Keren! 289 UMKM Kota Jambi Terima Bantuan Peralatan dan Sertifikasi Halal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali memperkuat komitmennya dalam mengembangkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sebanyak 289 pelaku UMKM menerima 339 unit bantuan peralatan usaha, yang disalurkan melalui dana aspirasi Tahun 2025.

Selain itu, Pemkot juga memfasilitasi sertifikasi halal bagi 180 pelaku usaha, dan hingga kini 153 di antaranya telah dinyatakan lulus.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dalam acara di Aula Griya Mayang, Senin (24/11), yang turut dihadiri Ketua DPRD, Kepala OPD, camat, pihak kejaksaan, serta para pelaku UMKM.

Program ini berlandaskan Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 967 Tahun 2025 mengenai penerima bantuan peralatan usaha dan percepatan fasilitasi sertifikasi halal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Jambi, Liana Andriani, menyebut program tersebut sebagai langkah strategis memperkuat daya saing UMKM melalui pendampingan usaha, kemudahan perizinan, sertifikasi, peningkatan kelembagaan, serta penyediaan sarana usaha.

“Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas produk UMKM, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja,” ujarnya.

Wali Kota Maulana menegaskan pentingnya memperkuat UMKM sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

Ia menyampaikan bahwa, kondisi ekonomi Kota Jambi menunjukkan tren positif dengan inflasi terkendali di angka 1,16 persen.

Namun tantangan seperti pengangguran dan kesenjangan ekonomi tetap perlu diperhatikan.

“Lima puluh satu persen ekonomi kita digerakkan oleh UMKM. Karena itu, bantuan peralatan dan sertifikasi halal ini menjadi langkah nyata untuk memastikan UMKM terus tumbuh dan bertahan,” jelasnya.

Maulana berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas, memperluas usaha, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Semoga fasilitas ini mampu menekan angka kemiskinan dan memperluas kesempatan kerja,” pungkasnya.(*)




Wacana 6 Hari Sekolah Tuai Protes, PGRI Jateng Sebut Langkah Mundur

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Rencana penerapan sekolah enam hari per minggu untuk SMA/SMK di Jawa Tengah memicu gelombang penolakan dari guru, siswa, hingga sebagian orang tua.

Banyak pihak menilai kebijakan ini berpotensi menambah beban fisik dan mental tanpa memberikan peningkatan signifikan terhadap kualitas pendidikan.

Ketua PGRI Jawa Tengah, Muhdi, menyebut wacana enam hari sekolah sebagai langkah mundur.

Ia menegaskan bahwa dua hari libur sangat penting bagi siswa untuk bersosialisasi, mengembangkan hobi, serta mempelajari soft skill yang tidak sepenuhnya dapat difasilitasi sekolah.

“Anak itu butuh waktu untuk keluarga, hobi, dan soft skill. Tidak semua hal bisa diselesaikan di sekolah,” ujarnya.

Ia juga menilai aturan tersebut tidak adil bagi guru.

“Yang fungsional disuruh masuk, sementara struktural bisa libur. Ini tidak adil.”

Penolakan juga datang dari siswa. Albani Telanai, pelajar SMAN 11 Semarang, mengatakan bahwa tambahan hari sekolah hanya akan mengurangi waktu istirahat.

“Lima hari atau enam hari sama-sama capek. Kalau hari ditambah, istirahat kami berkurang,” ujarnya.

Siswa juga menilai pemerintah seharusnya fokus pada peningkatan kualitas guru dan kesejahteraan tenaga pendidik, bukan sekadar menambah durasi sekolah.

Meski banyak kritik, sebagian orang tua mendukung wacana enam hari sekolah.

Heri, salah satu wali murid, mengatakan bahwa jam pulang bisa lebih cepat sehingga anak belajar saat kondisi masih segar.

Namun ia juga mengakui perubahan kebijakan yang terus berubah membuat anak kebingungan.

Dukungan terhadap penolakan datang dari organisasi masyarakat. Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir, menegaskan bahwa banyak guru Muhammadiyah menginginkan jadwal lima hari sekolah tetap dipertahankan karena dianggap paling ideal.

Di ranah publik, petisi online berjudul “Menolak Usulan Kebijakan 6 Hari Sekolah SMA/SMK di Jawa Tengah” telah mengumpulkan puluhan ribu tanda tangan.

