Cegah Geng Motor dan Balap Liar, Polda Jambi Edukasi Pelajar Lewat Forum Diskusi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Direktorat Intelkam Polda Jambi menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Peran Dinas Pendidikan dan Guru BP dalam Edukasi Pelajar terhadap Dampak Kenakalan Remaja di Provinsi Jambi”, pada Jumat, 26 September 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Hotel Ratu Duo dan diikuti oleh lebih dari 120 pelajar SMA/SMK se-Kota dan Provinsi Jambi.

FGD ini menghadirkan berbagai narasumber lintas instansi dan akademisi, seperti Sumantri (Dinas Pendidikan Provinsi Jambi), Asi Noprini, S.Psi., M.H (UPTD PPA Provinsi Jambi), Dr. Sabri Yanto, S.H., M.H (Satpol PP Provinsi Jambi), serta Assist. Prof. M. Farisi, LL.M dari Universitas Jambi dan Direktur Pusakademia.

Dalam pemaparannya, Asi Noprini menyoroti bahwa kenakalan remaja dipicu oleh faktor internal (krisis identitas, kontrol diri lemah) dan eksternal (kurangnya perhatian orang tua, lingkungan negatif, serta minimnya pendidikan agama).

Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam melakukan pencegahan melalui komunikasi sehat, disiplin, dan pendampingan psikologis.

Dr. Sabri Yanto menambahkan bahwa Satpol PP kerap menindak remaja yang terlibat balap liar, nongkrong hingga malam, atau masuk geng motor.

Namun penindakan tersebut selalu diikuti dengan pembinaan, bekerja sama dengan pihak sekolah, orang tua, dan dinas terkait.

Sementara itu, Assist. Prof. M. Farisi mengkritisi keterlibatan pelajar dalam demonstrasi tanpa pemahaman substansi.

Ia menekankan pentingnya edukasi hak berpendapat secara konstitusional, melalui cara yang positif seperti seni, media sosial, dan forum dialog.

Diskusi juga menekankan pentingnya peran guru BP dan sekolah sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi karakter dan nilai ketakwaan.

Diperlukan sinergi kuat antara sekolah, keluarga, dan pemerintah agar remaja tidak terjerumus dalam aktivitas meresahkan.

Polda Jambi berharap FGD ini dapat menekan angka kenakalan remaja dan meningkatkan kesadaran pelajar dalam mencintai NKRI serta menjaga ketertiban sosial.(*)




Komisi VII DPR RI Kunjungi Desa Wisata Baselang, Bahas Potensi dan Tantangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Desa Wisata Baselang yang terletak di Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi, mendapat perhatian khusus dari Komisi VII DPR RI dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kunjungan yang berlangsung pada Jumat (26/9) ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan.

Dalam sambutannya, Sekda A Ridwan menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan desa wisata di Jambi.

Ia menyoroti potensi besar Desa Wisata Baselang, terutama karena masih banyak lahan kosong yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

“Lahan kosong ini bisa dikembangkan untuk UMKM, pertanian, perikanan, hingga kegiatan wisata. Ini peluang besar bagi masyarakat,” jelas Ridwan.

Desa Wisata Baselang sendiri telah mencatat prestasi nasional. Pada Anugerah Pesona Indonesia (API) 2023, desa ini masuk 10 besar kategori Destinasi Baru dan Kuliner, berkat keunikan menu lokal gulai belido, yang menjadi daya tarik kuliner khas daerah.

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI, Rycko Manoza, menegaskan bahwa pengembangan desa wisata harus berdampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar status.

Ia juga mendorong perbaikan akses jalan, pemasangan rambu penunjuk arah, dan promosi yang lebih gencar.

“Partisipasi masyarakat adalah kunci. Tanpa dukungan warga, desa wisata tidak akan berkembang berkelanjutan,” ujar Rycko.

Komisi VII juga mendorong lahirnya masukan konkret dari pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan kelompok sadar wisata, demi menyempurnakan standar desa wisata nasional.

