Hotspot Muncul di Geragai, Masyarakat Peduli Api (MPA) Dikerahkan Cegah Karhutla Meluas

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Satu titik api (hotspot) terpantau di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada awal Juni 2025.

Kebakaran kecil yang melanda sekitar setengah hektare lahan tersebut berhasil dipadamkan dengan cepat oleh tim gabungan sebelum menyebar ke area yang lebih luas.

Dalam upaya memperkuat deteksi dini dan respons cepat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pemerintah daerah kini mengandalkan peran aktif Masyarakat Peduli Api (MPA) di tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Timur, Helmi Agustinius, menyatakan bahwa MPA telah dibekali pelatihan teknis untuk mendeteksi titik api, menangani Karhutla kecil, dan segera berkoordinasi dengan aparat berwenang jika ditemukan aktivitas pembakaran liar.

“MPA adalah ujung tombak deteksi dini di lapangan. Mereka kami latih agar bisa langsung melaporkan dan bergerak cepat jika melihat gejala Karhutla,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).

Menjelang puncak musim kemarau 2025, Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur meningkatkan kewaspadaan dan menyerukan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Helmi menegaskan bahwa peran warga sangat penting dalam menjaga lingkungan, terutama di wilayah yang rawan terbakar seperti Kecamatan Geragai, Mendahara, Berbak, dan sekitarnya.

“Kewaspadaan kolektif dari masyarakat sangat kami harapkan. Jangan sampai terjadi kebakaran besar seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Helmi.

Titik api yang muncul di Geragai menjadi pengingat bahwa potensi Karhutla masih tinggi, terutama saat musim kemarau.

Pemerintah daerah pun terus memantau perkembangan dan menyiagakan personel gabungan di wilayah rawan.

BPBD Tanjab Timur juga menggandeng perusahaan dan instansi terkait untuk bersama-sama menjaga wilayah tetap aman dari bencana lingkungan akibat kebakaran.(*)




Karhutla Ancam Tanjab Timur, 5 Kecamatan Diwaspadai Saat Musim Kemarau

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut puncak musim kemarau yang diprediksi berlangsung dari pertengahan Juni hingga akhir Agustus 2025, Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur resmi menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Langkah ini diambil menyusul potensi peningkatan risiko Karhutla di sejumlah wilayah rawan, yang sebelumnya menjadi titik perhatian pada tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Timur, Helmi Agustinius, ada lima kecamatan yang masuk dalam pemetaan rawan kebakaran, yaitu:

  • Kecamatan Sadu
  • Kecamatan Berbak
  • Kecamatan Dendang
  • Kecamatan Mendahara
  • Kecamatan Muarasabak Barat (sebagian wilayah)

“Muarasabak Barat memang tidak sepenuhnya rawan, tetapi tetap kami pantau karena pernah terjadi kebakaran lahan skala kecil di sana,” kata Helmi.

BPBD telah membentuk empat posko lapangan sebagai pusat koordinasi dan pemantauan, guna mengantisipasi insiden Karhutla sejak dini.

Larangan Bakar Lahan, Perusahaan Diminta Turut Tanggung Jawab

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah daerah telah menerbitkan surat edaran ke seluruh camat, lurah, dan kepala desa untuk melarang praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

Tak hanya menyasar masyarakat umum, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Tanjab Timur juga diminta untuk aktif mendukung penanganan Karhutla.

“Kami sudah menyampaikan imbauan resmi kepada pihak perusahaan agar terlibat langsung jika terjadi Karhutla di sekitar area konsesi mereka,” ujar Helmi.(*)




Perbandingan Genre Musik Populer di Kalangan Milenial dan Gen Z

a sign that is hanging on a wall

SEPUCUKJAMBI.ID – Musik memiliki kekuatan untuk menghubungkan generasi, tetapi genre dan preferensi musik dapat berubah seiring waktu.

Saat ini, milenial dan Gen Z adalah dua generasi yang paling banyak dibicarakan. Namun, saat membahas genre musik, terdapat perbedaan yang menarik antara keduanya.

Genre Musik Populer di Kalangan Milenial

Untuk milenial, genre seperti pop, rock, dan hip-hop menjadi pilihan utama.

Banyak dari mereka tumbuh dengan mendengarkan artis-artis populer seperti Britney Spears, Linkin Park, dan Eminem.

Musik indie juga menemukan tempat di hati mereka, dengan banyaknya festival musik dan band-band yang muncul dari era ini, seperti Arctic Monkeys dan The Killers.

