Kabag Kesra Kota Jambi: Pelantikan Ketua Baznas akan Dilaksanakan 20 November 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan pelantikan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi periode terbaru akan dilaksanakan pada 20 November 2025 mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Jambi, Kamal Firdaus, pada Rabu (5/11/2025).

Menurut Kamal Firdaus, seluruh persiapan pelantikan telah berjalan sesuai jadwal dan kini memasuki tahap akhir.

“Pelantikan Ketua dan pimpinan Baznas Kota Jambi akan dilaksanakan pada tanggal 20 November mendatang. Semua proses administrasi dan teknis sudah hampir selesai, tinggal menunggu hari pelaksanaan,” ujar Kamal Firdaus.

Dalam acara tersebut, Dr. Fadli akan resmi dilantik sebagai Ketua Baznas Kota Jambi, didampingi oleh empat wakil ketua lainnya.

Para pimpinan ini diharapkan mampu memperkuat peran Baznas dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah di wilayah Kota Jambi.

Kamal Firdaus menambahkan, Pemerintah Kota Jambi memberikan dukungan penuh terhadap kinerja Baznas.

Sebab lembaga ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang transparan dan profesional.

“Kami berharap kepengurusan yang baru nanti dapat membawa semangat baru dan inovasi dalam menggerakkan potensi zakat di Kota Jambi,” tambahnya.

Pelantikan rencananya akan digelar di Aula Kantor Wali Kota Jambi, dan dihadiri oleh Wali Kota Jambi beserta jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan perwakilan lembaga sosial.

Dengan dilantiknya pengurus baru, Baznas Kota Jambi diharapkan semakin aktif dalam program-program sosial dan pemberdayaan ekonomi umat di daerah tersebut.(*)




Usai dari DJKN, DPRD Kota Jambi Lanjut Konsultasi ke Kejagung Bahas Zona Merah Pertamina

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly bersama anggota Komisi I Muhili Amin, Plt Sekretaris DPRD Edi Fahrizal, mengunjungi Kejaksaan Agung untuk melakukan konsultasi meminta pandangan aspek hukum terkait polemik kawasan zona merah, Selasa (4/11/2025).

Sebelumnya, DPRD Kota Jambi mengirimkan surat pada Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) /Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Tanah untuk menindaklanjuti polemik penetapan zona merah Pertamina di Kawasan Kenali Asam Kota Jambi.

Kedatangan mereka disambut Asmadi SH MH Plt Direktur III pada JAM Bidang Intelijen dan staf intel.

Asmadi dan staf intel menyambut baik kedatangan Ketua DPRD Kota Jambi dan anggota Komisi I untuk konsultasi terkait zona merah.

“Surat sudah diterima JAM Intel, dan komunikasi awal ditugaskan kepada saya. Untuk permasalahan ini sudah kami baca dan pelajari. Kami awalnya melihat permasalahan ini dari segi hukum. Tentu outputnya dari pertemuan ini akan kami melaporkan ke Jamintel apa yang kami peroleh, informasi sehingga pandangan kami dan saran kami yang akan menjadi pandangan dari pimpinan,” ujarnya.

Asmadi juga meminta beberapa data atau informasi yang perlu mereka perjelas.

“Dasar Pertamina itu kami belum punya, kemudian dari Kementerian Keuangan terkait zona merah kami juga belum punya. Kemudian berapa banyak SHM yang diduga atau berpotensi berada di lahan yang dikatakan zona merah. Intinya kelengkapan data,” katanya.

“Kami ingin lihat usaha apa dari pihak mana, pendapat dari BPN Kota mungkin garis besarnya ini, DPR RI garis besarnya, supaya untuk melengkapi pengetahuan kami terkait ini. Tentunya juga kami ingin melihat surat dari aset Pertamina,” ujarnya.

Kemas Faried mengatakan, pihaknya akan memberikan data-data yang diminta pihak JAM Intel tersebut.

Usai pertemuan, kepada media Kemas Faried mengatakan, surat yang pihaknya kirim terkait polemik zona merah sudah diterima JAM Intel.

“Intinya mereka akan melakukan pendalaman terhadap informasi dan data yang diberikan. Bahkan, pihak JAM Intel meminta data-data pendukung terkait permasalahan ini,” katanya.

“Kejagung akan berupaya mengumpulkan informasi dan data, aspek hukum dan dampak sosial terkait kepastian hukumnya,” sambungnya.

