Sandaran Ternyaman

Cerpen karya: Lilyana Agnesia. S

Karina dan Veron sudah lima tahun menjalin hubungan kekasih, keduanya telah memiliki kemistry yang cocok dan sangat mencintai satu sama lain.

Suatu hari Veron sudah berjanji akan melamar Karina di waktu yang tepat dan akan menjalani masa-masa hidupnya bersama dengan Karina.

Di langit yang cerah dengan hembusan angin menerpa dedaunan pohon yang jatuh, mereka memberikan hasrat dan perasaan saat berjalan bersama di tengah musim gugur.

“Karina, nanti jika kita hidup bersama selamanya. Aku ingin kau tetap melakukan apapun mimpi yang masih ingin kau capai. Jangan sampai di antara kita menjadi tertekan dan tidak bahagia,” kata Veron menatap Karina sambil tetap berjalan.

“Jadi, kapan kau akan melamarku? Lihatlah umur kita sudah 30 tahun. Aku sudah ditinggalkan teman-temanku menikah.”

“Pastinya aku akan melamarmu, tapi aku butuh persiapan yang matang, sabar ya sayang,” bujuk Veron agar tidak terburu-buru untuk menikah.

“Kau tahu aku akan melanjutkan pendidikan spesialisasi kedokteranku. Aku takut tidak akan ada waktu lagi untuk kita berdua,” ungkap Karina yang khawatir.

“Kau tidak perlu berpikir seperti itu sayang, sesibuk apapun itu. Kita harus tetap menyediakan waktu bersama walaupun sesedikit ini.”

Ucap Veron dan berhenti melangkah untuk mengusap pipi Karina.

“Tapi berjanjilah, setelah kau pulang dari New York nanti, kau sudah mempersiapkan semuanya untuk kita,” kata Karina serius dengan matanya yang berbinar.

“Tentu saja, aku tidak akan berlama-lama lagi untuk itu,” ucap Veron lalu memeluk lembut tubuh Karina.

“Aku akan menunggumu, jadi jangan kecewakan aku,” balas Karina dengan pelukan erat.

Di tengah kesibukannya Karina mengambil pendidikan spesialis anak.

Sudah sebulan ia merenung karena ditinggalkan Veron ke luar negeri karena pekerjaannya.

Kini Karina hanya mengandalkan teman-teman dekatnya untuk menjadi tempat sandaran ketika Veron pergi.

“Karina, sudahlah tidak usah merenung seperti itu terus. Dia pasti akan kembali dengan janjinya itu padamu.”

Kata Serin teman lamanya sejak Sekolah Menengah Pertama itu mengampiri Karina yang sedari tadi terus merenung.

“Aku hanya cemas dia akan tiba-tiba meninggalkanku setelah kembali ke sini,” ungkap Karina menatap Serin.

“Hei, kenapa kau berpikiran seperti itu? Setahuku dia pria dewasa yang tidak akan berpikiran labil seperti itu, meninggalkanmu setelah lima tahun bersama? Tidak mungkinlah. Kau tidak perlu mengkhawatirkan itu,” ucap Serin untuk menenangkan pikiran Karina yang mulai tidak terkendali.

“Lalu mengapa dia meninggalkanku begitu lama? Aku begitu merindukannya sekarang.”

“Jika dia berencana pergi untuk meninggalkanmu, dia tidak perlu memberikan janjinya. Langsung saja tinggalkan tanpa basa-basi kalau memang begitu,” ucap Serin yang semakin membuat Karina gelisah.

“Serin! Tidak, dia tidak akan meninggalkanku seperti itu!” ucap Karina kesal.

“Nah, itu kau tahu. Lagi pula dia pergi untuk melanjutkan usaha-usaha ayahnya itu kan. Kau seharusnya bersabar, nanti ketika dia pulang, kau akan bersama dengan pria yang sudah matang akan segalanya. Jadi, tidak perlu lagi mengkhawatirkan apapun,” ungkap Serin lebih menenangkan pikiran Karina sekarang.

“Baiklah kalau begitu. Aku mengerti,” ucap Karina dengan mulut manyun dan alis mengerut.

Tiga bulan telah berlalu, belum ada kabar mengenai kabar Veron akan kembali pulang.

Ini semakin membuat Karina cemas dan khawatir, karena janjinya pergi hanya tiga bulan namun saat ini belum kembali tanpa kabar apapun.

Sembari itu, teman-teman kerabnya mengajak Karina liburan untuk menghibur diri dan terakhir mereka pergi ke De’ Tines sebuah tempat untuk karaoke bersama.