Harapannya, peningkatan kualitas dan kontribusi ekonomi desa wisata akan mendorong kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Sekda A. Ridwan berharap kunjungan ini bisa membawa dampak positif berkelanjutan, serta menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.(*)




Proyek Tol Palembang–Betung Capai 70 Persen, Gibran Targetkan Selesai Lebaran 2026

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja meninjau progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung, bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II, pada Kamis, 25 September 2025.

Kunjungan ini didampingi oleh Plt. Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Koentjoro, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Gubernur Sumsel Herman Deru, dan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar.

Proyek tol sepanjang 69,19 km ini terdiri dari tiga seksi utama. Hingga akhir September 2025, progres pembangunan keseluruhan mencapai 70,75 persen, dengan Seksi 1 dan 2 (Kramasan–Pangkalan Balai) mencapai 83,69 persen dan Seksi 3 (Pangkalan Balai–Betung) mencapai 27,03 persen.

Dalam keterangannya, Wapres Gibran menyatakan bahwa tol ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah, menurunkan biaya logistik, dan meningkatkan efisiensi perjalanan di Sumatera Selatan.

Ia juga berharap ruas tol ini bisa fungsional pada Lebaran 2026, dan mendukung arus mudik Natal dan Tahun Baru 2025.

“Semoga pembangunan bisa selesai tepat waktu. Hutama Karya kami harapkan terus semangat membangun JTTS demi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Gibran.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menegaskan komitmen perusahaan untuk menyelesaikan proyek ini sesuai dengan standar tinggi, teknologi mutakhir, dan pengawasan ketat.

Ia juga menyampaikan pentingnya dukungan dari semua pihak agar proyek tol ini selesai sesuai target.

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera menjadi kunci strategis dalam pengembangan ekonomi wilayah dan peningkatan konektivitas nasional, terutama bagi provinsi-provinsi di Pulau Sumatera.(*)




Kolaborasi JNE dan Snada Indonesia, Dorong Industri Kreatif Nasional

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – JNE kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri kreatif Indonesia.

Kali ini, JNE dipercaya sebagai Official Logistics Partner Konser Snada Indonesia, sebuah pertunjukan musik spektakuler yang memadukan unsur budaya modern dan tradisional.

Acara ini akan digelar pada 8 Oktober 2025 di ICE BSD, Tangerang, menampilkan musisi kenamaan seperti Anggun C. Sasmi, Afgan, Kahitna, dan Tulus.

Konser Snada Indonesia diselenggarakan oleh Oppal dan turut menghadirkan penampilan dari Rumah Orkestra Jogja, sebuah orkestra lokal dari Yogyakarta yang menjadi simbol pemberdayaan komunitas kreatif.

Tak hanya musik, konser ini juga akan menampilkan karya visual dan busana dari IKAT Indonesia by Didiet Maulana, menghadirkan perpaduan seni, budaya, dan fashion dalam satu panggung.

CEO Oppal, Bernard Permadi, menjelaskan bahwa konser ini adalah wujud nyata dukungan terhadap pertumbuhan industri kreatif dan upaya memperluas jangkauan musisi lokal ke audiens yang lebih luas.

“Kami ingin menciptakan ruang kolaboratif lintas generasi dan karya, yang dapat menginspirasi komunitas kreatif di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

JNE memastikan kelancaran operasional konser, mulai dari logistik peralatan hingga hari pelaksanaan. Eri Palgunadi, SVP Marketing Group Head JNE, mengatakan, “Kolaborasi ini sejalan dengan semangat ulang tahun JNE ke-35 bertema ‘Bergerak Bersama’. Melalui semangat ‘Connecting Happiness’, JNE turut berkontribusi mendorong kemajuan industri kreatif Tanah Air.”

Sebagai bentuk apresiasi, JNE memberikan program menarik seperti penukaran resi pengiriman (YES, REG, JTR) dengan tiket konser, serta penukaran 200 poin JNE Loyalty Card (JLC) untuk 2 tiket kategori festival.

