Camilan Gurih Praktis: Resep Martabak Telur Mini Anti Gagal

SEPUCUKJAMBI.ID – Martabak telur mini menjadi salah satu camilan gurih yang praktis dan digemari banyak orang.

Dengan ukuran kecil dan sekali gigit, sajian ini cocok dinikmati kapan saja, baik sebagai teman minum teh, bekal anak, maupun hidangan saat berkumpul bersama keluarga.

Perpaduan kulit lumpia yang renyah dengan isian telur, daging, dan bumbu sederhana menghasilkan cita rasa lezat yang menggugah selera.

Proses pembuatannya pun tidak rumit dan bisa dilakukan di rumah dengan bahan yang mudah didapat.

Berikut resep martabak telur mini yang bisa Anda coba.

Bahan-bahan

Bahan Kulit

  • Kulit lumpia secukupnya

Bahan Isian

  • 3 butir telur

  • 100 gram daging ayam cincang atau daging sapi cincang

  • 2 batang daun bawang, iris halus

  • 1 buah bawang bombay kecil, cincang

  • 2 siung bawang putih, cincang halus

  • Garam secukupnya

  • Merica bubuk secukupnya

  • Kaldu bubuk secukupnya

Bahan Pelengkap

  • Minyak goreng secukupnya

Alat yang Digunakan

  • Wajan

  • Spatula

  • Mangkuk

  • Pisau

  • Talenan

  • Sendok

Cara Membuat Martabak Telur Mini

  1. Dalam sebuah mangkuk, kocok telur bersama garam, merica, dan kaldu bubuk hingga tercampur rata.

  2. Masukkan daging cincang, daun bawang, bawang bombay, dan bawang putih. Aduk hingga semua bahan menyatu.

  3. Ambil selembar kulit lumpia, letakkan satu sendok makan isian di bagian tengah. Lipat rapi membentuk persegi atau amplop kecil.

  4. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang.

  5. Goreng martabak telur mini hingga berwarna kuning keemasan. Bolak-balik agar matang merata dan isian benar-benar matang.

  6. Angkat dan tiriskan sebelum disajikan.

Penutup

Martabak telur mini siap dinikmati dengan tekstur renyah di luar dan isian gurih di dalam.

Sajikan selagi hangat bersama acar mentimun, saus sambal, atau cabai rawit agar rasanya semakin nikmat.

Camilan sederhana ini cocok disajikan untuk berbagai suasana, dari santai hingga acara keluarga.(*)




Ramalan Zodiak Hari Ini: Siapa Paling Beruntung dan Siapa Harus Lebih Hati-hati?

SEPUCUKJAMBI.ID – Ramalan zodiak hari ini menghadirkan gambaran menarik seputar peruntungan, kondisi keuangan, hingga dinamika asmara dari 12 tanda bintang.

Secara umum, energi hari ini mendorong banyak zodiak untuk lebih fokus pada prioritas, menjaga stabilitas finansial, dan memperkuat komunikasi dalam hubungan.

Berikut rangkuman ramalan zodiak hari ini yang bisa menjadi panduan menjalani aktivitas dengan lebih bijak.

Aries (21 Maret–19 April)

Hari ini Aries dituntut lebih selektif dalam menentukan fokus.

Mengambil jeda dari distraksi justru membantu langkahmu lebih terarah. Keuangan terbilang aman, asalkan kamu tidak gegabah dalam pengeluaran besar.

Dalam urusan cinta, keterbukaan soal kebutuhan pribadi akan mempererat hubungan.

Taurus (20 April–20 Mei)

Aura positif membuat Taurus lebih mudah menjalin kerja sama. Peluang baru terbuka berkat sikap ramah dan menyenangkan.

Soal finansial, tetap jaga kewaspadaan meski rasa optimis sedang tinggi. Asmara terasa hangat jika kamu menjaga komunikasi tetap santai.

Gemini (21 Mei–20 Juni)

Gemini berpotensi menjadi penengah yang bijak dalam konflik sekitar. Namun jangan lupa memberi ruang untuk diri sendiri.

