjadi pondasi lahirnya atlet-atlet pencak silat masa depan yang mampu bersaing di panggung nasional dan internasional.(*)




Autism Expo 2025, Bukti Nyata Wujud Kota Jambi yang Ramah Inklusif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi kembali menunjukkan komitmennya sebagai kota yang ramah terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Hal itu tercermin dalam pelaksanaan kegiatan “Autism and Special Needs Children Expo 2025”, yang digelar di Atrium Mall WTC Batanghari, Sabtu (3/5/2025), dalam rangka memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia dan Hari Pendidikan Nasional.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh SLB Harapan Mulya Kota Jambi ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa pembangunan kota yang inklusif dan ramah terhadap keberagaman adalah bagian dari cita-cita besar Pemerintah Kota Jambi. Terlebih dalam konteks memberikan ruang dan pengakuan yang setara bagi anak-anak penyandang autisme dan kebutuhan khusus lainnya.

Dengan mengusung tema “Inklusivitas Tanpa Batas, Bersama Dalam Keberagaman, Bersinergi Meraih Prestasi,” kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang peringatan, tetapi juga sarana edukasi, ekspresi, dan unjuk bakat bagi anak-anak dari berbagai sekolah reguler dan SLB se-Kota Jambi.

Sebanyak 250 peserta dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA terlibat aktif dalam berbagai lomba, pentas seni, hingga bazar kreatif yang berlangsung selama dua hari, 3–4 Mei 2025. Mereka tampil penuh semangat dan antusias, menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berkarya dan berprestasi.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Ketua I TP PKK Marsha Lystia, Kepala Sekolah SLB Harapan Mulya Yuli Maryati, jajaran tenaga pendidik, serta para orang tua dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi telah menyusun kebijakan konkret untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif melalui diterbitkannya Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 11 Tahun 2025. Peraturan ini menjadi dasar dalam memberikan akses yang lebih mudah dan setara di berbagai bidang, termasuk pendidikan, layanan publik, hingga dunia usaha, bagi anak-anak penyandang disabilitas dan kebutuhan khusus lainnya.

“Perwal ini tidak hanya menjadi simbol keberpihakan, tetapi juga menjadi alat kerja nyata pemerintah daerah untuk memberikan ruang yang adil dan memudahkan akses layanan bagi mereka,” jelas Maulana.

Wali Kota menekankan bahwa peringatan Hari Peduli Autisme harus menjadi momentum refleksi bersama. Menurutnya, masyarakat perlu lebih terbuka, memahami, dan menerima perbedaan sebagai bagian dari kekuatan dalam membangun peradaban kota yang maju dan manusiawi.

“Mereka adalah warga kita juga, anak-anak kita juga. Mereka bukan untuk dikasihani, tapi untuk diberdayakan. Mereka memiliki potensi besar, dan itu tugas kita untuk mendukung tumbuh kembangnya,” tegas Maulana.

Maulana juga mengapresiasi langkah SLB Harapan Mulya yang konsisten menjadi pelopor pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Jambi. Menurutnya, kegiatan ini merupakan cermin sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang inklusi yang nyata di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama SLB Harapan Mulya, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan luar biasa. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bentuk nyata pengakuan hak dan peran anak-anak istimewa kita,” ujarnya.

Acara yang dikemas meriah ini tak hanya menjadi panggung kreativitas anak-anak, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya penerimaan sosial terhadap keberagaman. Di tengah keceriaan lomba, penampilan seni, dan bazar, ada semangat kebersamaan dan empati yang tumbuh dan menyatu.

Mengakhiri sambutannya, Maulana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan inklusivitas sebagai budaya bersama. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau sekolah, melainkan tugas moral seluruh warga kota.

“Peringatan ini mengingatkan kita bahwa inklusivitas bukan lagi pilihan, tetapi kewajiban moral. Mari kita ciptakan Kota Jambi yang ramah, adil, dan berkeadilan sosial bagi seluruh warganya, tanpa terkecuali,” pungkasnya.(*)




Pendidikan Jambi Melaju : Sekolah Digital Diuji Coba, 2.000 Pelajar Terima Beasiswa Kartu Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 tingkat Kota Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, pada Jumat pagi (2/5/2025).

Upacara itu berlangsung khidmat meski diguyur rintik hujan sejak pagi hari. Ribuan peserta, mulai dari siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga para guru dari seluruh wilayah Kota Jambi, tetap bertahan dan mengikuti jalannya upacara dengan penuh semangat dan penghormatan terhadap momen bersejarah itu.

