Kota Jambi Luncurkan Aplikasi Sirekap, Inovasi Pertama di Provinsi untuk Transparansi Keuangan Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) resmi meluncurkan aplikasi Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi Keuangan) sebagai inovasi digital pertama di Provinsi Jambi yang dirancang khusus untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.

Peluncuran aplikasi ini digelar di Aula Bappeda Kota Jambi, Kamis 9 Oktober 2025, yang dihadiri langsung oleh Walikota Jambi, Maulana, serta jajaran pejabat OPD, dan stakeholder terkait.

Plt Kepala BPKAD Kota Jambi, Poppy Nurul Isnaini, menjelaskan bahwa aplikasi Sirekap menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan sistem keuangan daerah yang transparan, akurat, dan terintegrasi.

“Aplikasi Sirekap merupakan yang pertama di Provinsi Jambi dan menjadi inovasi strategis untuk mempercepat pelaporan serta penyusunan keuangan pemerintah daerah,” kata dia.

“Ini bentuk komitmen kami bersama Pemkot Jambi untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan, sesuai dengan kebijakan sistem elektronik yang terintegrasi,” ujar Poppy.

Menurutnya, Sirekap juga mampu mempercepat proses rekonsiliasi laporan keuangan dengan data real-time, sehingga membantu pemerintah daerah dalam menyusun laporan yang lebih akurat dan tepat waktu.

“Dengan adanya sistem ini, Pemkot Jambi dapat memantau kesesuaian data keuangan secara real-time. Ini akan menjadi pondasi kuat dalam pelaporan keuangan daerah yang lebih efisien dan terpercaya,” tambahnya.

Walikota Jambi, Maulana, dalam sambutannya menyambut baik kehadiran aplikasi Sirekap dan menyampaikan apresiasinya terhadap BPKAD yang terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.

“Ini adalah tonggak penting bagi Kota Jambi dalam membangun pemerintahan yang digital, transparan, dan akuntabel. Saya mendukung penuh inovasi ini karena akan sangat membantu dalam pengambilan kebijakan berbasis data yang valid dan aktual,” ujar Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar OPD untuk memanfaatkan aplikasi Sirekap secara maksimal, demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan efisien.

Dalam seremoni tersebut, dilakukan juga simulasi penggunaan aplikasi Sirekap oleh perwakilan OPD dan penandatanganan komitmen bersama penerapan sistem elektronik di lingkungan Pemkot Jambi.

Peluncuran aplikasi Sirekap diharapkan menjadi role model bagi daerah lain di Provinsi Jambi, sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Jambi dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern, profesional, dan bebas dari praktik korupsi.(*)




Kini Layanan Paspor di MPP Jambi Dua Kali Seminggu, Ini Kata Wali Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.COM – Pemerintah Kota Jambi terus melakukan pembenahan dalam pelayanan publik.

Kali ini, Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, meresmikan penambahan hari layanan paspor di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi, bekerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi.

Layanan paspor yang sebelumnya hanya tersedia setiap hari Rabu, kini ditambah menjadi dua hari, yaitu Rabu dan Kamis, menyusul tingginya minat masyarakat untuk membuat paspor, terutama menjelang musim umrah dan mobilitas luar negeri yang meningkat.

“Kita lihat animo masyarakat sangat tinggi. Maka, kita tambahkan hari layanan agar masyarakat lebih mudah mengurus paspor. Ini bentuk komitmen kita dalam mempercepat dan mempermudah layanan publik,” ujar Wali Kota Maulana.

Penambahan hari layanan ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota Jambi dan Kanwil Imigrasi Jambi di MPP.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang diusung Wali Kota Maulana.

“Kami berterima kasih kepada jajaran Imigrasi atas komitmen menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat,” imbuh Maulana.

Sementara itu, Kepala Kanwil Dirjen Imigrasi Jambi, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa kehadiran layanan keimigrasian di MPP adalah bentuk dari pendekatan pelayanan yang lebih ramah dan efisien.

