Kemlu dan Polri Pulangkan 9 WNI Korban TPPO di Kamboja

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kemlu RI bekerja sama dengan Polri memulangkan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.

Pemulangan dilakukan setelah para korban menyelesaikan seluruh prosedur keimigrasian di negara tersebut.

Dalam pernyataan resmi, Kemlu menyebut seluruh WNI dipulangkan ke Tanah Air pada 26 Desember 2025, menggunakan penerbangan komersial rute Phnom Penh–Jakarta, dan diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 18.50 WIB.

“Seluruh WNI telah menjalani proses keimigrasian setempat, termasuk penyelesaian deportasi dan penerbitan exit permit,” ujar Kemlu.

Kesembilan WNI sebelumnya menjadi korban eksploitasi kerja setelah tergiur tawaran pekerjaan bergaji tinggi di Kamboja.

Mereka dijanjikan bekerja sebagai operator komputer, namun setibanya di sana dipaksa melakukan aktivitas penipuan daring (online scam) dan admin perjudian ilegal.

Paspor para korban disita, dan beberapa mengalami tekanan fisik maupun psikis.

Kasus ini terungkap setelah beberapa korban berhasil melarikan diri dan meminta perlindungan ke KBRI Phnom Penh.

Koordinasi lintas instansi antara KBRI, Kemlu RI, dan Bareskrim Polri memastikan keselamatan dan pemulangan para WNI.

Bareskrim Polri menegaskan pemulangan ini bagian dari upaya penegakan hukum terhadap jaringan TPPO lintas negara.

Aparat juga mendalami peran perekrut di Indonesia yang diduga terlibat dalam pengiriman korban melalui jalur nonprosedural.

Kemlu RI mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur tawaran kerja di luar negeri dengan janji gaji tinggi tanpa kejelasan prosedur dan legalitas.

Kamboja bukan negara resmi penempatan pekerja migran Indonesia, sehingga WNI yang bekerja di sana berisiko kehilangan perlindungan hukum.

Pemerintah menegaskan komitmen untuk meningkatkan kerja sama internasional serta penegakan hukum dalam negeri.

Ini dilakukan guna menekan praktik perdagangan orang dan melindungi keselamatan WNI di luar negeri.(*)




IKN Jadi Favorit Warga Selama Nataru, 37.000 Orang Kunjungi Kawasan Inti Pemerintahan

IKN, SEPUCUKJAMBI.ID – Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Ribuan warga dari berbagai daerah memanfaatkan momen libur akhir tahun untuk berkunjung dan melihat secara langsung perkembangan ibu kota baru Indonesia yang berlokasi di Kalimantan Timur.

Berdasarkan data Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), pada hari pertama libur Natal, Rabu (25/12/2025), jumlah pengunjung yang masuk ke kawasan KIPP IKN mencapai sekitar 37.000 orang.

Angka tersebut diperoleh dari pencatatan kendaraan dan pengunjung yang memasuki area inti pemerintahan.

Tingginya jumlah kunjungan ini mencerminkan antusiasme masyarakat yang besar terhadap pembangunan IKN sebagai proyek strategis nasional.

Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, mengatakan momentum libur Natal dan Tahun Baru menjadi perhatian khusus pemerintah karena potensi lonjakan pengunjung yang signifikan.

Oleh sebab itu, OIKN telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar kunjungan masyarakat dapat berlangsung secara tertib dan aman.

“Momentum libur Natal dan Tahun Baru menjadi perhatian khusus karena potensi peningkatan jumlah pengunjung. Oleh karena itu, kami menyiapkan sistem pelayanan yang terkoordinasi, mulai dari pengaturan alur kunjungan, transportasi, hingga dukungan kesehatan, agar seluruh aktivitas dapat berjalan tertib dan aman,” ujar Troy dalam keterangannya pada Jumat (26/12/2025).

Selama periode libur Nataru, kunjungan masyarakat ke kawasan IKN dibuka selama kurang lebih sembilan hari, mulai 25 Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Sejumlah titik di kawasan KIPP menjadi lokasi favorit pengunjung, terutama area di sekitar Istana Negara dan plaza utama yang dihiasi ornamen Natal.

Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan ini untuk berfoto bersama keluarga sekaligus mengenal lebih dekat kawasan ibu kota baru yang selama ini lebih banyak mereka kenal melalui pemberitaan.

Untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan pengunjung, OIKN menyiapkan berbagai fasilitas pendukung.

