Dikenal Baik Hati, 7 Zodiak Ini Sering Lupa Memikirkan Kebahagiaan Sendiri

SEPUCUKJAMBI.ID – Berbuat baik kepada sesama kerap dipandang sebagai cerminan kedewasaan emosional.

Tak sedikit orang yang merasa lebih berharga ketika mampu membahagiakan orang lain, bahkan jika harus mengesampingkan kepentingan pribadi.

Namun dalam praktiknya, sikap terlalu mendahulukan orang lain justru bisa berdampak pada kelelahan emosional jika tidak diimbangi dengan kepedulian terhadap diri sendiri.

Dalam astrologi, ada beberapa zodiak yang dikenal memiliki empati tinggi dan kecenderungan kuat untuk memprioritaskan kebahagiaan orang lain.

Mereka tulus, perhatian, dan sering menjadi sandaran banyak orang.

Meski demikian, tanpa batas yang sehat, sifat ini bisa membuat mereka lupa merawat diri sendiri.

Berikut zodiak-zodiak yang dikenal paling sering mengorbankan kepentingan pribadi demi orang lain.

Cancer (21 Juni – 22 Juli)

Cancer memiliki naluri melindungi yang sangat kuat, terutama terhadap keluarga dan orang terdekat.

Mereka mudah tersentuh oleh perasaan orang lain dan sering merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan lingkungan sekitarnya.

Namun, Cancer perlu belajar bahwa menjaga jarak emosional sesekali bukan berarti tidak peduli, melainkan bentuk perlindungan diri.

Pisces (19 Februari – 20 Maret)

Pisces dikenal sebagai zodiak dengan empati mendalam. Mereka bisa merasakan kesedihan dan kebahagiaan orang lain seolah-olah itu milik mereka sendiri.

Karena itulah Pisces kerap menempatkan kebutuhan orang lain di atas dirinya.

Tantangannya, mereka perlu memahami bahwa berkata “tidak” adalah cara sehat untuk menjaga keseimbangan batin.

Libra (23 September – 22 Oktober)

Libra selalu berusaha menjaga keharmonisan dan menghindari konflik. Demi kedamaian, mereka sering memilih mengalah meski harus menekan keinginan pribadi.

Sikap ini membuat Libra disukai banyak orang, namun harmoni sejati baru tercipta ketika mereka juga berani menyuarakan kebutuhan sendiri.

Virgo (23 Agustus – 22 September)

Virgo menunjukkan kepedulian melalui tindakan konkret. Mereka senang membantu, memberi solusi, dan memastikan semuanya berjalan dengan baik.

Namun, keinginan untuk selalu berguna bisa membuat Virgo merasa terbebani.

Tidak semua masalah harus mereka tangani sendiri, dan beristirahat bukanlah sebuah kegagalan.

Taurus (20 April – 20 Mei)

Taurus adalah sosok setia yang rela berkorban demi kenyamanan orang-orang tercinta. Mereka memandang stabilitas emosional sebagai hal penting dalam hubungan.

Meski begitu, Taurus juga perlu menyadari bahwa memperhatikan kebutuhan diri sendiri justru akan membuat hubungan terasa lebih sehat dan seimbang.

Capricorn (22 Desember – 19 Januari)

Capricorn sering dianggap kuat dan bertanggung jawab. Mereka terbiasa menahan lelah demi masa depan bersama dan kesejahteraan orang lain.

Namun di balik keteguhan itu, Capricorn tetap manusia yang membutuhkan ruang untuk mengakui kelelahan dan merawat diri sendiri.

Aquarius (20 Januari – 18 Februari)

Aquarius memiliki kepedulian besar terhadap kemanusiaan dan kepentingan bersama.

Mereka kerap mengutamakan nilai kolektif dibanding kepentingan pribadi.

Meski idealis, Aquarius tetap perlu ruang untuk diri sendiri agar tidak merasa sendirian dalam memperjuangkan banyak hal.