“Kini masyarakat bisa mengakses layanan paspor tanpa harus ke kantor imigrasi pusat. Di MPP ini kami hadir untuk memberikan kemudahan,” kata Wahyu.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)  Jambi, Abu Bakar dalam sambutannya menyatakan bahwa keberhasilan MPP adalah hasil sinergi banyak pihak.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, MPP bukan sekadar tempat, melainkan simbol perubahan paradigma pelayanan publik. Dari sektoral ke terintegrasi. Dari rumit menjadi cepat dan mudah,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan bertambahnya jenis layanan di MPP, Kota Jambi semakin dekat untuk menjadi pusat pelayanan publik yang berkelas nasional.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Jambi atas arahannya, dan kepada Imigrasi atas kolaborasinya. Ini adalah contoh sinergi antarlembaga yang harmonis dan solutif,” tambahnya.

Dengan penambahan hari layanan paspor menjadi dua kali seminggu, masyarakat Kota Jambi kini memiliki akses yang lebih luas dan fleksibel untuk mengurus dokumen perjalanan.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik Kota Jambi terus berkembang ke arah yang lebih baik, sesuai semangat Visi Kota Jambi Bahagia: cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi.(*)




Ombudsman Kawal Program Kampung Bahagia di Jambi, Cegah Maladministrasi di 67 RT

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ombudsman RI Perwakilan Jambi memperkuat fungsi pengawasan dalam pelaksanaan Program Kampung Bahagia Kota Jambi, yang kini sedang dijalankan di 67 RT sebagai proyek percontohan.

Penguatan ini dilakukan melalui kegiatan Diseminasi Sistem Pencegahan Maladministrasi, yang digelar pada Rabu, 9 Oktober 2025, bersama para Koordinator dan Pendamping Program Kampung Bahagia, serta perwakilan RT sebagai Kelompok Kerja (Pokja).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Asisten Ombudsman Jambi, Indra, dan dihadiri oleh Wali Kota Jambi, dr Maulana, Kepala Perwakilan Ombudsman Jambi, Saiful Roswandi, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Kecamatan Palmerah, dan Bank Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi atas dukungan Ombudsman terhadap program strategis berbasis pemberdayaan masyarakat ini.

“Kampung Bahagia adalah program pertama di Jambi yang mengedepankan semangat gotong royong. Dengan dukungan Ombudsman, program ini akan terus diperbaiki dan diperluas,” ujar Maulana.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat 67 RT yang dijadikan percontohan, dan program ini akan dikembangkan ke 1.650 RT di seluruh Kota Jambi secara bertahap.

Kepala Ombudsman Jambi, Saiful Roswandi, menegaskan pentingnya peran pengawasan demi mencegah maladministrasi dalam pengelolaan dana program.

Ia menekankan bahwa keberadaan Ombudsman bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan pelayanan publik berjalan sesuai aturan.

“Setiap RT mendapat dana Rp100 juta. Kami harap pengelolaannya dilakukan transparan, akuntabel, dan melibatkan masyarakat,” tegas Saiful.

Ia juga meminta Pokja di tingkat RT bertanggung jawab penuh, menjaga kepercayaan publik, dan menjalankan amanah program dengan baik.

Asisten Ombudsman, Indra, menyebut masih ada sejumlah potensi maladministrasi yang perlu diantisipasi, seperti SOP yang belum tersosialisasi dengan baik, kompetensi pokja yang belum merata, perencanaan yang belum matang, belum adanya sistem pengaduan publik.

“Kami merekomendasikan agar SOP disosialisasikan secara menyeluruh, sistem pengaduan segera disiapkan, dan masyarakat diberikan akses serta pemahaman tentang penggunaannya,” ujar Indra.(*)




Wali Kota Jambi Wisuda Ribuan Tahfizh Al-Qur’an: Komitmen Lahirkan Generasi Qur’ani Terus Dilanjutkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mencetak generasi Qur’ani melalui program Wisuda Akbar Tahfizh Al-Qur’an.

