Kampung Edukasi Nan Bahagia, Model Pembangunan Komunitas Ala Program Kampung Bahagia Pemkot Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menyampaikan apresiasi atas hadirnya Kampung Edukasi Nan Bahagia, sebuah inovasi dari warga RT 21 Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, yang dinilai selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kota Jambi.

Apresiasi tersebut disampaikan Diza saat meresmikan secara langsung Kampung Edukasi Nan Bahagia, pada Jumat siang (11/7/2025).

“Ini merupakan inovasi yang sangat positif dan patut diapresiasi. Kampung Edukasi Nan Bahagia ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi dari Program Prioritas Pemerintah Kota Jambi, yakni Kampung Bahagia, yang mendorong kemandirian, kolaborasi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Diza.

Ia menambahkan, inovasi berbasis komunitas seperti ini dapat menjadi contoh (best practice) yang layak untuk direplikasi di wilayah-wilayah lain di Kota Jambi.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah organik melalui pendekatan ekonomi sirkular, yang sejalan dengan sejumlah kegiatan produktif masyarakat di Kelurahan Bakung Jaya, salah satunya adalah budidaya maggot.

“Budidaya maggot ini merupakan solusi ramah lingkungan yang bernilai ekonomi. Maggot adalah larva yang mampu mengurai sampah organik seperti sisa makanan, sayuran dan buah busuk, kotoran ternak, hingga limbah pasar. Selain efektif mengurangi volume sampah secara cepat dan efisien, maggot juga menghasilkan pakan ternak berkualitas tinggi dengan kadar protein yang sangat baik, terutama untuk ikan, ayam, dan unggas lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, konsep ini merupakan bentuk nyata dari prinsip ekonomi sirkular, yaitu memanfaatkan limbah sebagai sumber daya dalam proses produksi dan konsumsi yang berkelanjutan.

“Karena kegiatan yang baik tidak lahir begitu saja, tapi muncul dari kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak yang peduli terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,” sambungnya.

Merujuk pada Rencana Induk Pengelolaan Sampah Kota Jambi Tahun 2025–2045, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mengungkap bahwa sampah rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar, yakni mencapai 57,7 persen dari total sampah kota.

Dari angka tersebut, sampah makanan mendominasi sebesar 58,33 persen, yang umumnya langsung berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Proses pembusukan di TPA bukan hanya menyia-nyiakan potensi nilai ekonomi dari sampah organik, tapi juga memicu produksi gas metana, yang merupakan salah satu gas rumah kaca penyumbang pemanasan global,” ujar Diza.

Oleh karena itu, menurutnya, upaya inovatif yang telah dilakukan warga RT 21 Kelurahan Bakung Jaya patut diapresiasi dan dijadikan percontohan.

Melalui budidaya maggot, mereka berhasil mengelola sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

“Dengan prinsip ekonomi sirkular yang diterapkan, mengubah sampah menjadi sumber daya, RT 21 telah berkontribusi nyata terhadap upaya Kota Jambi menuju zero waste. Maggot mampu menyulap sampah menjadi pakan ternak berkualitas tinggi, dan residunya, yaitu kasgot, dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos untuk pertanian maupun tanaman hias,” jelasnya.

Diza juga mendorong agar inovasi serupa dapat direplikasi di wilayah lain di Kota Jambi sebagai bagian dari gerakan kolektif pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Diza juga menyoroti potensi perluasan model ini ke sektor UMKM perikanan. Seperti getas ikan, brownies ikan, hingga albumin gabus yang telah dikembangkan yang akan menjadi peluang bagi pelaku usaha di Jambi untuk memperkuat ketahanan pangan dan menggairahkan industri kreatif.

Pada kesempatan itu, Wawako Diza turut mengingatkan, bahwa pengelolaan sampah berbasis komunitas adalah ujung tombak menuju zero waste di Kota Jambi.

“Peningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah dari tingkat sumber, atau di rumah tangga merupakan salah satu kunci keberhasilan pengelolaan sampah Kota Jambi. Ditunjang lagi dengan pencatatan pengumpulan sampah secara digital, atau dengan menggunakan barcode. Inovasi ini menjadi salah satu sistem yang meningkatkan efisiensi, transparansi sekaligus akuntabilitas,” tuturnya.

“Sebagai bagian dari program Kampung Bahagia, pemerintah kota juga mengalokasikan dana Rp 100 juta per RT untuk mendukung manajemen sampah di tingkat lingkungan dengan Gerakan Bersama menuju zero waste,” sambungnya.

Menutup sambutannya, Wawako Diza mengajak semua pihak untuk dapat bersinergi guna memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara , terutama bagi lingkungan sekitar.

“Mari kita maksimalkan potensi sampah sebagai sumber daya, bukan lagi beban. Dengan kolaborasi, kita jaga kebersihan, ciptakan peluang, dan lindungi lingkungan demi masa depan yang lebih baik,” tutup Waki Wali Kota Jambi itu.

Kehadiran Kampung Edukasi Nan Bahagia di RT 21 Kelurahan Bakung Jaya menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Ketua RT, masyarakat, kelurahan, dan kecamatan berjalan selaras dan produktif.

Inovasi ini mencerminkan semangat Program Kampung Bahagia, yang merupakan program prioritas Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Program tersebut mengedepankan pembangunan berbasis komunitas dengan prinsip gotong royong, menjadikan RT sebagai ujung tombak perubahan di lingkungan masing-masing.

