Integritas Anjlok, Ombudsman Dorong Evaluasi Total Pejabat Pemprov Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rilis terbaru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menempatkan Pemerintah Provinsi Jambi sebagai daerah rawan korupsi mendapat tanggapan serius dari Ombudsman RI Perwakilan Jambi.

Kepala Ombudsman Provinsi Jambi, Saiful Roswandi, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Jambi untuk melakukan evaluasi dan bersih-bersih pejabat yang dianggap bermental koruptif.

Saiful menegaskan bahwa hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK harus dijadikan alarm penting bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem dan kinerja birokrasi.

“Sudah saatnya Gubernur Jambi mengecek kinerja bawahannya. Rilis KPK melalui SPI ini harus menjadi titik awal melakukan bersih-bersih terhadap pejabat bermental korup,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa, Jambi memiliki riwayat buruk terkait kasus korupsi yang melibatkan banyak pejabat, baik dari eksekutif maupun legislatif.

“Kita sudah punya banyak pengalaman. Pejabat PUPR diperiksa, anggota legislatif diperiksa. Ini membuat Jambi tertinggal dalam pembangunan karena pejabatnya sibuk menghadapi proses hukum,” tambahnya.

Saiful menjelaskan bahwa, praktik korupsi biasanya muncul akibat maladministrasi dalam pelayanan publik.

Karena itu, pejabat diminta memahami prosedur secara benar, terutama dalam proses pengadaan barang dan jasa.

“Korupsi itu bermula dari maladministrasi, kadang dilakukan dengan sengaja. Ini yang harus dihindari. Pejabat publik wajib memahami prosedur pelayanan agar tidak menyimpang,” tegasnya.

Sementara itu, KPK dalam hasil SPI 2024 menempatkan Provinsi Jambi dalam zona rawan korupsi.

Skor integritas Pemprov Jambi tercatat di angka 69,39, mengalami penurunan signifikan sebesar 6,09 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini menunjukkan masih lemahnya tata kelola birokrasi dan tingginya potensi penyimpangan dalam internal pemerintahan.(*)




Kejari Bungo Hancurkan Barang Bukti Juli–November 2025, Ini Rinciannya

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejari Bungo melaksanakan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) untuk periode Juli hingga November 2025.

Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kejari Bungo pada Rabu, 26 November 2025.

Acara pemusnahan ini dihadiri unsur Forkopimda dan berbagai instansi terkait, termasuk perwakilan BNK Bungo, Pengadilan Negeri Muara Bungo, Polres Bungo, serta Kodim Bute.

Hadir pula jajaran Kejari Bungo seperti Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Cepy Indra Gunawan, SH, MH, dan Kasi Intelijen, Rendy Winata, SH.

Kepala Kejaksaan Negeri Bungo, Krisdianto, SH, MH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil putusan 67 perkara tindak pidana umum dan narkotika yang telah diputus oleh Pengadilan Negeri Bungo dan Pengadilan Tinggi Jambi sepanjang periode tersebut.

Barang bukti narkotika yang dimusnahkan meliputi sabu seberat 261,25 gram, ganja 893,64 gram, dan 1,36 gram ekstasi dengan total nilai mencapai Rp300 juta.

Selain narkotika, turut dimusnahkan berbagai barang lainnya seperti timbangan digital, handphone, senjata api, senjata tajam, dokumen, dan pakaian.

Proses pemusnahan dilakukan dengan metode berbeda sesuai jenis barang bukti.

Untuk narkotika, barang dicampurkan ke dalam air panas dan sabun cair hingga larut sebelum dibuang ke saluran pembuangan.

Senjata api dipotong, sementara dokumen dan pakaian dibakar hingga habis.

Krisdianto juga menyoroti meningkatnya kasus narkotika di Kabupaten Bungo dan mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap upaya pencegahan.

“Jika ada anggota keluarga yang terindikasi menggunakan narkoba, segera laporkan ke BNK untuk dilakukan rehabilitasi,” pesannya.

Ia memastikan seluruh barang bukti narkotika telah melewati uji deteksi, termasuk pemeriksaan acak (random sampling) sebelum dimusnahkan.

