Bersama Arsitek, Wali Kota Maulana Perkuat Kolaborasi Mewujudkan Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M. K. M, secara resmi membuka kegiatan Pameran Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jambi yang dirangkai pula pelantikan dan rapat kerja IAI periode 2024-2027 yang berlangsung di Atrium WTC Pasar Jambi, Jumat (23/05/2025).

Mengusung tema “Kolaborasi Dalam Berkarya Untuk Melestarikan Arsitektur Jambi”, pameran ini dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 23 hingga 25 Mei 2025 dengan menampilkan berbagai macam produk unggulan.

Dikesempatan itu, Wali Kota Jambi Maulana mengungkapkan pentingnya peran arsitek ditengah berkembangnya kota Jambi dengan tetap memperhatikan kearifan lokal.

“Dalam upaya pembangunan bernuansa modern saat ini, kita juga tidak boleh melupakan kearifan lokal daerah yang harus diangkat untuk menjadi potensi dan identitas daerah yang sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia yaitu Penguatan pengelolaan infrastruktur dan lingkungan hidup yang merata, berkualitas dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Wali Kota juga menyebut, kota tua di kawasan Pasar Jambi yang saat ini mulai ditinggalkan akan kembali diperbarui dengan mengangkat sejarah kearifan lokal yang bernuansa modern. Oleh karena itu dibutuhkan peran dari arsitektur dalam berkreativitas.

“Kita akan memulainya dengan menggelar festival tumpah ruah pada 28 Mei mendatang dengan mengajak dan memprioritaskan komunitas-komunitas anak muda lokal,” sebutnya.

Dirinya berharap keberadaan arsitek, khususnya dalam naungan IAI melalui program-programnya bisa terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi yang baik bersama pemerintah dan semua pihak.

“Mari kita berkolaborasi membangun Jambi ini dengan nuansa modern tetapi tidak melupakan kearifan lokal daerah yang sangat penting,” harapnya.

Wali Kota Maulana juga mengajak mahasiswa arsitektur untuk turut serta berpartisipasi dalam pembangunan dengan menciptakan ide-ide dan inovasi.

“Mungkin ada dari hasil penelitian maupun skripsi nya, silahkan sampaikan, saya bisa mengarahkan langsung kepada Dinas PUPR kota Jambi untuk menindaklanjuti,” tutur Maulana.

Kepada kepengurusan IAI yang baru Maulana juga mengucapkan selamat, dengan harapan dapat terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur Kota Jambi yang berkelanjutan serta mampu memberikan daya ungkit terhadap aktivitas perekonomian di Kota Jambi.

Sementara itu, Ketua IAI Jambi Selamat menyebut, pameran ini dilakukan untuk terus mendorong profesionalisme arsitek dan memperkuat jejaring dengan pelaku industri serta mengenalkan inovasi dan perkembangan terbaru di dunia material bangunan.

“Kemajuan arsitektur memang tidak bisa dipisahkan dari kemajuan teknologi, melalui kegiatan ini kami berharap dapat menciptakan ruang dialog antara arsitek, produsen material, jasa kontruksi dan akademisi serta masyarakat luas,” singkatnya.

Pembukaan Pameran Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jambi ditutup dengan pemberian cinderamata oleh ketua IAI Jambi kepada Wali Kota Maulana yang dilanjutkan dengan peninjauan stand-stand pameran milik para mitra IAI.

Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua Umum Pengurus Nasional IAI diwakili oleh Pengurus Nasional Region I Teuku Ivan, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana Fitra, para Akademisi Arsitektur, Stakeholder terkait, serta tamu undangan lainnya.(*)




Walikota Maulana Dorong Optimalisasi Call Center Bahagia dalam Rakor Kegawatdaruratan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat sistem layanan kegawatdaruratan demi menjamin hak dasar warga untuk mendapat pertolongan yang cepat, tepat, dan manusiawi. Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Penanganan Kegawatdaruratan Medis, yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat (23/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi di bawah program Call Center Bahagia, yang dirancang untuk menghadirkan layanan darurat terpadu dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri oleh para pimpinan rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya di Kota Jambi.