Semua temannya bernyanyi lagu-lagu gembira dan menyenangkan.

Namun, ketika Karina diajak untuk bergiliran dengannya, ia sama sekali tidak niat melakukan apapun.

Namun, teman-temannya berusaha untuk membujuknya agar ikut bernyanyi.

“Ayolah, Karina, ini giliranmu sekarang. Nyanyi lah lagu yang girang dan ceria dulu, agar kau lebih lega,” kata Risa membujuk Karina dan memberikan mic dari tangannya.

“Iya, Karina. Dulu ini tempat kita sama-sama bersenang-senang saat penat kerja. Sekarang kau harus menghibur dirimu, jangan seperti orang yang kehilangan arah hidup.” Cetus Serin sangat tajam.

“Aku memang kehilangan arah hidup sekarang. Aku tidak ingin melakukan apapun saat ini,” kata Karina semakin membuat teman-temannya juga ikut bersedih.

“Kenapa kau berkata seperti itu? Jika tidak ada Veron, masih ada kami di sisimu Karina. Ayolah, kita buang pikiran jelek itu sekarang.” Kata Lina membujuk agar Karina ikut bernyanyi sekarang.

“Baiklah, aku akan bernyanyi satu lagu saja. Lalu kita pulang ya, aku lelah hari ini,” ucap Karina lalu mengambil mic dari tangan Risa.

Serin memilih lagu gembira dengan beat yang asyik.

Namun, Karina langsung menggantinya menjadi lagu Sampaikan Rindu milik Lyodra.

Melihat itu, teman-teman Karina yang mendegarkannya bernyanyi serius dengan nada yang dalam membuat mereka kembali bersedih melihat luka Karina yang masih menunggu Veron kembali.

Setelah selesai satu lagu, Karina benar-benar ingin langsung pulang dan teman-temannya hanya pasrah dan mengantarkannya untuk pulang ke rumahnya.

Setelah kembali, Karina langsung berbaring di kasurnya untuk tidur dan melupakan sejenak rindunya itu.

Sehari telah berlalu, Karina tetap menunggu kabarnya yang masih menghilang itu.

Siang hari, ia menjalankan sebuah kegiatan praktik di Universitasnya.

Dalam keheningan dan tenggelam dalam pikirannnya, tiba-tiba ada seseorang yang mencarinya di luar ruangan.

Karina hanya melangkah lemas tidak penasaran dengan orang yang mencarinya itu.

Serin yang melihat Karina keluar ruangan mengikuti langkahnya dari belakang, penasaran akan ke mana Karina itu pergi.

Tiba sampai di luar, ia melihat seorang laki-laki yang gagah tegap memegang bunga membelakanginya.

Sepertinya Karina mengenal siapa yang mencarinya itu.

Untuk memastikan, Karina memegang tangan pria itu lalu ia menoleh menghadap Karina.

Dan benar saja itu adalah Veron yang ia tunggu-tunggu, sekarang ada di depannya.

Serin yang melihatnnya dari jauh terkejut sampai menutup mulut dengan kedua tangannya.

“Veron? Kau kembali?” Karina yang melihat itu mulai meneteskan air mata karena orang yang dirindukannya telah kembali.

“Karina, maafkan aku telat untuk kembali.”

Singkatnya Veron sambil memeluk erat Karina, namun ia hanya bisa menangis saat ini.

“Kenapa kau tidak ada kabar selama tiga hari lalu? Aku mengkhawtirkanmu, seharusnya kau tahu itu!” ucap Karina sambil memukul pelan dada Veron dalam pelukannya.

“Maaf ya, ponselku rusak di sana, jadi aku harus memperbaikinya. Aku menghampirimu tadi di rumah tapi kau tidak ada. Aku langsung menelponmu tapi ponselmu tidak aktif. Jadi, aku langsung ke sini menghampirimu.” Ungkap Veron setelah melepaskan pelukannya, lalu memberikan buket bunga mawar kepada Karina.

“Jika kau sudah kembali, tidak apa kalau begitu,” ucap Karina mengambil buket yang diberikan Veron.

“Jam berapa kau selesai nanti, apakah kau sibuk? Aku ingin mengajakmu makan malam,” ucap Veron sambil menyeka air mata di pipi Karina.

“Jam lima sore nanti aku sudah selesai, aku akan kabarimu nanti,” kata Karina menundukkan kepalanya karena tersipu.

