Bus Listrik Pertama Resmi Tiba, Kota Jambi Siap Uji Coba Dimulai Sebelum Launching

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Inovasi transportasi ramah lingkungan resmi hadir di Kota Jambi.

Dua unit bus listrik pertama telah tiba di Kantor Dinas Perhubungan Kota Jambi, menandai dimulainya era baru transportasi publik berbasis energi bersih di kota ini.

Kehadiran bus listrik ini menjadi yang pertama di Provinsi Jambi dan akan segera menjalani uji coba sebelum peluncuran resminya.

Peluncuran resmi bus listrik Kota Jambi dijadwalkan berlangsung pada 28 Mei 2025, bertepatan dengan Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Sebelumnya, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Kalista Soter Hastia pada 19 Mei 2025.

Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam transformasi transportasi publik Kota Jambi menuju sistem yang modern, bersih, dan efisien.

“Ini bukan sekadar MoU, tapi fondasi masa depan transportasi Kota Jambi. Kita mulai dari uji coba, evaluasi, lalu bertahap memperluas layanan melalui kemitraan,” ujar Wali Kota Maulana.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Saleh Ridha, menjelaskan bahwa dua unit bus listrik akan melayani rute Terminal Rawasari – Terminal Alam Barajo PP, melalui Simpang Kawat dan Jamtos.

Selama masa uji coba, masyarakat dapat menikmati layanan ini secara gratis, sambil dilakukan evaluasi terhadap performa dan respons publik.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kalista Soter Hastia, Albert Auliya Ilyas, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya menyediakan kendaraan, tapi juga membangun ekosistem transportasi listrik lengkap.

Ini meliputi stasiun pengisian daya, fasilitas pemeliharaan, hingga edukasi bagi pemerintah dan masyarakat.

“Kami memilih Jambi karena komitmennya jelas dalam transisi menuju transportasi rendah emisi. Setelah Jakarta dan Medan, kini saatnya Jambi menjadi contoh berikutnya,” kata Albert.

PT Kalista sebelumnya telah sukses memperkuat armada TransJakarta dengan 26 bus listrik pada akhir 2023, dan menambah 60 bus lagi di Medan pada 2024.

Kini, seluruh armada Medan telah beralih ke sistem listrik penuh.

Langkah ini selaras dengan visi Kota Jambi sebagai kota cerdas, bersih, dan layak huni.

Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan pelayanan transportasi publik, tetapi juga mendukung pengurangan polusi udara, emisi karbon, dan kemacetan lalu lintas.

Dengan dimulainya uji coba ini, Kota Jambi semakin menunjukkan keseriusannya sebagai kota yang siap menghadapi tantangan masa depan melalui inovasi berkelanjutan.(*)




Walikota Jambi Resmi Buka Lomba Seloko Adat Melayu 2025, Ini Pesan Budayanya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kota Jambi ke-79 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-624, Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, M.K.M, secara resmi membuka Lomba Seloko Adat Melayu Jambi 2025, yang digelar oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi, Senin (26/05/2025).

Acara pembukaan berlangsung di Gedung Balai Adat Kota Jambi, dengan mengusung tema “Kito Wujudkan Negeri Nan Beradat dan Berbudaya”.

Lomba ini menjadi agenda tahunan LAM Kota Jambi yang dilaksanakan selama dua hari, 26–27 Mei 2025, dan diikuti oleh 98 peserta dari seluruh kecamatan di Kota Jambi.

Wali Kota Jambi, Maulana dalam kapasitasnya sebagai pemangku adat turut menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Melayu Jambi sebagai bagian dari identitas kota.

Sementara itu, Ketua LAM Kota Jambi, Datuk Aswan Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ke depan lomba ini akan diperluas cakupannya hingga ke tingkat pelajar SMP.

“Kami ingin HUT Kota Jambi menjadi lebih semarak, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai adat Melayu yang memperkuat marwah Kota Jambi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa perlombaan ini juga menjadi bagian dari program Kota Jambi Berbudaya dan Berbahagia, yang bertujuan untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif melalui pendekatan budaya.

Perwakilan Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Abdul Khadir Husein, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi dan LAM atas dukungan dalam melestarikan adat dan budaya.

