Penuh Warna dan Makna, Ketua Dekranasda Kota Jambi Apresiasi Penyelenggaraan Pameran Dekranas

BALIKPAPAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, turut hadir dan berpartisipasi langsung dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2025, yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 9–11 Juli 2025.

Kegiatan akbar ini dibuka secara meriah pada Rabu malam (9/7/2025), yang ditandai dengan pembukaan Pameran Expo 2025. Ribuan pelaku UMKM dan perajin dari seluruh penjuru Tanah Air ambil bagian, menampilkan beragam produk kriya unggulan dari daerah masing-masing, mulai dari wastra, busana, aksesori, hingga kuliner khas yang mencerminkan kekayaan dan keberagaman budaya lokal Indonesia.

Dengan mengusung tema “Perajin Berdaya, Mendunia”, peringatan HUT Dekranas ke-45 ini menjadi ajang promosi sekaligus apresiasi bagi dunia kerajinan nasional. Kegiatan ini dihadiri oleh para Ketua Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, pelaku industri kreatif, mitra usaha, hingga para pecinta kerajinan tangan dari berbagai daerah.

Sebagai tanda dibukanya secara resmi rangkaian kegiatan, Ketua Umum Dekranas Pusat, Selvi Gibran Rakabuming, memimpin prosesi tasyakuran melalui pemotongan tumpeng dan pemukulan alat musik tradisional khas Kalimantan Timur, yang menjadi simbol kekayaan seni dan budaya Nusantara.

Dalam sambutannya, Selvi menyampaikan keyakinannya bahwa pertemuan antara Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia bersama jajaran pengurus Dekranas Pusat akan menjadi momentum yang melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif.

“Sesuai tema tahun ini merupakan tujuan bersama untuk UMKM. Yakni harus menjadi raja di skala domestik. Kemudian meningkatkan value atau nilai jual untuk menjadi pemasok pasar global. Dan ini adalah PR kita bersama yang harus kita emban,” ujarnya.

Kepada seluruh Ketua Dekranasda, Selvi berpesan agar terus aktif memberikan pembinaan, pendampingan kepada para perajin, terutama yang belum tersentuh dan belum mempunyai pasar.

Dirinya juga menyoroti pentingnya pendampingan dalam penggunaan media sosial bagi para perajin, khususnya yang berada di wilayah terpencil. Menurutnya, kemampuan memasarkan produk secara efektif, baik melalui platform daring (online) maupun luring (offline), menjadi kunci dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

“Pendampingan dalam hal perizinan juga sangat dibutuhkan, terutama bagi para perajin pemula yang baru merintis usahanya. Dengan begitu, semangat Perajin Berdaya, Mendunia dapat benar-benar terwujud,” tambahnya.

Sementara itu, usai mengikuti rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke-45 Dekranas itu, Ketua Dekranasda Kota Jambi dokter Nadiyah Maulana, menyampaikan optimismenya untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas para perajin lokal Kota Jambi yang memiliki kekayaan dan keunikan tersendiri.

“Sesuai dengan arahan Ketua Umum Dekranas, Ibu Selvi Gibran Rakabuming, kita akan terus mendorong peningkatan daya saing produk lokal, khususnya batik Jambi yang menjadi produk unggulan daerah. Harapannya, batik dan kerajinan lainnya mampu menguasai pangsa pasar, terutama di tingkat lokal, sebelum menembus pasar nasional bahkan global,” ujar Nadiyah.

Dirinya juga menekankan untuk terus membantu perajin lokal kota jambi agar mempunyai daya saing, tidak hanya ditingkat lokal bahkan didorong secara global.

“Disini banyak produk-produk kriya dari seluruh penjuru tanah air, tentunya ini adalah kekayaan yang kita miliki. Saya selaku Ketua Dekranasda tentunya akan turut membantu para perajin agar bisa lebih luas melakukan pemasaran produknya, sehingga dapat dikenal secara global,” tekannya.