“Baiklah, nanti aku akan jemput ke rumah ya,” ajak Veron dengan senyumannya.

Setelah bertemu, Karina kembali masuk dan melihat Serin yang memperhatikannya dari kejauhan sedari tadi.

Serin menggoda Karina dengan wajahnya karena Karina terlihat senyum lebar begitu masuk kembali.

Begitu selesai, Veron menjemput Karina untuk makan malam di sebuah restoran mewah.

Suasanannya begitu romantis di penuhi dengan bunga-bunga dan lilin dengan cahaya yang persik hangat.

Hanya mereka yang menjadi pelanggan di tempat itu karena Veron telah mereservasi tempat itu khusus untuk mereka berdua saja.

“Kau tahu aku begitu merindukanmu? Tiba-tiba kau tidak ada kabar, aku kira kau akan meninggalkanku,” ungkap Karina tentang perasaannya akhir-akhir ini.

“Aku tidak mungkin meninggalkanmu Karina sayang. Jika begitu, akulah yang bodoh karena meninggalkan berlian yang langka ini,” balas Veron membuat Karina merona.

“Kau tahukan, dirimu saja yang bisa menjadi tempat sandaran ternyamanku, aku tidak akan bisa tanpamu. Berlian ini akan berkarat jika pangerannya tidak ada.”

“Kau bisa saja. Lagi pula aku sudah berjanji akan melamarmu. Jadi, setelah aku kembali, aku ingin langsung memberikanmu ini,” ucap Veron mengeluarkan sebuah cincin berlian dari kotaknya yang berwarna merah.

Karina sangat terkejut dan begitu terharu melihat tindakan kekasihnya itu.

“Karina, sudah lama aku berniat untuk melamarmu. Tapi karena masih banyak kekurangan dariku, aku harus mepersiapkan segalanya terlebih dahulu dan mungkin inilah waktu yang tepat itu. Aku ingin mendampingimu sampai akhir sisa hidupku, menjagamu, menyayangimu dan mengikat kasih cinta. Apakah kau mau Karina?” ucapan Veron membuat Karina kembali meneteskan air matanya.

“Tentu saja, Veron! Ini yang ku tunggu darimu. Terima kasih Veron.”

Karina memeluk Veron yang sedari tadi berlutut dengan satu lutut sambil memegangi cincinnya.

“Terima kasih, Karina. Aku akan berusaha untuk membahagiakanmu setiap waktu. Karena dirimu juga adalah sandaran terkuat untuk diriku,” ucap Veron membalas pelukannya dengan erat.

Mereka akhirnya sampai ke tahap pernikahan.

Ini bukanlah akhir tapi awal dari mereka memulai kehidupan bersama dengan kasih dan ketulusan cinta.

Tempat yang menjadi sandaran ketika dunia tidak berjalan sesuai kehendaknya, hanya satu orang itulah yang bisa mengerti dan tahu akan kesedihan serta kebahagiaannya karena telah menjadi satu dalam ikatan kasih.




Membantu Toko Ibu

Cerpen karya: Lilyana Agnesia. S

Rami yang berusia sebelas tahun berlari ke toko kecil milik orangtuanya di pinggir jalan.

Toko itu penuh dengan aroma nasi goreng dan ayam bakar.

Ayahnya sedang memasak di dapur, ibunya melayani pelanggan.

“Rami, tolong bantu ibu ya,” kata ibunya sambil tersenyum lelah.

Rami mengangguk cepat.

Ia tahu ia harus membantu, karena orangtuanya sibuk sekali hari ini karena memiliki banyak pelanggan.

Rami mulai mencuci piring di wastafel cuci piring.

Ia memutar keran, air mengalir deras, piring-piring kotor dari pelanggan sebelumnya menumpuk tinggi.

Rami menggosok kuat-kuat dengan sabun, air sabun berbuih putih.

Ia merasakan tangannya basah dan dingin, tapi ia terus bekerja.

“Aku bisa lakukan ini,” pikirnya.

Itu kesadaran dirinya sendiri, Rami tahu kekuatannya dan tidak akan merasa lelah segera.

Tiba-tiba, pintu toko terbuka lebar.

Masuklah teman-temannya yaitu Lina, Budi, Sari, dan Toni.

“Hai, Rami! Kami lapar nih,” kata Lina sambil melambaikan tangan.

Rami tersenyum lebar.

“Ayo, duduk dulu, aku lagi bantu ibu.”

Mereka duduk di meja kayu, memesan nasi goreng dan jus jeruk dengan uang jajan yang diberikan orangtua mereka masing-masing.

