Pemerintah dan DPRD Kota Jambi Kompak Kawal Arah Pembangunan Lewat APBD-P 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Jambi Tahun Anggaran 2025, Sabtu (14/6/2025).

Dilangsungkan di Ruang Rapat A DPRD Kota Jambi, penandatanganan dilakukan langsung antara Wali Kota Jambi Dokter Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha bersama Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly dan para unsur Pimpinan DPRD, Wakil Ketua I M Yasir, Wakil Ketua II Jefrizen dan Wakil Ketua III Naim.

Dalam penyampaiannya, Wali Kota Jambi Maulana, menegaskan bahwa salah satu prioritas utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah adalah dengan mendorong pengembangan UMKM dan sektor ekonomi kreatif. Hal ini sejalan dengan langkah strategis Pemerintah Kota Jambi yang saat ini tengah merevitalisasi berbagai titik atau pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Salah satunya adalah kawasan Kota Tua Pasar Jambi. Di wilayah ini, kami terus menggelar berbagai kegiatan untuk membangkitkan kembali geliat perekonomian, dengan mengusung perpaduan antara konsep tradisional dan modern. Salah satu contohnya adalah pelaksanaan Festival Tumpah Ruah, yang menjadi brand sekaligus motor penggerak dalam menghidupkan kembali kawasan Kota Tua kita,” ujar Wali Kota Maulana.

“Kegiatan lainnya, secara rutin festival Sungai Asam yang akan digelar setiap minggu pertama awal bulan, yang akan dimulai bulan Juli ini dengan menampilkan tema-tema bernuansa kultur budaya. Dan malam ini juga ada penampilan dari masing-masing Kecamatan di kota Jambi,” sambungnya.

Pusat ekonomi baru lainnya yang telah dipersiapkan Pemkot Jambi, yakni Taman Remaja yang akan disiapkan menjadi alun-alun dan kawasan Talang Banjar yang baru saja ditertibkan dari pedagang kaki lima akan dijadikan Pedestrian, sehingga menjadi tempat wisata dan ekonomi baru, khususnya untuk wilayah Jambi Timur, Jambi Selatan dan Paal Merah.

Dirinya menyebut, PPD (Perencanaan Pembangunan Daerah) kota Jambi tahun ini mengalami kenaikan menjadi 1,94 triliun yang didapat dari sektor PAD (Pendapatan Asli Daerah) melalui opsen pajak dan lainnya.

“Mari bersama-sama kita mengawal penyusunan APBD-P ini untuk pembangunan di berbagai sektor, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan untuk menumbuhkan ekonomi kreatif, sesuai dengan tema pembangunan tahun ini,” sebutnya.

Terkait optimalisasi aset daerah yang berpotensi produktif, Wali Kota Jambi, Maulana, menyatakan komitmennya untuk mendorong pengelolaannya melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pengelolaan ini akan tetap mempertahankan konsep yang ada dengan mengedepankan perpaduan nilai tradisional dan sentuhan modern, sehingga tidak menghilangkan nilai historis yang melekat, sekaligus secara bertahap mampu mempercantik dan mengubah wajah Kota Jambi menjadi lebih menarik dan bernilai ekonomi.

“Kita telah melaksanakan seleksi terbuka untuk jabatan Direktur Siginjai Sakti dan dalam waktu dekat akan segera dilantik. Direktur baru ini akan kami tantang untuk mengelola aset-aset milik daerah yang selama ini belum produktif. Ini adalah bagian dari langkah akseleratif yang harus segera dilakukan. Harapannya, tahun depan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita bisa meningkat melalui pengelolaan aset-aset yang selama ini terbengkalai,” jelas Wali Kota Maulana.

Terkait optimalisasi pendapatan daerah dari sektor perparkiran sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), Wali Kota Jambi, Maulana, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota telah mulai menerapkan sistem pembayaran digital melalui QRIS dengan skema bagi hasil: 40% untuk Pemerintah dan 60% untuk Juru Parkir.

