Penutupan MTQH ke-55 Digelar Malam Ini, Wali Kota Maulana Ajak Masyarakat Datang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 7 November 2026.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, M.K.M., mengajak masyarakat untuk hadir dan meramaikan puncak perhelatan keagamaan tersebut.

Bagi Pemerintah Kota Jambi, penutupan MTQH bukan sekadar akhir dari rangkaian perlombaan.

Momentum ini juga menjadi kesempatan memperkuat syiar Islam sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Maulana mengatakan, MTQH memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi untuk menentukan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik.

Kegiatan ini menjadi sarana menjaga sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.

“MTQH ini bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari peserta terbaik, melainkan momentum untuk menjaga, mengembangkan, dan menyebarluaskan nilai-nilai Al-Qur’an kepada masyarakat, khususnya generasi penerus,” ujar Maulana.

Menurut Maulana, penyelenggaraan MTQH juga membuka ruang silaturahmi bagi masyarakat dan kafilah dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Pertemuan antardaerah tersebut diharapkan memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun persaudaraan yang tidak berhenti setelah perlombaan berakhir.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum MTQH sebagai ikhtiar spiritual dan doa bersama demi kemajuan Provinsi Jambi.

Harapannya, seluruh daerah senantiasa mendapat keberkahan, perlindungan, dan keselamatan.

Sebagai tuan rumah, Pemkot Jambi berupaya memberikan pelayanan dan pendampingan kepada seluruh kafilah selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Pemerintah kota ingin memastikan para peserta merasa nyaman dan membawa pengalaman positif setelah kembali ke daerah masing-masing.

Selain membawa pesan keagamaan, penyelenggaraan MTQH ke-55 juga memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan aktivitas perdagangan.

Maulana menjelaskan, Pemkot Jambi sengaja membuka ruang bagi UMKM untuk memasarkan berbagai produk di sekitar arena kegiatan.

Langkah ini bertujuan agar kehadiran peserta dan rombongan dari berbagai daerah turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, karakter Kota Jambi sebagai daerah yang mengandalkan sektor perdagangan dan jasa membuat pergerakan pengunjung memiliki arti penting bagi aktivitas ekonomi lokal.

Kehadiran peserta dan rombongan dari 11 kabupaten/kota menjadi peluang bagi pedagang untuk memperkenalkan produk, menjangkau konsumen baru, dan meningkatkan transaksi selama kegiatan berlangsung.

“Sebagai kota yang bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa, aktivitas ekonomi kita sangat dipengaruhi oleh pergerakan masyarakat. Kehadiran ribuan peserta dan rombongan dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi menjadi peluang emas untuk mendongkrak transaksi serta memperluas jangkauan pasar produk lokal kita,” ungkapnya.

Karena itu, Maulana mengajak masyarakat yang menghadiri malam penutupan agar tidak hanya menyaksikan rangkaian acara, tetapi juga mengunjungi stan UMKM yang tersedia.

Partisipasi masyarakat dalam membeli produk lokal diharapkan dapat memperluas manfaat penyelenggaraan MTQH bagi pelaku usaha kecil.

Pemkot Jambi berharap malam penutupan MTQH ke-55 berlangsung tertib dan khidmat.

Masyarakat juga diharapkan ikut menjaga suasana kondusif agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Melalui perhelatan ini, pemerintah kota ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas, mulai dari penguatan nilai-nilai Al-Qur’an, persaudaraan antardaerah, hingga pergerakan ekonomi masyarakat.

Dengan demikian, keberhasilan MTQH tidak hanya terlihat dari kelancaran perlombaan dan lahirnya para juara, tetapi juga dari manfaat sosial, keagamaan, dan ekonomi yang dirasakan masyarakat Kota Jambi.(*)




Bupati Hurmin Lantik Dewan Pengawas RSUD Chatib Quzwain, Mutu Pelayanan Jadi Sorotan

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Sarolangun H. Hurmin resmi melantik tiga anggota Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. H. M. Chatib Quzwain untuk masa jabatan 2026–2031, Jumat 6 November 2026.

Pelantikan yang berlangsung di Aula RSUD Chatib Quzwain tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan terhadap tata kelola rumah sakit, mulai dari manajemen, pengelolaan keuangan hingga kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Hurmin menegaskan bahwa Dewan Pengawas tidak boleh hanya menjalankan fungsi administratif.