Petisi itu menyoroti pentingnya dua hari libur untuk pemulihan fisik dan mental siswa.

Pemerintah Jawa Tengah masih mengkaji rencana ini. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa durasi belajar per minggu adalah yang paling penting, sementara teknis lima atau enam hari diserahkan kepada pemerintah daerah.

Hingga kini, wacana penambahan hari sekolah masih menjadi perdebatan hangat.

Guru, siswa, dan orang tua menekankan perlunya keseimbangan antara belajar, istirahat, dan pengembangan potensi non-akademik sebelum kebijakan final ditetapkan.(*)




Krisis Internal NU Memanas: Syuriyah PBNU Desak Gus Yahya Mundur, PWNU Berikan Dukungan Penuh

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID— Nahdlatul Ulama (NU) kembali diterpa gejolak internal setelah Rapat Harian Syuriyah PBNU pada 20 November 2025 mendesak Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mundur atau diberhentikan dalam tiga hari.

Dari 53 anggota Syuriyah, sebanyak 37 hadir dan menyoroti dugaan pelanggaran nilai-nilai NU serta tata kelola keuangan organisasi.

Dalam rapat tersebut, Syuriyah menilai ada sejumlah persoalan serius, termasuk:

  • Dugaan pelanggaran hukum syariah dan ketidaksesuaian dengan Anggaran Rumah Tangga NU.
  • Isu tata kelola keuangan PBNU yang dinilai dapat membahayakan badan hukum organisasi.
  • Undangan kepada akademisi yang dianggap terkait jaringan Zionisme internasional dalam kegiatan Akademi Kepemimpinan Nasional NU (AKN NU).

Isu terakhir dinilai mencederai prinsip Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dan memicu kekhawatiran di internal NU.

Menanggapi desakan tersebut, Gus Yahya menegaskan bahwa masa jabatannya hasil Muktamar ke-34 NU berlaku lima tahun dan akan dijalankan penuh.

Ia juga mempertanyakan keaslian risalah rapat Syuriyah yang beredar, sembari menekankan penggunaan tanda tangan digital untuk memastikan keabsahan dokumen.

Di tengah tekanan Syuriyah PBNU, dukungan justru mengalir dari berbagai Pengurus Wilayah NU (PWNU) di seluruh Indonesia.

PWNU menolak desakan mundur dan berencana melakukan konsolidasi nasional untuk menyamakan pemahaman terkait polemik tersebut.

Sejumlah elemen NU angkat suara menanggapi krisis yang memanas ini.

Laskar Nahdliyin Yogyakarta menyatakan keprihatinan dan meminta Gus Yahya menyampaikan klarifikasi terbuka.

“Gus Yahya harus bertanggung jawab dan memberikan penjelasan terbuka atas kegaduhan di PBNU.”

Sementara Ketua PBNU Gus Ulil Abshar Abdalla mengimbau warga NU tidak terseret opini media sosial.

“Reaksi publik tidak selalu mencerminkan realitas organisasi. Kritik adalah bagian normal dari dinamika NU.”

Gus Yahya juga menegaskan bahwa isu politik maupun kunjungan kader NU ke Israel adalah inisiatif pribadi, bukan representasi institusi PBNU.

Hingga kini, Gus Yahya tetap menjabat. Ia menyatakan bahwa Syuriyah harian tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan Ketua Umum menurut AD/ART NU, sehingga desakan tersebut tidak sah.

Dalam pertemuan dengan seluruh Ketua PWNU se-Indonesia, Gus Yahya menerima dukungan penuh dan memberikan penjelasan menyeluruh.

Beberapa anggota Syuriyah bahkan disebut menyesali keputusan mendesaknya mundur karena merasa tidak memperoleh informasi secara lengkap.

Krisis ini mencerminkan ketegangan antara:

  • Kepemimpinan pusat vs. otoritas Syuriyah,
  • Aspirasi akar rumput vs. kebijakan elite,
  • Modernisasi organisasi vs. nilai tradisional pesantren.

Pengamat menilai keberhasilan Gus Yahya mempertahankan posisinya ditopang oleh pemahaman mendalam terhadap struktur NU, dukungan solid dari PWNU, serta pendekatan musyawarah bersama para kiai.