“Skema ini masih terus berjalan bersama bank mitra Pemerintah Kota, sambil menunggu hasil konsultasi resmi dari BPK. Kami memang memprioritaskan kesejahteraan para Juru Parkir, karena bagi mereka, penghasilan dari sektor ini adalah sumber utama nafkah. Selain itu, kami juga telah menyiapkan fasilitas perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk para Juru Parkir,” jelas Wali Kota Maulana.

Wali Kota Jambi, Maulana, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Anggaran Pemerintah Kota Jambi serta Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Jambi atas kerja keras dan kolaborasi yang telah terjalin. Ia menilai, banyaknya rekomendasi konstruktif yang disampaikan merupakan bentuk perhatian dan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang lebih tepat sasaran. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam mengawal pembangunan ke depan.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk memastikan program dan anggaran kita berjalan lebih terarah. Banyaknya masukan dan rekomendasi harus kita sikapi bersama dengan semangat kolaboratif. Jika kita kompak, maka pembangunan daerah untuk kesejahteraan masyarakat akan lebih mudah terwujud,” pungkas Maulana.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha turut pula menyampaikan pandangan terkait dengan pengoptimalan asset-asset daerah yang mempunyai potensi untuk dilakukan kerja sama

“Tumpah Ruah adalah salah satunya, kawasan dan asset yang lama tidak terpakai kita optimalkan, sehingga dampaknya juga bagi perekonomian. Dan juga telah dipersiapkan sebagai wadah kreativitas anak-anak muda melalui salah satu Program Kota Jambi Bahagia, yaitu Ruang Milenial (RUMEL),” ujar Diza.

“Alhamdulillah nya setelah kegiatan tersebut pengelolaan nya banyak teman-teman swasta yang membuat kegiatan-kegiatan. Kami hanya mendorong agar asset kota ini bisa dioptimalkan pemanfaatannya bagi PAD dan tentunya meningkatkan perekonomian,” singkatnya.

Pada kesempatan tersebut, juga digelar Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Anggaran DPRD Kota Jambi terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Jambi Tahun Anggaran 2025.

Laporan hasil kerja tersebut secara langsung disampaikan oleh Sekretaris Dewan, Noviarman, kepada pimpinan dan anggota dewan dalam sidang paripurna.

Turut hadir para paripurna itu, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Jambi.(*)




The Changcuters Siap Guncang Singphoria Jambi dengan Rock 60-an yang Nyentrik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Grup musik rock and roll asal Bandung, The Changcuters, dipastikan akan mengguncang panggung Pesta Musik Istimewa Singphoria SKJ Vol 5 yang digelar di Lapangan Bandara Lama, Kota Jambi, pada Minggu malam, 15 Juni 2025.

Band yang dikenal dengan gaya nyentrik dan aksi panggung enerjik ini siap membawakan nuansa garage rock ala era 60-an yang menjadi ciri khas mereka.

Dengan perpaduan riff gitar bertenaga, beat cepat, dan lirik-lirik yang tajam, penampilan The Changcuters diprediksi bakal menjadi magnet utama di ajang musik tahunan tersebut.

Band yang digawangi oleh Tria (vokal), Qibil dan Alda (gitar), Dipa (bass), serta Erick (drum) ini dikenal sebagai salah satu band Indonesia yang konsisten mengusung genre garage rock.

Musik mereka terinspirasi dari semangat “do-it-yourself” khas rock klasik, yang membuat setiap penampilan mereka penuh energi dan visual yang teatrikal.

“Kami memilih The Changcuters sebagai bentuk apresiasi terhadap band dengan karakter musikal kuat. Biasanya Singphoria menghadirkan genre dangdut koplo atau hip hop, tapi tahun ini kami ingin membawa sesuatu yang berbeda – rock and roll,” ujar Klara, promotor Singphoria, kepada media pada Jumat (14/06/2025).