JNE juga mengajak masyarakat berpartisipasi melalui aktivasi media sosial di akun resmi @jne_id untuk mendapatkan tiket konser dan merchandise eksklusif.

Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi laman resmi: https://jnewsonline.com/jne-x-snada-indonesia. (*)




Wali Kota Maulana Lantik 1.203 PPPK, Tekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan Publik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Senyum bahagia terpancar di wajah ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi yang akhirnya resmi menyandang status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Momen bersejarah itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK serta Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II di lingkungan Pemkot Jambi, yang secara langsung dipimpin oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Kamis pagi (25/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Jambi menyerahkan SK pengangkatan kepada 1.203 orang PPPK, yang terdiri dari 148 tenaga pendidik, 64 tenaga kesehatan, dan 991 tenaga teknis. Bersamaan dengan itu, juga dilakukan penyerahan SK CPNS kepada 4 orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII.

Wali Kota Maulana dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga amanah serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Saya tekankan, pegang teguh integritas, jadilah teladan dalam disiplin, kejujuran, dan etika. Tingkatkan kompetensi dengan terus belajar dan berinovasi agar pelayanan semakin berkualitas. Dan yang terpenting, layani masyarakat dengan hati. Karena kehadiran kita adalah untuk menghadirkan manfaat bagi warga Kota Jambi,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia menyampaikan, dengan dilantiknya PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini, Pemkot Jambi kini memiliki sebanyak 5.907 Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK.

Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibandingkan dengan ASN berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang saat ini berjumlah sekitar 4.200 orang.

“Alhamdulillah, berkat usaha dan doa kita bersama, Pemkot Jambi mampu merekrut seluruh Tenaga Kerja Kontrak menjadi PPPK. Memang masih ada sebagian kecil yang belum, namun itu terkendala persoalan administrasi dan tetap akan terus kita perjuangkan. Apalagi, jika dibandingkan dengan banyak daerah lain, masih banyak pemerintah daerah yang belum mampu menyelesaikan permasalahan honorer ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan, bahwa dengan jumlah ASN PPPK yang cukup besar tersebut, para aparatur dituntut untuk benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan ribuan PPPK ini bukan hanya sekedar penambahan jumlah pegawai, melainkan merupakan potensi besar yang dimiliki Pemkot Jambi dalam memperkuat roda pemerintahan dan mempercepat terwujudnya visi Kota Jambi Bahagia.

Dengan dukungan SDM yang lebih banyak, kompeten, dan tersebar di berbagai bidang, pelayanan kepada warga diharapkan menjadi lebih cepat, merata, serta berkualitas.

“Jumlah ASN PPPK yang besar ini adalah potensi yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dengan tambahan tenaga dan peningkatan kesejahteraan, maka yang kita harapkan adalah pelayanan publik yang semakin prima, inovatif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena tujuan akhirnya adalah mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, modern, dan bahagia warganya,” tegasnya.

Terkait dengan penganggaran gaji PPPK, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah menyiapkan alokasi sebesar Rp320 miliar per tahun untuk membiayai penggajian 5.907 orang ASN PPPK yang kini resmi menjadi bagian dari jajaran aparatur Pemkot Jambi.

Wali Kota menegaskan, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi langsung terhadap kinerja seluruh PPPK, termasuk Kepala Perangkat Daerah yang masih melakukan perekrutan tenaga kerja tambahan.

“Saya tegaskan, tidak ingin lagi mendengar OPD-OPD kekurangan tenaga kerja atau melakukan pengangkatan tenaga kerja baru. Karena kita sudah memiliki 5.907 PPPK yang harus dioptimalkan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia,” terang Wali Kota.

Lebih jauh, Ia juga mengingatkan bahwa anggaran yang sangat besar itu harus sebanding dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, setiap rupiah yang dialokasikan dari APBD untuk kesejahteraan ASN PPPK merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dibalas dengan dedikasi, disiplin, serta hasil kerja nyata.