Kemas Faried mengatakan, upaya lainnya DPRD setelah ini akan mencoba konsultasi dengan Komisi XI yang bermitra dengan Kemenerian Keuangan.

“Selain itu kita akan konsultasi juga ke Komisi XII yang bermitra dengan Kementerian ESDM,” ujarnya.

Langkah yang dilakukan DPRD Kota Jambi ini, kata Kemas Faried, selain dari pada aspek hukum, dampak sosial juga menjadi pemikiran utama pihaknya.

“Langkah yang akan diambil DPRD Kota Jambi, akan berinsiatif membentuk pansus guna membuat terang benderang persoalan ini,” ujarnya.

Sebelumnya, pada pertemuan dengan Plt Direktur III pada JAM Bidang Intelijen Kemas Faried Alfarelly menceritakan kalau DPRD memandang perlu memberikan perhatian serius.

Khususnya terhadap persoalan yang terjadi di kawasan Kenali Asam Atas dan Kenali Asam Bawah, Kota Jambi.

Ini erkait dengan penetapan zona merah oleh Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang menetapkan area tersebut sebagai aset negara yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero).

Di mana, dalam pelaksanaannya, kebijakan tersebut menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan hukum yang cukup signifikan bagi masyarakat.

Mengingat di atas lahan tersebut telah terbit 5.506 sertifikat hak milik (SHM) melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan telah lama dihuni oleh warga secara turun-temurun.

DPRD Kota Jambi menilai bahwa permasalahan ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan keresahan sosial yang luas.

Sehingga perlu adanya langkah tegas dan terkoordinasi dari lembaga penegak hukum dan kementerian terkait.

Saat konsultasi dengan Kementerian Keuangan dalam hal ini diterima Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara DJKN Kementerian Keuangan, Dr Purnama Tioria Sianturi pada Jumat (24/10/2025) lalu, DJKN akan bekerja sama dengan Pertamina untuk memperjelas status tanah tersebut.

Menurut Purnama, persoalan ini bukan hanya terjadi di Kota Jambi, melainkan juga ditemukan di sejumlah daerah lain di Indonesia.(*)




Damkar Kota Jambi Gelar Firefighter and Rescue Skill Competition 2025, 160 Petugas Adu Keterampilan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personelnya, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi menggelar Firefighter and Rescue Skill Competition 2025 di Lapangan Utama Mako Damkar Kota Jambi, Selasa (4/11/2025).

Sebanyak 160 peserta dari seluruh pos pemadam di Kota Jambi ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni 4–5 November 2025.

Setiap pos mengirimkan 20 personel untuk berkompetisi dalam berbagai kategori, seperti kosleying, smoke chamber, reflex rescue (penyelamatan ketinggian), yel-yel, video digital, rescue fire fighter, dan kebersihan pos.

Kepala Dinas Damkar Kota Jambi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan peningkatan kemampuan petugas pemadam serta relawan dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.

“Kompetisi ini bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah pembinaan untuk membentuk personel yang tangguh, disiplin, dan profesional dalam menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.

Kegiatan yang telah digelar sejak tahun 2023 ini memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Jambi, dan menjadi ajang penting dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Damkar, terutama dalam kesiapsiagaan dan kemampuan penyelamatan jiwa.

Ajang ini juga mendapat dukungan dari sektor swasta, di antaranya PT Servo dan PT Tiga Tuna Selaras, yang turut mendukung peningkatan profesionalisme petugas pemadam kebakaran di Kota Jambi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Damkar semakin siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran maupun bencana lainnya.()




Siapkan Dapur Umum Selama 7 Hari, Pasca Kebakaran Eks Lokalisasi Pucuk Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pasca kebakaran hebat yang melanda kawasan eks Lokalisasi Pucuk, Kelurahan Rawa Sari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi pada Jumat (31/10/2025), pemerintah setempat langsung menyiapkan dapur umum bagi warga terdampak.

Lurah Rawa Sari, Repulis, mengatakan dapur umum ini akan disiagakan selama kurang lebih tujuh hari untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban yang rumahnya hangus terbakar.

“Insya Allah sampai Jumat mendatang dapur umum ini tetap beroperasi untuk melayani warga yang terdampak kebakaran,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).