Tak hanya The Changcuters, Singphoria SKJ Vol 5 juga akan dimeriahkan oleh deretan musisi lintas genre seperti NDX AKA, Mr. Jono & Joni, serta Lavora.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian konser musik tahunan yang telah menjadi agenda penting bagi pecinta musik di Jambi dan sekitarnya.

Dengan kehadiran The Changcuters yang membawa energi rock khas era 60-an, Singphoria 2025 dipastikan akan menjadi malam yang tak terlupakan bagi para penggemar musik lintas generasi.(*)




Inovatif! Model Jargas Mandiri Kota Jambi Diapresiasi Kementerian ESDM

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Isu kedaulatan energi menjadi salah satu fokus strategis dalam kepemimpinan Wali Kota Jambi mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia. Komitmen serius untuk mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi sebagai penopang ketahanan ekonomi masyarakat daerah, kembali ditegaskan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, di Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Kedatangan Wali Kota Maulana disambut langsung oleh Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Laode Sulaeman. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Maulana menekankan urgensi pembangunan dan perluasan Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga di Kota Jambi. Menurutnya, Jargas bukan sekadar solusi energi ramah lingkungan, tetapi juga berdaya ungkit besar terhadap penguatan ekonomi keluarga dan efisiensi pengeluaran rumah tangga masyarakat.

Lebih dari itu, kunjungan ini merupakan bagian dari langkah nyata Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung implementasi strategi nasional menuju kedaulatan energi, dengan menjadikan Kota Jambi sebagai salah satu daerah pionir dalam pemanfaatan energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat.

“Kami terus berupaya untuk melakukan penambahan sambungan rumah yang bersumber dari APBN, yang saat ini di Kota Jambi baru ada 13.000 sambungan. Dari jumlah tersebut tentunya masih sangat jauh dari jumlah keseluruhan rumah tangga yang ada di Kota Jambi sebanyak 250.000 dan semua membutuhkan Jargas tersebut,” ujarnya.

Dengan kebutuhan masyarakat yang sangat tinggi terhadap gas bumi, Maulana menegaskan, Pemerintah Kota Jambi juga telah melakukan upaya lainnya, yaitu membangun jargas secara mandiri.

“Sistemnya kita awali dengan melakukan inisiasi kerja sama antara BUMD Siginjai Sakti bersama PT. Pertagas Niaga (PTGN). Jargas mandiri ini ditujukan untuk menutupi kekurangan akan sambungan rumah, selain bersumber dari APBN, terutama untuk sektor komersil” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jambi Maulana, menyampaikan kabar menggembirakan bagi masyarakat. Pemerintah Kota Jambi berhasil memperoleh tambahan alokasi sebanyak 13.000 sambungan rumah untuk program jaringan gas rumah tangga yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Alhamdulillah, Kota Jambi kembali mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah Pusat melalui tambahan kuota Jargas sebanyak 13.000 sambungan rumah. Ini adalah kabar baik bagi masyarakat kita. Insya Allah, program ini akan segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata, akses gas rumah tangga yang lebih murah, aman, dan ramah lingkungan,” ungkap Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Laode Sulaeman, menyampaikan apresiasi secara langsung kepada Wali Kota Jambi dan jajaran Pemerintah Kota Jambi atas inisiatif progresif yang telah dilakukan.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul langkah strategis Pemkot Jambi yang menggagas kerja sama antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Siginjai Sakti dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam rangka pengembangan Jaringan Gas (Jargas) mandiri di Kota Jambi.

“Biasanya, pemerintah daerah datang untuk mengajukan permohonan alokasi bantuan. Namun kali ini berbeda. Belum pernah ada daerah yang datang dengan membawa inisiatif kerja sama BUMD untuk membangun Jargas secara mandiri. Ini langkah luar biasa, dan saya sangat mengapresiasi upaya tersebut,” ungkap Laode.

