Wali Kota Maulana Buka Seminar Nasional FKM UI: Kolaborasi Strategis Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Wali Kota Jambi Maulana membuka Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat bersama FKM UI

Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat dan Sosialisasi Program Pascasarjana (S2 dan S3) Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (31/5/2025).

Seminar hasil kolaborasi antara Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pemerintah Kota Jambi, Poltekkes Jambi, dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Wilayah Jambi ini mengangkat tema “Strategi Komprehensif Pencegahan Penyakit Tidak Menular Berbasis Masyarakat.”

Diselenggarakan secara hybrid, seminar ini diikuti oleh 150 tenaga kesehatan yang hadir langsung di lokasi kegiatan, serta ratusan peserta lainnya yang mengikuti secara virtual dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya kesehatan, sekaligus memperluas jangkauan edukasi dan advokasi terhadap pencegahan penyakit tidak menular berbasis komunitas.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana turut hadir sebagai narasumber dan memaparkan strategi Pemerintah Kota Jambi dalam menanggulangi dan mencegah penyakit tidak menular melalui pendekatan promotif dan preventif yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga:  Walikota Maulana : Sport Tourism Adalah Wajah Baru Pertumbuhan Ekonomi Kota Jambi

Selain Wali Kota Maulana, turut hadir dua narasumber utama dari FKM UI, yaitu : Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc., Guru Besar FKM UI, yang menyampaikan materi tentang Strategi Penguatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Mencegah Penyakit Tidak Menular, dan Prof. dr. Mondastri Korib Sudaryo, M.S., D.Sc., Dekan FKM UI, yang memaparkan kajian tentang Dampak Bencana terhadap Kejadian Penyakit Tidak Menular di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi dokter Maulana, mengatakan seminar bersama FKM Universitas Indonesia ini merupakan bagian penting dari upaya strategis pemerintah kota Jambi dalam penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang saat ini angka kematiannya terus tinggi.

“Hal ini sejalan dengan berbagai program yang telah kita jalankan di bidang kesehatan, seperti layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pengembangan kawasan tanpa asap rokok, penyediaan ruang terbuka hijau, serta pembangunan sarana dan prasarana penunjang aktivitas olahraga hingga ke tingkat RT melalui program Kampung Bahagia,” ujar Maulana.

Ia juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari implementasi Kota Jambi sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, senantiasa mendukung berbagai event yang digelar di Kota Jambi, termasuk kegiatan ilmiah seperti seminar ini. Selain memperkuat kapasitas sumber daya manusia, kegiatan semacam ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap perputaran roda perekonomian daerah.

Baca juga:  Walikota Maulana : Danau Sipin Harus Jadi Ikon Wisata Unggulan Kota Jambi

“Kami harus mampu memperkenalkan Kota Jambi dari berbagai aspek, termasuk aspek budaya yang juga erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat. Apa yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari upaya tersebut,” ujar Wali Kota Maulana.

Dalam forum itu, Wali Kota Maulana juga menyinggung kebijakan strategis terkait pemilihan dan perpanjangan masa jabatan Ketua RT. Kebijakan tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dari strategi penguatan pemerintahan berbasis komunitas yang mampu menyukseskan program-program pembangunan di tingkat akar rumput.

“Pemilihan dan penambahan masa jabatan Ketua RT merupakan upaya untuk memastikan agar setiap program, termasuk di bidang kesehatan, dapat dijalankan secara optimal hingga ke tingkat paling bawah,” jelasnya.

Wali Kota Maulana juga memaparkan sejumlah capaian strategis Pemerintah Kota Jambi di bidang kesehatan yang terus menunjukkan progres signifikan. Salah satunya adalah penambahan anggaran sebesar Rp5,9 miliar untuk mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) 100 persen, sehingga seluruh warga Kota Jambi memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang terjamin.

Tak hanya itu, Pemkot Jambi juga memberikan perlindungan sosial melalui skema jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan dan mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Di sisi lain, untuk mempercepat respon terhadap kebutuhan warga, Pemerintah Kota Jambi juga telah membentuk UPTD Call Center Bahagia sebagai pusat layanan pengaduan dan kegawatdaruratan kesehatan masyarakat.

“Semua ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan dan rasa aman masyarakat Kota Jambi,” jelas Maulana.

Selain jaminan layanan kesehatan yang merata, Wali Kota Maulana juga menyoroti upaya konkret dalam percepatan penurunan angka stunting. Ia menyampaikan bahwa angka prevalensi stunting di Kota Jambi saat ini berhasil ditekan menjadi 10,8 persen, turun signifikan dari 13,5 persen pada tahun 2023.

“Program kerja di bidang ini akan terus kami perkuat dan tingkatkan hingga target zero stunting di Kota Jambi benar-benar bisa terwujud,” tegasnya.

Maulana juga mengatakan, untuk mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat, Pemerintah Kota Jambi telah menetapkan tujuan dan sasaran yang jelas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sasaran tersebut menjadi pedoman utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program kesehatan yang terarah dan berkelanjutan.

“Semua itu tentunya sejalan dengan 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia, dalam upaya mewujudkan Kota Perdagangan dan Jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera,” ujar Wali Kota Maulana menutup paparannya.

Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta gambaran yang utuh kepada para mahasiswa, mahasiswi, dan tenaga kesehatan, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas profesional di bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Seminar ini juga menjadi sarana motivasi dan inspirasi bagi generasi muda yang akan melanjutkan pengabdian di sektor kesehatan.

Pada sesi pembukaan seminar, turut dilakukan sosialisasi Program Magister dan Program Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) yang disampaikan oleh Prof. Indri Hapsari Susilowati, SKM, MKKK, Ph.D., bersama Dr. Budi Hartono, S.Si., M.K.M.

Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan, dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Jambi juga menyerahkan plakat kepada FKM UI, yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Maulana kepada Guru Besar FKM UI, Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Fahmi, para pimpinan perguruan tinggi, serta ratusan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan kesehatan di Kota Jambi. (*)




Maulana Tegaskan Infrastruktur Prioritas : Harus Nyata dan Dirasa Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali meninjau secara langsung progres pekerjaan fisik infrastruktur jalan dan drainase di sejumlah titik, Jumat (30/5/2025). Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya percepatan sekaligus bentuk pengawalan langsung atas pelaksanaan program prioritas yang berkaitan erat dengan kebutuhan dasar dan mobilitas masyarakat.

Meskipun telah memasuki 100 hari masa kerja, Wali Kota Maulana tetap konsisten menjaga ritme kerja pemerintahan agar tetap berjalan efektif dan responsif. Pembangunan infrastruktur, menurutnya, tidak boleh dilakukan secara normatif atau sekadar formalitas, karena hasilnya akan berdampak langsung pada aktivitas harian warga.

“Saya ingin memastikan setiap pekerjaan infrastruktur betul-betul berjalan cepat dan sesuai standar. Karena jalan dan drainase ini bukan sekadar proyek, tapi kebutuhan langsung masyarakat. Maka harus dikawal, tidak bisa dilepas begitu saja,” tegas Maulana.

Tinjauan tersebut mencakup wilayah-wilayah padat penduduk, seperti di RT 38, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah pengerjaan cor jalan sepanjang 80 meter, dan RT 03,Kelurahan Kasang Jaya, Kecamatan Jambi Timur pengerjaan cor jalan sepanjang 61 meter.

Tidak hanya mengecek pengerjaan jalan, pada setiap tinjauannya itu, Wali Kota Maulana juga turut meninjau sejumlah titik drainase yang dekat dengan pengerjaan jalan lingkungan tersebut.

Pembenahan ruas-ruas jalan merupakan program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Maulana-Diza Hazra Aljosha yang menargetkan pembenahan di 101 titik jalan berlubang.

Wali Kota berharap, seiring dengan berjalannya proses perbaikan ruas-ruas jalan oleh Pemerintah Kota Jambi, berbagai program pembangunan berbasis lingkungan juga dapat mulai digerakkan. Hal ini mencakup upaya menjaga kebersihan drainase dan lingkungan sekitar, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kualitas kesehatan masyarakat.

Ia juga menyoroti antusiasme warga terhadap program Kampung Bahagia, sebuah pendekatan pembangunan berbasis komunitas yang mengedepankan semangat gotong royong dan kepedulian bersama. Program ini, menurutnya, telah mendapat sambutan hangat dari masyarakat sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.

“Kepada camat dan lurah, saya harapkan untuk lebih sering turun langsung ke lapangan, agar bisa mendengar dan merespons secara langsung setiap aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa sejumlah kawasan menjadi prioritas dalam agenda perbaikan infrastruktur ke depan. Beberapa di antaranya adalah Jalan TP Sriwijaya, Jalan Panjaitan di kawasan Kebun Handil, akses menuju Pertamina Kenali Asam Bawah, serta Jembatan Sari Bakti yang saat ini mengalami penurunan konstruksi.

“Wilayah-wilayah tersebut menjadi prioritas karena banyaknya keluhan dari masyarakat. Seluruhnya akan mulai dikerjakan tahun ini dan telah masuk dalam rencana perbaikan 450 ruas jalan berstatus jalan kota,” ungkap Maulana.

“Kami akan terus melakukan peninjauan langsung ke lapangan, memastikan setiap ruas jalan yang sedang dan akan diperbaiki dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan,” lanjutnya.

Dalam tinjauannya, Wali Kota Maulana memastikan bahwa setiap pekerjaan jalan yang dilakukan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar yang telah ditetapkan, termasuk dari segi ketebalan konstruksi jalan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan, khususnya jalan-jalan lingkungan yang rawan mengalami kerusakan jika tidak digunakan secara bijak.

“Tolong dijaga penggunaannya. Jangan biarkan angkutan bertonase besar masuk ke jalan lingkungan,” pesan Maulana.

Turut mendampingi Wali Kota Jambi, Anggota DPRD Kota Jambi Abdul Gani, Kepala Dinas PUPR Momon Sukmana beserta jajaran, Camat Jambi Timur A Syukri, serta para Ketua RT wilayah tinjauan.(*)




Walikota Maulana : Sport Tourism Adalah Wajah Baru Pertumbuhan Ekonomi Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi terasa berbeda, Jumat (30/5/2025), saat deretan busur dan anak panah menghiasi arena dalam gelaran Kejuaraan Panahan Wali Kota Jambi Cup Gelanggang Siginjai 2025.

