JTTS Permudah Akses dan Percepat Logistik, Sumatera Kini Lebih Dekat

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai infrastruktur vital yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas di Pulau Sumatra.

Sejalan dengan semangat Hari Perhubungan Nasional 2025 bertema Bakti Transportasi untuk Negeri, kehadiran JTTS tak hanya mempercepat waktu tempuh.

Tetapi juga menghubungkan pusat-pusat ekonomi strategis serta membuka ruang tumbuhnya sektor UMKM, logistik, dan pariwisata lokal.

“JTTS menjadi simpul konektivitas vital dan katalisator ekonomi di Sumatra. Selain memangkas waktu dan biaya logistik, tol ini juga mendorong pertumbuhan UMKM dan daya saing daerah,” ungkap Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Kamis (25/9/2025).

Banyak pelaku usaha mengaku merasakan dampak langsung dari keberadaan JTTS.

Salah satunya Eka, pengusaha ekspedisi asal Pekanbaru.

“Dulu biaya bahan bakar tinggi dan pengiriman tidak pasti. Sekarang lebih hemat dan waktu kirim lebih singkat. Klien kami juga puas,” jelasnya.

Sementara itu, M. Fikhri Johar, warga Dumai, mengungkapkan bahwa perjalanan Pekanbaru–Dumai kini hanya memakan waktu sekitar 1,5–2 jam, jauh lebih singkat dibanding sebelumnya yang bisa mencapai 5–7 jam.

Hingga kini, Hutama Karya telah mengoperasikan 791,85 km ruas JTTS, menghubungkan berbagai kota dan kabupaten penting di Sumatra.

Selain mempercepat akses, Hutama Karya juga mengembangkan pelayanan digital melalui aplikasi HK Toll Apps, CCTV live monitoring, hingga fasilitas pendukung seperti:

  • Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)

  • Ruang laktasi

  • Ladies parking

  • Area bermain anak

  • Tenant UMKM lokal (lebih dari 50% ruang di rest area dialokasikan khusus untuk pelaku UMKM)

Sebagai bagian dari upaya memperluas pemanfaatan jalan tol, Hutama Karya meluncurkan kampanye Sumatera Sudah Dekat, menekankan bahwa JTTS bukan sekadar infrastruktur, tapi simbol aksesibilitas dan pemerataan ekonomi.

“Sumatra kini lebih terhubung, lebih cepat dijangkau, dan punya peluang besar untuk tumbuh bersama. Ini bentuk nyata Bakti Transportasi untuk Negeri,” tutup Adjib.(*)




SPBU Resmi Pertamina Diinspeksi Publik, Ini Cara Cek Takaran BBM

jugha PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memperkuat transparansi layanan energi melalui program Edukasi Pantau SPBU.

Yakni, sebuah inisiatif yang memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat.

Meliputi prosedur standar mutu dan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh SPBU resmi Pertamina.

Melalui program ini, peserta diperkenalkan pada berbagai proses penting dalam pengelolaan BBM.

Mulai dari penerimaan BBM di SPBU, pengecekan kualitas dengan alat hydrometer, hingga pengujian akurasi pengisian melalui dispenser.

“Kami ingin konsumen mengetahui bahwa setiap tetes BBM yang mereka beli di SPBU resmi Pertamina telah melewati proses pengawasan ketat,” ungkap Rusminto Wahyudi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Program ini menjadi bentuk komitmen Pertamina dalam menghadirkan pelayanan energi yang andal, berkualitas, dan transparan.

Program Pantau SPBU sudah tiga kali digelar di Palembang:

  • 15 Mei 2025, di SPBU COCO Kenten (21.301.01): Melibatkan pelanggan MyPertamina dalam simulasi pengecekan dispenser dan kualitas BBM.

  • 24 Juli 2025, di SPBU DODO Punti Kayu (24.301.111): Peserta diperkenalkan pada pengecekan segel mobil tangki dan sampling BBM.

  • 16 September 2025, di SPBU COCO Plaju (21.302.04): Diikuti pelajar SMK Negeri 2 Palembang yang mempelajari pengawasan mutu BBM sejak dini.

Melalui sesi interaktif dan edukasi lapangan, peserta juga dapat melihat langsung prosedur operasional SPBU sesuai standar Pertamina.