Keuangan perlu dikontrol agar tidak tergoda pengeluaran impulsif. Hubungan asmara menguat lewat obrolan jujur dan ringan.

Cancer (21 Juni–22 Juli)

Kerja sama dan hubungan sosial membawa Cancer pada perubahan positif. Keuangan relatif stabil selama kamu tidak meremehkan pengeluaran kecil.

Dalam asmara, sikap empatik dan mau mendengar jadi kunci keharmonisan.

Leo (23 Juli–22 Agustus)

Sedikit keraguan mungkin muncul, tetapi jangan biarkan itu menahan ekspresimu.

Keuangan cukup menjanjikan untuk mulai mempertimbangkan investasi atau pembelian penting.

Asmara memberi kesempatan untuk menyampaikan perasaan dengan lebih tulus.

Virgo (23 Agustus–22 September)

Virgo diuntungkan oleh pola pikir yang fleksibel. Melepaskan cara lama membantu keluar dari situasi tidak nyaman.

Keuangan bisa diatasi dengan perencanaan matang. Dalam hubungan, perhatian kecil memberi dampak besar bagi kehangatan cinta.

Libra (23 September–22 Oktober)

Libra punya momentum untuk menempatkan usaha secara strategis.

Keuangan masih aman, namun tetap perlu perhitungan agar rencana jangka panjang tidak terganggu.

Asmara cocok diisi dengan menyelesaikan hal lama dan menciptakan pengalaman baru bersama pasangan.

Scorpio (23 Oktober–21 November)

Energi positif mendorong Scorpio memperluas pergaulan. Aktivitas sosial berjalan lancar jika keuangan dikelola bijak.

Dalam asmara, kehadiran penuh dan perhatian sederhana membuat hubungan terasa lebih damai.

Sagitarius (22 November–21 Desember)

Sagitarius mencari rasa aman dan mampu menjadi penopang bagi orang sekitar.

Keuangan stabil, meski perlu ekstra waspada terhadap pengeluaran mendadak.

Hari ini cocok untuk bersantai dan berbagi cerita dengan pasangan atau teman dekat.

Capricorn (22 Desember–19 Januari)

Hari yang sangat menjanjikan bagi Capricorn. Kesempatan menunjukkan kemampuan terbuka lebar.

Kondisi finansial menguat jika kamu fokus pada kelebihan diri sendiri.

Kehidupan sosial meningkat dan berdampak positif pada hubungan asmara.

Aquarius (20 Januari–18 Februari)

Aquarius tampil tegas dan penuh arah, namun sebaiknya tidak memaksakan kehendak.

Keuangan perlu dijaga dari godaan belanja akibat aktivitas sosial.

Dalam cinta, memberi ruang pada pasangan membantu menjaga keseimbangan hubungan.

Pisces (19 Februari–20 Maret)

Ketenangan emosional membantu Pisces menyelesaikan persoalan yang mengganjal.

Keuangan relatif stabil, asalkan diiringi kesabaran dan komunikasi yang baik.

Sikap penuh pengertian membuat pasangan merasa dihargai.(*)




Dirbinmas Polda Jambi: Satpam Garda Terdepan Keamanan Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ditbinmas Polda Jambi menggelar Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam ke-45 pada Senin (12/1/2026), bertempat di Gedung Rumah Makan Serasa, Payo Selincah, Kota Jambi.

Kegiatan ini dihadiri Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol Henky Poerwanto, S.I.K., M.M., bersama Kasubdit Ditbinmas, Kasat Binmas Polresta Jambi, personel Ditbinmas, serta pengurus dan anggota Satpam se-Provinsi Jambi.

Rangkaian acara meliputi pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Satpam, doa bersama, sambutan Ketua Pelaksana dan Ketua DPD APSI Jambi, sambutan Dirbinmas Polda Jambi, pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan Satpam berprestasi, foto bersama, hingga ramah tamah.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Henky Poerwanto menekankan peran penting Satpam sebagai pengamanan swakarsa dan mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menambahkan bahwa dinamika situasi kamtibmas menuntut Satpam untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, kedisiplinan, serta komunikasi dan koordinasi dengan Polri.