Ibunya sibuk melayani pelanggan lain.

Rami cepat membersihkan meja kosong dengan lap basah.

Ia menyeka kuat-kuat, debu dan remah-remah terbang.

“Meja ini harus bersih,” gumamnya.

Ia mengontrol emosinya, tidak marah meski tangannya pegal.

Itu pengendalian diri Rami tetap tenang dan fokus.

Lina yang melihat Rami bekerja merasa iba.

“Kami bantu ya, Rami,” katanya.

Mereka ikut membersihkan meja.

Budi menyapu lantai, Sari membereskan kursi-kursi, dan Toni mengambil sampah.

Rami merasakan hati hangat.

Ia terharu, bisa merasakan kelelahan ibunya dan kebaikan teman-temannya.

“Terima kasih, teman-teman. Ini membantu sekali,” kata Rami sambil tersenyum.

Ayahnya keluar dari dapur, membawa piring nasi goreng panas.

“Wah, banyak bantuan hari ini!” serunya.

Rami dan teman-temannya tertawa. Mereka makan bersama di meja yang sudah bersih.

Rami mengunyah nasi gorengnya, rasa pedas dan gurih.

Ia memotivasi untuk membantu lebih banyak, karena melihat teman-temannya bahagia.

Setelah makan, Lina dan yang lain membantu lagi.

Mereka mencuci gelas bekas jus. Rami memegang spons, menggosok gelas hingga berkilau.

“Ini seru, seperti main air!” kata Toni sambil menyemprot air.

Rami ikut tertawa.

Ia menggunakan keterampilan sosialnya berbagi tugas dan bekerja sama dengan teman-temannya.

Toko mulai sepi.

Ibunya duduk sebentar, minum air.

“Rami, kamu hebat sekali. Dan teman-temanmu juga,” katanya sambil memeluk Rami.

Rami merasa bangga.

“Aku senang bisa membantu, Bu. Dan teman-teman datang untuk makan, jadi lebih ramai.”

Mereka bermain sebentar di depan toko. Lina melempar bola kecil, Budi menangkapnya.

“Ayo, main lagi besok!” seru Sari.

Rami mengangguk.

Ia belajar bahwa membantu orangtua membuat hari lebih menyenangkan, dan teman-teman bisa jadi bagian dari itu.

Sore hari, Rami pulang sambil bergandengan dengan teman-temannya.

Ia tahu, kepedulian dan kebaikan itu membuat segalanya lebih baik.




Sulit Tidur di Malam Hari? Kenali Insomnia dan Cara Mengatasinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Insomnia merupakan gangguan tidur yang membuat penderitanya sulit untuk tidur, sering terbangun di malam hari, atau kesulitan tidur kembali setelah terbangun.

Jika berlangsung dalam waktu lama, insomnia dapat menurunkan kualitas hidup dan berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun keselamatan penderitanya.

Secara umum, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7-8 jam setiap malam.

Sementara itu, anak-anak dan remaja memerlukan waktu tidur yang lebih panjang, yakni sekitar 9-13 jam per malam.

Kurangnya waktu tidur akibat insomnia dapat mengganggu fungsi tubuh dan aktivitas sehari-hari.

Insomnia dapat berlangsung dalam jangka pendek maupun panjang.

Gangguan tidur yang terjadi selama beberapa minggu biasanya dipicu oleh stres atau tekanan emosional.

Sementara itu, insomnia kronis yang berlangsung selama tiga bulan atau lebih umumnya berkaitan dengan kondisi medis tertentu atau penggunaan obat-obatan.

Seseorang dapat dikatakan mengalami insomnia apabila menunjukkan beberapa tanda berikut:

  • Sulit merasa mengantuk atau tidak bisa tidur meskipun tubuh sudah terasa lelah.
  • Sering terbangun di malam hari dan sulit untuk tidur kembali.
  • Mudah merasa lelah saat beraktivitas di siang hari.
  • Sulit berkonsentrasi dan menurunnya produktivitas.
  • Mengantuk berlebihan pada siang hari.

Jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus, insomnia perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak yang lebih serius.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi gangguan tidur tersebut:

1. Mengatur Jadwal Tidur

Mengatur jadwal tidur secara teratur menjadi salah satu langkah penting untuk mengatasi insomnia.

Tubuh memiliki ritme sirkadian yang berfungsi sebagai jam biologis alami, yang mengatur waktu tidur dan bangun setiap hari.

Dengan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, tubuh akan terbiasa membentuk siklus tidur yang sehat.