“Rp320 miliar per tahun bukan angka kecil. Karena itu, saya ingin seluruh PPPK benar-benar menunjukkan kinerja terbaiknya. Pastikan keberadaan saudara-saudara memberi nilai tambah bagi masyarakat, sehingga apa yang kita perjuangkan bersama ini benar-benar menghadirkan manfaat nyata,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Wali Kota Maulana juga berpesan kepada para PPPK maupun CPNS yang baru dilantik untuk senantiasa bersyukur dan mempersembahkan kebahagiaan atas pencapaian ini kepada orang-orang tercinta, khususnya kepada orang tua, pasangan, dan keluarga yang selama ini mendampingi serta mendoakan.

“Ini adalah sesuatu yang luar biasa. Mungkin sebelumnya penghasilan masih terbatas, namun setelah resmi dilantik hari ini. Alhamdulillah terdapat peningkatan dari sisi kesejahteraan. Karena itu, hal yang paling utama adalah mempersembahkan kebahagiaan ini kepada mereka yang selama ini setia mendampingi dan berjuang bersama,” ungkap Wali Kota.

Sementara itu, khusus kepada tenaga pendidik, Wali Kota Maulana berharap setelah berganti status menjadi PPPK, para guru dapat semakin bersemangat dalam mendidik serta mampu menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran di setiap kelas yang mereka pimpin.

“Harus ada inovasi pembelajaran di setiap kelas. Jangan hanya terpaku pada pola lama, tetapi ciptakan metode yang kreatif dan menyenangkan agar peserta didik semakin termotivasi. Dan ini saya minta Dinas Pendidikan untuk turut memberikan perhatian serius,” harapnya.

Ia juga menegaskan komitmennya sebagai pembina kepegawaian untuk terus memperhatikan kesejahteraan para aparatur. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan akan selalu dipikirkan dan diperjuangkan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, di sisi lain, Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja.

“Sebagai pembina kepegawaian, saya pastikan perhatian terhadap kesejahteraan akan terus menjadi prioritas ke depan. Namun, di balik itu semua, kami juga menuntut agar kinerja ditingkatkan. Karena kesejahteraan dan kinerja harus berjalan seimbang demi kemajuan Kota Jambi,” pungkasnya.

Turut hadir dikesempatan itu, Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni beserta jajaran, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan, Sekda A Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Kepala UPT BKN Jambi Supena Adi Putra, serta unsur instansi vertikal terkait lainnya.

Dengan demikian, pengangkatan 1.203 PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini tidak hanya menandai bertambahnya jumlah ASN di lingkungan Pemkot Jambi, tetapi juga menjadi bagian penting dari transformasi aparatur menuju pelayanan publik yang prima, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ribuan ASN PPPK yang kini resmi bergabung diharapkan dapat menjadi motor penggerak tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan berdaya saing, demi terwujudnya Kota Jambi yang Maju, Modern, dan Bahagia Warganya.

Dengan demikian, pengangkatan 1.203 PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini tidak hanya menandai bertambahnya jumlah ASN di lingkungan Pemkot Jambi, tetapi juga menjadi bagian penting dari transformasi aparatur menuju pelayanan publik yang prima, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ribuan ASN PPPK yang kini resmi bergabung diharapkan dapat menjadi motor penggerak tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan berdaya saing, demi terwujudnya Kota Jambi yang Maju, Modern, dan Bahagia Warganya.(*)




Suparyono Kembali Pimpin FKRT Kota Jambi, Siap Kawal Program Pembangunan Berbasis Komunitas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi melantik jajaran pengurus Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) Kota Jambi periode 2025–2028, pada Rabu malam (24/9/2025), bertempat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh makna, ditandai dengan penyematan PIN secara simbolis oleh Wali Kota Maulana kepada Ketua FKRT terpilih, H. Suparyono, S.E., berdasarkan Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 811 Tahun 2025 tentang Pengangkatan FKRT Tingkat Kota Jambi Masa Bakti 2025–2028.

