Wawako Diza Sosialisasikan Program Rumel dan Balikat di Seminar Mahasiswa UNJA

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, tampil sebagai narasumber dalam Seminar Nasional bertema “Masa Depan Ekonomi Digital pada Era Bisnis Digital” yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi. Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Dies Natalis Program Studi Sistem Informasi ke-12, yang diselenggarakan pada Senin (5/5/2025), bertempat di Aula Rektorat Universitas Jambi, Kampus Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan interaktif, dihadiri oleh civitas akademika, dosen, serta ratusan mahasiswa dari berbagai program studi.

Seminar ini menjadi ajang penting untuk membangun pemahaman kritis mahasiswa terhadap dinamika dan tantangan perkembangan ekonomi digital, terutama bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi pelaku usaha di era digital.

Dalam paparannya yang bertajuk “Membangun Ekosistem Bisnis Digital: Peran Pengusaha Muda,” Wakil Wali Kota Diza menekankan pentingnya keberanian dan inovasi anak muda dalam menciptakan peluang bisnis berbasis teknologi digital.

Ia menyampaikan berbagai strategi yang telah dilakukan Pemerintah Kota Jambi dalam membangun ekosistem digital yang inklusif.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Butuh kolaborasi dengan kampus dan komunitas muda, terutama para mahasiswa, untuk mendorong lahirnya entrepreneur digital yang mampu bersaing secara global,” ujar Diza.

Wawako juga mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku utama dalam era ekonomi digital.

Ia menekankan pentingnya inovasi, literasi digital, dan keberanian dalam membangun usaha berbasis teknologi.

“Anak muda harus berani mengambil peran. Pemerintah Kota Jambi siap mendukung terciptanya pengusaha-pengusaha digital dari generasi milenial, termasuk dari kampus ini,” tegas Diza.

Tak hanya membahas peran strategis milenial, dalam kesempatan itu Diza juga turut mensosialisasikan 11 Program Prioritas Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinannya bersama Wali Kota Maulana.

Secara khusus, ia memperkenalkan dua program unggulan yang sangat relevan bagi kalangan mahasiswa, yaitu Ruang Milenial (Rumel) dan Balai Latihan Kerja Tematik (Balikat).

Menurut Diza, Rumel dirancang sebagai wadah kreatif dan kolaboratif bagi generasi muda untuk mengembangkan ide, inovasi, dan semangat kewirausahaan.

“Melalui Rumel, kita harapkan lahir generasi muda yang tangguh, kreatif, berdaya saing, dan mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” jelasnya.

Sementara Balikat, lanjut Diza, merupakan sarana pelatihan dan pengembangan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri dan pasar kerja saat ini. Program ini membuka akses lebih luas bagi anak muda untuk mendapatkan pelatihan tematik berbasis kompetensi.

“Dua program ini sangat cocok untuk mahasiswa. Bisa jadi jalan pembuka untuk mengembangkan diri, membangun usaha, atau menyiapkan karier di dunia kerja,” jelasnya.

Seminar semakin hidup dan interaktif saat sesi tanya jawab dibuka. Para peserta, khususnya mahasiswa, antusias menyampaikan pertanyaan dan pandangan kritis mereka.

Dengan gaya komunikatif dan terbuka, Wawako Diza menjawab satu per satu pertanyaan yang dilontarkan, menciptakan dialog inspiratif yang membangun.

Lebih dari sekadar forum ilmiah, seminar ini menjadi jembatan sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan generasi muda dalam mendorong terciptanya ekosistem digital yang inovatif, inklusif, dan siap membawa Jambi menuju masa depan yang lebih maju.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha dalam acara tersebut, Kepala Bappeda Kota Jambi Suhendri dan Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi Abu Bakar.(*)




Meriah dan Inspiratif! O2SN dan FLS3N 2025 Tingkat SD Resmi Dimulai di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Ribuan siswa Sekolah Dasar (SD) dari seluruh penjuru Kota Jambi tumpah ruah memadati halaman Karunia Global School, Senin pagi (5/5/2025), dalam pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Jambi tahun 2025.