Di antaranya pengaturan lalu lintas dan arus kunjungan, penambahan area parkir, serta penyediaan fasilitas umum seperti toilet dan musala.

Selain itu, layanan kesehatan juga disiagakan di beberapa titik untuk mengantisipasi kebutuhan darurat selama masa kunjungan.

Akses menuju kawasan IKN turut diperkuat dengan difungsikannya secara terbatas ruas tol Balikpapan–IKN selama periode libur Nataru.

Langkah ini diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan sekaligus mengurangi kepadatan di jalur alternatif menuju kawasan inti ibu kota baru.

Ramainya kunjungan selama libur akhir tahun ini menunjukkan bahwa IKN mulai dipandang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan.

Tetapi juga sebagai destinasi wisata baru yang menarik minat masyarakat.

Pemerintah menilai tingginya animo publik ini sebagai sinyal positif.

Sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan pengelolaan kawasan dan kualitas pelayanan publik di IKN agar kunjungan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan tertib.(*)




Ketegangan Politik Aceh Kembali Mencuat, Dialog Jadi Kunci Hadapi Simbol GAM

ACEH, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketegangan terkait pengibaran bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) kembali mencuat setelah aparat TNI dan Polri membubarkan aksi massa di Lhokseumawe, Aceh, pada 25–26 Desember 2025.

Peristiwa ini terjadi di tengah kondisi pascabanjir dan longsor yang melanda provinsi tersebut.

Kapuspen Mabes TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menegaskan bahwa pembubaran dilakukan dengan pendekatan persuasif dan sesuai hukum.

Mengingat simbol GAM dikaitkan dengan gerakan separatis yang bertentangan dengan kedaulatan NKRI.

“TNI menegaskan bahwa pelarangan pengibaran bendera bulan bintang didasarkan pada ketentuan hukum yang berlaku karena simbol tersebut terkait gerakan separatis,” ujar Freddy.

Aparat awalnya meminta massa menghentikan aksi dan menyerahkan bendera, namun imbauan tidak diindahkan, sehingga langkah terukur dijalankan.

Selama pembubaran, aparat menemukan senjata api dan tajam yang kemudian diserahkan ke polisi untuk proses hukum.

Anggota DPR RI Komisi I, TB Hasanuddin, menyarankan agar penyelesaian isu ini dilakukan melalui dialog dan pendekatan persuasif, bukan kekerasan.

Ia menekankan pemerintah sebaiknya fokus pada rehabilitasi korban bencana daripada memperkeruh situasi dengan ketegangan politik.

Pengamat politik, Ali Rif’an, mengingatkan bahwa bendera GAM bukan ekspresi biasa karena muatan historis dan politisnya sensitif pascakonflik Aceh.

Ia menekankan kemunculannya di ruang publik tidak boleh dinormalisasi demi menjaga komitmen perdamaian.

Kasus ini memperlihatkan ketegangan antara kebebasan berekspresi dan penegakan hukum terkait simbol yang sarat sejarah. Hingga kini, situasi di Lhokseumawe relatif kondusif.

Namun dialog damai dan langkah persuasif tetap menjadi fokus untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan di Aceh.(*)




Wow! OJK Klaim Telah Blokir 27 Ribu Rekening Judi Online

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menegaskan komitmen tegasnya dalam memberantas praktik judi online di Indonesia.

Hingga Desember 2025, OJK memerintahkan bank-bank nasional untuk memblokir puluhan ribu rekening yang terindikasi digunakan untuk transaksi judi daring.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga integritas sistem keuangan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko ekonomi akibat perjudian online.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan bahwa pemblokiran rekening dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta PPATK.

“OJK telah meminta perbankan menutup rekening-rekening yang terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online,” ujar Dian.

Hingga akhir 2025, OJK mencatat sebanyak 27.395 rekening telah masuk daftar pemblokiran, dan jumlah ini terus bertambah seiring pendalaman pengawasan dan verifikasi identitas.

Pemblokiran dilakukan secara selektif dengan memperhatikan kesesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan penerapan enhanced due diligence (EDD) terhadap rekening yang dicurigai.

Selain rekening aktif, OJK juga menyoroti potensi penyalahgunaan rekening dormant atau tidak aktif yang sering diperdagangkan untuk transaksi ilegal, termasuk judi online.