Meski desakan pemberhentian mereda, dinamika internal NU belum sepenuhnya usai.

Situasi ini menjadi ujian besar bagi NU dalam menjaga persatuan, legitimasi, dan arah organisasi di tengah perbedaan pandangan internal.

Jika kamu ingin, saya bisa buatkan meta title, meta description SEO, thumbnail caption, atau versi berita yang lebih singkat untuk media sosial.(*)




Tahura Djuanda: Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung untuk Trekking, Sejarah, dan Udara Sejuk

SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi warga lokal maupun wisatawan Bandung yang mendambakan pelarian ke alam yang menyegarkan, Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura Dago) adalah jawabannya.

Berlokasi strategis di kawasan Dago, hutan Djuanda ini menyajikan kombinasi sempurna: udara sejuk pegunungan yang asri, rimbunnya hutan tropis, serta beragam aktivitas rekreasi yang cocok untuk semua kalangan.

Eksplorasi Seru di Tahura Djuanda: Dari Air Terjun hingga Jejak Sejarah

Tahura Dago dikenal sebagai lokasi outdoor terbaik untuk berbagai kegiatan, mulai dari berjalan-jalan santai, trekking, hingga bersepeda di jalur khusus yang menantang.

Beberapa spot ikonik yang wajib Anda kunjungi di Tahura Djuanda meliputi:

  • Curug Omas: Air terjun jernih yang menawarkan suasana hutan yang sangat tenang, ideal untuk relaksasi.

  • Goa Belanda: Situs bersejarah yang merupakan peninggalan era kolonial Belanda, menyajikan pengalaman wisata sejarah yang unik.

  • Goa Jepang: Bekas peninggalan Perang Dunia II, kini menjadi objek wisata edukatif dan menarik untuk dijelajahi.

Selain menawarkan keindahan alam, Taman Hutan Raya Ir H Djuanda juga berkomitmen pada edukasi lingkungan dan konservasi.

Pengelola menekankan pentingnya menjaga hutan Djuanda agar tetap lestari, sekaligus memberikan pengalaman yang mendidik bagi setiap pengunjung.

“Kami ingin semua yang datang ke Tahura tidak hanya menikmati alam, tapi juga memahami pentingnya menjaga kelestariannya,” ujar pihak pengelola, menegaskan fungsi konservasi Tahura Dago.

Bagi keluarga, pelajar, maupun komunitas pecinta alam, wisata Tahura Djuanda menawarkan pengalaman yang lengkap dan nyaman.

Tersedia berbagai fasilitas pendukung, seperti area parkir yang memadai, warung makan, hingga toilet umum.

Udara sejuk dan panorama kota Bandung yang dapat dilihat dari ketinggian menambah nilai jual tersendiri, menjadikannya tempat ideal untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari.

Aktivitas outdoor di Tahura Djuanda sangat beragam, mulai dari berfoto, piknik, hingga mengamati flora dan fauna khas hutan tropis.

Anda bisa memilih eksplorasi mandiri atau menggunakan jasa pemandu lokal.

Terutama untuk jalur trekking yang lebih menantang atau untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang sejarah taman hutan.

Dengan tiket masuk yang terjangkau dan akses yang relatif mudah dari pusat kota, Tahura Dago (atau Hutan Djuanda) tetap menjadi destinasi utama bagi siapapun yang mencari kesejukan alam sekaligus petualangan di Bandung.

Pastikan Tahura Djuanda masuk dalam daftar kunjungan Anda selanjutnya saat ber wisata Bandung!.(*)




Drama 2-2: Elche Tahan Imbang Real Madrid di Martínez Valero

SEPUCUKJAMBI.ID – Elche dan Real Madrid berbagi angka 2‑2 dalam laga dramatis pekan ke‑13 La Liga di Stadion Manuel Martínez Valero, Senin dini hari, 24 November 2025m

Real Madrid dua kali tertinggal, namun mampu menyamakan berkat gol Dean Huijsen dan Jude Bellingham, meski mendapat tekanan keras dari tuan rumah.

Elche membuka keunggulan di babak kedua melalui Aleix Febas (menit 53), memanfaatkan rapuhnya lini pertahanan Madrid.

Real Madrid kemudian menyamakan lewat sundulan Huijsen dari bola mati menit 78.

