Spektakuler! Pemkot Jambi Torehkan Prestasi Sembilan Kali Berturut Terima Opini WTP dari BPK RI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Kota Jambi sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya secara berturut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Jambi Tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Provinsi Jambi.

Raihan apresiasi itu diterima langsung oleh Wali Kota Jambi Dr.dr.H.Maulana,M.K.M dari Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, Muhamad Toha Arafat, S.E., M.Si., Ak., CA., CSFA., CFrA., bertempat di Kantor BPK RI Perwakilan Jambi, Senin sore (26/05/2025).

Sebelumnya, dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh masing-masing pihak.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Sekda Kota Jambi A. Ridwan, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Kota Jambi.

Raihan Opini WTP kesembilan kali yang diraih oleh Kota Jambi ini, juga bersamaan dengan sejumlah pemerintah daerah di Provinsi Jambi, seperti Kabupaten Sarolangun, Tanjung Jabung Barat dan Tebo.

Selain menyampaikan raihan opini untuk Kota Jambi, Kepala BPK Perwakilan Jambi itu juga memberikan catatan-catatan penting untuk dipedomani dalam penyajian laporan keuangan pemerintah dengan standar Akuntansi Pemerintahan (SAKIP), efektifitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Usai menerima predikat opini tersebut, Wali Kota Maulana mengungkapkan, raihan opini WTP itu menjadi kado terindah perayaan 79 tahun HUT Pemerintahan Kota Jambi dan 624 tahun hati jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi.

“Hari ini, Saya berada di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi untuk menerima hasil pemeriksaan Tahun Anggaran 2024. Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan kembali WTP. Ini merupakan ke-9 kalinya untuk Kota Jambi secara berturut-turut, dan ini sekaligus menjadi kado terindah ulang tahun Kota Jambi,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjalankan program secara baik.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, baik jajaran penyelenggara pemerintahan maupun legislatif, yang telah menjalankan program-program pemerintahan dengan baik serta menyusun dan menyajikan laporan keuangan secara akuntabel, sehingga dapat diaudit dengan hasil yang membanggakan,” ucap Wali Kota Maulana.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa sesuai dengan arahan dan rekomendasi dari BPK RI, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan guna menyempurnakan tata kelola keuangan daerah ke depannya.

“Insya Allah, kita tindaklaanjuti sesuai arahan yang disampaikan oleh BPK sebagai rekomendasi,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan, prestasi yang diraih dengan 9 kali berturut-turut ini merupakan konsistensi pemerintah Kota bersama legislatif dalam menjalankan tata kelola keuangan yang baik.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas capaian yang diraih ini. Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, sesuai dengan arahan dan rekomendasi yang disampaikan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi,” ujar Kemas Faried.

Sebelumnya, Kepala BPK RI Perwakilan Jambi Muhammad Toha Arafat menyampaikan beberapa catatan yang menjadi rekomendasi LHP Pemerintah Kota Jambi.

Ia juga berharap hasil pemeriksaan yang telah disampaikan dapat memberikan dorongan dan motivasi untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, dan secara bersama-sama selalu berusaha dan berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.

Sebagaimana diketahui, Penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Unaudited Tahun Anggaran 2024 oleh Pemkot Jambi kepada BPK telah dilaksanakan secara tepat waktu sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara yang menyebutkan bahwa Gubernur/Bupati/Wali Kota menyampaikan Laporan Keuangannya kepada BPK paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Pemeriksaan BPK RI dilaksanakan dengan mengacu pada akuntabilitas kinerja keuangan yang disajikan pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Pemeriksaan atas Laporan Keuangan dilakukan dengan tujuan untuk memberikan opini (pernyataan pendapat) atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan dengan mendasarkan pada kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektifitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).

Oleh karena itu, dalam melakukan pemeriksaan laporan keuangan Pemkot Jambi, selain memberikan opini atas laporan keuangan, BPK juga melaporkan hasil penilaian terhadap SPI dan hasil pemeriksaan atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang dilaksanakan oleh jajaran Pemerintahan Kota Jambi.(*)




Syofni Herawati Apresiasi Kesuksesan Pilkate Kota Jambi, PKB Dukung Proses Demokrasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota DPRD Kota Jambi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syofni Herawati, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pemilihan Ketua RT (Pilkate) yang digelar serentak beberapa waktu lalu di Kota Jambi.