Sejumlah narasumber juga dihadirkan, antara lain Kepala Badan Pengawas Rumah Sakit Provinsi Jambi Dr. R. Deden Sucahyana, Ketua Persi Jambi Dr. Hermina M. Basrie, perwakilan BPJS Kesehatan Rosselini Triana, serta Kadis Dukcapil Kota Jambi Drs. Nirwan Ilyas.

Dalam arahannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menekankan pentingnya membangun sistem penanganan kegawatdaruratan terpadu yang bisa merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan terkoordinasi.

“Kami telah menyiapkan satu unit layanan baru melalui Call Center Bahagia dalam bentuk UPTD yang siap merespons berbagai kegawatdaruratan. Selain itu, kami juga membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan pimpinan setingkat eselon II, sebagai penguatan sistem layanan satu pintu,” ungkap Maulana.

Langkah ini, lanjut Maulana, menjadi bagian dari implementasi visi Kota Jambi Bahagia, sebuah kota perdagangan dan jasa yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.

UPTD Call Center Bahagia nantinya akan dipimpin seorang dokter eselon IV A, didampingi sekretaris eselon IV B, dan akan bersinergi dengan unsur kepolisian serta TNI dalam merespons kondisi darurat secara kolaboratif.

“Layanan ini akan kami buat semudah mungkin untuk diakses masyarakat, bebas pulsa, dan siap siaga kapan pun dibutuhkan. Semua sistem yang terhubung akan bergerak bersamaan,” tegas Wali Kota.

Selain itu, Wali Kota Maulana juga menegaskan koordinasi dan sinergi yang baik mempunyai peran penting mewujudkan SPGDT (Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu) dalam memberikan pelayanan menyelamatkan nyawa orang.

Tak hanya dari sisi medis dan penyelamatan, Pemkot Jambi juga memperkuat sistem administrasi dukcapil untuk mendukung integrasi data kegawatdaruratan, seperti pendataan kelahiran dan kematian yang langsung terhubung dengan fasilitas kesehatan.

Wali Kota Maulana juga menyampaikan bahwa ke depan titik-titik posko pemadam kebakaran akan diperluas hingga menjangkau setiap kecamatan, demi mempercepat waktu tanggap darurat.

Selain pelayanan darurat medis, sinergi Pemkot Jambi dengan BPJS juga terus diperluas untuk menjamin kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja.

“Pelayanan yang baik adalah hak rakyat. Dan pemerintah harus hadir untuk menjamin itu,” pungkas Maulana.

Rakor ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, yang juga turut dihadiri Staf Ahli Wali Kota, sejumlah Kepala OPD, Kepala Puskesmas serta stakeholder kesehatan lainnya di lingkup Kota Jambi.(*)




Gerakan Bersih Korem 042/Gapu Disambut, Wali Kota Maulana: Ini Wujud Sinergi Nyata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., memberikan apresiasi atas pelaksanaan Gerakan Jum’at Bersih yang digagas oleh Korem 042/Gapu.

Bertempat di kawasan Pasar Talang Banjar, Jumat pagi (23/5/2025), Wali Kota Maulana turut hadir dan bahkan ikut turun langsung mengikuti gotong royong dalam aksi karya bakti pembersihan yang melibatkan ratusan personel gabungan lintas instansi.

Kegiatan yang mengangkat tema “Mewujudkan Lingkungan yang Bersih, Rapi, dan Nyaman di Provinsi Jambi” tersebut diawali dengan apel pelepasan personel yang dipimpin langsung oleh Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetya, jajaran Forkopimda, Sekda A Ridwan serta Kepala Perangkat Daerah Provinsi dan Kota Jambi.

Sebanyak 320 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, hingga Gerakan Pramuka diterjunkan untuk menyisir dan membersihkan seluruh area Pasar Talang Banjar.

Menurut Danrem 042/Gapu, aksi bersih-bersih ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di bawah jajaran Korem 042/Gapu.

“Hari ini kita laksanakan secara serentak di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan,” ungkap Brigjen TNI Heri Purwanto.

Sementara itu, Wali Kota Maulana menyampaikan terima kasih atas dukungan Korem 042/Gapu dalam menjaga kebersihan lingkungan Kota Jambi, khususnya di kawasan pasar tradisional.