“Terima kasih kepada Forkopimda yang hadir pada kegiatan ini. Alhamdulillah, pemusnahan barang bukti berjalan lancar,” tutup Kajari Bungo.(*)




Kejari Jambi Geledah PT EBN! Terkait Dugaan Pajak Parkir Angso Duo

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi melakukan penggeledahan di kantor PT Eraguna Bumi Nusa (EBN), selaku pengelola Pasar Angso Duo Jambi, pada Rabu, 26 November 2025.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyelidikan dugaan penyimpangan Pajak Parkir Pasar Angso Duo.

Penggeledahan berlangsung sekitar dua jam, mulai pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi, tim penyidik langsung masuk ke sejumlah ruangan yang diduga menyimpan dokumen administrasi keuangan dan data pengelolaan pasar.

Kasus yang tengah diselidiki berkaitan dengan dugaan tidak disetorkannya pajak parkir oleh PT EBN Jambi untuk periode Maret hingga Desember 2023.

Kasi Pidsus Kejari Jambi, Soemarsono, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan untuk memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan.

“Hari ini tim melakukan penggeledahan terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan retribusi parkir di Pasar Angso Duo. Sejumlah dokumen kami amankan untuk kepentingan penyidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa, tim juga mengamankan dokumen lain yang berkaitan dengan pajak parkir dan pajak pertambahan nilai.

“Dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pajak parkir dan PPN juga telah kami sita,” jelasnya.

Dari lokasi, penyidik terlihat membawa satu kotak besar berisi berkas, termasuk laporan transaksi, data retribusi, hingga sebuah komputer yang diduga menyimpan data pengelolaan keuangan pasar.

Sementara itu, Legal PT EBN, Maiful Efendi, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

“Hari ini Tim Kejari Jambi melakukan pemeriksaan berkas pajak parkir selama kurang lebih tiga jam. Seluruh dokumen yang diminta telah kami serahkan dan proses selanjutnya kami serahkan kepada Kejaksaan,” ungkapnya.(*)




Sinsen Ikut Program Pemagangan Nasional, Bekali Peserta dengan Budaya Kerja Profesional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), main dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi, resmi menyambut enam peserta terpilih Program Pemagangan Nasional Batch 2 yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kegiatan on boarding yang berlangsung Senin (24/11) tersebut menjadi kesempatan perdana bagi Sinsen untuk terlibat dalam program pemagangan tingkat nasional.

Keenam peserta yang lolos berasal dari sejumlah perguruan tinggi ternama, seperti Telkom University, Universitas Sriwijaya, Universitas Jambi, Universitas Andalas, dan Universitas Batanghari.

Rangkaian on boarding dimulai dengan sesi penyambutan oleh manajemen Sinsen, kemudian dilanjutkan dengan office tour untuk memperkenalkan lingkungan kerja dan fasilitas perusahaan.

Peserta juga memperoleh pembekalan dasar mengenai budaya kerja, struktur organisasi, dan gambaran tanggung jawab tiap divisi.

Selanjutnya, peserta mengikuti sambutan resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan melalui sesi virtual Zoom.

Rendy Saputra, Supervisor Human Resource Development Sinsen, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.

“Ini pertama kalinya Sinsen turut serta dalam program pemagangan nasional. Kami sangat senang dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk merasakan pengalaman kerja nyata. Harapannya, para peserta dapat belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi positif selama menjalani magang di Sinsen,” ujarnya.

Salah satu peserta, Ainun Nahda (Internship HR Recruitment), turut mengungkapkan kebahagiaannya.


“Sebagai fresh graduate, saya benar-benar berharap bisa masuk program ini, dan Alhamdulillah saya diterima. Kesan pertama saya terhadap perusahaan sangat baik. Kami mendapat arahan dan sambutan hangat, serta diperkenalkan berbagai hal secara detail. Semoga saya dan rekan-rekan bisa berkembang bersama perusahaan,” ucapnya.