Konsistensi dalam menjalankan jadwal tidur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur secara bertahap.

2. Memperbaiki Gaya Hidup

Gaya hidup sehat berperan besar dalam menjaga kualitas tidur.

Beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan antara lain mengonsumsi makanan bergizi, menghindari merokok, serta membatasi konsumsi kafein, terutama di sore dan malam hari.

Selain itu, rutin melakukan aktivitas fisik atau olahraga juga dapat membantu mengatur suasana hati, meningkatkan energi, dan membuat tubuh lebih rileks sehingga tidur menjadi lebih nyenyak.

3. Minum Segelas Susu Hangat

Minum susu hangat sebelum tidur juga dapat membantu mengatasi insomnia.

Kandungan kalsium dalam susu berperan dalam membantu otak memproduksi hormon melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus tidur.

Mengonsumsi segelas susu hangat menjelang waktu tidur dapat membantu tubuh lebih rileks dan mempermudah proses tidur.

Dengan mengenali gejala insomnia dan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, kualitas tidur dapat ditingkatkan sehingga tubuh dan pikiran tetap sehat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.(*)




Beda dengan Percaya Diri, Ini 5 Tanda Sikap Narsis

SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagian orang masih sering keliru membedakan antara percaya diri dan narsis.

Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Percaya diri cenderung berdampak positif, baik bagi diri sendiri maupun orang lain, terutama karena muncul dari pencapaian dan penerimaan diri.

Sementara itu, narsisme justru sering berakar dari rasa takut gagal dan kebutuhan berlebihan akan pengakuan.

Tak jarang, orang yang tampak narsis justru menyimpan rasa tidak aman (insecure) dalam dirinya.

Untuk menutupi hal tersebut, mereka berusaha menjadi pusat perhatian dan kerap menunjukkan sikap arogan di lingkungan sekitarnya.

Agar tidak salah menilai, berikut lima tanda perilaku narsis yang bisa dikenali dalam interaksi sehari-hari

1. Merasa paling hebat

Salah satu ciri paling umum dari orang narsis adalah keyakinan bahwa dirinya jauh lebih unggul dibandingkan orang lain.

Mereka merasa pantas mendapatkan perlakuan istimewa dan menganggap orang lain wajib mengikuti keinginannya.

Sayangnya, tuntutan tersebut jarang diimbangi dengan sikap timbal balik, sehingga membuat terlihat egois dan kurang menghargai orang lain.

2. Bersikap manipulatif

Orang narsis cenderung menggunakan berbagai cara untuk mengontrol lingkungan sekitarnya.

Pada awalnya, mereka bisa terlihat ramah, perhatian, dan menyenangkan. Namun seiring waktu, hubungan tersebut berubah menjadi satu arah, di mana orang lain dituntut untuk terus memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka.

Sikap menjaga jarak secara emosional juga sering dilakukan demi mempertahankan kendali.

3. Haus akan pujian dan kekaguman

Keinginan untuk terus dikagumi menjadi tanda khas perilaku narsis.

Mereka membutuhkan validasi dari orang lain dan kerap membesar-besarkan pencapaian atau cerita tentang diri sendiri demi mendapatkan pujian dengan pengakuan tersebut dapat meningkatkan ego.

4. Sulit berempati

narsis cenderung kesulitan memahami perasaan, kebutuhan, dan masalah orang lain.

Mereka sering mengabaikan dampak perilakunya terhadap sekitar dan enggan bertanggung jawab ketika tindakannya melukai orang lain.

5. Bersikap Arogan

Sikap arogan juga menjadi ciri yang cukup menonjol.

Orang narsis kerap memandang rendah orang lain, bersikap kasar, bahkan tak jarang menunjukkan perilaku agresif ketika keinginannya tidak terpenuhi.

Mereka bisa mengeluarkan ucapan atau tindakan yang tidak pantas terhadap orang yang dianggap tidak setara.

Dengan mengenali tanda-tanda tersebut, kita bisa lebih bijak dalam menyikapi orang di sekitar dan menjaga batasan dalam berinteraksi.

Pemahaman ini bukan untuk memberi label, melainkan agar hubungan sosial tetap sehat dan saling menghargai.




Cara Membuat Bihun Goreng, Cocok untuk Menu Favorit di Rumah

SEPUCUKJAMBI.ID – Bihun goreng merupakan salah satu hidangan sederhana yang sangat akrab di lidah masyarakat Indonesia.