“Ini merupakan kawasan yang sering menjadi sorotan masyarakat. Saya mewakili pemerintah dan warga Kota Jambi mengucapkan terima kasih atas kontribusi nyata TNI melalui Korem 042/Gapu dalam mendukung upaya menciptakan pasar yang bersih dan tertib,” ujar Maulana.

Wali Kota Maulana juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyosialisasikan rencana strategis Pemkot Jambi pasca Idul Adha mendatang.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah kota akan melakukan penertiban terhadap sekitar 450 pedagang yang berjualan di luar area resmi Pasar Talang Banjar, yang selama ini menempati badan jalan dan menutup saluran drainase.

“Para pedagang tersebut akan kami relokasi ke Pasar Angso Duo dengan fasilitas lapak gratis selama enam bulan. Kawasan yang ditertibkan nantinya akan dikembangkan menjadi zona ekonomi baru yang bersih dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Maulana menambahkan, pasca relokasi pedagang, kawasan tersebut akan direvitalisasi secara menyeluruh. Nantinya, akan dibangun median jalan, jalur pedestrian di kedua sisi, serta dilengkapi penerangan jalan untuk menciptakan suasana yang terang, aman, dan estetik di malam hari serta ramah pejalan kaki.

“Kawasan ini akan menjadi ruang publik yang tertib, bersih, ramah bagi pejalan kaki, nyaman untuk keluarga, dan membanggakan bagi warga Kota Jambi,” jelasnya.

“Mudah-mudahan proses ini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya jajaran TNI dan Polri, agar penataan kawasan ini dapat terlaksana dengan baik demi kebaikan bersama,” pungkas Maulana.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani turut memberikan apresiasi atas inisiatif Korem 042/Gapu ini. Menurutnya, gerakan tersebut akan menjadi pemantik semangat masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Gerakan ini bukan hanya soal bersih-bersih, tapi juga soal menanamkan nilai kepedulian. Insya Allah, semangat dari para personel ini akan menular kepada masyarakat luas,” ucapnya.

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam menciptakan kota yang bersih, sehat, dan membahagiakan bagi seluruh warga.(*)




Walikota Jambi Apresiasi TNI-Polri, Korem 042/Gapu Bersihkan Pasar Talang Banjar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Korem 042/Gapu melaksanakan kegiatan karya bakti serentak bertajuk Gerakan Jumat Bersih di seluruh Provinsi Jambi, termasuk di Pasar Talang Banjar, Kota Jambi, pada Jumat (23/5).

Sebanyak 320 personel TNI turut ambil bagian dalam aksi gotong royong ini, bersama masyarakat dan pemerintah kota Jambi.

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri P secara langsung memimpin kegiatan, menunjukkan komitmen kuat TNI dalam mendukung kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat. Kita lakukan serentak di seluruh Jambi, dan hari ini kami fokus di Pasar Talang Banjar bersama pemerintah dan warga,” ujar Brigjen TNI Heri Purwanto.

Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi upaya bersama yang dilakukan.

“Apa yang dilakukan secara bersama ini menciptakan keindahan. Atas nama pemerintah, saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Korem 042/Gapu,” ungkapnya.

Wali Kota Jambi melalui perwakilan Pemerintah Kota juga menyampaikan apresiasi kepada TNI.

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran TNI atas kepedulian dan dukungannya dalam menjaga kebersihan pasar dan lingkungan kota,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan tanggung jawab bersama.(*)




Menuju Universal Coverage, 3.000 Pekerja Rentan Kota Jambi Dapat Jaminan Sosial

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi resmi meluncurkan program bantuan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dalam sebuah acara bertajuk “Launching Akbar Bantuan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan di Kota Jambi” yang digelar di Lapangan Kantor Walikota Jambi, Kamis (22/5).

Program ini menjadi bagian dari 100 hari kerja Walikota Jambi, Dr. H. Maulana, MKM, bersama Wakil Walikota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Peluncuran program tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Sekda Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jambi dan Kota Jambi, Deputi Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, para staf ahli dan asisten Pemkot Jambi.

Walikota Jambi, Maulana menyampaikan bahwa sebanyak 3.000 pekerja rentan serta 1.316 petugas keagamaan telah terdaftar sebagai penerima bantuan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Program ini menyasar pekerja bukan penerima upah seperti pelaku UMKM, tukang ojek, dan jenis pekerjaan informal lainnya yang memiliki risiko tinggi dalam menjalankan aktivitasnya.