Menjadi pribadi yang peduli memang sebuah kelebihan. Namun, memahami batas diri adalah kunci agar kebaikan tetap berkelanjutan. Kepedulian yang sehat selalu dimulai dari diri sendiri.(*)




Gurih dan Menggoda, Ini Resep Nasi Udang Tempura Sederhana

SEPUCUKJAMBI.ID – Nasi udang tempura adalah hidangan khas Jepang yang populer karena kesederhanaan rasa dan teksturnya yang memanjakan lidah.

Udang segar dibalut adonan tempura ringan, digoreng hingga renyah keemasan, lalu disajikan di atas nasi putih hangat.

Perpaduan ini menghasilkan sajian gurih yang cocok untuk makan siang, bekal, hingga menu spesial keluarga di rumah.

Tak hanya lezat, nasi udang tempura juga mudah dibuat dengan bahan sederhana dan bisa dikreasikan dengan berbagai saus sesuai selera.

Bahan-bahan

Bahan Utama:

  • 300 gram udang ukuran besar, kupas dan sisakan ekor

  • 1 mangkuk nasi putih hangat

Bahan Adonan Tempura:

  • 100 gram tepung terigu protein sedang

  • 50 gram tepung maizena

  • 1 butir kuning telur

  • 200 ml air es

  • ½ sendok teh garam

Bahan Pelengkap (Opsional):

  • Saus tempura

  • Saus sambal

  • Mayones secukupnya

Bahan Menggoreng:

  • Minyak goreng secukupnya

Alat yang Digunakan

  • Mangkuk

  • Garpu atau sumpit

  • Wajan

  • Saringan minyak

  • Sendok

  • Piring saji

Cara Membuat Nasi Udang Tempura

  1. Bersihkan udang, belah sedikit bagian punggungnya agar tidak melengkung saat digoreng, lalu sisihkan.

  2. Campurkan tepung terigu, tepung maizena, dan garam dalam mangkuk.

  3. Masukkan kuning telur, lalu tuang air es sedikit demi sedikit sambil diaduk ringan hingga tercampur. Jangan mengaduk terlalu lama agar tempura tetap renyah.

  4. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang.

  5. Celupkan udang ke dalam adonan tempura hingga terbalut rata.

  6. Goreng udang hingga berwarna kuning keemasan dan teksturnya garing.

  7. Angkat dan tiriskan udang dari minyak berlebih.

  8. Sajikan nasi putih hangat di mangkuk, tata udang tempura di atasnya, lalu tambahkan saus sesuai selera.

Tips Agar Tempura Lebih Renyah

Gunakan air yang benar-benar dingin atau air es saat membuat adonan, dan hindari mengaduk terlalu lama agar tekstur tempura tetap ringan dan crispy.

Penutup

Nasi udang tempura siap disantap dengan rasa gurih dan tekstur renyah yang menggugah selera.

Hidangan ini paling nikmat dinikmati selagi hangat dan cocok dipadukan dengan berbagai saus favorit.

Selain praktis untuk menu rumahan, nasi udang tempura juga berpotensi menjadi ide jualan karena tampilannya menarik dan disukai banyak kalangan.(*)




Lezat dan Sehat, Ini Resep Pepes Kemangi Ikan Nila yang Wajib Dicoba

SEPUCUKJAMBI.ID – Pepes kemangi ikan nila merupakan salah satu hidangan tradisional Nusantara yang tak pernah kehilangan penggemar.

Perpaduan daging ikan nila yang lembut dengan bumbu rempah khas serta aroma segar daun kemangi menghasilkan cita rasa gurih dan sedikit pedas yang menggoda selera.

Selain lezat, pepes ikan nila juga dikenal sebagai menu yang lebih sehat karena proses memasaknya menggunakan teknik kukus tanpa minyak berlebih.

Tak heran, masakan ini cocok disajikan sebagai lauk utama untuk makan siang maupun makan malam bersama keluarga.