Antusiasme peserta menjadi semangat bagi Pertamina untuk memperluas kegiatan edukasi serupa di berbagai wilayah lain di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Pertamina juga telah menyediakan materi edukatif melalui kanal resmi dan aplikasi MyPertamina untuk meningkatkan kesadaran konsumen.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Pertamina berkomitmen menjaga kualitas dan takaran BBM, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan SPBU resmi,” tutup Rusminto.(*)




Dua Polisi Terlibat! Aksi Illegal Tapping Minyak di Muaro Jambi Digagalkan

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aksi illegal tapping crude oil di KM 12 Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, pada Rabu dini hari, 24 September 2025 digagalkan.

Dua Polisi pun diduga terlibat dalam aksi ini. Lokasi ini merupakan jalur trunk line produksi dari MGS KAS ke MOS TPN milik Pertamina.

Aksi pencurian minyak mentah ini terungkap berkat pemantauan rutin oleh tim pengamanan Pertamina sejak pukul 22.30 WIB.

Kecurigaan muncul saat dua orang tak dikenal terlihat di sekitar lokasi.

Sekitar 15 menit kemudian, tim mendapati sebuah truk bak tinggi terparkir dan langsung melakukan penyergapan.

Dalam penggerebekan tersebut, lima pelaku berhasil diamankan, dua di antaranya diketahui merupakan oknum anggota kepolisian.

Selain itu, sejumlah barang bukti disita, antara lain Selang 1 inch sepanjang 50 meter, 1 set kran tapping ilegal, 3 unit kendaraan roda empat, 1 unit sepeda motor, 4 unit ponsel, 2 buku tabungan, 1 dompet dan 2 kartu Seleksi Bintara Polri.

Seluruh pelaku beserta barang bukti kini diamankan di Polsek Mestong untuk proses hukum lebih lanjut.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto, mengapresiasi kerja keras tim Pertamina EP Jambi Field dan jajaran kepolisian.

Ia menegaskan bahwa tindakan ini sangat merugikan negara dan membahayakan masyarakat.

“Kejadian seperti ini menunjukkan pentingnya pengamanan jalur produksi. Setiap barrel minyak sangat berarti untuk mencapai target produksi nasional,” ujar Yunianto.

Ia juga menyayangkan keterlibatan oknum aparat dalam praktik ilegal tersebut.

Ia menekankan bahwa kontraktor migas dan seluruh pemangku kepentingan terus berkomitmen menjalankan operasional sesuai regulasi dan prosedur yang berlaku.

“Illegal tapping bukan hanya merugikan negara, tapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Noval Alwi, Manager Sekuriti Pertamina Hulu Rokan Regional 1, juga menyampaikan apresiasi terhadap tim security Pertamina dan jajaran Polda Jambi atas kolaborasi dalam pengungkapan kasus ini.

“Illegal tapping adalah kejahatan berat. Kami akan terus menjaga setiap tetes minyak untuk negara,” tegasnya.(*)




Peningkatan Kesadaran Hukum, Polsek Kota Baru Libatkan Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Untuk meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Simpang 3 Sipin Polsek Kota Baru turut serta dalam Penyuluhan Hukum Kota Jambi Tahun 2025.

Kegiatan ini diadakan oleh Bagian Hukum Setda Kota Jambi, di Aula Kantor Kelurahan Simpang 3 Sipin, pada Rabu, 24 September 2025, pukul 09.00 WIB.

Adapun tiga narasumber yang hadir, yakni dari Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Negeri Jambi, serta Posko Bantuan Hukum Kota Jambi.

Peserta yang hadir meliputi Lurah Simpang 3 Sipin, jajaran Ketua RT, perwakilan Karang Taruna, hingga ibu-ibu dari PKK setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Ucok WH selaku Bhabinkamtibmas Simpang 3 Sipin, juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan.

Khususnya terhadap berbagai tindak kejahatan seperti penipuan, penyalahgunaan narkoba, dan aksi kriminal lainnya.

Kapolsek Kota Baru, Kompol Jimi Fernando, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi yang positif,” kata dia.

“Serta mendorong masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka,” timpalnya.

