Tanam Jagung Bareng Kapolri! Polda Jambi Gerakkan 192 Hektare Lahan Pertanian

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar bersama Wakapolda Jambi Brigjen Pol M. Mustaqim, Sekda Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, serta jajaran Forkopimda mengikuti kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III yang digelar di lahan perhutanan sosial Bumi Perkemahan, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (9/7/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan serentak secara nasional melalui Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Komisi IV DPR RI, Menteri Pertanian, Menteri Kehutanan*m, dan pejabat utama Mabes Polri.

Acara ini merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat keetahanan pangan, khususnya melalui optimalisasi lahan perhutanan sosial.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno mengungkapkan bahwa dalam kuartal III ini, Polda Jambi telah melakukan penanaman bibit jagung di lahan milik Pemda seluas 10 hektare.

Sementara di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi, total luas lahan yang ditanami jagung mencapai 192 hektare.

“Sebelumnya, pada kuartal I dan II, Polda Jambi juga sudah menanam jagung. Total yang sudah ditanami mencapai 579 hektare, terdiri dari 87 hektare sudah dipanen dan 380 hektare masih menunggu panen,” jelas Irjen Pol Krisno.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemda, TNI, Polri, pihak swasta, dan kelompok tani, guna mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui program Astacita.

Sebagai bentuk dukungan nyata kepada petani lokal, Polda Jambi juga menyerahkan bantuan bibit jagung dan paket sembako kepada Kelompok Tani Siginjai Polda Jambi.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Jambi didampingi Wakapolda, Sekda Provinsi, Bupati Muaro Jambi, dan Kapolres Muaro Jambi.(*)




Cek Ketat Aset Negara, SLOG Polri Sambangi Markas Ditpolairud Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi menerima kunjungan Tim Supervisi dari Staf Logistik (SLOG) Polri dalam rangka pendataan alat khusus (Alsus), kendaraan bermotor (Ranmor), senjata api, dan amunisi sebagai Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Polri.

Kunjungan yang berlangsung di Markas Ditpolairud Polda Jambi ini bertujuan untuk melakukan verifikasi dokumen dan pengecekan fisik terhadap Almatsus dan BMN yang digunakan Ditpolairud, sebagai bagian dari pengelolaan aset negara yang akuntabel dan transparan.

Tim Supervisi dari SLOG Polri dipimpin oleh AKBP Teguh Slamet Eko Priyono, didampingi oleh personel Birologistik Polda Jambi AKBP Joko.

Mereka disambut langsung oleh Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Agus Tri Waluyo, bersama Kabagbinopsnal AKBP Lukman dan Kasubditgakkum AKBP Ade Chandra, beserta jajaran anggota Ditpolairud.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Agus Tri Waluyo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Supervisi SLOG Polri.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan arahan serta masukan terkait metode pendataan Alsus dan Almatsus agar sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di lingkungan Polri.

“Kami mengharapkan bimbingan dari Tim SLOG Polri agar pendataan BMN yang ada di Ditpolairud bisa lebih tertib dan sesuai dengan regulasi,” ujar Kombes Agus.

AKBP Teguh Slamet Eko Priyono menjelaskan bahwa supervisi ini merupakan bagian dari program nasional untuk meningkatkan tata kelola BMN Polri, khususnya dalam hal akurasi data dan kondisi fisik barang yang digunakan dalam operasional kepolisian.

Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen dan fisik barang berupa kapal patroli, kendaraan dinas, alat komunikasi (Alkom), senjata api, amunisi, serta perlengkapan Alsus lainnya yang digunakan oleh Ditpolairud Polda Jambi.

Kegiatan supervisi ini menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh aset milik negara yang berada di bawah pengelolaan Polri tercatat dengan baik, serta digunakan secara optimal untuk mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya di bidang pengamanan wilayah perairan dan udara.(*)




Rembuk Merah Putih di Jambi, FKPT dan BNPT Gaungkan Pencegahan Radikalisme

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memperkuat semangat cinta tanah air dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jambi bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menggelar kegiatan bertajuk Rembuk Merah Putih: Pitutur Cinta dan Tinta Emas, Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air, pada Rabu (9/7/2025) di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi.

Acara ini merupakan inisiatif dari Bidang Agama, Sosial-Ekonomi dan Budaya, serta Bidang Media Massa, Hukum dan Humas FKPT Jambi, yang bertujuan mengedukasi masyarakat akan pentingnya mencegah radikalisme dan memperkuat ketahanan nasional.