Melalui keikutsertaan pada Program Pemagangan Nasional Batch 2, Sinsen berharap dapat mendukung pengembangan kompetensi generasi muda di Jambi serta berperan dalam mencetak talenta unggul yang siap menghadapi dunia kerja.(*)




Indonesia Darurat ‘Job Scam’ Tertinggi di Asia Pasifik, Jadi Pintu Masuk Perdagangan Orang

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indonesia kini menyandang predikat darurat penipuan lowongan kerja (job scam), mencatatkan kasus tertinggi di kawasan Asia Pasifik.

Data mengejutkan dari SEEK menunjukkan bahwa sekitar 38% dari seluruh upaya penipuan di APAC menargetkan Indonesia, bahkan menyumbang 62% dari total kasus penipuan se-Asia.

Direktur Operasional Jobstreet Indonesia, Willem Najoan, menekankan bahwa bahaya job scam telah melampaui kerugian finansial

“Kita tidak lagi hanya berbicara soal kerugian finansial, tetapi juga risiko keamanan serius. Job scam telah berevolusi menjadi pintu masuk kejahatan terorganisir seperti perdagangan orang,” ujarnya.

Bidang Kerja Paling Rentan Jadi Target Scammer

Scammer dilaporkan paling banyak memalsukan lowongan pada level entry-level.

Lima kategori pekerjaan yang paling rentan menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan, menurut data SEEK:

  1. Administration & Office Support (sekitar 39,36%)

  2. Manufacturing, Transport & Logistics (sekitar 21,06%)

  3. Retail & Consumer Products (sekitar 12,23%)

  4. Trades & Services (sekitar 7,98%)

  5. Hospitality & Tourism (sekitar 5,74%)

Modus Canggih: Manfaatkan AI dan Tugas Palsu

Modus operandi penipuan kini semakin canggih dan terstruktur. P

elaku memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat iklan lowongan yang sangat meyakinkan.

Taktik populer yang digunakan termasuk menawarkan pekerjaan paruh waktu dengan tugas yang terkesan ringan, lalu meminta korban melakukan deposit atau top-up dana dengan iming-iming komisi besar.

Scammer juga sering menyamar sebagai staf resmi dari platform pekerjaan, menghubungi calon korban melalui SMS, media sosial, atau aplikasi chat, membuat tawaran palsu tersebut tampak legal.

Upaya Platform dan Imbauan Kewaspadaan

Menghadapi tren ini, platform seperti SEEK memperketat sistem verifikasi.

Semua perekrut diwajibkan melewati pemeriksaan legalitas yang ketat, serta pemeriksaan iklan secara otomatis dan manual.

“Kami terus meningkatkan proteksi pengguna agar tidak menjadi korban penipuan,” tegas Willem Najoan.

Para pencari kerja di Indonesia, terutama lulusan baru dan fresh graduate, diimbau untuk selalu memeriksa kredibilitas lowongan sebelum memberikan data pribadi atau menyetorkan uang.

Kewaspadaan ekstra sangat diperlukan mengingat penipuan ini berpotensi merugikan finansial dan membuka celah pada kejahatan terorganisir, termasuk perdagangan orang.

Organisasi terkait dan platform pekerjaan terus bekerja sama dengan lembaga pemerintah dan non-pemerintah untuk berbagi intelijen dan memperketat pengawasan terhadap perekrut nakal.(*)




Jelang Reuni 212 di Monas, Panitia Tegaskan Nuansa Kebangsaan dan Persaudaraan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Reuni Akbar 212 akan kembali digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Selasa, 2 Desember 2025.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dimulai dini hari, acara tahun ini dijadwalkan berlangsung setelah salat Magrib.

Panitia mengusung tema “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Memerdekakan Palestina dari Penjajah”, dengan tujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, dan Insaniyah.

Ketua Steering Committee (SC) Reuni 212, Ustaz Ahmad Shobri Lubis, menegaskan bahwa acara ini menjadi ajang memperkuat persaudaraan umat sekaligus menegaskan solidaritas terhadap Palestina.

Rangkaian kegiatan meliputi ibadah berjamaah, zikir, doa bersama, serta tausiyah dari sejumlah ulama.

Menurut Ustaz Ahmad, reuni ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin semua masyarakat merasakan nuansa kebersamaan dan nilai kebangsaan,” ujarnya.