Tema HUT Satpam ke-45, “Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, Profesional”, dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas Satpam di lapangan.

Dirbinmas Polda Jambi juga berpesan agar seluruh Satpam menjaga iman dan takwa sebagai landasan moral, memperkuat soliditas, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan keamanan di lingkungan kerja masing-masing.

Tasyakuran ini berlangsung penuh kekeluargaan dan menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan Satpam, sekaligus mengapresiasi dedikasi para Satpam dalam mendukung harkamtibmas di Provinsi Jambi.(*)




Sudah Dibuka! Pendaftaran Tenaga Pendamping Kampung Bahagia Tahun 2026, Jangan Ketinggalan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) resmi membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Kampung Bahagia Tahun 2026.

Program Kampung Bahagia menjadi salah satu dari 11 program prioritas Kota Jambi, bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan komunitas, penguatan kapasitas lokal, dan peningkatan kesejahteraan sosial.

DPMPPA membuka formasi Fasilitator Kampung Bahagia, Fresh Graduate Teknik Sipil dan Perencanaan Wilayah dan Kota, serta Konsultan Konstruksi, dengan total lowongan mencapai 52 posisi.

Formasi dan Kualifikasi

  1. Fasilitator Kegiatan Pemberdayaan – S-1 semua jurusan, 40 orang

  2. Fresh Graduate – S-1 Teknik Sipil & Perencanaan Wilayah dan Kota, 6 orang

  3. Konsultan Konstruksi – S-1 semua jurusan, 6 orang

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia

  • Usia 21–52 tahun

  • Tidak ASN, TNI, Polri, atau pejabat politik/BUMN/BUMD

  • Sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba

  • Berkelakuan baik (SKCK)

  • Mampu komunikasi dan fasilitasi masyarakat

  • Menguasai komputer dan aplikasi perkantoran

Persyaratan Khusus

  • Fasilitator: pengalaman mendampingi program pemberdayaan minimal 3 tahun

  • Fresh Graduate: lulusan 2023–2025 S-1/S-2 Teknik Sipil atau Perencanaan Wilayah dan Kota

  • Konsultan Konstruksi: pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang konstruksi

Dokumen Pendaftaran

  • Surat lamaran ditujukan ke Kepala DPMPPA Kota Jambi

  • Pas foto terbaru latar merah

  • Fotokopi KTP, NPWP, ijazah, transkrip nilai

  • Daftar riwayat hidup dan pakta integritas

  • Bukti pengalaman kerja (jika ada), kontrak kerja, sertifikat kompetensi (opsional)

Tautan Pakta Integritas: https://s.id/PaktaIntegritasTPKB

Tata Cara dan Jadwal Seleksi

  • Pendaftaran: 9–14 Januari 2026

  • Seleksi administrasi: 14–16 Januari 2026

  • Ujian tertulis: 20–21 Januari 2026

  • Wawancara: 22–23 Januari 2026

  • Pengumuman kelulusan: 26 Januari 2026

  • Penandatanganan kontrak: 27 Januari 2026

  • Pembekalan: 28–30 Januari 2026

  • Penugasan kerja: 1 Februari 2026

Pemkot Jambi mengimbau masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan ini dan berkontribusi dalam pembangunan serta pemberdayaan masyarakat melalui Program Kampung Bahagia.(*)




Denda Masuk Rp7,3 Juta Sepanjang 2025! DLH Kota Jambi: Menurun Dibandingkan Sebelumnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi mencatat total denda dari penindakan tim yustisi persampahan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp7,3 juta.

Turun signifikan dibandingkan Rp13,25 juta pada 2024. Penurunan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan kebersihan.

Kepala Bidang Penataan, Pengawasan, dan Penegakan Hukum DLH Kota Jambi, Fauzi, menjelaskan, penindakan dilakukan sesuai Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 5 Tahun 2020.

