Suasana Cair di Camping Jangkat, Bupati Syukur Terima Banyak Masukan Warga

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak saat Bupati Merangin H. M. Syukur bersama Ketua TP PKK Kabupaten Merangin Hj. Lavita Syukur menggelar kegiatan camping bersama masyarakat di tepi Sungai Tenang, Kecamatan Jangkat Timur, Sabtu (22/11).

Kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, tetapi menjadi sarana untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

Bupati dan istri dengan senang hati berdialog santai sambil menikmati keindahan alam Jangkat yang terkenal sejuk dan asri.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap masukan dari masyarakat benar-benar didengar dan ditindaklanjuti. Kegiatan seperti ini membuat kami bisa lebih dekat dan memahami kebutuhan warga secara nyata,” ujar Bupati Merangin.

Dalam sesi dialog tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai usulan mulai dari perbaikan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga program pemberdayaan ekonomi keluarga.

Semua aspirasi tersebut dicatat sebagai bahan penyusunan program pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua TP PKK Merangin, Hj. Lavita Syukur, turut berinteraksi dengan para ibu-ibu, remaja putri, dan kader desa.

Sebagai Bunda PAUD Merangin, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Di suasana seperti ini, warga lebih leluasa berbicara. Camping membuat pembicaraan lebih cair dan terbuka. Ini sangat membantu kami dalam merumuskan program yang tepat sasaran,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga malam hari itu juga diisi dengan sesi penyampaian saran pembangunan dan diskusi mengenai isu sosial kemasyarakatan.

Warga menyambut baik inisiatif tersebut karena dinilai membawa pemerintah lebih dekat dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan camping serap aspirasi ini, Pemerintah Kabupaten Merangin berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat serta mempercepat realisasi berbagai program pembangunan di wilayah tersebut.(*)




Banyak Daerah Absen Penilaian, Ombudsman: Jangan Hanya Janji Perbaiki Layanan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi mempertanyakan keseriusan delapan kabupaten/kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Hal ini muncul setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis hasil Evaluasi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik tahun 2025 terhadap 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, di mana delapan daerah tercatat tidak dinilai.

Delapan kabupaten/kota yang tidak mendapatkan penilaian tersebut adalah Kabupaten Batanghari, Bungo, Kerinci, Merangin, Sarolangun, Muaro Jambi, Kota Jambi, dan Kota Sungai Penuh.

Tidak dinilainya daerah-daerah tersebut disebabkan karena mereka tidak mengikuti proses penilaian tanpa memberikan alasan yang jelas kepada Kemendagri.

Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki layanan kepada masyarakat.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Saiful Roswandi, menyampaikan bahwa ketidakhadiran delapan pemerintah daerah dalam penilaian Kemendagri menunjukkan indikasi lemahnya kepedulian terhadap kualitas pelayanan publik.

“Apakah para kepala daerah itu serius atau tidak peduli dengan pelayanan publik, sehingga tidak ikut dalam proses evaluasi Kemendagri?” ujar Saiful.

Ia menilai publik berhak mengetahui daerah mana yang memiliki komitmen nyata dalam meningkatkan layanan.

“Dari situ publik bisa menilai apakah kepala daerahnya serius atau tidak. Jangan hanya janji memperhatikan pelayanan, tapi ketika dinilai justru tidak ikut,” tegasnya.

Sementara itu, hanya empat pemerintah daerah yang terverifikasi mengikuti evaluasi Kemendagri, yaitu Pemprov Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan Kabupaten Tebo.

Keempat daerah inilah yang dianggap memiliki keseriusan lebih dalam pengelolaan pelayanan publik.

“Diasumsikan hanya empat pemda itu yang serius terhadap pelayanan publik. Selebihnya masih kita ragukan,” kata dia.

“Selama ini kepala daerah banyak bicara soal perbaikan layanan, tapi saat dinilai justru tidak ikut. Ada apa dengan itu?” tambah Saiful.