Kolaborasi yang solid inilah yang memungkinkan lahirnya inovasi kampung tematik seperti Kampung Edukasi, yang tak hanya memberdayakan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas lokal serta menciptakan ruang edukatif yang inspiratif.

Peresmian Kampung Edukasi Nan Bahagia tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Jambi Hizbullah, perwakilan perangkat daerah terkait, Camat Paal Merah M. Toyib, Lurah Bakung Jaya Purwamoto, serta AFT Manager Pertamina Patra Niaga Sultan Thaha, Dicky Permana.

Hadir pula unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Forum Ketua RT Kelurahan Bakung Jaya, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para tamu undangan lainnya.(*)




Maulana: UMKM adalah Jantung Ekonomi Kota Jambi, Harus Diperkuat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, secara resmi membuka Gebyar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke-2 yang diselenggarakan oleh Asosiasi UMKM SBM (Sahabat Berdikari Mandiri), yang digelar di Lippo Mall Jambi, Jumat (11/7/2025).

Event berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Juli 2025 yang mengangkat tema Pesona Batik dan UMKM Jambi itu, menghadirkan beragam kegiatan. Mulai dari lomba menghias tumpeng, talkshow, fashion show, workshop membatik, aneka bazar, mewarnai, hingga live akustik.

Dalam sambutannya saat membuka acara itu, Wali Kota Maulana mengatakan, bahwa UMKM bukan hanya fondasi ekonomi lokal, tetapi juga representasi nyata dari kreativitas dan ketangguhan masyarakat di tengah-tengah berbagai tantangan, baik ekonomi global maupun perubahan teknologi, namun UMKM tetap tumbuh dan menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Khusus di Kota Jambi, kita memiliki kekayaan budaya dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang luar biasa. Salah satunya adalah Batik Jambi yang merupakan warisan budaya yang sarat nilai dan filosofi, serta memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Maka, sangat tepat ketika tema yang diangkat dalam Gebyar UMKM kali ini adalah “Pesona Batik dan UMKM Jambi”, sebuah perpaduan antara warisan budaya dan semangat kewirausahaan lokal,” katanya.

Menurut Wali Kota Maulana, kegiatan Gebyar UMKM ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan eksposur dan daya saing produk UMKM Kota Jambi, serta memperkuat jaringan antar pelaku usaha.

“Selain itu, juga untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap produk lokal yang akan berdampak pada kebangkitan ekonomi daerah,” tuturnya.

Dia menambahkan, bahwa Pemerintah Kota Jambi saat ini tengah menggencarkan pengembangan berbagai kawasan strategis yang dirancang menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, dengan mengedepankan potensi unggulan daerah, khususnya di sektor kuliner dan UMKM.

“Saat ini, Kota Jambi sedang mengalami kemajuan pesat dalam sektor kuliner. Oleh karena itu, Pemerintah Kota tengah menyiapkan sejumlah kawasan baru yang diharapkan dapat menjadi titik-titik perputaran roda ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” tambahnya.

Ia mencontohkan, salah satu kawasan yang tengah digarap adalah Taman Remaja, yang saat ini sedang dalam proses revitalisasi dan akan disulap menjadi alun-alun tengah kota.

Selain itu, revitalisasi Tower Air di kawasan Sungai Putri juga terus dikebut, dan ditargetkan rampung sebelum peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.

Kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai pusat kuliner dengan konsep modern, lengkap dengan fasilitas pedestrian yang nyaman dan estetis.

“Dengan banyaknya titik-titik pusat ekonomi, insya Allah UMKM kita akan terus tumbuh dan berkembang menjadi penyokong roda ekonomi daerah,” lanjut Maulana.

Wali Kota Jambi itu juga menegaskan komitmen Pemkot Jambi dalam mendukung kemajuan UMKM melalui visi Kota Jambi BAHAGIA, melalui salah satu program unggulannya yaitu BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik) untuk pelatihan, dan BANK HARKAT untuk akses permodalannya, promosi digital, hingga pendampingan menuju pemasaran,” jelasnya.

“Namun tidak cukup dukungan dari Pemerintah semata, harus seluruh lapisan masyarakat dan dunia usaha juga berkontribusi agar UMKM kita bisa naik kelas dan menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Wali Kota Maulana.

Menutup sambutannya, Wali Kota Maulana, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia pelaksana, khususnya para emak-emak UMKM SBM, para pelaku UMKM, serta seluruh mitra dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Jambi untuk turut menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi lokal, dengan cara membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk-produk asli Kota Jambi, khususnya batik dan hasil kerajinan UMKM.

“Kalau bukan kita yang mencintai dan membesarkan produk lokal kita sendiri, lalu siapa lagi? Mari kita jadikan kebanggaan terhadap produk lokal sebagai gerakan bersama,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Ia berharap kegiatan ini dapat membawa manfaat yang besar, mempererat kolaborasi antar pelaku usaha, serta mengangkat daya saing dan pesona batik serta produk UMKM Kota Jambi baik di pasar regional, nasional, maupun internasional.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi UMKM SBM, Selly, menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar UMKM ke-2 ini merupakan agenda tahunan yang secara rutin dilaksanakan oleh Asosiasi UMKM SBM.

Kegiatan ini menjadi ajang untuk memperkuat sinergi antara pelaku UMKM dan Pemerintah Kota Jambi.