Tahun ini, sebanyak 1.787 pelajar tingkat SD dan SMP resmi diwisuda sebagai penghafal Al-Qur’an, dengan sejumlah peserta berhasil menghafal hingga 30 juz.

Maulana menyampaikan, program tahfizh ini merupakan salah satu program unggulan yang telah dijalankan sejak awal masa kepemimpinannya.

Meski sempat mengalami tantangan, terutama terkait pengangkatan guru tahfizh dalam formasi PPPK, Pemkot Jambi tetap memberikan solusi dengan mengalokasikan honor insentif melalui Bagian Kesra.

“Saat program ini hampir menurun karena guru-guru tahfizh belum bisa diakomodir dalam PPPK, kita cari jalan keluar. Karena program ini penting, mereka tetap kita berikan honor insentif melalui Kesra,” ujar Wali Kota Maulana usai prosesi wisuda, baru-baru ini.

Ia menegaskan, Pemkot akan terus menjalankan program ini dengan menyasar semua kalangan, bukan hanya melalui ustaz dan ustazah di sekolah dan rumah tahfizh, tetapi juga dengan memperkuat kemampuan dasar baca-tulis Al-Qur’an bagi seluruh siswa.

“Kita ingin bukan hanya hafal, tapi paham dan mengamalkan. Ini penting untuk membentuk karakter generasi muda kita,” tegas Maulana.

Wisuda tahun ini mencatatkan 1.787 peserta, dan 50 pelajar terbaik diumumkan sebagai hafidz dan hafidzah pilihan, dengan sebagian besar berhasil menghafal minimal 25 hingga 30 juz.

Dari 50 peserta terbaik tersebut, 17 di antaranya adalah laki-laki, dan sisanya perempuan.

Para peserta telah menjalani proses pembinaan intensif dari para guru tahfizh yang tersebar di sekolah dan rumah tahfizh binaan Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, M Jaelani, menyampaikan apresiasi terhadap semangat para pelajar dalam mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.

Ia menyebut, hingga 2024 ini, sebanyak 12.006 siswa telah mengikuti program cinta Al-Qur’an dan tahfizh yang digalakkan oleh Pemkot Jambi.

“Alhamdulillah, dari ribuan pelajar yang ikut, ada 50 pelajar terbaik yang diwisuda tahun ini. Mereka adalah kebanggaan Kota Jambi,” ujar Jaelani.

Ia berharap program ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya, agar mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan fondasi spiritual yang kuat.

“Semoga ke depan semakin banyak pelajar kita yang bukan hanya menghafal, tapi juga memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa, program tahfizh ini adalah bagian dari visi besar untuk membangun masyarakat Jambi yang religius, berbudaya, dan berkarakter.

Ia juga mengajak semua elemen masyarakat, termasuk orang tua, guru, dan lingkungan sekitar untuk aktif membina generasi Qur’ani sejak dini.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan sekolah atau ustaz. Budaya mengaji, memahami, dan mencintai Al-Qur’an harus menjadi tanggung jawab bersama, dimulai dari rumah,” ujarnya.(*)




Pelangsir BBM Bersubsidi Bisa Langsung Ditindak, Ini Warning Walikota Jambi!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wali Kota Jambi, Maulana memimpin langsung apel pelepasan satgas kemacetan antrean BBM solar bersubsidi di SPBU dalam Kota Jambi, Rabu 8 Oktober 2025.

Apel ini digelar ntuk mengatasi kemacetan dan antrean panjang kendaraan besar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam kota.

Kebijakan ini rencananya mulai diterapkan sesudah apel gabungan yang dilakukan Rabu 8 oktober 2025.

Di mana kendaraan roda enam atau lebih hanya diperbolehkan mengisi solar di tujuh SPBU tertentu yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Jambi.

“Langkah ini kami ambil agar masyarakat tidak terganggu dengan antrean panjang truk di SPBU dalam kota, dan agar distribusi solar bersubsidi lebih tepat sasaran,” tegas Wali Kota Maulana.