Momentum peringatan Hardiknas tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan pendidikan di Kota Jambi. Di antaranya launching Sekolah Digital Kota Jambi Bahagia yang akan mulai diujicobakan untuk jenjang SMP. Selain itu, Pemkot Jambi juga menyerahkan sebanyak 2.000 beasiswa bagi siswa/i tingkat SD dan SMP melalui program Kartu Bahagia.

Acara ini juga dirangkai dengan pelepasan 16 orang Calon Paskibraka Kota Jambi yang akan mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Jambi. Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, dokter Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi yang turut hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti. Dalam amanatnya, Menteri menekankan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan hanya sekadar ajang seremonial yang diisi dengan kegiatan rutin, namun harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap kemajuan pendidikan nasional.

“Ini adalah momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa, sebagaimana ditegaskan dalam UUD 1945. Pada hakikatnya, pendidikan adalah proses membangun kepribadian utama, akhlak mulia, dan peradaban bangsa,” tegas Menteri dalam amanatnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan menjadi prioritas nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita keempat Presiden Prabowo, yang berkomitmen membangun sumber daya manusia sebagai aktor dan agen perubahan untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur serta memutus rantai kemiskinan.

“Untuk mewujudkan itu semua, dibutuhkan kerja sama semua pihak, pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa, karena pemerintah sebagai penyelenggara negara tidak bisa bekerja sendiri dengan keterbatasan sumber daya dan dana yang dimiliki,” tambahnya.

“Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, mari kita saling bergandeng tangan, bahu membahu, dan bergotong royong mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” tutup Abdul Mu’ti dalam amanatnya.

Usai membacakan amanat, Wali Kota Maulana juga menegaskan pentingnya menanamkan kembali Tujuh Kebiasaan Baik Anak-anak Indonesia Hebat, sebagai bagian dari karakter bangsa Indonesia. Ketujuh kebiasaan itu adalah: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

“Ini yang harus ditumbuhkan kembali. Jadikan sebagai kebiasaan dan gerakan bersama untuk mengawasi serta membimbing anak-anak. Ini adalah tonggak penting dalam menciptakan generasi Indonesia Emas tahun 2045,” tegas Maulana.

Namun, lanjutnya, semua itu hanya bisa terwujud melalui kerja sama berbagai pihak. “Sehingga anak-anak kita memiliki kemampuan intelektual dan karakter yang baik,” ujarnya.

Terkait dengan peluncuran Sekolah Digital Kota Jambi Bahagia, Wali Kota Maulana menyebut program ini sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong percepatan transformasi digital di sektor pendidikan. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman sekaligus meningkatkan minat belajar peserta didik melalui pendekatan yang lebih interaktif dan berbasis teknologi.

“Sekolah Digital ini adalah bagian dari visi besar kita untuk membentuk ekosistem pembelajaran yang modern, inklusif, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi,” ungkap Maulana. Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya sekadar penggunaan perangkat digital di ruang kelas, tetapi juga perubahan paradigma pembelajaran yang lebih kolaboratif dan kreatif.

Dengan diujicobakan di jenjang SMP, program ini diharapkan menjadi tonggak awal pembaruan metode pendidikan yang lebih relevan dengan generasi digital saat ini. Wali Kota juga menegaskan pentingnya kesiapan para tenaga pendidik untuk beradaptasi.

“Apalagi sekarang seluruh guru kita sudah 100 persen menjadi PPPK, ini harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas. Guru harus mampu menjadi fasilitator pembelajaran digital, bukan sekadar pengajar konvensional,” tegasnya.

Sekain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerataan akses pendidikan, dalam acara itu, Pemkot Jambi juga menyerahkan sebanyak 2.000 beasiswa kepada siswa-siswi tingkat SD dan SMP, yang diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi. Bantuan yang diberikan melalui program Kartu Bahagia itu diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

“Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan secara tepat, apalagi kita akan segera memasuki proses penerimaan peserta didik baru,” harap Maulana.

Kepada para guru, orang nomor satu di Kota Jambi itu juga berpesan agar peningkatan status menjadi PPPK tidak menurunkan semangat dan kinerja dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.

“Untuk peserta didik, saya juga berpesan agar terus berperilaku baik. Insya Allah, jika dilakukan secara konsisten, anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter baik,” pungkas Maulana.

Turut hadir dalam upacara Hardiknas tingkat Kota Jambi ini, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetya, Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Sundoro, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Martua Siregar, perwakilan Forkopimda Kota Jambi lainnya, Sekretaris Daerah A Ridwan, Ketua I TP PKK Kota Jambi Marsha Lystia Diza, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Jambi.(*)




Operasional Helen’s Play Mart Disorot, Walikota Jambi Ingatkan Etika dan Moral Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, turut menanggapi polemik seputar kembalinya operasional tempat hiburan malam Helen’s Play Mart di kawasan WTC Kota Jambi.