Pelantikan FKRT ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Jambi dengan seluruh pengurus RT, dalam rangka mendukung kelancaran pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, FKRT diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan yang berbasis pada partisipasi masyarakat.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana, selaku Pembina FKRT Kota Jambi, menyampaikan harapannya agar kepengurusan FKRT yang baru dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota dalam membangun dan menjalankan berbagai program Kota Jambi Bahagia, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Ujung tombak dari seluruh program Kota Jambi Bahagia ini adalah para Ketua RT. Dengan adanya kelembagaan yang kuat, komunikasi yang solid, dan silaturahmi yang terjaga, insya Allah setiap program Pemerintah dapat tersampaikan dengan cepat, tepat, dan terlaksana dengan baik di tengah masyarakat,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, proses pemilihan Ketua FKRT Kota Jambi telah berjalan secara demokratis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) selaku leading sector, telah memfasilitasi pelaksanaan pemilihannya beberapa waktu lalu.

“Mudah-mudahan pada masa pengabdian kedua ini, Bapak H. Suparyono dapat semakin memberikan kontribusi nyata dan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kota Jambi,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa setelah pelantikan ini, FKRT memiliki tugas penting untuk mengawal setiap program prioritas Pemerintah Kota Jambi, khususnya Program Kampung Bahagia. Program tersebut, menurutnya, hanya dapat berhasil apabila didukung melalui kolaborasi seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berbasis komunitas.

“Ketua RT adalah corong Pemerintah dalam menyukseskan setiap program. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah dan masyarakat, agar seluruh program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.

Maulana juga menekankan pentingnya peran FKRT Kota Jambi sebagai perpanjangan tangan Pemerintah dalam menyosialisasikan program dan kebijakan kepada seluruh RT di Kota Jambi.

“Tentunya, sebagai mitra strategis Pemerintah dan dengan legitimasi yang dimiliki, saya berharap FKRT dapat menjadi saluran resmi Pemerintah Kota dalam menjangkau 1.650 RT, sekaligus turut mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia,” tegas Maulana.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga memaparkan 11 program prioritas Kota Jambi Bahagia, terutama yang berorientasi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program-program tersebut antara lain Kartu Bahagia, Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT), Bantuan Usaha Masyarakat (Banharkat), Ruang Milenial (Rumel), Call Center Bahagia, Kota Tangguh, hingga Kampung Bahagia.

“Kampung Bahagia adalah bintang dari 11 program prioritas yang ada, karena seluruh roh dan semangat program terintegrasi di dalamnya,” ujar Maulana.

Ia pun berpesan kepada seluruh Ketua RT untuk memahami dan menyerap setiap program tersebut, sehingga informasi dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. “Dengan demikian, seluruh program Pemkot Jambi benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat dan berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua FKRT Kota Jambi, H. Suparyono, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi, khususnya Wali Kota Maulana, yang senantiasa memberikan dukungan dan arahan sehingga FKRT Kota Jambi mampu melaksanakan berbagai kegiatan yang tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya selaku Ketua Forum RT terpilih mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada Wali Kota Jambi, selaku Pembina, DPMPPA selaku leading sector, serta segenap para Ketua RT yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami, untuk kembali memimpin FKRT Kota Jambi untuk periode 2025 – 2028,” singkatnya.

Dengan kepengurusan yang baru ini, FKRT Kota Jambi diharapkan dapat semakin memperkuat peran strategisnya sebagai mitra Pemerintah Kota dalam menyukseskan berbagai program pembangunan berbasis masyarakat. Melalui sinergi dan kolaborasi yang erat antara FKRT, para Ketua RT, dan Pemkot Jambi, seluruh program prioritas diharapkan dapat terlaksana lebih optimal, serta mampu mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia yang sejahtera dan berdaya saing.

Turut hadir dalam pelantikan FKRT Kota Jambi itu, Sekda A Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah dilingkungan Pemkot Jambi, serta Forum Ketua RT Kecamatan dan Kelurahan dilingkup Pemkot Jambi.(*)




Polda Jambi Gandeng PWI Bahas Peran Media Ciptakan Kamtibmas Kondusif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Provinsi Jambi, khususnya Kota Jambi, Direktorat Intelkam Polda Jambi menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Kamis, 25 September 2025, bertempat di Hotel Ceria, Kota Jambi.