Mengusung tema “Jaga Tradisi, Raih Prestasi”, kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Sebanyak 250 pemanah ambil bagian dalam kejuaraan ini. Tidak hanya dari dalam Provinsi Jambi, tapi juga dari berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga DKI Jakarta. Lebih membanggakan lagi, kehadiran peserta dari mancanegara, yakni Malaysia, yang menandai event ini telah memasuki level event bertaraf internasional, sebuah capaian awal yang membuka peluang lebih besar di masa depan.

Kehadiran peserta luar negeri tersebut menjadi bukti bahwa Kota Jambi telah mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga yang menarik minat mancanegara. Hal ini memperkuat posisi Jambi sebagai kota yang tidak hanya aktif dalam pembangunan, tetapi juga dalam diplomasi budaya dan olahraga melalui sport tourism.

Kejuaraan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dengan melepas tembakan anak panah ke arah sasaran sebagai simbol dimulainya pertandingan.

Dalam keterangannya, Wali Kota menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekedar kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai luhur warisan budaya.

“Selamat bertanding untuk semua peserta. Kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini, atas nama pemerintah saya ucapkan apresiasi dan terima kasih. Siapapun pemenangnya nanti, jadikanlah motivasi dan teruslah berlatih,” ujar Maulana.

Ia juga menekankan bahwa ajang ini merupakan peluang emas untuk mengasah kemampuan sekaligus mentalitas atlet.

“Kejuaraan panahan Wali Kota Jambi Cup 2025 ini juga merupakan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman dan meningkatkan kemampuan, serta mentalitas sebagai atlet melalui kompetisi, karena pengalaman merupakan guru terbaik,” lanjutnya.

Lebih jauh, Maulana menggarisbawahi bahwa olahraga panahan bukan hanya tentang fisik dan teknik, tapi juga tentang nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.

“Orangtua juga berperan penting untuk memperkenalkan olahraga panahan ini kepada generasi muda tidak hanya dari sisi olahraganya, namun juga dari sisi keagamaan yang masuk ke dalam sunnah Nabi,” ungkapnya.

“Selain itu juga ada berkuda dan berenang, yang beberapa hari lalu juga kita lakukan kejuaraannya lomba renang berskala nasional,” lanjutnya.

Di sisi lain, kejuaraan ini juga menjadi sarana promosi Kota Jambi kepada para peserta, baik dalam konteks budaya, pariwisata, maupun ekonomi.

“Kami mengadakan event-event ini juga sebagai langkah sport tourism untuk meningkatkan kunjungan dan mengenalkan Jambi di kancah regional, nasional maupun internasional,” jelas Maulana.

“Sebagai insan olahraga, saya berpesan jaga terus sportivitas untuk membentuk karakter dan generasi muda yang tangguh,” pesannya.

Ia juga berharap berbagai kegiatan yang terselenggara dalam rangka HUT Kota Jambi tahun ini dapat memberikan efek positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Melalui berbagai rangkaian kegiatan, termasuk hiburan rakyat yang akan menghadirkan artis-artis ternama dari ibu kota pada puncak peringatan HUT Kota Jambi, kami optimis hal ini akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan aktivitas masyarakat serta menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Kejuaraan ini mempertandingkan empat kategori, yakni Umum Putra, Umum Putri, U-18 dan U-14 putra-putri. Turnamen ini tidak hanya bertujuan meningkatkan prestasi, tetapi juga memperkuat warisan budaya dan nilai keagamaan. Panahan sebagai olahraga yang dianjurkan dalam Islam, menjadi sarana mendidik kesabaran, ketepatan, dan konsentrasi tinggi, serta wujud pengingat akan pentingnya upaya dan pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Turut hadir dalam pembukaan kejuaraan ini, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Moncar Widaryanto, Asisten Administrasi Umum M. Jaelani, jajaran Kepala OPD, serta Ketua Patih Indonesia Regional Jambi, David Teguh Ibnu Khajar selaku Ketua Pelaksana, dan seluruh peserta kejuaraan.(*)




Walikota Maulana : Danau Sipin Harus Jadi Ikon Wisata Unggulan Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ribuan warga memadati Kawasan Wisata Danau Sipin, Kamis (29/5/2025), untuk menyaksikan Lomba Pacu Perahu Tradisional dan Ketek Hias.

Event tahunan yang selalu dinanti ini menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Perpaduan antara olahraga air dan atraksi budaya ini tak hanya menjadi magnet wisata, tetapi juga ajang adu prestasi bagi para pendayung.

Antusiasme tinggi juga tampak dari geliat pelaku ekonomi kreatif di sekitar Danau Sipin, yang turut merasakan dampak positif dari kunjungan masyarakat yang membludak.

Tahun ini, lomba pacu perahu diikuti 34 tim yang terbagi dalam tiga kategori : Tipe A (25 pendayung) diikuti 13 tim, sementara Tipe B (15 pendayung) diikuti 13 tim dan Kategori Emak-Emak (5 pendayung) diikuti sebanyak 8 tim.

Sementara, lomba Ketek Hias diikuti 10 tim dari berbagai kecamatan di Kota Jambi. Semuanya menampilkan kreativitas luar biasa, memamerkan dekorasi ketek yang memikat dan sarat pesan budaya.

Puncak kegiatan yang dimulai sejak siang itu turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang melepas para finalis di babak akhir lomba pacu perahu.

Keduanya juga menyerahkan hadiah dan piala bagi para pemenang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan potensi strategis Danau Sipin sebagai destinasi unggulan Kota Jambi.