Repulis menambahkan, kelurahan bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk Dinas Sosial, Tagana, dan BPBD Kota Jambi untuk memastikan bantuan logistik, pakaian, serta perlengkapan tidur korban dapat terpenuhi dengan baik.

“Selain makanan siap saji, kami juga mendata kebutuhan penting lainnya seperti pakaian layak pakai dan selimut,” tambahnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 14.26 WIB, menghanguskan 12 rumah warga di kawasan padat penduduk itu.

Dari jumlah tersebut, 9 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak ringan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari pendingin ruangan (AC) di salah satu rumah warga.

“Begitu laporan masuk, tim Damkar dari Pos Alam Barajo langsung bergerak dan tiba di lokasi hanya empat menit setelah laporan diterima. Kami menurunkan 80 personel dan 12 armada pemadam,” ungkap Mustari.

Api berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar tiga jam setengah setelah menghadapi berbagai kendala seperti akses jalan sempit dan padatnya permukiman.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas bekerja keras agar api tidak merembet ke rumah lain,” ujarnya.

Selain petugas Damkar, unsur gabungan dari PSC 119, PLN, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, dan kepolisian ikut membantu proses pemadaman dan evakuasi.

Hingga kini, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Mustari mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kebakaran serupa.

“Kebakaran bisa terjadi kapan saja. Pastikan kabel dan stop kontak aman, serta segera laporkan bila terjadi insiden,” tegasnya.(*)




881 UMKM Kota Jambi Terlibat dalam Program Bank Harkat! Akses Permodalan Usaha dan Bunga Ringan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Bank Harkat, gagasan Wali Kota Jambi dr Maulana dan Wawako Diza.

Program ini bertujuan memberikan akses permodalan dengan bunga ringan bagi pelaku usaha kecil agar lebih berdaya dan mandiri.

Kepala Bidang UMKM Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Jambi, Rian, mengatakan hingga saat ini terdapat 881 UMKM binaan yang masuk dalam program tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 399 UMKM telah diajukan untuk mendapatkan pinjaman permodalan melalui Bank Harkat.

“Data awal dari para ketua kelompok UMKM kami serahkan ke bagian ekonomi untuk diverifikasi, sebelum diajukan ke bank yang bekerja sama dalam program ini,” ujar Rian, Jumat (31/10/2025).

Ia menjelaskan, skema pembiayaan dilakukan melalui beberapa bank mitra, di antaranya Bank Jambi dan Bank BTN.

Program Kredit Bahagia yang hanya tersedia di Bank Jambi memberikan plafon pinjaman antara Rp2 juta hingga Rp10 juta dengan bunga ringan sekitar 3 persen per tahun.

Sementara pinjaman dengan nilai antara Rp10 juta hingga Rp30 juta diarahkan ke Bank BTN.

Namun, menurut Rian, tidak menutup kemungkinan Bank Jambi juga menyalurkan kredit dengan plafon serupa sesuai hasil verifikasi bank.

“Setelah data diterima, pihak bank akan melakukan survei kelayakan, termasuk riwayat keuangan dan kemampuan bayar calon debitur. Semua proses ini menjadi kewenangan penuh pihak bank,” jelasnya.

Rian menambahkan, dari 399 UMKM yang diajukan, Bank Jambi telah melaporkan beberapa permohonan yang disetujui.

Sementara itu, laporan dari Bank BTN masih dalam proses penyelesaian.

Ia juga mengakui masih terdapat kendala di lapangan, terutama karena sebagian pelaku UMKM masih masuk daftar hitam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) akibat gagal bayar saat pandemi Covid-19.

Kondisi ini menyebabkan sebagian pengajuan belum bisa diproses.

“Ke depan, kami akan menggelar rapat koordinasi dengan pihak perbankan untuk mencari solusi agar pelaku UMKM yang terdampak bisa kembali mendapatkan akses permodalan,” tutup Rian.(*)




Muaro Jambi Tertibkan Kendaraan Dinas Untuk Pelayanan Publik Lebih Baik

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar Apel Kendaraan Dinas 2025 di Lapangan Kantor Bupati Muaro Jambi, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah awal pengawasan dan penertiban aset daerah, khususnya kendaraan dinas yang menunjang pelayanan publik.

Apel dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, dan dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten bupati, serta perwakilan seluruh OPD.