Makanan berbahan dasar bihun ini kerap menjadi pilihan karena proses pembuatan nya sangat praktis, sederhana, dan bisa disesuaikan dengan berbagai selera.

Selain praktis, bihun goreng juga dapat dikombinasikan dengan aneka isian, mulai dari telur, sayuran, hingga lauk tambahan seperti ayam atau udang.

Proses memasaknya pun tidak memerlukan waktu lama, sehingga cocok bagi siapa saja yang ingin menyajikan hidangan lezat dalam waktu singkat.

Bahan-bahan

  • 1 papan bihun jagung
  • Wortel dan daun bawang
  • 3 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • ¼ sdt merica bubuk
  • 5 buah cabe rawit
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdm bawang goreng, ulek halus
  • Gula dan garam secukupnya

Cara membuat

  1. Rendam bihung jagung menggunakan air panas lalu tiriskan
  2. Potong wortel, daun bawang dan campuran sayuran lainnya sesuai selera
  3. Panaskan minyak kemudian tumis bumbu halus sampai wangi.
  4. Tambahkan sayuran dan cabe rawit lalu tumis kembali sampai layu
  5. Masukkan bawang goreng dan juga bihun lalu aduk rata.
  6. Tambahkan garam, gula, dan kecap asin lalu aduk kembali, koreksi rasa sesuai selera
  7. Matikan kompor, bihun goreng sederhana siap disajikan

Dengan bahan sederhana dan proses memasak yang tidak rumit, bihun goreng bisa menjadi solusi menu praktis dan lezat untuk  menu sehari-hari keluarga di rumah.




Arjit singh Umumkan Pensiun dari Dunia Playback Singing

SEPUCUKJAMBI.ID – Industri musik dan perfilman Bollywood dikejutkan oleh keputusan besar penyanyi papan atas India, Arijit Singh.

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan di media sosial, ia mengumumkan bahwa tidak akan lagi menerima pekerjaan baru sebagai penyanyi latar atau playback singer.

Kabar tersebut disampaikan langsung melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu (28/1/2026).

Dalam unggahannya, Arjit membuka pesannya dengan ucapan Selamat Tahun Baru sekaligus ungkapan terima kasih kepada para pendengar yang telah setia mendukung perjalanan kariernya selama bertahun-tahun.

“Halo, Selamat Tahun Baru untuk semua. Saya ingin berterima kasih kepada kalian semua karena telah memberi saya begitu banyak cinta selama bertahun-tahun sebagai pendengar,” tulis Arijit Singh, dalam akun instagram pribadinya.

Ia melanjutkan, “Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa saya tidak akan mengambil tugas baru sebagai vokalis playback mulai sekarang. Saya mengakhirinya. Ini adalah perjalanan yang luar biasa.”

Keputusan tersebut langsung menyita perhatian luas mengingat Arijit Singh merupakan salah satu penyanyi paling berpengaruh di India saat ini.

Ia dikenal sebagai penyanyi bersuara khas dengan penghayatan mendalam, memiliki bayaran tinggi, serta berkontribusi besar terhadap kesuksesan berbagai film Bollywood.

Popularitas Arjit bahkan menembus industri musik global.

Saat ini, ia tercatat sebagai musisi dengan jumlah pengikut terbanyak di Spotify, mengalahkan Taylor Swift, Ed Sheeran, dan Billie Eilish.

Arjit Singh memulai kariernya melalui ajang pencarian bakat pada tahun 2005. Namanya mulai dikenal secara luas setelah merilis sejumlah lagu untuk film-film besar seperti Aashiqui 2, Brahmastra, hingga Pathaan.

Sepanjang kariernya, Arijit telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk National Film Award dan sejumlah piala Filmfare.

Selama lebih dari satu dekade, suaranya menjadi bagian penting dari banyak soundtrack film Bollywood.

Unggahan tersebut pun dibanjiri reaksi dari para penggemar di seluruh dunia.

Banyak yang mengungkapkan rasa terkejut dan kesedihan, sekaligus mempertanyakan apakah keputusan tersebut berarti Arjit akan berhenti bermusik sepenuhnya atau hanya meninggalkan dunia playback singing dan berfokus pada konser serta album independen.

“Ini adalah akhir dari sebuah era di Bollywood,” tulis salah satu netizen.