Ia menilai, proses demokrasi di tingkat lingkungan ini berjalan tertib, aman, dan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Menurut Syofni, Pilkate Serentak tahun 2025 merupakan bagian penting dari demokrasi partisipatif yang patut dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.

“Kami dari PKB mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi yang telah menyelenggarakan Pilkatek secara terbuka dan demokratis. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam menentukan pemimpin di lingkungan masing-masing semakin baik,” ujarnya, Selasa (27/5/2025).

Ia menambahkan, secara umum pelaksanaan Pilkate berlangsung sukses, meskipun terdapat satu-dua persoalan teknis seperti batas wilayah yang sempat menjadi perhatian.

Namun demikian, ia menilai hal tersebut bukan hambatan besar dan masih bisa diselesaikan secara musyawarah.

“Masalah yang muncul lebih kepada teknis batas wilayah di beberapa RT, bukan soal proses pemilihan itu sendiri. Ini bisa diperbaiki ke depan dengan pendataan yang lebih akurat dan koordinasi antarwilayah,” jelasnya.

Syofni berharap evaluasi dari Pilkate ini bisa menjadi bekal untuk pelaksanaan serupa di masa mendatang agar lebih matang.

Terutama dalam hal validasi data, batas wilayah administratif, serta keterlibatan semua unsur masyarakat.

“Pilkate adalah cermin kecil demokrasi di tingkat bawah. Kita harap ke depan bisa lebih rapi dan semua pihak ikut terlibat, karena RT adalah ujung tombak pelayanan publik,” pungkasnya.(*)




Santunan BPJS Ketenagakerjaan Diserahkan, Bukti Perlindungan Sosial Pemkot Jambi bagi Ketua RT

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi aparatur masyarakat dengan menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga almarhum Zainal Abidin, Ketua RT 23 Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

Almarhum baru saja dilantik kembali sebagai Ketua RT pada 21 Mei 2025 sebelum akhirnya berpulang.

Santunan diserahkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulan, pada Senin (26/5/2025) di rumah duka.

Santunan yang diberikan terdiri dari Rp42 juta untuk santunan kematian dan Rp32 juta manfaat lainnya.

Selain itu, anak-anak almarhum juga berhak mendapatkan beasiswa pendidikan dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar total Rp163 juta, yang akan diberikan hingga jenjang sarjana.

“Ini bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kota Jambi dalam memberikan perlindungan ketenagakerjaan bagi Ketua RT yang setiap harinya berperan penting dalam pelayanan masyarakat,” kata Maulana.

“Seluruh Ketua RT di Kota Jambi saat ini telah terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, dengan iuran ditanggung pemerintah,” jelas Wali Kota Maulana.

Pemkot Jambi juga telah memperluas cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Saat ini, sebanyak 3.000 pekerja rentan seperti tukang ojek, pelaku UMKM, hingga buruh harian lepas, serta 1.316 petugas keagamaan telah dimasukkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Maulana, langkah ini penting untuk memastikan bahwa warga yang bekerja di sektor informal dan non-upah tetap mendapatkan jaminan ketika mengalami risiko kerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jambi yang dianggap progresif dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja sektor informal.

“Kepesertaan Ketua RT dalam program BPJS Ketenagakerjaan adalah langkah luar biasa. Ini membuktikan bahwa perlindungan sosial ketenagakerjaan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh masyarakat yang berperan aktif dalam pelayanan publik,” ungkap Hendra.

Ia menambahkan, beasiswa pendidikan untuk anak almarhum akan disalurkan secara bertahap, sesuai dengan tingkat pendidikan yang dijalani.

Kebijakan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman kepada para aparatur dan pekerja rentan.

Pemkot Jambi berharap perlindungan ini dapat terus diperluas agar manfaat BPJS Ketenagakerjaan dirasakan oleh lebih banyak warga.(*)




Normalisasi Sungai Asam Dikebut, Maulana Targetkan Tekan Genangan Hingga 70%

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Komitmen Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., dalam menanggulangi permasalahan banjir kembali dibuktikan lewat aksi nyata di lapangan.