Bahan-bahan

Bahan Utama:

  • 2 ekor ikan nila ukuran sedang, bersihkan dan belah dua

  • 2 ikat daun kemangi, petiki

  • 2 batang serai, memarkan

  • 4 lembar daun salam

  • 2 buah tomat, potong-potong

  • Daun pisang secukupnya untuk membungkus

  • Tusuk gigi atau lidi secukupnya

Bumbu Halus:

  • 6 siung bawang merah

  • 4 siung bawang putih

  • 4 buah cabai merah

  • 5 buah cabai rawit (sesuai selera pedas)

  • 3 butir kemiri, sangrai

  • 1 ruas kunyit

  • 1 ruas jahe

  • 1 ruas lengkuas

  • Garam secukupnya

  • Gula secukupnya

Alat yang Digunakan

  • Blender atau ulekan

  • Pisau dan talenan

  • Mangkuk

  • Kukusan

  • Kompor

  • Penjepit atau spatula

Cara Membuat Pepes Kemangi Ikan Nila

  1. Haluskan semua bumbu menggunakan blender atau ulekan hingga benar-benar lembut dan tercampur rata.

  2. Lumuri ikan nila dengan bumbu halus secara merata, termasuk bagian dalam daging. Diamkan selama 15–20 menit agar bumbu meresap.

  3. Layukan daun pisang sebentar di atas api agar lentur dan tidak mudah sobek saat digunakan.

  4. Letakkan ikan yang sudah dibumbui di atas daun pisang, lalu tambahkan daun kemangi, potongan tomat, daun salam, dan serai.

  5. Bungkus ikan dengan rapi dan sematkan ujung daun pisang menggunakan tusuk gigi atau lidi.

  6. Kukus pepes ikan selama 30–40 menit hingga ikan matang dan aroma bumbu tercium harum.

  7. Setelah matang, pepes bisa langsung disajikan atau dibakar sebentar di atas teflon atau bara api agar aromanya semakin menggoda.

Tips Tambahan

Untuk hasil lebih sedap, kamu bisa menambahkan perasan jeruk nipis pada ikan sebelum dibumbui guna menghilangkan bau amis dan menambah kesegaran rasa.

Penutup

Pepes kemangi ikan nila siap dinikmati dengan cita rasa gurih, pedas, dan aroma kemangi yang khas. Hidangan ini sangat cocok disantap bersama nasi putih hangat dan sambal favorit.

Selain lezat, pepes ikan nila juga menjadi pilihan menu sehat karena diolah tanpa proses penggorengan.(*)




Cek Ramalan Zodiak Hari Ini, Siapa yang Paling Beruntung?

SEPUCUKJAMBI.ID – Hari ini membawa energi yang beragam bagi setiap zodiak.

Ada yang didorong untuk lebih berani mengambil langkah, ada pula yang justru diminta memperlambat ritme dan memberi ruang bagi diri sendiri.

Peruntungan, keuangan, dan asmara saling berkaitan, sehingga keputusan kecil bisa berdampak besar pada suasana hati dan hubungan.

Simak ramalan zodiak hari ini untuk mengetahui bagaimana arah energi semesta memengaruhi hidupmu.

Aries (21 Maret – 19 April)

Peruntungan: Semangat dan ketekunan meningkat, tetapi tubuhmu butuh jeda agar tidak cepat kelelahan.

Keuangan: Sikap ramah dan hati terbuka membawa peluang rezeki kecil yang menyenangkan.

Asmara: Pertemanan baru berpotensi berkembang jika kamu hadir sepenuhnya dalam setiap momen.

Taurus (20 April – 20 Mei)

Peruntungan: Perasaan yang sulit ditebak membuatmu perlu bergerak aktif untuk melepas energi terpendam.

Keuangan: Ketegasan membantumu menata ulang keuangan demi kenyamanan jangka panjang.

Asmara: Sikap tegas justru menghadirkan rasa aman dan peluang baru dalam hubungan.

Gemini (21 Mei – 20 Juni)

Peruntungan: Kepercayaan diri membuatmu tampil meyakinkan dan membawa suasana positif.

Keuangan: Kreativitas meningkat, namun sebaiknya tunda keputusan finansial besar.

Asmara: Fokus pada rencana masa depan membuat hubungan terasa lebih dekat.