Perbedaan dengan Gen Z

Di sisi lain, Gen Z, yang lahir antara 1997 hingga 2012, cenderung lebih terbuka terhadap berbagai genre musik.

Mereka lebih terpapar akan musik melalui platform digital seperti Spotify dan TikTok.

Genre yang sedang naik daun di kalangan Gen Z meliputi K-pop, EDM, dan lo-fi beats. Dalam banyak hal, Gen Z lebih menyukai artis yang mampu menciptakan konten interaktif dan menarik di media sosial.

Dengan perbedaan dalam akses dan penggunaan media, jelas bahwa milenial dan Gen Z memiliki pandangan yang berbeda terhadap musik.

Namun, terdapat jembatan yang menghubungkan mereka – kecintaan pada musik itu sendiri.

Memahami preferensi musik dapat membantu kita melihat bagaimana kedua generasi ini berinteraksi dan tumbuh bersama dalam dunia yang penuh tantangan ini.(*)




PETI Marak di Tebo, Polisi Ringkus Dua Penambang Ilegal di Kecamatan Sumay

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Dua pria muda berinisial MA (27) dan MAH (20) diamankan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tebo saat diduga melakukan aktivitas penambangan emas ilegal (PETI) di wilayah Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

Keduanya tertangkap tangan saat sedang beroperasi di lokasi tambang tanpa izin.

Penangkapan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya tegas Polres Tebo dalam memberantas praktik pertambangan tanpa izin yang merusak lingkungan dan melanggar hukum.

Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kapolres Tebo AKBP Triyanto S.I.K., S.H., M.H. melalui Ps Kasi Humas IPDA Ardimal Hagia S.E., M.E.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap praktik pertambangan liar yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membawa dampak serius terhadap ekosistem,” jelas IPDA Ardimal.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU No 4 Tahun 2009 mengenai Pertambangan Mineral dan Batubara.

Pasal tersebut mengatur hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah alat dan perlengkapan dompeng yang digunakan untuk kegiatan tambang emas ilegal.

Saat ini, keduanya telah dibawa ke Mapolres Tebo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

IPDA Ardimal juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin, karena dampaknya sangat merusak.

“Kami mengingatkan kepada seluruh warga agar tidak melakukan PETI. Selain ilegal, aktivitas ini berdampak langsung terhadap lingkungan hidup dan keselamatan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Penindakan terhadap aktivitas PETI menjadi salah satu fokus utama Polres Tebo, seiring meningkatnya laporan warga soal kerusakan lingkungan dan pencemaran sungai akibat tambang liar.

Polres Tebo mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kelestarian alam dan melaporkan aktivitas tambang ilegal di sekitar tempat tinggal mereka.(*)




Skandal Korupsi di Tebo: Dana Proyek Pasar Digelembungkan, Kadis Perindag Terlibat

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Negeri Tebo resmi menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Tanjung Bungur Muara Tebo, pada Rabu malam, 11 Juni 2025.

Ketiga tersangka tersebut adalah:

  • Nurhasanah – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Tebo, sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

  • Edi Sopyan – Kabid Perdagangan, yang menjabat sebagai pejabat penandatangan kontrak

  • S – Pelaksana proyek dari pihak rekanan kontraktor

Mereka ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tebo atas dugaan korupsi anggaran pembangunan pasar yang bersumber dari dana tugas pembantuan Kementerian Perdagangan RI Tahun Anggaran 2023.

Kepala Kejari Tebo, Ridwan Ismawanta, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa para tersangka diduga melakukan markup atau penggelembungan anggaran pada proyek tersebut.

“Perlu kami sampaikan, tindak pidana korupsi ini terjadi karena adanya perbuatan markup anggaran pembangunan Pasar Tanjung Bungur,” ujar Ridwan saat konferensi pers.

Penyidik telah mengantongi dua alat bukti yang sah untuk menetapkan ketiganya sebagai tersangka.

Proyek pembangunan pasar ini menggunakan anggaran dari Kementerian Perdagangan RI sebesar Rp 2,7 miliar.

Namun hasil penyidikan menunjukkan adanya penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1.011.000.000.

Sebelumnya, kasus ini juga sempat diselidiki oleh Polda Jambi dan Inspektorat Provinsi Jambi, yang telah memeriksa sejumlah pejabat dan pihak terkait dari Disperindagkop Kabupaten Tebo.