Acara bergengsi tingkat SD ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, ditandai dengan penekanan sirene dan pelepasan balon ke udara. Pembukaan berlangsung meriah, diawali dengan parade devile seluruh kontingen, dilanjutkan atraksi seni dan olahraga seperti tarian tradisional, senam, karate, pencak silat, hingga penampilan drum band.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah, dengan mengusung tema:

“Sinergi Inovatif, Ekspresi Seni dan Kreatif untuk Mengembangkan Talenta Olahraga dan Seni Hebat Berkarakter Inspirasi Negeri.”

Sebanyak 1.500 siswa berpartisipasi dalam ajang ini, terdiri dari para juara 1, 2, dan 3 tingkat kecamatan yang akan berlaga di 12 cabang olahraga dan 10 cabang seni. Prestasi Kota Jambi tahun lalu menjadi pelecut semangat: berhasil meraih Juara Umum tingkat Provinsi Jambi dengan raihan 8 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu dari O2SN serta 2 emas dari cabang seni FLS3N.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Diza menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi merupakan wadah pembinaan karakter dan prestasi generasi muda Kota Jambi.

“O2SN dan FLS3N merupakan upaya berkelanjutan dalam menumbuhkan semangat berkompetisi, sportivitas, serta mengembangkan potensi dan karakter siswa sejak usia dini. Kita ingin melahirkan atlet dan seniman muda berprestasi yang menjadi inspirasi bagi negeri ini,” ujar Diza.

Ia juga mengajak semua pihak, mulai dari pendidik, pembina, juri, hingga masyarakat, untuk mendukung penuh pengembangan prestasi generasi muda di bidang olahraga, seni, dan budaya.

“Saya menaruh harapan besar kepada kontingen Kota Jambi agar mampu mengukir prestasi lebih tinggi di ajang provinsi hingga nasional,” imbuhnya.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh pendidikan, antara lain perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jambi, Ketua KONI Kota Jambi Antoni Karia Gumay, Anggota DPRD Kota Jambi M. Ananda Parnas, serta Direktur Operasional Global School Jambi, Lius, dan para kepala perangkat daerah.

Dengan penuh semangat, para peserta didorong untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Diza pun berpesan agar setiap langkah perjuangan mereka tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan integritas.

“Mari kita jadikan ajang ini sebagai tonggak untuk menilai dan menyempurnakan proses pembinaan, demi masa depan anak-anak kita yang lebih baik, unggul, dan membanggakan,” pungkasnya.(*)




Kota Jambi Pecahkan Rekor MURI, 1.200 Pegawai Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar INASIA

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Untuk pertama kalinya, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti oleh 1.200 pegawai Pemerintah Kota Jambi sukses memecahkan Rekor MURI sebagai pelatihan dengan peserta terbanyak yang diselenggarakan oleh Indonesia Anasthesia and Intensive Care Annual Scientific Meeting (INASIA) 2025. Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha dan turut didukung langsung oleh Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, yang menegaskan komitmen Pemprov Jambi dalam mendorong peningkatan kapasitas penyelamatan jiwa di tingkat daerah.

Penyerahan piagam penghargaan Rekor MURI dilakukan oleh Senior Customer Relations Manager MURI, Andre Purwandono, kepada Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dalam kegiatan “Lifesaving Action: CPR On The Road” yang berlangsung di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Minggu pagi (4/5/2025).

Ajang prestisius ini menjadi puncak dari rangkaian Annual Meeting ke-7 INASIA yang berlangsung pada 30 April hingga 4 Mei 2025 di Kota Jambi, mengusung tema “Critical Care on the Edge: Strategies and Innovations for Saving Lives in Limited Resources.” Pelatihan ini mengangkat pentingnya kemampuan dasar pertolongan pertama, terutama dalam situasi henti napas atau henti jantung mendadak.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian ini. Ia menekankan bahwa pelatihan BHD tidak hanya menjadi momentum pemecahan rekor, tetapi juga merupakan investasi penting bagi kesiapsiagaan aparatur pemerintah dalam menyelamatkan nyawa.

“Sebagai pelayan publik, pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama sangat krusial, terutama bagi dinas-dinas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ungkap Diza.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tapi wujud nyata dari pelayanan prima untuk masyarakat,” imbuhnya.