Dian menekankan bahwa, bank harus memantau rekening tidak aktif agar tidak disalahgunakan dan meningkatkan efektivitas penanganan jual-beli rekening.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional pemberantasan judi online yang melibatkan regulator keuangan, otoritas digital, dan aparat penegak hukum.

OJK menegaskan bahwa pemblokiran rekening akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

Bank diminta memperkuat sistem pemantauan transaksi, verifikasi nasabah, dan pelaporan transaksi mencurigakan agar ruang gerak pelaku judi daring semakin terbatas.(*)




Panduan Lengkap Mengunjungi Monumen Nasional Jakarta, Ikon Perjuangan Indonesia

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Monumen Nasional (Monas) adalah simbol kebanggaan dan perjuangan bangsa Indonesia yang terletak di pusat kota Jakarta, tepatnya di Lapangan Merdeka.

Monas bukan hanya penanda geografis Jakarta, tetapi juga ikon identitas nasional yang mudah dikenali dari berbagai arah.

Pembangunan Monas dimulai pada tahun 1961 atas inisiatif Presiden Soekarno, dengan tujuan menjadi pengingat abadi perjuangan rakyat Indonesia meraih kemerdekaan.

Dengan tinggi mencapai 132 meter, Monas menjulang sebagai landmark ikonik Jakarta.

Bangunan ini memiliki filosofi mendalam: tugu melambangkan lingga, sementara pelatarannya melambangkan yoni, simbol keseimbangan dan kesuburan

Di puncak Monas terdapat lidah api berlapis emas yang melambangkan semangat perjuangan yang terus berkobar, menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Di bagian dalam, Monas memiliki Museum Sejarah Nasional, yang menampilkan diorama perjalanan sejarah Indonesia dari masa prasejarah hingga kemerdekaan.

Diorama ini disusun kronologis sehingga mudah dipahami oleh pelajar maupun wisatawan umum.

Pengunjung juga dapat menikmati panorama Jakarta dari pelataran puncak Monas menggunakan lift.

Dari ketinggian, pemandangan gedung pencakar langit, area hijau, dan hiruk pikuk ibu kota terlihat jelas, terutama pada hari cerah.

Kawasan Lapangan Merdeka di sekitar Monas juga difungsikan sebagai ruang terbuka hijau untuk olahraga, bersantai, dan kegiatan publik.

Monas kerap menjadi lokasi peringatan kenegaraan dan acara budaya nasional.

Fasilitas di Monas cukup lengkap, termasuk area parkir, ruang pameran, dan jalur pedestrian yang rapi. Akses menuju Monas pun mudah dengan berbagai moda transportasi umum.

Lebih dari sekadar destinasi wisata, Monas adalah simbol persatuan dan perjuangan bangsa. Monas mengingatkan masyarakat akan sejarah panjang Indonesia menuju kemerdekaan.

Sekaligus menawarkan pengalaman wisata edukatif, rekreasi, dan sejarah di jantung Jakarta.(*)




Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026, Laga Natal dan Tahun Baru Tidak Libur

SEPUCUKJAMBI.ID – Serie A musim 2025/2026 kembali digelar dengan 20 klub peserta, termasuk tiga tim promosi: Sassuolo, Pisa, dan Cremonese.

Kompetisi kasta tertinggi Italia ini dimulai pada 23 Agustus 2025 dan dijadwalkan berakhir 24 Mei 2026, hanya beberapa pekan sebelum Piala Dunia 2026.

Musim ini berbeda karena tidak ada jeda musim dingin, sehingga semua pertandingan tetap digelar selama Natal dan Tahun Baru.

Bagi penggemar Serie A, beberapa jadwal tengah pekan wajib dicatat, termasuk pekan ke-9, pekan ke-19, dan 6 Januari 2026.

Jeda internasional berlangsung pada 7 September, 12 Oktober, 16 November 2025, dan 29 Maret 2026.

Napoli kembali tampil sebagai juara bertahan dan berambisi mempertahankan gelar mereka.

Berikut jadwal lengkap Serie A 2025/2026 dari pekan 18 hingga 38, beserta jam WIB pertandingan.