Kajari Tebo menyebut kemungkinan adanya tersangka tambahan dalam kasus ini masih terbuka.

“Untuk tersangka lain, InSya Allah akan kami informasikan setelah proses pemeriksaan lanjutan,” tambah Ridwan.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut pengelolaan dana pusat untuk pembangunan fasilitas publik seperti pasar rakyat, yang seharusnya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Tebo.

Pihak Kejaksaan memastikan proses hukum akan terus berjalan dengan transparan dan profesional, dan masyarakat diminta untuk mengikuti perkembangan resmi dari aparat penegak hukum.(*)




Kejari Bongkar Kasus Korupsi Proyek Pasar, Tiga Pejabat di Tebo Jadi Tersangka

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo resmi menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Tanjung Bungur di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Penetapan tersangka diumumkan pada Rabu malam, 11 Juni 2025, pukul 21.00 WIB.

Ketiga tersangka berinisial N (Pejabat Pembuat Komitmen/PPK), ES (pejabat penandatangan kontrak), dan S (pelaksana proyek).

Mereka diduga kuat terlibat dalam penyimpangan dana proyek yang berasal dari Kementerian Perdagangan RI senilai Rp 2,7 miliar.

Dari hasil penyidikan, Kejari Tebo menemukan indikasi markup anggaran yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 1.011.000.000.

Dugaan korupsi ini mencuat setelah dilakukan audit mendalam serta koordinasi dengan pihak Polda Jambi dan Inspektorat Provinsi.

Kajari Tebo, Ridwan Ismawanta, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penetapan ketiga tersangka telah melalui proses hukum dengan mengacu pada dua alat bukti yang sah, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami telah mengantongi dua alat bukti yang cukup. Untuk kemungkinan adanya tersangka lain, In Sya Allah akan kami sampaikan setelah proses pendalaman selesai,” ujar Ridwan dalam keterangan persnya, Rabu (11/6/2025).

Sebelumnya, proses penyelidikan kasus ini juga melibatkan Polda Jambi dan Inspektorat Provinsi Jambi, yang telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk pegawai dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan (Disperindag Naker) Kabupaten Tebo.

Informasi terbaru mengindikasikan adanya peluang penambahan tersangka baru, meski pihak kejaksaan belum mengungkap secara pasti siapa yang akan menyusul ditetapkan.

Kasus dugaan korupsi pembangunan pasar rakyat ini menjadi sorotan publik karena menyangkut dana pusat yang seharusnya mendukung UMKM dan ekonomi daerah.

Kejari Tebo memastikan bahwa proses hukum akan terus berjalan secara transparan dan profesional.(*)




Pilihan Sarapan Pagi yang Sehat, Mudah, Praktis, dan Enak

brown wooden spoon on white ceramic bowl

SEPUCUKJAMBI.ID – Sarapan pagi sering kali dianggap sebagai salah satu waktu makan yang paling krusial dalam sehari.

Nutrisi yang didapatkan dari sarapan sehat tidak hanya menyediakan energi untuk memulai aktivitas, tetapi juga berperan dalam meningkatkan produktivitas dan konsentrasi sepanjang hari.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin sarapan cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Ini karena sarapan memberikan pasokan glukosa yang diperlukan otak untuk berfungsi dengan optimal di pagi hari.

Secara fisik, sarapan berfungsi untuk memicu metabolisme tubuh. Setelah berjam-jam tidur, tubuh membutuhkan asupan gizi untuk membangkitkan energi.

Sarapan yang seimbang, yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat, dapat memberikan dorongan energi yang diperlukan untuk melaksanakan aktivitas harian.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa sarapan dapat membantu menurunkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2, karena mengatur pola makan yang sehat sepanjang hari.

Selain manfaat fisik, sarapan pagi yang sehat juga dapat berkontribusi pada stabilitas emosional. Makanan yang kaya akan nutrisi tertentu, seperti omega-3 dan vitamin B, telah terbukti dapat membantu mengatur suasana hati dan mengurangi kecemasan.

Ini sangat penting untuk mendukung fokus dan produktivitas di tempat kerja atau dalam kegiatan belajar.

Satu lagi penelitian menarik dari Journal of Nutritional Biochemistry menunjukkan bahwa individu yang sarapan secara teratur memiliki skor kognisi yang lebih baik dibandingkan mereka yang melewatkan sarapan.