Turut hadir dalam rangkaian HUT ke-45 Dekranas yang bertema “Perajin Berdaya Mendunia” itu, Wamendagri Ribka Haluk bersama Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian.

Sebelumnya, dokter Nadiyah Maulana yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Jambi turut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-10 TP PKK yang sekaligus dirangkai dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang berlangsung di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

“Hasil dari Rakernas PKK tahun ini tentunya akan kita sesuaikan dengan kepengurusan PKK di daerah,” pungkas Nadiyah.

Setelah mengikuti kedua agenda nasional tersebut, dokter Nadiyah menyampaikan harapannya agar TP PKK dan Dekranasda Kota Jambi dapat memperoleh penguatan dari sisi kelembagaan, program, maupun jejaring kerja. Ia juga berharap hasil dan pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bahan masukan yang bernilai dalam upaya pengembangan dan peningkatan kinerja TP PKK serta Dekranasda Kota Jambi ke depan.(*)




Malam Penuh Euforia di Jambi: Sound of Flawless Vol 2 Hadirkan Momen Tak Terlupakan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Konser Bold Music Sound of Flawless Vol. 2 kembali digelar di Kota Jambi pada Jumat (11/7/2025) malam.

Acara ini sukses menarik perhatian ribuan penggemar musik, terutama generasi Z yang mendominasi area penonton.

Dari pantauan di lokasi, ribuan penonton memadati area konser untuk menyaksikan penampilan musisi ternama yang tampil secara bergantian.

Sejumlah musisi populer yang tampil dalam konser ini di antaranya For Revenge, Yura Yunita, Sal Priadi, serta grup musik lokal asal Jambi, Semiotika.

“Ini seru sekali, padat dan meriah. Saya sengaja datang hanya untuk ini bersama teman,” kata salah satu pengunjung konser, Dodo, kepada wartawan.

Konser dimulai dengan penampilan Semiotika yang membawakan lagu-lagu post-rock instrumental.

Setelah itu, Sal Priadi tampil dengan sejumlah lagu andalannya yang disambut antusias penonton.

Penampilan Yura Yunita juga sukses membuat suasana semakin semarak. Sebagai penutup, For Revenge membawakan deretan lagu populer yang membuat penonton larut dalam euforia.

Sound of Flawless ini menjadi bagian dari upaya memperkaya hiburan musik di Jambi sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi musisi lokal dan nasional.(*)




Dua Pelaku Penyekapan Gadis Belia Dicokok, Ini Kata Kapolresta Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Dua dari tujuh orang pelaku dugaan penyekapan dan kekerasan seksual terhadap remaja perempuan berusia 15 tahun di RT 29, Kelurahan Payo Lebar, Kota Jambi, telah diamankan oleh pihak Polresta Jambi, Jumat malam (11/7/2025).

Informasi yang dihimpun dari sumber internal kepolisian menyebutkan bahwa kedua pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Jambi.

“Sudah diamankan. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Informasi lengkap akan disampaikan pimpinan,” ujar sumber dari Polresta Jambi, Sabtu (12/7/2025).

Senada juga dikatakan Kaporesta Jambi, Kombes Pol Boy Siregar. Kata dia, saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.

“Lagi pengembangan dulu untuk terduga. Pelaku 2 orang diamankan,” sebutnya.

Peristiwa memilukan ini bermula saat korban, warga Talang Duku, dibawa oleh salah satu pelaku berinisial R, yang dikenalnya melalui grup geng motor.

Korban kemudian dibawa ke rumah R di RT 29, Payo Lebar, saat orang tua R sedang bertugas di luar kota.

Menurut Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Jambi, Ahmad Fikri Aiman, rumah kosong itu dimanfaatkan pelaku dan rekan-rekannya untuk melakukan aksi bejat tersebut.

“Korban disekap selama dua hari dan hanya diberi makan mie instan. Namun korban berhasil melarikan diri dan meminta pertolongan warga. Saat rumah pelaku digeledah, ditemukan juga beberapa senjata tajam,” jelasnya.