“Lembaga tersebut memiliki tanggung jawab strategis untuk memastikan manajemen rumah sakit bekerja secara efektif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia meminta Dewan Pengawas menjalankan fungsi kontrol secara aktif sekaligus memberikan masukan konstruktif kepada jajaran direksi agar pengelolaan rumah sakit terus mengalami perbaikan.

Menurut Hurmin, pengawasan harus mencakup aspek keuangan, manajemen, dan pelayanan publik.

“Ketiga aspek tersebut saling berkaitan dalam menentukan kualitas pengelolaan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah,” jelasnya.

Selain tata kelola, Hurmin menyoroti pentingnya keselamatan pasien dan kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur pelayanan RSUD Chatib Quzwain.

Ia mengingatkan Dewan Pengawas agar menjaga integritas, profesionalisme, dan netralitas dalam menjalankan tugas.

“Pengawasan juga harus berjalan seiring dengan koordinasi bersama manajemen rumah sakit, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait,” harap Hurmin.

Hurmin turut mendorong Dewan Pengawas membuka ruang terhadap kritik, saran, dan aspirasi masyarakat.

“Berbagai masukan tersebut perlu menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi kekurangan sekaligus mendorong inovasi pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Dengan pengawasan yang berjalan secara konsisten, pemerintah daerah berharap rumah sakit dapat meningkatkan kualitas layanan dan semakin responsif terhadap kebutuhan pasien.

Dalam pelantikan tersebut, Bupati Hurmin menetapkan tiga orang sebagai Dewan Pengawas RSUD Prof. Dr. H. M. Chatib Quzwain untuk periode 2026–2031.

Berikut susunan Dewan Pengawas yang dilantik:

  1. Ir. Muhammad Arief – Ketua Dewan Pengawas.
  2. Maria Susanti, SE., MM. – Anggota Dewan Pengawas.
  3. Susi Apriyani – Anggota Dewan Pengawas dari unsur masyarakat.

Keterlibatan unsur masyarakat dalam susunan Dewan Pengawas juga menjadi bagian penting untuk memperkuat perspektif publik dalam pengawasan penyelenggaraan pelayanan rumah sakit.

Kegiatan pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Sekretaris Daerah Ir. Muhammad Arief, Asisten II Setda Ir. Dedy Hendri, Plt. Direktur RSUD Riko Sahputra, Kepala Cabang Bank Jambi Deasy Anggreni, SE, serta jajaran kepala puskesmas dan pegawai rumah sakit.

Pembentukan Dewan Pengawas periode baru membawa tanggung jawab untuk memastikan pengelolaan RSUD Chatib Quzwain berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

Tantangannya bukan hanya menjaga administrasi dan keuangan tetap akuntabel, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berkualitas.

Melalui penguatan fungsi pengawasan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap RSUD Prof. Dr. H. M. Chatib Quzwain semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan daerah.

Keberhasilan Dewan Pengawas nantinya akan terlihat dari sejauh mana fungsi pengawasan, evaluasi, dan rekomendasi mampu mendorong perbaikan nyata dalam pelayanan rumah sakit.(*)




Sembilan Petarung Kick Boxing Jambi Siap Tempur di Kejurnas Jakarta, Ini Targetnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sembilan atlet Kick Boxing Indonesia (KBI) Provinsi Jambi bersiap membawa nama daerah ke panggung nasional.

Mereka akan berlaga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kick Boxing 2026 yang berlangsung pada 11–14 November di Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur.

Ketua KBI Provinsi Jambi, Sawaluddin, secara resmi melepas keberangkatan sembilan atlet tersebut dalam kegiatan di kediamannya, Jumat 7 November 2026.

Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi para atlet Jambi untuk menguji hasil latihan, bersaing dengan petarung dari berbagai provinsi, sekaligus memperjuangkan prestasi di tingkat nasional.

Dalam prosesi pelepasan, Sawaluddin meminta seluruh atlet menjaga disiplin, kepercayaan diri, dan sportivitas selama mengikuti pertandingan.

Ia menegaskan, para atlet tidak perlu gentar menghadapi lawan. Kerja keras selama menjalani persiapan harus menjadi bekal untuk menunjukkan kemampuan terbaik di arena.

“Jaga nama baik Jambi. Bertandinglah dengan percaya diri, disiplin, dan jangan takut dengan lawan. Kalian sudah berlatih keras, sekarang saatnya buktikan di arena,” pesan Sawaluddin.