Minggu, 28 Desember 2025
18.30 WIB – AC Milan vs Hellas Verona
21.00 WIB – Cremonese vs Napoli

Senin, 29 Desember 2025
00.00 WIB – Bologna vs Sassuolo
02.45 WIB – Atalanta vs Inter Milan

Selasa, 30 Desember 2025
02.45 WIB – AS Roma vs Genoa

🔹 Pekan 18

Sabtu, 3 Januari 2026
02.45 WIB – Cagliari vs AC Milan
18.30 WIB – Como vs Udinese
21.00 WIB – Genoa vs Pisa
21.00 WIB – Sassuolo vs Parma

Minggu, 4 Januari 2026
00.00 WIB – Juventus vs Lecce
02.45 WIB – Atalanta vs AS Roma
18.30 WIB – Lazio vs Napoli
21.00 WIB – Fiorentina vs Cremonese

Senin, 5 Januari 2026
00.00 WIB – Hellas Verona vs Torino
02.45 WIB – Inter Milan vs Bologna

🔹 Pekan 19

Selasa, 6 Januari 2026
21.00 WIB – AC Milan vs Genoa
21.00 WIB – Bologna vs Atalanta
21.00 WIB – Cremonese vs Cagliari
21.00 WIB – Lazio vs Fiorentina
21.00 WIB – Lecce vs AS Roma
21.00 WIB – Napoli vs Hellas Verona
21.00 WIB – Parma vs Inter Milan
21.00 WIB – Pisa vs Como
21.00 WIB – Sassuolo vs Juventus
21.00 WIB – Torino vs Udinese

🔹 Pekan 20

Minggu, 11 Januari 2026
21.00 WIB – AS Roma vs Sassuolo
21.00 WIB – Atalanta vs Torino
21.00 WIB – Como vs Bologna
21.00 WIB – Fiorentina vs AC Milan
21.00 WIB – Genoa vs Cagliari
21.00 WIB – Inter Milan vs Napoli
21.00 WIB – Juventus vs Cremonese
21.00 WIB – Lecce vs Parma
21.00 WIB – Udinese vs Pisa
21.00 WIB – Hellas Verona vs Lazio

🔹 Pekan 21

Minggu, 18 Januari 2026
21.00 WIB – AC Milan vs Lecce
21.00 WIB – Bologna vs Fiorentina
21.00 WIB – Cagliari vs Juventus
21.00 WIB – Cremonese vs Hellas Verona
21.00 WIB – Lazio vs Como
21.00 WIB – Napoli vs Sassuolo
21.00 WIB – Parma vs Genoa
21.00 WIB – Pisa vs Atalanta
21.00 WIB – Torino vs AS Roma
21.00 WIB – Udinese vs Inter Milan

🔹 Pekan 22

Sabtu, 25 Januari 2026
21.00 WIB – AS Roma vs AC Milan
21.00 WIB – Atalanta vs Parma
21.00 WIB – Como vs Torino
21.00 WIB – Fiorentina vs Cagliari
21.00 WIB – Genoa vs Bologna
21.00 WIB – Inter Milan vs Pisa
21.00 WIB – Juventus vs Napoli
21.00 WIB – Lecce vs Lazio
21.00 WIB – Sassuolo vs Cremonese
21.00 WIB – Hellas Verona vs Udinese

🔹 Pekan 23

Minggu, 1 Februari 2026
21.00 WIB – Bologna vs AC Milan
21.00 WIB – Cagliari vs Hellas Verona
21.00 WIB – Como vs Atalanta
21.00 WIB – Cremonese vs Inter Milan
21.00 WIB – Lazio vs Genoa
21.00 WIB – Napoli vs Fiorentina
21.00 WIB – Parma vs Juventus
21.00 WIB – Pisa vs Sassuolo
21.00 WIB – Torino vs Lecce
21.00 WIB – Udinese vs AS Roma

🔹 Pekan 24

Minggu, 8 Februari 2026
21.00 WIB – AC Milan vs Como
21.00 WIB – AS Roma vs Cagliari
21.00 WIB – Atalanta vs Cremonese
21.00 WIB – Bologna vs Parma
21.00 WIB – Fiorentina vs Torino
21.00 WIB – Genoa vs Napoli
21.00 WIB – Juventus vs Lazio
21.00 WIB – Lecce vs Udinese
21.00 WIB – Sassuolo vs Inter Milan
21.00 WIB – Hellas Verona vs Pisa

🔹 Pekan 25

Minggu, 15 Februari 2026
21.00 WIB – Cagliari vs Lecce
21.00 WIB – Como vs Fiorentina
21.00 WIB – Cremonese vs Genoa
21.00 WIB – Inter Milan vs Juventus
21.00 WIB – Lazio vs Atalanta
21.00 WIB – Napoli vs AS Roma
21.00 WIB – Parma vs Hellas Verona
21.00 WIB – Pisa vs AC Milan
21.00 WIB – Torino vs Bologna
21.00 WIB – Udinese vs Sassuolo