“Pekerja yang sudah dibiayai akan segera dicetakkan kartunya. Kami ingin mereka mengetahui hak-haknya, agar lebih semangat bekerja dalam mencari rezeki,” kata Walikota dalam sambutannya.

Selain peluncuran program, dalam kesempatan itu juga diserahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada sejumlah ahli waris dari pekerja yang sebelumnya telah terdaftar sebagai peserta dan meninggal dunia.

Walikota turut menyampaikan kisah menyentuh dari salah satu penerima santunan yang menjadi bukti langsung manfaat program ini bagi masyarakat.

Deputi Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan, Hendra Novriansyah, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemerintah Kota Jambi.

Ia bahkan menyebut program ini sebagai proyek percontohan yang bisa diadopsi oleh daerah lain.

“Jambi ini luar biasa. Dukungan dari kepala daerah sangat kuat. Ini menunjukkan bahwa Jambi adalah salah satu pemerintah daerah yang benar-benar peduli pada masyarakat yang membutuhkan. Dimulai dari Provinsi Jambi melalui program BKBK yang telah melindungi lebih dari 100.000 orang, kini dilanjutkan oleh Kota Jambi dengan melibatkan ribuan pekerja rentan,” jelas Hendra.

Ia juga menambahkan, dengan adanya program ini, maka semakin banyak kepala daerah yang tahu tentang apa yang dilakukan di Provinsi dan Kota Jambi, maka akan diikuti juga oleh daerah-daerah lainnya.

Dari total sekitar 15.000 pekerja rentan yang terdata di Kota Jambi, baru 3.000 yang telah terverifikasi dan menerima perlindungan melalui program ini.

Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS sangat penting untuk mewujudkan Universal Coverage Jaminan Sosial (UCJ) yang merata dan inklusif.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui program Walikota Jambi.

Menurutnya, Wali Kota Jambi secara aktif mendorong keberhasilan program ini demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saat ini, cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Jambi mencapai 44 persen dari total potensi sekitar 228 ribu pekerja. Artinya telah tercover sebanyak 112 ribu orang pekerja, masih banyak pekerja yang belum terlindungi secara optimal,” ungkap Hendra Elvian dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa beberapa program yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Jambi telah sejalan dengan kebijakan nasional BPJS Ketenagakerjaan.

Salah satu program unggulan yang tengah difokuskan adalah “Kampung Bahagia”, yang diyakini mampu menjadi instrumen strategis dalam memperluas cakupan perlindungan sosial di kalangan pekerja pekerja rentan dan miskin ekstrem, khusunya melalui jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Program Kampung Bahagia bukan hanya slogan, tetapi langkah konkret untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami melihat adanya perhatian serius dari Wali Kota untuk meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya melalui jaminan sosial,” tambahnya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan, Hendra optimistis bahwa tingkat kepesertaan meningkat dan memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Program ini juga diharapkan menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam upaya memperluas perlindungan sosial di tingkat lokal. (*)




Lagi, Wali Kota Jambi Diapresiasi : Launching Akbar Jamsostek Bagi 3.000 Pekerja Rentan

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Hal ini tampak saat dilakukannya launching Akbar Bantuan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi Tenaga Kerja Rentan Kota Jambi Tahun 2025 yang merupakan program 100 hari kerja Maulana-Diza, Kamis (22/05/2025).

Dilangsungkan di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, sebanyak 3.000 pekerja rentan terverifikasi menerima fasilitasi Jamsostek yang terdiri dari UMKM, ojek online dan tukang bangunan.

Tidak sampai disitu Pemkot juga memfasilitasi Jamsostek kepada 1.316 petugas keagamaan yang tidak memiliki penghasilan tetap.

Dalam Launching tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat penerima yang diserahkan langsung Wali Kota Jambi Maulana bersama Deputi Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan Pusat, Hendra Nopriansyah dan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman sekaligus menandakan Bantuan Jamsostek bagi pekerja rentan Kota Jambi 2025 telah resmi dilaunching.

Pada kesempatan itu, Deputi Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan Hendra Nopriansyah secara langsung mengapresiasi Pemkot Jambi atas program yang dihadirkan bagi para pekerja rentan.