Elche kembali unggul melalui Álvaro Rodríguez (menit 84), sebelum Bellingham memastikan hasil imbang pada menit 87, memanfaatkan umpan tak langsung dari tendangan bebas Kylian Mbappé.

Di penghujung laga, Elche harus bermain dengan 10 pemain setelah Víctor Chust menerima kartu merah, namun Madrid tetap gagal mencetak gol kemenangan.

“Kami belum runtuh. Hasil yang diinginkan belum tercapai, tapi semangat tim tetap bagus. Kita harus terus belajar dan berkembang,” kata Alonso.

Alonso menyoroti kurangnya dorongan ekstra setelah gol penyama dan efektivitas serangan yang masih perlu ditingkatkan.

Secara taktis, Madrid mengandalkan skema 4-3-3, dengan dominasi penguasaan bola, namun peluang bersih yang tercipta terbatas. Kritik juga muncul terkait susunan pemain yang dianggap cukup berisiko.

Hasil imbang ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Madrid menjadi tiga pertandingan di semua kompetisi.

Alonso menegaskan pentingnya ketangguhan tim menghadapi masa-masa sulit:

“Respons terhadap kesulitan akan menunjukkan siapa kita sebenarnya.”

Bagi Elche, satu poin di kandang Real Madrid merupakan hasil berharga, menunjukkan mental kuat dan efektivitas serangan balik yang menegaskan bahwa mereka tidak bisa dipandang sebelah mata oleh tim besar.(*)




Warga Geruduk Pertamina EP Kenali Asam Bawah Jambi Tuntut Penjelasan Zona Merah SHM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Puluhan warga menggeruduk kantor Pertamina EP Kenali Asam Bawah di Jambi untuk menuntut penjelasan terkait penetapan status zona merah atau blokir Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dinilai dilakukan sepihak tanpa melibatkan masyarakat.

Menurut warga, penetapan zona merah membuat tanah mereka tidak bisa diagunkan di bank, sulit diwariskan, dan terhambat dalam berbagai urusan administratif.

Warga menuntut Pertamina menghapus status zona merah dan mendesak Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk membuka blokir SHM mereka di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Mereka menilai blokir SHM tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan sangat merugikan.

Selain itu, warga memberikan tenggat waktu 7 hari kepada Pertamina dan pihak terkait untuk memberikan jawaban resmi.

Warga menegaskan, jika tidak ada kepastian dalam batas waktu tersebut, mereka akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar.(*)




Z Corner Resmi Dibuka di Taman Banjuran Budaya Jambi, Jadi Ruang Baru UMKM Kuliner untuk Naik Kelas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, menegaskan bahwa sektor kuliner saat ini tengah menjadi tren nasional dan memiliki potensi kuat dalam mendorong UMKM untuk “segera naik kelas”.

Menurutnya, fasilitas seperti Z Corner sangat penting agar para pelaku usaha kecil memiliki ruang berkembang yang lebih baik dan lebih layak.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, turut menyampaikan bahwa kehadiran Z Corner merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui ruang-ruang kreatif dan terstruktur, khususnya bagi UMKM kuliner.

Z Corner resmi dibuka pada Senin, 24 November 2025, di kawasan Taman Banjuran Budaya Kota Jambi yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Remaja.

Sentra kuliner ini menjadi harapan baru bagi para pedagang yang selama ini membutuhkan tempat berjualan yang tertata dan mudah dijangkau pengunjung.

Program ini merupakan inisiasi Wali Kota Jambi dan didukung penuh oleh BAZNAS RI, baik dari sisi fasilitas usaha maupun pemberdayaan pedagang.

Para pelaku UMKM mengaku sangat terbantu.

Banyak dari mereka merasakan dampak positif langsung sejak Z Corner mulai beroperasi.

“Alhamdulillah, pendapatan kami meningkat. Tempatnya lebih rapi, banyak orang datang, dan kami lebih percaya diri berjualan,” ujar salah satu pedagang, Yessi.

Z Corner hadir dengan konsep kuliner modern yang tetap menonjolkan identitas lokal.

Pengunjung dapat menikmati jajanan khas Jambi, makanan tradisional, hingga kuliner kekinian dalam satu area yang menjadi ruang berkumpul baru bagi keluarga dan anak muda.