Cancer (21 Juni – 22 Juli)

Peruntungan: Ketenangan batin menarik orang-orang baru dan membangkitkan motivasi.

Keuangan: Hari yang baik untuk berdiskusi atau menyusun strategi keuangan.

Asmara: Waktu tepat untuk menyampaikan perasaan dengan jujur dan hangat.

Leo (23 Juli – 22 Agustus)

Peruntungan: Kendalikan dorongan spontan agar tidak berujung pada kelelahan.

Keuangan: Ide kreatif membantumu mengelola keuangan dengan lebih cerdas.

Asmara: Kepercayaan diri yang tenang membuat hubungan terasa stabil.

Virgo (23 Agustus – 22 September)

Peruntungan: Terlalu ingin mengendalikan segalanya bisa membuatmu melewatkan kejutan menyenangkan.

Keuangan: Kondisi emosional yang membaik mendukung keputusan finansial yang lebih sehat.

Asmara: Dinamika baru membawa kesegaran dalam hubungan.

Libra (23 September – 22 Oktober)

Peruntungan: Kamu membutuhkan dukungan emosional dan rasa kedekatan hari ini.

Keuangan: Menjaga kesehatan penting agar keseimbangan energi dan finansial tetap terjaga.

Asmara: Memberi ruang untuk diri sendiri justru memperkuat hubungan.

Scorpio (23 Oktober – 21 November)

Peruntungan: Ketidaksabaran bisa muncul, jadi carilah ritme hidup yang lebih nyaman.

Keuangan: Mengelola tekanan batin membantu mengambil keputusan finansial lebih bijak.

Asmara: Kesadaran emosional membawa perbaikan dalam suasana cinta.

Sagitarius (22 November – 21 Desember)

Peruntungan: Kepekaan emosional meningkat dan membuatmu lebih selektif dalam pergaulan.

Keuangan: Energi positif membantumu menyelesaikan tugas yang tertunda.

Asmara: Momen santai bersama orang terdekat menghangatkan hubungan.

Capricorn (22 Desember – 19 Januari)

Peruntungan: Kemampuan beradaptasi membuatmu lebih mudah menghadapi tantangan.

Keuangan: Percaya pada diri sendiri membawa perubahan positif dalam kondisi finansial.

Asmara: Transformasi pribadi membuat hubungan terasa lebih bebas dan dekat.

Aquarius (20 Januari – 18 Februari)

Peruntungan: Keberuntungan mendukung langkah baru dan ide segar.

Keuangan: Aktivitas padat berpotensi memperbaiki kondisi finansial jangka pendek.

Asmara: Kepercayaan diri menciptakan keharmonisan dalam hubungan.

Pisces (19 Februari – 20 Maret)

Peruntungan: Mengambil jarak dari masalah membantumu menyusun prioritas dengan lebih jernih.

Keuangan: Salurkan energi secara produktif agar tujuan finansial tetap aman.

Asmara: Dengarkan saran orang terdekat untuk kejelasan hubungan.(*)




Sebelum Ditangkap KPK, Ini Rekam Jejak Kontroversial Sudewo Selama Menjabat

PATI, SEPUCUKJAMBI.ID – Nama Bupati Pati Sudewo kembali menjadi pusat perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkapnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (19/1/2026).

Penangkapan ini seolah membuka kembali ingatan publik terhadap serangkaian kontroversi yang mewarnai masa kepemimpinannya dan sempat memicu kegaduhan panjang di Kabupaten Pati.

Jauh sebelum OTT KPK terjadi, kebijakan dan sikap Sudewo kerap menuai kritik tajam, baik dari masyarakat sipil maupun DPRD.

Berbagai keputusan dinilai tidak sensitif terhadap kondisi sosial-ekonomi warga, hingga berujung pada demonstrasi besar dan upaya politik untuk memakzulkannya.

Berikut rangkuman tujuh kontroversi yang paling menyita perhatian publik Pati sebelum OTT KPK.

1. Kenaikan PBB-P2 Hingga 250 Persen

Keputusan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen menjadi pemicu utama gelombang protes.