Ketua FKPT Jambi, Dr. H. Abd Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar untuk memberikan pemahaman tentang nilai-nilai agama dalam bingkai NKRI yang cinta damai.

“Kami ingin memperkuat ketahanan nasional, membina ketertiban, dan menumbuhkan semangat persatuan lintas agama dalam rangka mencegah paham radikalisme dan terorisme,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kol. (Sus) Dr. Harianto, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk peran penting media dan jurnalis.

“Jurnalis punya kekuatan untuk menyebarkan pesan damai dan mempersempit ruang gerak paham radikal di tengah masyarakat. Ini menjadi bagian penting dalam strategi pencegahan,” jelasnya.

Gubernur Jambi melalui sambutan yang disampaikan dr. Mhd Ferry Kusnadi menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

Ia menekankan bahwa penyebaran paham radikal saat ini tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga menyusup secara halus melalui media sosial dan dunia digital.

“Pencegahan harus dilakukan dengan edukasi yang tepat, literasi digital, dan penguatan wawasan kebangsaan. Rembuk Merah Putih menjadi ruang dialog strategis untuk itu,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat Jambi yang tangguh terhadap radikalisme dan terorisme, serta memiliki semangat nasionalisme tinggi.

Diharapkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan media bisa terus terbangun untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).(*_




Dua Hari Tak Bisa Dihubungi, Ibu Aminah Ditemukan Meninggal dan Dievakuasi Damkar Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi berhasil mengevakuasi jenazah seorang wanita lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di kawasan Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Rabu malam (9/7).

Proses evakuasi berlangsung selama 90 menit dan berjalan lancar sesuai prosedur.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima melalui layanan WhatsApp dan telepon Damkar pada pukul 19.59 WIB.

Tim segera bergerak ke lokasi pada pukul 20.10 WIB dan tiba di lokasi pukul 20.18 WIB dengan jarak tempuh sekitar 3,8 kilometer.

“Evakuasi dilakukan setelah ada laporan warga terkait bau tidak sedap yang berasal dari rumah korban. Tim kami langsung berkoordinasi dengan aparat setempat dan Tim Inafis Polda Jambi,” ujar Mustari Affandy kepada media.

Korban diketahui bernama Aminah (65 tahun), warga Jalan Jendral Gatot Subroto No 1 RT 20, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung.

Jenazah ditemukan oleh anak korban, Heri (48), yang curiga setelah beberapa hari tidak dapat menghubungi ibunya.

Pada Rabu malam, setelah mencoba mengintip melalui jendela dan ventilasi, Heri melihat sang ibu telah tergeletak tak bernyawa di ruang tengah.

Dengan bantuan tetangga, pintu belakang rumah didobrak dan pihak kelurahan langsung menghubungi Damkar serta pihak kepolisian.r

Operasi evakuasi dipimpin oleh Danki M. Hafis dengan menerjunkan 5 personel dari Pleton 2 Mako menggunakan armada Fire Jeep.

Petugas menemukan jenazah dalam kondisi mulai membusuk dan sudah mengeluarkan belatung.

Petugas Damkar berkoordinasi dengan Lurah Jelutung, BKTM, Babinsa, Ketua RT, serta menunggu kehadiran Tim Inafis Polda Jambi untuk proses identifikasi.

Setelah tim Inafis tiba, personel Damkar membantu memasukkan jenazah ke kantong mayat untuk kemudian dibawa ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans.

“Kami bergerak cepat, namun tetap mengutamakan prosedur. Penanganan dilakukan sesuai prinsip 5T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas,” tambah Mustari.

Kadis Damkar Mustari Affandy menegaskan bahwa proses evakuasi telah dilaksanakan sesuai dengan Permendagri No. 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam kondisi darurat, termasuk dalam penanganan evakuasi jenazah yang sensitif seperti ini,” tegas Mustari.

Tim Damkar menyelesaikan seluruh proses evakuasi pada pukul 21.50 WIB dan langsung kembali ke pos setelah memastikan lokasi aman dan telah dipasangi garis polisi (police line).(*)




Horee..! Kampung Bahagia Semakin Keren dengan Jaminan Sosial untuk Pekerja Kampung Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Dalam Program Kampung Bahagia Kota Jambi, pada Rabu (9/7/2025).

Dilangsungkan di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, kegiatan sosialisasi ini diikuti Lurah se-Kota Jambi dan para Ketua RT sebagai Pilot Project Program Kampung Bahagia Kota Jambi.