“Kami dari BPJS ketenagakerjaan tentunya akan terus mensupport jika ada hal-hal yang dibutuhkan, kita akan terus kolaborasi untuk memastikan seluruh pekerja terlindungi oleh jaminan sosial. Semoga dengan adanya program ini bisa menjadi berkah menuju Kota Jambi Bahagia,” ujarnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan Pemkot Jambi di bawah kepemimpinan Maulana-Diza ini bisa dijadikan pilot project terkait dengan salah satu contoh Kepala Daerah yang benar-benar mendukung program prioritas pemerintah pusat sesuai dengan intruksi presiden yang masuk dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) tentang Universal Coverage Jamsostek (UCJ) fokus pada peningkatan cakupan kepesertaan Jamsostek, yang merupakan bagian dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Tujuannya adalah memberikan perlindungan sosial kepada semua pekerja, termasuk pekerja informal, yang saat ini di Kota Jambi khususnya baru tercover sebesar 43 persen,” tutur Heru.

Dirinya berharap, dengan adanya program Kampung Bahagia, Pemkot Jambi akan dapat melebihi target kepesertaan BPJS ketenagakerjaan.

“Untuk mencapai target itu tentunya kita sangat memerlukan kolaborasi, maka dari itu kami juga telah memiliki agen-agen yang bertugas untuk meliterasi program tersebut,” pungkasnya.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengungkap program Jamsostek bagi pekerja rentan ini akan terus dikembangkan hingga seluruh tenaga kerja rentan di Kota Jambi mendapatkan perlindungan sosial dasar, yang jumlahnya sekitar 15.000.

“Tentunya akan terus kita tambah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Dan karena ini sejalan dengan program Kampung Bahagia, diharapkan Ketua RT juga berperan aktif untuk melihat warganya yang termasuk kategori pekerja rentan, serta pembiayaannya juga bisa menggunakan program tersebut,” ungkap Maulana.

Dia menyebut, dengan launching ini juga akan diberikan informasi kepada para pekerja rentan tentang hak-haknya setelah terfasilitasi oleh Jamsostek yang dibiayai oleh pemerintah daerah.

“Ini sebagai bukti bahwa Pemerintah Kota Jambi selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama saat membutuhkan yang bisa langsung dimanfaatkan fasilitas Jamsostek tersebut dengan pelayanan cepat dan tidak bertele-tele,” sebutnya.

Maulana juga menjelaskan, tidak hanya pekerja rentan yang difasilitasi Pemkot Jambi oleh Jamsostek, namun seluruh Ketua RT berjumlah 1.650 yang baru saja dilantik juga terfasilitasi Jamsostek yang dibiayai pemerintah.

“Saya sudah sangat mengetahui pentingnya Jamsostek ini bagi pekerja rentan sangat berguna jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Saya ucapkan selamat berjuang bagi bapak/ibu semua untuk ekonomi keluarga, bekerjalah dengan baik,” tutup Maulana.

Sebelumnya, mewakili Gubernur Jambi Al Haris, Sekda Sudirman memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkot Jambi yang sangat luar biasa ini.

“Ini agenda sangat luar biasa dan merupakan wujud nyata dalam program Kampung Bahagia Kota Jambi. Dimana, ini adalah sebuah kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat yang selama ini belum terjamin dari segi ketenagakerjaan sosialnya,” ujar Sudirman.

“Alhamdulillah kalau ditingkat Provinsi kami juga telah memperbantukan masyarakat miskin ekstrem yang diserahkan melalui pemerintah Kabupaten/Kota dari Dana BKBK nilainya mencapai 158 miliar untuk Desa dan Kelurahan di Provinsi Jambi yang 10 persennya diperuntukkan bagi pekerja rentan. Adanya hal tersebut juga telah diapresiasi langsung oleh Wakil Presiden dengan memberikan Pemprov Jambi Penghargaan Paritrana,” lanjutnya.

“Gebrakan mulia untuk memberikan manfaat besar bagi masyarakat ini semoga bisa diikuti oleh daerah lainnya di Provinsi Jambi, sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Undang-undang,” singkat Sekda Sudirman.