Untuk menghadapi persaingan Kejurnas 2026, KBI Provinsi Jambi menyiapkan tiga pelatih yang akan mendampingi para atlet selama pertandingan.

Ketiga pelatih tersebut yakni Syaifuddin Zuhri, Adi Satria, dan M. Ageng. Mereka bertugas memberikan pendampingan serta arahan teknis kepada sembilan atlet selama kejuaraan berlangsung.

Sawaluddin turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pelatih yang telah mempersiapkan atlet melalui proses latihan dan pembinaan menjelang kompetisi nasional.

Menurutnya, dukungan pelatih menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan atlet, baik dari sisi teknik, kedisiplinan, maupun mental bertanding.

Ia berharap seluruh atlet mampu menerapkan hasil latihan secara maksimal dan memberikan penampilan terbaik saat menghadapi lawan dari berbagai daerah.

“Semoga sembilan atlet kita bisa membawa pulang medali dan menjadi kebanggaan masyarakat Jambi,” tambahnya.

Kejurnas Kick Boxing 2026 di Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, akan mempertemukan atlet-atlet dari berbagai provinsi di Indonesia.

Ajang ini tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan dan membuka peluang menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Bagi KBI Jambi, keikutsertaan sembilan atlet tersebut menjadi bagian dari upaya membawa hasil pembinaan daerah ke tingkat nasional.

Dukungan masyarakat juga diharapkan dapat menambah motivasi para atlet selama menjalani pertandingan.

KBI Provinsi Jambi mengajak masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar seluruh atlet dapat bertanding dengan maksimal, menjaga sportivitas, serta meraih hasil terbaik.

Kini, sembilan atlet tersebut membawa satu misi bersama: menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Provinsi Jambi di Kejurnas Kick Boxing 2026.(*)




Mau Terbang dari Jambi? Ini Jadwal Lengkap 9 Pesawat di Bandara Sultan Thaha

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Masyarakat yang berencana bepergian menggunakan pesawat dari Kota Jambi pada Sabtu, 7 November 2026, perlu memperhatikan jadwal keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha (DJB).

Berdasarkan data jadwal yang tersedia, terdapat sembilan penerbangan yang melayani keberangkatan penumpang sepanjang hari ini.

Rute Jambi–Jakarta mendominasi dengan delapan penerbangan, sedangkan satu penerbangan lainnya melayani rute Jambi–Batam.

Sejumlah maskapai yang melayani penerbangan tersebut meliputi Batik Air, Citilink, Super Air Jet, dan Garuda Indonesia.

Bagi calon penumpang, mengetahui jadwal keberangkatan sejak awal dapat membantu mengatur perjalanan menuju bandara, mempersiapkan proses check-in, serta menghindari risiko tertinggal pesawat.

Daftar Jadwal Pesawat dari Bandara Jambi Hari Ini

Berikut sembilan jadwal keberangkatan pesawat dari Bandara Sultan Thaha Jambi, Sabtu, 7 November 2026, berdasarkan data yang diberikan:

Waktu Maskapai Nomor Penerbangan Tujuan
06.00 WIB Batik Air ID 6807 Jakarta (CGK)
08.55 WIB Citilink QG 961 Jakarta (CGK)
09.00 WIB Super Air Jet IU 974 Batam (BTH)
11.00 WIB Batik Air ID 6805 Jakarta (CGK)
11.15 WIB Garuda Indonesia GA 127 Jakarta (CGK)
15.05 WIB Garuda Indonesia GA 129 Jakarta (CGK)
15.45 WIB Citilink QG 967 Jakarta (CGK)
16.00 WIB Super Air Jet IU 841 Jakarta (CGK)
17.35 WIB Citilink QG 965 Jakarta (CGK)

Dari keseluruhan jadwal tersebut, penerbangan menuju Jakarta tersedia sejak pagi hingga sore.

Sementara itu, Super Air Jet IU 974 menjadi satu-satunya penerbangan dalam daftar yang melayani rute menuju Batam.

Perhatikan Dua Periode Keberangkatan yang Berdekatan

Calon penumpang juga perlu memperhatikan dua periode keberangkatan dengan jarak waktu relatif singkat.