Maulana mengatakan, tim satgas bisa menindak langsung oknum-oknum yang dicurigai maupun kedapatan melanggar BBM bersubsidi.

“Ini sudah disepakati beberapa waktu lalu,” sebutnya.

Daftar 7 SPBU untuk Kendaraan Roda Enam ke Atas:

1. SPBU Simpang Gado-Gado

2. SPBU Paal 7 (Depan BPK)

3. SPBU Paal 10

4. SPBU Talang Bakung

5. SPBU Lingkar Selatan

6. SPBU Bagan Pete

7. SPBU Aurduri

Maulana menekankan bahwa, ketujuh SPBU ini wajib beroperasi 24 jam untuk menjamin kelancaran akses pengisian bahan bakar bagi kendaraan besar, terutama sopir truk.

Sementara itu, 10 SPBU di dalam kota kini hanya melayani kendaraan roda empat pribadi.

Kendaraan pengangkut sembako dan LPG masih diberi pengecualian, namun harus menunjukkan bukti muatan yang dibawa.

Guna memastikan kebijakan berjalan efektif, tim gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) turut diturunkan untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan.

“Ini adalah kebijakan jangka pendek untuk mengurai kemacetan, namun akan kita evaluasi terus. Kami ingin masyarakat nyaman, dan distribusi solar tepat sasaran,” ujar Maulana.(*)




Progres Tol Betung–Jambi Capai 49 Persen, Waktu Tempuh Dipangkas Jadi 30 Menit

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus menunjukkan progres signifikan. Salah satu ruas penting yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), yaitu Tol Betung–Jambi Seksi 1A, telah mencapai 49% per akhir September 2025.

Ruas tol sepanjang 30,8 kilometer ini menghubungkan Betung ke Supat Induk dan ditargetkan dapat memangkas waktu tempuh dari semula 90 menit menjadi hanya 30 menit.

“HKI mengerjakan mainroad sepanjang 30,8 km, akses road interchange Betung sepanjang 2,2 km, Gerbang Tol Betung, Intersection Betung, serta jembatan underpass,” ungkap Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, Selasa (7/10).

Selain mendorong konektivitas antarwilayah, proyek ini juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.

Baca juga:  Proyek Tol Palembang–Betung Capai 70 Persen, Gibran Targetkan Selesai Lebaran 2026

Baca juga:  Dalam Sepekan, Hutama Karya Catat 51.947 Kendaraan Gunakan Tol Betejam Seksi 3 Tempino-Ness

Kehadiran ratusan pekerja membuat penjualan bahan pokok di wilayah Betung meningkat signifikan.

Bahkan, sekitar 38% dari total tenaga kerja proyek merupakan warga lokal, sehingga turut menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

Pembangunan tol ini menerapkan teknologi konstruksi terkini untuk memastikan efisiensi dan kualitas. Beberapa teknologi unggulan yang digunakan Building Information Modelling (BIM), untuk efisiensi desain dan pelaksanaan proyek.

Kemudian, survei topografi berbasis LiDAR, memberikan hasil pemetaan dengan akurasi tinggi. Electronic Density Gauge (EDG) , untuk mengukur kepadatan tanah tanpa merusak permukaan.

Baca juga:  Mulai 14 September, Tol Baru Tempino – Simpang Ness Dibuka Gratis

Baca juga:  Tol Bayung Lencir–Jambi Seksi 3 Masih Gratis, Pengelola Tunggu Aturan Tarif

Selanjutnya, teknologi UAV Photogrammetry & Terrestrial Laser Scanner (TLS), untuk pengukuran volume lahan dan pekerjaan. Load Scanner, verifikasi volume material secara real-time dan Immersite360, yang merupakan teknologi virtual reality yang memungkinkan pemantauan proyek secara interaktif.

“Melalui inovasi ini, proses pengawasan proyek menjadi lebih transparan, cepat, dan berbasis data,” jelas Aditya.