Sebagai bagian dari pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Jambi saat ini telah mengalokasikan anggaran untuk perlindungan sosial pekerja rentan, Ketua RT, Pekerja Harian Lepas (PHL) dan petugas Syara’.

Hal ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung program perlindungan sosial.

Terbaru, Pemkot Jambi juga telah meluncurkan Program Kampung Bahagia, yang merupakan sebuah inovasi dan inisiatif dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat dari aspek sosial, ekonomi, dan kesehatan secara terintegrasi.

Inisiasi Wali Kota Jambi mengintegrasikan program BPJS Ketenagakerjaan ke dalam Program Kampung Bahagia adalah langkah strategis untuk memberikan jaring pengaman sosial yang lebih luas, adil, dan menyeluruh kepada seluruh masyarakat.

Dalam keterangannya, usai membuka kegiatan sosialisasi tersebut, Wali Kota Maulana, menyampaikan bahwa sebagai sebuah inovasi baru, Program Kampung Bahagia perlu terus disosialisasikan dan didiskusikan secara intensif agar dapat mencapai tujuan dan dampak yang diharapkan.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun pertama pelaksanaannya, program ini masih dijalankan secara terbatas sebagai proyek percontohan, dengan melibatkan 67 RT sebagai pilot project.

“Ini adalah konsep kebahagiaan bagi masyarakat, karena melalui program ini pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan riil warga di tingkat RT. Jika kita berhasil menjalankannya dengan baik, maka tahun depan program ini akan diperluas dan diterapkan di seluruh RT di Kota Jambi,” ungkapnya.

Terkait pelibatan BPJS Ketenagakerjaan dalam Program Kampung Bahagia, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari subkegiatan yang telah diatur secara khusus dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Jambi Nomor 18 Tahun 2025.

Regulasi tersebut mengatur tentang jaminan perlindungan sosial, termasuk jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi warga dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan secara bergotong royong di tingkat RT.

“Ini merupakan salah satu klausul penting dalam Program Kampung Bahagia. Jika ada warga yang mengalami musibah, seperti kecelakaan kerja atau meninggal dunia, maka seluruh biayanya akan ditanggung sepenuhnya, dan keluarga yang ditinggalkan akan mendapatkan santunan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan yang mendesak,” jelasnya.

“Adapun untuk konsepnya berdasarkan surat tugas yang nantinya dilampirkan, sesuai dengan setiap kegiatan yang dilakukan di RT masing-masing. Dalam hal ini kita akan masukan pada premi khusus jasa konstruksi yang nilainya 0,24 persen dari nilai proyek atau kegiatan yang dikerjakan oleh masyarakat secara bergotong royong,” lanjutnya.

Dengan adanya perlindungan jaminan sosial dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan melalui Program Kampung Bahagia, Wali Kota Maulana mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk terlibat aktif dan berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di lingkungan masing-masing.

Ia menjelaskan bahwa keikutsertaan warga dalam program ini perlu difasilitasi secara administratif oleh Ketua RT setempat.

“Syarat utamanya ada pada Ketua RT, yang harus menerbitkan surat keputusan (SK) bagi setiap warga yang turut berpartisipasi dalam kegiatan. Dengan begitu, hak jaminan sosialnya dapat diproses dan dijamin sepenuhnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan bahwa hal itu merupakan bentuk nyata dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menjalin kolaborasi strategis bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan perlindungan sosial bagi seluruh masyarakat.

Wali Kota Maulana menegaskan, bahwa Program Kampung Bahagia yang telah resmi diluncurkan beberapa waktu lalu ditargetkan akan mulai berjalan pada periode Agustus hingga Desember 2025.

“InsyaAllah, mulai 1 Agustus program ini sudah mulai berjalan. Launching resminya akan dilakukan setelah para Ketua RT yang menjadi bagian dari pilot project menyelesaikan musyawarah bersama warganya, untuk menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Maulana juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam menyukseskan program ini.

“Dengan niat baik dan semangat gotong royong untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, maka program ini harus kita jalankan dengan sungguh-sungguh. Harapannya, ke depan seluruh 1.650 RT di Kota Jambi siap melaksanakan program ini secara penuh. Jika proses ini berhasil, kita optimistis Kampung Bahagia dapat menjadi model percontohan secara nasional sebagai gebrakan baru dalam mewujudkan kebahagiaan masyarakat,” pungkasnya.