Pertama, pukul 11.00–11.15 WIB, ketika Batik Air ID 6805 dan Garuda Indonesia GA 127 memiliki jadwal keberangkatan dengan selisih 15 menit.

Kedua, pukul 15.45–16.00 WIB, ketika Citilink QG 967 dan Super Air Jet IU 841 dijadwalkan berangkat dengan selisih waktu yang sama.

Kedekatan jadwal tersebut berpotensi meningkatkan aktivitas penumpang di area check-in dan pemeriksaan keamanan. K

arena itu, calon penumpang sebaiknya mengatur waktu kedatangan agar memiliki cukup waktu sebelum keberangkatan.

Tips agar Tidak Tertinggal Pesawat

Selain memperhatikan jadwal, penumpang perlu mempersiapkan beberapa hal sebelum menuju Bandara Sultan Thaha.

  • Datang lebih awal: Usahakan tiba di bandara sekitar dua jam sebelum keberangkatan sebagai waktu persiapan untuk penerbangan domestik. Perhatikan ketentuan check-in masing-masing maskapai.
  • Atur transportasi: Penumpang dengan jadwal penerbangan pagi pukul 06.00 WIB sebaiknya mempersiapkan kendaraan sejak malam sebelumnya.
  • Periksa dokumen perjalanan: Pastikan identitas, tiket, dan dokumen lain yang diperlukan sudah tersedia.
  • Cek status penerbangan: Pastikan jadwal, nomor penerbangan, dan tujuan sesuai dengan tiket yang dimiliki.
  • Pantau informasi resmi: Periksa aplikasi atau kanal komunikasi resmi maskapai dan Bandara Sultan Thaha sebelum berangkat.

Penumpang juga perlu mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal akibat cuaca, kondisi teknis pesawat, maupun faktor operasional penerbangan.

Data jadwal yang tersedia dalam informasi ini belum memuat konfirmasi status keberangkatan secara real-time.

Karena itu, calon penumpang tetap perlu memastikan jadwal dan status penerbangannya melalui maskapai masing-masing.

Dengan sembilan jadwal keberangkatan yang tersedia, masyarakat Jambi memiliki sejumlah pilihan perjalanan udara menuju Jakarta dan Batam pada Sabtu ini.

Persiapan sejak awal, kedisiplinan waktu, serta pengecekan informasi penerbangan menjadi kunci agar perjalanan dari Bandara Sultan Thaha berlangsung lancar dan nyaman.(*)




Turun Lagi! Harga Emas Antam dan Buyback Hari Ini, Cek Rincian Lengkapnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada Sabtu, 7 November 2026.

Berdasarkan data yang dipantau dari laman resmi Logam Mulia pukul 09.04 WIB, harga emas Antam turun Rp20.000 menjadi Rp2.545.000 per gram dari sebelumnya Rp2.565.000.

Penurunan tersebut juga diikuti harga jual kembali atau buyback. Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.350.000 per gram.

Pergerakan harga ini menjadi perhatian masyarakat yang ingin membeli maupun menjual emas batangan.

Pasalnya, perubahan harga jual dan buyback dapat memengaruhi nilai transaksi serta selisih antara harga pembelian dan harga penjualan kembali.

Meski demikian, harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan harga pasar dan kebijakan perusahaan.

Daftar Harga Emas Antam Sabtu, 7 November 2026

Bagi masyarakat yang berencana membeli emas batangan, berikut daftar harga dasar emas Antam berdasarkan berat yang tercantum dalam data Logam Mulia:

Berat Emas Harga Dasar
0,5 gram Rp1.322.500
1 gram Rp2.545.000
2 gram Rp5.030.000
3 gram Rp7.520.000
5 gram Rp12.500.000
10 gram Rp24.495.000
25 gram Rp62.237.000
50 gram Rp124.395.000
100 gram Rp248.712.000
250 gram Rp621.515.000
500 gram Rp1.242.820.000
1.000 gram Rp2.485.600.000

Harga tersebut merupakan harga dasar sebelum memperhitungkan pajak yang berlaku.

Ketentuan Pajak Pembelian dan Buyback Emas Antam

Selain memperhatikan perubahan harga, calon pembeli dan pemilik emas juga perlu memahami ketentuan pajak dalam transaksi emas batangan.

Untuk transaksi pembelian, harga emas Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga dasar sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi saat pemilik menjual kembali emasnya.