Pemanfaatan gas bumi di Kota Jambi tidak hanya penting untuk mendukung kemandirian energi, tetapi juga sebagai bagian dari transisi menuju energi yang bersih, efisien, ramah lingkungan dan terjangkau bagi masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Kota Jambi tercatat sebagai salah satu dari 15 daerah di Indonesia yang memperoleh tambahan alokasi sambungan rumah untuk program Jargas rumah tangga. Penetapan ini didasarkan pada hasil survei kelayakan yang telah dilaksanakan pada tahun 2024, yang menunjukkan kesiapan teknis dan potensi pemanfaatan jaringan gas oleh masyarakat Kota Jambi.

Pembangunan Jaringan Gas Bumi Perkotaan (City Gas) di Kota Jambi telah dimulai sejak tahun 2012. Meskipun pada tahap awal implementasinya sempat menghadapi sejumlah kendala teknis dan operasional, program ini kini berkembang menjadi salah satu alternatif sumber energi yang bersih, aman, dan ekonomis bagi masyarakat perkotaan di Kota Jambi.

Hingga saat ini, jumlah total sambungan rumah tangga Jargas di Kota Jambi telah mencapai 13.226 pelanggan, dengan 11.025 di antaranya merupakan pelanggan aktif yang secara rutin memanfaatkan layanan ini dalam kebutuhan energi rumah tangga sehari-hari.

Turut hadir dalam kunjungan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ardi, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Hendra Saputra, serta para Kepala BUMD Kota Jambi terkait.(*)




Kunjungan Kerja Ditjen PAS ke Jambi: Tanam Jagung, Panen Lele, dan Pembekalan CPNS

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjen PAS) Jambi menyambut kunjungan kerja Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, pada Rabu, 12 Juni 2025.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya strategis implementasi program nasional pembinaan warga binaan dan penguatan sumber daya manusia pemasyarakatan.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi dan pembekalan bagi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi.

Fokus utama kegiatan ini adalah persiapan menghadapi diberlakukannya KUHP baru, agar seluruh petugas memahami peran, fungsi, dan prosedur hukum terkini dalam sistem pemasyarakatan Indonesia.

Setelah pembekalan, rombongan Kanwil Ditjen PAS Jambi bersama Maulidi Hilal melanjutkan kegiatan ke Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, untuk melakukan penanaman bibit jagung bersama Polres Tanjabtim.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi warga binaan.

Masih di hari yang sama, mereka juga mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi untuk melakukan pelepasan bibit ikan lele serta panen lele sebanyak 1 ton.

Program budidaya perikanan ini merupakan bentuk konkret akselerasi pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Hasil panen akan dikelola melalui koperasi, sementara warga binaan yang terlibat akan mendapatkan premi tabungan yang dapat digunakan setelah mereka bebas.

Tak hanya itu, Lapas Jambi juga tengah mengembangkan sektor peternakan unggas sebagai bagian dari usaha mikro berkelanjutan yang melibatkan warga binaan secara langsung.

Sebagai puncak kunjungan, Direktur TI dan Kerja Sama Pemasyarakatan memberikan pengarahan kepada CPNS Pemasyarakatan hasil seleksi tahun 2024.

Kegiatan ini ditujukan untuk membentuk karakter, mentalitas, dan kesiapan profesional para calon ASN sebelum mereka resmi bertugas di tahun 2025.

Dalam arahannya, Maulidi Hilal didampingi oleh Hidayat, Kepala Kanwil Pemasyarakatan Jambi, menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan loyalitas dalam menjalankan fungsi sebagai aparatur penegak hukum di bawah Kementerian Hukum dan HAM.

“Pembekalan ini bertujuan agar CPNS memiliki panduan yang jelas dalam bertugas dan bersikap, sehingga dapat menjadi aparatur yang berintegritas dan bertanggung jawab di tengah masyarakat,” ujar Hidayat.