“Banyak masyarakat yang belum mengenal Seloko Adat, padahal ini adalah bagian dari Hadits Melayu zaman dahulu yang sarat makna,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa lembaga adat hadir bukan untuk bersaing, melainkan untuk menampilkan yang terbaik sebagai cerminan nilai-nilai luhur.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan, Kepala DPMPPA Noverentiwi Dewanti, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, serta unsur Forkopimda Kota Jambi, Datuk dan Datin dari kecamatan dan kelurahan, serta Ketua Pelaksana Datuk Bachtiar.(*)




Yamaha Jambi Bagi-Bagi iPhone Gratis, Catat Jadwal dan Lokasinya!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sukses membagikan iPhone gratis kepada dua warga Jambi yang merupakan pengguna setia Yamaha, kini Yamaha Jambi kembali menggelar event besar-besaran bertajuk Yamaha Grebek Pasar Rame.

Acara ini akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 31 Mei – 1 Juni 2025, di pelataran parkir GOR Kotabaru, Jambi.

Norman, selaku Chief Yamaha DDS Jambi, menyatakan bahwa ini merupakan kali ketiga Yamaha membagikan iPhone secara gratis.

“Spesial di periode ketiga ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada seluruh pengguna Yamaha di Jambi, tanpa terkecuali,” ujarnya.

Untuk mendapatkan kesempatan meraih iPhone gratis, peserta cukup membawa KTP dan STNK asli motor Yamaha, lalu mengikuti kuis seru yang dipandu oleh Mr Fulus, ikon dari event Yamaha Grebek Pasar Rame.

Event ini terbuka untuk umum dan dipastikan akan ramai dengan berbagai promo menarik, hiburan, dan hadiah langsung lainnya.

Jangan lewatkan kesempatan langka ini! Ajak teman, keluarga, dan kerabat untuk hadir di event Yamaha Grebek Pasar Rame akhir pekan ini, dan jadilah salah satu yang beruntung membawa pulang iPhone gratis dari Yamaha Jambi.(*)




Korban Terkaman Buaya di Tanjab Timur Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Pencarian terhadap seorang remaja yang dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di aliran Sungai Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, akhirnya membuahkan hasil.

Korban berinisial SA (14) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu malam, 24 Mei 2025, hanya beberapa jam setelah kejadian nahas itu terjadi pada pukul 14.10 WIB.

Kapolsek Sadu, AKP Edi Siswanto, membenarkan bahwa jenazah korban sudah berhasil dievakuasi.

“Iya, sudah ditemukan. Laporan selanjutnya nanti akan kami sampaikan kembali,” ujar AKP Edi melalui pesan WhatsApp, Sabtu malam.

Diketahui, SA saat itu tengah bermain dan berenang bersama temannya, M Riski (14), di sungai dekat desa mereka. Korban sempat meminta temannya melempar bola ke sungai, lalu melompat dari jerambah untuk mengambil bola tersebut.

Namun nahas, setelah terjun ke sungai, tubuh korban tidak kembali muncul ke permukaan. Beberapa saat kemudian, M Riski melihat tubuh korban berada di mulut seekor buaya yang muncul di permukaan air.

Sontak, M Riski langsung memberi tahu warga sekitar. Warga pun segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

Tim gabungan dari Polsek Sadu, Polairud, TNI, serta warga setempat langsung melakukan pencarian menyisir aliran sungai menggunakan speedboat dan pompong.

Meski pencarian dilakukan di tengah hujan, upaya terus dilanjutkan hingga akhirnya jenazah korban berhasil ditemukan pada malam hari.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus serangan buaya di wilayah pesisir Jambi, yang dikenal sebagai habitat buaya liar. Warga diimbau untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas di sekitar sungai yang berpotensi membahayakan jiwa.(*)




Strike Fest 2025, Lomba Mancing Antar OPD Warnai Kemeriahan HUT Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., secara simbolis membuka lomba mancing Strike Fest Bahagia 2025, yang berlangsung di Lokasi Taman Wisata Pemancingan Donorejo, Sabtu (24/05/2025).

Ditandai dengan pelepasan Ikan Mas kedalam kolam oleh Wali Kota Jambi Maulana, Strike Fest Bahagia itu diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi sebagai peserta dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kota Jambi ke-79 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-624.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan, perlombaan mancing antar OPD ini bukan sekedar wadah menyalurkan hobi, namun yang lebih penting untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi antar Perangkat Daerah dan Unit Kerja.

“Saya sengaja menggelar lomba mancing ini dengan tema “Mancingnya Santai, Akrabnya Nyata, untuk Kota Jambi Bahagia” agar yang selama ini terlalu penat dan sibuk dengan aktifitas kerja masing-masing bisa saling berkomunikasi dan koordinasi dengan santai,” ujarnya.