Senin (26/5/2025), Wali Kota Maulana turun langsung meninjau sejumlah titik rawan banjir di wilayah Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Simpang III Sipin (Kecamatan Kotabaru), serta kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah.

Dalam tinjauan tersebut, Wali Kota Maulana memastikan pengerahan alat berat untuk melakukan normalisasi drainase dan pelebaran aliran sungai yang mengalami sedimentasi parah.

“Setelah kita lihat di kawasan Mayang dan Lingkar Selatan, sedimentasinya sangat tinggi. Ini membuat jalur air tersumbat dan menyebabkan luapan air saat hujan deras. Maka dari itu, kita langsung turunkan alat berat untuk normalisasi sebagai langkah cepat,” ujar Maulana.

Selain sedimentasi, bangunan yang berdiri di atas saluran air juga menjadi perhatian serius.

Wali Kota Maulana menginstruksikan agar bangunan-bangunan yang menghalangi jalur air segera dibongkar demi kelancaran aliran.

“Saya sudah sampaikan langsung kepada pemilik bangunan yang menutupi drainase. Harus segera dibongkar agar tidak menimbulkan dampak banjir ke kawasan lainnya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan daerah resapan air yang semakin tergerus oleh pembangunan.

Salah satu hambatan aliran air di Kota Jambi, menurutnya, terjadi karena ujung sungai bermuara ke wilayah Kabupaten Muaro Jambi yang drainasenya masih alami.

“Air tertahan karena mengalir ke kebun-kebun karet. Ini menyebabkan limpahan balik ke Kota Jambi. Maka dari itu, daerah resapan menjadi sangat penting untuk kita jaga dan revitalisasi,” jelasnya.

Lebih jauh, Maulana menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah penyelesaian normalisasi Sungai Asam.

Proyek ini disebut dapat mengurangi genangan hingga 70 persen jika terselesaikan dengan optimal.

“Satu per satu kita uraikan permasalahan banjir ini. Kami sudah siapkan dua kolam retensi di Kampung Banjir dan Lorong Arwah. Sungai Asam pun tengah dilebarkan hingga 9 meter, dari Kenali Asam Bawah hingga ke pintu air Sungai Asam,” ungkapnya.

Dukungan pendanaan juga terus diperkuat. Dalam perubahan APBD Provinsi Jambi, telah disiapkan anggaran sebesar Rp25 miliar.

Pemerintah Kota Jambi sendiri mengalokasikan Rp5 miliar, sementara pemerintah pusat turut berkontribusi dengan dana Rp45 miliar.

“Anggaran ini akan digunakan untuk pembebasan lahan dan pengerjaan fisik, agar program pengendalian banjir ini benar-benar memberikan dampak besar,” ujar Maulana.

Wali Kota Maulana juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Ketua RT yang baru saja dilantik, untuk ambil bagian aktif dalam pengawasan, sosialisasi, dan kolaborasi menyeluruh demi penanganan banjir yang berkelanjutan.

“Air ini tidak mengenal batas wilayah administrasi. Jika satu titik tersumbat, maka wilayah lain ikut terdampak. Ini kerja kolektif yang perlu dukungan semua pihak,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Maulana turut didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana, camat, lurah, serta Ketua RT dari wilayah terdampak banjir.(*)




Setelah 10 Tahun, Jambi Kembali Gelar Kejuaraan Renang Bertaraf Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah vakum selama satu dekade, Kejuaraan Renang Nasional Wali Kota Cup Jambi Open kembali menghidupkan semangat olahraga akuatik di Kota Jambi.

Ajang bergengsi ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-624, berlangsung selama tiga hari, dari 26 hingga 28 Mei 2025, di Kolam Renang Telago Ratu, Kotabaru Jambi.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka kejuaraan tersebut pada Senin siang (26/5/2025), yang diikuti oleh 290 atlet dari berbagai daerah.

Tercatat, 163 atlet putra dan 127 atlet putri ikut ambil bagian dalam 1.410 nomor perorangan dari lima kategori yang dipertandingkan.