Acara ini diikuti oleh seluruh personel Dit Intelkam Polda Jambi dan dibuka langsung oleh Direktur Intelkam Polda Jambi, Kombes Pol Hendri Siregar.

Turut hadir Wakil Direktur Intelkam, AKBP Safi’i Bagus Santoso, serta menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi, Irwansyah, sebagai narasumber utama.

Dalam FGD tersebut, Irwansyah memaparkan materi bertajuk “Peran Media dalam Mewujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Masyarakat”.

a menegaskan bahwa menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai adalah tanggung jawab bersama antara aparat keamanan dan masyarakat, termasuk peran strategis dari media massa.

“Media memiliki peran penting dalam menciptakan suasana kondusif melalui pemberitaan yang seimbang, faktual, dan edukatif. Selain itu, media juga membantu aparat keamanan dalam menyosialisasikan program-program strategis,” jelas Irwansyah.

Namun demikian, menurutnya, tantangan media dalam mendukung kamtibmas juga cukup kompleks.

Beberapa di antaranya adalah penyebaran berita hoaks, disinformasi, penggunaan media sebagai alat provokasi, rendahnya literasi digital masyarakat, serta tekanan persaingan antar media yang memicu munculnya konten clickbait.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Irwansyah menyampaikan bahwa media harus mengadopsi strategi yang tepat.

Di antaranya adalah dengan memperkuat kerja sama dengan aparat keamanan, meningkatkan literasi digital publik, menjaga independensi dan netralitas redaksi, serta menjunjung tinggi prinsip jurnalisme damai.

“Media dapat menjadi mitra strategis bagi masyarakat dan aparat penegak hukum. Dengan penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif, media berperan vital dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)




Jelang PON Bela Diri 2025, KONI Jambi Aktif Pantau Latihan Atlet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, bersama jajaran pengurus, melakukan peninjauan langsung ke lokasi latihan atlet yang dipersiapkan menuju PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (25/9), sebagai bagian dari monitoring kesiapan atlet menjelang pelaksanaan multi event olahraga bela diri yang akan digelar pada 11–26 Oktober 2025.

“Kami bersama wakil ketua umum dan bidang pembinaan prestasi serta kesehatan melakukan peninjauan ke venue-venue latihan. Kami melihat langsung semangat para atlet serta mendengarkan kebutuhan mereka,” kata Mat Sanusi.

Dalam kunjungan tersebut, KONI Jambi tak hanya memantau latihan, tapi juga memberikan dukungan moral dan bantuan vitamin untuk menunjang kondisi fisik para atlet yang saat ini berada dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

“Kami ingin memastikan kondisi fisik dan mental para atlet benar-benar siap. Mereka telah menjalani tahapan tes kesehatan dan fisik yang diselenggarakan oleh bidang pembinaan prestasi KONI,” jelas Mat Sanusi.

Sebanyak delapan cabang olahraga (cabor) bela diri akan mewakili Jambi di PON Bela Diri 2025.

Di antaranya adalah Taekwondo, Kempo, Karate, Pencak Silat, Gulat, Judo, Wushu dan Tarung Derajat.

Para atlet saat ini masih berada di bawah pembinaan pengurus cabor masing-masing sebelum secara resmi masuk ke program Pelatda KONI Jambi dalam waktu dekat.

Mat Sanusi berharap para atlet bisa memberikan hasil terbaik dan mempersembahkan medali emas untuk Provinsi Jambi.

“Kami optimistis dari delapan cabor ini akan ada medali emas yang bisa dibawa pulang. Semangat dan progres latihan mereka menunjukkan kesiapan menuju PON,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Jambi, AS Budianto, menegaskan bahwa timnya sedang menyusun program Pelatda lanjutan yang maksimal dan berbasis hasil evaluasi tes kesehatan dan fisik sebelumnya.