Seluruh rangkaian kegiatan ini mencerminkan komitmen Kanwil Ditjen PAS Jambi dalam mendukung program pembinaan warga binaan, pemberdayaan ekonomi, dan pembentukan SDM unggul di bidang pemasyarakatan.(*)




Konser Musik Terbesar di Jambi Juni Ini, Siap-Siap Nyanyi Bareng NDX AKA & The Changcuters

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Konser musik paling dinanti di Jambi, Singphoria SKJ (Semua Kangen Jambi) Volume 5, tinggal menghitung hari.

Event musik tahunan ini akan digelar pada Minggu malam, 15 Juni 2025, di Lapangan Bandara Lama, Jambi.

Dalam edisi kelima ini, Singphoria SKJ menghadirkan sejumlah musisi papan atas nasional seperti NDX AKA, The Changcuters, Mr. Jono & Joni, hingga Lavora.

Acara ini dipastikan menjadi momen istimewa bagi warga Jambi dan sekitarnya yang rindu hiburan musik langsung.

Singphoria SKJ Vol. 5 merupakan bagian dari rangkaian konser rutin tahunan yang menjadi ajang nostalgia dan hiburan bagi masyarakat Jambi.

Dengan tema “Musik Ambyar, Semua Kangen Jambi”, konser ini menyatukan penikmat musik lintas generasi dalam satu panggung spektakuler.

Harga Tiket Singphoria SKJ Vol. 5 dan Cara Pembelian

Tiket konser Singphoria Jambi 2025 sudah dapat dibeli secara online melalui situs resmi: https://singphoria.id/skj/.

Selain itu, tiket juga tersedia secara offline lewat mobil tiket box yang beroperasi di sejumlah titik strategis di Kota Jambi.

Kategori dan Harga Tiket:

  • Festival: Rp115.000

  • VIP: Rp220.000

Promo Tiket Festival:

  • Beli 2 tiket hanya Rp210.000

  • Beli 3 tiket hanya Rp300.000

Giveaway Tiket VIP dan Akses Backstage Gratis

Tak hanya menawarkan pengalaman konser meriah, panitia Singphoria SKJ 2025 juga menggelar giveaway tiket VIP gratis lengkap dengan akses backstage untuk para penggemar setia.

“Kami ingin memberikan apresiasi bagi para penonton setia Singphoria. Melalui giveaway ini, kami siapkan 6 tiket VIP dengan backstage pass untuk 3 pemenang,” ujar panitia, Rabu (12/6/2025).

Cara Ikut Giveaway Singphoria:

  1. Follow akun Instagram resmi: @singphoria.id

  2. Unggah video/foto keseruan saat nonton Singphoria SKJ edisi mana pun ke feed atau reels

  3. Tag dan mention @singphoria.id

  4. Pastikan akun Instagram tidak dalam mode privat

Pemenang akan diumumkan melalui akun resmi Instagram @singphoria.id.

Penyelenggara mengimbau para pengunjung untuk datang lebih awal demi kenyamanan bersama dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Pastikan juga untuk mengikuti petunjuk keamanan dari panitia di lokasi.(*)




Ketua Paguyuban Pedagang Pakubuwono Jambi: Kami Tolak Relokasi, Tapi Siap Ditata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Penolakan terhadap rencana relokasi pedagang di kawasan Jalan Pakubuwono, Talang Banjar, Kota Jambi terus disuarakan.

Kali ini, pernyataan tegas datang dari Ketua Paguyuban Pedagang Pakubuwono, Ismansyah, yang menyatakan bahwa mayoritas pedagang sepakat menolak dipindahkan dari lokasi mereka saat ini.

Menurut Ismansyah, relokasi yang direncanakan pemerintah berisiko besar terhadap kelangsungan ekonomi para pedagang kecil yang sudah lama mencari nafkah di wilayah tersebut.