Tak hanya dari Jambi, kejuaraan ini juga diikuti atlet-atlet dari provinsi tetangga seperti Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga DKI Jakarta.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Sekretaris Daerah A. Ridwan, Ketua KONI Kota Jambi Antoni Gumay, atlet renang legendaris Provinsi Jambi Elvira Rose Nasution selaku Ketua Panitia, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, jajaran perangkat daerah, serta para pelatih, juri, dan ofisial.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan harapannya agar momentum ini dapat melahirkan kembali atlet-atlet renang andalan Jambi yang mampu berprestasi di tingkat nasional, bahkan internasional.

“Mudah-mudahan dari Jambi kembali lahir perenang-perenang nasional yang bisa merebut medali pada PON mendatang dan mengharumkan nama daerah,” ujar Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai fair play dalam setiap pertandingan.

Menurutnya, kejuaraan ini bukan hanya ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga wadah pembentukan karakter, tanggung jawab, dan integritas.

“Menjadi juara itu sulit, tapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Karena itu, kepada atlet-atlet Jambi, saya harap serius dalam berlatih demi mencapai prestasi tertinggi,” imbuhnya.

Wali Kota Maulana juga mengajak seluruh elemen yang terlibat, termasuk para wasit dan dewan juri, untuk menjaga kondusivitas pertandingan demi menghasilkan kejuaraan yang berkualitas dan profesional.

Di hari pertama pelaksanaan, Wali Kota Maulana, bersama Wakil Wali Kota dan jajaran tamu kehormatan, turut menyerahkan penghargaan dan medali kepada para juara pada kategori Gaya Bebas Putra-Putri.

Momen ini sekaligus menjadi simbol kebangkitan kembali olahraga renang di Kota Jambi.

Melalui kejuaraan ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat terus mendorong kemajuan olahraga akuatik dan membangkitkan motivasi atlet daerah untuk mengukir prestasi di panggung nasional dan internasional.(*)




9 Kali Berturut-turut! Kota Jambi Pertahankan Opini WTP dari BPK RI

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali mencatatkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah.

Untuk tahun anggaran 2024, Pemkot Jambi berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Ini menjadi kali kesembilan secara berturut-turut Kota Jambi mendapatkan predikat tertinggi dalam laporan keuangan daerah.

Opini WTP diberikan berdasarkan hasil audit BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Penilaian mencakup empat aspek utama, yaitu kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap regulasi, dan efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).

Capaian ini menegaskan konsistensi Pemkot Jambi dalam mempertahankan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran sejak 2017.

Selain opini keuangan, BPK juga menyampaikan evaluasi atas kinerja SPI dan kepatuhan pemerintah daerah terhadap ketentuan perundang-undangan.

Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh jajaran pemerintah kota.

“Opini WTP ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras bersama. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola dan menjalankan seluruh rekomendasi dari BPK,” ujarnya.

Pemkot Jambi juga terus mendorong optimalisasi pelaporan sesuai Standar Akuntansi Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) serta memperkuat sistem pengawasan internal.

Dengan capaian ini, Kota Jambi menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten dalam menerapkan prinsip good governance, sekaligus mendukung terwujudnya visi “Kota Jambi Bahagia” melalui tata kelola anggaran yang bersih dan bertanggung jawab.(*)




Maulana Wisuda Lansia Tangguh, Kota Jambi Cetak Generasi Emas di Masa Senja

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi mewisuda 44 peserta Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Rukun Mandiri Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru, dalam sebuah seremoni penuh makna yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (26/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Lansia Bahagia, yang menjadi salah satu program prioritas dalam 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi, Maulana-Diza, menuju terwujudnya Kota Jambi Bahagia.

Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia, tetapi juga menghidupkan semangat mereka untuk tetap Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif (SMART) di masa senja.

Saat ini, Kota Jambi telah memiliki tiga sekolah lansia berstandar, yakni Selantang Sehat Selalu di Kecamatan Paal Merah, Selantang Ramah di Kecamatan Jelutung, dan Selantang Rukun Mandiri di Kecamatan Kotabaru.

“Selantang ini bukan sekadar sekolah, tapi wadah kebahagiaan bagi lansia. Di sini mereka belajar tentang kesehatan, agama, keluarga, dan keterampilan lainnya. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap para lansia agar tetap bahagia dan berdaya,” ujar Wali Kota Maulana dalam sambutannya.