Sementara penggemar lainnya menuliskan harapan agar pengumuman tersebut hanyalah lelucon awal tahun, mengingat belum adanya pernyataan lanjutan dari pihak manajemen Arjit Singh terkait alasan di balik keputusan mendadak sang penyanyi untuk pensiun dari mengisi soundtrack film.(*)




Noel Tantang KPK dan Sindir Purbaya, Ini Respons Tenang Menteri Keuangan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau yang akrab disapa Noel, kembali menjadi sorotan publik setelah membuat komentar kontroversial menjelang sidang dakwaan kasus dugaan pemerasan sertifikat K3.

Komentar tersebut disampaikan Noel saat hadir di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026), di mana ia menyinggung Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Noel menggunakan istilah “di-Noel-kan”, sebagai sindiran terkait kasus hukum yang menjerat dirinya.

“Pesan nih buat Pak Purbaya, modusnya hampir sama semua. Hati-hati, Pak Purbaya. Sejengkal lagi, nih. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan ‘di-Noel-kan’. Hati-hati tuh, Pak Purbaya,” ujar Noel sebelum sidang dakwaan.

Selain itu, Noel menyindir cara kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mempertanyakan apakah lembaga itu benar-benar menegakkan hukum atau hanya membangun narasi kontroversial.

Ia bahkan menyatakan siap dihukum mati jika terbukti melakukan korupsi, pernyataan yang langsung menyita perhatian publik.

Menanggapi sindiran tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap tenang.

Ia menegaskan bahwa risiko terseret kasus hukum hanya terjadi jika menerima uang di luar ketentuan sebagai pejabat negara.

“Oh biar saja, yang penting gua enggak terima duit. Noel kan terima (duit), kan gue enggak terima duit, gaji gue gede di sini, cukup. Case seperti itu di saya mungkin amat kecil kemungkinannya terjadi, kecuali saya mulai terima uang,” kata Purbaya saat ditemui awak media di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat.

Kasus yang menjerat Noel bermula dari OTT KPK pada Agustus 2025, ketika ia masih menjabat Wamenaker.

Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama 10 orang lain terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 dengan nilai dugaan mencapai ratusan miliar rupiah.

Noel juga menyebut keterlibatan satu partai politik dan satu organisasi kemasyarakatan, meski tidak mengungkap identitas kedua pihak tersebut secara langsung.

Pernyataan Noel memicu beragam komentar publik.

Sebagian menilai sikapnya sebagai bentuk perlawanan terhadap proses hukum, sementara sebagian lain melihatnya sebagai dramatisasi yang memperburuk citra terdakwa.

Di sisi lain, Purbaya tetap menjaga integritas dan menanggapi sindiran dengan tenang.

Persidangan kasus dugaan pemerasan ini masih berlangsung dan menjadi sorotan utama pemberitaan hukum nasional, menyoroti kontras antara kontroversi Noel dan ketenangan pejabat yang disindir.(*)




BGN Tegaskan Warga Boleh Unggah Menu MBG di Media Sosial

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa masyarakat tidak dilarang mengunggah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial.

Pernyataan ini disampaikan menyusul sorotan publik terkait sikap seorang kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lampung yang disebut menyayangkan warga membagikan menu MBG ke ruang publik.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat justru dibutuhkan untuk memastikan program MBG berjalan sesuai tujuan.

Unggahan menu MBG, menurut Nanik, bisa menjadi bagian dari pengawasan bersama.

“Saya tidak pernah melarang orang tua siswa, guru, atau siapa pun untuk mengunggah menu MBG,” ujar Nanik dalam acara Koordinasi dan Evaluasi bersama Forkompimda, Kasatpel, Yayasan, Mitra, Korwil, dan seluruh Kepala SPPG se-Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, Senin (26/1/2026).

Meski demikian, Nanik mengingatkan agar unggahan dilengkapi dengan informasi yang jelas, termasuk waktu, alamat sekolah penerima manfaat, dan nama serta alamat SPPG yang mendistribusikan hidangan MBG.

Kelengkapan data ini memudahkan BGN dan lembaga terkait menindaklanjuti temuan di lapangan.

“Keterangan yang detil sangat penting, agar BGN bekerja sama dengan lembaga dan kementerian lain bisa segera melacak dan memastikan apa yang sebenarnya terjadi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nanik menekankan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat bukan gangguan, melainkan bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

Ia menyebut keterlibatan orang tua, guru, dan warga menjadi elemen penting dalam menjaga kualitas program MBG.

“Jadi kami justru sangat berterima kasih jika ada banyak saran, masukan, dan pengawasan dari orang tua murid, guru, maupun warga masyarakat lainnya,” ujar Nanik.

Pernyataan ini sekaligus meluruskan persepsi publik bahwa unggahan menu MBG dilarang.