Dengan demikian, masyarakat perlu memperhitungkan harga pembelian, harga buyback, serta kewajiban pajak sebelum mengambil keputusan transaksi.

Perubahan harga emas setiap hari juga menjadi pengingat bagi calon investor untuk tidak hanya berpatokan pada kenaikan atau penurunan harga dalam jangka pendek.

Memahami selisih harga jual dan buyback serta menyesuaikan pembelian dengan tujuan keuangan menjadi bagian penting dalam mempertimbangkan investasi emas.(*)




Rahasia Keamanan Agen BRILink Jadi Prioritas, BRI Muara Bungo Ingatkan Pentingnya Menjaga Data dan Identitas

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Keamanan dalam menjalankan aktivitas transaksi keuangan menjadi hal penting yang harus diperhatikan setiap Agen BRILink.

Di tengah perkembangan teknologi digital dan maraknya berbagai modus penipuan, kedisiplinan menjaga data serta identitas menjadi kunci utama dalam melindungi usaha dan menjaga kepercayaan nasabah.

Sebagai mitra layanan perbankan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Agen BRILink tidak hanya dituntut memberikan pelayanan cepat dan ramah, tetapi juga harus memahami pentingnya menjaga keamanan informasi dalam setiap aktivitas operasional.

Muhlisoh, Petugas Ekosistem Bisnis Mikro (PEBM), Yang melakukan monitoring keagenan Brilink di BRI BO Muara Bungo menyampaikan bahwa salah satu langkah utama dalam menjaga keamanan transaksi adalah tidak memberikan informasi rahasia kepada pihak lain, seperti PIN, password, dan kode One Time Password (OTP).

Menurutnya, informasi tersebut merupakan akses pribadi yang tidak boleh dibagikan kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank.

Selain itu Muhlisoh menyampaikan, agen juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk komunikasi mencurigakan melalui telepon, pesan WhatsApp, maupun media sosial.

Sebab, oknum tidak bertanggung jawab dapat menggunakan identitas palsu dengan mengatasnamakan Bank BRI untuk meminta data pribadi, mengarahkan korban membuka tautan tertentu, hingga memasang aplikasi tidak resmi.

Dalam menjalankan operasional, agen juga harus memastikan keamanan perangkat Electronic Data Capture (EDC) maupun telepon genggam yang digunakan untuk transaksi.

Perangkat tersebut tidak boleh dipinjamkan kepada pihak yang tidak berwenang guna menghindari penyalahgunaan.

Ketelitian dalam memeriksa setiap transaksi juga menjadi bagian penting untuk mencegah penipuan.

Agen wajib memastikan status transaksi melalui perangkat atau kanal resmi, bukan hanya mengandalkan tangkapan layar maupun bukti pembayaran yang ditunjukkan pelanggan.

Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, agen diimbau tidak mengikuti instruksi yang belum terverifikasi dan segera melakukan pelaporan melalui saluran resmi BRI.

Kesadaran menjaga keamanan data dan identitas bukan hanya melindungi agen dari risiko kerugian, tetapi juga menjadi upaya mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap layanan BRILink.

Dengan menerapkan prinsip kehati-hatian, menjaga kerahasiaan informasi, serta disiplin mengikuti prosedur keamanan, Agen BRILink diharapkan dapat terus memberikan pelayanan transaksi yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat.(*)




Kantor Pusat Baru dari Lahan Kosong: Urutan Pekerjaannya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Pembangunan kantor pusat dengan penyedia struktur, mekanikal elektrikal, dan interior yang terpisah berisiko menimbulkan masalah koordinasi serta saling lempar tanggung jawab. Menggunakan jasa konstruksi terintegrasi dapat meminimalkan kesalahan antarpekerjaan, menghindari pembongkaran ulang, dan mengurangi biaya tambahan.

Lahan sudah dibeli, arsitek sudah ditunjuk, dan anggaran sudah disetujui direksi. Perusahaan lalu menender pekerjaan struktur, menyusul mekanikal elektrikal, lalu interior di tahap akhir. Membangun gedung kantor dengan tiga penyedia terpisah terdengar rapi di atas kertas. Masalahnya muncul tepat di sambungan antar pekerjaan.

Sambungan itu jarang diawasi siapa pun. Penyedia pertama merasa tugasnya selesai, penyedia kedua menerima kondisi apa adanya. Ketika ada yang tidak cocok, keduanya menunjuk pihak lain.