Secara keseluruhan, pentingnya sarapan pagi yang sehat tidak dapat diabaikan, baik untuk kesehatan fisik maupun mental.

Kebiasaan ini membantu menciptakan dasar yang kuat untuk menjalani hari dengan penuh energi dan efisiensi.

Pilihan Menu Sarapan Sehat

Mendapatkan sarapan pagi yang sehat, mudah, dan enak sangat penting untuk memulai hari dengan baik. Berikut adalah beberapa rekomendasi menu sarapan yang dapat Anda coba sendiri di rumah.

Oatmeal merupakan pilihan sarapan yang kaya akan serat dan nutrisi. Untuk menyajikannya, Anda hanya perlu memasak 1/2 cangkir oatmeal dalam air atau susu selama sekitar 5 menit.

Anda dapat menambahkan potongan buah seperti pisang atau apel, serta sejumput kayu manis untuk menambah rasa.

Oatmeal bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan energi yang tahan lama.

Yogurt dengan Buah-Buahan adalah alternatif sarapan yang sangat praktis. Campurkan 1 cangkir yogurt rendah lemak dengan berbagai potongan buah, seperti stroberi, blueberry, atau kiwi.

Anda juga dapat menambahkan granola untuk memberikan tekstur yang lebih menarik. Hidangan ini tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan protein dan vitamin.

Selanjutnya, smoothie hijau bisa menjadi pilihan yang menyegarkan. Campurkan segenggam bayam, 1 buah pisang, 1/2 cangkir yogurt, dan sedikit air atau susu ke dalam blender.

Proses hingga halus dan nikmati smoothies ini yang penuh nutrisi dan sangat baik untuk pencernaan.

Terakhir, telur orak-arik dengan sayuran adalah pilihan sarapan yang kaya protein. Kocok 2 butir telur dan tuangkan ke dalam wajan dengan sedikit minyak.

Tambahkan sayuran seperti bayam, paprika, atau tomat. Masak hingga telur matang dan sajikan hangat. Hidangan ini sederhana namun memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Menu sarapan tersebut tidak hanya sehat dan praktis, melainkan juga mudah untuk disiapkan. Dengan sedikit kreativitas, Anda dapat menikmati sarapan yang bervariasi setiap harinya.

Tips Memilih Bahan Sarapan yang Bergizi

Pemilihan bahan untuk sarapan yang bergizi merupakan langkah penting dalam memulai hari dengan baik.

Pertama-tama, penting untuk memilih bahan makanan yang segar dan berkualitas. Bahan-bahan segar, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian, cenderung menyediakan lebih banyak nutrisi dibandingkan dengan yang sudah diproses.

Dalam memilih sayuran, fokuslah pada yang berwarna cerah, karena warna seringkali mengindikasikan kandungan vitamin dan mineral yang lebih tinggi.

Selain itu, penting untuk menghindari makanan olahan yang tinggi gula, garam, dan lemak trans. Makanan seperti sereal yang mengandung pemanis tambahan, roti putih, atau sosis sering kali mengandung bahan-bahan yang kurang sehat.

Sebaliknya, pilihlah sumber karbohidrat yang lebih alami dan kaya serat, seperti oats, roti gandum utuh, atau nasi merah, yang tidak hanya memberikan energi tetapi juga membantu pencernaan.

Selanjutnya, padukan berbagai sumber nutrisi untuk memastikan sarapan Anda seimbang. Misalnya, gabungkan karbohidrat sehat dengan sumber protein, seperti telur, yogurt, atau kacang-kacangan.

Menambahkan lemak sehat dari avokad atau minyak zaitun juga dapat meningkatkan rasa serta nutrisi dalam sarapan Anda.

Dengan mengonsumsi kombinasi yang tepat, Anda akan memperoleh energi yang bertahan lebih lama dan dapat meningkatkan fokus selama aktivitas pagi Anda.

Secara keseluruhan, memilih bahan sarapan yang bergizi dapat memberikan dampak besar pada kesehatan dan kesejahteraan Anda.