Penyuluhan hukum ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membentuk masyarakat yang sadar hukum, taat aturan, serta aktif dalam menjaga ketertiban umum.(*)




Perkuat Sinergi Demi Prestasi Olahraga, DPRD Provinsi Sambut Hangat Koni Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, Mat Sanusi, bersama jajaran pengurus melakukan silaturahmi dengan Ketua dan pimpinan DPRD Provinsi Jambi di Gedung DPRD, Kamis (25/9/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas perkembangan olahraga di Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Mat Sanusi menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat pimpinan DPRD. Ia juga memperkenalkan jajaran pengurus KONI Provinsi Jambi yang hadir, di antaranya Wakil Ketua Umum I Adri, Wakil Ketua Umum VII Yuzar, Sekretaris Umum M. Ali, serta sejumlah pengurus lainnya.

Mat Sanusi menjelaskan beberapa agenda terdekat KONI, antara lain pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Tanjung Jabung Barat tahun 2026, serta persiapan menghadapi PON Beladiri di Kudus pada Oktober 2025.

“Kami berharap sinergi dengan DPRD Provinsi Jambi dapat semakin menguat, sehingga program-program olahraga bisa terlaksana dengan baik dan prestasi atlet Jambi terus meningkat,” ujar Mat Sanusi.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Hafidz, menekankan bahwa olahraga memiliki dampak besar terhadap perkembangan daerah. Menurutnya, KONI Provinsi Jambi diharapkan mampu membuat lompatan besar dalam pembinaan cabang olahraga prioritas, meski dihadapkan pada tantangan fiskal daerah.

“Olahraga bukan hanya soal prestasi, tapi juga membawa nama baik daerah dan meningkatkan semangat masyarakat. Kami siap bekerja sama, dan berharap kolaborasi antara KONI dan DPRD bisa terjalin lebih baik lagi,” ungkap Hafidz.

Dari pihak DPRD, hadir pula Wakil Ketua DPRD I Ivan Wirata, Wakil Ketua DPRD II Samsul Ridwan, serta anggota DPRD Zulkifli Linus. Dalam kesempatan itu, Ivan Wirata menegaskan kesiapan DPRD untuk mendukung kemajuan olahraga di Jambi, termasuk melalui program pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota dewan.

“Kami siap membantu, baik dalam bentuk dukungan program maupun fasilitasi kebutuhan KONI agar pembinaan atlet berjalan maksimal,” kata Ivan.

Lebih jauh, Ivan juga menyampaikan pesan inspiratif bahwa olahraga merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda.

“Prestasi atlet Jambi bukan hanya kebanggaan di arena pertandingan, tetapi juga bukti bahwa anak-anak Jambi mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Tugas kita bersama adalah menciptakan ekosistem yang sehat bagi olahraga, karena di situlah lahir generasi yang tangguh, disiplin, dan berprestasi,” tegas Bang Ivan Wirata (BIW).

Silaturahmi ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara KONI dan DPRD Provinsi Jambi. Harapannya, olahraga Jambi dapat lebih berprestasi, sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah.(*)




Gaji Naik, SK Diterima! PPPK Kena Warning, Walikota Maulana: Kinerja Buruk Saya Evaluasi!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tak hanya menerima SK, para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan menerima kenaikan gaji.

Ini seperti yang ditegaskan Wali Kota Jambi, Maulana saat memberikan sambutan usai secara simbolis memberikan SK.

“Bulan depan naik ya gajinya. Sudah kita anggarkan, ” sebut Maulana, yang disambut sorakan ribuan pegawai.

Maka dari itu, Maulana berharap dengan adanya kenaikan gaji ini diharapkan para pegawai bisa mumpuni kinerjanya.

“Saya akan evaluasi, apabila kinerja anda-anda baik,” timpalnya.

Bahkan, Maulana juga menyinggung profesi guru dan tenaga kesehatan yang telah diangkat menjadi PPPK agar dapat berinovasi dan memperbaiki pelayanan maupun kinerja.

“Jangan banyak gak masuk kelas. Jangan sampai saya nampak anda-anda nongkrong di kantin, akan saya evaluasi!,” tegasnya.

Pagi ini, 1203 jabatan fungsional Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan IPDN Angkatan 32 4 pegawai   lingkungan Pemkot Jambi, menerima Surat Keputusan (SK), Kamis 25 September 2025

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji serta Penyerahan secara Simbolis SK PPPK Kota Jambi 2024 itu dipimpin langsung oleh Penjabat Wali Kota Jambi, Maulana, di Lapangan Balaikota Jambi.