Selain acara wisuda, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan sejumlah agenda penting, seperti penyerahan honor kepada kader PPKBD dan Sub-PPKBD, bantuan operasional pendamping keluarga, penyerahan makanan tambahan (PMT) untuk anak berisiko stunting, serta pemberian penghargaan kepada Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) paripurna jenjang SD/MI dan SMP/MTs.

Maulana menegaskan, Selantang akan terus dikembangkan di seluruh kecamatan sebagai bentuk pembangunan non-fisik yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Ini adalah bagian dari pembangunan karakter masyarakat. Keberhasilan pembangunan bukan hanya dari infrastruktur, tapi juga dari manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada para lansia tangguh yang diwisuda, seraya berharap mereka dapat menjadi teladan bagi generasi muda dalam hal semangat hidup, kedisiplinan, dan kontribusi sosial.

“Program ini adalah penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal dan pengalaman hidup yang sangat berharga. Lansia adalah penjaga nilai, guru kehidupan, dan sumber inspirasi,” lanjut Maulana.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyerahkan langsung penghargaan kepada sekolah-sekolah yang berhasil dalam program SSK, serta mengapresiasi kader dan tim pendamping keluarga (TPK) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan isu kependudukan dan keluarga berencana.

“Kepada para kader PPKBD dan TPK, kami sangat menghargai dedikasi dan kerja keras kalian. Pemberian honor ini bukan sekadar insentif, tapi bentuk nyata apresiasi dan dukungan dari Pemerintah Kota Jambi,” tegasnya.

Terkait program penurunan stunting, Maulana menyebut PMT merupakan intervensi gizi terintegrasi untuk melindungi masa depan generasi Jambi.

“Stunting bukan sekadar isu kesehatan, tapi menyangkut masa depan Kota Jambi. Anak-anak adalah investasi terbaik kita,” ujar Maulana.

“Setiap program pembangunan harus menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Inilah semangat kerja cepat, kerja nyata, dan kerja bersama yang kami usung,” pungkasnya.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas PPKB Kota Jambi, Mulyadi Yatub, dalam laporannya menyampaikan bahwa PMT kali ini merupakan tahap kedua dari enam tahap yang direncanakan sepanjang tahun 2025, menyasar 281 anak berisiko stunting berdasarkan data E-PPGBM Dinas Kesehatan

Ia juga melaporkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 242 Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari 726 personel gabungan dari tenaga kesehatan, kader PKK kelurahan, dan kader KB.

Selain itu, Kota Jambi telah memiliki 30 satuan pendidikan siaga kependudukan di tingkat SD dan SMP.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, sejumlah kepala OPD, camat dan lurah, Koordinator PKB Kota Jambi, kepala sekolah lansia, serta para undangan lainnya.(*)




Seloko Adat Jadi Ruang Reproduksi Budaya, Wali Kota Maulana Serukan Kolaborasi Lestarikan Kearifan Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kota Jambi ke-79 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-624 tahun ini diwarnai dengan semangat pelestarian budaya.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka perlombaan Seloko Adat Melayu Jambi Tahun 2025, yang digelar Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi di Balai Adat Kota Jambi, Senin (26/5).

Dengan mengusung tema “Kito Wujudkan Negeri Nan Beradat dan Berbudayo,” ajang tahunan ini menjadi ruang penguatan adat serta regenerasi kader-kader budaya.

Sebanyak 98 peserta dari seluruh kecamatan di Kota Jambi mengikuti perlombaan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Mei 2025, dengan tiga kategori utama, yaitu Kato Berjawab, Melamar Sambil Meletak Tando, dan Serah Terimo Adat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana yang juga selaku pemangku adat menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam membumikan nilai-nilai adat dan budaya di tengah kehidupan masyarakat.

“Keseriusan kami dalam menumbuhkembangkan adat tidak hanya sebatas simbol. Saat ini, sebanyak 1.650 Ketua RT telah dikukuhkan sebagai pemangku adat, sebagai bentuk penguatan peran adat di tingkat masyarakat,” ungkap Maulana.

Ia juga menyampaikan bahwa melalui program prioritas “Bahagia Berbudaya”, Pemerintah Kota Jambi terus mendorong eksistensi nilai-nilai lokal dalam pembangunan.