Wakil Gubernur Jambi, H. Abdullah Sani, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi langkah progresif Pemkot Jambi. Dalam sambutannya, ia berharap pelatihan semacam ini terus diperluas dan dikembangkan agar masyarakat semakin sadar dan sigap dalam memberikan pertolongan pertama.

“Kita butuh kolaborasi lintas sektor untuk membangkitkan kepedulian, memperkuat rasa kemanusiaan, dan meningkatkan angka harapan hidup masyarakat,” ujarnya.

Kehadiran Wakil Gubernur Jambi bersama jajaran Pemerintah Provinsi menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah kota dan provinsi dalam upaya edukasi penyelamatan nyawa melalui pelatihan massal yang berskala nasional ini.

Sementara itu, Ketua INASIA Dr. dr. Faisal Muchtar, Sp.An-TI, Subsp.T.I.(K). FISQua, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu dari tiga capaian utama dalam Annual Meeting ke-7 INASIA. Selain pelatihan terakreditasi nasional dan kerja sama internasional dengan Malaysia dan Jerman, rekor pelatihan BHD di Kota Jambi menjadi simbol kuatnya semangat edukasi dan solidaritas profesional kesehatan.

Ditempat yang sama, panitia kegiatan, dr. Ade Susanti, Sp.An-TI, Subsp.T.I.(K), menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi para peserta untuk dapat menyelamatkan nyawa dalam situasi darurat. Seluruh peserta juga akan memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi yang diperoleh.

Acara ini juga turut melibatkan berbagai pihak, termasuk Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana, Fakultas Kedokteran Universitas Jambi, relawan dokter, dan tenaga kesehatan. Selain itu juga tampak hadir Sekda Kota Jambi A. Ridwan beserta jajaran Pemerintah Kota Jambi, Ketua IDI Wilayah dan Kota Jambi, serta para akademisi.

Penutup kegiatan ditandai dengan komitmen bersama untuk menjadikan Kota Jambi sebagai pionir kota siaga darurat kesehatan. “Semoga dengan edukasi masif ini, Kota Jambi semakin bahagia, sehat, dan tanggap dalam menyelamatkan kehidupan,” pungkas Wakil Wali Kota Diza.(*)




Terbaru! Jadwal Pesawat Bandara Sultan Thaha Jambi Hari Ini, 4 Mei 2025 Ada Penerbangan ke Yogyakarta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi Anda yang akan bepergian melalui Bandara Sultan Thaha Jambi hari ini, Minggu, 4 Mei 2025, simak jadwal keberangkatan berikut agar perjalanan Anda berjalan lancar.

Tercatat ada 10 penerbangan dari berbagai maskapai menuju beberapa destinasi populer seperti Jakarta (CGK), Yogyakarta (YIA), dan Batam (BTH).

Operasional bandara dimulai sejak pukul 06.00 hingga 19.00 WIB, dan penerbangan pertama sudah dimulai sejak pagi hari.

Berikut ini adalah jadwal keberangkatan pesawat dari Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB):

Jadwal Keberangkatan Bandara Sultan Thaha Jambi – Minggu, 4 Mei 2025

No Maskapai Nomor Penerbangan Rute Tujuan Waktu Berangkat
1 Lion Air JT 601 DJB – CGK 06:10 WIB
2 Super Air Jet IU 377 DJB – YIA 09:00 WIB
3 Batik Air ID 6805 DJB – CGK 09:20 WIB
4 Garuda Indonesia GA 127 DJB – CGK 11:25 WIB
5 Super Air Jet IU 843 DJB – CGK 12:25 WIB
6 Citilink QG 967 DJB – CGK 15:45 WIB
7 Super Air Jet IU 974 DJB – BTH 16:05 WIB
8 Garuda Indonesia GA 135 DJB – CGK 17:45 WIB
9 Super Air Jet IU 847 DJB – CGK 18:30 WIB
10 Batik Air ID 6803 DJB – CGK 18:50 WIB

Catatan: Seluruh penerbangan dari Bandara Sultan Thaha (kode bandara: DJB) didominasi oleh rute menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK), menandakan tingginya mobilitas penumpang dari Jambi ke ibu kota.