Dengan besaran denda mulai dari Rp500 ribu hingga Rp20 juta, tergantung jenis pelanggaran.

“Penurunan ini menandakan masyarakat mulai sadar bahwa membuang sampah sembarangan ada konsekuensi hukumnya,” kata Fauzi.

Ia menambahkan, meski denda menurun, penindakan tetap dilakukan secara konsisten di semua lokasi yang melanggar.

Sepanjang 2025, pelanggaran tercatat di sejumlah titik, termasuk TPS Purnama, TPS Kecamatan Pasar, TPS depan Lembaga Pemasyarakatan, serta beberapa TPS liar.

Denda tertinggi sebesar Rp5 juta dikenakan kepada pelanggar berinisial MT yang membuang sampah oli, tergolong limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

Selain sanksi administratif, DLH juga melibatkan kearifan lokal.

Fauzi mencontohkan seorang warga di Kenali Asam Atas, Kecamatan Kotabaru, dikenakan denda adat karena membuang sampah sembarangan.

Ia menekankan, masyarakat hanya diperbolehkan membuang sampah pada jam yang telah ditetapkan pemerintah kota.

“Kalau aturan ini dipatuhi, kebersihan kota bisa kita jaga bersama,” ujarnya.

Menurut Fauzi, penegakan hukum ini bertujuan menciptakan lingkungan bersih dan sehat, disertai edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar kepedulian terhadap kebersihan meningkat.(*)




Dari Dokter ke Wali Kota, Maulana Inspirasi Mahasiswa FKUB UB

MALANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menjadi sosok inspiratif dalam peringatan Puncak Dies Natalis ke-52 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB).

Berlatar belakang sebagai dokter sekaligus kepala daerah, Maulana didapuk sebagai narasumber dalam talkshow yang digelar di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Kota Malang, Minggu (11/1/2026).

Acara tersebut mengusung tema “Dari FKUB untuk Indonesia: Mendidik Generasi Tenaga Kesehatan Inovatif Menuju Indonesia Sehat.”

Wali Kota Jambi hadir sebagai narasumber bersama dr. Gamal Albinsaid, M.Biomed (Anggota DPR RI Komisi IX) dan Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman, Sp.JP(K), Ph.D (Wakil Dekan I FKUB). Diskusi mengangkat topik Peran Alumni FKUB dalam Penguatan Kebijakan, Pendidikan, dan Pelayanan Kesehatan.

Momentum Dies Natalis ke-52 ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen FKUB dalam berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan nasional, melalui pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta penguatan peran alumni dalam membangun kampus berdampak.

Sebagai alumni Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya angkatan 1994, kehadiran Maulana dinilai sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan institusi secara berkelanjutan.

Sekaligus menginspirasi civitas academica untuk berperan aktif bagi bangsa dan negara.

Dalam paparannya, Maulana menekankan bahwa latar belakang sebagai dokter menjadi fondasi penting dalam kepemimpinannya sebagai kepala daerah.

Terutama dalam merumuskan kebijakan berbasis kesehatan masyarakat.

“Identitas kita sebagai seorang dokter menjadi basis kebijakan-kebijakan, khususnya di bidang kesejahteraan masyarakat, karena kesehatan memiliki basis keilmuan yang sangat holistik,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengalaman organisasi dan jiwa kewirausahaan sebagai bekal ketika terjun langsung ke masyarakat.

“Banyak hal yang kami pelajari bukan hanya praktik klinik. Saya juga aktif di organisasi kemahasiswaan sebagai ketua senat. Itu menjadi bekal kepemimpinan. Awalnya tidak terpikir menjadi kepala daerah, tetapi kebutuhan masyarakat yang tinggi mendorong saya mengambil peran tersebut,” ujarnya.

Maulana menambahkan, pengalamannya mengelola klinik dan rumah sakit turut membentuk pemahaman tentang entrepreneurship di bidang kesehatan, yang kemudian menjadi modal dalam mendorong peran sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ilmu tersebut sangat berguna ketika saya mendirikan klinik dan rumah sakit. Dari situ saya melihat kebermanfaatan yang besar bagi masyarakat, hingga akhirnya dipercaya menjadi wali kota,” lanjutnya.