“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap para pelaku UMKM, sekaligus wujud nyata kolaborasi antara pengurus asosiasi dan pemerintah daerah. Harapannya, UMKM yang tergabung di SBM dapat terus berkembang dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Selly.

Ia juga menegaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi nilai utama dalam gerakan UMKM yang diusung oleh asosiasi SBM. “Sesuai dengan motto kami: ‘Sukses UMKM sendiri itu biasa, tapi sukses bersama itu luar biasa’,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Selly turut mengucapkan terima kasih Pemerintah Kota Jambi, para mitra, dan tamu undangan yang telah hadir dan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Rangkaian acara diakhiri dengan peninjauan Wali Kota kebeberapa stand batik dan UMKM yang dihadirkan pada kegiatan Gebyar UMKM ke-2 tersebut.(*)




Wawako Diza: FASI Lahirkan Pemimpin Masa Depan yang Qur’ani dan Unggul

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha,S.E,.M.A, secara resmi membuka Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) XXIII tingkat kota Jambi Tahun 2025, yang berlangsung di lapangan utama Grha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi, pada Jumat pagi (11/7/2025).

Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol Sirine dan Pelepasan Balon ke udara.

Festival Anak Sholeh Tingkat kota Jambi yang dilaksanakan selama 3 hari, mulai 11 hingga 13 Juli 2025 dengan mengambil tempat lapangan utama Grha Siginjai sebagai arena utama, dan di beberapa OPD sebagai tempat cabang-cabang lomba lainnya itu, diikuti 458 orang peserta dari TKA usia 7 tahun,TPA Tingkat SD usia 10 tahun dan TQA Tingkat SMP 12-15 tahun utusan dari masing-masing Kecamatan se-Kota Jambi.

Rangkaian FASI XXIII Tingkat Kota Jambi Tahun 2025 diawali dengan pelantikan Dewan Hakim dan Panitera yang akan bertugas selama pelaksanaan perlombaan. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha yang secara simbolis melakukan pemasangan toga dan tanda pengenal kepada perwakilan Dewan Hakim.

Dalam sambutannya, Wawako menyampaikan bahwa FASI bukan sekedar ajang kompetisi, melainkan ruang pembinaan yang sangat penting untuk membentuk karakter dan kepribadian generasi muda Islam.

“Festival ini menjadi sarana bagi anak-anak kita untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membiasakan diri mengamalkan nilai-nilai Islam sejak dini, serta membentuk pribadi yang berakhlak mulia. Selaras dengan semangat Tahun Baru Islam, FASI ini menjadi momentum hijrah menuju perbaikan diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan sosial bermasyarakat,” tuturnya.

“Hari ini, kita bukan hanya merayakan Tahun Baru Islam, tetapi juga merayakan semangat anak-anak shaleh dan shalehah Kota Jambi yang luar biasa. Kalian adalah generasi penerus, calon pemimpin masa depan, dan harapan bangsa dan negara. Saya yakin dari ajang ini akan lahir generasi Qur’ani yang cerdas, kreatif, dan berakhlakul karimah, yang kelak akan membanggakan orang tua, agama, bangsa, dan daerah,” lanjut Diza.

Melalui ajang FASI ini, Wawako Diza mengajak para peserta untuk membuktikan bahwa anak-anak Kota Jambi tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga tangguh dalam akhlak dan kuat dalam keimanan.

“Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan tetaplah rendah hati. Menang bukanlah tujuan utama, semangat untuk belajar, tampil percaya diri, dan berani mencoba adalah bentuk kemenangan sejati,” pesannya.

Ia meyakini bahwa melalui perlombaan ini, para peserta akan memperoleh pengalaman berharga, memperluas wawasan, serta melatih mental untuk siap bersaing di jenjang yang lebih tinggi.

“Saya juga mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama menjadi teladan dalam mendidik generasi muda. Karena merekalah pewaris masa depan Kota Jambi, masa depan yang harus kita bentuk dengan nilai-nilai kebaikan dan ke-Islaman,” tuturnya penuh harap.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Diza yang juga merupakan alumni FASI pada tahun 1995-1996, turut mengenang pengalamannya saat mengikuti ajang tersebut.

Sebagai salah satu peserta utusan Provinsi Jambi dalam FASI tingkat nasional, Ia menyampaikan rasa bangga dan haru melihat perkembangan FASI yang kini semakin besar, terstruktur, dan profesional.

“Dulu saya pernah menjadi peserta yang mewakili Jambi hingga ke tingkat nasional di Surabaya. Saat itu jumlah pesertanya belum sebanyak sekarang. Ini menunjukkan bahwa antusiasme dan perhatian masyarakat terhadap pembinaan anak-anak sejak dini semakin tinggi, dan itu sangat patut kita syukuri dan terus kita dorong,” ungkap Diza.

Mengakhiri sambutannya, Wawako Diza menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya event FASI tersebut. Menurutnya kegiatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Jambi, yaitu mewujudkan Kota Perdagangan dan Jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera (Bahagia).

“Saya berharap, melalui kegiatan ini akan lahir generasi Qur’ani yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing, yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Jambi Kamal Firdaus menyebut, FASI XXIII Tahun 2025 memperlombakan 13 cabang perlombaan yang tersebar diberbagai titik sebagai tempat lomba.