Kenaikan drastis ini disebut-sebut sebagai yang tertinggi dalam lebih dari satu dekade dan dianggap memberatkan warga.

Banyak kalangan menilai kebijakan tersebut “mencekik ekonomi rakyat” di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

2. Pernyataan yang Dinilai Arogan Saat Aksi Protes

Kontroversi tak berhenti pada kebijakan. Saat ribuan warga turun ke jalan, gaya komunikasi Sudewo kepada massa demonstran menjadi sorotan.

Sejumlah pernyataannya dianggap arogan dan tidak empatik, sehingga justru memperkeruh situasi dan memperbesar kemarahan publik.

3. Demonstrasi Besar-Besaran Warga Pati

Akumulasi kekecewaan warga memuncak dalam aksi demonstrasi yang diikuti puluhan ribu orang.

Massa menuntut pencabutan kebijakan pajak hingga menyerukan pengunduran diri bupati. Aksi ini tercatat sebagai salah satu demonstrasi terbesar dalam sejarah politik lokal Pati.

4. Upaya Pemakzulan yang Gagal di DPRD

Merespons tekanan publik, DPRD Kabupaten Pati membentuk Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket untuk menyelidiki kebijakan Sudewo, termasuk dugaan pelanggaran sumpah jabatan.

Namun, upaya pemakzulan pada akhir 2025 kandas setelah mayoritas fraksi menolak, meski desakan masyarakat terus menguat.

5. Pansus DPRD Soroti Belasan Kebijakan Bermasalah

Pansus Hak Angket DPRD mencatat sedikitnya 12 kebijakan yang dianggap bermasalah.

Di antaranya mutasi dan rotasi ASN yang dinilai tidak transparan, hingga keputusan strategis yang memicu polemik luas di masyarakat.

6. Pemutusan Hubungan Kerja Pegawai RSUD

Kebijakan internal pemerintahan juga menuai kritik, salah satunya pemutusan hubungan kerja terhadap sejumlah pegawai honorer RSUD.

Pemecatan yang disebut tanpa pesangon layak itu memperburuk citra kepemimpinan Sudewo dan memicu simpati publik kepada para pekerja terdampak.

7. Dugaan Keterlibatan dalam Proyek Bernilai Miliaran Rupiah

Sebelum OTT terjadi, nama Sudewo juga sempat dikaitkan dengan dugaan keterlibatan dalam proyek pembangunan bernilai besar.

Salah satu yang mencuat adalah proyek rel kereta api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) yang disebut-sebut masuk dalam radar penyelidikan KPK.

Rangkaian kontroversi tersebut menjadikan kepemimpinan Sudewo sebagai salah satu periode paling bergejolak dalam sejarah pemerintahan Kabupaten Pati.

Kini, setelah OTT KPK terjadi, publik menilai berbagai polemik di masa lalu seolah menjadi latar kuat yang memperbesar sorotan terhadap proses hukum yang tengah berjalan.(*)




Viral Pesan WA di Pati, Sebut 800 Perangkat Desa Diminta Setoran

PATI, SEPUCUKJAMBI.ID – Isu dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret nama Bupati Pati, Sudewo, semakin ramai diperbincangkan publik.

Sejak Senin malam (19/1), warga Pati dihebohkan dengan beredarnya pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang menyebar cepat dari satu grup ke grup lainnya.

Pesan tersebut memuat narasi mengejutkan yang mengaitkan Sudewo dengan dugaan praktik pengumpulan dana dari perangkat desa.

Dalam pesan yang beredar, disebutkan adanya pertemuan tertutup yang melibatkan ratusan perangkat desa sebelum isu OTT mencuat ke permukaan.

Narasi dalam pesan itu menyebutkan bahwa peristiwa OTT diduga berlangsung di lingkungan Pendapa Kabupaten Pati.

Sudewo dikabarkan mengumpulkan sekitar 800 perangkat desa dalam sebuah forum tertutup yang disebut-sebut berkaitan dengan dugaan praktik “setoran” massal.