Setelah laporan warga diterima, polisi langsung bergerak cepat.

Dua pelaku berhasil diamankan, sementara lima lainnya melarikan diri saat penggerebekan dilakukan.

Saat ini, upaya pengejaran terhadap para pelaku lainnya masih berlangsung.

Korban kini telah ditempatkan di rumah perlindungan dan pendampingan oleh Unit PPA Polresta Jambi serta Dinas Sosial Kota Jambi. Hasil visum medis dijadwalkan keluar pada Senin (14/7/2025).

Lurah Payo Lebar, Yuniawan, juga membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa seluruh proses hukum telah diserahkan ke pihak kepolisian.

“Pelaku sudah dibawa ke Polresta Jambi dan saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Pihak Dinas Sosial Kota Jambi dan kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak dan remaja, serta mewaspadai keterlibatan mereka dalam lingkungan berisiko tinggi seperti geng motor.

Kasus ini menyisakan kemarahan dan keprihatinan masyarakat Kota Jambi, yang berharap aparat penegak hukum dapat menindak tegas pelaku dan memberikan keadilan yang layak bagi korban.(*)




Hoaks Fitnah Kombes Pol Edi Faryadi, Aktivis 98 Minta Publik Tidak Terprovokas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Nama baik Kombes Pol Edi Faryadi, perwira menengah di Polda Jambi, diduga tengah menjadi sasaran serangan hoaks melalui pesan berantai yang beredar dari nomor WhatsApp 081374222195.

Pesan tersebut menuding Edi Faryadi terlibat dalam praktik pemerasan dan membekingi tambang ilegal—tuduhan yang disebut tidak berdasar dan sarat kepentingan.

Aktivis 98 asal Jambi, Pauzan, angkat bicara menanggapi penyebaran pesan tersebut.

Ia menilai informasi itu adalah bentuk kampanye hitam yang sengaja dibuat untuk mencemarkan nama baik salah satu figur aparat kepolisian yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat.

“Ini jelas fitnah yang ditujukan untuk menjatuhkan reputasi Pak Edi. Saya sendiri sudah mencoba menghubungi nomor yang menyebarkan pesan itu, tapi tidak ada respons. Indikasinya kuat bahwa ini adalah hoaks,” ujar Pauzan, Sabtu (12/7).

Sebagai aktivis yang sejak era reformasi aktif memperjuangkan demokrasi dan keterbukaan informasi, Pauzan mengaku prihatin karena ruang digital kini sering digunakan untuk menyebarkan kabar bohong yang merusak reputasi pribadi seseorang tanpa dasar yang jelas.

“Kombes Edi selama ini dikenal sebagai sosok humanis, terbuka terhadap kritik, dan tidak pernah menunjukkan perilaku menyimpang. Kita harus adil menilai seseorang berdasarkan fakta, bukan kabar simpang siur,” tegasnya.

Pauzan juga mengajak masyarakat Jambi untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial dan aplikasi perpesanan.

“Jangan sampai kita ikut-ikutan menyebarkan sesuatu yang belum terverifikasi. Hoaks itu bukan hanya salah secara hukum, tapi juga secara moral. Apalagi kalau menyerang kehormatan orang yang selama ini mengabdi untuk masyarakat,” tandasnya.

Ia menekankan bahwa kasus ini menjadi alarm penting bagi publik untuk meningkatkan literasi digital dan tidak menjadi bagian dari rantai penyebaran informasi palsu.(*)




Tragis! Remaja Perempuan di Kota Jambi Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual oleh 7 Pelaku Geng Motor

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Kejadian memilukan terjadi di RT 29, Kelurahan Payo Lebar, Kota Jambi, pada Jumat malam (11/7/2025). Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh tujuh orang pelaku yang terlibat dalam aktivitas geng motor.