Usai dibuka secara langsung oleh Wali Kota, kegiatan sosialisasi yang diikuti para peserta yang terdiri dari Lurah se-Kota Jambi dan para Ketua RT sebagai Pilot Project Program Kampung Bahagia Kota Jambi itu berlangsung secara dinamis dan partisipatif.

Diskusi ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam penerapan program secara efektif dan tepat sasaran di tingkat RT.

Suasana diskusi yang terbuka dan konstruktif juga mencerminkan semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebahagiaan warga Kota Jambi.

Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi itu, Kepala DPMPPA Kota Jambi Noverentiwi Dewanti, yang memaparkan terkait petunjuk Pelaksanaan Program Kampung bahagia yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 18 Tahun 2025, dan Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jambi Alfian Sahputra, yang memaparkan terkait manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan. Tampak hadir pada sosialisasi tersebut, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Moncar Widaryanto, serta seluruh fasilitator program Kampung Bahagia.(*)




Pemkot Jambi Buka Rekrutmen Calon Kepala Sekolah 2025, Abu Bakar: Model Ini Pertama Kali di Indonesia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pendidikan resmi membuka rekrutmen terbuka calon kepala sekolah untuk jenjang TK, SD, dan SMP Negeri tahun 2025.

Menariknya, proses rekrutmen ini menggunakan model baru yang disebut-sebut sebagai yang pertama kali diterapkan di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Jubir Pemkot Jambi, Abu Bakar, yang menyatakan bahwa mekanisme seleksi ini adalah terobosan baru dalam dunia pendidikan.

“Model seleksi ini baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Ini merupakan langkah maju dalam mewujudkan transparansi dan profesionalisme dalam penempatan kepala sekolah,” tegas Abu Bakar saat diwawancarai.

Rekrutmen ini dilaksanakan berdasarkan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Semua proses seleksi dilakukan secara online, transparan, dan tanpa pungutan biaya apapun.

Pendaftaran dibuka mulai 4 hingga 14 Juli 2025 melalui laman resmi Dinas Pendidikan Kota Jambi di: https://disdik.jambikota.go.id.

Setiap peserta dapat memilih maksimal dua sekolah sesuai minat.

Syarat Umum Seleksi Calon kepala Sekolah Kota Jambi:

  1. Minimal S-1 dari perguruan tinggi terakreditasi.
  2. Memiliki sertifikat pendidik.
  3. PNS dengan golongan minimal III/c atau PPPK dengan pengalaman guru minimal 8 tahun.
  4. Nilai kinerja minimal “Baik” selama 2 tahun terakhir.
  5. Memiliki pengalaman manajerial di bidang pendidikan minimal 2 tahun.
  6. Tidak sedang dalam proses hukum atau terkena sanksi disiplin.
  7. Berusia maksimal 56 tahun saat pengangkatan.
  8. Sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba.
  9. Diutamakan yang memiliki integritas dan berorientasi pelayanan.

Dia juga mengatakan, masyarakat dan peserta seleksi dapat melaporkan penyimpangan dalam proses seleksi atau asesmen melalui kontak resmi Disdik Kota Jambi di nomor 0813-6750-3624.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Jambi dalam menciptakan sistem pendidikan yang transparan, bersih, dan akuntabel.(*)




Bersama Alumni, Prodi Sastra Indonesia UNJA Mantapkan Langkah Menuju Unggul

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jambi (UNJA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Temu Alumni dengan tema “Bersama Alumni Menuju Prodi Sastra Indonesia Unggul dan Berdaya Saing.”

Acara ini berlangsung sebagai upaya membangun sinergi antara alumni dan stakeholder dalam rangka meraih akreditasi unggul, Rabu 9 Juli 2025.

Ketua Program Studi Sastra Indonesia, Irma Suryani, menyampaikan bahwa FGD ini menjadi momen penting untuk memperkuat kolaborasi antara alumni dan pihak prodi dalam menyamakan persepsi serta strategi peningkatan mutu pendidikan.

“Ini adalah pertemuan antara alumni dan stakeholder Prodi Sastra Indonesia yang bertujuan mendukung proses akreditasi. Harapannya, prodi bisa meraih predikat unggul,” ujar Irma.

Lebih lanjut, Irma menekankan bahwa akreditasi unggul akan berdampak positif bagi para alumni, khususnya dalam meningkatkan peluang kerja di dunia profesional.