Jumlah yang disebut dalam pesan berantai tersebut tergolong fantastis. Disebutkan bahwa nilai setoran bervariasi, namun berada di kisaran lebih dari Rp100 juta per orang.

“OTT tadi malam di Pendopo Pati. Sudewo dikabarkan kumpulkan 800-an perangkat desa untuk ‘setoran’. Setoran bervariasi, tapi di atas 100 juta per orang,” demikian salah satu isi pesan WhatsApp yang kini beredar luas di kalangan masyarakat.

Selain itu, pesan yang sama juga mengaitkan alasan mengapa pemeriksaan terhadap Sudewo tidak dilakukan di wilayah Pati.

Disebutkan bahwa faktor keamanan menjadi pertimbangan, sehingga pemeriksaan dialihkan ke luar daerah.

“KPK mempertimbangkan potensi rusuh jika diperiksa di Polresta Pati, makanya dibawa ke Kudus,” tulis lanjutan pesan tersebut.

Meski ramai dibicarakan, seluruh informasi yang beredar melalui pesan WhatsApp ini masih bersifat mentah dan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

Hingga saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memberikan penjelasan terkait lokasi OTT, konstruksi perkara, maupun pihak-pihak yang diduga diamankan.

Juru bicara KPK sebelumnya hanya menyampaikan bahwa lembaga antirasuah akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah proses awal penanganan perkara selesai.

Kendati demikian, isi pesan berantai tersebut dinilai sejalan dengan rumor yang selama ini beredar di kalangan internal birokrasi dan elite politik lokal.

Isu yang berkembang menyebutkan adanya perkara besar yang diduga menyentuh struktur pemerintahan desa.

Di tengah minimnya informasi resmi, publik Pati kini menanti kejelasan dan penjelasan terbuka dari aparat penegak hukum terkait isu yang telah terlanjur menyebar luas di ruang publik.(*)




KPK Periksa Bupati Pati Sudewo di Polres Kudus, Pemeriksaan Dimulai Dini Hari

KUDUS, SEPUCUKJAMBI.ID Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Pati, Sudewo, di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kudus, Jawa Tengah, pada Senin (19/1/2026).

Pemeriksaan tersebut dilaporkan berlangsung sejak dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa Sudewo merupakan salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan di wilayah Pati.

Saat ini, yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penyidik.

“Salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tangkap tangan di Pati adalah saudara SDW. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh tim di Polres Kudus,” ujar Budi kepada wartawan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan terhadap Sudewo masih terus berlangsung.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan jurnalis, pemeriksaan dilakukan di ruang Kapolres Kudus yang berada di lantai dua Mapolres.

Pantauan di lokasi menunjukkan situasi Mapolres Kudus relatif kondusif. Lobi utama terlihat lengang, dengan hanya beberapa awak media yang menunggu perkembangan terbaru terkait pemeriksaan Bupati Pati tersebut.

Sebelumnya, pada siang hari, Polres Kudus sempat menggelar konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo.

Namun, agenda konferensi pers tersebut membahas pengungkapan kasus kriminal dan tidak menyinggung soal pemeriksaan KPK.

Sekitar pukul 10.00 WIB, suasana Mapolres Kudus terpantau lebih ramai.

Meski demikian, penjagaan di pintu masuk tidak tampak diperketat, dengan sejumlah anggota kepolisian tetap berjaga seperti biasa.

Informasi mengenai pemeriksaan Sudewo oleh KPK baru diketahui sekitar pukul 11.00 WIB, tak lama setelah Kapolres Kudus menyelesaikan gelar perkara kasus kriminal.

Selain di Kudus, beredar pula informasi bahwa penyidik KPK melakukan pemeriksaan di Mapolres Rembang.

Sejumlah pejabat di tingkat kecamatan dikabarkan turut dimintai keterangan, meski detail pemeriksaan tersebut belum diungkap secara resmi.