Ombudsman Jambi menegaskan bahwa transparansi dan partisipasi dalam evaluasi pelayanan publik sangat penting sebagai upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.(*)




Kejurprov Angkat Besi 2025 Digelar, Ketum KONI Jambi Dorong Regenerasi Lifter Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, berharap cabang olahraga angkat besi kembali melahirkan lifter muda berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Harapan ini ia sampaikan saat membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Angkat Besi Jambi yang digelar di Gedung Pabbsi Kota Baru, Minggu (23/11/2025).

Kejuaraan yang berlangsung pada 22–25 November 2025 ini diselenggarakan oleh Pengprov PABSI Jambi dan diikuti 60 atlet dari 8 pengkab/pengkot.

Tiga daerah yang tidak mengirimkan atlet yaitu Sungai Penuh, Kerinci, dan Batanghari. Ajang ini menjadi wadah seleksi calon lifter baru yang akan mewakili Jambi di berbagai kejuaraan.

Dalam sambutannya, AKBP Mat Sanusi menegaskan pentingnya regenerasi atlet angkat besi Jambi.

“Angkat besi telah menorehkan prestasi nasional dan internasional. Ini luar biasa, tetapi kita perlu mencari bibit baru agar Jambi terus melahirkan lifter berprestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PABSI Jambi, H. Imron Rosadi, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak hingga kejuaraan ini dapat terlaksana dengan baik.

“Harapannya, kejurprov ke depan bisa lebih besar, jumlah atlet meningkat, dan prestasi mereka juga terus berkembang hingga level nasional dan internasional,” katanya.

Imron juga menyebut sejumlah lifter Jambi yang sudah mengharumkan nama daerah.

Seperti Jihan dan Rifki yang pernah tampil di Islamic Solidarity Games, serta Juliana Klarisa, yang dijadwalkan berlaga pada Sea Games Thailand Desember 2025.

Ia berharap pemerintah memberi perhatian lebih pada sarana latihan angkat besi, mengingat kondisi gedung dan fasilitas latihan yang membutuhkan renovasi.

“Kami berharap fasilitas latihan dapat dibenahi. Ini penting untuk mencetak lifter muda berprestasi,” tegasnya.

PABSI Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mencari dan membina generasi baru lifter potensial demi menjaga tradisi prestasi angkat besi Jambi.(*)




Jalan Padang Lamo Tebo-Sumbar Diperbaiki Bertahap, Butuh Dana hingga Rp200 Miliar

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kondisi Jalan Padang Lamo, yang menjadi penghubung Provinsi Jambi dengan Sumatera Barat (Sumbar), kian memprihatinkan.

Lubang besar di sepanjang ruas jalan membuat masyarakat kesulitan melintas, terutama pada saat hujan.

Meski berstatus sebagai jalan provinsi, jalur ini masih menjadi akses utama bagi warga setempat.

Gubernur Jambi Al Haris, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tebo, menjelaskan bahwa Jalan Padang Lamo sebenarnya sudah masuk dalam program pembangunan multiyears sebelum kebijakan efisiensi anggaran diberlakukan.

“Sudah kita hitung dananya lebih dari Rp200 miliar. Saya juga sudah berbicara dengan dewan, tapi kemudian badai efisiensi datang. Tentu sulit membangun jalan dengan biaya sebesar itu. Ke depan, kita akan coba perbaiki lubangnya terlebih dahulu,” ujar Al Haris.

Ia menambahkan bahwa, Pemerintah Provinsi Jambi tetap melakukan perbaikan darurat setiap tahun dengan menutup lubang-lubang jalan menggunakan anggaran tanggap darurat.

“Setiap tahun jalan Padang Lamo selalu diperbaiki. Lubang-lubangnya kita tutup dengan anggaran tanggap darurat,” katanya.

Menurut Al Haris, pembangunan permanen Jalan Padang Lamo sangat penting karena jalur tersebut merupakan akses alternatif, terutama ketika terjadi jalan putus di jalur utama.