Ia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap hukum, namun juga mengingatkan bahwa aspek etika, moral, dan budaya tak boleh diabaikan.

“Khusus mengenai hal ini, kita harus berpedoman pada regulasi. Aturannya harus diikuti semua, termasuk soal izin dan kadar alkohol yang dijual,” ujar Maulana, Jumat (2/5/2025).

Meski secara hukum Helen’s telah memenuhi seluruh persyaratan legal, Wali Kota menekankan bahwa keberadaan tempat hiburan malam juga harus mempertimbangkan norma sosial dan kearifan lokal.

“Secara legal formal itu sah, tapi ada aturan lain yang tak tertulis, yaitu etika, moral, dan adat budaya. Para pelaku usaha hiburan harus memperhatikan itu,” katanya.

Maulana juga mengingatkan agar tidak ada promosi atau aktivitas yang bersifat vulgar di ruang publik.

Ia meminta agar pengelola tempat hiburan menjaga kesopanan dan tidak mencolok.

“Tidak boleh vulgar menjajakan di depan umum, tidak boleh ada iklan terbuka, dan tidak boleh pintunya langsung menghadap ke pusat keramaian atau area publik,” tegasnya.

Pernyataan Wali Kota ini menambah sorotan publik atas operasional Helen’s Play Mart, yang sebelumnya sempat disegel karena belum mengantongi izin lengkap dan mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat di Jambi.(*)




Kembali Beroperasi, Ini Status Legal Helen’s Play Mart di Mata Satpol PP Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sempat disegel dan direkomendasikan untuk ditutup secara permanen, tempat hiburan malam Helen’s Play Mart yang berlokasi di kawasan WTC Kota Jambi kini resmi kembali beroperasi. Pengelola disebut telah melengkapi seluruh dokumen perizinan, termasuk izin penjualan minuman beralkohol.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Feriadi, membenarkan bahwa Helen’s telah memenuhi seluruh persyaratan legal untuk kembali menjalankan aktivitas usahanya.

“Izin golongan A atau SKPL telah terbit pada pertengahan April lalu. Sementara izin golongan B dan C diterbitkan pada Senin, 28 April 2025,” kata Feriadi, baru-baru ini.

Menurut Feriadi, izin penjualan minuman beralkohol golongan A dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi, sementara izin golongan B dan C berasal dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi.

“Setelah semua izin dinyatakan lengkap, segel yang kami pasang telah dibuka. Saat ini Helen’s Play Mart secara hukum sah untuk kembali beroperasi,” tegasnya.

Namun demikian, Feriadi menambahkan bahwa Satpol PP tidak memiliki kewenangan untuk memastikan apakah tempat tersebut benar-benar sudah mulai buka kembali atau belum.

Untuk diketahui, pada Februari 2025 lalu, Helen’s Play Mart disegel oleh pihak berwenang karena tidak memiliki izin operasional secara lengkap.

Bahkan, DPRD Kota Jambi sempat merekomendasikan agar tempat hiburan tersebut ditutup secara permanen.

Dengan telah dikantonginya seluruh perizinan resmi, Helen’s kini dinyatakan memenuhi syarat hukum untuk melanjutkan operasional di Kota Jambi.(*)




Hotel OduaWeston Jambi Hadirkan Promo All You Can Eat, Mulai dari Rp85 Ribu Saja!

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Hotel OduaWeston Jambi kembali menghadirkan promo spesial untuk para pecinta kuliner dengan konsep all you can eat yang terjangkau dan menggugah selera.

Promo ini tersedia setiap hari, baik di hari kerja (weekdays) maupun akhir pekan (weekend), dengan harga mulai dari Rp85.000 per orang.

Marketing Communications Hotel OduaWeston Jambi, Husein, mengatakan bahwa promo ini merupakan bagian dari komitmen hotel dalam memberikan pengalaman kuliner terbaik bagi masyarakat Jambi dengan harga ramah di kantong.

“Untuk weekdays hanya Rp85 ribu per orang, sementara saat weekend Rp95 ribu. Pengunjung bisa menikmati sepuasnya berbagai pilihan menu khas nusantara dan favorit keluarga,” ujar Husein, Jumat (2/5/2025).

Menu yang disajikan dalam promo ini cukup beragam dan menggugah selera.

Di antaranya tersedia menu utama seperti nasi goreng.