Turut hadir dalam acara itu, perwakilan unsur Forkopimda kota Jambi, Sekda Kota Jambi A Ridwan beserta jajaran dilingkungan Pemkot Jambi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi Hendra Alpian, serta tamu undangan lainnya.(*)




Wali Kota Maulana Resmikan Perluasan Gedung Perpustakaan, Dorong Akses Pengetahuan Lebih Merata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID.ID – Komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat budaya baca dan menghadirkan akses pengetahuan yang lebih merata diwujudkan melalui peresmian perluasan Gedung Layanan Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kota Jambi, Kamis (22/5/2025).

Peresmian perluasan gedung yang merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Kota Jambi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia itu, dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjadikan perpustakaan sebagai jantung peradaban dan pusat pembentukan karakter masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga mencoba mini teater yang berada di lantai 3 gedung tersebut.

Ditempat itu, Maulana menyaksikan penampilan pementasan drama “Dongeng Cangkang” yang ditampilkan dengan baik oleh pemenang “Lomba Bercerita 2024” yang merupakan siswa-siswi SD kota Jambi.

Dongeng Cangkang yang mengajarkan tentang rasa syukur dan menghargai apa yang telah ada itu, menarik perhatian Wali Kota Jambi.

Ia pun naik ke pentas usai drama itu dengan menyalami satu persatu para pemerannya.

Selain meresmikan perluasan gedung layanan perpustakaan, pada kesempatan tersebut Wali Kota juga turut dilakukan penyerahan penghargaan hasil pengawasan kearsipan di lingkup Pemkot Jambi dan penyerahan hadiah Lomba Cerita Bergambar tahun 2025.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan bahwa perpustakaan hari ini tidak lagi sekadar tempat menyimpan buku, tetapi menjadi ruang belajar dan berinteraksi yang menyenangkan, terlebih bagi generasi muda.

“Melalui gedung baru ini, kita ingin menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang terbuka, modern, dan menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Wali Kota juga berharap dengan perluasan, penambahan fasilitas serta sarana dan prasana, akan meningkatkan layanan dan kenyamanan pengunjung perpustakaan.

“Dengan fasilitas ruangan yang memadai dan koleksi buku yang lengkap, serta layanan informasi yang berkualitas diharapkan dapat menjadi pusat pengetahuan informasi yang diminati oleh masyarakat dan menjadi inspirasi bagi semua orang yang ingin belajar dan mengembangkan diri,” katanya.

Dia juga mengapresiasi capaian kearsipan Kota Jambi secara nasional yang berhasil meraih peringkat ke-6 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia, dengan nilai 94,77, predikat “A” atau Sangat Memuaskan.

“Ini bukanlah prestasi yang mudah, karena penilaiannya secara menyeluruh di lingkungan Pemkot Jambi bukan hanya pada Dinas Kearsipan. Oleh karena itu, mari bersama-sama memahami pentingnya arsip, sehingga prestasi yang saat ini telah diraih bisa terus ditingkatkan,” katanya.

Terkait dengan itu, Maulana berpesan, agar di tingkat Kecamatan lebih dioptimalkan, karena dari hasil pengawasan kearsipan saat ini di tingkat kecamatan dinilai masih kurang.

“Percuma kalau ditingkat OPD sistem kearsipan kita bagus, namun di Kecamatan masih kurang, itu tentu saja berdampak secara kolektif pada penilaian keseluruhan. Maka dari itu, dengan kita sudah memiliki 90 PPPK bidang Kearsipan tolong dioptimalkan perannya,” pesannya.

Sementara itu, terkait dengan peresmian gedung mini teater milik Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Jambi, Maulana menyatakan kebanggaannya dan berharap dapat dimanfaatkan sebagai layanan kreativitas anak-anak dan pelajar kota Jambi.

“Inilah ruang dari ekspresi anak-anak kita agar terhindar dari hal-hal negatif. Karena sekecil apapun prestasi yang mereka raih dapat membuat mereka lebih bersemangat,” ucapnya.

“Saya berharap dengan telah diresmikannya gedung teater ini bisa terus dimanfaatkan dan dibuka bagi siapapun, yang tentunya sesuai dengan aturan,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Maulana juga mengapresiasi berbagai aktivitas yang diselenggarakan DKP kota Jambi, dengan memfasilitasi ruang ekspresi bagi anak-anak dengan menyelenggarakan berbagai macam perlombaan untuk meraih prestasi.