Panitia telah mengundang sejumlah tokoh nasional, seperti Presiden Prabowo Subianto, mantan Gubernur DKI Anies Baswedan, serta beberapa menteri.

Pemerintah Provinsi DKI melalui Pramono Anung menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan acara dan memastikan koordinasi keamanan berjalan baik.

Wakil Gubernur Rano Karno turut menyatakan kesiapannya menghadiri acara tersebut.

Peserta diimbau membawa perlengkapan ibadah, seperti sajadah, serta jas hujan atau payung mengingat potensi hujan di kawasan Monas.

 “Spirit 212 tidak hanya tentang persaudaraan, tetapi juga dukungan terhadap perjuangan keadilan internasional, termasuk untuk Palestina,” kata Ustaz Ahmad.

Meski daftar undangan telah dirilis, panitia belum memastikan siapa saja tokoh yang dipastikan hadir.

Format acara yang dimulai sore hari dan lebih menonjolkan kegiatan ibadah bersama menimbulkan sejumlah pertanyaan terkait pengaturan keamanan, arus peserta, dan kesiapan logistik.

Di tengah dinamika politik dan isu keagamaan, Reuni Akbar 212 memunculkan ragam respons publik.

Ada yang melihatnya sebagai momentum kebersamaan dan refleksi nilai kebangsaan, sementara sebagian lain menyoroti potensi politik identitas serta dampak sosial dari keramaian besar.

Sejak pertama kali digelar pada 2016, Reuni 212 dikenal sebagai ajang yang menekankan nilai solidaritas umat.

Panitia menegaskan bahwa acara tahun ini tetap mengedepankan nuansa religius dan kebangsaan, sekaligus menjadi ruang refleksi bagi masyarakat.

Aparat keamanan telah menyiapkan pengamanan ketat untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.(*)




Ira Puspadewi Dapat Rehabilitasi Presiden, Bebas dari Kasus ASDP Rp1,25 Triliun

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP), Ira Puspadewi, resmi memperoleh rehabilitasi dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Keputusan ini membuat Ira serta dua mantan direksi ASDP lainnya dibebaskan dari tahanan.

Meskipun kasus dugaan korupsi senilai Rp 1,25 triliun yang menyeret mereka masih menuai perhatian publik.

Ira Puspadewi menjabat sebagai Direktur Utama ASDP sejak 2017 hingga 2024.

Sebelum memimpin perseroan, ia pernah berkarier di sejumlah BUMN, seperti PT Sarinah dan PT Pos Indonesia, serta menyelesaikan studi doktoral di Universitas Indonesia pada 2018.

Kasus hukum yang menjeratnya berkaitan dengan akuisisi PT Jembatan Nusantara (PT JN) pada 2019–2022.

Pada April 2023, KPK menetapkannya sebagai tersangka, dan proses persidangan dimulai pada Agustus 2024.

Pada 20 November 2025, pengadilan menjatuhkan vonis empat tahun enam bulan penjara, denda Rp500 juta, serta menetapkan kerugian negara sebesar Rp 1,25 triliun.

Kasus tersebut menimbulkan perdebatan publik.

Sebagian pihak menilai keputusan akuisisi PT JN merupakan strategi bisnis yang sah dan dikategorikan sebagai keputusan korporasi, bukan tindakan yang berorientasi pada keuntungan pribadi.

Bagi kelompok ini, langkah rehabilitasi dari Presiden Prabowo pada 25 November 2025 dipandang sebagai bentuk koreksi atas proses hukum yang dianggap keliru.

Rehabilitasi itu sekaligus menjadi dasar bagi KPK untuk membebaskan Ira dan dua terdakwa lainnya.

Namun, tidak sedikit masyarakat dan pengamat hukum yang tetap menilai bahwa putusan pengadilan menyatakan adanya bukti kuat atas kerugian negara.

Mereka mengingatkan bahwa tanggung jawab pimpinan BUMN tetap harus dijaga agar tidak menimbulkan kerugian finansial dan risiko tata kelola.

Pengamat hukum dan korporasi Andi Santoso menyoroti dampak lanjutan dari kasus semacam ini.