Dirinya juga menyebut, bahwa lomba mancing yang diadakan juga dapat menjadi daya tarik wisata, yang berdampak pada meningkatnya perekonomian lokal, serta menjadi ajang promosi bagi produk-produk perlengkapan memancing dan potensi daerah.

“Selain itu, juga merupakan peluang untuk mengembangkan usaha dari sektor perikanan dalam mendukung ketahanan pangan terutama untuk produksi ikan (budidaya ikan),” sebut Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Jambi itu juga memberikan apresiasi kepada pemilik kolam pemancingan Donorejo yang terus hadir berpartisipasi dalam berbagai kegiatan Pemerintah Kota Jambi.

“Sebagai kota perdagangan dan jasa, kita pemerintah mendorong agar pengusaha untuk berinvestasi. Salah satunya yang kita lihat disini ada jasa pariwisata keluarga yang pemiliknya menjadi contoh pengusaha yang memiliki kepedulian. Untuk itu kita hadir disini, mengkampanyekan kawasan Donorejo ini sebagai tempat wisata, yang sebentar lagi juga akan diresmikan wahana kolam Waterboom terbesar di Provinsi Jambi,” ucap Maulana.

Pada kesempatan itu, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota juga berkesempatan menyerahkan hadiah Doorprize berupa TV LED 24 inchi dan kipas angin kepada peserta dalam kategori pemancing tercepat mendapatkan ikan yang diberikan kepada Kecamatan Kotabaru.

Turut hadir di kesempatan itu, Anggota DPRD Kota Jambi Jokas Siburian, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, perwakilan Kejari Jambi, serta tokoh masyarakat pemilik kolam pemancingan Donorejo H. Muhammad Sandi.(*)




Arena Taman Remaja Bergemuruh! 800 Peserta Ikuti TPMF 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka Tanah Pilih Marching Festival (TPMF) Tahun 2025, Sabtu pagi (24/5/2025).

Event yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi ke-79 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke- 624 tahun itu berlangsung selama 2 hari dari tanggal 24 hingga 25 Mei 2025 di Arena Taman Remaja Kota Jambi.

Sebanyak 800 pelajar tingkat SD, SMP dan SMA yang terbagi kedalam 19 tim mengikuti event ini. Tidak hanya dari dalam kota Jambi, namun juga dari Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Jambi.

Event yang memperlombakan kategori Junior, Senior Nob Brass dan Senior Brass ini dibuka dengan ditandai pemukulan Brass Drum oleh Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha. Pembukaan Marching Festival yang terselenggara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini merupakan event tahunan Pemkot Jambi yang telah 3 kali berturut-turut dilaksanakan yang diisi dengan berbagai keterampilan pertunjukan marching band.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana menyebut, Marching Festival ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan kekompakan.

“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan semangat anak-anak, terutama pecinta drum band untuk terus berlatih,” sebutnya.

Dirinya berharap, agar Dispora Kota Jambi semakin giat menggelar berbagai kegiatan dan event yang bisa mengangkat nama Kota Jambi di kancah Nasional maupun Internasional yang akan berdampak pula pada perekonomian daerah.

Maulana juga mengungkapkan, kegiatan ini turut memperkuat citra Kota Jambi sebagai kota kreatif dan berbudaya yang menjunjung tinggi karakter anak muda.

“TPMF tidak hanya melatih aspek psikomotorik dan seni, tapi juga menanamkan nilai-nilai karakter bagi generasi muda kita. Ini sangat positif dan perlu didukung terus-menerus,” ungkapnya.

“Kegiatan ini memperlihatkan kepada kita semua sinergi, antara seni, ekonomi, dan pembangunan karakter, sehingga dengan banyaknya pengunjung datang, kota Jambi semakin dikenal sebagai kota yang aktif, inovatif, dan ramah bagi pengembangan potensi generasi muda,” lanjutnya.

Maulana juga menyampaikan rencana revitalisasi kawasan wisata Taman Remaja yang terletak di tengah-tengah pusat Kota Jambi itu menjadi alun-alun sebagai ruang ekspresi publik yang lebih terbuka.

“Kami bersama pak Wakil Wali Kota sudah merencanakannya. Jadi kawasan ini nanti bisa dipakai, baik diwaktu malam maupun siang dengan sarana yang lengkap untuk kegiatan seperti mini konser, kesenian hingga menampilkan produk-produk UMKM, sehingga bisa dinikmati bagi siapapun,” tutup Wali Kota Maulana.