Peristiwa ini sontak menggemparkan warga dan viral di media sosial serta pesan berantai, mendorong reaksi cepat dari aparat penegak hukum dan Dinas Sosial Kota Jambi.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Jambi, Ahmad Fikri Aiman, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyebutkan bahwa korban merupakan warga Talang Duku yang awalnya dibawa oleh salah satu pelaku berinisial R, yang dikenal korban dari grup geng motor.

Pemerkosaan diduga terjadi di rumah pelaku R di kawasan Payo Lebar, saat orang tua pelaku sedang berada di luar kota.

Situasi rumah yang kosong dimanfaatkan pelaku dan rekan-rekannya untuk melakukan tindakan keji tersebut.

“Korban disekap selama dua hari, hanya diberi makan mie instan. Namun korban berhasil kabur dan meminta pertolongan warga. Saat digeledah, ditemukan sejumlah senjata tajam di lokasi,” ujar Ahmad Fikri Aiman.

Pihak Polresta Jambi langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga.

Dari tujuh pelaku, dua orang telah diamankan, sementara lima lainnya melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.

Korban kini telah diamankan di rumah perlindungan dan mendapatkan pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Jambi.

Proses visum dijadwalkan keluar pada Senin mendatang.

Lurah Payo Lebar, Yuniawan, membenarkan adanya kasus tersebut dan menyatakan bahwa proses hukum kini sepenuhnya ditangani oleh kepolisian.

“Pelaku sudah diamankan di Polresta Jambi dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih dalam,” ungkap Yuniawan.

Pihak Dinas Sosial Kota Jambi juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih aktif dalam mengawasi pergaulan anak-anak mereka, terlebih terhadap aktivitas yang berhubungan dengan geng motor dan lingkungan berisiko tinggi.

Kasus ini memicu kemarahan dan keprihatinan masyarakat, yang menuntut penegakan hukum tegas serta perlindungan maksimal terhadap anak dan perempuan.

Dinas Sosial dan aparat kepolisian berharap kasus ini menjadi pengingat pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam menjaga anak-anak dari lingkungan yang tidak sehat, serta mendesak agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.(*)




Kemas Faried Gelar Reses II 2025 di Dapil III, Serap Aspirasi Warga Telanaipura dan Sekitarnya

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID  – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menggelar Reses II Tahun 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Telanaipura, Danau Sipin, dan Danau Teluk, Sabtu (12/7/2025) pagi.

Kegiatan berlangsung di Bumi Perkemahan Cadika dan dihadiri ratusan warga, ketua RT, tokoh masyarakat, serta beberapa lurah dari wilayah tersebut.

Reses dimulai dengan kegiatan senam bersama, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah.

Dalam sesi dialog, berbagai aspirasi disampaikan warga, seperti:

* Perbaikan infrastruktur jalan dan drainase yang sering tersumbat;

* Peningkatan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan;

* Keluhan terkait BPJS Ketenagakerjaan yang belum dapat dimanfaatkan saat terjadi kecelakaan;

* Permintaan dukungan kegiatan kepemudaan dan UMKM.

Menanggapi keluhan soal BPJS Ketenagakerjaan, Kemas Faried menjelaskan bahwa sebanyak 1.000 peserta BPJS yang menjadi tanggung jawabnya telah dibayarkan untuk satu tahun.

“Itu seharusnya sudah bisa dipakai karena sudah kita bayarkan. Nanti akan kita koordinasikan dengan pihak BPJS,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 24 Kelurahan Legok menyampaikan aspirasi terkait fasilitas latihan dayung dan dermag yang belum memadai.

Menanggapi hal itu, Kemas Faried menyebut bahwa dermaga sudah diserahkan belum lama ini.

Sebagai bentuk dukungan, Kemas Faried juga menyerahkan bantuan dana tunai kepada pihak kelurahan yang akan menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

Dalam keterangannya usai reses, Kemas Faried menegaskan pentingnya reses sebagai sarana menjaring aspirasi langsung dari masyarakat.