🔹 Pekan 26

Minggu, 22 Februari 2026
21.00 WIB – AC Milan vs Parma
21.00 WIB – AS Roma vs Cremonese
21.00 WIB – Atalanta vs Napoli
21.00 WIB – Bologna vs Udinese
21.00 WIB – Cagliari vs Lazio
21.00 WIB – Fiorentina vs Pisa
21.00 WIB – Genoa vs Torino
21.00 WIB – Juventus vs Como
21.00 WIB – Lecce vs Inter Milan
21.00 WIB – Sassuolo vs Hellas Verona

🔹 Pekan 27

Minggu, 1 Maret 2026
21.00 WIB – AS Roma vs Juventus
21.00 WIB – Como vs Lecce
21.00 WIB – Cremonese vs AC Milan
21.00 WIB – Inter Milan vs Genoa
21.00 WIB – Parma vs Cagliari
21.00 WIB – Pisa vs Bologna
21.00 WIB – Sassuolo vs Atalanta
21.00 WIB – Torino vs Lazio
21.00 WIB – Udinese vs Fiorentina
21.00 WIB – Hellas Verona vs Napoli

🔹 Pekan 28

Minggu, 8 Maret 2026
21.00 WIB – AC Milan vs Inter Milan
21.00 WIB – Atalanta vs Udinese
21.00 WIB – Bologna vs Hellas Verona
21.00 WIB – Cagliari vs Como
21.00 WIB – Fiorentina vs Parma
21.00 WIB – Genoa vs AS Roma
21.00 WIB – Juventus vs Pisa
21.00 WIB – Lazio vs Sassuolo
21.00 WIB – Lecce vs Cremonese
21.00 WIB – Napoli vs Torino

🔹 Pekan 29

Minggu, 15 Maret 2026
21.00 WIB – Como vs AS Roma
21.00 WIB – Cremonese vs Fiorentina
21.00 WIB – Inter Milan vs Atalanta
21.00 WIB – Lazio vs AC Milan
21.00 WIB – Napoli vs Lecce
21.00 WIB – Pisa vs Cagliari
21.00 WIB – Sassuolo vs Bologna
21.00 WIB – Torino vs Parma
21.00 WIB – Udinese vs Juventus
21.00 WIB – Hellas Verona vs Genoa

🔹 Pekan 30

Minggu, 22 Maret 2026
21.00 WIB – AC Milan vs Torino
21.00 WIB – AS Roma vs Lecce
21.00 WIB – Atalanta vs Hellas Verona
21.00 WIB – Bologna vs Lazio
21.00 WIB – Cagliari vs Napoli
21.00 WIB – Como vs Pisa
21.00 WIB – Fiorentina vs Inter Milan
21.00 WIB – Genoa vs Udinese
21.00 WIB – Juventus vs Sassuolo
21.00 WIB – Parma vs Cremonese

🔹 Pekan 31

Sabtu, 4 April 2026
20.00 WIB – Cremonese vs Bologna
20.00 WIB – Inter Milan vs AS Roma
20.00 WIB – Juventus vs Genoa
20.00 WIB – Lazio vs Parma
20.00 WIB – Lecce vs Atalanta
20.00 WIB – Napoli vs AC Milan
20.00 WIB – Pisa vs Torino
20.00 WIB – Sassuolo vs Cagliari
20.00 WIB – Udinese vs Como
20.00 WIB – Hellas Verona vs Fiorentina

🔹 Pekan 32

Minggu, 12 April 2026
20.00 WIB – AC Milan vs Udinese
20.00 WIB – AS Roma vs Pisa
20.00 WIB – Atalanta vs Juventus
20.00 WIB – Bologna vs Lecce
20.00 WIB – Cagliari vs Cremonese
20.00 WIB – Como vs Inter Milan
20.00 WIB – Fiorentina vs Lazio
20.00 WIB – Genoa vs Sassuolo
20.00 WIB – Parma vs Napoli
20.00 WIB – Torino vs Hellas Verona

🔹 Pekan 33

Minggu, 19 April 2026
20.00 WIB – AS Roma vs Atalanta
20.00 WIB – Cremonese vs Torino
20.00 WIB – Inter Milan vs Cagliari
20.00 WIB – Juventus vs Bologna
20.00 WIB – Lecce vs Fiorentina
20.00 WIB – Napoli vs Lazio
20.00 WIB – Pisa vs Genoa
20.00 WIB – Sassuolo vs Como
20.00 WIB – Udinese vs Parma
20.00 WIB – Hellas Verona vs AC Milan