Tak hanya itu, Pemkot juga tengah memfinalisasi rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hukum Adat, sebagai solusi alternatif penyelesaian konflik masyarakat secara damai dan berakar dari kearifan lokal.

“Adat melayu adalah salah satu pilar kebudayaan nasional. Ia merefleksikan nilai, sejarah, dan tradisi yang menjadi fondasi identitas masyarakat kita. Maka, adat harus kita jaga, kita hidupkan, dan kita wariskan,” ujar Maulana.

Ia berharap, lomba seperti Seloko Adat ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar budaya Melayu Jambi tetap hidup dan menjadi kebanggaan bersama, terutama dalam keberagaman masyarakat urban saat ini.

Selain membahas isu budaya, Wali Kota Maulana turut menyampaikan capaian dan fokus kerja Pemerintah Kota Jambi tahun 2025, termasuk pembangunan infrastruktur, penanganan banjir, serta sistem pengelolaan sampah.

“Saya minta semua pihak ikut mengawasi agar setiap program berjalan baik, tepat, dan tuntas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua LAM Kota Jambi, Datuk Aswan Hidayat, mengungkapkan rencana untuk memperluas cakupan lomba Seloko Adat hingga ke kalangan pelajar SD dan SMP.

“Regenerasi pelestari adat harus dimulai sejak dini. Kita ingin generasi muda terhindar dari pengaruh negatif dan menjadi pelopor dalam mewujudkan Kota Jambi Berbudaya dan Berbahagia,” katanya.

Datuk Aswan juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi adat Melayu dalam setiap peringatan hari bersejarah Kota Jambi, sebagai upaya menambah marwah dan identitas daerah.

Mewakili Ketua Umum LAM Provinsi Jambi, Datuk Abdul Khadir turut menyampaikan apresiasi atas komitmen Wali Kota dan LAM Kota Jambi dalam menjaga budaya.

“Seloko Adat atau Hadits Melayu ini bukan semata kompetisi. Ia adalah cara kita menghidupkan warisan luhur, menampilkan yang terbaik sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya,” ujarnya.

Pembukaan perlombaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Maulana, yang disaksikan oleh unsur Forkopimda, anggota DPRD Kota Jambi, tokoh adat, perwakilan instansi vertikal, OPD, komunitas pencinta adat, serta para mahasiswa dan pelajar.(*)




Turun Langsung, Walikota Jambi Gerak Cepat Atasi Banjir Lingkar Selatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Kelurahan Lingkar Selatan, khususnya di RT 56 dan RT 23, Walikota Jambi,  Maulana, turun langsung ke lapangan meninjau pengerjaan pengangkatan sedimen drainase, Senin (26/5/2025).

Wilayah tersebut termasuk zona rawan genangan akibat hujan deras berdurasi lebih dari 30 menit. Walikota Maulana memastikan pengerjaan normalisasi saluran air menggunakan alat berat untuk mempercepat penanganan dan mencegah banjir susulan.

“Kita telusuri langsung penyebabnya. Drainase utama sudah penuh dengan sedimen dan tidak berfungsi. Hari ini langsung kita kerahkan alat berat untuk normalisasi,” ungkap Walikota Jambi, saat diwawancarai di lokasi.

Dari hasil penelusuran di lapangan, ditemukan bahwa banyak saluran air tertutup bangunan dan mengalami penumpukan sedimen yang menghambat aliran air.

Beberapa titik di sepanjang Jalan Mayang juga menjadi perhatian karena drainase di depan ruko-ruko sudah tertutup total.

Walikota menyebut sekitar 15 hingga 17 rumah terdampak banjir secara rutin akibat sistem drainase yang tidak lagi mampu menampung air hujan.

“Kami buka saluran yang tertutup, ternyata di dalamnya penuh sedimen. Ini sudah tidak ada ruang bagi air mengalir,” tambahnya.

Selain meninjau lokasi, Walikota Maulana juga berdiskusi dengan warga dan tokoh masyarakat terkait solusi jangka panjang.

Salah satu opsi yang dibahas adalah pemanfaatan lahan kosong di sekitar masjid untuk dijadikan kolam resapan air, guna menahan debit air saat hujan deras.

“Kita butuh kolaborasi semua pihak. Tadi juga sudah ada bangunan di atas drainase yang siap dibongkar sendiri oleh pemiliknya. Ini bentuk kesadaran warga yang patut diapresiasi,” katanya.