Bandara Sultan Thaha Jambi dikelola oleh InJourney Airports, dan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa transportasi udara.(*)




Wali Kota Jambi Deklarasikan Tolak Judi Online Saat Peringatan Hardiknas 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Pemerintah Kota Jambi menggelar jalan santai edukatif yang melibatkan ribuan siswa dan guru dari berbagai sekolah.

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu pagi, 3 Mei 2025, dengan titik start di lapangan Kantor Wali Kota Jambi.

Acara yang diinisiasi oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Jambi, juga diisi dengan deklarasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan penolakan terhadap judi online (judol).

Dalam sambutannya, Maulana menekankan pentingnya menanamkan tujuh kebiasaan positif sejak dini, yaitu: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.

“Kebiasaan ini harus menjadi budaya dalam keluarga dan sekolah. Jika diterapkan secara konsisten, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi hebat,” ujar Maulana.

Maulana juga mengangkat isu serius terkait maraknya judi online yang bahkan melibatkan pegawai pemerintahan.

Ia menyebutkan bahwa banyak pegawai yang terjerat pinjaman online karena terlibat judol, bahkan ada yang sampai diberhentikan dari pekerjaannya.

“Provinsi Jambi tercatat sebagai salah satu wilayah dengan tingkat partisipasi judi online tinggi, padahal kita dikenal sebagai masyarakat religius dan berbudaya,” katanya.

Maulana menginstruksikan kepada para kepala sekolah untuk memeriksa penggunaan ponsel guru dan memberikan pembinaan jika ditemukan indikasi keterlibatan dalam judol.

“Tidak ada yang menjadi kaya karena judi online. Yang ada justru kehancuran keluarga dan masa depan,” tegasnya.

Pada Jumat (2/5/2025), Maulana juga meresmikan Program Sekolah Digital Bahagia dan menyalurkan 2.000 beasiswa pendidikan bagi siswa SD dan SMP se-Kota Jambi.

Program digitalisasi sekolah ini bertujuan untuk mendorong adaptasi teknologi dalam proses belajar-mengajar.

Melalui portal digital yang disediakan, guru, kepala sekolah, siswa, orang tua, dan Dinas Pendidikan dapat memantau proses pembelajaran secara real-time.

“Semua aktivitas siswa, nilai, hingga progres belajar bisa dipantau. Ini bagian dari komitmen kami dalam menciptakan pendidikan berkualitas dan merata,” ungkap Maulana.

Ia juga mendorong guru agar lebih kreatif dan inovatif dengan menggunakan media pembelajaran interaktif seperti aplikasi, video, dan platform digital lainnya.(*)




INASIA 2025 Warnai Jambi, Wali Kota Maulana Apresiasi Kontribusi Dunia Medis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi menjadi tuan rumah perhelatan akbar 7th Annual Scientific Meeting of INASIA (Indonesian Society of Intensivist Anesthesiologist) 2025, yang digelar pada 30 April hingga 4 Mei 2025.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin) menggelar gala dinner dan pengukuhan dokter spesialis di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat malam (2/5/2025).

Kegiatan ilmiah nasional yang mengangkat tema “Critical Care on the Edge: Strategies and Innovations for Saving Lives in Limited Resources” ini dihadiri lebih dari 500 dokter anestesiologi dari seluruh Indonesia.

Acara juga turut dihadiri Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, bersama istri Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyambut baik kedatangan para dokter spesialis, seraya menyebut bahwa kegiatan nasional ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan budaya, sejarah, dan kuliner khas Jambi.

Ia juga menekankan dampak positif kegiatan terhadap perekonomian lokal.

“Event seperti ini mendorong pertumbuhan sektor UMKM, perhotelan, transportasi, dan ekonomi kreatif Jambi,” ujarnya.

Puncak acara INASIA 2025 akan digelar Minggu (4/5/2025) dengan agenda pelatihan Resusitasi Jantung Paru (RJP) kepada 1.400 ASN, yang ditargetkan memecahkan rekor MURI untuk pelatihan RJP terbanyak secara serentak.

