Festival Vocational 2026, Guru dan Siswa SMK Binaan Honda Jambi Tembus Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Festival Vocational 2026 tingkat nasional bagi guru dan siswa SMK binaan Honda kembali digelar oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bekerja sama dengan seluruh Main Dealer sepeda motor Honda di Indonesia.

Program tahunan ini bertujuan meningkatkan dan mengukur kompetensi guru serta siswa agar selaras dengan standar industri otomotif roda dua, sekaligus memberikan apresiasi bagi peserta berprestasi melalui program pembinaan berkelanjutan.

Di Provinsi Jambi, PT Sinar Sentosa Primatama selaku Main Dealer sepeda motor Honda telah menyelesaikan rangkaian seleksi tingkat regional.

Dari hasil seleksi tersebut, terpilih satu siswa terbaik dan satu guru terbaik yang akan mewakili Jambi pada Festival Vocational tingkat nasional yang akan digelar pada 9–12 Februari 2026 di Safety Riding & Training Center PT Astra Honda Motor, Jakarta.

Pada ajang nasional ini, peserta siswa akan mengikuti uji kompetensi berupa tes teori, praktik meja, dan troubleshooting.

Sementara peserta guru akan menjalani tes teori, praktik meja, troubleshooting, serta praktik mengajar, dengan standar penilaian yang mengacu pada kebutuhan industri otomotif terkini.

Sebelum berlaga di tingkat nasional, seluruh peserta telah mengikuti pelatihan intensif selama satu bulan di Main Dealer Training Center PT Sinar Sentosa Primatama.

Materi pelatihan meliputi pendalaman teori, analisa teknis, praktik on dan off vehicle, serta penguatan kesiapan fisik dan mental.

General Manager Service and Parts PT Sinar Sentosa Primatama, Erwin Susanto, menyampaikan bahwa Festival Vocational tidak sekadar kompetisi, tetapi juga sarana strategis untuk kalibrasi standar kompetensi.

“Festival Vocational merupakan ajang strategis untuk mengukur dan menyelaraskan standar kompetensi guru dan siswa SMK binaan Honda dengan kebutuhan industri, sekaligus memberikan reward bagi peserta berprestasi,” ujarnya.

Peserta yang mengikuti pelatihan merupakan juara 1, 2, dan 3 tingkat regional Jambi dari kategori guru dan siswa. Dari proses pembinaan tersebut, dipilih peserta terbaik sebagai wakil resmi Provinsi Jambi di tingkat nasional.

Melalui ajang ini, PT Sinar Sentosa Primatama berharap dapat mencetak sumber daya manusia unggul, kompeten, dan siap kerja, sekaligus memperkuat peran SMK sebagai penyedia tenaga profesional di industri otomotif roda dua.(*)




Ramai Diperbincangkan, Status Tersangka Guru Honorer di Muaro Jambi Akhirnya Dicabut

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Resor Muaro Jambi resmi mencabut status tersangka Tri Wulansari, guru honorer SD Negeri 21 Desa Pematang Raman.

Ini setelah kedua belah pihak sepakat menyelesaikan kasus dugaan kekerasan terhadap anak melalui restorative justice.

Proses penyelesaian dilakukan melalui gelar perkara di Aula Mapolres Muaro Jambi, Rabu (21/1/2026).

Kasus ini berawal dari laporan orang tua murid yang menuding Tri melakukan kekerasan fisik saat menegakkan kedisiplinan di kelas. Kasus sempat menjadi perhatian publik.

Dalam forum restorative justice, Tri Wulansari menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga murid.

“Saya dengan rendah hati meminta maaf atas apa yang telah saya lakukan. Semoga ke depan hubungan kita tetap baik,” ujarnya.

Orang tua murid, Subandi, menerima permohonan maaf tersebut dan berharap masalah selesai.

“Karena ibu sudah ikhlas meminta maaf, kami sekeluarga menerima dan berharap masalah ini selesai,” jelasnya.

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, menegaskan penyelesaian kasus ini tidak dipengaruhi opini publik, melainkan kesepakatan damai yang dirintis sebelum kasus ramai diperbincangkan.