Para pedagang berharap Z Corner terus berkembang dan menjadi ikon baru wisata kuliner Kota Jambi sekaligus menjadi batu loncatan bagi UMKM untuk tumbuh lebih maju.

Dengan peresmian Z Corner, Taman Banjuran Budaya kini kembali hidup sebagai ruang publik sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.(*)




Z Corner Resmi Dibuka di Taman Banjuran Budaya Jambi, Pedagang: Pendapatan Kami Naik

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID  – Sentra kuliner Z Corner resmi diluncurkan pada Senin, 24 November 2025, di kawasan Taman Banjuran Budaya Kota Jambi yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Remaja.

Kehadiran pusat UMKM kuliner ini langsung disambut antusias para pedagang yang merasakan dampak positif sejak hari pertama dibuka.

Z Corner merupakan program yang digagas Wali Kota Jambi, Maulana dan Wawako Diza sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.

Pendirian fasilitas ini juga mendapat dukungan dan bantuan dari BAZNAS RI, mulai dari sarana usaha hingga pemberdayaan pelaku UMKM.

Para pedagang mengaku Z Corner menjadi angin segar setelah bertahun-tahun berjualan tanpa fasilitas memadai.

Kini, mereka memiliki tempat yang lebih tertata, nyaman, dan mudah dijangkau warga.

“Alhamdulillah, sejak Z Corner dibuka, pendapatan kami langsung meningkat. Tempatnya lebih rapi dan banyak pengunjung datang,” ujar salah satu pedagang, Yessi yang merasa terbantu dengan kehadiran sentra kuliner tersebut.

Z Corner hadir dengan konsep kuliner modern namun tetap menampilkan identitas lokal.

Pengunjung dapat menemukan beragam pilihan makanan khas Jambi, jajanan kekinian, hingga minuman segar dalam satu area yang dirancang sebagai ruang berkumpul keluarga dan anak muda.

Para pedagang berharap program ini terus berkembang dan menjadi magnet baru kuliner di Kota Jambi.

Mereka optimistis Z Corner akan semakin ramai dan membawa dampak jangka panjang bagi ekonomi masyarakat sekitar.

Dengan dibukanya Z Corner, Taman Banjuran Budaya kembali hidup sebagai ruang publik yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberdayakan UMKM lokal.(*)




Setelah 13 Tahun, Ilmuwan Temukan Rafflesia ‘Wajah Harimau’ Mekar di Hutan Sumbar

SEPUCUKJAMBI.ID – Bunga langka Rafflesia hasseltii, yang dijuluki “Rafflesia Wajah Harimau”, akhirnya ditemukan mekar di hutan hujan Sumatera Barat.

Momen langka ini menjadi buah dari ekspedisi selama 13 tahun yang dilakukan ilmuwan internasional bersama pemandu lokal, dan kini viral di media sosial.

Video haru saat bunga tersebut mekar diunggah oleh akun Instagram Universitas Oxford (@oxford_uni).

Dalam rekaman itu, pemandu lokal Septian “Deki” Andriki tampak menangis bahagia ketika kelopak Rafflesia terbuka perlahan di tengah malam-momen yang selama ini ia kejar tanpa kenal lelah.

Ekspedisi ini dipimpin oleh Dr. Chris Thorogood dari University of Oxford.

Ia dan tim melakukan perjalanan panjang menembus hutan lebat yang menjadi habitat harimau Sumatra, berjalan siang dan malam demi menyaksikan mekarnya spesies yang sangat sulit ditemukan tersebut.

“Tiga belas tahun. Saya sangat beruntung,” ujar Deki dengan suara bergetar setelah impiannya akhirnya terwujud.

“Hanya sedikit orang di dunia yang pernah melihat bunga ini,” tambah Dr Thorogood, menegaskan betapa langkanya momen tersebut.

Rafflesia hasseltii dikenal dengan pola kelopaknya yang menyerupai wajah harimau.

Spesies ini hanya mekar dalam hitungan hari, membuat peluang untuk menemukan bunga dalam kondisi sempurna menjadi sangat kecil.

Bunga tersebut ditemukan mekar di Hiring Batang Somi, Kecamatan Sumpur Kudus, Sumatera Barat.

Akses menuju lokasi sangat menantang dan berisiko tinggi karena berada di wilayah jelajah harimau.

Penemuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara peneliti internasional dan masyarakat lokal.