Dalam arahannya, Maulana meminta agar PPPK Kota Jambi bisa menjalankan tugas dengan baik sebagai abdi negara.

“Utamakan kepentingan negara dan daerah dibandingkan kepentingan diri sendiri ataupun golongan,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta agar PPPK untuk bekerja secara optimal dan kinerjanya semakin baik.

“Saya percaya bahwa saudara bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tupoksi masing-masing,” tambahnya.

Sebelumnya, Maulana mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan Kota Jambi memperoleh formasi PPPK terbanyak se-Provinsi Jambi.

“Total PPPK di Kota Jambi akan mencapai 5.907 orang,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya membalas kepercayaan pemerintah pusat dengan kinerja prima dan pelayanan publik yang berkualitas.

Wali Kota juga menekankan pentingnya nilai-nilai ASN yang Ber-AKHLAK: berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

“Kinerja pegawai akan terus kami evaluasi selama lima tahun ke depan. Jangan sampai kenaikan pendapatan diikuti dengan menurunnya kinerja. Itu namanya kufur nikmat,” tegas Maulana.

Ia juga mengutip Buya Hamka untuk memotivasi peserta: “Kalau bekerja hanya sekadar bekerja, kera juga bekerja.”

Selain itu, Pemkot Jambi juga tengah mengkaji solusi untuk tenaga kerja kontrak (TKK) yang belum lolos menjadi PPPK, salah satunya melalui mekanisme outsourcing dengan tetap memperhatikan aturan dan kemampuan keuangan daerah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap keadilan dan kesinambungan pengelolaan SDM.(*)




Hore! 1.203 PPPK Tahun 2024 Lingkungan Pemkot Jambi Terima SK

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pagi ini, 1203 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang 2 tahun 2024 dan 4 pegawai IPDN angkatan 32  di lingkungan Pemkot Jambi, menerima Surat Keputusan (SK), Kamis 25 September 2025

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji serta Penyerahan secara Simbolis SK PPPK Kota Jambi 2024 itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, di Lapangan Balaikota Jambi.

Dalam arahannya, Maulana meminta agar PPPK Kota Jambi bisa menjalankan tugas dengan baik sebagai abdi negara.

“Utamakan kepentingan negara dan daerah dibandingkan kepentingan diri sendiri ataupun golongan,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta agar PPPK untuk bekerja secara optimal dan kinerjanya semakin baik.

“Saya percaya bahwa saudara bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tupoksi masing-masing,” tambahnya.

Sebelumnya, Maulana mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan Kota Jambi memperoleh formasi PPPK terbanyak se-Provinsi Jambi.

“Total PPPK di Kota Jambi akan mencapai 5.907 orang,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya membalas kepercayaan pemerintah pusat dengan kinerja prima dan pelayanan publik yang berkualitas.

Wali Kota juga menekankan pentingnya nilai-nilai ASN yang Ber-AKHLAK: berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

“Kinerja pegawai akan terus kami evaluasi selama lima tahun ke depan. Jangan sampai kenaikan pendapatan diikuti dengan menurunnya kinerja. Itu namanya kufur nikmat,” tegas Maulana.

Ia juga mengutip Buya Hamka untuk memotivasi peserta: “Kalau bekerja hanya sekadar bekerja, kera juga bekerja.”

Selain itu, Pemkot Jambi juga tengah mengkaji solusi untuk tenaga kerja kontrak (TKK) yang belum lolos menjadi PPPK, salah satunya melalui mekanisme outsourcing dengan tetap memperhatikan aturan dan kemampuan keuangan daerah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap keadilan dan kesinambungan pengelolaan SDM.(*)




Transformasi Kota Jambi Dimulai, Program Kampung Bahagia Jadi Tonggak Partisipasi Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kota Jambi resmi memulai babak baru pembangunan berbasis komunitas. Melalui Kick-off Implementasi Program Kampung Bahagia, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., meresmikan 67 RT sebagai pilot project yang akan menjadi contoh penggerak perubahan di tingkat masyarakat.