Pemeriksaan difokuskan pada kendaraan dinas roda empat untuk memastikan kondisi dan validitas data kendaraan operasional pemerintah daerah.

Wakil Bupati Junaidi menegaskan, apel kendaraan dinas bukan sekadar seremonial.

Tetapi bagian dari upaya sistematis memastikan seluruh aset bergerak dan tidak bergerak dikelola secara tertib, transparan, dan akuntabel.

“Apel ini menjadi langkah awal pengawasan menyeluruh terhadap aset daerah. Kita ingin memastikan semua aset dikelola dengan profesional dan mendukung pelayanan publik yang optimal,” ujar Junaidi.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Pemkab Muaro Jambi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efisien dan terpercaya, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Apel kendaraan dinas akan dijadwalkan rutin setiap tahun sebagai bagian dari strategi penguatan sistem pengawasan aset daerah.(*)




HBA DPR RI Ingatkan Waspada Penyimpangan Ideologi di Jambi! Ini Alasannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Anggota Komisi VIII DPR RI, Drs. H. Hasan Basri Agus (HBA), menekankan kewaspadaan tinggi terhadap penyimpangan ideologi yang berpotensi menggerus keutuhan NKRI.

Ia meminta seluruh tokoh agama dan lembaga keagamaan di Jambi proaktif memantau aktivitas lembaga yang tidak sejalan dengan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Peringatan ini disampaikan HBA dalam kegiatan Serap Aspirasi bersama tokoh agama dan lembaga sosial keagamaan mitra Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi, yang berlangsung di Kedai Kajanglako, Telanaipura, Kota Jambi, Senin (27/10/2025) lalu.

Meski tengah mengikuti rapat terkait penyelenggaraan haji di Jakarta, HBA tetap hadir melalui Zoom Meeting dan mengungkap temuan serius.

Ia menyebut adanya 15 lembaga sosial keagamaan yang diduga menghimpun dana publik secara ilegal, termasuk kotak amal di tempat umum, yang diduga digunakan untuk agenda pendirian negara Islam.

Selain itu, HBA menyoroti dua pondok pesantren yang diduga beroperasi di bawah nama lembaga tidak jelas dan terindikasi menyimpang.

Ia menekankan peran aktif elemen masyarakat, mulai dari Takmir Masjid, MUI, NU, Muhammadiyah, BKMT, hingga organisasi pengajian, dalam memantau dan mencegah penyebaran paham radikal.

Para tokoh agama yang hadir, termasuk NU dan MUI Kota Jambi, mengusulkan kolaborasi dengan LAM dan HBA untuk mengedukasi masyarakat tentang Pancasila dan bahaya paham radikal.

Fokus utama ancaman organisasi terlarang adalah generasi muda usia 17 tahun, sehingga sosialisasi ke anak muda menjadi prioritas.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, menyampaikan apresiasi dan berjanji menindaklanjuti semua aspirasi, termasuk isu buta aksara Al-Qur’an.

Dukungan juga datang dari Ketua Fahmi Tamami dan Ustadz Marjansyah yang siap membantu pemerintah menjaga keutuhan NKRI.

HBA menegaskan komitmennya menindaklanjuti aspirasi di tingkat nasional meski sedang masa reses.(*)




RSUD Kabupaten Kerinci Beroperasi, Fokus Layanan Jantung dan Digitalisasi

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID — Bupati Kerinci,  Monadi, S.Sos, M.Si, resmi meluncurkan pelayanan RSUD Kabupaten Kerinci di Jalur 2 Bukit Tengah, Sungai Pegeh, Kecamatan Siulak, pada Sabtu (1/11/2025).

Peresmian ini menandai dimulainya operasional rumah sakit yang telah lama dinantikan masyarakat.

Sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Bupati Monadi mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan rumah sakit.

Ia mengakui masih ada kendala seperti keterbatasan tempat tidur dan stok obat.

Namun berjanji akan terus memperbaiki layanan termasuk penambahan tenaga dokter spesialis.

“RSUD Kabupaten Kerinci sudah teregistrasi di Kementerian Kesehatan, dan upaya peningkatan status menjadi Rumah Sakit Tipe C sedang dilakukan,” kata dia.

“Kami fokus pada layanan unggulan, termasuk layanan jantung dan penunjang medis lainnya,” ujar Monadi.

Selain itu, Bupati Monadi juga meresmikan RSUD Tipe D Bukit Kerman, yang akan memperluas jangkauan layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di Kerinci bagian hilir.