Melalui kombinasi makanan segar, menghindari produk olahan, dan memastikan asupan nutrisi dari berbagai sumber, Anda dapat menciptakan sarapan yang tidak hanya sehat, tetapi juga enak dan memuaskan.(*)




Kelurahan Budiman Tampil Percaya Diri Wakili Kota Jambi, Optimis Raih Juara Tingkat Provinsi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk dukungan kepada Lurah berprestasi Kota Jambi, Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., turun langsung menghadiri ekspos Lurah Budiman dihadapan Tim Penilai dari Provinsi Jambi dalam rangka penilaian lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2025, pada Rabu pagi (11/6/2025)

Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Budiman, Kecamatan Jambi Timur, Lurah Budiman Metty Novitasari, S.STP., didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Budiman, Dewi Arry Koerniati, A.Md., tampil percaya diri dan penuh optimisme dalam mempresentasikan berbagai program unggulan yang telah dan tengah dijalankan untuk membangun wilayahnya.

Berbagai inovasi yang dipaparkan dinilai mampu membawa kemajuan signifikan bagi Kelurahan Budiman dan menjadikannya sebagai salah satu kelurahan terbaik di Kota Jambi.

“Salah satu potensi yang dioptimalkan adalah peran Kelurahan Budiman sebagai sentra UMKM dan kuliner. Potensi ini dimanfaatkan secara maksimal melalui peningkatan kreativitas warga, khususnya dalam menghasilkan produk kerajinan tangan yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi ibu-ibu rumah tangga dan remaja di lingkungan setempat,” sebut Lurah Budiman Metty Novitasari.

Metty menambahkan, TP PKK juga memiliki program kerja unggulan seperti Koinku Surgaku, Pengembangan SPS, Kreasi Makanan Tambahan Balita, hingga gerakan Posyandu Terintegrasi atau Poster.

“Seluruh program ini dijalankan dengan semangat gotong-royong oleh masyarakat di seluruh RT yang ada di Kelurahan Budiman,” tambahnya.

Salah satu inovasi unggulan Kelurahan Budiman lainnya, adalah Taman PKK, yang dikembangkan sebagai Taman Edukasi Hydroponik. Taman ini jelas Metty, memiliki beberapa manfaat penting, antara lain sebagai sarana edukasi masyarakat untuk menanam sayuran sehat dengan sistem hydroponik. Selain itu, media ini juga dapat mendorong peningkatan ketersediaan pangan bersih dan bergizi bagi warga sekitar.

“Yang tak kalah menarik, di Kelurahan Budiman juga terdapat Cafe Amanda, sebuah usaha warga yang unik karena dibangun di atas instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal,” jelasnya.

Cafe ini lanjutnya, tidak hanya menjadi tempat usaha, tetapi juga simbol kreativitas warga dalam mengelola lingkungan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat dengan mempekerjakan warga setempat dalam pengelolaannya.

“Inovasi lainnya adalah sistem pengelolaan sampah tertutup berbasis komunitas. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara warga, RT, dan LPM, serta didukung oleh tiga unit motor roda tiga. Kendaraan ini digunakan untuk membersihkan lingkungan dan jalan pada pagi hari, mengangkut sampah rumah tangga dari rumah ke rumah pada sore hari, membuangnya ke depo sampah terdekat,” kata Metty.

“Atas nama warga Kelurahan Budiman, kami menyampaikan komitmen kuat untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi mendukung program Bapak Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia menuju Jambi Mantap 2030 dan Indonesia Emas 2045,” ucap Lurah Budiman itu penuh optimis.

Sementara itu, Wali Kota Jambi dokter Maulana mengatakan, Kelurahan Budiman diutus sebagai perwakilan Kota Jambi setelah sebelumnya meraih nilai tertinggi dalam serangkaian penilaian oleh tim penilai Kelurahan Berprestasi Tingkat Kota Jambi.

“Kelurahan ini memiliki keunggulan dalam pemberdayaan masyarakatnya. Meski berada ditengah Kota yang padat, namun budaya gotong-royong dan soliditas masyarakat sangat tinggi hingga bisa menyatu meski berbeda keyakinan, hal inilah yang kemudian menghasilkan progam-program yang partisipatif dan kolaboratif,” kata Maulana.

“Dengan prestasi tersebut, kita optimis bisa menjadi yang terbaik dan berprestasi ditingkat Provinsi Jambi,” lanjutnya.

Maulana menyebut sejumlah program dan inovasi dari Kelurahan Budiman yang dinilainya dapat menjadi percontohan, tidak hanya untuk Kota Jambi, namun juga wilayah lain di Provinsi Jambi.

“Salah satunya sejalan dengan program nasional, yakni program penurunan stunting dengan upaya perbaikan gizi dan lingkungan,” sebutnya.

Sementara dalam konteks lingkungan, kelurahan ini memiliki sistem pengelolaan sampah tertutup berbasis komunitas yang telah berjalan selam 5 tahun.