“Saya ingin sekali membangun jalan Padang Lamo itu, karena jalur alternatif. Kemarin sempat ada jalan putus dan warga harus lewat situ, tapi lagi-lagi tergantung keuangan,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan perbaikan besar dalam waktu dekat, ia menyampaikan bahwa pemerintah sedang menghitung kemampuan anggaran daerah.

“Kita hitung dulu berapa kemampuan keuangan kita. Sekarang sedang dibahas anggaran 2026, mudah-mudahan bisa kita masukkan di situ,” pungkasnya.(*)




Bungo Catat Banyak Prestasi Kesehatan, Wabup Tri Wahyu: Ini Motivasi untuk Terus Maju

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID — Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bungo bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo menggelar berbagai kegiatan dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.

Acara puncak yang berlangsung meriah dipusatkan di Arena Ex MTQ Baru Kabupaten Bungo, Minggu (23/11/2025), dan dihadiri Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, didampingi Kadinkes Bungo Dr. Safaruddin Matondang, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bungo.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan jalan sehat bersama seluruh OPD dan senam massal yang melibatkan masyarakat.

Pada kesempatan itu, pemerintah juga menyerahkan kendaraan roda dua untuk mendukung operasional UPTD LABSDA (Laboratorium Daerah).

Selain kegiatan olahraga, turut dilaksanakan edukasi kesehatan bagi masyarakat dan tenaga kesehatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat menekankan bahwa peringatan HKN bukan sekadar agenda tahunan.

Tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Bungo.

“Kesehatan adalah hak mendasar setiap manusia. Pemerintah Kabupaten Bungo berkomitmen penuh meningkatkan pelayanan kesehatan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, kuat, dan produktif,” tegasnya.

Tri Wahyu menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan prioritas dalam visi misi Pemerintah Kabupaten Bungo, yang menargetkan Bungo sebagai pusat layanan kesehatan terbaik di wilayah barat Provinsi Jambi.

Ia menyebut pembangunan kesehatan tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas SDM kesehatan dan tata kelola layanan yang profesional.

“Kita ingin seluruh fasilitas kesehatan, dari Puskesmas hingga rumah sakit, memberikan pelayanan terbaik, ramah, cepat, dan memenuhi standar akreditasi,” ujarnya.

Wabup juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Bungo yang telah mencetak sejumlah prestasi pada peringatan HKN tahun ini. Di antaranya:

  • Inovasi terbaik percepatan penurunan stunting

  • Kabupaten terbaik penurunan angka kematian ibu dan bayi

  • Capaian imunisasi baduta terbaik

  • Kinerja aplikasi ASIK terbaik

  • Kabupaten terbaik penyelenggaraan Kota Sehat

  • Peningkatan response time pelayanan rumah sakit

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan agar terus bekerja dengan sepenuh hati. Kita ingin generasi Bungo tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi pelatihan pemahaman HAM bagi lebih dari 300 tenaga kesehatan di Kabupaten Bungo, sebagai upaya memastikan layanan yang ramah, adil, dan tidak diskriminatif.

Pemerintah Kabupaten Bungo menargetkan percepatan akreditasi Puskesmas dan UPKD, revitalisasi sarana kesehatan, penambahan dokter spesialis, serta pemerataan akses layanan kesehatan hingga pelosok pada tahun 2025.

Mengakhiri sambutannya, Tri Wahyu mengajak semua pemangku kepentingan untuk terus bersinergi membangun kesehatan yang lebih maju di Kabupaten Bungo.

“Mari bersama wujudkan Bungo sebagai daerah dengan pelayanan kesehatan terbaik di wilayah barat Jambi. Dengan semangat HKN ke-61, kita majukan kesehatan untuk masa depan yang hebat,” tutupnya.(*)




Wali Kota Maulana Apresiasi Kepedulian Warga, Perluas Makam di Talang Bakung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menghadiri sekaligus meresmikan perluasan area Makam Mahkamah 1 yang berlokasi di RT 26, 27, dan 28 Kelurahan Talang Bakung dan Kelurahan Payo Selincah, pada Minggu 23 November 2025.