Pemerintah berharap keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat dapat memperkuat pelaksanaan program MBG agar manfaatnya benar-benar dirasakan para penerima.(*)




Kapolri Tolak Usulan Polri Jadi Kementerian, Pilih Jadi Petani Daripada Menteri

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penolakannya terhadap wacana menempatkan Polri di bawah kementerian khusus.

Pernyataan ini disampaikan secara terbuka, menanggapi isu yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial dan ruang publik.

Menurut Sigit, Polri sebagai lembaga penegak hukum harus tetap independen sesuai amanat reformasi dan konstitusi.

Menurutnya, gagasan menempatkan Polri di bawah kementerian berpotensi mengganggu prinsip profesionalitas, netralitas, serta independensi kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

“Saya menolak kalau sampai ada usulan bahwa Polri berada di bawah kementerian khusus. Kalau saya harus memilih, kemarin sudah saya sampaikan, bahkan ada yang menanyakan lewat WA, ‘mau ndak Pak Kapolri jadi Menteri Kepolisian?’’ujar Sigit.

Kapolri menegaskan, penolakan ini bukan soal jabatan pribadi, melainkan menyangkut prinsip kelembagaan dan masa depan Polri sebagai institusi negara.

Ia menegaskan kepolisian harus tetap berada langsung di bawah Presiden agar dapat menjalankan fungsi penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat secara objektif.

“Kalau pun saya harus menjadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” tegas Sigit.

Pernyataan ini menegaskan komitmen pribadinya terhadap independensi Polri.

Sikap tegas Kapolri ini mendapat perhatian publik dan memicu beragam respons.

Banyak pihak menilai pernyataan tersebut sebagai bukti konsistensi Polri dalam menjaga semangat reformasi sektor keamanan sejak pasca-reformasi 1998.

Sementara wacana menempatkan Polri di bawah kementerian memang pernah muncul dalam diskursus kelembagaan negara, namun belum pernah diwujudkan.

Dengan pernyataan ini, sinyal penolakan dari pucuk pimpinan Polri terhadap wacana tersebut semakin jelas.

Posisi Polri tetap sebagai lembaga negara independen yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.(*)




Transaksi Digital Meningkat, OJK Sebut Mesin ATM Kian Berkurang

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan jumlah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Indonesia akan terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun ke depan.

Tren tersebut dinilai sebagai dampak langsung dari pesatnya digitalisasi layanan perbankan serta perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin beralih ke kanal digital.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa perkembangan teknologi informasi di sektor jasa keuangan telah menggeser peran mesin ATM dalam aktivitas perbankan sehari-hari.

“Tren penurunan jumlah ATM sangat mungkin berlanjut, seiring dengan semakin masifnya adopsi teknologi informasi di bidang keuangan,” ujar Dian dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Menurut OJK, dalam beberapa tahun terakhir transaksi melalui mobile banking, internet banking, dan sistem pembayaran non-tunai terus mencatatkan pertumbuhan signifikan.

Kondisi ini membuat kebutuhan masyarakat untuk menarik uang tunai melalui ATM semakin berkurang.

Selain perubahan perilaku nasabah, faktor efisiensi operasional juga menjadi pertimbangan utama perbankan dalam menata ulang infrastruktur fisik.

Bank dinilai mulai lebih selektif dalam mempertahankan jaringan ATM, khususnya di wilayah dengan tingkat transaksi tunai yang menurun.

“Perbankan saat ini fokus pada efisiensi tanpa mengorbankan kualitas layanan. Digitalisasi menjadi solusi utama untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kecepatan dan kemudahan layanan,” jelas Dian.

Ia menambahkan, optimalisasi layanan digital memungkinkan bank mengurangi beban biaya infrastruktur fisik, termasuk pemeliharaan mesin ATM, serta menyederhanakan proses pelayanan kepada nasabah.

Meski demikian, OJK menegaskan bahwa keberadaan ATM belum sepenuhnya dapat ditinggalkan.

Mesin ATM masih dibutuhkan, terutama di wilayah tertentu dan bagi kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau layanan perbankan digital.

“Oleh karena itu, transformasi digital harus tetap berjalan seimbang dan inklusif, agar seluruh lapisan masyarakat tetap memiliki akses terhadap layanan keuangan,” ujarnya.

Ke depan, OJK memastikan akan terus memantau perkembangan digitalisasi perbankan agar peralihan menuju layanan digital dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan kesenjangan akses keuangan di masyarakat.(*)