Ketua INASIA, Dr. dr. Faisal Muchtar, Sp.An-TI, Subsp.TI, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Jambi.

Ia menyebut INASIA 2025 juga menjadi momen bersejarah dengan hadirnya pelatihan pertama di Indonesia untuk dokter umum yang bertugas di ICU.

Ketua Perdatin Jambi, dr. Ade Susanti, Sp.An-TIC KIC, menjelaskan kegiatan lain selama acara berlangsung, mulai dari webinar ilmiah nasional, workshop pelatihan ICU, lomba mini soccer, lomba poster ilmiah berbasis kasus, hingga city tour ke berbagai destinasi wisata di Jambi.

Acara gala dinner juga dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jambi Johansyah, SE, ME, Sekda Kota Jambi, serta perwakilan OPD Pemerintah Kota Jambi.(*)




Indeks Literasi Keuangan Indonesia 2025 Naik Jadi 66,46 Persen

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025.

Hasil survei menunjukkan peningkatan signifikan indeks literasi keuangan Indonesia menjadi 66,46 persen, dan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51 persen.

Capaian ini meningkat dibandingkan SNLIK 2024 yang mencatat masing-masing 65,43 persen dan 75,02 persen.

Pengumuman hasil SNLIK 2025 disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, bersama Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, di Kantor BPS, Jakarta, Jumat (2/5/2025).

SNLIK 2025 dilakukan sebagai bagian dari komitmen OJK dan BPS untuk memotret perkembangan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia secara komprehensif.

Survei ini menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan edukasi keuangan dan pengembangan layanan keuangan yang inklusif ke depan.

Dua Metode Pengukuran SNLIK 2025

SNLIK 2025 menggunakan dua metode pengukuran:

  1. Metode Keberlanjutan: Mengukur sembilan sektor jasa keuangan seperti perbankan, pasar modal, asuransi, fintech lending, dan sistem pembayaran.

  2. Metode Cakupan DNKI: Memperluas cakupan dengan menambahkan sektor seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, koperasi simpan pinjam, dan lembaga jasa keuangan lainnya.

Melalui Metode Cakupan DNKI, indeks literasi keuangan tercatat sebesar 66,64 persen dan inklusi keuangan mencapai 92,74 persen.

Selain itu, literasi keuangan syariah mencapai 43,42 persen dan inklusi keuangan syariah berada di angka 13,41 persen.

Profil Responden dan Metodologi

Survei ini dilakukan pada 10.800 responden di 34 provinsi, mencakup 120 kota/kabupaten. Pengumpulan data dilakukan sejak 22 Januari hingga 11 Februari 2025.

Responden berusia antara 15 hingga 79 tahun, dipilih menggunakan metode stratified multistage cluster sampling.

Indeks literasi mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku, sedangkan inklusi keuangan diukur berdasarkan penggunaan produk dan layanan keuangan.

Temuan Penting Berdasarkan Karakteristik Responden

Berdasarkan Wilayah:

  • Perkotaan mencatat literasi 70,89 persen dan inklusi 83,61 persen.

  • Perdesaan tercatat lebih rendah, yaitu 59,60 persen (literasi) dan 75,70 persen (inklusi).

Berdasarkan Jenis Kelamin:

  • Laki-laki: literasi 67,32 persen, inklusi 80,73 persen.

  • Perempuan: literasi 65,58 persen, inklusi 80,28 persen.

Berdasarkan Usia:

  • Usia 26–35 tahun memiliki literasi dan inklusi tertinggi.

  • Usia 15–17 tahun dan 51–79 tahun mencatat angka terendah.

Berdasarkan Pendidikan:

  • Lulusan perguruan tinggi memiliki literasi 90,63 persen dan inklusi 99,10 persen.

  • Tidak tamat SD: literasi 43,20 persen dan inklusi 56,95 persen.

Berdasarkan Pekerjaan:

  • Pegawai/profesional dan pengusaha memiliki indeks tertinggi.

  • Petani, nelayan, dan tidak bekerja tercatat paling rendah.

Fokus OJK ke Depan

Hasil SNLIK 2025 menjadi acuan OJK dalam menyusun strategi peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional.