“Seperti lomba bercerita ini, menurut saya ini sangat baik agar generasi muda kita memiliki kecakapan dalam berkomunikasi dan memiliki mental yang kuat, tentunya sejalan dengan cita-citanya kita bersama, menyediakan ruang yang ramah bagi anak,” sebutnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Jambi itu juga menyampaikan rencana pendirian Diorama Kota Jambi dikawasan kantor DKP tersebut.

“Tahun ini kita sudah mulai menggagas pengerjaan Diorama yang isinya nanti bercerita tentang sejarah berdirinya Kota Jambi dari masa ke masa hingga sekarang. Agar mendorong semangat literasi masyarakat,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sebelumnya, dalam laporan kegiatan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Arzi Efendi menyebut, perluasan gedung layanan Perpustakaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan dari Perpustakaan Nasional RI sebesar 4,3 miliar yang juga digunakan untuk peningkatan sarana prasarana perpustakaan guna meningkatkan dan memberikan kenyamanan masyarakat.

“Dengan fasilitas yang memadai saat ini diharapkan dapat menjadi pusat informasi berkualitas dan inspiratif yang diminati masyarakat untuk belajar sebagai pengembangan diri,” ujar Arzi.

Dalam kesempatan itu, Dia juga melaporkan hasil pengawasan kearsipan internal tahun 2024 pada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

“Pengawasan kearsipan internal dilaksanakan untuk penilaian sejauhmana pencipta arsip telah melaksanakan penyelenggaraan kearsipan sesuai dengan prinsip, kaedah, standar kearsipan,” terangnya.

“Pengawasan kearsipan ini diharapkan dapat mewujudkan penyelenggaraan kearsipan yang profesional, responsif, dan akuntabel, yang pada akhirnya akan mempermudah penciptaan arsip, mendukung kebutuhan informasi pemerintahan, serta memperkuat akuntabilitas kinerja dan pembentukan memori kolektif bangsa,” pungkas Arzi.

Berikut Daftar Peringkat Penerima Penghargaan Pengawasan Kearsipan Internal Dilingkungan Pemerintah Kota Jambi Tahun 2024 sesuai dengan Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 792 Tahun 2024:

1. Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah

2. Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak

3. Dinas Komunikasi dan Informatika

4. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

5. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

6. Satuan Polisi Pamong Praja

Turut hadir dalam acara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Martua Siregar, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jambi Tema Wisman, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi Yarmalus, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah dilingkungan Pemkot Jambi, Akademisi, perwakilan TP PKK, GOW dan DWP kota Jambi, serta tamu undangan lainnya.(*)




Bantah Buang Limbah Sembarangan, PT Palma Abadi: Pengelolaan Sudah Sesuai Izin dan Baku Mutu

Jambi, sepucukjambi.id  – PT Palma Abadi menanggapi pemberitaan yang menyebutkan bahwa perusahaan membuang limbah ke aliran Sungai Kaos dan Sungai Batanghari dengan membantah keras tudingan tersebut.

Manajemen perusahaan menegaskan bahwa, seluruh kegiatan operasional pengelolaan limbah telah sesuai dengan regulasi yang berlaku dan mendapatkan pengawasan ketat dari instansi terkait.

“Pembuangan air limbah dilakukan sesuai dengan izin yang sah. Kami memiliki Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) dan seluruh prosesnya telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan,” tegas pihak manajemen PT Palma Abadi dalam keterangannya, Rabu (22/5).

Setiap bulan, sampel limbah cair dari instalasi pengolahan diambil untuk diuji di laboratorium milik Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Provinsi Jambi.

Selain itu, setiap enam bulan sekali, juga dilakukan pengujian terhadap sampel air sungai di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Seluruh hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa kualitas air limbah dan air sungai masih berada dalam ambang batas baku mutu lingkungan. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya.

Perusahaan juga menyampaikan keberatan atas pemberitaan yang terkesan menyudutkan tanpa konfirmasi langsung kepada pihak terkait.