Sementara itu, dalam laporan kegiatan Kepala Dispora Erwandi mengatakan, kegiatan Marching Festival ini diselenggarakan juga dalam rangka program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi pada program Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT) dan Ruang Milenial (Rumel) sebagai wadah kaum milenial untuk berkreasi dan berkreativitas.

“Tidak hanya sebagai wadah pengembangan kapasitas bagi milenial, event ini iuga menarik kunjungan masyarakat yang diestimasi 2.000an orang, sehingga turut berdampak pada bergeliatnya aktivitas ekonomi, khususnya para pelaku UMKM,” katanya.

Untuk menjunjung tinggi sportivitas penyelenggaraan Marching Festival ini, Erwandi juga menjelaskan, panitia telah menunjuk dewan juri yang bersertifikat dan profesional dari luar Provinsi Jambi, seperti dari Riau, dan Sumatera Barat.

“Dengan harapan penilaian diberikan sangat objektif karena tidak ada keterikatan emosional dengan para peserta,” jelasnya.

Pembukaan Marching Festival tersebut turut dhadiri
Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan. sejumlah Kepala Perangkat Daerah, PDBI Provinsi dan Kota Jambi, serta para Dewan Juri serta peserta lomba.(*)




Overload Target, Program 100 Hari Kerja Walikota Jambi: 101 Jalan Diperbaiki Jelang Akhir Mei 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Program 100 Hari Kerja Wali Kota Jambi Maulana  dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menunjukkan progres yang luar biasa.

Hingga akhir Mei 2025, tercatat sebanyak 101 ruas jalan di Kota Jambi telah berhasil diperbaiki, melampaui target awal yang ditetapkan.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Jambi juga menargetkan perbaikan 400 ruas jalan lingkungan dan jalan berstatus kota sepanjang tahun ini.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan untuk mendorong pemerataan dan meningkatkan kualitas hidup warga.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan yang transparan dan partisipatif, Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza melakukan peninjauan langsung ke beberapa lokasi proyek. Salah satunya di RT 11, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, di mana jalan sepanjang 165 meter tengah diaspal.

“Pembangunan jalan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat ke fasilitas umum seperti sekolah, pesantren, dan masjid, serta mendorong aktivitas ekonomi lokal,” kata Wali Kota Maulana saat berada di lokasi.

Pemerintah Kota Jambi menegaskan bahwa perbaikan dan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama selama masa kepemimpinan Maulana–Diza.

Langkah ini sejalan dengan visi menciptakan kota yang nyaman, terhubung, dan berkeadilan.

“Infrastruktur yang baik bukan hanya soal fisik, tapi juga soal layanan publik, konektivitas antarwilayah, dan pemerataan pembangunan,” ujar Maulana.

Program 100 Hari ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkot Jambi serius menjawab kebutuhan warga dan membangun dari bawah, dengan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat di setiap kecamatan.(*)




Walikota Jambi Buka Lomba Mancing, Promosi Wisata dan Pererat Silaturahmi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Maulana secara resmi membuka Lomba Mancing Ikan yang digelar sebagai sarana hiburan sekaligus upaya mempererat silaturahmi antar Perangkat Daerah, Forkopimda, dan masyarakat umum.

Acara yang digelar di salah satu kolam pemancingan unggulan di Kota Jambi ini diikuti ratusan peserta dari berbagai instansi dan komunitas pemancing.

Dengan mengusung tema “Mancingnya Santai, Akrabnya Nyata, untuk Kota Jambi Bahagia”, lomba ini menjadi ajang yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga penuh makna.

“Setelah sekian lama disibukkan dengan pekerjaan yang padat, kita semua butuh momen refreshing. Memancing bukan hanya sekadar hobi, tapi juga sarana untuk relaksasi dan meningkatkan kesabaran. Di sinilah kita bisa santai, tertawa bersama, dan menjalin komunikasi yang positif antarinstansi,” ujar Wali Kota Maulana dalam sambutannya, Sabtu (24/5).

Menurut Maulana, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempromosikan wisata Kota Jambi.