🔹 Pekan 34

Minggu, 26 April 2026
20.00 WIB – AC Milan vs Juventus
20.00 WIB – Bologna vs AS Roma
20.00 WIB – Cagliari vs Atalanta
20.00 WIB – Fiorentina vs Sassuolo
20.00 WIB – Genoa vs Como
20.00 WIB – Lazio vs Udinese
20.00 WIB – Napoli vs Cremonese
20.00 WIB – Parma vs Pisa
20.00 WIB – Torino vs Inter Milan
20.00 WIB – Hellas Verona vs Lecce

🔹 Pekan 35

Minggu, 3 Mei 2026
20.00 WIB – AS Roma vs Fiorentina
20.00 WIB – Atalanta vs Genoa
20.00 WIB – Bologna vs Cagliari
20.00 WIB – Como vs Napoli
20.00 WIB – Cremonese vs Lazio
20.00 WIB – Inter Milan vs Parma
20.00 WIB – Juventus vs Hellas Verona
20.00 WIB – Pisa vs Lecce
20.00 WIB – Sassuolo vs AC Milan
20.00 WIB – Udinese vs Torino

🔹 Pekan 36

Minggu, 10 Mei 2026
20.00 WIB – AC Milan vs Atalanta
20.00 WIB – Cagliari vs Udinese
20.00 WIB – Cremonese vs Pisa
20.00 WIB – Fiorentina vs Genoa
20.00 WIB – Lazio vs Inter Milan
20.00 WIB – Lecce vs Juventus
20.00 WIB – Napoli vs Bologna
20.00 WIB – Parma vs AS Roma
20.00 WIB – Torino vs Sassuolo
20.00 WIB – Hellas Verona vs Como

🔹 Pekan 37

Minggu, 17 Mei 2026
20.00 WIB – AS Roma vs Lazio
20.00 WIB – Atalanta vs Bologna
20.00 WIB – Cagliari vs Torino
20.00 WIB – Como vs Parma
20.00 WIB – Genoa vs AC Milan
20.00 WIB – Inter Milan vs Hellas Verona
20.00 WIB – Juventus vs Fiorentina
20.00 WIB – Pisa vs Napoli
20.00 WIB – Sassuolo vs Lecce
20.00 WIB – Udinese vs Cremonese

🔹 Pekan 38

Minggu, 24 Mei 2026
20.00 WIB – AC Milan vs Cagliari
20.00 WIB – Bologna vs Inter Milan
20.00 WIB – Cremonese vs Como
20.00 WIB – Fiorentina vs Atalanta
20.00 WIB – Lazio vs Pisa
20.00 WIB – Lecce vs Genoa
20.00 WIB – Napoli vs Udinese
20.00 WIB – Parma vs Sassuolo
20.00 WIB – Torino vs Juventus
20.00 WIB – Hellas Verona vs AS Roma.(*)




Zodiak yang Pandai Menyembunyikan Perasaan, Libra, Capricorn dan Gemini Tahan Stres

SEPUCUKJAMBI.ID – Beberapa zodiak memiliki kemampuan luar biasa untuk menyembunyikan perasaan mereka.

Mereka bisa tampil tenang dan terkendali di depan orang lain, meski hati sedang bergelora.

Sifat ini biasanya muncul untuk melindungi diri sendiri atau menjaga kenyamanan orang-orang di sekitar mereka.

1. Libra (23 September – 22 Oktober) – Master Topeng Keseimbangan

Libra mahir menjaga citra harmonis dan menyenangkan.

Saat merasa stres atau kecewa, mereka cenderung menyembunyikan kekhawatiran di balik senyuman dan obrolan ringan.

Bagi Libra, terlihat “baik-baik saja” adalah cara menjaga kedamaian sosial dan tidak membebani orang lain.

2. Capricorn (22 Desember – 19 Januari) – Ahli Kendali Diri

Capricorn menilai kelemahan emosional sebagai hal pribadi. Mereka bangga mampu tetap tegar dan profesional, bahkan di bawah tekanan.

Emosi mereka sering ditahan hingga berada dalam privasi penuh.

Menunjukkan kerentanan di depan umum dianggap sebagai tanda ketidakdewasaan bagi mereka.