Setelah proses restorative justice, perkara ini akan dihentikan melalui SP3.

Kepala Kejaksaan Negeri Muaro Jambi, Karya Graham Hutagaol, menilai restorative justice sebagai pendekatan paling proporsional untuk kasus ini, dengan tujuan memulihkan keadaan para pihak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi, Kasyful Iman, menekankan bahwa penyelesaian damai ini sejalan dengan arahan Bupati Muaro Jambi dan menjadi pembelajaran bagi guru agar lebih bijak dalam mendidik.

“Ke depan guru harus mampu mengendalikan emosi dan mengedepankan pendekatan edukatif,” tandasnya.(*)




Wali Kota Jambi Perjuangkan Sambungan Jargas untuk Ketahanan Energi Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sukses menghadirkan 13.235 sambungan jaringan gas rumah tangga (Jargas) beserta infrastruktur pendukung di Kota Jambi pada 2025, Pemkot Jambi kembali memperkuat komitmennya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan jaringan gas.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (21/01/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Maulana memaparkan potensi pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di Kota Jambi.

Pemkot mengusulkan perluasan sambungan Jargas hingga lebih dari 50.000 SR, sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan energi nasional dan ekonomi lokal.

Berdasarkan data terkini, pelanggan Jargas Kota Jambi sebanyak 13.226 SR, dengan 11.025 SR pelanggan aktif.

Program ini memberikan dampak positif, seperti membantu pengendalian inflasi, mengurangi beban biaya energi rumah tangga, dan mendukung stimulus pertumbuhan ekonomi Kota Jambi.

Proyek Jargas Kota Jambi 2025-2026 meliputi Kecamatan Alam Barajo dan Kotabaru, dengan estimasi selesai pada Juli 2026.

Pemkot melalui BUMD PT Siginjai Sakti siap mengelola distribusi jaringan gas rumah tangga agar pelayanan optimal bagi masyarakat.

Wali Kota Maulana menekankan bahwa kehadiran langsung ke Ditjen Migas menunjukkan keseriusan Pemkot Jambi dalam memperluas akses energi bersih dan murah bagi masyarakat, sejalan dengan visi kota ramah lingkungan dan mandiri energi.

Program strategis ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, dan menjadi bagian dari transisi energi bersih, efisien, dan terjangkau, selaras dengan strategi pemerintah pusat untuk kedaulatan energi nasional.(*)




Swasembada Pangan Kabupaten Sarolangun, Pemerintah Daerah dan Polri Bersinergi

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus berkomitmen mewujudkan swasembada pangan melalui sektor pertanian, sebagai dukungan nyata terhadap kebijakan Pemerintah Pusat.

“Pemkab Sarolangun bersama Polres terus bersinergi dalam mewujudkan swasembada pangan, guna mendukung program ketahanan pangan,” kata H. Hurmin, Bupati Sarolangun, usai melakukan panen raya pada Sabtu lalu.

Panen raya kuartal I Tahun 2026 ini berlangsung di lahan produktif Desa Rantau Tenang, Kecamatan Pelawan, dengan hasil jagung, cabai, padi, dan semangka.

Hurmin menegaskan, keterlibatan Pemkab Sarolangun dan jajaran Polres di sektor pertanian merupakan langkah konkret mendukung kemandirian pangan nasional.

Ia menyebut, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional, yang harus dijaga melalui sinergi lintas sektor.

“Kehadiran pemerintah daerah dan Polri adalah bentuk dukungan nyata kepada petani agar merasa diperhatikan serta termotivasi meningkatkan produksi. Kami hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung swasembada pangan nasional sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto,” ucap Hurmin.

Sementara itu, Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, menegaskan bahwa Polri siap berperan aktif sebagai penggerak dan pendamping masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian.

“Keterlibatan Polri tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung program strategis nasional yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Pertanian adalah sektor strategis yang harus dijaga bersama demi terwujudnya Indonesia mandiri pangan,” ungkap Wendi.