HKI juga menerapkan konstruksi ramah lingkungan dalam proyek ini. Langkah-langkah yang dilakukan mencakup pemantauan kualitas udara, air, dan emisi dan Pengelolaan limbah B3 secara ketat.

Kemudian, penggunaan alat berat berumur muda untuk mengurangi emisi, program QHSSE Pass untuk menjaga mutu dan keselamatan kerja dan replantasi di lahan terbuka guna menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca juga:  Tol JORR-S dan Pekanbaru–Dumai Catat Lalu Lintas Tertinggi Versi Hutama Karya

Baca juga:  Update Pembunuhan di Talang Bakung: Masih Diburu Polisi, Pelaku Diduga Sempat Melintas di Gerbang Tol Kertapati

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur ini selaras dengan prinsip keberlanjutan,” tegas Aditya.

Selain Tol Betung–Jambi Seksi 1A, HKI saat ini juga mengerjakan beberapa proyek strategis lainnya, antara lain Tol Lingkar Pekanbaru, Palembang – Betung Seksi III, Palembang – Betung Struktur, Betung – Jambi Seksi 1B, 2A, dan 2B dan Jalan Tol Cikampek Selatan Paket 2A (proyek non-JTTS).(*)




Bawa Kabur Pajero, Pelaku Lepas Plat Asli dan Pasang Plat Palsu demi Hilangkan Jejak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aksi licik pelaku pencurian dengan kekerasan di Kota Jambi akhirnya terbongkar.

Dede Maulana alias Diki (33), warga Sumatera Selatan, ditangkap setelah mencuri satu unit mobil Mitsubishi Pajero milik warga Talang Bakung, Jambi.

Untuk mengelabui aparat, pelaku melepas plat nomor palsu dan membuang ponsel korban agar tidak terlacak.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polresta Jambi, Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan, dan Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, di sebuah rumah kos di Sungai Kedukan, Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin malam (6/10/2025).

Baca juga:  Kronologi Lengkap Pencurian Pajero di Jambi, Pelaku Sempat Hubungi Korban via FB

Baca juga:  Akhirnya Pelaku Pembunuhan Sadis di Talang Bakung Ditangkap di Sumsel, Ini Keterangan Kepolisian

Kasus ini bermula pada Selasa pagi, 2 Oktober 2025, saat warga menemukan korban tergeletak bersimbah darah di dalam kamar rumahnya.

Hasil penyelidikan menunjukkan, pelaku sebelumnya menghubungi korban lewat Facebook dan WhatsApp, berpura-pura tertarik membeli mobil Pajero yang diiklankan secara online.

Pada malam hari sebelum kejadian, pelaku datang melihat unit mobil dan menyepakati transaksi dilakukan keesokan paginya. Namun, niat jahat sudah direncanakan.

Sekitar pukul 05.30 WIB, pelaku kembali ke rumah korban dan meminta kunci mobil.

Saat korban menolak, pelaku mengejar dan memukul korban dengan sebatang kayu sebanyak tiga kali, hingga korban terkapar di lantai kamar.

Pelaku kemudian mengambil kunci, BPKB, dan ponsel korban, lalu kabur menggunakan mobil Pajero milik korban.

Setelah melarikan diri, pelaku melepas plat nomor palsu AD 77 RA di sekitar belakang Bandara Jambi. Ia juga membuang ponsel korban di lokasi yang sama untuk menghindari pelacakan digital.

Pelaku kemudian menuju Sumatera Selatan dan bersembunyi di rumah kos.

Petunjuk penting muncul dari akun Facebook bernama “Sultan Mah Bebas” yang digunakan pelaku untuk menjebak korban.

Dari media sosial, polisi menelusuri postingan pelaku tentang rumah kontrakan di Sumsel, yang kemudian mengarah ke lokasi persembunyian.

Barang bukti yang diamankan, 1 unit mobil Mitsubishi Pajero putih (B 2682 SJH), 1 helai jaket hitam yang dikenakan saat aksi, Plat palsu AD 77 RA .