“Adapun cabang perlombaan, yaitu Adzan Iqomah TKA dan TPA, Hafalan Juz Amma TQA, Ceramah Agama Islam TKA, Kisah Islami TQA, Ceramah Agama Islam TQA, Ceramah Agama Islam TPA, CCA, Tilawah TQA, Tartil Qur’an TPA, Mewarnai TKA, Menggambar TPA, Kaligrafi TQA, Peragaan Sholat TKA, CCA TQA, dan Nasyid,” sebutnya.

“Puncak acara FASI tahun ini juga akan ditandai dengan Tabligh Akbar yang direncanakan digelar pada tanggal 18 Juli 2025 menghadirkan penceramah kondang Ustadz Anugerah Cahyadi, S.Pd, atau yang dikenal dengan Ustadz Ucay Batu Bara,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Jambi, M. Toyib, menyampaikan bahwa pelaksanaan FASI Tingkat Kota Jambi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi antar pengurus BKPRMI, guru, dan santri.

Selain itu, FASI berperan sebagai wadah untuk memotivasi sekaligus mengevaluasi kemampuan para santri TKA, TPA, dan TQA dalam membaca, menulis, menghafal, memahami, serta mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an di Kota Jambi.

“FASI juga menjadi ruang strategis bagi para ustadz dan ustadzah dalam upaya memberantas buta baca tulis Al-Qur’an, sekaligus mencetak cikal bakal generasi Qur’ani. Ini juga menjadi semacam MTQ mini yang mempersiapkan santri untuk berkompetisi di ajang FASI tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Toyib.

Ia juga mengungkapkan bahwa keberadaan dan kegiatan BKPRMI Kota Jambi hingga saat ini terus mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Jambi, khususnya dari Wali Kota Jambi, melalui pendanaan yang dialokasikan dalam bentuk hibah BKPRMI dan anggaran kegiatan FASI melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Jambi.

“Insya Allah, FASI Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2025 direncanakan akan digelar pada bulan September mendatang, dan Kota Jambi akan menjadi tuan rumah. Kami, keluarga besar BKPRMI Kota Jambi, bersama seluruh peserta FASI, mengucapkan terima kasih atas bimbingan, bantuan, dan dukungan penuh dari Bapak Wali Kota Jambi. Semoga BKPRMI dapat terus berkontribusi nyata untuk kemaslahatan umat,” pungkas Toyib.

Turut hadir pada pembukaan FASI XXIII Tingkat Kota Jambi itu, Anggota DPRD Kota Jambi Martua Muda Siregar, unsur Forkopimda kota Jambi, Ketua I TP PKK Kota Jambi Marsha Lystia, Ketua BAZNAS Kota Jambi Syamsir Naim, jajaran terkait dilingkup Pemkot Jambi, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, pengurus BKPRMI Provinsi dan Kota Jambi, para Dewan Hakim dan Panitera FASI, mewakili MUI, LPTQ dan DMI, serta tamu undangan lainnya.(*)




Pemkot Jambi Cabut Izin 8 LKS Terafiliasi NII, Tegaskan Komitmen Lawan Radikalisme

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengambil langkah tegas dan strategis terhadap keberadaan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang terindikasi terafiliasi dengan gerakan Negara Islam Indonesia (NII) di wilayah Provinsi Jambi, dengan menetapkan pencabutan Tanda Daftar atau Izin Operasional terhadap delapan LKS yang berdomisili di Kota Jambi.

Keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi yang digelar pada Kamis (10/7/2025) bertempat di Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., serta dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan, jajaran OPD terkait, dan para pengurus LKS yang bersangkutan.

Pencabutan tanda daftar ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menjaga ketertiban dan keamanan daerah, serta menegaskan sikap tegas dalam pemberantasan paham radikal, intoleran, dan terorisme.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Kota Jambi tidak memberi ruang bagi ideologi yang menyimpang dan bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, serta prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Adapun LKS yang dilakukan pencabutan tanda daftar adalah LKS Sumater Rindang; LKS Berkah Karunia Umat; LKS Amal Barokah Indonesia; LKS Amal Bhakti Negeri; LKS Mutiara Abadi Jariah Umat; LKS Jamiatul Berkah; LKS Pundi Amal Bhakti Negeri; dan LKS Ridho Pertiwi.

Usai rapat tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan bahwa keputusan pencabutan tanda daftar atau izin operasional terhadap sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Kota Jambi telah diterima secara langsung dan terbuka oleh pihak-pihak terkait.

“Alhamdulillah, para pengurus LKS yang bersangkutan dapat menerima keputusan ini dengan ikhlas dan sukarela, sebagai bagian dari upaya bersama menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat,” ujar Wali Kota Maulana.

Lebih lanjut, Dia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Jambi tetap membuka ruang bagi para pihak yang ingin kembali menjalankan kegiatan sosial melalui LKS, selama memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Apabila masih ada yang ingin melanjutkan pengelolaan Lembaga Kesejahteraan Sosial, kami persilakan, asalkan mengikuti prosedur dan mengajukan perizinan baru secara resmi. Hal yang sama juga berlaku terhadap personel atau pengurusnya,” tambahnya.

Terkait alasan pencabutan izin operasional Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) tersebut, Wali Kota Maulana menjelaskan, bahwa langkah itu diambil setelah melalui proses koordinasi dan verifikasi yang matang bersama instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum dan lembaga intelijen.

“Pemerintah Kota Jambi telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk menghimpun informasi dan data yang akurat sebagai dasar dalam pengambilan keputusan,” ungkap Wali Kota Maulana.