Panen raya ini menjadi simbol sinergi antara Pemkab Sarolangun dan Polres Sarolangun dalam menjaga stabilitas ekonomi, ketahanan pangan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Sarolangun.(*)




Tekan Rokok Ilegal, Pemerintah Siapkan Layer Cukai Rokok Baru

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan berencana menambah lapisan (layer) baru dalam struktur tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada 2026.

Langkah ini bertujuan menertibkan peredaran rokok ilegal sekaligus memperluas penerimaan negara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa aturan teknis soal penambahan layer sedang disusun.

Meski besaran tarif dan waktu penerapannya belum ditentukan, aturan ini akan dibahas bersama DPR RI agar mekanismenya jelas dan dapat diimplementasikan dengan baik.

“Kita ciptakan cukai baru khusus, tapi belum diputuskan kapan akan diterapkan… Kami buat secepat mungkin lah (peraturan terkait penambahan layer tarif CHT),” ujar Purbaya di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat.

Pemerintah menegaskan bahwa penambahan lapisan tarif CHT tidak menaikkan tarif keseluruhan, namun menjadi instrumen untuk menertibkan rokok yang selama ini beredar di luar sistem legal.

Struktur tarif CHT saat ini telah disederhanakan dari puluhan menjadi delapan atau sembilan lapisan sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2024.

Salah satu tujuan utama kebijakan ini adalah menekan angka rokok ilegal. Rokok tanpa pita cukai atau rokok yang beredar di luar jalur izin membuat penerimaan negara berkurang.

Dengan adanya layer baru, rokok ilegal diharapkan masuk ke sistem legal dan berkontribusi pada penerimaan negara.

Purbaya menekankan, tindakan tegas akan diberikan kepada produsen rokok ilegal, baik lokal maupun impor, yang tetap beroperasi tanpa mematuhi aturan baru.

Respons terhadap rencana layer baru ini beragam. Sejumlah pelaku industri hasil tembakau meminta kebijakan ini dikaji matang untuk menjaga keseimbangan antara target penerimaan negara, kesehatan masyarakat, dan keberlangsungan usaha.

Meski pembahasan masih berlangsung, pemerintah menargetkan aturan ini segera diterbitkan, meskipun pengaturan teknis dan pembahasan bersama DPR diperkirakan memerlukan waktu lebih panjang sebelum efektif diberlakukan.(*)




SBY Peringatkan Potensi Perang Dunia Ketiga, Serukan Sidang Darurat PBB

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan kekhawatirannya terhadap meningkatnya ketegangan geopolitik global yang berpotensi memicu Perang Dunia Ketiga.

Pernyataan ini diunggah SBY melalui akun media sosial pribadinya dan ramai diperbincangkan di media nasional maupun internasional.

SBY menilai situasi dunia saat ini memiliki banyak kemiripan dengan kondisi sebelum Perang Dunia I (1914-1918) dan Perang Dunia II (1939-1945).

Terutama terkait ketegangan antarnegara besar, aliansi yang saling berhadap-hadapan, dan peningkatan kekuatan militer.

Ia menekankan, jika dinamika ini tidak ditangani dengan serius, potensi terjadinya perang dunia semakin tinggi.

“Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Meskipun saya percaya hal ini bisa dicegah, namun day by day ruang dan waktu untuk mencegahnya semakin sempit,” tulis SBY melalui akun X pribadinya.

SBY juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggelar Sidang Umum Darurat (Emergency UN General Assembly) untuk membahas langkah konkret meredakan ketegangan global dan mencegah krisis dunia berskala besar.

Pernyataan SBY mendapat respons dari sejumlah pihak di Indonesia. Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menyatakan keresahan SBY juga dirasakan warga, mendorong pemerintah memperkuat kerja sama diplomasi dan keamanan nasional.

Sementara Wakil Ketua Komisi I DPR RI menilai peringatan SBY adalah peringatan dini yang layak diperhatikan, bukan sekadar ramalan.

Para analis strategis menekankan, kekhawatiran SBY mencerminkan keprihatinan banyak pengamat geopolitik terhadap ketidakpastian global dan meningkatnya militerisasi.

Namun, melalui diplomasi dan kerja sama internasional, konflik besar seperti perang dunia tetap bisa dicegah.