“Kami sangat menyayangkan adanya berita yang diterbitkan tanpa klarifikasi terlebih dahulu kepada kami. Perusahaan terbuka terhadap setiap pengawasan dan siap menerima kunjungan dari pihak-pihak terkait untuk membuktikan bahwa operasional kami telah sesuai aturan,” ujar perwakilan perusahaan.

Lebih lanjut, PT Palma Abadi menegaskan bahwa mereka tidak pernah memiliki itikad atau tindakan yang merusak lingkungan, terlebih terhadap ekosistem sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar.

“Perusahaan berkomitmen penuh terhadap pelestarian lingkungan dan akan terus meningkatkan sistem pengelolaan limbah sesuai perkembangan teknologi dan peraturan pemerintah,” tutupnya. (*)




Helen’s Play Mart Beroperasi Lagi, Ketua Komisi 1 Rio Ramadan: Yang Dulu Ribut, Sekarang Diam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi, Rio Ramadan, kembali menegaskan komitmennya dalam merekomendasikan penutupan permanen Helen’s Play Mart Jambi.

Meskipun tempat hiburan keluarga tersebut telah beroperasi dengan kelengkapan izin.

Rio mempertanyakan sikap sebagian pihak yang sebelumnya vokal menolak keberadaan Helen’s Play Mart, namun kini justru diam usai tempat tersebut kembali dibuka.

“Dulu ramai yang resah, sekarang ke mana? Saat dibuka, kok tidak ada suara lagi? Tapi bagi kami, rekomendasi tetap sama: tutup permanen,” ujarnya kepada awak media, Kamis (22/5).

Ia menegaskan bahwa rekomendasi Komisi I DPRD Kota Jambi telah dicatat secara resmi dalam notulen rapat dan tidak bisa diubah.

“Meski izinnya lengkap, kami tetap konsisten. Rekomendasi penutupan permanen kami serahkan ke Pemerintah Kota Jambi,” kata Rio Ramadan.

Lebih lanjut, Rio menjelaskan bahwa DPRD hanya memiliki wewenang dalam hal pengawasan dan penganggaran.

Sementara eksekusi penutupan tempat hiburan seperti Helen’s Play Mart merupakan kewenangan pemerintah eksekutif dan aparat penegak Perda.

“Soal pelanggaran atau tidaknya, itu urusan penegak Perda. Kami sebagai wakil rakyat hanya bisa menyuarakan aspirasi masyarakat dan menjaga ketertiban,” ujarnya.

Meski kondisi masyarakat saat ini disebut sudah kondusif dan tidak ada lagi keresahan, Komisi I DPRD Kota Jambi menegaskan tetap akan mengawal agar setiap peraturan daerah ditegakkan secara konsisten.(*)




Izin Lengkap Tak Cukup, Helen’s Play Mart Didesak Tutup Permanen oleh Komisi I DPRD Kota Jambi

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID  – Komisi I DPRD Kota Jambi menegaskan kembali komitmennya untuk merekomendasikan penutupan permanen Helen’s Play Mart Jambi, meskipun sebelumnya sempat beroperasi dengan kelengkapan izin.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi, Rio Ramadan, saat dimintai keterangan oleh awak media.

“Rekomendasi kami jelas, tercatat secara resmi dalam notulen rapat, dan tidak bisa diubah,” cetusnya.

“Meski izinnya lengkap, kami tetap pada rekomendasi awal: tutup permanen. Itu kami kembalikan ke Pemerintah Kota,” tegas Rio, Kamis (22/5).

Rio juga menjelaskan bahwa, DPRD memiliki tugas pengawasan dan penganggaran, sementara tindakan penutupan menjadi ranah eksekutif dan aparat penegak perda.

Ia menekankan, soal pelanggaran atau tidaknya operasional Helen’s Play Mart sepenuhnya mengacu pada aturan dan peraturan daerah yang berlaku.

“Kalau soal pelanggaran, silakan tanya ke penegak perda. Kami tidak bisa menutup langsung, tapi sebagai wakil rakyat, kami punya kewajiban menyampaikan aspirasi dan menjaga ketertiban,” jelasnya.

Rio menambahkan, saat ini situasi masyarakat sudah kondusif dan tidak ada keresahan, namun pihaknya tetap mengawal agar aturan ditegakkan secara konsisten.(*)