Katanya, sebelum keputusan pencabutan diterapkan, pihaknya juga telah melakukan pendekatan persuasif dan pembinaan terhadap para pengurus LKS yang terindikasi memiliki keterkaitan dengan gerakan Negara Islam Indonesia (NII).

“Tentunya kami tidak serta-merta mengambil keputusan tanpa proses. Kami telah memberikan pembekalan dan pemahaman terlebih dahulu kepada mereka yang terafiliasi dengan gerakan NII, agar dapat kembali ke jalan yang sesuai dengan prinsip negara dan kebangsaan,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih selektif dan bijak dalam memilih lembaga sosial yang akan diberi amanah bantuan.

Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa lembaga yang dipilih benar-benar berorientasi pada nilai-nilai kebangsaan dan tidak menyimpang dari prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Keterlibatan jaringan NII dalam aktivitas LKS sangat mengkhawatirkan, karena telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari individu, keluarga, komunitas, bahkan secara masif menyusup ke dalam lembaga-lembaga sosial,” ujarnya.

Wali Kota Maulana mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dan tidak mengikuti jejak lembaga-lembaga yang terindikasi menyebarkan paham radikal dan menyimpang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh, apalagi meniru praktik lembaga yang menyebarkan paham menyimpang. Jangan sampai niat baik untuk berdonasi atau membantu sesama justru disalahgunakan untuk kepentingan yang menyesatkan dan bertentangan dengan ideologi bangsa,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati mengatakan, dasar hukum pelaksanaan Pencabutan Tanda Daftar Pendaftaran atau Izin Operasional Lembaga Kesejahteraan Sosial ini berdasarkan peraturan Menteri Sosial Nomor 5 tahun 2024 tentang Lembaga Kesejahteraan Sosial, yang secara prinsip mengatur pengelolaan lembaga kesejahteraan sosial.

“Proses pencabutan LKS telah melalui tahapan yang dimulai dari surat Sekretaris Daerah Provinsi Jambi tanggal 16 Januari 2025 tentang Yayasan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial yang terafiliasi dengan gerakan NII di Provinsi Jambi, dan selanjutnya Dinas Sosial melakukan evaluasi, identifikasi serta konsolidasi sebagai upaya tanggung jawab dalam melakukan pembinaan dan monitoring yang dilakukan secara terarah, prosedural dan persuasif melibatkan semua komponen stakeholder baik Densus 88, maupun Dinas Sosial sebagai bagian dari prosedur tahapan pencabutan,” katanya.

Kedepan, Pemkot Jambi akan memperketat proses verifikasi dan pengawasan terhadap lembaga-lembaga sosial yang bergerak di bidang penghimpunan dana publik.

“Ini juga menjadi momentum bagi kita semua untuk lebih berhati-hati, dan memastikan bahwa lembaga-lembaga sosial yang kita dukung benar-benar berjalan dalam koridor konstitusi dan kebangsaan,” ucap Yunita.

Dia juga menjelaskan, per tanggal 20 Juni 2025 Dinas Sosial telah melakukan monitoring dan menyampaikan surat terkait tata cara pendaftaran LKS serta melihat sejauh mana progres pengurus LKS dalam menyiapkan administrasi untuk pengajuan dengan nama LKS yang baru.

“Hal ini juga menindaklanjuti pemanggilan kepada LKS/Yayasan Terafiliasi pada tanggal 17-19 Maret 2025 di Kantor Dinas Sosial Kota Jambi. Serta Pemanggilan Kepada LKS/Yayasan Terafiliasi Pada Tanggal 6-7 Mei 2025 di Kantor Dinas Sosial Kota Jambi,” tutupnya.

Melalui langkah tegas ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menjadi contoh nyata bahwa negara hadir dan bertanggung jawab dalam menjaga ketertiban sosial, serta memastikan seluruh lembaga sosial beroperasi sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, prinsip kebangsaan, dan ketentuan hukum yang berlaku.

Pemerintah Kota Jambi juga membuka ruang partisipasi publik dengan mendorong masyarakat untuk proaktif melaporkan apabila menemukan aktivitas lembaga sosial yang mencurigakan, menyimpang, atau tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mencegah berkembangnya paham-paham yang dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.(*)




Pemerintah Kota Jambi Gelar Festival Muharram, Diza Hazra: Saatnya Kita Berubah Lebih Baik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menggelar Festival Muharram 1447 Hijriah, sebuah agenda tahunan yang dikemas penuh makna religi dan nuansa kebersamaan.

Mengusung tema “Hijrah dan Muhasabah Bersama, Mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” festival ini akan digelar mulai 11 hingga 18 Juli 2025 di sejumlah titik di Kota Jambi.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyemarakkan perayaan Tahun Baru Islam ini.

“Festival Muharram bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum kita bersama untuk berhijrah ke arah yang lebih baik, mengevaluasi diri, dan memperkuat ukhuwah demi mewujudkan Kota Jambi yang bahagia dan berkarakter,” ujar Diza Hazra dalam pernyataannya, Jumat (11/7).

Dalam semangat kebersamaan dan syiar Islam, Festival Muharram Kota Jambi 2025 akan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif.

Seperti FASI (Festival Anak Saleh Indonesia) Kota Jambi Bahagia mulai Jumat, 11–13 Juli 2025 mendatang.

Kemudian Beragam lomba islami untuk anak-anak dan remaja.