Hingga kini, pemerintah Indonesia belum memberikan pernyataan resmi, meski isu ini membuka ruang diskusi terkait peran diplomasi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.(*)




Karhutla di Aceh Barat Meluas, Warga Diminta Waspada

ACEH, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, masih berlangsung dan menunjukkan kecenderungan meluas.

Api yang muncul sejak pertengahan Januari 2026 membakar lahan di sejumlah titik, terutama di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga karena lokasinya dekat permukiman.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan kondisi cuaca menjadi tantangan utama pemadaman.

Angin kencang membuat api mudah menjalar, sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk mencegah kebakaran meluas.

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus dikerahkan. Pemadaman dilakukan secara manual dengan peralatan terbatas, karena akses menuju lokasi tidak semuanya mudah dijangkau dan sumber air minim.

Selain itu, sebagian lahan yang terbakar adalah lahan gambut dan semak kering, sehingga api cepat membesar saat tertiup angin.

Asap dari kebakaran mulai dirasakan warga sekitar, meski belum sampai mengganggu aktivitas secara luas.

Untuk mengantisipasi dampak lebih besar, BPBD Aceh Barat berkoordinasi dengan BPBA dan pihak terkait lainnya.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pengajuan bantuan tambahan, termasuk kemungkinan operasi modifikasi cuaca jika kondisi kebakaran semakin sulit dikendalikan.

BPBD mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melapor jika melihat titik api baru.

Hingga kini, proses pemadaman masih berlangsung, sementara aparat dan pemerintah daerah berupaya memastikan api tidak merembet ke permukiman dan fasilitas publik.(*)




OJK Kini Mengawasi Aset Kripto, Ini Dampaknya bagi Pasar dan Investor

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengambil alih pengaturan dan pengawasan aset kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Peralihan kewenangan ini menandai babak baru tata kelola industri kripto di Indonesia dengan fokus utama pada perlindungan investor dan penguatan pengawasan.

Proses pengalihan dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK).

Selama masa transisi, OJK dan Bappebti membentuk tim kerja bersama untuk memastikan pemindahan kewenangan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas pasar maupun pelaku usaha.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa peralihan ini dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi.

“Satu tahun perjalanan tim ini mewarnai bagaimana peralihan itu dapat kita lakukan dengan baik dan lancar,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Dengan beralihnya pengawasan ke OJK, seluruh aspek industri kripto mulai dari perizinan, tata kelola, manajemen risiko, hingga kepatuhan pelaku usaha kini berada dalam kerangka regulasi sektor keuangan.

Langkah ini diharapkan memperkuat stabilitas pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap aset digital.

OJK menilai pengawasan terintegrasi akan memberikan perlindungan lebih optimal bagi investor ritel, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto.

Selain itu, pengalihan ini membuka ruang pembinaan industri kripto agar berkembang secara sehat dan berkelanjutan dalam ekosistem keuangan nasional.

Ke depan, OJK akan terus menyempurnakan aturan teknis dan memperkuat pengawasan aktivitas perdagangan kripto agar selaras dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan konsumen.(*)




Dampak Menahan Kencing, Risiko Infeksi dan Batu Kandung Kemih

SEPUCUKJAMBI.ID – Menahan kencing sering dianggap sepele. Banyak orang melakukannya karena kesibukan, pekerjaan yang tidak memungkinkan, atau sekadar menunda karena merasa “masih bisa ditahan”.

Padahal, kebiasaan ini berisiko serius bagi kesehatan, terutama jika dilakukan berulang dan dalam jangka panjang.

Kandung kemih berfungsi sebagai tempat penampungan urine sementara sebelum dikeluarkan dari tubuh.

Saat kandung kemih penuh, tubuh mengirimkan sinyal untuk segera buang air kecil.

Jika sinyal ini diabaikan terus-menerus, kandung kemih akan mengalami tekanan berlebih dan fungsi normalnya terganggu.

Dampak paling umum akibat menahan kencing adalah infeksi saluran kemih (ISK). Urine yang tertahan terlalu lama menjadi lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri.