“Kalau akreditasi prodi unggul, tentu alumni akan lebih mudah dalam mencari pekerjaan. Itu salah satu target utama kami, dan semoga bisa tercapai,” tambahnya.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNJA, Supian turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya FGD ini.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Prodi Sastra Indonesia yang berkualitas.

“Saya sangat mengapresiasi gelaran FGD ini. Semoga menjadi awal yang baik untuk meraih akreditasi unggul seperti yang diharapkan,” ucapnya.

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun jejaring, saling berbagi pengalaman, dan memperkuat visi misi program studi menuju prodi yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.(*)




Total Nilai 1.521, Nasrul Choonan Sabet Juara Umum II di Pesantren Darul Arifin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Nasrul Choonan Rahsatya, siswa Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi, meraih prestasi yang membanggakan.

Pada semester genap tahun ajaran 2025, Nasrul berhasil meraih Juara Umum II dengan total nilai 1.521 dari 17 mata pelajaran dan rata-rata nilai 89.

Nasrul merupakan putra pertama Bripka Rahmada Akbari, S.E., anggota Satuan Brimob Polda Jambi.

Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi dalam menuntut ilmu di Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi.

Ayah Nasrul menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Saya sangat senang dan bangga dengan Nasrul. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi adik-adiknya dan teman-temannya untuk terus belajar dan berprestasi,” ujar Bripka Rahmada Akbari, Selasa (8/7/2025).

Pihak Pondok Pesantren Darul Arifin juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Kami bangga dengan Nasrul yang telah menunjukkan kemampuan akademis yang baik. Semoga ini menjadi contoh bagi santri lain untuk terus meningkatkan prestasi,” kata salah satu perwakilan dari pesantren Darul Arifin.

Dengan capaian ini, Nasrul diharapkan mampu terus mengembangkan potensi diri dan mempertahankan prestasi pada jenjang pendidikan selanjutnya.(*)




Koperasi Merah Putih di Penyengat Rendah, Pilar Baru Ekonomi Kerakyatan Kota Jambi Bahagia

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bergerak cepat guna menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Hal itu setidaknya tampak saat Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, meresmikan Toko Sembako Koperasi Merah Putih Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura yang berada di Jl. Rd Suhur RT 07, Selasa (8/7/2025).

Peresmian ini sebagai bentuk dukungan langsung Pemkot Jambi terhadap Program Nasional yang diinisiasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto guna meningkatkan ekonomi rakyat melalui prinsip gotong royong, yang berbasis di Desa dan Kelurahan, yang juga sejalan dengan program Kota Jambi Bahagia yang di usung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Maulana-Diza yang mengusung pembangunan berbasis komunitas dengan prinsip gotong royong.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan peresmian serta penyerahan Surat Keputusan dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi kepada Ketua Koperasi Merah Putih dan dilanjutkan pemotongan pita oleh Wakil Wali Kota Diza.

Dalam sambutannya, Wawako Diza menekankan pentingnya keberadaan Koperasi yang menjadi salah satu badan usaha dalam perekonomian di Indonesia.

Karena bukan hanya sekedar wadah untuk mengumpulkan modal atau melakukan transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan pemerataan kesejahteraan yang berakar kuat di tingkat lokal.

“Pembentukkan Koperasi Merah Putih ini juga merupakan implementasi dari Asta Cita ke 2 dan ke 6 Presiden RI, Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan serta pembangunan ekonomi dari bawah menuju Indonesia Emas 2045,” tekannya.

Menurutnya, peresmian ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat kelurahan berbasis koperasi.

Karena berdampak nyata terhadap kemampuannya dalam meningkatkan aksesibilitas modal bagi Usaha Masyarakat Kecil dan Menengah (UMKM).

“Koperasi hadir sebagai alternatif yang memberdayakan dan telah banyak mendukung program-program strategis baik tingkat Nasional, maupun di daerah,” tuturnya.

Sebagai inspirasi dengan berdirinya Koperasi Merah Putih di Kelurahan Penyengat Rendah ini, Diza berharap Koperasi Merah Putih dapat berdiri secara paripurna di 68 Kelurahan se-kota Jambi.

“Saya harap koperasi ini bisa menjadi inspirasi bagi Kelurahan-kelurahan lain, bahkan lebih, dalam membangun kekuatan ekonomi dari bawah. Kita berharap segala upaya yang dilakukan ini dapat mewujudkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera, sebagaimana Visi Kota Jambi “Mewujudkan Kota Perdagangan dan Jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera,” harap Diza.