Kemudian juga terdapat beberapa menu lain seperti ikan dori katsu, ayam suwir kemangi, kwitiaw goreng, nasi goreng, soto padang, bakso, es campur, buah-buahan segar, aneka kue tradisional, hingga minuman dingin dan panas.

“Semua menu disiapkan langsung oleh chef profesional kami, dengan standar kualitas hotel berbintang. Kami ingin semua tamu bisa menikmati hidangan terbaik dalam suasana nyaman dan elegan,” tambah Husein.

“Yang jelas menunya selalu berbeda tiap hari,” tandasnya.

Promo all you can eat ini terbuka untuk umum dan berlangsung di restoran utama Hotel OduaWeston Jambi.

Promo ini tak hanya pas untuk makan siang bareng keluarga, tapi juga cocok buat acara ulang tahu , arisan, gathering kantor, sampai reuni kecil-kecilan.

Bagi warga Jambi dan sekitarnya yang ingin merasakan pengalaman makan sepuasnya dengan harga terjangkau, promo ini bisa menjadi pilihan menarik.(*)




LAM Kota Jambi Soroti Pembukaan Kembali Helen’s, Ingatkan Soal Perda Minol

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sempat ditutup, Helen’s Play Mart Jambi kini resmi kembali beroperasi. Pembukaan kembali tempat hiburan malam tersebut mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi.

Ketua LAM Kota Jambi, Aswan Hidayat, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal telah menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan dengan memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi terkait keberadaan Helen’s.

“LAM bukan LSM atau ormas yang harus turun ke jalan melakukan aksi. Kami menyampaikan sikap melalui jalur resmi, memberikan pendapat dan masukan langsung kepada pemerintah,” tegas Aswan saat dikonfirmasi, Jumat (2/5/2025).

Aswan menyampaikan bahwa sejak munculnya upaya pemblokiran Helen’s Play Mart beberapa waktu lalu, LAM Kota Jambi telah aktif memberikan perhatian dan masukan secara kelembagaan.

“Hal itu juga telah kami sampaikan dalam konferensi pers di Aula Balai Adat Melayu Kota Jambi belum lama ini,” tambahnya.

LAM Kota Jambi Tekankan Kepatuhan Terhadap Perda

Dalam keterangannya, Aswan menegaskan bahwa LAM meminta seluruh pihak, khususnya pengelola tempat hiburan malam seperti Helen’s, untuk mematuhi aturan yang berlaku di daerah.

Salah satunya adalah Peraturan Daerah (Perda) Kota Jambi Nomor 07 Tahun 2010 tentang Pelarangan Pengedaran dan Penjualan Minuman Beralkohol di Tempat Umum.

“LAM meminta agar operasional Helen’s mengikuti aturan sesuai ketentuan dan Perda yang berlaku. Itu menjadi hal yang sangat penting agar tidak terjadi polemik berkepanjangan,” ujar Aswan.

Menurutnya, sekarang tanggung jawab ada pada pemerintah kota dan provinsi, serta dinas-dinas terkait, untuk memastikan aturan ditegakkan.

“Kami sudah menjalankan peran kami. Sekarang tinggal bagaimana langkah konkret dari pemerintah daerah dan OPD terkait dalam menegakkan regulasi,” pungkasnya.(*)




Peringati Hardiknas, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Tekankan Pentingnya Lingkungan Belajar yang Nyaman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi dari Fraksi NasDem, Martua Muda Siregar, menyampaikan apresiasinya atas semangat memperkuat sektor pendidikan di Tanah Air, khususnya di Kota Jambi.

Martua menilai, momentum Hardiknas harus dijadikan refleksi bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.

“Kami sangat mengapresiasi peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini. Harapan kami, mutu pendidikan di Kota Jambi semakin baik ke depannya, baik dari sisi kurikulum, tenaga pendidik, hingga kualitas lulusan,” ujarnya.

Namun demikian, Martua juga menyoroti bahwa sarana dan prasarana pendidikan di Kota Jambi masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diperhatikan serius.

Menurutnya, kenyamanan belajar sangat dipengaruhi oleh fasilitas yang memadai di lingkungan sekolah.

“Sarana dan prasarana sekolah masih menjadi catatan kami. Untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan mendukung, tentu diperlukan fasilitas yang baik,” kata dia.

“Ini yang akan terus kami dorong dalam fungsi pengawasan dan penganggaran di DPRD,” tambahnya.

Sebagai Ketua Komisi IV yang membidangi pendidikan, Martua menyatakan komitmennya untuk terus mendorong sinergi antara legislatif dan eksekutif demi menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak di Kota Jambi.(*)