“Kalau memang niatnya penataan, kami mendukung. Tapi kalau dipindahkan, kami tolak. Kami siap diatur, siap ditertibkan, tapi tetap di lokasi kami sekarang. Jangan sampai kebijakan ini mematikan ekonomi rakyat kecil,” tegas Ismansyah kepada media, Kamis (12/6).

Ia menambahkan bahwa pedagang tidak menolak adanya penataan atau upaya penertiban.

Namun meminta agar tidak ada pemindahan lokasi secara sepihak yang bisa berdampak pada mata pencaharian warga.

Paguyuban pedagang juga meminta agar Pemerintah Kota Jambi membuka ruang dialog terbuka dengan semua pihak terdampak sebelum mengambil kebijakan lebih lanjut.

“Kami hanya ingin didengar. Jangan ambil keputusan yang merugikan kami tanpa ada musyawarah,” lanjutnya.

Sebelumnya, Camat Jambi Timur menyebutkan bahwa pihaknya hanya akan melakukan penataan dan pembersihan, bukan relokasi.

Meski demikian, kekhawatiran para pedagang masih kuat menyusul minimnya kejelasan mengenai lokasi baru dan dampaknya terhadap ekonomi lokal.(*)




Penertiban Pedagang Jalan Pakubuwono Talang Banjar Jambi Ditunda, Ini Penjelasan Camat Jambi Timur

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Rencana penertiban dan penataan pedagang di kawasan Jalan Pakubuwono, Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (12/6) kemarin, resmi ditunda akibat cuaca hujan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Camat Jambi Timur, Syukri, yang menyebut kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melakukan penertiban di lapangan.

“Kami tunda, lantaran kondisi cuaca hujan,” ujar Syukri kepada media, Kamis (12/6).

Sementara itu, terkait dengan penolakan sejumlah pedagang atas rencana tersebut, Syukri menjelaskan bahwa, pihak kecamatan telah melakukan pendekatan secara persuasif dan menyampaikan maksud dari kegiatan tersebut.

“Kami sudah lakukan sosialisasi dengan pendekatan yang baik. Tidak ada pemindahan pedagang, kami hanya akan menata dan membersihkan lokasi,” jelasnya.

Penertiban ini sebelumnya menuai reaksi dari pedagang di sekitar Jalan Pakubuwono, yang mengira langkah tersebut merupakan bagian dari relokasi atau pemindahan usaha mereka ke lokasi lain.

Namun, Syukri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan relokasi, melainkan bagian dari upaya menjaga ketertiban, kebersihan, dan estetika kawasan perdagangan di Talang Banjar.

Hingga saat ini, belum ada informasi lanjutan mengenai jadwal penertiban berikutnya setelah penundaan tersebut.(*)




Tolak Direlokasi, Pedagang di Pakubowono Talang Banjar: Kami Bukan Pembangkang

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Rencana relokasi ratusan pedagang di kawasan Jalan Pakubuwono, Talang Banjar, Kota Jambi, menuai penolakan tegas dari para pedagang.

Mereka menyatakan akan tetap bertahan di lokasi saat ini dan menolak dipindahkan ke tempat baru, apapun alasan yang disampaikan pemerintah.

Saat ini, terdapat sekitar 300 pedagang dan lebih dari 100 ruko yang aktif beroperasi di sepanjang Jalan Pakubuwono.

Para pedagang menilai lokasi relokasi yang ditawarkan pemerintah terlalu jauh dan tidak menjanjikan perkembangan usaha yang lebih baik.

Salah satu pedagang sayur, Eva, mengatakan bahwa penolakan ini bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan bentuk keprihatinan atas keberlangsungan usaha mereka.

“Kami bukan pembangkang. Tapi kami berdagang dari dulu di sini, bahkan orang tua kami juga dulu jualan di tempat ini. Lokasi yang ditawarkan terlalu jauh dan tidak sesuai kebutuhan. Banyak dari kami tidak mampu beli atau sewa tempat baru,” ujar Eva, Kamis (12/6).