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar mengapresiasi respons cepat tim dalam mengungkap kasus ini.

“Pelaku sengaja mengganti plat dan membuang ponsel untuk mengaburkan identitas. Ini menunjukkan tingkat perencanaan kejahatan yang serius,” ujar Kapolda.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap transaksi online yang melibatkan pertemuan langsung.

“Kejahatan dengan modus digital makin berkembang. Jangan mudah percaya, apalagi jika dilakukan tanpa pendampingan atau pada jam-jam rawan,” tegasnya.

Pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.(*)




Yuk Mulai Peduli! Diza Hazra Ajak Generasi Muda Aktif, Kelola Sampah demi Lingkungan Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam pengelolaan sampah sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Diskusi dan Aksi Anak Muda bertema “Peran Generasi Muda dalam Pengelolaan Sampah untuk Mitigasi Perubahan Iklim”, yang digelar di Duniawi Coffee & Records, Selasa (7/10/2025).

Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), serta Direktur Komunitas Setara.

“Kota Jambi menghasilkan 350–400 ton sampah setiap hari. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” kata dia.

Baca juga:  Kronologi Lengkap Pencurian Pajero di Jambi, Pelaku Sempat Hubungi Korban via FB

Baca juga:  Komitmen Wali Kota Jambi, Dukung Penanganan HIV/AIDS Lewat Bansos

“Kesadaran masyarakat, khususnya anak muda, harus disalurkan melalui organisasi dan komunitas agar pengelolaan sampah menjadi lebih efektif,” tambah Diza.

Wakil Wali Kota Diza menjelaskan bahwa, saat ini Pemerintah Kota Jambi sedang mendorong sistem pengumpulan sampah langsung dari rumah, disertai pemisahan antara sampah organik dan anorganik.

Cara ini memungkinkan partisipasi masyarakat secara langsung dalam proses pengolahan sampah.

Ia menambahkan, Kota Jambi sudah memiliki fasilitas Waste to Energy (WTE) yang mampu mengubah sampah organik menjadi sumber energi listrik dan gas elpiji.

Baca juga:  Akhirnya Pelaku Pembunuhan Sadis di Talang Bakung Ditangkap di Sumsel, Ini Keterangan Kepolisian

Baca juga:  Malam-malam Wali Kota Jambi Sidak Progres Pembangunan Drainase di Talang Banjar, Ini Temuannya!

“Pengelolaan sampah di Jambi tidak hanya tentang pengurangan volume, tapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga memanfaatkan teknologi maggot dalam pengolahan sampah organik menjadi pelet yang bernilai ekonomis.

Diza mengungkapkan bahwa pemerintah berencana menutup beberapa Tempat Penampungan Sementara (TPS) liar yang kerap memicu tumpukan sampah di pinggir jalan.

Sebagai gantinya, akan disiapkan sistem pengangkutan langsung dari rumah warga.

Baca juga:  Diikuti 30 Orang ASN Dilingkungan Pemkot Jambi, SCP Angkatan 13 Resmi Dibuka

Baca juga:  Wali Kota Maulana akan Keluarkan Intruksi Wali Kota Terkait Mekanisme Pengisian Bahan Bakar Subsidi Jenis Solar

“Kami harap komunitas dan anak muda bisa jadi pelopor edukasi tentang pengelolaan sampah organik dan daur ulang. Produk daur ulang bisa menjadi barang yang bernilai ekonomi,” jelas Diza.

Ia menegaskan bahwa, menjaga kebersihan dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Pemerintah bertugas menyediakan kebijakan dan fasilitas, komunitas menggerakkan kesadaran masyarakat, dan generasi muda menjadi motor perubahan lewat ide-ide kreatif.

“Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, kita bisa mewujudkan Kota Jambi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutupnya.(*)




Kronologi Lengkap Pencurian Pajero di Jambi, Pelaku Sempat Hubungi Korban via FB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaku pencurian dengan kekerasan yang menghebohkan warga Talang Bakung, Kota Jambi, akhirnya ditangkap di Sumatera Selatan.