OJK akan memprioritaskan kelompok dengan indeks terendah seperti perempuan, penduduk pedesaan, usia remaja dan lansia, serta masyarakat berpendidikan rendah dan pekerjaan informal.

Langkah-langkah tersebut sejalan dengan Peta Jalan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen 2023–2027, serta mendukung RPJMN 2025–2029 dan RPJPN 2025–2045.(*)




Piala Bergilir Wali Kota Diperebutkan, Maulana Siapkan Banyak Event untuk Atlet Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat sportivitas menggema di Gedung Olahraga (GOR) Kotabaru, Sabtu pagi (3/5/2025), saat Wali Kota Jambi, dokter Maulana secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Jambi Cup Tahun 2025. Kejuaraan bergengsi ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Digelar pada 3–6 Mei 2025, ajang ini tak hanya diramaikan oleh atlet lokal Jambi, tetapi juga diikuti oleh pendekar-pendekar muda dari berbagai wilayah di Sumatera, seperti Musi Rawas, Banyuasin, Palembang, Riau, hingga Sumatera Utara. Total 977 atlet dari berbagai perguruan pencak silat turut berpartisipasi untuk memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya sekadar pertandingan, melainkan wadah pembinaan atlet dan upaya mencetak generasi yang tangguh dan berprestasi.

“Tidak hanya pencak silat, ke depan kita juga akan gelar kejuaraan renang dan balap motor tingkat nasional. Karena semakin banyak kejuaraan, maka semakin banyak pula ruang bagi atlet kita untuk berkembang,” ujar Maulana di hadapan ratusan atlet dan pendukung yang memadati arena.

Maulana juga menyampaikan dukungannya terhadap dunia olahraga melalui kebijakan pemanfaatan aset milik Pemerintah Kota yang tidak terpakai. Ia mendorong cabang olahraga, termasuk pencak silat, untuk menjadikan aset tersebut sebagai pusat pelatihan.

“Silakan manfaatkan aset-aset Pemkot yang terbengkalai, agar semangat atlet tetap terjaga dan prestasi bisa terus diasah,” ungkapnya. Pesan itu disambut antusias oleh para pengurus perguruan dan pelatih pencak silat yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI, IPSI, hingga panitia dan wasit yang telah bekerja keras menyukseskan kejuaraan ini.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama untuk memajukan dunia olahraga, khususnya pencak silat, yang menjadi warisan budaya sekaligus kebanggaan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Jambi Budi Setiawan menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya kejuaraan ini. Ia menyebut Kota Jambi sebagai gudang atlet berbakat yang perlu terus difasilitasi.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemkot Jambi. Ini ajang pemanasan yang sangat penting bagi para atlet sebelum mereka melangkah ke even-even nasional dan internasional,” ujarnya.

Budi juga berpesan kepada para atlet agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan. “Bertandinglah dengan semangat, tapi juga dengan hati yang besar. Sportivitas adalah kunci untuk meraih kesuksesan sejati,” tutupnya.

Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Jambi Cup bukan hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wahana mempererat silaturahmi antarperguruan dan memperkuat rasa cinta terhadap budaya bangsa.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus mengharumkan nama Kota Jambi, kejuaraan ini diharapkan menjadi pondasi lahirnya atlet-atlet pencak silat masa depan yang mampu bersaing di panggung nasional dan internasional.(*)




Autism Expo 2025, Bukti Nyata Wujud Kota Jambi yang Ramah Inklusif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi kembali menunjukkan komitmennya sebagai kota yang ramah terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Hal itu tercermin dalam pelaksanaan kegiatan “Autism and Special Needs Children Expo 2025”, yang digelar di Atrium Mall WTC Batanghari, Sabtu (3/5/2025), dalam rangka memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia dan Hari Pendidikan Nasional.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh SLB Harapan Mulya Kota Jambi ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa pembangunan kota yang inklusif dan ramah terhadap keberagaman adalah bagian dari cita-cita besar Pemerintah Kota Jambi. Terlebih dalam konteks memberikan ruang dan pengakuan yang setara bagi anak-anak penyandang autisme dan kebutuhan khusus lainnya.