“Danau Sipin adalah kawasan wisata alam yang luar biasa. Tidak banyak kota di dunia yang punya danau di tengah kota. Karena itu, event-event pariwisata berbasis ekowisata harus terus kita dorong untuk mendukung pelestarian alam sekaligus ekonomi masyarakat,” ujar Maulana.

Ia juga mengungkapkan rencana besar Pemkot Jambi membangun jalan layang wisata sepanjang 2,5 km dari Teluk Kenali-Danau Sipin-Pulau Pandan hingga Angso Duo yang akan berdampingan dengan Sungai Batanghari.

“Proposal sudah saya ajukan langsung ke kementerian dan gubernur. Kita siap patungan, yang penting bisa berdampak pada pariwisata dan juga mengurai kemacetan. Jalan ini akan dilengkapi lampu hias sehingga bisa dinikmati pada malam hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maulana juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan fasilitas Danau Sipin dan menjadikannya ikon wisata unggulan Kota Jambi.

“Dengan banyaknya kegiatan seperti ini, kita bisa mempromosikan daerah, menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga menciptakan peluang ekonomi baru,” tambahnya.

Ia menutup pernyataan dengan pesan penting tentang menjaga lingkungan:

“Sebagai Kota Perdagangan dan Jasa, kita harus terus mendorong kegiatan seperti ini. Tapi ingat, tetap jaga kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan, demi terwujudnya Kota Jambi Bahagia,” tegasnya.

Acara tersebut juga dihadiri Forkopimda Kota Jambi, Ketua TP PKK Nadiyah Maulana, Sekda A. Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Ketua DWP Sri Hartati Ridwan, serta tamu spesial, sutradara nasional Aditya Gumay yang akan mengangkat kisah Pilkate Serentak Kota Jambi ke layar lebar dalam film bertajuk Pilkaret BAHAGIA.

Berikut Daftar Pemenang Lomba Pacu Perahu dan Ketek Hias Dalam Rangka HUT Kota Jambi Tahun 2025 :

Lomba Pacu Perahu

Kategori Tipe A :

1. Seniman Air

2. Setara Dinda Rizzo A

3. Jasa Mulya

4. Dewa Ruci

Kategori Tipe B :

1. Setara Dinda Rizzo 2

2. Perkim Kota Jambi

3. Pemuda Tanjung Pasir

4. Semok Junior

Kategori Emak-emak :

1. Dinda Rizzo A

2. Seniman Air

3. Tuan Keramat

4. Dinda Rizzo B

Lomba Ketek Hias :

1. Kecamatan Telanaipura

2. Kecamatan Danau Sipin

3. Kecamatan Jambi Selatan

4. Kecamatan Pasar

5. Kecamatan Danau Teluk

6. Kecamatan Jelutung




Goro Bersama Warga, Walikota Maulana Ajarkan Bahwa Perubahan Dimulai dari Diri Sendiri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepemimpinan yang baik dimulai dari memberi contoh. Itulah yang dilakukan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat turut serta dalam kegiatan gotong royong bersama warga di RT 26, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, pada Kamis pagi (29/5/2025). Di tengah suasana hari libur, Wali Kota Jambi itu hadir bukan hanya meninjau, tapi ikut turun langsung membersihkan lingkungan, menegaskan bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

Dengan penuh semangat dan keakraban, Wali Kota Maulana membersihkan sejumlah titik rawan sampah, bahkan turut mengangkut langsung tumpukan sampah liar yang dibuang sembarangan. Aksi tersebut bukan hanya bentuk keteladanan, tapi juga pesan kuat bahwa kebersihan lingkungan adalah kunci utama mencegah banjir di Kota Jambi.

“Drainase ini tidak cukup menampung air, makanya sering terjadi banjir. Saya sudah minta pihak teknis segera melakukan pelebaran saluran sebagai solusi jangka pendek,” ujar Wali Kota saat meninjau langsung sistem drainase di kawasan tersebut.

Didampingi Camat dan Lurah se-Kecamatan Alam Barajo, Wali Kota Maulana juga meninjau beberapa titik rawan banjir, terutama yang dipicu oleh penyumbatan saluran air akibat sampah plastik dan endapan.

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan bahwa persoalan sampah akan diatasi melalui skema baru pengelolaan berbasis rumah tangga. Lewat program Kampung Bahagia, Pemkot Jambi mendorong sistem pengelolaan sampah tertutup, dimulai dari sumber utamanya, rumah tangga.

“Dalam Paripurna HUT Kota kemarin, kita sudah menandatangani kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendirikan perusahaan pengelola sampah di TP Talang Gulo. Nantinya, sampah tidak lagi jadi masalah, tapi punya nilai ekonomi,” jelas Maulana.

Langkah cepat dan kepedulian langsung Wali Kota Maulana mendapat sambutan hangat dari warga. Banyak yang mengaku senang karena merasa diperhatikan oleh pemimpinnya secara nyata, bukan hanya lewat kebijakan di balik meja.

“Kami merasa diperhatikan. Harapannya kolaborasi seperti ini terus berjalan agar kampung kami jadi kampung yang bahagia dan bebas banjir,” ungkap salah satu warga.