Selain menjadi hiburan, lomba ini dinilai sebagai strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Lomba ini bisa jadi daya tarik wisata baru, terutama bagi wisatawan domestik yang gemar memancing. Di samping itu, kegiatan ini juga mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha perikanan, alat pancing, hingga UMKM kuliner,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini merupakan wadah interaksi strategis yang mampu menciptakan sinergi positif lintas sektor, demi terwujudnya Kota Jambi yang BAHAGIA.

Tak hanya sebagai kompetisi, Lomba Mancing ini dikemas dalam suasana penuh kekeluargaan.

Wali Kota Maulana mengajak seluruh peserta untuk menjunjung sportivitas dan menjadikan acara ini sebagai ajang mempererat hubungan antar perangkat daerah serta menjalin komunikasi yang lebih cair dan terbuka.

“Di pinggir kolam nanti, kita semua bersaing secara sehat. Tapi yang paling penting adalah tawa dan kebersamaan. Kita ingin membangun Kota Jambi dengan semangat gotong-royong dan rasa saling percaya,” pungkasnya.

Acara ini disambut antusias oleh masyarakat dan peserta, yang berharap lomba mancing dapat menjadi agenda rutin tahunan dan bagian dari kalender pariwisata Kota Jambi.(*)




Walikota Jambi Dukung TPMF, Harap Dispora Aktif Promosikan Kota Lewat Kegiatan Kreatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Maulana mengungkapkan harapannya agar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi semakin giat menggelar berbagai kegiatan kreatif dan positif yang bisa mengangkat nama Kota Jambi di kancah nasional maupun internasional.

Salah satu kegiatan yang mendapat apresiasi tinggi adalah Tanah Pilih Marching Festival (TPMF).

Ajang ini dinilai mampu mencerminkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan seni melalui pertunjukan marching band yang melibatkan berbagai pelajar dan komunitas dari dalam maupun luar kota.

“TPMF tidak hanya melatih aspek psikomotorik dan seni, tapi juga menanamkan nilai-nilai karakter bagi generasi muda kita. Ini sangat positif dan perlu didukung terus-menerus,” ujar Maulana, Sabtu (24/5).

Menurutnya, kegiatan seperti TPMF turut memperkuat citra Kota Jambi sebagai kota kreatif dan berbudaya.

Tak hanya berdampak di bidang pendidikan dan karakter anak muda, acara ini juga memberi kontribusi nyata terhadap perputaran ekonomi.

Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terlibat dalam event tersebut.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, sektor UMKM ikut terdongkrak. Banyak pengunjung, kuliner dan produk lokal laku terjual. Ini adalah sinergi antara seni, ekonomi, dan pembangunan karakter,” tambahnya.

Maulana berharap TPMF dan kegiatan serupa bisa rutin dilaksanakan, sehingga Jambi semakin dikenal sebagai kota yang aktif, inovatif, dan ramah bagi pengembangan potensi generasi muda.(*)




Dispora Kota Jambi Gelar TPMF 2025, Angkat Prestasi dan Kreativitas Pemuda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jambi, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi menggelar Tanah Pilih Marching Festival (TPMF) 2025 pada 24–25 Mei 2025.

Festival marching band terbesar di Jambi ini mempertemukan 19 tim dari berbagai daerah dengan total 800 peserta yang terdiri dari atlet dan official.

Kepala Dispora Kota Jambi, Erwandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Keolahragaan.

Khususnya dalam penyelenggaraan kejuaraan olahraga tingkat kabupaten/kota.

“TPMF 2025 ini adalah pelaksanaan yang ketiga, dan kami berharap festival ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pembinaan dan ajang unjuk prestasi bagi generasi muda, khususnya di bidang marching band,” ujar Erwandi saat membuka acara.

TPMF 2025 mempertandingkan tiga mata lomba utama, yaitu Konser Musik dan Color Guard Ensemble yang digelar di Taman Arena Remaja Kota Jambi,

Street Parade yang dimulai dari Kantor DPRD Kota Jambi dan berakhir di halaman Kantor Wali Kota Jambi.

Peserta festival dibagi dalam tiga divisi. Yakni Junior, Senior Non-Brass, dan Senior Brass.

Dari 19 tim yang tampil, 15 berasal dari Kota Jambi, 1 tim dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan 3 tim dari Kabupaten Batanghari.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Bapak Wali Kota Jambi yang selalu memberi semangat bagi pengembangan olahraga dan seni pertunjukan di kota ini. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya acara ini,” tambah Erwandi.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan

kreativitas generasi muda Jambi. Acara puncak ditandai dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Wali Kota Jambi.(*)