Aksi keji tersebut dilakukan oleh Dede Maulana alias Diki (33), warga Kelurahan Pelaju Darat, Sumsel, yang menggunakan modus penipuan berkedok pembelian mobil melalui media sosial.

Peristiwa terjadi pada Selasa, 2 Oktober 2025. Pelaku menghubungi korban melalui Facebook dan WhatsApp, berpura-pura tertarik membeli mobil Mitsubishi Pajero yang dijual korban secara online.

Dede pertama kali mengontak korban pada malam sebelumnya, mengaku serius ingin membeli mobil. Ia pun datang langsung ke rumah korban untuk melihat unit dan berdiskusi harga.

Baca juga:  Akhirnya Pelaku Pembunuhan Sadis di Talang Bakung Ditangkap di Sumsel, Ini Keterangan Kepolisian

Baca juga:  Soal Kabar Pelaku Pembunuhan di Talang Bakung Ditangkap, Ini Penjelasan Kasi Humas Polresta Jambi

Kepada korban, pelaku menyatakan akan melakukan transaksi keesokan pagi.

Namun, niat sebenarnya adalah merampas mobil dengan cara kekerasan. Sekitar pukul 05.30 WIB, pelaku kembali ke rumah korban.

Saat korban menolak menyerahkan kunci untuk test drive, pelaku mengejar korban ke dalam rumah.

Pelaku mengambil batang kayu di sekitar rumah dan memukul korban dari belakang sebanyak tiga kali hingga korban roboh di samping tempat tidur.

Baca juga:  Update Pembunuhan di Talang Bakung: Masih Diburu Polisi, Pelaku Diduga Sempat Melintas di Gerbang Tol Kertapati

Baca juga:  Semoga Cepat Tertangkap! Polisi Tengah Buru Pelaku Pembunuh Wanita di Talang Bakung

Setelah itu, pelaku mengambil kunci mobil, BPKB, dan ponsel korban, lalu melarikan diri menggunakan mobil Pajero putih.

Tak hanya itu, pelaku juga melepas plat nomor palsu AD 77 RA di sekitar Bandara Jambi dan membuang ponsel korban untuk menghilangkan jejak.

Penyelidikan gabungan dari Satreskrim Polresta Jambi, Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan, dan Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi membuahkan hasil.

Tim berhasil melacak pelaku lewat akun Facebook bernama “Sultan Mah Bebas” yang digunakan untuk menjebak korban.

Baca juga:  Wanita di Talang Bakung Ditemukan Tewas, Mobil Pajero Milik Korban Hilang

Baca juga:  Komitmen Wali Kota Jambi, Dukung Penanganan HIV/AIDS Lewat Bansos

Petunjuk lain ditemukan saat pelaku sempat memposting rumah kontrakan di Sumatera Selatan. Jejak digital tersebut menjadi kunci penelusuran.

Akhirnya, pada Senin malam (6/10/2025), pelaku ditangkap di sebuah rumah kos di Sungai Kedukan, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

Barang bukti yang diamankan polisi 1 unit mobil Mitsubishi Pajero warna putih (B 2682 SJH), 1 helai jaket hitam yang dikenakan pelaku saat beraksi

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar mengapresiasi kerja cepat tim dalam mengungkap kasus ini.

Baca juga:  HUT Ke-80 TNI, Wawako Diza Sampaikan Rasa Bangga Terhadap Prajurit TNI Sebagai Benteng Pertahanan NKRI

Baca juga:  Wali Kota Jambi Jadi Presidium di MUKERNAS XV PDUI, Fokus pada Ketahanan Kesehatan

“Modus seperti ini sangat berbahaya. Pelaku menggunakan media sosial untuk menjebak korban. Masyarakat harus lebih waspada saat melakukan transaksi online,” tegas Kapolda.

Ia menambahkan, koordinasi lintas wilayah antara tim Jambi dan Sumsel menjadi kunci sukses penangkapan yang dilakukan kurang dari 72 jam pascakejadian.