Usai gotong royong di Kenali Besar, Wali Kota Maulana juga menyempatkan meninjau pekerjaan normalisasi drainase dan perbaikan jalan di kaawasan Jalan Sunan Giri, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, lokasi yang kerap dikeluhkan warga akibat banjir dan jalan rusak.

“Sedikit demi sedikit, satu demi satu masalah akan kita urai, kita selesaikan,” tegas Maulana dalam tinjauannya.

Ia kembali menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air yang dapat menyumbat drainase dan memperparah genangan.

“Normalisasi ini percuma kalau budaya buang sampah sembarangan masih terjadi. Maka dari itu, mari kita ubah bersama. Mulai dari rumah, mulai dari diri sendiri,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Wali Kota juga mengajak seluruh Ketua RT agar menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan pentingnya memilah sampah dari rumah serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Kami berharap Ketua RT bisa mengedukasi warga. Kita ingin, ke depan, tak ada lagi tumpukan sampah di pinggir jalan atau TPS sementara. Mari kita bangun budaya bersih demi Kota Jambi yang sehat dan bahagia,” tutupnya.

Melalui aksi nyata seperti ini, Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana-Diza kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, menyelesaikan masalah dari hulunya, demi terwujudnya Kota Jambi BAHAGIA : Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera.(*)




Walikota Maulana Dorong Wisata Olahraga, Lomba Lari 3 Danau Jadi Titik Awal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semangat para pelari menyatu dengan pesona alam Kota Jambi dalam Lomba Lari 3 Danau yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah, Kamis pagi (29/5/2025).
Event yang baru pertama kali diselenggarakan ini ditutup secara resmi dengan penyerahan medali dan hadiah langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di Rest Area Kawasan Wisata Danau Sipin.
Sebanyak 418 peserta dari masyarakat umum dan komunitas lari se-Provinsi Jambi ambil bagian dalam event ini. Para peserta yang berusia di atas 16 tahun menempuh rute sejauh 10 kilometer, dimulai dari Sanggar Batik Selaras Pinang Masak di Kecamatan Pelayangan dan finis di kawasan wisata Danau Sipin, dengan menyusuri jalur yang tidak hanya menantang, tetapi juga menyuguhkan keindahan danau dan kekayaan budaya Kota Jambi.
Wali Kota Maulana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya lomba yang tidak hanya memacu adrenalin, tapi juga mempromosikan kekayaan wisata dan budaya Kota Jambi.
“Kegiatan ini tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tapi juga menjadi ajang promosi destinasi wisata yang kita miliki. Jalur lomba ini melewati spot-spot strategis yang mencerminkan kekayaan budaya dan potensi wisata Kota Jambi,” ujar Maulana.
Lebih lanjut, Ia menekankan pentingnya menjadikan kawasan danau sebagai lokasi sport tourism, mengingat potensi yang dimiliki Kota Jambi sangat mendukung pengembangan wisata berbasis olahraga.
“Dampaknya tidak hanya terasa hari ini. Event seperti ini menumbuhkan perputaran ekonomi, terutama bagi UMKM dan pedagang di sekitar kawasan wisata. Ini juga menjadi bagian dari implementasi Kota Jambi Bahagia lewat program unggulan yang kami dorong,” tambahnya.
Selain aspek promosi pariwisata dan ekonomi, Wali Kota Maulana juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran gaya hidup sehat dan aktif.
“Berolahraga seperti lari atau jalan cepat itu sederhana dan murah, tapi manfaatnya besar. Semoga semangat ini bisa terus tumbuh di tengah masyarakat kita,” tuturnya.
Wali Kota Maulana pun mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah segalanya, melainkan semangat berpartisipasi, menjalin silaturahmi, dan membangun mental kompetitif yang sehat.
“Juara itu bonus. Yang paling penting kita bisa berkumpul, berinteraksi, dan saling menyemangati. Bagi yang belum menang, jangan putus asa. Teruslah berlatih dan berbahagia,” pesannya.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan lomba hingga garis finis mendapatkan medali, goodie bag sponsor, dan snack. Para pemenang terbaik juga membawa pulang hadiah khusus dari panitia.
Selain lomba lari, kawasan Danau Sipin juga semakin semarak dengan Lomba Perahu dan Ketek Hias yang berlangsung di hari yang sama dan merupakan rangkaian dari perayaan HUT Kota Jambi.
Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan, Lomba Lari 3 Danau sukses menjadi titik awal bagi Kota Jambi untuk menggabungkan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal dalam satu langkah strategis menuju kota yang lebih sehat, aktif, dan bahagia.
Turut hadir dalam penutupan lomba itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahmi, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Mariani Yanti, Kadis Pemuda dan Olahraga Erwandi, serta jajaran Pemkot Jambi lainnya.(*)
Berikut Pemenang Lomba Lari 3 Danau Kota Jambi Tahun 2025
Kategori Pria :
1.A. Rosid – 35 menit 16 dtk
2.Febi – 37 menit 24 dtk
3.Fathan – 38 menit 13 dtk
4.Aan S – 38 menit 40 dtk
5.Sigit – 39 menit 20 dtk
6.Alex – 41 menit 13 dtk
Kategori Wanita :
1.Kholijah – 46 menit 35 dtk
2.Cristine – 50 menit 27 dtk
3.Rita – 50 menit 40 dtk
4.Agnes – 53 menit 40 dtk
5.Elfira – 53 menit 50 dtk
6.Febricca – 57 menit 10 dtk



Seru! Modern dan Nostalgia Berpadu, Pemkot Jambi Tampilkan Wajah Baru Lewat Tumpah Ruah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Ramai, seru, dan penuh energi warga! Itulah suasana yang menyelimuti pembukaan Festival Tumpah Ruah oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., pada Rabu malam (28/5/2025) di kawasan Terminal Rawasari, Kecamatan Pasar.