“Dan ini merupakan mimpi kita agar tidak ada lagi TPS liar di Kota Jambi,” lanjutnya.

Inovasi lainnya yang mengantarkan Kelurahan Budiman sebagai perwakilan Kota Jambi di tingkat Provinsi adalah dapat mengoptimalkan lahan yang tidak termanfaatkan, sehingga mempunyai nilai ekonomi.

“Di sini, keluarga kurang mampu, termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah graduasi, didorong untuk mandiri dengan memanfaatkan lahan yang ada. Hasilnya, mereka tidak hanya berhasil keluar dari kelompok penerima bantuan, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Ini merupakan capaian yang sangat positif, sejalan dengan kemajuan TP PKK dan P2K Kelurahan yang juga terus berkembang di wilayah ini,” terang Maulana.

Dengan berbagai inovasi yang ditampilkan, Wali Kota Maulana optimis bahwa upaya tersebut selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi, hingga Pemerintah Pusat.

“Ini sangat linear dengan visi-misi Saya sebagai Wali Kota, juga sejalan dengan arahan Pak Gubernur serta Bapak Presiden, khususnya dalam konteks pemberdayaan masyarakat. Semua bermuara pada satu tujuan, guna menciptakan kebahagiaan masyarakat dan turut mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkas Maulana.

Sebelumnya, Tim Penilai Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Jambi, Basrie, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Ini adalah tahapan akhir, setelah dilakukan ditingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota yang akan dijadikan percontohan atau rujukan di Provinsi Jambi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari proses penilaian dan evaluasi, dirinya menjelaskan bahwa terdapat sejumlah bidang utama yang menjadi fokus, meliputi bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.

“Dari masing-masing bidang tersebut, penilaian akan dijabarkan ke dalam sejumlah indikator, seperti pendidikan, kesehatan masyarakat, partisipasi warga, serta pemberdayaan masyarakat,” ujarnya singkat.

Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2025 ini mengangkat tema ; “Desa dan Kelurahan Tangguh Pangan, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema ini mengandung makna bahwa desa dan kelurahan memiliki peran strategis dalam menggali potensi lokal serta memberdayakan masyarakat secara aktif, guna mendukung ketahanan pangan nasional sebagai fondasi menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekda A Ridwan, Kepala DPMPPA Noverintiwi Dewanti, Kasat Pol PP Feriyadi, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sri Hartati Ridwan, Camat Jambi Timur A Syukri Ahkam beserta jajaran, serta para Ketua RT, Tokoh Masyarakat dan Lembaga Adat Kelurahan Budiman.(*)




Langkah Maju Pendidikan PAUD: Setiap Kecamatan di Kota Jambi Akan Punya TK Negeri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., resmi membuka kegiatan lomba Ecoprint Anak Usia Dini Kota Jambi yang digelar Dinas Pendidikan bersama Bunda PAUD Kota Jambi berlangsung di lapangan utama kantor Wali Kota Jambi, pada Rabu pagi (11/6/2025).

Kegiatan ini disambut meriah oleh lebih dari 1.500 anak usia dini di Kota Jambi. Lomba Ecoprint menjadi ajang ekspresi kreativitas yang menanamkan nilai harmoni, cinta lingkungan, dan kepedulian terhadap alam sejak dini.

Lomba Ecoprint Anak Usia Dini ini juga menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun. Pada kesempatan ini, Pemkot Jambi juga meresmikan tiga sekolah taman kanak-kanak yang sebelumnya berstatus swasta, kini resmi beralih menjadi negeri. Ketiganya adalah ; TK Negeri Pembina 3 di Kecamatan Jambi Selatan (sebelumnya TK Pertiwi 3), TK Negeri Pembina 4 di Kecamatan Danau Teluk (sebelumnya TK Pertiwi 9) ; dan TK Negeri Pembina 5 di Kecamatan Jelutung (sebelumnya TK Pertiwi 12).

Seluruh satuan pendidikan ini kini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki anak usia dini, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Jambi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jambi tidak hanya mendorong semangat belajar anak-anak, tetapi juga menguatkan karakter generasi penerus dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia, selaras dengan semangat Indonesia Hebat.

Usai kegiatan itu, dalam keterangannya, Wali kota Maulana menyampaikan apresiasinya atas diselenggarakannya kegiatan Ecoprint Anak Usia Dini tersebut. Katanya, kegiatan itu dapat mendorong kreativitas anak-anak usia dini dalam mencintai alam dan lingkungan.