Pemerintah Kota Jambi saat ini juga tengah mengerjakan berbagai proyek penanganan banjir, termasuk pembebasan lahan dan pembangunan kolam retensi di beberapa wilayah rawan seperti Rawasari dan Kampung Banjir.

Dengan total anggaran mencapai Rp75 miliar, program ini ditargetkan bisa mengurangi potensi banjir hingga 77 persen di wilayah terdampak.

“Proyek ini tidak hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan Kota Jambi. Kami mohon doa dan dukungan agar ikhtiar ini berjalan lancar,” pungkasnya.(*)




Pertumbuhan Kredit dan Pembiayaan Dorong Ekonomi Jambi, Ini Data OJK

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi melaporkan bahwa kinerja Industri Jasa Keuangan (IJK) di wilayah Jambi menunjukkan pertumbuhan stabil dan positif pada Maret 2025.

Capaian ini didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, kepercayaan konsumen yang membaik, serta inovasi di berbagai sektor jasa keuangan.

Per Maret 2025, penyaluran kredit perbankan umum di Jambi tumbuh sebesar 6,78% year-on-year (yoy) menjadi Rp54,90 triliun.

Kredit konvensional tumbuh 5,72% menjadi Rp48,49 triliun, sedangkan pembiayaan syariah naik signifikan sebesar 15,58% menjadi Rp6,40 triliun.

Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 5,07%, dengan DPK perbankan syariah mencatat lonjakan 49,94% menjadi Rp5,38 triliun.

Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan umum di Jambi tercatat 115,34%, melampaui LDR nasional sebesar 89,01%, sementara kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL 1,78%.

Sebagian besar kredit disalurkan untuk konsumsi (42,61%), disusul investasi (29,15%) dan modal kerja (28,24%).

Penyaluran kredit untuk UMKM menyumbang 46,61% dari total pembiayaan.

Untuk sektor BPR, meskipun kredit turun 5,62% menjadi Rp1,06 triliun, DPK tumbuh 3,41%.

Sebagian besar kredit BPR dialokasikan ke modal kerja dan UMKM.

Penyaluran pembiayaan oleh Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) tumbuh signifikan 33,05% (yoy), dengan total pembiayaan sejak 2019 mencapai Rp3,10 miliar kepada 1.619 nasabah.

Perusahaan pembiayaan mencatat pembiayaan Rp9,04 triliun (naik 0,30%), dengan peningkatan kontrak 43,49%.

Modal ventura naik 22,01% menjadi Rp131,70 miliar, dan sektor dana pensiun tumbuh 4,47% dengan aset sebesar Rp232,88 miliar.

Sebaliknya, perusahaan pergadaian mengalami penurunan aset sebesar 7,36% dan pinjaman turun 38,84% secara kuartalan.

Jumlah investor pasar modal Jambi per Maret 2025 mencapai 139.185 SID, meningkat 14,61% (yoy). Nilai transaksi saham tumbuh tajam sebesar 40,19% menjadi Rp1,07 triliun.

Namun, transaksi reksa dana turun 36,92% menjadi Rp92,25 miliar.

OJK Jambi terus mendorong edukasi dan literasi pasar modal, serta memfasilitasi pelaku usaha untuk memanfaatkan pendanaan melalui Securities Crowdfunding (SCF), meskipun saat ini belum ada perusahaan Jambi yang tercatat sebagai emiten.

Hingga April 2025, OJK Jambi telah melaksanakan 25 kegiatan edukasi keuangan dengan total 3.900 peserta

OJK juga menangani 50 pengaduan konsumen, mayoritas terkait sektor IKNB dan perbankan.

OJK Jambi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai investasi ilegal, serta selalu memverifikasi legalitas perusahaan melalui laman resmi OJK: [https://www.ojk.go.id/waspada-investasi](https://www.ojk.go.id/waspada-investasi).

Pada April 2025, TPAKD Jambi menggelar dua agenda utama, yaitu Rakor Program Kerja TPAKD Kota Jambi dan Product Matching sektor perbankan di Kabupaten Bungo.

Program ini terus diperkuat untuk memperluas akses keuangan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.(*)