3. Gemini (21 Mei – 20 Juni) – Penghibur yang Menyembunyikan Diri

Gemini sering menggunakan kata-kata, kelucuan, dan percakapan ramai sebagai pelindung.

Saat cemas atau sedih, mereka bisa menjadi lebih cerewet dan humoris, seakan mengalihkan perhatian orang lain sekaligus diri mereka sendiri dari perasaan yang sebenarnya.

Mereka terlihat paling ceria di keramaian, sementara pikiran mereka penuh gejolak.

Kemampuan menyembunyikan emosi ini bisa menjadi kekuatan (ketahanan, diplomasi) sekaligus kelemahan (stres menumpuk, sulit meminta bantuan).

Zodiak-zodiak ini perlu diingatkan bahwa membuka diri di depan orang yang tepat bukanlah kelemahan, tapi bentuk keberanian sejati.

Tindakan sederhana seperti bertanya, “Kamu benar-benar baik-baik saja?” bisa memberi mereka izin untuk melepas topeng.(*)




Viral Patung Macan Putih Mirip Zebra di Kediri, Ini Penjelasan Kades

KEDIRI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah patung macan putih di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, mendadak viral di media sosial.

Patung yang awalnya dibuat sebagai ikon desa itu ramai diperbincangkan karena bentuknya dinilai tidak menyerupai macan putih pada umumnya, sehingga memicu beragam komentar warganet.

Foto dan video patung tersebut banyak dibagikan di berbagai platform media sosial.

Sejumlah netizen menilai bentuknya unik dan tidak proporsional, bahkan menyebut patung itu lebih mirip zebra, badak, kuda nil, hingga capybara ketimbang seekor macan putih.

Padahal, patung tersebut dibangun sebagai simbol identitas dan mitos lokal. Dalam kepercayaan masyarakat setempat, macan putih diyakini sebagai penjaga atau danyang desa yang kerap muncul dalam cerita turun-temurun warga Balongjeruk.

Viralnya patung ini menarik perhatian publik dari luar daerah. Beberapa warga bahkan datang langsung ke lokasi untuk melihat dan berfoto di depan patung yang kini disebut-sebut sebagai “ikon tak resmi” Desa Balongjeruk.

Meski menuai kritik, tak sedikit pula yang menganggap patung tersebut memiliki nilai humor dan kreativitas tersendiri.

Menanggapi sorotan publik, Kepala Desa Balongjeruk, Safi’i, menyatakan pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah desa telah berencana melakukan perbaikan.

“Semua kritik dan saran kami terima. Insyaallah patung ini akan kami perbaiki agar lebih aman dan lebih baik ke depannya,” ujar Safi’i saat ditemui di lokasi.

Safi’i menjelaskan bahwa pembangunan patung macan putih tersebut tidak menggunakan dana desa (APBDes), melainkan berasal dari swadaya masyarakat.

Keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor hasil patung belum sesuai harapan banyak pihak.

Total biaya pembangunan patung tersebut disebut kurang dari Rp 3,5 juta, dengan sekitar Rp 2 juta digunakan untuk jasa pemborong dan sisanya untuk pembelian material.

Safi’i juga mengaku turut menyumbangkan material bangunan dari toko miliknya secara sukarela.

Lebih lanjut, Safi’i menyebut ide pembangunan patung macan putih berasal dari usulan tokoh masyarakat yang ingin memperkuat identitas desa melalui simbol budaya lokal.

Ke depan, pihak desa telah membahas rencana penggantian atau perbaikan patung dengan desain yang lebih mendekati bentuk macan putih secara realistis.

Diharapkan, patung yang telah diperbaiki nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan warga, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata desa.

Fenomena viral ini sekaligus menunjukkan bagaimana proyek sederhana di tingkat desa bisa mendapat perhatian luas melalui media sosial, serta membuka diskusi tentang seni publik, partisipasi warga, dan transparansi anggaran.(*)




Stok Pangan Nasional Aman, Pemerintah Wanti-wanti Penimbunan Jelang Nataru

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok nasional berada dalam kondisi aman dan terkendali menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kepastian ini disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat pada periode libur akhir tahun.

Mentan Amran menegaskan bahwa negara hadir untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, termasuk saat momentum hari besar keagamaan.

Ia menyebut stok pangan strategis, khususnya beras dan minyak goreng, berada pada level yang sangat aman.