Maulana juga mengatakan, dengan dilaunchingnya tiga Sekolah TK Negeri, saat ini Pemerintah Kota Jambi telah memiliki 5 TK Negeri.

“Ini merupakan wujud kehadiran Pemerintah bagi masyarakat untuk menjamin program wajib belajar satu tahun sebelum anak masuk SD,” kata Maulana.

Tidak hanya sebagai investasi dunia dan akhirat, Maulana juga menegaskan bahwa anak adalah investasi masa depan, keberhasilan dan kesuksesannya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 ditentukan dari saat ini yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa dimasa datang.

“Oleh karena itu, kami sangat mendukung pendidikan wajib belajar 13 tahun dan itu menjadi prioritas, karena pendidikan PAUD adalah dasar pembentukan karakter anak-anak,” tegas Maulana.

Mendukung layanan PAUD berkualitas itu, Wali Kota Maulana juga menyebut Pemerintah Kota Jambi berkomitmen memastikan tenaga pendidik memiliki pengalaman dan pendidikan yang cukup.

“Kita ketahui banyak tenaga pendidik yang belum sarjana, maka dari itu kami akan dorong melalui program beasiswa atau apapun, agar mereka bisa sarjana dibidang pendidikan PAUD, karena itu sangat penting. Kalau guru-guru berkualitas insyaAllah anak-anak kita mendapatkan pendidikan berkualitas pula,” sebutnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga menjelaskan empat program prioritas dalam mendukung layanan PAUD. Pertama; Deteksi dini pertumbuhan anak dari lahir, Kedua; Parenting untuk memahami tugas dan peranan seorang ibu, Ketiga; Gizi seimbang dan kesehatan dasar menjadi prioritas, dan Keempat; Menyiapkan satuan pendidikan PAUD yang berkualitas dan holistik, dengan memberikan ruang seluas-luasnya secara inklusif.

“Dengan hal ini kami menargetkan dan telah meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk bisa menyiapkan satu PAUD Negeri disetiap Kecamatan yang berkualitas, dengan tujuan agar anak-anak yang lahir dari keterbatasan ekonomi wajib mendapatkan pendidikan PAUD satu tahun secara gratis,” jelasnya.

“Selain itu, jika memungkinkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, kita akan menyiapkan pejabat-pejabat khusus yang menangani pendidikan anak usia dini, agar lebih fokus dan memiliki tanggung jawab yang jelas. Harapannya, program Kota Jambi Bahagia ke depan dapat berjalan lebih akseleratif dan tepat sasaran,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Jambi, dokter Nadiyah Maulana, menyampaikan bahwa Lomba Ecoprint bagi anak-anak PAUD ini merupakan ajang yang sangat positif untuk melatih keterampilan, keberanian, serta kreativitas anak sejak dini. Kegiatan ini juga memberikan dampak penting dalam menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dikembangkan dan diperluas, agar anak-anak PAUD semakin termotivasi, tumbuh dalam suasana kompetisi yang sehat, dan memiliki karakter yang kuat sejak usia dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nadiyah menegaskan bahwa dalam mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Kota Jambi terus menggiatkan sosialisasi pentingnya pendidikan anak usia dini. Hal ini penting, karena pendidikan PAUD kini juga menjadi salah satu syarat bagi anak untuk melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).

“Pendidikan PAUD jangan lagi dianggap sekadar tempat bermain semata. PAUD adalah tahap awal yang sangat penting dalam membentuk pondasi karakter dan kemampuan anak. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan mereka,” tegasnya.

Ia juga menyambut baik rencana Pemerintah Kota Jambi untuk menghadirkan sekolah TK negeri di setiap kecamatan. Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan hadirnya negara dan pemerintah dalam memastikan layanan pendidikan yang lebih merata dan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Saya sebagai Bunda PAUD Kota Jambi akan terus berupaya sekuat tenaga untuk menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas bagi anak-anak usia dini. Alhamdulillah, Bapak Wali Kota Jambi sangat mendukung penuh komitmen ini,” tutupnya.

Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kadis Pendidikan Kota Jambi Mulyadi menyampaikan, bahwa kegiatan lomba Ecoprint Anak Usia Dini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis karakter dan lingkungan yang relevan dengan dunia anak.