Pemeriksaan di luar Gedung Merah Putih KPK ini disebut sebagai bagian dari strategi penyidik untuk memaksimalkan penggalian keterangan serta menyesuaikan kebutuhan proses penyidikan yang sedang berjalan.(*)




Memilukan, Usai ‘Tegur’ Siswa Guru Honorer di Muaro Jambi Jadi Tersangka

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Niat menegakkan disiplin justru membawa masalah hukum bagi Tri Wulansari (34), guru honorer SD Negeri 21 Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.

Tri kini menjadi tersangka dalam kasus pidana yang ditangani Satreskrim Polres Muaro Jambi.

Kasus ini bermula pada April 2025. Tri bersama pihak sekolah menertibkan rambut beberapa siswa yang dianggap terlalu panjang dan diwarnai pirang.

Salah satu siswa menolak dicukur, lari menghindar, dan diduga melontarkan kata-kata kasar yang melukai perasaan guru.

Dalam situasi emosional, Tri menepuk mulut siswa sebagai bentuk teguran.

Tepukan itulah yang kemudian dilaporkan orang tua siswa ke polisi, sehingga Tri berhadapan dengan proses hukum.

Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi, AKP Hanafi Dita Utama, membenarkan status Tri telah naik menjadi tersangka. Tri dijerat Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Perkara ini sudah dalam tahap penyidikan, dengan alat bukti dan keterangan saksi yang lengkap. Berkas sudah diterima kejaksaan dan petunjuk P19 telah dilengkapi,” jelas AKP Hanafi.

Meski proses hukum berjalan, aparat kepolisian dan kejaksaan telah mencoba pendekatan kemanusiaan. Beberapa kali mediasi dilakukan agar perkara bisa diselesaikan damai.

Tri dan keluarganya juga telah meminta maaf kepada pihak korban, namun keluarga siswa menolak perdamaian dan meminta kasus tetap diproses sesuai hukum.

“Kelompok keluarga korban tidak mau mediasi dan meminta pelaku diproses hukum,” terang AKP Hanafi.

Polres Muaro Jambi bersama kejaksaan bahkan telah menyurati Bupati Muaro Jambi untuk memfasilitasi mediasi.

“Harapannya Bupati atau Wakil Bupati bisa membantu mediasi, bersama bagian hukum, penyidik, dan jaksa agar ada titik terang,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Dr. Kasyful Imam, menyebutkan pihaknya akan kembali mengupayakan mediasi dengan keluarga korban.

“Ini kejadian Januari 2025, sudah setahun. Mediasi beberapa kali dilakukan tapi belum menemukan titik damai. Kita akan usahakan lagi agar penyelesaian masalah segera tuntas,” ujarnya.(*)




PGRI Jambi Kecam Kekerasan Terhadap Guru di SMK Negeri 3 Tanjab Timur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jambi mengecam keras insiden pengeroyokan terhadap seorang guru di SMK Negeri 3 Tanjab Timur.

Peristiwa ini dianggap melampaui batas dan mencederai marwah dunia pendidikan, yang seharusnya menegakkan nilai adab, etika, dan kemanusiaan.

Sekretaris Umum PGRI Provinsi Jambi, Khairu Azmi, menegaskan bahwa sekolah adalah ruang aman bagi guru dan siswa, bukan tempat terjadinya kekerasan.

“Kekerasan di lingkungan pendidikan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Peristiwa ini menjadi alarm serius bagi semua pihak untuk melakukan pembenahan,” kata Khairu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari persoalan komunikasi antara guru dan salah satu siswa.

Kesalahpahaman ini kemudian memicu ketegangan dan berujung pada pengeroyokan terhadap guru tersebut.

PGRI menilai persoalan seharusnya dapat diselesaikan melalui mekanisme pembinaan, dialog, dan pendekatan edukatif, bukan dengan kekerasan.

Peristiwa ini pun menarik perhatian publik, termasuk di media sosial, dengan beragam respons masyarakat.

Menanggapi insiden ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi bersama pihak terkait melakukan pendalaman kasus, mediasi, dan melibatkan aparat kepolisian untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

PGRI Provinsi Jambi menyambut baik langkah tersebut dan menekankan pentingnya penyelesaian secara objektif dan adil.

“Penyelesaian persoalan pendidikan harus dilakukan berdasarkan fakta, bukan emosi,” tegas Khairu.