Kick-off tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Maulana di hadapan para Ketua Pokja 67 RT percontohan Kampung Bahagia dari 68 kelurahan yang terhubung secara virtual. Acara ini berlangsung bersamaan dengan gotong royong serentak se-Kota Jambi dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2025, yang dipusatkan di kawasan wisata Danau Sipin, Rabu pagi (24/9/2025). Gotong royong masal gabungan dalam rangka WCD ini diikuti oleh jajaran Kodim 0415/Jambi, Brimob Polda Jambi, BWS Sumatera VI, serta Perangkat Daerah dilingkungan Pemkot Jambi.

Kepada awak media, Wali Kota Maulana mengatakan, momentum ini menjadi tonggak penting, karena 67 RT tersebut akan menjadi percontohan awal bagaimana konsep pembangunan berbasis komunitas (community based development-red) diwujudkan secara nyata di tengah masyarakat.

“Melalui RT-RT inilah, semangat kebersamaan, gotong royong, dan pembangunan partisipatif dijalankan sekaligus diperkuat. Dengan tujuan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat agar mampu mengelola sumber daya sekaligus membangun lingkungannya secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota Maulana.

Wali Kota menambahkan, keberhasilan 67 RT ini nantinya akan menjadi model pembangunan partisipatif yang direplikasi ke 1.650 RT se-Kota Jambi.

“Dengan demikian, Program Kampung Bahagia benar-benar lahir dari, oleh, dan untuk masyarakat, serta menjadi langkah awal implementasi nyata yang menandai transformasi pembangunan Kota Jambi menuju kota yang lebih partisipatif, inklusif, berkelanjutan, dan membahagiakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Maulana menekankan, bahwa keberhasilan Kampung Bahagia tidak hanya diukur dari fisik pembangunan, tetapi dari tumbuhnya solidaritas, kepedulian sosial, kemandirian warga, hingga kepedulian terhadap lingkungan.

“Bertepatan dengan World Cleanup Day, pesan ini semakin kuat, bahwa kebahagiaan warga Kota Jambi berangkat dari lingkungan yang bersih, sehat, hijau, serta kehidupan sosial yang harmonis,” lanjutnya.

Dalam program inovatif ini, Pemerintah Kota Jambi mengalokasikan dana pembangunan sebesar Rp100 juta per RT setiap tahun, sebagai upaya nyata untuk memberdayakan masyarakat dan mendorong inisiatif lokal. Dana ini menjadi modal strategis bagi warga untuk mewujudkan kegiatan prioritas di lingkungannya, mulai dari pembangunan sarana dan prasarana, penguatan kelembagaan, hingga pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.

“Nantinya, 67 RT percontohan ini akan menjadi pelopor pelaksanaan program pembangunan berbasis komunitas dengan anggaran Rp100 juta yang telah disediakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah uji coba tahun ini, program ini akan diperluas pada tahun berikutnya untuk mencakup seluruh RT di Kota Jambi, yaitu 1.650 RT, sehingga manfaatnya dirasakan secara menyeluruh.

“Tahun depan, kita akan menganggarkan total Rp165 miliar yang akan berputar langsung di tengah masyarakat, sebagai kekuatan nyata untuk membangun komunitas yang mandiri, kreatif, dan produktif,” tegasnya.

Program Kampung Bahagia menitikberatkan pada pengelolaan sampah yang lebih modern dan terstruktur. Menurut Maulana, nantinya tidak akan ada lagi sistem pembuangan sampah terbuka; seluruh sampah akan dikelola melalui sistem tertutup dan diambil langsung dari rumah tangga.

“Nanti masyarakat tidak boleh keluar membuang sampah, kecuali diambil oleh petugas, sehingga tidak ada lagi TPS-TPS liar. Pemahaman ini perlu kita dorong secara bersama-sama,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui Kampung Bahagia, armada bentor akan disiapkan, dan anak-anak muda yang belum bekerja dapat diberdayakan untuk mengangkut sampah dari rumah-rumah, kemudian memilah dan mengolahnya sehingga memiliki nilai ekonomi.

“Proses ini memang membutuhkan waktu, tapi kami yakin, kalau kita mencintai kota ini, kita harus menjaga kebersihannya bersama-sama. Mudah-mudahan komitmen ini bisa kita mulai hari ini,” tuturnya.

Menurutnya, sebagai pilot project di 67 RT, Program Kampung Bahagia memiliki dampak signifikan terhadap pembangunan di tingkat RT.