Dikesempatan itu, Diza turut memberikan apresiasi atas berdirinya koperasi ini, karena merupakan fondasi penting dalam membangun ekonomi kerakyatan.

“Koperasi Merah Putih di Penyengat Rendah ini dari sisi gerai adalah yang pertama, namun dari keseluruhan masuk dalam pendaftaran seperti yang disebutkan ada 64. Dalam hal ini juga telah menggandeng pihak swasta,seperti Bulog dan perusahaan Dua Angsa, yang bergerak dibidang sembako sebagai pemasok,” jelasnya.

Dirinya juga menyebut, bahwa program Koperasi Merah Putih yang diinisiasi langsung oleh Presiden RI ini beriirisan langsung dengan program Pemerintah Kota Jambi saat ini, yaitu “Bank Harkat dan Kampung Bahagia” yang bertujuan guna menciptakan ekosistem kelompok usaha yang kuat di tingkat komunitas untuk mendukung pembangunan ekonomi secara inklusif dan berkelanjutan.

“Program ini juga untuk mewujudkan lingkungan yang berkualitas melalui penguatan kelembagaan RT, pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berazaskan kegotongroyongan. Jika Koperasi Merah Putih ini maju, dampaknya sangat besar terhadap penciptaan lapangan pekerjaan di Penyengat Rendah, khususnya,” sebut Diza.

Dia juga mengungkap, kemajuan pembangunan di suatu daerah sangat memerlukan semangat dan proaktif dari masyarakat sendiri, yang dimulai dari tingkat RT, Kelurahan dan Kecamatan.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, turut menyoroti potensi kawasan Penyengat Rendah, khususnya dari sisi pariwisata.

Ia menyebutkan bahwa kawasan tersebut memiliki keunikan tersendiri, salah satunya adalah keberadaan Pantai Aur Duri, yang selalu menjadi destinasi favorit masyarakat saat air Sungai Batanghari surut.

“Potensi wisata ini tentu menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM di Kelurahan Penyengat Rendah untuk berkembang dan naik kelas. Kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung penguatan dan kemandirian ekonomi UMKM setempat,” ujar Diza.

Ia juga menambahkan bahwa semangat warga Penyengat Rendah dalam menggagas berbagai kegiatan patut diapresiasi.

Salah satunya adalah Festival Layang-Layang Hias yang akan digelar di Pantai Aur Duri pada tanggal 15-17 Agustus mendatang dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Penyengat Rendah memiliki daya tarik dan semangat kolektif yang luar biasa. Ketika inisiatif positif seperti ini terus tumbuh, tentu Pemerintah Kota Jambi akan hadir untuk memberikan dukungan. Dengan kolaborasi yang baik, kawasan ini akan terus berkembang dan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkas Diza.

Sebelumnya, dalam laporan kegiatan, Lurah Penyengat Rendah, M. Fahlevi Rawi, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih telah melalui proses musyawarah kelurahan pada bulan Mei lalu.

Proses tersebut disesuaikan dengan potensi serta karakteristik wilayah, dan mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Sebagai tindak lanjut dari hasil musyawarah tersebut, kami menyepakati pendirian Gerai Sembako di kawasan ini, yang pelaksanaannya telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan BUMD se-Kota Jambi,” ungkapnya.

Fahlevi menambahkan, melalui kolaborasi dengan sejumlah pemasok kebutuhan pokok, khususnya di sektor sembako dan pangan, Koperasi Merah Putih Penyengat Rendah diharapkan mampu menyediakan harga yang bersaing, bahkan lebih murah dibandingkan harga pasar tradisional.

“Di wilayah kami juga terdapat potensi besar di sektor pertanian, dengan luas lahan mencapai 100 hektar. Ke depan, kami akan menjalin koordinasi dengan PT. Pupuk Indonesia untuk mendukung ketersediaan pupuk bersubsidi yang akan disalurkan langsung kepada para petani. Harapannya, hasil pertanian ini dapat dinikmati dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Selain sektor pangan dan pertanian, Fahlevi turut menyoroti potensi wisata tahunan Pantai Aur Duri, yang akan terus dimaksimalkan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat lokal.

“Keberadaan koperasi ini juga akan mencakup 6 sub bidang kerja, yaitu ; kebersihan kawasan, keamanan, sistem parkir berbasis bagi hasil, pendampingan UMKM melalui penyediaan fasilitas, dokumentasi untuk promosi melalui media sosial, serta penyelenggaraan event yang dirancang menjadi agenda tahunan secara rutin,” pungkasnya.