“Pimpinan BUMN bisa terlalu berhati-hati karena takut berurusan dengan hukum,” ujarnya.

Ira Puspadewi menjadi salah satu figur penting di sektor transportasi nasional yang kasusnya memunculkan diskursus luas mengenai batas antara inovasi bisnis, akuntabilitas publik, dan mekanisme hukum yang adil dalam pengelolaan BUMN.(*)




Jakarta Resmi Jadi Kota Terpadat Dunia, Penduduk Hampir 42 Juta Jiwa

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Jakarta resmi dinobatkan sebagai ibu kota terpadat di dunia.

Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) World Urbanization Prospects 2025 mencatat bahwa wilayah metropolitan Jakarta kini dihuni hampir 42 juta orang, melampaui Dhaka (Bangladesh) dan Tokyo (Jepang).

Secara administratif, kepadatan penduduk DKI Jakarta mencapai 16.155 jiwa per kilometer persegi, jauh di atas rata-rata nasional.

Tingginya konsentrasi penduduk ini menimbulkan berbagai persoalan perkotaan seperti kemacetan, keterbatasan ruang hunian, tekanan terhadap layanan publik, serta berkurangnya ruang terbuka hijau.

Beragam penelitian turut menyoroti dampak urbanisasi ekstrem pada kota besar.

Studi mengenai urbanisasi Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan penduduk yang tidak terkelola menyebabkan kemacetan parah, perluasan permukiman informal, dan ketimpangan akses hunian, sehingga menyulitkan kota untuk berkembang secara berkelanjutan.

Fenomena tersebut sejalan dengan tren global. Sekitar 45 persen populasi dunia kini tinggal di perkotaan.

Sementara jumlah megacity kota dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa melonjak dari 8 kota pada 1975 menjadi 33 kota pada 2025.

Asia menjadi kawasan dengan megacity terbanyak, termasuk Jakarta.

Di Indonesia, Pulau Jawa menjadi pusat persebaran penduduk yang sangat padat, terutama Jakarta dan wilayah penyangganya.

Kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam memindahkan ibu kota negara ke Nusantara, Kalimantan, demi pemerataan pembangunan dan mengurangi beban Jakarta.

Meski menghadapi tekanan kepadatan, Jakarta tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan peluang kerja.

Kota ini menawarkan akses pendidikan, fasilitas kesehatan, dan kesempatan karier yang lebih luas, sehingga tetap menarik bagi pendatang.

Dengan status sebagai kota terpadat di dunia, Jakarta membutuhkan strategi perencanaan kota yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

Penguatan transportasi publik, penataan hunian, dan penambahan ruang hijau menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas hidup warga di tengah kepadatan yang terus meningkat.(*)




Minat Baca Indonesia Naik, Gen Z Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Literasi

SEPUCUKJAMBI.ID – Minat baca masyarakat Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Terutama berkat dorongan kuat dari generasi muda, khususnya Gen Z.

Para penggiat literasi menilai perkembangan ini sebagai sinyal positif bagi penguatan budaya membaca di Tanah Air.

Data terbaru Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Tingkat Gemar Membaca (TGM) nasional naik dari 66,77 pada 2023 menjadi 72,44 pada 2024.

Kenaikan tersebut tidak hanya berasal dari meningkatnya jumlah buku yang dibaca.

Tetapi juga dari semakin populernya konsumsi bacaan digital, seperti e-book, artikel daring, serta konten literasi di media sosial.

Tren seperti booktok dan bookgram terbukti mendorong anak muda lebih aktif membaca sekaligus membentuk ekosistem literasi yang kreatif.

Salah satu penggiat literasi nasional menyebut bahwa Gen Z menjadi motor utama pertumbuhan literasi.

Mereka dinilai lebih adaptif dengan format digital dan aktif membangun komunitas baca yang dinamis.

Tak hanya dunia digital, literasi dalam bentuk fisik juga tumbuh signifikan.

Berbagai pameran buku seperti Big Bad Wolf Books maupun book fair lokal selalu mendapat sambutan meriah, terutama dari anak-anak, remaja, hingga keluarga.

Program pemerintah seperti Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan layanan perpustakaan digital iPusnas juga dinilai mulai memberikan dampak.