Dalam acara tersebut, Wali Kota Maulana mengungkapkan apresiasinya kepada masyarakat yang telah berinisiatif melakukan penambahan 21 tumbuk swadaya demi memenuhi kebutuhan ruang pemakaman di wilayah tersebut.

“Saya sebagai Wali Kota Jambi sangat mengapresiasi kepedulian warga. Penambahan 21 tumbuk swadaya ini menunjukkan kebersamaan dan kepedulian masyarakat kita,” ujar Maulana.

Ia juga menyoroti bahwa sebagian warga di beberapa kecamatan terpaksa membeli lahan pemakaman di luar kota karena keterbatasan ruang.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Jambi terus mendorong ketersediaan fasilitas pemakaman yang layak dan memadai bagi seluruh warga.

Wali Kota Maulana menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian, setiap area pemakaman sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu.

“Kami berharap seluruh pemakaman di Kota Jambi dapat dijaga agar tetap bersih dan indah. Ini merupakan wujud penghargaan kita kepada orang tua dan para pendahulu,” tambahnya.

Peresmian ini sekaligus menjadi komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Termasuk penyediaan fasilitas pemakaman yang manusiawi, tertata, dan mudah dijangkau.(*)




Wali Kota Maulana Dukung Penuh Hadirnya GDC, Perkuat Transformasi Digital Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mendampingi Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H, meresmikan PT Global Digital Core (GDC) pada Sabtu (22/11/2025).

GDC yang berlokasi di Jl. Prof. Dr. M. Yamin No. 24, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, dihadirkan sebagai infrastruktur digital modern yang dibangun oleh putra daerah Jambi.

Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat layanan digital yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga pendidikan, hingga industri berbasis teknologi di Jambi dan wilayah Sumatera.

Kehadiran PT GDC dinilai memperkuat ekosistem digital daerah, sejalan dengan program transformasi digital Pemerintah Kota Jambi, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.

Usai peresmian, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasinya terhadap hadirnya perusahaan digital tersebut.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Selain mendukung transformasi digital, kehadiran PT GDC juga memberi dampak bagi dunia usaha dan perekonomian. Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa tentu membutuhkan investasi baru untuk menggerakkan ekonomi dan menekan angka pengangguran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan bahwa fasilitas digital seperti GDC tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat daya saing daerah.

“Perkembangan teknologi membuka banyak peluang baru. Karena itu, kami sangat mendukung inisiatif perusahaan digital yang berinvestasi di Jambi,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menjadikan Jambi sebagai magnet investasi berbagai sektor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur Al Haris dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas pembangunan data center oleh putra daerah Jambi.

“Saya bangga ada anak Jambi membangun data center di sini. Mari kita prioritaskan potensi lokal dan gunakan karya anak daerah,” kata Al Haris.

Ia menambahkan bahwa GDC menjadi bukti kemampuan putra daerah dalam menghadirkan infrastruktur digital berstandar kota besar.

Direktur GDC, Ansori, menjelaskan bahwa pembangunan data center ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian digital daerah.

“Kami ingin Jambi memiliki fasilitas digital setara kota besar. Data center ini hadir untuk memenuhi kebutuhan layanan digital yang kian meningkat, sekaligus menyediakan penyimpanan data yang cepat, dekat, dan aman,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa fasilitas tersebut ditargetkan menjadi tulang punggung interkoneksi regional dan menjaga kedaulatan data lokal, termasuk data-data terkait kearifan lokal.

Peresmian yang turut dihadiri pemimpin industri, pelaku usaha, dan akademisi ini juga membahas tantangan sektor digital seperti regulasi, akses pendanaan, dan kebutuhan infrastruktur.

Pemerintah daerah berkomitmen mendukung perbaikan ekosistem bisnis melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Acara ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Al Haris, Wali Kota Maulana, dan Direktur GDC Ansori, serta peninjauan ruang data center untuk melihat teknologi, sistem keamanan, dan fasilitas yang tersedia.