“Kami akan pastikan program Pelatda berjalan optimal agar para atlet bisa meraih hasil terbaik di Kudus nanti,” pungkasnya.(*)




Polda Jambi Periksa Dua Anggota Diduga Terlibat Illegal Tapping Minyak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dua oknum anggota kepolisian di Jambi diduga terlibat dalam kasus illegal tapping atau pencurian minyak mentah di jalur trunk line milik Pertamina EP Field Jambi.

Saat ini, keduanya sedang diperiksa intensif oleh Propam Polda Jambi, baik dari aspek etik maupun pidana.

Kasus ini terungkap pada Rabu dini hari, 24 September 2025, saat tim pengamanan Pertamina menggagalkan aksi pencurian minyak mentah di KM 12, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Muaro Jambi.

Menurut keterangan resmi dari Paur Penum Bid Humas Polda Jambi, Ipda Maulana, institusi akan bertindak tegas jika terbukti ada pelanggaran hukum oleh anggotanya.

“Kedua oknum sudah diamankan dan sedang diperiksa. Kapolda Jambi sudah menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi pelanggaran hukum, apalagi oleh aparat,” ujarnya, Kamis (25/9).

Dalam operasi tersebut, tim keamanan menemukan truk mencurigakan di dekat lokasi jalur minyak. Setelah dilakukan penyergapan, lima orang pelaku berhasil diamankan.

Dari lokasi kejadian, petugas menyita, Selang 1 inch sepanjang 50 meter, Satu set kran illegal tapping, 3 unit mobil, 1 unit sepeda motor.

Kemudian  4 unit handphone, 2 buku tabungan, Kartu Seleksi Bintara Polri.

Seluruh pelaku saat ini diamankan di Polsek Mestong untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kepala SKK Migas Sumbagsel, Yunianto, menyesalkan keterlibatan aparat dalam kejahatan yang merugikan negara.

“Tindakan seperti ini adalah pengkhianatan terhadap negara. Setiap barel minyak sangat penting untuk pencapaian target nasional,” katanya.

Senada dengan itu, Manager Sekuriti Pertamina Hulu Rokan Regional 1, Noval Alwi, menegaskan bahwa illegal tapping merupakan kejahatan serius yang harus diberantas.

“Kami berterima kasih kepada tim yang telah bertindak cepat. Kami akan terus menjaga aset negara dari oknum tidak bertanggung jawab,” ujarnya.(*)




KONI Jambi Jalin Sinergi dengan DPRD, Bahas Porprov 2026 dan PON Beladiri 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi melakukan kunjungan silaturahmi ke DPRD Provinsi Jambi pada Kamis, 25 September 2025.

Pertemuan ini menjadi ajang penguatan kolaborasi antara KONI dan legislatif dalam mendorong kemajuan dunia olahraga di Jambi.

Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, bersama jajaran pengurus memperkenalkan susunan kepengurusan baru sekaligus menyampaikan sejumlah agenda strategis.

Di antaranya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Tanjung Jabung Barat dan persiapan PON Beladiri 2025 di Kudus.

“Kami ingin memastikan sinergi kelembagaan terus terjalin demi keberlanjutan program pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga Jambi,” ujar Mat Sanusi.

Dari DPRD Provinsi Jambi hadir Ketua DPRD Hafidz, Wakil Ketua DPRD Ivan Wirata, Samsul Ridwan, serta anggota DPRD Zulkifli Linus.

Ketua DPRD menegaskan dukungan legislatif terhadap upaya pembinaan olahraga daerah, meski di tengah keterbatasan fiskal.

“Prestasi olahraga bukan hanya soal medali, tapi juga membawa nama baik daerah. Kami mendukung penuh peran KONI untuk meningkatkan pembinaan cabang olahraga prioritas,” ujar Hafidz.

Sementara itu, Ivan Wirata menambahkan bahwa DPRD siap membantu penguatan program olahraga melalui alokasi pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan.

Pertemuan ini ditutup dengan harapan besar agar kemitraan KONI dan DPRD terus terjalin, mendorong prestasi olahraga Jambi di level regional maupun nasional.(*)