Gejala yang muncul meliputi rasa perih saat kencing, sering ingin buang air kecil tapi sedikit keluar, hingga urine berbau tidak sedap.

Selain itu, menahan kencing juga bisa melemahkan otot kandung kemih. Otot yang terus menahan beban kehilangan elastisitas, sehingga kandung kemih kurang optimal dalam mengosongkan urine.

Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan saluran kemih di kemudian hari.

Tekanan berlebih pada kandung kemih juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut bawah, seperti nyeri, kram, atau sensasi penuh yang mengganggu aktivitas.

Jika terus terjadi, ketidaknyamanan ini bisa berkembang menjadi masalah kesehatan serius.

Dalam jangka panjang, urine yang tertahan dapat menyebabkan pengendapan mineral di kandung kemih, berpotensi menjadi batu kandung kemih, terutama jika asupan cairan kurang.

Tekanan dari kandung kemih yang terlalu penuh bahkan bisa memengaruhi fungsi ginjal.

Kebiasaan menahan kencing umum terjadi pada pekerja dengan mobilitas tinggi, pengemudi jarak jauh, pelajar, atau orang yang enggan menggunakan toilet umum.

Beberapa orang juga sengaja mengurangi minum untuk mengurangi frekuensi buang air kecil, padahal hal ini justru memperburuk kondisi tubuh.

Untuk menjaga kesehatan saluran kemih, segera ke toilet saat dorongan buang air kecil muncul.

Asupan cairan yang cukup dan tidak menunda kencing adalah langkah sederhana namun penting untuk melindungi kesehatan kandung kemih dan ginjal dalam jangka panjang.(*)




Risiko Mikroplastik dari Kebiasaan Ngopi, Ini Solusinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Bagi banyak orang, kopi bukan sekadar minuman, melainkan ritual wajib untuk memulai hari.

Dari kopi instan di rumah hingga kopi takeaway dalam perjalanan, kebiasaan ngopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern.

Namun di balik kenikmatan itu, ada risiko yang jarang disadari: mikroplastik bisa ikut masuk ke tubuh melalui cara kita menikmati kopi.

Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil yang berasal dari penguraian plastik besar atau pelepasan dari produk berbahan plastik.

Partikel ini tidak terlihat mata, tetapi bisa tertelan melalui makanan dan minuman, termasuk kopi.

Salah satu sumber utamanya adalah wadah minuman sekali pakai, seperti gelas plastik atau gelas kertas yang dilapisi plastik tipis.

Saat kopi panas dituangkan ke dalam wadah tersebut, suhu tinggi dapat memicu pelepasan partikel mikroplastik ke minuman. Semakin panas kopi, semakin besar potensi partikel plastik ikut terlepas.

Hal yang sama juga bisa terjadi pada tutup gelas plastik, sedotan, hingga kantong kopi celup atau drip bag yang mengandung plastik.

Paparan mikroplastik sehari-hari memang terlihat sepele, tetapi bisa terakumulasi jika dilakukan terus-menerus.

Sejumlah penelitian bahkan menemukan mikroplastik di darah dan jaringan manusia.

Meski dampak jangka panjangnya masih diteliti, ahli menduga paparan kronis dapat memicu peradangan, stres oksidatif, dan gangguan fungsi sel.

Mengurangi risiko mikroplastik dari kopi tidak sulit. Langkah paling sederhana adalah beralih ke wadah nonplastik, seperti cangkir atau tumbler berbahan kaca, keramik, atau stainless steel.

Membawa tumbler sendiri saat membeli kopi di luar juga membantu menekan paparan sekaligus ramah lingkungan.

Metode seduh kopi juga penting. Alat seduh yang minim kontak dengan plastik, seperti French press kaca atau saringan logam, bisa menjadi pilihan.

Jika tetap menggunakan kopi celup atau drip bag, pilih produk bebas plastik atau berbahan alami.

Dengan kesadaran dan sedikit perubahan, kebiasaan ngopi tetap bisa dinikmati tanpa rasa khawatir berlebihan. Kopi tidak hanya memberi energi, tetapi juga lebih aman bagi kesehatan jangka panjang.(*)