“Seluruh tahapan telah kita selesaikan, termasuk Peraturan Wali Kota yang mengatur mekanismenya. InsyaAllah, jika program ini berhasil tahun ini, akan diterapkan secara menyeluruh di seluruh RT se-Kota Jambi,” sebutnya.

Sementara, dalam momentum World Cleanup Day ini, Wali Kota Maulana menekankan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

“Menciptakan lingkungan yang bersih tidak mungkin tercapai jika semangatnya hanya datang dari jajaran Pemerintah, atau TNI-Polri saja. Hal ini harus disosialisasikan secara sistemik kepada masyarakat. Momentum hari ini menegaskan bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

TINJAU KAMPUNG BAHAGIA

Usai melakukan peresmian secara simbolis pelaksanaan program Kampung Bahagia di Kawasan Wisata Danau Sipin, Wali Kota Maulana langsung meninjau aktivitas gotong royong warga di RT 14 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, yang menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut.

Di lokasi itu, Wali Kota Maulana tidak hanya hadir, tetapi juga ikut terlibat dalam kegiatan gotong royong bersama masyarakat. Ia bahkan melakukan pengecoran awal pembangunan infrastruktur drainase di RT 14, sebagai penanda dimulainya pelaksanaan program Kampung Bahagia, atau yang dikenal dengan program Rp100 juta per RT secara serentak di Kota Jambi.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan, pelaksanaan program Kampung Bahagia di RT 14 ini setelah melalui berbagai mekanisme. Mulai dari, musyawarah warga, pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Bahagia yang terdiri dari perwakilan ibu-ibu, pemuda, tokoh agama dan Ketua RT, hingga penyusunan RAB (Rencana Anggaran Biaya) secara rinci.

“RT 14 ini menjadi pilot project bagi RT-RT yang mendapatkan program Kampung Bahagia karena telah melewati semua tahapan dengan baik,” katanya.

Dirinya menyebut, nantinya penggunaan anggaran sebesar Rp 100 juta ini akan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan pembangunan yang telah disepakati melalui musyawarah warga.

“Dana ini akan langsung ditransfer ke rekening Pokja Bahagia yang telah dibuka di Bank Jambi, tanpa potongan atau biaya administrasi. Ini adalah metode pengelolaan langsung oleh warga. Setelah dana masuk, mereka bisa langsung memulai pembangunan dengan gotong royong, mulai dari pembelian bahan hingga pengerjaan,” sebutnya.

Ia menjelaskan, program ini bagian dari proses pembelajaran masyarakat dalam pengelolaan pembangunan secara mandiri dan transparan.

“Selain pembangunan fisik, warga juga bisa mengusulkan kegiatan sosial, tergantung kebutuhan masing-masing RT. Namun ditahun pertama ini fokusnya lebih kepada fisik, karena kita tahu, infrastruktur di tingkat RT masih banyak memerlukan perbaikan,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan secara gotong royong ini jauh lebih besar manfaatnya dibandingkan pola pembangunan biasa.

“Dengan gotong royong, ditambah tidak ada biaya pajak, sehingga hasilnya lebih optimal. Program Kampung Bahagia ini menjadi wujud nyata pembangunan berbasis musyawarah dan kebersamaan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Ketua RT 14, H. Suparyono secara langsung mengapresiasi program Kampung Bahagia ini. Dimana, langkah ini merupakan bentuk kolaborasi yang kuat, karena Pemerintah telah memberikan kepercayaan terhadap para Ketua RT di Kota Jambi untuk mengelola anggaran yang cukup besar senilai 100 juta rupiah yang akan digunakan untuk melakukan pembangunan.

“Tidak ada dimanapun diseluruh Indonesia Ketua RT diberikan anggaran sebesar ini dan dipercaya oleh Pemerintah untuk mengelolanya secara langsung. Oleh karena itu, kami sangat berterimakasih atas gebrakan Pemkot Jambi dibawah kepemimpinan Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota Maulana-Diza,” ucapnya.

Kepada seperjuangannya sebagai Ketua RT di Kota Jambi, Suparyono berharap agar memegang penuh kepercayaan yang telah diberikan oleh Pemerintah ini.