Hal senada juga disampaikan oleh Yanti, seorang pedagang ayam.

Ia menilai relokasi justru berpotensi mematikan mata pencaharian para pedagang kecil.

“Tempat baru yang katanya disiapkan itu nggak layak, jauh, dan nggak ada pembeli. Kalau kami dipindahkan, bisa-bisa kehilangan penghasilan,” jelas Yanti.

Para pedagang berharap Pemerintah Kota Jambi bisa membuka ruang dialog dan mempertimbangkan kembali keputusan relokasi, agar tidak memberatkan masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.(*)




Diduga Tak Punya Dana untuk Fotocopy, Ujian Akhir di SDN 161 Kota Jambi Sempat Tertunda, Ini Keterangan Kepala Sekolah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Terkait informasi yang menyebutkan tertundanya pelaksanaan ujian di SD Negeri 161 Kecamatan Paal Merah, Kepala Sekolah Tolan Abidin angkat bicara dan membantah adanya kelalaian.

Saat dihubungi pada Kamis (12/6/2025), Tolang menegaskan bahwa ujian tetap berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Jambi.

“Kami tetap melaksanakan ujian sesuai ketentuan. Tidak ada yang ditunda,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa pada Rabu (11/6), sejumlah siswa tidak mengikuti ujian karena tidak tersedia soal.

Sumber menyebut hal tersebut dipicu oleh belum dibayarnya biaya fotokopi naskah soal, meski sekolah memiliki alokasi dana BOS.

Namun, pernyataan berbeda datang dari pihak sekolah. Seorang staf administrasi menyebutkan bahwa kegiatan ujian berjalan normal dan tidak ada kelas yang kosong.

“Kami ujian kok, tidak ada yang kosong,” katanya singkat.

Pihak Dinas Pendidikan Kota Jambi melalui Kepala Bidang SD, Yulita, menyatakan bahwa mereka belum menerima laporan resmi terkait hal ini, namun akan segera melakukan pengecekan langsung ke sekolah.

“Besok akan saya cek ke sekolah. Jika memang tidak ujian, tentu itu melanggar ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

tiktok embed code

Sebagai informasi, pelaksanaan ujian semester untuk tingkat SD di Kota Jambi telah dijadwalkan sejak 10 Mei 2025 lalu.(*)




SD di Paal Merah Sempat Gagal Gelar Ujian, Siswa Malah Disuruh Menggambar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, dilaporkan mengalami keterlambatan dalam pelaksanaan ujian sekolah, yang seharusnya dilaksanakan pada awal pekan ini.

Kondisi ini menuai keluhan dari sejumlah siswa dan orang tua, karena dianggap merugikan proses belajar-mengajar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini pada Rabu (11/6), sejumlah siswa mengaku tidak mengikuti ujian sebagaimana jadwal yang telah ditentukan.

Mereka bahkan menyebutkan bahwa pada hari ujian, tidak ada soal yang dibagikan. Sebagai gantinya, siswa justru diminta untuk menggambar di kelas.

“Harusnya ujian hari Rabu kemarin, tapi tidak jadi karena katanya belum ada kertas soal. Jadi kami malah disuruh menggambar saja,” ungkap salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya.

Saat media ini mendatangi sekolah yang bersangkutan untuk mengkonfirmasi keterlambatan ujian, kepala sekolah tidak berada di tempat.

Menurut keterangan beberapa pegawai sekolah, kepala sekolah sedang dinas luar kota.

“Kepala sekolah sedang ada urusan dinas di luar, jadi tidak bisa ditemui,” ujar salah satu staf administrasi sekolah.

“Kami ujian kok, tidak ada yang kosong,” kilah seorang staf, Kamis 12 Juni 2025.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kota Jambi terkait insiden ini.

Keterlambatan pelaksanaan ujian sekolah diharapkan tidak mengganggu jadwal akademik siswa, apalagi menyangkut kelulusan dan penilaian akhir.(*)