“Malam Puncak akan ada tabligh akbar, 18 Juli 2025 Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi,” kata Diza.

Tabligh akbar akan menghadirkan penceramah nasional serta diiringi lantunan sholawat dan zikir bersama.

Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Wawako Diza menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita jadikan Muharram sebagai titik awal membangun karakter dan spiritualitas yang kuat. Melalui kegiatan positif ini, kita ingin menunjukkan bahwa Kota Jambi adalah kota yang religius, harmonis, dan bahagia,” tambahnya.(*)




Penuh Makna, Syukuran Kenaikan Pangkat Ditpolairud Polda Jambi Libatkan Bhayangkari dan Anak-anak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati kenaikan pangkat personel periode 1 Juli 2025.

Kegiatan berlangsung meriah pada Jumat pagi, 11 Juli 2025, di halaman kantor Ditpolairud Polda Jambi.

Acara yang mengusung tema kebersamaan dan rasa syukur ini dihadiri oleh seluruh keluarga besar Ditpolairud, termasuk personel dan Bhayangkari.

Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Agus Tri Waluyo menyampaikan ucapan selamat kepada 13 personel yang mendapatkan kenaikan pangkat.

Mereka terdiri dari personel Bintara dan Tamtama Ditpolairud Polda Jambi.

“Kenaikan pangkat bukan hanya bentuk penghargaan atas kinerja dan dedikasi, tetapi juga merupakan amanah dengan tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Kombes Pol Agus.

Ia juga berharap momen ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

Setelah apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, perlombaan seru, serta hiburan yang mempererat tali silaturahmi antar personel dan keluarga.

Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan soliditas internal Ditpolairud.

Acara ini juga dirangkai dengan pertemuan rutin Bhayangkari Ditpolairud yang dipimpin oleh Ny Sulis Agus, serta penyerahan hadiah lomba azan dan mengaji dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam.

Lomba ini sebelumnya digelar di mushola Ditpolairud dengan peserta dari anak-anak dan remaja Pulau Pandan, Kelurahan Legok, Kota Jambi.

Dengan adanya acara ini, diharapkan seluruh personel Ditpolairud Polda Jambi semakin termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga wilayah perairan dan udara Provinsi Jambi.

Kebersamaan dalam suasana syukuran menjadi energi positif untuk terus memperkuat semangat korps.(*)




FASI Tahun 2025: Wawako Diza Hazra Ajak Anak-Anak Jambi Tumbuhkan Jiwa Kompetitif Islami

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, secara resmi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tahun 2025 tingkat Kota Jambi yang digelar dengan penuh khidmat dan meriah.

Acara yang berlangsung pada Jumat pagi ini diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai kecamatan di Kota Jambi.

Festival ini menjadi wadah penting dalam membina karakter anak-anak melalui lomba-lomba bernuansa Islami seperti tartil, adzan, ceramah, dan lainnya.

Wawako Diza, yang juga merupakan alumni FASI tahun 1995–1996, menyampaikan rasa bangganya melihat perkembangan FASI yang semakin besar dan profesional.

Ia mengenang pengalamannya dulu sebagai peserta yang mewakili Jambi hingga ke tingkat nasional di Surabaya.

“Dulu jumlah pesertanya belum sebanyak ini, sekarang sudah mencapai lebih dari 500. Ini menunjukkan antusiasme dan perhatian masyarakat yang semakin tinggi terhadap pembinaan anak-anak sejak dini,” ujarnya.

Ia juga berharap, FASI bukan hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga dapat menanamkan nilai-nilai sportivitas, karakter positif, dan semangat persaudaraan di kalangan peserta.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi juga pembentukan mental juara yang akan berguna dalam kehidupan mereka di masa depan,” tambahnya.

Puncak acara FASI tahun ini akan ditandai dengan Tabligh Akbar yang direncanakan digelar pada tanggal 18 Juli 2025.

Kegiatan tersebut juga akan dihadiri oleh jajaran kepolisian dan tokoh masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan karakter generasi muda Kota Jambi.

FASI merupakan agenda rutin yang diadakan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan menjadi ajang pencarian bakat-bakat muda Islami yang nantinya akan mewakili Kota Jambi di tingkat provinsi bahkan nasional.(*)




Tinjau Langsung Dampak Angin Kencang, Wali Kota Maulana: Keselamatan Warga Prioritas Kami

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gerak cepat kembali ditunjukkan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dalam merespons dampak bencana yang terjadi di wilayah Kota Jambi. Usai melakukan peninjauan ke sejumlah titik pembangunan infrastruktur, pada Kamis (10/7/2025), Wali Kota Maulana langsung menuju lokasi pohon tumbang di kawasan jalan TP Sriwijaya, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo.

Kehadirannya di lokasi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen nyata Pemerintah Kota Jambi dalam menangani dampak kejadian darurat secara sigap dan tepat. Dia ingin memastikan, bahwa penanganan dilakukan secara cepat oleh instansi terkait, agar tidak mengganggu aktivitas warga dan menjaga keselamatan lingkungan sekitar.

Dalam tinjauannya itu, Wali Kota Maulana turut didampingi Kepala Dinas PUPR Momon Sukmana bersama Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Mustari Affandi, serta Camat Alam Barajo Iper Riyansuni.

Wali Kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Kota Jambi, seperti angin kencang dan curah hujan yang tinggi.