Hadir pula sejumlah kepala daerah kabupaten/kota, OPD se-Provinsi Jambi, dan Kepala Ombudsman Provinsi Jambi, yang menunjukkan dukungan terhadap percepatan transformasi digital di daerah.(*)




Kampung Bahagia Berjalan Baik di RT 16, Wali Kota Jambi: Ada Penguatan Ekonomi dan UMKM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, mengapresiasi keberhasilan warga RT 16 Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, dalam menerapkan Program Kampung Bahagia.

Kunjungan Maulana ke wilayah tersebut dilakukan bersama sejumlah pejabat terkait sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap gerakan pembangunan berbasis masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas keseriusan warga RT 16 dalam menjalankan program tersebut.

“Saya berada di RT 16 Kelurahan Pematang Sulur didampingi beberapa pihak. Saya sangat bersyukur karena RT 16 sukses menerapkan Program Kampung Bahagia. Ada unsur penguatan kelembagaan, penguatan ekonomi, serta bantuan UMKM yang berjalan secara optimal,” ujar Maulana.

Ia menegaskan bahwa capaian yang ditunjukkan RT 16 merupakan hasil dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat yang terus diperkuat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Apa Itu Program Kampung Bahagia?

Program Kampung Bahagia adalah salah satu inovasi Pemerintah Kota Jambi yang bertujuan mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, tertata, mandiri, dan berdaya secara sosial maupun ekonomi.

Program ini menekankan tiga aspek utama:

  1. Penguatan Kelembagaan Masyarakat
    RT dan perangkat lingkungan dibekali kemampuan untuk meningkatkan tata kelola wilayah, transparansi, partisipasi warga, dan penguatan koordinasi antarwarga.

  2. Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM
    Warga didorong mengembangkan usaha mikro melalui pendampingan, bantuan usaha, pelatihan manajemen keuangan, serta pemasaran berbasis digital.

  3. Peningkatan Kualitas Lingkungan dan Sosial
    Mendorong kebersihan lingkungan, pembangunan fasilitas umum berbasis swadaya, hingga kegiatan sosial seperti posyandu, pendidikan keluarga, dan kegiatan pemuda.

Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga menciptakan masyarakat yang bahagia, produktif, dan saling mendukung.

Di RT 16 Pematang Sulur, sejumlah kegiatan telah menunjukkan hasil nyata.

Selain penguatan kelembagaan RT, warga juga mendapatkan dukungan UMKM, pelatihan keterampilan masyarakat, serta pengembangan kegiatan ekonomi tingkat lingkungan.

Partisipasi aktif warga menjadi salah satu faktor utama keberhasilan program di wilayah tersebut.

Maulana berharap keberhasilan RT 16 dapat memberikan motivasi bagi RT lain di Kota Jambi agar turut berinovasi dan memperkuat gerakan pemberdayaan berbasis masyarakat.

“Capaian RT 16 ini harus menjadi contoh. Pemerintah siap hadir memperkuat, tetapi kunci utamanya adalah partisipasi masyarakat. Jika kebersamaan tetap terjaga, Kampung Bahagia akan berkembang di seluruh Kota Jambi,” tambahnya.

Dengan adanya program ini, Pemkot Jambi menargetkan terciptanya lingkungan permukiman yang lebih mandiri, produktif, aman, serta memberikan rasa nyaman kepada seluruh warganya.(*)




Maulana dan Diza Genjot Peningkatan Skill Masyarakat Jambi! Melalui Program BALIKAT

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT).

Program yang digagas Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM, bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, SE, MA, ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa BALIKAT adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal.

“Pemerintah harus memastikan bahwa masyarakat kita memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Melalui BALIKAT, kami membuka akses pelatihan lengkap yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Maulana.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menegaskan bahwa program ini bukan hanya pelatihan, tetapi juga gerakan peningkatan ekonomi kreatif dan daya saing UMKM.

“Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membangun ekosistem agar UMKM Jambi bisa naik kelas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun global,” kata Diza.

Program BALIKAT menyediakan berbagai jenis pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri digital, di antaranya:

  • Pelatihan Digital Marketing
    Meningkatkan pemahaman dan kemampuan IKM/UMKM dalam promosi berbasis digital, pengelolaan konten, hingga memperluas jangkauan pasar.

  • Pelatihan Digital Bisnis Ekspor
    Memberikan pengetahuan tentang regulasi, prosedur ekspor online, hingga pemanfaatan platform e-commerce internasional untuk memasarkan produk lokal ke pasar global.

  • Pelatihan Jago Digital
    Meningkatkan keterampilan digital IKM/UMKM, meliputi pemasaran media sosial, desain grafis, dan pengelolaan website.

Selain itu, BALIKAT juga mencakup pelatihan teknis lainnya seperti petugas keselamatan konstruksi, kreativitas pemuda untuk wirausaha, workshop film, kompangan, hingga kemampuan manajerial UMKM.

Hingga saat ini, Program BALIKAT telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 1.000 peserta dari berbagai kelompok masyarakat dan pelaku usaha.

Para peserta mendapat materi langsung dari praktisi berpengalaman serta pelatihan berbasis kebutuhan industri.

Selain pelatihan, BALIKAT juga menyelenggarakan job fair yang membuka lebih dari 13.000 peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri

Pemerintah Kota Jambi turut menjalin kolaborasi dengan instansi nasional dan perusahaan besar seperti Kemenparekraf, TikTok, dan Tokopedia, melalui program Gen Matic dan Emak-Emak Matic untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

Dengan hadirnya program ini, Pemkot Jambi berharap angka pengangguran dapat ditekan, sekaligus menyiapkan tenaga kerja lokal yang lebih kompeten dan kompetitif.(*)




Program Kampung Bahagia Bantu Perbaikan Lingkungan RT 14 Kenali Asam, Warga Ucapkan Terima Kasih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga RT 14 Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Jambi atas selesainya pengerjaan proyek drainase di wilayah mereka.

Ketua RT 14, Suparyono, menjelaskan bahwa pembangunan drainase sepanjang 133 meter melalui Program Kampung Bahagia kini telah tuntas.

Selain proyek utama, warga juga berpartisipasi secara swadaya.

“Alhamdulillah, dari masyarakat kami bisa menambah swadaya lebih dari 85 meter drainase. Warga juga turut membangun dua unit tenda, ditambah satu tenda tambahan beserta fasilitas panggung secara swadaya,” ungkapnya.

Program Kampung Bahagia merupakan inisiatif Pemerintah Kota Jambi yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman, menyediakan sarana dan prasarana dasar.

Serta memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan wilayahnya.

Program ini mencakup perbaikan drainase, peningkatan kebersihan, pembangunan fasilitas umum, hingga penguatan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata, sehat, dan nyaman, sekaligus menumbuhkan kebersamaan dan partisipasi warga dalam pembangunan.

Wali Kota Jambi, Maulana menyambut baik antusiasme warga RT 14 dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi semangat swadaya masyarakat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, dan keberhasilan Program Kampung Bahagia di RT 14 menjadi contoh bagaimana kolaborasi pemerintah dan warga mampu mempercepat pembangunan lingkungan,” ujar Wali Kota.

Beliau menambahkan bahwa, program ini akan terus diperluas ke wilayah lain.

“Kami ingin setiap kampung di Kota Jambi merasakan manfaat pembangunan yang merata. Pemerintah akan terus hadir dan mendukung penuh masyarakat yang memiliki semangat gotong royong,” katanya.

Ketua RT 14, Suparyono, juga menegaskan bahwa manfaat program tersebut benar-benar dirasakan warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Jambi. Program ini nyata membantu meningkatkan lingkungan kami,” ucapnya.(*)