Kawasan yang dulunya dikenal sibuk tapi belakangan makin sepi itu, kini bangkit lagi dari tidur panjangnya. Lewat festival ini, Kota Tua Jambi kembali menghidupkan denyutnya, menggandeng kreativitas komunitas, semangat UMKM, dan vibes anak muda yang haus ruang berekspresi.

Dulu dikenal sebagai tempat nunggu angkot, sekarang berubah jadi spot nongkrong, jajan, sampai nonton performance art. Siapa sangka, Terminal Rawasari kini naik level jadi tempat hits yang menggabungkan pasar rakyat, ruang seni, dan gaya hidup urban dalam satu paket lengkap.

Diselenggarakan selama 5 hari, mulai 28 Mei hingga 1 Juni 2025, festival ini menyajikan berbagai aktivitas menarik seperti Ruang Rupa, Music & Performance Art, Pasar-Pasaran, Biskop, Connecting The Dots Vol. 2, Kawula Muda, Raun Angkot, serta deretan stand UMKM lokal.

Menariknya, semangat kebersamaan benar-benar terasa dalam pembukaan acara itu. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang juga menjadi Ketua Penyelenggara, turun langsung menyajikan makanan kepada para pengunjung.

Lain pula halnya dengan Wali Kota Jambi dokter Maulana. Bersama Duta Besar RI untuk Kuwait Lena Maryana dan Mohd Fahmi Bin Aliman mantan Wali Kota di Singapura yang saat ini menjabat sebagai Katua KADIN Singapura beserta rombongan tiba di lokasi dengan menggunakan angkutan umum (Angkot) dari Tugu Keris Siginjai, sebagai bentuk ajakan untuk kembali menghidupkan transportasi publik yang kini mulai ditinggalkan.

Tampak juga hadir dalam acara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi Warsono, Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Naim, anggota DPRD Ruby Salam dan Rio Ramadhan, unsur Forkopimda Kota Jambi lainnya, Sekda A Ridwan, Ketua TP PKK Nadiyah Maulana, Ketua GOW Marsha Lystia dan Ketua DWP Hartati Ridwan, serta jajaran Pemerintah Kota Jambi.

Dari pantauan di lapangan, ribuan orang tampak ‘tumpah ruah’ sejak sore hari di kawasan Terminal Angkot Kota Jambi itu. Mereka datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga merasakan pengalaman berinteraksi dalam ruang publik yang kreatif dan inklusif.

“Festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan langkah awal Pemerintah Kota Jambi untuk membangun kembali Kota Tua sebagai pusat ekonomi, sosial, dan budaya yang memadukan unsur tradisional dan modern,” ujar Wali Kota Maulana dalam sambutannya.

Dia menyebut, guna menghidupkan dan meramaikan kembali Kota Tua, kawasan Terminal Rawasari, Pasar Jambi sebagai salah satu tempat perputaran ekonomi, maka kedepan pemerintah harus memadukan konsep tradisional dengan modern.

“Kita menyoroti, bahwa kawasan Pasar Jambi ini mulai ditinggalkan, kenapa? Karena kita memutus hubungan antara tradisional dan modern. Pasar Tua yang ada di belakang kita menjadi ditinggalkan karena tidak terkoneksi baik dengan sistem transportasi dan ruang-ruang modern,” kata Maulana.

Maulana mencontohkan, banyak kota besar, termasuk Surabaya, Jakarta, dan Semarang, sudah membangun kembali Kota Tua-nya dengan pendekatan menggabungkan unsur tradisional dan modern.

“Terminal ini harus kita hidupkan kembali. Bukan sekedar terminal, tetapi menjadi simpul ekonomi dan budaya baru. Terminal bus listrik akan hadir di sini, tapi kita juga akan memberdayakan angkot-angkot sebagai feader, mengantar warga ke titik-titik penting kota ini,” kata Maulana.

Dengan mengusung konsep Co-Working Space, Wali Kota Maulana optimis Terminal Rawasari akan bertransformasi menjadi Ruang Milenial, sebuah pusat kreativitas bagi talenta muda, wadah kolaborasi komunitas, serta ruang tumbuh bagi pelaku UMKM.

Di tempat ini, generasi muda dapat mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan positif seperti pelatihan, workshop, hingga inkubasi usaha yang mendorong lahirnya wirausaha baru yang mandiri dan inovatif.

“Dengan antusias masyarakat yang kita lihat malam ini, membuktikan bahwa masyarakat kota Jambi itu membutuhkan ruang-ruang untuk berkumpul dan berinteraksi,” ucap Maulana.

“Insya Allah, jika kawasan ini telah kita hidup kembali sebagai pusat-pusat kreatif, kuliner dan UMKM, maka kawasan yang merupakan legenda yang penuh dengan sejarah ini bisa menjadi tempat bernostalgia bagi masyarakat yang ingin kembali kemasa lalu namun dengan konsep yang modern,” pungkasnya.