“Dalam menghadapi situasi ini, tim kami telah bergerak sejak pagi hari untuk menangani berbagai dampak yang muncul akibat cuaca ekstrem,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia menekankan, bahwa Pemerintah Kota Jambi memberikan perhatian serius terhadap wilayah-wilayah yang memiliki potensi angin kencang dengan kecepatan lebih dari 45 knot, yang berisiko tinggi menimbulkan bencana seperti angin puting beliung.

“Oleh karena itu, kami telah mengerahkan seluruh personel dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Namun, partisipasi masyarakat juga sangat penting. Saya mengimbau agar warga tidak lengah dan selalu memantau kondisi lingkungan sekitar, karena cuaca seperti ini sangat sulit diprediksi dan angin yang terjadi bisa sangat dahsyat,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga memberikan instruksi khusus kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pengecekan terhadap pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang dan membahayakan warga.

“Saya minta DLH untuk segera memeriksa pohon-pohon yang usianya sudah melewati batas aman. Jika diperlukan, lakukan pemangkasan atau tindakan pencegahan lainnya secara cepat. Jangan sampai kita kecolongan dan mengorbankan keselamatan warga,” tegasnya.

Terkait kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana, Wali Kota Maulana memastikan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak. Saat ini, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tengah melakukan pendataan dan penghitungan kerusakan di lapangan.

“Tim kami telah turun langsung membersihkan sisa-sisa pohon tumbang dan material lain yang menghambat aktivitas warga. Selain itu, kami sedang melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin kencang. Setelah proses verifikasi selesai, bantuan akan segera kami salurkan kepada warga yang terdampak,” jelas Maulana.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menghadapi situasi cuaca ekstrem yang tidak menentu ini.

“Karena penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga tugas kita bersama. Kita semua harus siap, waspada, dan saling menjaga agar terhindar dari risiko yang lebih besar,” pungkas Wali Kota Jambi itu.(*)




Warga Apresiasi Perbaikan Drainase dan Jalan, Arif: Terima Kasih pak Wali

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Memastikan setiap keluhan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik proyek pembangunan di wilayah Kota Jambi, Kamis (10/7/2025).

Peninjauan ini merupakan bentuk respons nyata Pemerintah Kota Jambi terhadap berbagai laporan dan aspirasi warga yang disampaikan langsung kepada Wali Kota maupun melalui berbagai kanal pengaduan masyarakat.

Fokus utama dalam kunjungan tersebut adalah pengerjaan proyek drainase dan perbaikan ruas jalan, yang selama ini menjadi salah satu keluhan utama warga di berbagai kawasan.

Beberapa lokasi yang ditinjau di antaranya ; Pengerjaan drainase dan perbaikan jalan di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung; Perbaikan ruas jalan di Jalan TP. Sriwijaya, Permata Citra 6, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo; dan Pembangunan jembatan di Jalan Sri Bakti, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan terus hadir menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat.

Katanya, perbaikan infrastruktur itu menjadi kebutuhan strategis dan harapan masyarakat.

“Kita tidak ingin ada keluhan warga yang dibiarkan berlarut-larut. Penanganan infrastruktur harus tepat sasaran dan berorientasi pada kenyamanan serta keselamatan warga. Itu menjadi komitmen kami dari awal masa jabatan bersama pak Wakil Wali Kota,” ujar Wali Kota Maulana.

Dia menyoroti banyaknya keluhan yang masuk padanya berkenaan jalan rusak dan berlubang, terutama di Jalan Dl Panjaitan dan kawasan Kebun Handil yang rawan macet dan sangat membahayakan pengendara.

“Kawasan Jalan DI Panjaitan ini akan segera diperbaiki, dimulai dari pembangunan drainase tertutup sepanjang 600 meter, sepanjang 400 meter di sisi kanan dan 200 meter di sisi kiri jalan, dengan fokus utama di sekitar area SPBU Kebun Handil,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan drainase ini merupakan tahap awal sebelum dilakukan perbaikan badan jalan secara menyeluruh.

“Upaya ini juga akan berdampak pada pelebaran ruas jalan, yang pada akhirnya diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan di kawasan ini,” lanjutnya.

Dalam tinjauannya di kawasan Jalan TP Sriwijaya, yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan akibat kerusakan infrastruktur jalan, Wali Kota Maulana menjelaskan, bahwa proyek perbaikan jalan di lokasi tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap.

Tahap pertama berupa overlay jalan sepanjang 1 kilometer, dan tahap kedua berupa pembangunan drainase sepanjang 370 meter.

“Pembangunan di kawasan ini juga berdampak pada pelebaran ruas jalan, yang bertambah sekitar 1,5 meter. Ini diharapkan mampu mengurai kemacetan, karena Jalan TP Sriwijaya merupakan jalur strategis yang banyak dilalui masyarakat, baik untuk keperluan pendidikan, aktivitas kerja, maupun kegiatan sehari-hari lainnya,” terang Maulana.

Selain itu, menanggapi keluhan masyarakat terkait kondisi jembatan di Jalan Sari Bakti, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut akan segera dilaksanakan dan ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan ke depan.

Jembatan yang akan dibangun memiliki panjang 20 meter dan lebar 12 meter, cukup untuk menunjang fungsi sebagai akses utama warga.