Deki telah menjadi “mata dan telinga” tim selama bertahun-tahun, menyusuri hutan demi mendeteksi tanda-tanda kemunculan Rafflesia.

Para ahli kini menyerukan upaya perlindungan yang lebih serius terhadap habitat Rafflesia hasseltii.

Kerusakan hutan dapat membuat peluang munculnya bunga langka ini semakin menipis di masa mendatang.(*)

 




Liverpool Terpuruk! Kena Krisis Parah Setelah Dibantai Forest

SEPUCUKJAMBI.ID – Liverpool tengah menghadapi periode paling mengkhawatirkan dalam era kejayaan modern mereka. Kekalahan memalukan 0-3 dari Nottingham Forest di Anfield, Sabtu (22/11/2025).

Bukan sekadar hasil buruk, melainkan penegasan bahwa sang juara bertahan Premier League sedang berada di titik terendah musim ini.

Dalam 12 pertandingan pertama musim 2025/26, tim besutan Arne Slot sudah menelan enam kekalahan angka yang kontras dengan dominasi mereka pada musim lalu.

Menurut data Opta, Liverpool kini mengalami dua kekalahan beruntun dengan selisih tiga gol atau lebih dari Bournemouth dan Nottingham Forest.

Terakhir kali The Reds merasakan tren seburuk ini terjadi pada April 1965 kala dilatih Bill Shankly.

Penurunan performa Liverpool terasa sangat drastis. Musim lalu Slot dipuji karena bisa meraih gelar liga tanpa mendatangkan satu pun pemain baru.

Namun setelah klub menggelontorkan dana besar sekitar £450 juta di bursa transfer musim panas, ekspektasi meningkat tajam terutama setelah hadirnya dua pemain berharga lebih dari £100 juta, Florian Wirtz dan Alexander Isak.

Namun kenyataannya jauh dari harapan.

Wirtz dan Isak belum mencatatkan gol atau assist di Premier League.

Isak bahkan memegang rekor negatif sebagai pemain Liverpool pertama yang kalah dalam empat laga awalnya sebagai starter.

Kondisi fisiknya juga sempat dipertanyakan karena tak menjalani pramusim penuh setelah memaksakan kepindahan dari Newcastle.

Meski demikian, menyalahkan satu pemain tidak menyelesaikan masalah. Krisis Liverpool berakar pada banyak sektor.

Setelah musim lalu hanya kalah empat kali di liga, musim ini jumlah kekalahan tersebut sudah tersamai bahkan sebelum memasuki Desember.

Pertahanan yang biasanya menjadi kekuatan mereka kini melemah drastis 20 gol bersarang ke gawang The Reds hanya dalam 12 pertandingan, mendekati setengah kebobolan sepanjang musim lalu.

Absennya Trent Alexander-Arnold juga memberi dampak besar.

Meski kerap dikritik, kontribusi kreativitasnya selama bertahun-tahun sangat vital.

Penggantinya, Jeremie Frimpong, belum menampilkan performa stabil.

Bahkan, Arne Slot sempat menurunkan Dominik Szoboszlai sebagai bek kanan saat kalah dari Forest situasi yang menggambarkan betapa kacaunya struktur permainan Liverpool.

Di lini depan, Mohamed Salah juga belum mampu mengangkat performa tim.

Empat gol dari 11 pertandingan jelas menurun dibanding musim sebelumnya ketika ia meraih penghargaan PFA Players’ Player of the Year.

Minimnya kontribusi pemain baru membuat beban serangan bertumpu pada Salah seorang.

Saat ini Liverpool tercecer di posisi ke-11 klasemen, delapan poin tertinggal dari Arsenal di puncak, dan sudah memainkan satu laga lebih banyak.

Statistik menunjukkan mereka menjadi juara bertahan Premier League keempat yang menelan enam kekalahan dalam 12 pertandingan awal musim.

Menyusul jejak buruk Blackburn (1995/96), Chelsea (2015/16), dan Leicester City (2016/17), tiga tim yang semuanya gagal mempertahankan gelar.

Tekanan terhadap Arne Slot semakin besar.

Jika tidak segera menemukan solusi, Liverpool berpotensi mengukir musim yang lebih dikenang karena keterpurukan, bukan sebagai tim juara yang mempertahankan dominasi.(*)