Sebelumya, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dalam laporannya menyebut, hanya dalam dua jam sebelum pembukaan resmi, omset UMKM yang tergabung dalam festival itu telah mencapai Rp108 juta dengan 1.800 pengunjung.

“Target kami 3.000 pengunjung setiap hari selama empat hari ke depan. Melihat antusias masyarakat malam ini, saya yakin target itu bisa terlampaui,” ujarnya optimistis.

Ia juga menjelaskan bahwa Festival Tumpah Ruah diselenggarakan sepenuhnya dengan kolaborasi dan swadaya komunitas lokal, tanpa melibatkan event organizer profesional.

“Festival ini awalnya kami siapkan untuk Hari Kemerdekaan. Tapi tantangan langsung dari Bapak Wali Kota agar digelar pada momentum HUT Kota Jambi, kami jawab dengan semangat kolaborasi. Bisa dibilang, ini proyek ‘Roro Jonggrang’, disiapkan dalam waktu kilat,” ungkap Wawako Diza dengan semangat.

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras komunitas, Diza juga mengumumkan bahwa panitia Festival Tumpah Ruah mendapat undangan khusus dari Kementerian Pariwisata RI.

“Mudah-mudahan ini jadi awal baik dan pemerintah bisa terus memberikan lebih banyak ruang yang ramah bagi anak muda dan komunitas kreatif,” tutupnya.

Festival Tumpah Ruah merupakan inisiatif strategis Pemerintah Kota Jambi untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi, budaya, dan interaksi sosial di jantung lama kota itu.

Dengan semangat kolaboratif dan pendekatan berbasis komunitas, Festival Tumpah Ruah menjadi wajah baru Kota Jambi yang ramah, kreatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai historis Tanah Pilih Pusako Batuah.(*)




HUT Kota Jambi ke-624: TPP PNS Naik, Kecuali UKPBJ! Ini Penjelasan Walikota Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-624 Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Maulana mengumumkan kebijakan penting terkait peningkatan kinerja dan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN).

Pemerintah Kota Jambi secara resmi menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi PNS di seluruh jenjang dan tingkatan.

“Tahun 2025 ini, kami telah memutuskan untuk menaikkan TPP bagi seluruh PNS di Kota Jambi secara proporsional. Ini adalah bentuk apresiasi terhadap kinerja ASN yang menjadi ujung tombak pelayanan publik,” ujar Maulana di Gedung DPRD Kota Jambi, Rabu (28/5/2025).

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Kota Jambi untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan layanan publik.

Maulana menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan ASN merupakan investasi penting dalam mempercepat reformasi birokrasi.

Namun, Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa kebijakan kenaikan TPP tidak berlaku sementara bagi PNS di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), karena terkendala oleh aturan yang belum memungkinkan.

Kenaikan TPP ini diharapkan akan mendorong semangat kerja, integritas, dan profesionalitas ASN dalam mendukung berbagai program pembangunan, sejalan dengan tema HUT tahun ini: “Kolaborasi untuk Mewujudkan Kota Jambi Bahagia.”

Selain peningkatan TPP, Pemerintah Kota Jambi juga tengah fokus pada digitalisasi layanan pemerintahan, peningkatan disiplin pegawai, serta penguatan etika kerja berbasis kinerja dan evaluasi.

“Kami ingin ASN menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tegas Maulana.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, kompetitif, dan transparan, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat provinsi maupun nasional.(*)




Pemkot Jambi Gandeng KALISTA, Warga Jambi Bisa Naik Bus Listrik Gratis!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPT Kalista Nusa Armada (KALISTA) adalah perusahaan penyedia ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif di Indonesia, melalui anak usahanya, PT Kalista Soter Hastia, KALISTA berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi dan resmi memulai uji coba untuk dua unit bus listrik medium pada hari Rabu, 28 Mei 2025 (28/05) di Terminal Rawasari, Kota Jambi.

Seremoni peluncuran uji coba ini diresmikan dan dihadiri oleh Menteri Desa Tertinggal dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto; Gubernur Provinsi Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H.; Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM; Wakil Walikota Jambi, Diza Hazra Alijosha, S.E., M.A; Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, M. Saleh Ridha, S.Stp, ME; Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas;

Mengikuti MoU yang sebelumnya sudah ditandatangani oleh Pemerintah Kota Jambi pada tanggal 19 Mei (19/05), uji coba ini akan berlangsung selama tiga bulan dari 28 Mei 2025 hingga 27 Agustus 2025.

Sebagaimana disampaikan sebelumnya oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, “Pemerintah Kota Jambi berkolaborasi dengan KALISTA sebagai penyedia ekosistem EV secara menyeluruh untuk menghadirkan transportasi publik berbasis listrik sebagai solusi ramah lingkungan. Hal ini merupakan fondasi awal dari masa depan transportasi Kota Jambi menghadirkan transportasi publik yang bersih, nyaman, dan modern guna mendorong Masyarakat untuk menggunakan transportasi publik daripada kendaraan pribadi yang angkanya terus meningkat setiap tahunnya”.

Berdasarkan permintaan Pemko Jambi dan berdasarkan hasil survei yang sudah dilakukan oleh tim KALISTA pada bulan Februari, uji coba ini akan menggunakan dua unit bus listrik medium merek SAG berukuran 6-meter dan 7-meter, masing- masing berkapasitas 23 dan 27 penumpang.