Tampak hadir pada peresmian itu, Anggota DPRD kota Jambi Menno Eka Desthya, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi Moncar Widaryanto, Camat Telanaipura Rizalul Fikri, Ketua TP PKK Kelurahan Penyengat Rendah Nurhayanti, serta Forum RT se-Kelurahan Penyengat Rendah.(*)




Pimpin LPTQ Kota Jambi, Wawako Diza Optimis Siapkan Kafilah Terbaik dan Ukir Prestasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, resmi dilantik sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Jambi pada rangkaian pelaksanaan Pelantikan Kepengurusan LPTQ Kota Jambi Periode Tahun 2025-2030, pada Selasa pagi (8/7/2025).

Berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, pelantikan Ketua dan Pengurus LPTQ Kota Jambi ini berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 334 Tahun 2025 Tentang Kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kota Jambi dan Kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kecamatan Se-kota Jambi Periode 2025-2030.

Pelantikan yang ditandai dengan Penandatanganan Naskah Pelantikan, serta penyerahan bendera Pataka LPTQ Kota Jambi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., selaku Pembina LPTQ Kota Jambi.

Pelantikan kepengurusan LPTQ Kota Jambi bukan sekedar seremoni kelembagaan, melainkan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kota Jambi memperkuat syi’ar Qur’ani. Selain untuk mencetak generasi yang Qur’ani, kehadiran LPTQ juga diarahkan untuk mempersiapkan para qori dan qoriah terbaik yang akan tergabung dalam kafilah Kota Jambi dalam menghadapi perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Jambi yang akan datang.

Lebih dari itu, LPTQ diharapkan menjadi garda terdepan dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, melalui pendidikan, pembinaan, dan kegiatan-kegiatan keagamaan yang berkelanjutan.

Usia pelantikan itu, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa optimisnya kepada kepengurusan baru LPTQ Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wawako Diza Hazra Aljosha.

Ia meyakini, dengan komposisi pengurus yang terdiri dari para ahli dan tokoh berkompeten di bidangnya, LPTQ Kota Jambi akan mampu mengulang bahkan melampaui capaian prestasi yang telah diraih selama ini.

“Saya mengucapkan selamat atas pelantikan ini. Mengingat pentingnya amanah yang diemban, pelantikan hari ini bukan sekedar seremoni, tetapi merupakan awal dari sebuah tanggung jawab besar, menyemai dan menyuburkan nilai-nilai Al-Qur’an di Tanah Pilih Kota Jambi, serta mencetak generasi Qur’ani yang dapat mengharumkan nama daerah kita di berbagai ajang,” ujarnya.

Dia juga menekankan, pentingnya peran LPTQ dalam membina dan mengembangkan potensi qori dan qoriah di Kota Jambi, sehingga dapat menjadi garda terdepan dalam syiar Islam melalui Al-Qur’an.

“Ada dua prioritas utama yang harus diemban oleh kepengurusan LPTQ, yaitu pertama dalam konteks mempertahankan prestasi Kota Jambi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang tentunya memerlukan kerja keras, dedikasi, dan inovasi dalam pembinaan.

Diantaranya dengan terus mencari bibit-bibit unggul, memberikan pelatihan yang berkualitas, dan memastikan setiap perwakilan kita siap berlomba di level tertinggi,” tekannya.

“Kemudian, yang kedua, senantiasa menggencarkan syiar Islam di tengah masyarakat dengan menggelorakan syiar Qur’ani yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an itu bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Jambi, sehingga menciptakan masyarakat yang berakhlakul karimah,” lanjutnya

Wali Kota Maulana juga mendorong agar kepengurusan LPTQ Kota Jambi lebih proaktif dalam menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

Hal ini dinilai penting untuk memperkuat dukungan terhadap program-program kerja LPTQ, sehingga dapat terlaksana secara optimal dan berdampak positif terhadap peningkatan prestasi.

“LPTQ harus menjadi motor penggerak bagi kegiatan-kegiatan keagamaan yang berpusat pada nilai-nilai Al-Qur’an. Dorong masyarakat agar semakin dekat dengan kitab suci Al-Qur’an, dan pastikan ada pembinaan yang intensif sejak usia dini, agar lahir generasi yang cinta dan paham Al-Qur’an,” katanya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa persiapan menuju ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara berjenjang.