Ia pun menegaskan bahwa lulusan kedokteran tidak hanya terbatas pada profesi dokter, tetapi juga dapat berkiprah luas dalam bidang sosial, kebijakan, dan kepemimpinan.

“Selama kuliah, mahasiswa dituntut aktif berorganisasi. Itu menjadi bekal bermasyarakat yang pada akhirnya mengantarkan saya menjadi kepala daerah,” pungkas Maulana.

Sementara itu, Dekan FKUB Universitas Brawijaya, Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, Sp.A(K), menegaskan bahwa keterlibatan alumni merupakan elemen penting dalam pengembangan institusi.

“Alumni bukan sekadar lulusan, tetapi mitra strategis yang membawa perspektif kebijakan dan praktik lapangan ke dalam kurikulum pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap FKUB ke depan dapat semakin berkontribusi bagi pendidikan dan kesehatan nasional melalui kolaborasi aktif dengan para alumni.

“Kehadiran tokoh-tokoh alumni sebagai narasumber memberikan masukan konkret bagi pengembangan FKUB ke depan, serta memperkuat ikatan almamater sebagai fondasi integritas dan pengabdian,” tambahnya.

Melalui peringatan Dies Natalis ke-52 ini, FKUB menegaskan komitmennya untuk terus mendidik tenaga kesehatan yang inovatif, profesional, dan berintegritas.

Serta memperkuat kolaborasi dengan alumni dan pemangku kepentingan demi mewujudkan sistem kesehatan nasional yang tangguh.(*)




Bupati BBS Tekankan Integritas dan Inovasi! Ini Daftar 10 Pejabat Eselon II yang Dilantik

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Muaro Jambi secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Pelantikan ini dilaksanakan sesuai kewenangan pejabat pembina kepegawaian dan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Bupati Muaro Jambi BBS menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.

“Jabatan yang saudara emban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang akan dipertanggungjawabkan kepada organisasi, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Bupati BBS.

Bupati menjelaskan bahwa sepuluh pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut telah melalui proses seleksi terbuka dan kompetitif yang berlangsung pada Desember 2025.

Proses seleksi dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta sistem merit melalui penilaian kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

Menurutnya, hasil seleksi ini diharapkan mampu melahirkan pimpinan perangkat daerah yang kompeten, profesional, dan mampu mendorong peningkatan kinerja birokrasi di Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang relatif terbatas.

Ia meminta seluruh pejabat untuk bekerja lebih cerdas, kreatif, dan inovatif, serta tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk bekerja secara normatif.

“Ruang fiskal yang terbatas justru harus menjadi pemicu lahirnya terobosan dan inovasi. Jangan hanya terjebak pada rutinitas birokrasi,” tegasnya.

Bupati secara khusus menekankan pentingnya peran proaktif pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam membangun komunikasi dengan pemerintah pusat.

Ia meminta para kepala OPD aktif menjemput peluang program dan pendanaan, serta responsif terhadap dinamika kebijakan nasional.

Selain itu, koordinasi dan sinergi lintas sektor juga diminta terus diperkuat, baik antar perangkat daerah, dengan instansi vertikal, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.

Bupati mengingatkan agar ego sektoral dihentikan demi menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera bekerja, menyatukan langkah, dan mengerahkan seluruh potensi untuk mendukung visi dan misi pembangunan Kabupaten Muaro Jambi.

“Mari kita jadikan momentum pelantikan ini sebagai titik awal untuk memperkuat kinerja birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mengakselerasi pencapaian target pembangunan daerah secara terukur dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Dilantik

  1. Aprisal, S.STP., ME – Inspektur Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  2. Budi Setiawan, SP., M.Si – Kepala Bappeda Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  3. Muhamad Farhan, S.AB., MM – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  4. Billy Adhitya, S.IP – Kepala BKPSDM Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  5. Arian Safutra, S.STP., MM – Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  6. Razami, SE., MM – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  7. Medison, SE – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  8. Dr. Kasyful Iman, S.Pd.I., M.Pd.I – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  9. Anjar Prabowo, ST – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)

  10. dr. Aang Hambali – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi (Eselon II.B)(*)




Ramadan Tak Hentikan Program Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan BGN

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan.