Dengan mengusung tema “Inklusivitas Tanpa Batas, Bersama Dalam Keberagaman, Bersinergi Meraih Prestasi,” kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang peringatan, tetapi juga sarana edukasi, ekspresi, dan unjuk bakat bagi anak-anak dari berbagai sekolah reguler dan SLB se-Kota Jambi.

Sebanyak 250 peserta dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA terlibat aktif dalam berbagai lomba, pentas seni, hingga bazar kreatif yang berlangsung selama dua hari, 3–4 Mei 2025. Mereka tampil penuh semangat dan antusias, menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berkarya dan berprestasi.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Ketua I TP PKK Marsha Lystia, Kepala Sekolah SLB Harapan Mulya Yuli Maryati, jajaran tenaga pendidik, serta para orang tua dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi telah menyusun kebijakan konkret untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif melalui diterbitkannya Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 11 Tahun 2025. Peraturan ini menjadi dasar dalam memberikan akses yang lebih mudah dan setara di berbagai bidang, termasuk pendidikan, layanan publik, hingga dunia usaha, bagi anak-anak penyandang disabilitas dan kebutuhan khusus lainnya.

“Perwal ini tidak hanya menjadi simbol keberpihakan, tetapi juga menjadi alat kerja nyata pemerintah daerah untuk memberikan ruang yang adil dan memudahkan akses layanan bagi mereka,” jelas Maulana.

Wali Kota menekankan bahwa peringatan Hari Peduli Autisme harus menjadi momentum refleksi bersama. Menurutnya, masyarakat perlu lebih terbuka, memahami, dan menerima perbedaan sebagai bagian dari kekuatan dalam membangun peradaban kota yang maju dan manusiawi.

“Mereka adalah warga kita juga, anak-anak kita juga. Mereka bukan untuk dikasihani, tapi untuk diberdayakan. Mereka memiliki potensi besar, dan itu tugas kita untuk mendukung tumbuh kembangnya,” tegas Maulana.

Maulana juga mengapresiasi langkah SLB Harapan Mulya yang konsisten menjadi pelopor pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Jambi. Menurutnya, kegiatan ini merupakan cermin sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang inklusi yang nyata di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama SLB Harapan Mulya, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan luar biasa. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bentuk nyata pengakuan hak dan peran anak-anak istimewa kita,” ujarnya.

Acara yang dikemas meriah ini tak hanya menjadi panggung kreativitas anak-anak, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya penerimaan sosial terhadap keberagaman. Di tengah keceriaan lomba, penampilan seni, dan bazar, ada semangat kebersamaan dan empati yang tumbuh dan menyatu.

Mengakhiri sambutannya, Maulana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan inklusivitas sebagai budaya bersama. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau sekolah, melainkan tugas moral seluruh warga kota.

“Peringatan ini mengingatkan kita bahwa inklusivitas bukan lagi pilihan, tetapi kewajiban moral. Mari kita ciptakan Kota Jambi yang ramah, adil, dan berkeadilan sosial bagi seluruh warganya, tanpa terkecuali,” pungkasnya.(*)




Pendidikan Jambi Melaju : Sekolah Digital Diuji Coba, 2.000 Pelajar Terima Beasiswa Kartu Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 tingkat Kota Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, pada Jumat pagi (2/5/2025).

Upacara itu berlangsung khidmat meski diguyur rintik hujan sejak pagi hari. Ribuan peserta, mulai dari siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga para guru dari seluruh wilayah Kota Jambi, tetap bertahan dan mengikuti jalannya upacara dengan penuh semangat dan penghormatan terhadap momen bersejarah itu.

Momentum peringatan Hardiknas tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan pendidikan di Kota Jambi. Di antaranya launching Sekolah Digital Kota Jambi Bahagia yang akan mulai diujicobakan untuk jenjang SMP. Selain itu, Pemkot Jambi juga menyerahkan sebanyak 2.000 beasiswa bagi siswa/i tingkat SD dan SMP melalui program Kartu Bahagia.