Salah satu bentuk persiapan tersebut adalah pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan, yang berfungsi sebagai ajang seleksi untuk melihat potensi dan kemampuan para kafilah yang nantinya akan mewakili Kota Jambi.

“Prestasi juara umum MTQ yang telah diraih Kota Jambi merupakan cerminan dari semangat masyarakat dalam mencintai dan membumikan Al-Qur’an. Alhamdulillah, kita berhasil mempertahankan gelar juara umum. Karena itu, kita harus memastikan bahwa setiap peserta yang mewakili Kota Jambi adalah yang terbaik, untuk kembali meraih gelar tersebut dan membuktikan bahwa Kota Jambi layak menjadi barometer tilawah Al-Qur’an di Provinsi Jambi,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Jambi terpilih, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan ucapan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama seluruh jajaran pengurus untuk memimpin LPTQ Kota Jambi.

Ia menegaskan komitmennya dalam mengemban tugas mulia tersebut, khususnya dalam menyiapkan generasi-generasi Qur’ani yang berkualitas.

“Tugas ini tentu bukan hal yang mudah. Diperlukan kolaborasi, sinergi, dan dukungan dari semua pihak agar amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan syiar Al-Qur’an di Kota Jambi,” ujar Diza.

Di bawah kepemimpinannya, Diza Hazra Aljosha menyatakan optimisme untuk menjadikan LPTQ Kota Jambi sebagai lembaga yang lebih profesional, terbuka, dan adaptif dalam merancang program-program kerja.

Ia menegaskan bahwa arah kebijakan LPTQ ke depan tidak hanya akan berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat aspek pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang keagamaan.

Menanggapi prestasi-prestasi membanggakan yang telah diraih Kota Jambi dalam ajang MTQ selama ini, Diza mengakui bahwa mempertahankan capaian tersebut adalah tantangan tersendiri.

Namun, tantangan itu justru dijadikan motivasi bagi dirinya dan seluruh jajaran pengurus untuk bekerja lebih keras dan lebih baik.

“Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras dan kebersamaan dari kita semua, karena capaian ini bukan untuk Saya pribadi, melainkan untuk kebanggaan Kota Jambi,” jelasnya.

“Mari kita bangun LPTQ Kota Jambi secara bersama-sama, agar dapat mengulang seluruh prestasi dan kesuksesan yang telah dicapai, bahkan melampauinya,” tutup Diza.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Abd Rahman, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, sebagai Ketua LPTQ Kota Jambi periode 2025-2030.

“Sesungguhnya saya merasa terharu dan bangga melihat terpilihnya Bapak Wakil Wali Kota sebagai Ketua LPTQ. Saya optimis, di bawah kepemimpinan beliau, prestasi Kota Jambi ke depan dapat melebihi apa yang telah kita raih selama ini. Kita telah mencatat sejarah sebagai juara umum MTQ tingkat Provinsi Jambi selama tiga kali berturut-turut, sekaligus membawa pulang piala tetap untuk Kota Jambi,” ujar Abd Rahman.

Ia juga mengingatkan bahwa mempertahankan prestasi adalah tantangan yang jauh lebih berat dibanding meraihnya.

Selain itu, tantangan lainnya adalah kesiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah MTQ ke-55 tingkat Provinsi Jambi pada tahun 2026 mendatang.

“Hal ini tentu harus mulai dipersiapkan sejak sekarang, baik dari sisi pembinaan kafilah, kelembagaan, maupun kesiapan teknis penyelenggaraan,” pungkasnya.

Selain itu, dirinya juga menyoroti maraknya isu-isu yang tidak benar dan berpotensi melemahkan semangat serta motivasi para kafilah dalam menghadapi ajang MTQ.

“Dari informasi yang saya terima, saat ini beredar kabar bahwa para juara tidak lagi akan menerima hadiah umrah, bahkan bonus-bonus pun disebutkan akan dikurangi. Isu seperti ini sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, tugas kita sebagai pengurus LPTQ adalah meluruskan dan menepis informasi-informasi yang menyesatkan ini, terlebih menjelang pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Jambi yang tinggal beberapa bulan lagi dan akan digelar di Kabupaten Muaro Jambi pada November mendatang,” tegasnya.

Turut hadir dikesempatan itu, Staf Ahli Wali Kota dan Asisten Sekda dilingkungan Pemkot Jambi, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Camat di lingkup Pemerintah Kota Jambi, serta pengurus LPTQ Kota Jambi yang dilantik.(*)