Meski akses buku fisik di beberapa daerah masih menjadi tantangan.

Namun, para ahli literasi mengingatkan bahwa meningkatnya minat baca belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kualitas literasi.

Banyak anak muda masih lebih sering memilih bacaan populer atau konten cepat.

Sehingga kemampuan analisis dan pemahaman bacaan belum turut meningkat secara signifikan.

Survei nasional serta data dari BBW Books menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia rata-rata membaca sekitar enam buku per tahun.

Angka ini menunjukkan bahwa meski tren membaca meningkat, kebiasaan membaca rutin masih relatif rendah dan belum merata di berbagai wilayah.

Meski demikian, para pengamat melihat tren positif ini sebagai peluang besar untuk memperkuat budaya baca nasional.

Pemanfaatan teknologi, pengembangan konten digital, serta komunitas literasi kreatif dinilai mampu memperluas akses terhadap bacaan berkualitas dan menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.

Generasi muda, khususnya Gen Z, diharapkan menjadi ujung tombak transformasi literasi.

Tidak hanya membaca untuk hiburan, tetapi turut mengembangkan komunitas literasi yang inklusif dan kolaboratif.

Dengan momentum yang dipimpin generasi muda, para penggiat literasi optimistis bahwa peningkatan minat baca masyarakat dapat terus berlanjut.

Sehingga Indonesia mampu membangun budaya membaca yang kuat, berkelanjutan, dan merata di masa depan.(*)




Mantan Walikota Bambang Priyanto Dimakamkan di TMP, Walikota Maulana: Almarhum Mengabdi dengan Ketulusan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana duka menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Bakti Kota Jambi, Rabu siang, saat prosesi pemakaman mantan Wali Kota Jambi periode 2008–2013, dr. Bambang Priyanto, digelar dengan penuh khidmat.

Tokoh yang dikenal santun dan dekat dengan masyarakat itu wafat pada Selasa sore, 25 November 2025.

Sejak pagi, jajaran Pemerintah Kota Jambi dan masyarakat telah berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Sejumlah pejabat hadir langsung di lokasi pemakaman, di antaranya Wali Kota Jambi dr. Maulana, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Sekda Kota Jambi A. Ridwan, serta Bupati Tanjab Timur Dila.

Para ASN Pemkot Jambi juga terlihat turut melepas kepergian almarhum.

Kepala Dinas Kominfo sekaligus Juru Bicara Pemkot Jambi, Saleh Ridha, sebelumnya telah menyampaikan bahwa seluruh prosesi pemakaman dipersiapkan bersama keluarga dan pemerintah daerah.

“Kita semua memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Beliau sosok yang sangat berjasa bagi Kota Jambi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian pendahulunya tersebut.

“Kita kehilangan sahabat sekaligus orang tua. Kematian adalah ketetapan Allah SWT. Kita doakan almarhum dan mengambil pelajaran dari perjalanan hidupnya,” ujar Maulana.

Ia menegaskan bahwa, sosok Bambang Priyanto merupakan teladan dalam pengabdian.

“Almarhum telah menuntaskan perjalanan hidupnya di dunia dengan penuh pengabdian. Baik sebagai dokter maupun sebagai abdi negara hingga memimpin Kota Jambi pada periode 2008–2013. Beliau pribadi yang santun, mencintai masyarakat, menjalankan amanat dengan penuh amanah, dan berupaya keras membangun Kota Jambi,” tambahnya.

Lahir pada 30 September 1949, dr. Bambang Priyanto dikenal luas sebagai dokter yang rendah hati dan dekat dengan masyarakat.

Dalam dunia politik, namanya naik ketika memenangi Pilwako Jambi 2008 bersama Sum Indra, dan dilantik oleh Gubernur Jambi saat itu, H. Zulkifli Nurdin.

Bagi warga Jambi, almarhum bukan hanya seorang mantan kepala daerah, tetapi figur sederhana yang selalu meninggalkan kesan mendalam dalam setiap interaksinya.

Kepergian dr. Bambang Priyanto menjadi duka mendalam bagi Kota Jambi.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai pihak, seraya mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. (*)