“Nilai kebersamaan, kepedulian, dan persatuan menjadi semangat kita dalam menjaga pangan nasional. Negara harus hadir memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, termasuk pada perayaan Natal,” kata dia.

“Kita produsen minyak goreng yang menyuplai dunia. Stok kita aman. Beras kita perkirakan stoknya 3,53 juta ton di akhir tahun, dan itu tertinggi,” ujar Amran dalam keterangan resminya.

Menurut Amran, jumlah stok beras tersebut dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga hingga melewati puncak konsumsi akhir tahun.

Selain beras, pemerintah juga memastikan ketersediaan komoditas strategis lain seperti minyak goreng, gula, daging ayam, telur, dan bawang dalam kondisi terkendali.

Untuk menjaga stabilitas tersebut, Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) serta kementerian dan lembaga terkait terus melakukan pemantauan harga dan distribusi pangan di lapangan.

Pengawasan dilakukan melalui inspeksi langsung ke pasar tradisional dan modern.

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar harga bahan pokok masih berada sesuai atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Pemerintah juga menegaskan akan bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang mencoba memainkan harga menjelang Nataru.

Pengawasan diperkuat melalui koordinasi dengan Satgas Pangan, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah guna mencegah praktik penimbunan serta kenaikan harga yang tidak wajar.

Langkah antisipatif ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tenang, dan kondusif tanpa tekanan lonjakan harga bahan pokok.

Pemerintah berharap stabilitas pangan yang terjaga dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem ketahanan pangan nasional, sekaligus mendukung suasana positif selama libur akhir tahun.(*)




Nenek 80 Tahun Diduga Diusir Paksa di Surabaya, Warga Geruduk Kantor Ormas

SURABAYA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus dugaan pengusiran paksa seorang nenek berusia 80 tahun di Surabaya menuai kecaman luas dan memicu aksi massa.

Ratusan warga yang mengatasnamakan Arek Suroboyo menggeruduk kantor salah satu organisasi masyarakat (ormas), Jumat (26/12/2025), menuntut penegakan hukum atas tindakan yang dinilai tidak berperikemanusiaan.

Peristiwa ini mencuat setelah video viral di media sosial memperlihatkan seorang lansia bernama Elina Widjajanti (80) ditarik dan diangkat secara paksa dari rumahnya di kawasan Dukuh Kuwukan, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.

Dalam rekaman tersebut, korban tampak tak berdaya saat dipaksa meninggalkan tempat tinggalnya oleh sekelompok orang yang diduga oknum ormas.

Kuasa hukum korban, Wellem Mintarja, menegaskan bahwa pengusiran tersebut dilakukan tanpa dasar hukum yang sah.

“Klien kami diusir secara paksa tanpa adanya putusan pengadilan. Ini tindakan melanggar hukum dan tidak manusiawi,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Wellem, kejadian itu melibatkan sekitar 30 orang. Akibat peristiwa tersebut, Elina mengalami luka di bagian hidung dan bibir hingga berdarah.

Tak hanya itu, rumah yang selama ini ditempatinya kemudian dipalang, bahkan beberapa hari setelah kejadian dilaporkan diratakan menggunakan alat berat.

Sejumlah barang milik korban, termasuk dokumen penting, disebut hilang.

Kasus ini memicu kemarahan publik. Massa mendatangi kantor ormas yang disebut-sebut terkait dan mendesak aparat untuk bertindak tegas terhadap praktik premanisme.

Warga menilai pengusiran lansia dari rumahnya merupakan pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan dan keadilan.

Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap warga.

“Kasus ini sudah ditangani Polda Jawa Timur. Saya pastikan tidak ada ruang bagi premanisme di Surabaya,” tegas Eri.

Ia juga menyatakan Pemkot Surabaya akan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum guna mencegah kejadian serupa terulang, serta memastikan perlindungan terhadap kelompok rentan seperti lansia.

Senada, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengecam keras dugaan pengusiran tersebut.

“Sengketa apa pun harus diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan kekerasan. Ini tindakan yang tidak berperikemanusiaan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak ormas yang dituding terlibat membantah bahwa pengusiran tersebut merupakan keputusan organisasi.

Mereka mengklaim tindakan itu dilakukan oleh individu secara pribadi dan tidak mewakili ormas secara resmi.

Hingga kini, Polda Jawa Timur masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pengusiran paksa nenek Elina.

Publik menanti langkah tegas aparat untuk mengungkap fakta dan memastikan keadilan bagi korban.(*)