“Alhamdulillah, pembangunan jembatan ini sudah mulai kita kerjakan. Ini merupakan jalur penghubung utama bagi masyarakat Kecamatan Alam Barajo. Bentang jembatan juga kita perluas untuk mengantisipasi kebutuhan 5 hingga 10 tahun ke depan, termasuk dampak dari aliran anak sungai di bawahnya dan peningkatan kepadatan penduduk di sekitar kawasan ini,” jelasnya.

Wali Kota Jambi itu menyebut, setiap pelaksanaan pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kota Jambi menargetkan agar setiap proyek yang dijalankan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ini bukan pekerjaan instan, melainkan kita kerjakan secara bertahap dengan perencanaan yang matang. Insya Allah, semua ini kita lakukan demi kenyamanan dan keselamatan warga. Alhamdulillah, masyarakat juga memberikan dukungan penuh, karena sebelumnya telah kita lakukan sosialisasi mengenai dampak dan manfaat proyek ini,” sebutnya.

Dia berharap setiap pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Jambi dapat diterima dengan baik dan didukung oleh masyarakat, karena pada akhirnya seluruh proyek tersebut ditujukan untuk mengurangi berbagai permasalahan yang dihadapi warga.

“Setiap pembangunan tentu memiliki dampak, namun semuanya kami laksanakan secara bertahap dan terukur. Mudah-mudahan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kenyamanan, aksesibilitas, dan kualitas hidup warga Kota Jambi,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Arif, pemilik bengkel rombeng dan usaha jual beli onderdil motor bekas di Jalan DI Panjaitan, Kebun Handil, yang telah berusaha sejak tahun 2008, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya terhadap pekerjaan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi.

Menurutnya, persoalan di kawasan tersebut telah lama menjadi keluhan, tidak hanya bagi warga sekitar, tetapi juga bagi para pengguna jalan.

“Sejak tahun 2015, kawasan ini kerap mengalami banjir akibat sistem drainase yang buruk. Saat hujan deras, salurannya sering tersumbat hingga air meluap ke jalan. Kondisi ini jelas mengganggu aktivitas usaha kami, terutama di sektor perbengkelan,” ungkap Arif.

Ia pun berharap, perbaikan yang tengah dilakukan dapat menjadi solusi atas persoalan yang selama ini dihadapi warga.

“Semoga setelah adanya perbaikan ini, masalah banjir bisa teratasi. Saya juga berharap Pemerintah Kota Jambi terus melanjutkan pembangunan infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” singkatnya.

Turut mendampingi Wali Kota Maulana dalam tinjauan itu, Anggota DPRD Kota Jambi Muhili Amin dan Efendi Alung, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana beserta jajaran, serta para Camat dan Lurah di wilayah tinjauan.(*)




Haru Pilu, Wali Kota Maulana Serahkan Santunan Warga Kota Jambi Tertimpa Tembok Roboh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menunjukkan kepeduliannya secara langsung dengan menyerahkan santunan uang duka kepada keluarga almarhum Syaiful, warga Kota Jambi korban peristiwa tembok roboh yang terjadi beberapa waktu lalu.

Penyerahan dilakukan di Ruang Kerja Wali Kota Jambi, Kamis (10/7/2025), dan diterima langsung oleh istri almarhum, Diana, dalam suasana penuh haru.

Bantuan yang diberikan sebesar Rp15.000.000,- tersebut bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, sebagai bentuk perhatian negara terhadap warga yang terdampak musibah.

Wali Kota Maulana secara langsung menyalurkan bantuan tersebut kepada ahli waris, guna memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit.

Almarhum Syaiful meninggal dunia pada Minggu, 30 Maret 2025, setelah tertimpa tembok bengkel yang roboh akibat genangan air dari intensitas hujan yang deras.

Saat kejadian, Wali Kota Maulana juga turut hadir meninjau lokasi dan menyampaikan belasungkawa secara langsung ke rumah duka.

Saat menyerahkan santunan itu, Wali Kota Maulana menyampaikan harapannya agar bantuan yang diterima dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Istri almarhum, Diana, diketahui kini berjuang sendiri menghidupi keluarga dengan berdagang di Pasar Tradisional Angso Duo Jambi.

“Semoga bantuan ini bisa menjadi tambahan modal usaha dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jangan dilihat dari jumlahnya, tapi ini adalah bentuk nyata kehadiran dan kepedulian negara, yang kami salurkan langsung kepada warga yang membutuhkan,” kata Wali Kota Maulana didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati.

Suasana semakin haru saat ahli waris, Diana, menyampaikan langsung ucapan terima kasih kepada Wali Kota Maulana atas kepedulian dan perhatian yang diberikan.

Dengan mata berkaca, Ia mengungkap rasa syukurnya, “Terima kasih banyak, Pak Wali, sudah peduli dan hadir langsung untuk keluarga kami. Bantuan ini sangat berarti untuk Saya dan anak-anak. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak,” ujarnya.

Wali Kota Maulana pun merespons dengan hangat, memberi semangat dan doa agar keluarga almarhum diberi ketabahan dan kekuatan.

“Kami berharap, keluarga sabar dan ikhlas menghadapi cobaan ini. InsyaAllah, setiap kesabaran akan diganti dengan kebaikan yang lebih besar,” ujar Maulana dengan penuh empati kepada ahli waris.

Sebelumnya, dari Pemkot Jambi melalui Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana kepada keluarga korban, sebagai bentuk perlindungan sosial, sekaligus bantuan moril untuk dapat memberi penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.(*)