PGRI juga menegaskan sikap menolak tegas segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah, baik oleh siswa maupun guru.

Guru sebagai profesi wajib mendapatkan perlindungan hukum, namun tetap terikat kode etik dan profesionalisme.

Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran kode etik atau tindakan tidak proporsional oleh guru, PGRI mendukung proses pembinaan dan penegakan kode etik sesuai aturan.

Namun, dugaan pelanggaran kode etik guru tidak bisa dijadikan pembenaran atas pengeroyokan.

“Tindakan kekerasan tetap merupakan pelanggaran hukum dan kemanusiaan yang tidak bisa ditoleransi,” ujar Khairu.

Ketua PGRI Provinsi Jambi, Nanang Sunarya, menambahkan bahwa insiden ini menjadi refleksi bagi seluruh insan pendidikan.

“Ini pengingat bagi guru, siswa, dan orang tua agar setiap persoalan diselesaikan secara bijak, bermartabat, dan mengedepankan dialog,” katanya.

PGRI Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini secara profesional, sekaligus menjadikannya momentum memperbaiki tata kelola pendidikan dan membangun iklim sekolah yang aman, manusiawi, dan berkeadilan.(*)




Tinjau RS Adhyaksa di Seberang, Ini Catatan Gubernur Jambi yang Jadi Perhatian

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi meninjau Rumah Sakit Adhyaksa di Seberang Kota Jambi, Senin (19/01/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan rumah sakit menjelang operasional, mulai dari fasilitas medis hingga jumlah tenaga kesehatan yang akan melayani masyarakat.

Rombongan didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Kepala Dinas Kesehatan, dan pimpinan RSUD Raden Mattaher serta RSDJ.

Gubernur meninjau ruang perawatan, laboratorium, dan fasilitas pendukung lainnya, sekaligus mencatat kebutuhan SDM agar rumah sakit bisa segera beroperasi dengan layanan optimal bagi masyarakat.

Hasil peninjauan Gubernur Jambi mencatat beberapa hal utama:

  1. Kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM)

    • Gubernur menekankan pentingnya jumlah dan kompetensi tenaga kesehatan, termasuk dokter, perawat, dan tenaga farmasi.

    • Pemprov Jambi akan menghitung kebutuhan SDM, menyiapkan tenaga medis kompeten, dan melaporkan ke Kejaksaan Agung agar rumah sakit bisa beroperasi optimal.

  2. Fasilitas dan Infrastruktur

    • Bangunan rumah sakit yang megah dan fasilitas medis lengkap sudah siap, namun Gubernur menekankan perlunya dukungan pemerintah daerah agar fasilitas dapat dimanfaatkan maksimal.

    • Pemprov Jambi juga siap membangun dermaga untuk mendukung operasional rumah sakit.

  3. Pelayanan Masyarakat

    • Rumah Sakit Adhyaksa direncanakan menjadi rumah sakit tipe C dengan layanan berbasis BPJS Kesehatan.

    • Sekitar 97 persen kapasitas kamar diperuntukkan bagi masyarakat umum, sedangkan 3 persen digunakan untuk kepentingan internal Kejaksaan.

  4. Koordinasi dan Dukungan Pemerintah

    • Gubernur menegaskan pentingnya koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk pembagian tenaga kesehatan agar operasional rumah sakit berjalan lancar sejak awal.

    • Tujuannya agar masyarakat dari berbagai daerah di Jambi dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan.

Gubernur Al Haris menyimpulkan bahwa Rumah Sakit Adhyaksa akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Jambi, terutama bagi mereka yang sering menghadapi kondisi rumah sakit penuh di malam hari.

“Kami siap mendukung kesiapan tenaga medis dan fasilitas agar rumah sakit ini segera melayani masyarakat dengan maksimal,” ujar Gubernur.

Kajati Jambi Sugeng Hariadi menambahkan bahwa pihaknya terus mempersiapkan koordinasi SDM dari daerah maupun pusat agar operasional rumah sakit tidak menemui kendala.(*)