Dikesempatan ini, turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi Hendra Elvian, Pimpinan Bank Jambi Cabang Sutomo Rahma Derita, Kepala DPMPPA Noverentiwi Dewanti, Camat Kotabaru Hendry Asmy Saputra beserta Lurah, serta para Ketua Forum RT Kecamatan di Kota Jambi dan Fasilitator Kampung Bahagia.(*)




Pelindo Jambi Paparkan Smart & Green Port di Kegiatan BINUS Online

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Jambi mendorong percepatan transformasi layanan pelabuhan berbasis digital dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan oleh Agung Rizky Fajri, M.T., M.Sc., Manager Teknik dan Operasi Pelindo Jambi saat menjadi narasumber dalam Industrial Sharing BINUS Online, yang digelar di Hotel Aston Jambi, Minggu (21/9/2025).

Dalam sesi bertema “Transformation Smart dan Green Services”, Agung menjelaskan pentingnya inovasi teknologi dalam meningkatkan efisiensi pelabuhan tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan.

“Kami mendorong transformasi operasional pelabuhan agar lebih efisien melalui digitalisasi, namun tetap memperhatikan aspek lingkungan. Smart and green services menjadi strategi Pelindo dalam mendukung logistik nasional yang modern dan berkelanjutan,” jelas Agung di hadapan peserta.

Acara ini diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa BINUS Online Learning, para kepala sekolah SMA dan SMK di Provinsi Jambi, serta pemangku kepentingan pendidikan.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan terkait tren industri kepelabuhanan dan inovasi layanan.

Hardiyansyah, S.Kom., M.M., selaku Learning Community Manager BINUS Online, mengapresiasi kolaborasi dengan Pelindo.

“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus menginspirasi generasi muda menghadapi perkembangan industri 4.0,” ujarnya.

Kegiatan Industrial Sharing menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri, menghadirkan wawasan nyata terkait tantangan dan peluang di sektor logistik dan kepelabuhanan yang terus berkembang.(*)




Mulai Bergulir! Walikota Jambi Resmikan Pilot Project Kampung Bahagia di RT 14 Kenali Asam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, meresmikan peluncuran pilot project Kampung Bahagia yang dilaksanakan di RT 14, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Maulana menjelaskan bahwa program Kampung Bahagia merupakan inisiatif pembangunan berbasis komunitas yang mengedepankan partisipasi warga.

Sebanyak 67 RT di Kota Jambi akan mengikuti program ini secara bertahap.

“RT 14 ini menjadi percontohan karena telah melewati semua tahapan dengan baik. Mulai dari musyawarah warga, pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Bahagia yang terdiri dari perwakilan ibu-ibu, pemuda, tokoh agama, hingga Ketua RT. Mereka juga telah menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya) secara rinci,” ujar Maulana.

Setiap RT mendapatkan plafon dana maksimal sebesar Rp100 juta yang digunakan sesuai dengan kebutuhan pembangunan yang telah disepakati melalui musyawarah warga.

Dana ini akan langsung ditransfer ke rekening Pokja Bahagia yang telah dibuka di Bank Jambi, tanpa potongan atau biaya administrasi.

“Ini adalah metode pengelolaan langsung oleh warga. Setelah dana masuk, mereka bisa langsung memulai pembangunan dengan gotong royong, mulai dari pembelian bahan hingga pengerjaan,” tambahnya.

Program ini, lanjut Maulana, merupakan bagian dari proses pembelajaran masyarakat dalam pengelolaan pembangunan secara mandiri dan transparan.

Ia berharap RT lainnya dapat menjadikan RT 14 sebagai contoh untuk replikasi di tahun-tahun berikutnya.

Selain pembangunan fisik seperti jalan dan Posyandu, warga juga bisa mengusulkan kegiatan sosial, tergantung kebutuhan masing-masing RT.

Bahkan, Maulana menekankan bahwa manfaat dari pembangunan secara gotong royong ini jauh lebih besar dibandingkan pola pembangunan biasa.

“Pak RT tadi menyampaikan bahwa kalau dibangun dengan cara lain, mungkin biayanya lebih besar. Dengan gotong royong, ibu-ibu bahkan menyumbang makanan untuk para pekerja. Belum lagi tidak ada biaya pajak, sehingga hasilnya lebih optimal,” ungkapnya.

Program Kampung Bahagia menjadi wujud nyata pembangunan berbasis musyawarah dan kebersamaan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.(*)