Keberlanjutan program ini dinilai krusial karena menyasar kelompok prioritas yang berada pada fase penting pertumbuhan dan perkembangan.

Dadan menjelaskan bahwa pada tahun 2026, fokus utama Program MBG diarahkan pada kelompok 1.000 hari pertama kehidupan.

Kelompok ini mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita yang membutuhkan asupan gizi optimal untuk menunjang tumbuh kembang.

Menurutnya, kelompok tersebut tidak boleh kehilangan akses terhadap makanan bergizi meskipun terdapat hari libur nasional atau perubahan aktivitas selama bulan Ramadan.

“Bahkan di 2026 ini kita akan utamakan di 1.000 hari pertama kehidupan. Oleh sebab itu di hari libur, di Ramadhan, program kita akan tetap jalan karena target utama kita adalah ibu hamil, menyusui, dan anak balita. Golden time period-nya pendek sekali karena di situlah stunting dicegah dan otak berkembang,” ujar Dadan.

Ia menekankan bahwa periode 1.000 hari pertama kehidupan merupakan masa emas yang sangat menentukan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas anak di masa depan.

Kekurangan gizi pada fase ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang yang sulit diperbaiki.

Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam menekan angka stunting secara nasional.

Oleh karena itu, BGN menilai penting menjaga kesinambungan intervensi gizi sepanjang tahun, termasuk selama bulan Ramadan.

Dadan menambahkan bahwa pelaksanaan MBG di bulan Ramadan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Penyesuaian tersebut mencakup pengaturan waktu distribusi serta mekanisme penyaluran, tanpa mengurangi kualitas makanan maupun jumlah penerima manfaat.

Selain menyasar anak sekolah, program MBG juga secara khusus menjangkau ibu hamil dan ibu menyusui yang membutuhkan tambahan asupan gizi untuk menjaga kesehatan ibu serta mendukung pertumbuhan janin dan bayi.

BGN menegaskan komitmennya untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan optimal dalam berbagai situasi.

Termasuk selama Ramadan, sebagai bagian dari agenda nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan kesehatan jangka panjang.(*)




Merokok Saat Mengemudi Digugat ke MK, Dinilai Bahayakan Keselamatan Jalan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Mahkamah Konstitusi (MK) tengah mengkaji permohonan uji materiil terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Permohonan ini menyoroti perilaku merokok saat mengemudikan kendaraan bermotor yang dinilai belum diatur secara tegas dan jelas dalam regulasi lalu lintas.

Gugatan diajukan oleh warga bernama Syah Wardi. Ia menilai aturan yang ada belum memberikan sanksi tegas bagi pengendara yang merokok di jalan raya.

Padahal aktivitas tersebut berpotensi mengganggu konsentrasi dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Permohonan uji materiil ini menyoal Pasal 106 ayat (1) UU LLAJ yang mewajibkan setiap pengemudi berkendara secara wajar dan penuh konsentrasi, serta Pasal 283 yang mengatur sanksi bagi pelanggaran kewajiban tersebut.

Menurut pemohon, kedua pasal itu belum mengatur secara spesifik perbuatan konkret yang mengganggu konsentrasi, termasuk merokok saat berkendara.

“Namun dalam praktik, norma tersebut tidak memberikan kejelasan dan kepastian hukum, khususnya terkait perbuatan yang secara nyata mengganggu konsentrasi dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, termasuk aktivitas merokok saat mengemudikan kendaraan bermotor,” ujar Syah Wardi dalam permohonannya.

Ia menilai ketidakjelasan norma tersebut berdampak pada lemahnya penegakan hukum di lapangan.

Menurutnya, merokok saat berkendara dapat mengalihkan perhatian pengemudi, memperlambat reaksi, serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, pemohon juga menilai negara belum maksimal dalam melindungi keselamatan masyarakat di jalan raya.