Bus 6-meter dilengkapi baterai 90.24 kWh dengan jarak tempuh hingga 122 km per pengisian daya selama 55 menit. Sementara, bus 7-meter memiliki baterai 127,7 kWh dengan jarak tempuh hingga 105 km dan waktu pengisian 80 menit menggunakan fast charger 100 kW.

Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas, mengatakan “KALISTA bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi dalam mengakselerasi adopsi kendaraan listrik untuk transportasi publik. Sebagai langkah awal dalam proses transisi ini, dilakukan uji coba di Kota Jambi dengan 2-unit bus listrik berukuran medium. Untuk memastikan kelancaran operasionalnya, KALISTA memasang satu unit infrastruktur pengisian daya berkapasitas 120 kW di Terminal Rawasari. Selain itu, SDM khusus dan mekanik akan ditempatkan selama periode uji coba di kota Jambi untuk pengawasan dan pemeliharaan unit secara berkala”.

Bus listrik ini menjadi bagian dari layanan Trans Bahagia, sistem transportasi publik hasil inisiatif Pemerintah Kota Jambi untuk menghadirkan moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi masyarakat Kota Jambi.

Dua unit bus listrik akan melayani rute Terminal Rawasari – Terminal Alam Barajo via Simpang Kawat dan Jamtos dan sebaliknya dengan jarak 12 km dan waktu tempuh 40 menit per perjalanan dengan tarifRp 0,- selama masa uji coba.

Setiap harinya, bus dijadwalkan menempuh rata-rata jarak hingga 154 km. Selama masa uji coba, Pemerintah Kota Jambi bersama KALISTA akan mengevaluasi tingkat efisiensi operasional melalui sejumlah parameter, termasuk rasio efisiensi energi, rata-rata jarak tempuh harian, efisiensi biaya dibandingkan dengan kendaraan konvensional, serta jumlah penumpang, yang nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan operasional jangka panjang.

Melalui uji coba ini, KALISTA dan Pemko Jambi menegaskan komitmen bersama dalam mendorong transformasi transportasi menuju era ramah lingkungan dan berkelanjutan.

SEKILAS KALISTA

PT Kalista Nusa Armada (KALISTA) merupakan perusahaan Fleet-as-a-Service (FaaS) yang menyediakan ekosistem kendaraan listrik (EV) secara menyeluruh untuk mendukung percepatan transisi bisnis menuju mobilitas berkelanjutan. Layanan KALISTA mencakup solusi end-to-end, mulai dari survei dan perencanaan, skema sewa jangka panjang, penyediaan unit kendaraan, integrasi IoT untuk pemantauan real-time, hingga layanan purna jual.

Fokus utama KALISTA mencakup tiga sektor strategis: transportasi publik perkotaan, logistik, serta industri pertambangan dan perkebunan. Untuk memenuhi kebutuhan spesifik tiap sektor, KALISTA berkolaboasi dengan berbagai Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan listrik, menghadirkan beragam jenis kendaraan, mulai dari bus berbagai ukuran, blind van, double cabin, truk, hingga motor listrik. KALISTA berkomitmen mempercepat adopsi kendaraan listrik komersial dan membangun ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan. Untuk informasi lebih lanjut seputar KALISTA, silakan untuk mengunjungi www.kalista.co.id(*)




Berguyur Dikerjakan, Dinas PUPR Kota Jambi Tangani 388 Ruas Jalan Lingkungan, Peran Swasta Turut Diapresiasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi tengah mengerjakan sebanyak 388 ruas jalan lingkungan di berbagai wilayah Kota Jambi.

Namun, hingga akhir Mei ini, baru sekitar 10 ruas jalan yang sudah mulai dikerjakan secara fisik.

Selain proyek jalan lingkungan, Dinas PUPR juga melaksanakan rekonstruksi 22 ruas jalan kota, serta rehabilitasi terhadap 49 ruas jalan lainnya.

Tidak hanya itu, satu proyek penggantian jembatan juga tengah dikerjakan, yakni Jembatan Sari Bakti yang menjadi akses vital bagi warga.

Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukaman Fitra, didampingi Kabid Bina Marga Agustiawan Harmain, menyebutkan bahwa salah satu contoh pengerjaan jalan lingkungan yang baru akan dimulai di RT 6 Kelurahan Thehok.

Pengerjaan ini menjadi bagian dari program pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur dasar demi mendukung mobilitas warga.

“Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan kami berupaya memastikan kualitasnya tetap terjaga,” ujar Momon kepada media, Selasa (28/5).

Momon juga menyampaikan apresiasi kepada pihak swasta yang ikut andil dalam perbaikan infrastruktur.

Salah satu contohnya adalah di RT 7 Kelurahan Thehok, di mana sebuah perusahaan swasta yang tengah membangun guest house turut memperbaiki beberapa ruas jalan di sekitar lokasi proyeknya dengan pengaspalan mandiri.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari pihak swasta yang turut serta membantu pembangunan. Ini menunjukkan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Jambi,” jelasnya.

Program pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk meningkatkan kualitas jalan di permukiman warga.

Dinas PUPR memastikan bahwa seluruh ruas yang telah diprogramkan akan diselesaikan secara bertahap dan merata.

Dengan program ini, diharapkan aksesibilitas, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan di Kota Jambi semakin meningkat.(*)