Saat ini, pelaku ditahan dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kepolisian juga masih mendalami apakah pelaku terkait jaringan kejahatan serupa.

Baca juga:  Jadi Ketua Presidium, Walikota Maulana Dorong Sinergi Dokter Umum dan Pemerintah, Berikut Struktur Lengkap Kepengurusan PDUI RI Masa Bakti 2025–2028

Baca juga:  Ditemukan Tewas Mengenaskan dan Mobil Pajero Hilang, Ini Kronologis Kejadian Berdasarkan Keterangan Warga Sekitar

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan transaksi pribadi tanpa pengawasan, apalagi di waktu yang tidak wajar,” pungkas Kapolda.(*)




Komitmen Wali Kota Jambi, Dukung Penanganan HIV/AIDS Lewat Bansos

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanganan HIV/AIDS.

Pada Selasa (7/10/2025), Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada empat orang penderita HIV/AIDS yang berada di bawah pendampingan Yayasan Kanti Sehati Sejati, bertempat di Jalan Merabu, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung.

Yayasan Kanti Sehati merupakan salah satu dari 46 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) aktif di Kota Jambi, dengan fokus pada konseling HIV/AIDS, NAPZA, dan pendampingan terhadap komunitas rentan, termasuk Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Bantuan yang disalurkan berupa paket nutrisi, suplemen, dan sembako, hasil kolaborasi antara Direktorat Kedaruratan Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial Kota Jambi.

Baca juga:  Akhirnya Pelaku Pembunuhan Sadis di Talang Bakung Ditangkap di Sumsel, Ini Keterangan Kepolisian

Baca juga:  Wali Kota Maulana akan Keluarkan Intruksi Wali Kota Terkait Mekanisme Pengisian Bahan Bakar Subsidi Jenis Solar

“Pemkot Jambi terus berupaya mendukung ODHA, baik secara moril maupun materil, agar mereka bisa hidup sehat dan tetap produktif,” kata Wali Kota Maulana.

Ia juga menyampaikan bahwa, sepanjang tahun 2024, terdapat 200 kasus baru HIV/AIDS yang terdata di Kota Jambi.

Sebagai bentuk pencegahan, Pemerintah Kota Jambi telah melakukan penjangkauan terhadap 14.000 individu yang tergolong kelompok berisiko tinggi.

“Kami ingin menghapus stigma. Masyarakat perlu paham bahwa HIV/AIDS bisa dicegah, salah satunya dengan menghindari perilaku seksual berisiko tinggi,” jelasnya.

Baca juga:  Maulana Pimpin Rapat Atasi Kemacetan, Pemkot Jambi Batasi Pengisian Solar di SPBU Dalam Kota

Baca juga:  HUT Ke-80 TNI, Wawako Diza Sampaikan Rasa Bangga Terhadap Prajurit TNI Sebagai Benteng Pertahanan NKRI

Sebanyak 71 paket bantuan tambahan juga disalurkan melalui Yayasan Kanti Sehati untuk mendukung pemulihan kesehatan para ODHA.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menegaskan komitmen Pemkot dalam memperluas akses bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun lembaga internasional.

“Kami terus dorong pertumbuhan LKS yang aktif agar pelayanan terhadap masyarakat rentan semakin kuat dan merata,” ujarnya.

Data terbaru mencatat, jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Jambi mencapai 2.071 orang.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Jadi Presidium di MUKERNAS XV PDUI, Fokus pada Ketahanan Kesehatan

Baca juga:  Soal Kabar Pelaku Pembunuhan di Talang Bakung Ditangkap, Ini Penjelasan Kasi Humas Polresta Jambi

Dinas Sosial Kota Jambi bersama LKS setempat terus memperkuat edukasi dan dukungan emosional agar para ODHA mendapat layanan yang layak dan tidak dikucilkan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawari, Camat Jelutung Alamsyah Powa, serta Ketua Yayasan Kanti Sehati Sejati, David Chandra, beserta jajaran pengurus.(*)