Sanksi yang berlaku saat ini dinilai terlalu ringan dan tidak menimbulkan efek jera bagi pelanggar.

“Menyatakan bahwa kegagalan negara dalam menerapkan sanksi yang berat dan serius terhadap perilaku merokok saat berkendara merupakan bentuk pengabaian terhadap hak hidup dan hak atas rasa aman sebagaimana dijamin dalam Pasal 28A dan Pasal 28G ayat (1) UUD 1945,” tulisnya.

Dalam petitumnya, Syah Wardi mengusulkan agar pengendara yang kedapatan merokok saat mengemudi dapat dikenai sanksi lebih berat.

Seperti pencabutan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk jangka waktu tertentu, serta sanksi sosial sebagai bentuk pertanggungjawaban atas potensi bahaya yang ditimbulkan.

Gugatan ini menarik perhatian publik karena berpotensi mengubah pola penegakan hukum lalu lintas di Indonesia.

Jika MK mengabulkan permohonan tersebut, regulasi terkait perilaku berkendara dapat menjadi lebih ketat demi meningkatkan keselamatan bersama.

Saat ini, MK masih memproses permohonan uji materiil tersebut.

Putusan yang akan dibacakan nantinya akan menentukan apakah norma dalam UU LLAJ perlu diperjelas atau diperketat guna menjamin keselamatan pengguna jalan.(*)




Harga Tiket Jakarta–Aceh Jadi Kendala Pengiriman Tenaga Medis, Ini Kata Menkes

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tingginya harga tiket pesawat rute Jakarta–Aceh yang dinilai menjadi hambatan serius dalam pengiriman tim medis dan relawan kesehatan ke wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi saat rapat koordinasi penanganan pascabencana bersama pimpinan DPR RI di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, mahalnya tiket penerbangan domestik menyulitkan mobilisasi tenaga kesehatan dalam masa tanggap darurat.

Dalam dua pekan pertama penanganan bencana, Kementerian Kesehatan telah mengerahkan sekitar 700 hingga 800 tenaga medis.

Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, rumah sakit, fakultas kedokteran, hingga organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Namun, Menkes mengakui bahwa tingginya tarif tiket pesawat menjadi salah satu kendala utama dalam pengiriman relawan tersebut.

Untuk mengatasi masalah ini, Kemenkes terpaksa memilih rute alternatif dengan terbang melalui Malaysia sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh.

“Akhirnya kemarin kita pakai rute penerbangan ke Malaysia dulu dan harga tiketnya lebih murah,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Berdasarkan laporan, harga tiket langsung dari Jakarta ke Aceh dapat mencapai kisaran Rp2 juta hingga Rp3 juta atau bahkan lebih.

Tergantung waktu dan ketersediaan penerbangan. Kondisi ini membuat rute transit melalui Malaysia dipilih agar anggaran pengiriman relawan tidak membengkak.

Pilihan rute tersebut sempat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Rombongan relawan Kemenkes yang mengenakan rompi biru terlihat di bandara luar negeri dan sempat dikira sebagai relawan asal Malaysia.

Padahal mereka merupakan tenaga kesehatan Indonesia yang melakukan transit demi efisiensi biaya.

Menanggapi persoalan ini, Menkes mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pengaturan harga tiket khusus bagi relawan dan tenaga kesehatan yang ditugaskan ke daerah bencana.

Skema ini diharapkan dapat meringankan biaya transportasi dalam situasi darurat.

Usulan tersebut berpotensi melibatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Perhubungan, guna memastikan ketersediaan tiket dengan harga terjangkau untuk rute strategis seperti Jakarta–Aceh dalam misi kemanusiaan.

Keluhan ini juga mencerminkan fenomena yang lebih luas, di mana harga tiket penerbangan domestik di Indonesia kerap dinilai relatif mahal dibandingkan sejumlah rute internasional.

Meskipun faktor penyebabnya beragam, mulai dari biaya operasional hingga harga bahan bakar.(*)