Acara ini juga dirangkai dengan pelepasan 16 orang Calon Paskibraka Kota Jambi yang akan mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Jambi. Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, dokter Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi yang turut hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti. Dalam amanatnya, Menteri menekankan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan hanya sekadar ajang seremonial yang diisi dengan kegiatan rutin, namun harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap kemajuan pendidikan nasional.

“Ini adalah momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa, sebagaimana ditegaskan dalam UUD 1945. Pada hakikatnya, pendidikan adalah proses membangun kepribadian utama, akhlak mulia, dan peradaban bangsa,” tegas Menteri dalam amanatnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan menjadi prioritas nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita keempat Presiden Prabowo, yang berkomitmen membangun sumber daya manusia sebagai aktor dan agen perubahan untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur serta memutus rantai kemiskinan.

“Untuk mewujudkan itu semua, dibutuhkan kerja sama semua pihak, pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa, karena pemerintah sebagai penyelenggara negara tidak bisa bekerja sendiri dengan keterbatasan sumber daya dan dana yang dimiliki,” tambahnya.

“Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, mari kita saling bergandeng tangan, bahu membahu, dan bergotong royong mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” tutup Abdul Mu’ti dalam amanatnya.

Usai membacakan amanat, Wali Kota Maulana juga menegaskan pentingnya menanamkan kembali Tujuh Kebiasaan Baik Anak-anak Indonesia Hebat, sebagai bagian dari karakter bangsa Indonesia. Ketujuh kebiasaan itu adalah: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

“Ini yang harus ditumbuhkan kembali. Jadikan sebagai kebiasaan dan gerakan bersama untuk mengawasi serta membimbing anak-anak. Ini adalah tonggak penting dalam menciptakan generasi Indonesia Emas tahun 2045,” tegas Maulana.

Namun, lanjutnya, semua itu hanya bisa terwujud melalui kerja sama berbagai pihak. “Sehingga anak-anak kita memiliki kemampuan intelektual dan karakter yang baik,” ujarnya.

Terkait dengan peluncuran Sekolah Digital Kota Jambi Bahagia, Wali Kota Maulana menyebut program ini sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong percepatan transformasi digital di sektor pendidikan. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman sekaligus meningkatkan minat belajar peserta didik melalui pendekatan yang lebih interaktif dan berbasis teknologi.

“Sekolah Digital ini adalah bagian dari visi besar kita untuk membentuk ekosistem pembelajaran yang modern, inklusif, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi,” ungkap Maulana. Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya sekadar penggunaan perangkat digital di ruang kelas, tetapi juga perubahan paradigma pembelajaran yang lebih kolaboratif dan kreatif.

Dengan diujicobakan di jenjang SMP, program ini diharapkan menjadi tonggak awal pembaruan metode pendidikan yang lebih relevan dengan generasi digital saat ini. Wali Kota juga menegaskan pentingnya kesiapan para tenaga pendidik untuk beradaptasi.

“Apalagi sekarang seluruh guru kita sudah 100 persen menjadi PPPK, ini harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas. Guru harus mampu menjadi fasilitator pembelajaran digital, bukan sekadar pengajar konvensional,” tegasnya.

Sekain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerataan akses pendidikan, dalam acara itu, Pemkot Jambi juga menyerahkan sebanyak 2.000 beasiswa kepada siswa-siswi tingkat SD dan SMP, yang diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi. Bantuan yang diberikan melalui program Kartu Bahagia itu diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

“Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan secara tepat, apalagi kita akan segera memasuki proses penerimaan peserta didik baru,” harap Maulana.

Kepada para guru, orang nomor satu di Kota Jambi itu juga berpesan agar peningkatan status menjadi PPPK tidak menurunkan semangat dan kinerja dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.

“Untuk peserta didik, saya juga berpesan agar terus berperilaku baik. Insya Allah, jika dilakukan secara konsisten, anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter baik,” pungkas Maulana.

Turut hadir dalam upacara Hardiknas tingkat Kota Jambi ini, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetya, Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Sundoro, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Martua Siregar, perwakilan Forkopimda Kota Jambi lainnya, Sekretaris Daerah A Ridwan, Ketua I TP PKK Kota Jambi Marsha Lystia Diza, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Jambi.(*)