Ia memastikan semua masukan akan dibawa ke DPRD untuk dibahas bersama Pemkot Jambi.

“Reses ini adalah komitmen kami untuk terus mendengarkan dan memperjuangkan suara masyarakat. Saya hadir langsung untuk memastikan kebutuhan warga benar-benar terakomodasi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa DPRD Kota Jambi akan mengawal semua aspirasi agar dapat ditindaklanjuti dengan program pembangunan yang merata dan tepat sasaran.(*)




Resmi Gantikan AKBP Budi Prasetya, AKBP Wendi Tiba di Mapolres Sarolangun

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah resmi dilantik sebagai Kapolres Sarolangun oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, AKBP Wendi Oktariansyah tiba di Mapolres Sarolangun dan disambut meriah dengan berbagai rangkaian tradisi, Sabtu (12/7/2025).

Kedatangan AKBP Wendi Oktariansyah bersama istri disambut langsung oleh AKBP Budi Prasetya, Kapolres Sarolangun sebelumnya, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun. Turut hadir Bupati Sarolangun, Ketua DPRD, Dandim 0420/Sarko, Kajari Sarolangun, dan para tokoh daerah.

Penyambutan dilakukan secara adat dan militeristik, termasuk pengalungan bunga, tarian penyambutan khas daerah, jajar kehormatan pasukan bersenjata, serta tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan resmi.

Setelah prosesi penyambutan, acara dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan yang disampaikan oleh AKBP Budi Prasetya.

Dalam laporan tersebut dipaparkan struktur organisasi Polres Sarolangun, pengenalan pejabat utama, serta situasi umum keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Sarolangun.

Prosesi kemudian berlanjut dengan penandatanganan memori serah terima jabatan, sebagai penanda resmi beralihnya kepemimpinan Polres Sarolangun dari AKBP Budi Prasetya kepada AKBP Wendi Oktariansyah.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan apel Welcome and Farewell Parade di lapangan Mapolres Sarolangun yang diikuti seluruh personel jajaran Polres.

Kegiatan ini menjadi simbolisasi penghormatan kepada pejabat lama dan sambutan hangat bagi pejabat baru.

Dengan resminya AKBP Wendi Oktariansyah menjabat sebagai Kapolres Sarolangun, diharapkan akan membawa semangat baru dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.(*)




Awas! 7 Pelanggaran Ini Jadi Target Operasi Patuh 2025 di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jambi akan menggelar Operasi Patuh 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025.

Operasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan tujuan utama meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, S.I.K., M.H., mewakili Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa operasi ini akan difokuskan pada penindakan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Operasi Patuh 2025 bukan hanya soal penindakan, tapi juga bagian dari upaya preemtif dan preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Jambi,” ujar AKP Hadi, kemarin.

AKP Hadi Siswanto merinci beberapa pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus utama selama operasi, antara lain:

1. Menggunakan ponsel saat berkendara

2. Pengemudi di bawah umur

3. Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor

4. Melanggar batas kecepatan maksimal

5. Tidak menggunakan helm SNI (bagi pengendara motor) dan sabuk pengaman (bagi pengemudi mobil)

6. Berkendara dalam pengaruh alkohol

7. Melawan arus lalu lintas

Operasi Patuh 2025 ini tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

Petugas akan memberikan teguran maupun sanksi kepada pengendara yang terbukti melanggar aturan, namun tetap dengan pendekatan yang mengedukasi.

“Kami ingin membangun budaya tertib berlalu lintas yang tumbuh dari kesadaran masyarakat. Karena itu, pendekatan kami juga bersifat edukatif dan tidak semata-mata menindak,” tegas AKP Hadi.

AKP Hadi menegaskan bahwa Operasi Patuh 2025 merupakan bagian dari strategi mewujudkan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di Kota Jambi. Diharapkan, melalui operasi ini, angka kecelakaan lalu lintas bisa ditekan secara signifikan .

“Dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, kami berharap tercipta lingkungan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” pungkasnya.(*)




Bangun Budaya Tertib, Operasi Patuh 2025 Libatkan Sekolah dan Komunitas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bukan sekadar razia atau tilang, Operasi Patuh Siginjai 2025 yang digelar Polda Jambi mulai 14 Juli mendatang juga mengedepankan pendekatan edukatif dan kolaboratif.

Selama 14 hari ke depan, operasi ini bertujuan membangun kesadaran tertib berlalu lintas dari akar, yaitu masyarakat sendiri.

Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, menjelaskan bahwa pihaknya akan menggandeng sekolah-sekolah, komunitas pengguna jalan, serta stakeholder lainnya dalam kampanye keselamatan berkendara.

“Kami ingin budaya tertib lalu lintas lahir dari kesadaran, bukan karena takut ditilang,” ujar Benny, Jumat (11/7/2025).

Operasi ini tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran berat, namun dilakukan secara humanis dan edukatif.

Polda Jambi membentuk tim khusus yang akan fokus pada pelanggaran prioritas seperti berkendara dalam pengaruh alkohol, tidak memakai helm SNI, dan pengemudi di bawah umur.

Kampanye keselamatan juga akan didukung oleh berbagai pihak seperti Dishub, TNI, Jasa Raharja, hingga Bappeda, termasuk dalam kegiatan edukasi dan penertiban kendaraan tidak laik jalan.

“Kami ingin menciptakan lalu lintas yang aman melalui sinergi, bukan hanya melalui penindakan. Operasi ini adalah wujud pelayanan untuk masyarakat,” tutup Benny.(*)




Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Dukung Gerakan Ayah Teladan Indonesia

JAMBI – Dinas Pendidikan Kota Jambi mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh Kepala PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta di Kota Jambi untuk menyukseskan program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) pada hari pertama sekolah, Senin, 14 Juli 2025 mendatang.

Melalui surat bernomor m 400.3.5/2461/DISDIK/2025, tertanggal 11 Juli 2025, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi menyampaikan pentingnya peran ayah dalam mendampingi anak di hari pertama sekolah.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program “Bahagia Berbudaya Kota Jambi”.

Dalam surat yang ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan, Dinas Pendidikan Kota Jambi menginstruksikan beberapa poin penting:

1. Pelaksanaan kegiatan “Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah” pada Senin, 14 Juli 2025 di semua jenjang pendidikan;

2. Mengajak ASN laki-laki yang memiliki anak usia sekolah untuk turut serta dalam program GATI;

3. Mengimbau seluruh ayah atau wali murid agar mengantar anak mereka hingga ke halaman sekolah;

4. Melakukan dokumentasi kegiatan (foto, video, testimoni) dan membagikannya di media sosial pribadi, sekolah, dan kanal resmi masing-masing satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi menegaskan bahwa, keterlibatan ayah dalam aktivitas anak, terutama di hari pertama sekolah, dapat meningkatkan semangat dan kepercayaan diri anak dalam menjalani proses belajar.

Selain itu, hal ini sejalan dengan tujuan Gerakan Ayah Teladan Indonesia yang mendorong kehadiran sosok ayah sebagai figur pendamping yang aktif dan inspiratif.

“Kami berharap para ayah dapat berpartisipasi aktif, tidak hanya sekadar mengantar, tetapi juga memberi motivasi dan kebanggaan kepada anak-anaknya di momen penting awal tahun ajaran ini,” ujar Kadisdik Kota Jambi.

Program ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara anak dan orang tua, serta membangun sinergi positif antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik di Kota Jambi.

Untuk informasi lebih lanjut, pihak sekolah diminta menyampaikan kegiatan tersebut melalui media sosial serta mendokumentasikan pelaksanaannya sebagai bentuk dukungan terhadap GATI dan program Bahagia Berbudaya.(*)