“Sebagai pelaksana kebijakan teknis di bidang pendidikan, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini, Dinas Pendidikan Kota Jambi berkomitmen mendukung penuh arahan Bapak Wali Kota dalam memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas dan merata. Kegiatan seperti lomba Ecoprint ini menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, sekaligus sarana menanamkan karakter cinta lingkungan sejak dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muliyadi menjelaskan, penegerian tiga sekolah taman kanak-kanak swasta menjadi TK Negeri Pembina merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat akses dan pemerataan pendidikan PAUD, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Dengan status negeri, masyarakat kini dapat mengakses layanan pendidikan anak usia dini secara gratis, tanpa mengurangi kualitas layanan. Ke depan, kami akan terus berupaya merealisasikan target satu TK Negeri Pembina di setiap kecamatan, sebagaimana arahan Bapak Wali Kota,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan dalam lomba Ecoprint ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan menarik dari anak-anak PAUD Kota Jambi. Mereka mempersembahkan gerakan dan tarian bertema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” serta kesenian kreatif lainnya yang memukau para hadirin.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan simbolis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak-anak PAUD Kota Jambi sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin kesehatan anak, mencegah stunting, dan mendukung kualitas layanan pendidikan sejak usia dini.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Kota Jambi Maria Maghdalena, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan beserta jajaran Pemkot, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, para Bunda PAUD Kecamatan, serta para kepala satuan pendidikan dan tenaga pendidik PAUD se-Kota Jambi.(*)




5 Hari Terjerat, Beruang Madu di Jambi Diselamatkan dalam Kondisi Lemah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sebelumnya seekor harimau sumatera mengalami luka serius akibat jerat di Kabupaten Tebo, kini giliran seekor beruang madu (Helarctos malayanus) yang menjadi korban jerat babi hutan di Kabupaten Batanghari, Jambi.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi berhasil mengevakuasi satwa dilindungi tersebut dari Dusun Bukit Paku RT 06, Desa Pelayangan, Kecamatan Muara Tembesi.

Beruang madu tersebut kini menjalani perawatan intensif di Tempat Penyelamatan Satwa (TPS) BKSDA Jambi akibat luka serius yang diderita.

“Beruang mengalami luka berat akibat jerat dan infeksi yang cukup parah. Saat ini kondisinya lemah dan mengalami penurunan daya tahan tubuh,” ungkap Agung Nugroho, Kepala BKSDA Jambi.

Meski dalam kondisi lemah, tim medis mencatat adanya perkembangan positif.

Satwa tersebut sudah mulai makan, meskipun masih dalam jumlah yang terbatas. Hal ini menunjukkan indikasi awal pemulihan, meski jalan masih panjang.

“Satwa ini mulai merespons makanan, meski sedikit. Kami berharap kondisi ini terus membaik,” tambah Agung.

Hasil observasi dokter hewan menunjukkan bahwa kondisi fisik dan psikologis beruang madu tersebut belum memungkinkan untuk dilepasliarkan ke alam. Fokus utama saat ini adalah pemulihan total hingga benar-benar stabil.

BKSDA Jambi menerima laporan keberadaan beruang terjerat dari warga yang melapor ke Polsek Muara Tembesi pada 4 Juni 2025.

Evakuasi dilakukan sehari setelahnya, 5 Juni, secara kolaboratif antara BKSDA, warga setempat, dan tim dari Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM).

“Proses evakuasi berlangsung lancar. Satwa dibius terlebih dahulu untuk memudahkan penyelamatan,” jelas Agung.

Beruang madu yang diperkirakan berusia tujuh tahun dan memiliki berat sekitar 60 kg ini diperkirakan terperangkap jerat babi hutan selama lima hari sebelum ditemukan.

Akibatnya, luka-luka yang diderita cukup dalam dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh total.

Tragisnya, beberapa waktu sebelumnya, seekor harimau sumatera jantan (Panthera tigris sumatrae) juga menjadi korban jerat di HTR Bungo Pandan, Kabupaten Tebo.

Harimau tersebut mengalami luka infeksi parah di kaki akibat jerat yang melilit selama 3–4 hari.

“Jerat menembus tulang kaki depan kiri. Jari-jarinya putus karena aliran darah terhenti,” jelas Agung.

Penyelamatan harimau berlangsung dramatis karena lokasinya sulit dijangkau.

Petugas harus menggunakan alat berat untuk membuka akses sebelum menembakkan bius dan membawa satwa ke TPS BKSDA Jambi untuk perawatan lebih lanjut.(*)