“Dengan hadirnya RSUD Bukit Kerman, pelayanan kesehatan menjadi lebih merata, dekat, dan mudah diakses masyarakat,” tambahnya.

Kabupaten Kerinci juga menjadi salah satu daerah terpilih dalam program nasional pembangunan rumah sakit dari Kementerian Kesehatan RI, sebuah capaian prestisius bagi daerah tersebut.

Dukungan tambahan datang dari PT. KMH yang menyerahkan bantuan obat-obatan bagi RSUD Kabupaten Kerinci.

Acara peresmian dihadiri Wakil Bupati H. Murison, Ketua DPRD Irwandri, Wakil Ketua DPRD Boy Edwar, Sekda Zainal Efendi, jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, serta perwakilan organisasi kesehatan.

Usai peresmian, Bupati Monadi meninjau berbagai fasilitas rumah sakit, termasuk sistem layanan digital yang mempermudah akses dan meningkatkan kenyamanan pasien.

Dengan beroperasinya kedua rumah sakit ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci menegaskan komitmen menyediakan layanan kesehatan yang modern, terjangkau, dan merata bagi seluruh masyarakat.(*)




Menuju Adipura 2025, Pemkot Sungai Penuh Optimalkan TPST Renah Kayu Embun

SUNGAI PENUH, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota Sungai Penuh menerima kunjungan Tim Penilai Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam rangka pemantauan tahap II program Adipura 2025, Selasa (28/10).

Kunjungan dipimpin oleh Muchammad Novan Ardista selaku ketua tim, didampingi rombongan, dan disambut Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, serta Wakil Wali Kota Azhar Hamzah.

Tim melakukan peninjauan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Renah Kayu Embun (RKE).

Pemantauan tahap kedua ini menyoroti kebersihan kota, sistem pengelolaan sampah, dan pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH).

Tim KLHK meninjau proses pemilahan dan daur ulang sampah, fasilitas pengangkutan, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ketua tim penilai, Muchammad Novan Ardista, mengapresiasi langkah konkret dan konsistensi Pemkot Sungai Penuh dalam pengelolaan sampah.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh menunjukkan kemajuan positif dalam penanganan sampah. Komitmen ini terlihat dari berbagai inovasi dan strategi yang diterapkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Wali Kota Alfin menegaskan keseriusan pemerintahannya dalam menyelesaikan persoalan sampah.

Termasuk pembangunan TPST Renah Kayu Embun sebagai pusat pengelolaan sampah terpadu.

“Kami optimistis, dengan beroperasinya TPST ini, persoalan sampah di Kota Sungai Penuh dapat tertangani secara lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Alfin.

Kunjungan tim penilai Adipura diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan memperkuat budaya peduli lingkungan, demi meraih penghargaan Adipura 2025.(*)




Operasi Bedah Jantung Perdana di Jambi, Menkes Puji RSUD Raden Mattaher

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Upaya Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH dalam memperkuat layanan kesehatan di RSUD Raden Mattaher menuai apresiasi langsung dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Pujian disampaikan Menkes Budi usai meninjau operasi bedah jantung perdana di RSUD Raden Mattaher, Jumat (31/10).

Operasi ini menjadi tonggak penting dalam sejarah dunia medis di Provinsi Jambi.

Menurut Menkes Budi, langkah nyata Gubernur Al Haris dalam meningkatkan kualitas layanan rumah sakit daerah menunjukkan kepedulian serius terhadap masyarakat.

“Pak Gubernur ini luar biasa. Hampir semua dokter spesialis ada di 10 kabupaten/kota Provinsi Jambi, lengkap. Sangat jarang terjadi, biasanya hanya di provinsi besar di Pulau Jawa,” ujar Menkes Budi.

Menkes Budi juga mendorong Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus melahirkan dokter spesialis lokal dari putra-putri daerah dan membangun pusat pendidikan spesialis di Jambi.

Gubernur Al Haris tidak hanya fokus pada seremonial.

Ia beberapa kali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD Raden Mattaher untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan maksimal serta keamanan dan fasilitas medis dalam kondisi prima.

Dengan dukungan pemerintah pusat, RSUD Raden Mattaher kini menjadi rumah sakit kebanggaan Jambi dan simbol kemajuan pelayanan kesehatan di luar Pulau Jawa.(*)