Biayanya muncul dalam bentuk pembongkaran ulang. Dinding yang sudah diplester dibobok untuk jalur kabel yang terlewat. Penyedia Layanan Konstruksi dan Bangunan yang menangani beberapa lapis sekaligus menutup celah itu lebih awal.

Membangun Gedung Kantor Berjalan dalam Lima Lapis

Urutannya Tetap, yang Berubah Hanya Tumpang Tindihnya

Lima lapis pekerjaan selalu berjalan dalam urutan yang sama. Pekerjaan persiapan dan pondasi, struktur, selubung bangunan, instalasi mekanikal elektrikal, lalu pekerjaan interior dan furniture. Urutan ini tidak bisa dibalik tanpa konsekuensi.

Yang membedakan satu proyek dari lainnya adalah seberapa banyak lapis yang berjalan bersamaan. Proyek yang terburu-buru memaksa tumpang tindih lebih besar. Tumpang tindih itu sah, asalkan titik serahnya disepakati tertulis.

Lapis yang Paling Sering Tertukar Urutannya

Kesalahan paling umum terjadi antara lapis keempat dan kelima. Pekerjaan interior dimulai sebelum pengujian instalasi tuntas. Plafon tertutup, lalu kebocoran pipa baru ketahuan sebulan kemudian.

Perizinan Berjalan Paralel, Bukan Menunggu Giliran

Izin Membangun di Depan, Kelaikan Fungsi di Belakang

Dua dokumen berbeda mengapit seluruh rangkaian pekerjaan. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 mensyaratkan persetujuan bangunan gedung diperoleh sebelum pelaksanaan konstruksi dimulai. Di ujung lain, dokumen kelaikan fungsi menentukan kapan gedung boleh ditempati.

Keduanya menuntut gambar kerja yang konsisten dengan kondisi lapangan. Karena itu pencatatan perubahan harus berjalan sejak hari pertama. Menyusunnya di akhir proyek berarti menelusuri ulang pekerjaan yang sudah tertutup.

Titik Serah Antar Disiplin Paling Rawan Lepas

Lima Sambungan yang Perlu Disepakati Tertulis

Setiap pergantian penyedia menciptakan satu titik serah. Kelima titik berikut paling sering menimbulkan perselisihan:

• Struktur ke mekanikal elektrikal, menyangkut posisi dan ukuran lubang tembus pada balok.

• Selubung bangunan ke instalasi, menyangkut penetrasi pipa yang menembus dinding luar.

• Instalasi ke pekerjaan interior, menyangkut kapan plafon boleh mulai ditutup.

• Interior ke furniture, menyangkut titik daya dan jalur data pada tiap posisi kerja.

• Seluruh pekerjaan ke pengujian sistem, menyangkut siapa yang menyiapkan berita acaranya.

Titik pertama paling mahal bila terlewat. Membobok balok struktur setelah beton mengeras menuntut kajian tersendiri. Lubang tembus seharusnya sudah tertanam sejak pengecoran.

Keputusan yang Harus Diambil Lebih Awal dari Dugaan

Pilihan yang Mengunci Pekerjaan di Belakangnya

Beberapa keputusan terlihat seperti urusan akhir, padahal menentukan pekerjaan di tahap awal. Dua di antaranya paling sering terlambat:

• Jumlah posisi kerja dan tata letaknya, karena menentukan kebutuhan daya serta titik pendingin.

• Jenis sistem pendingin yang dipakai, karena menentukan ruang yang harus struktur sediakan.

Menunda keduanya sampai tahap interior berarti menyesuaikan diri dengan bangunan yang sudah jadi. Hasilnya hampir selalu kompromi, bukan pilihan yang paling tepat.

Menyusun Tahapan Membangun Gedung Kantor dari Lahan Kosong

Urutan Kerja yang Bisa Anda Jalankan

Rangkaian berikut menjaga agar titik serah tidak lepas:

1. Tetapkan kebutuhan ruang dan jumlah penghuni sebelum desain dimulai.

2. Urus persetujuan bangunan gedung berbarengan dengan penyusunan gambar kerja.

3. Kunci jenis sistem pendingin dan kebutuhan daya sebelum struktur dicor.

4. Sepakati titik serah antar disiplin secara tertulis di dalam kontrak.

5. Jadwalkan pengujian instalasi sebelum pekerjaan penutup dimulai.

6. Himpun berkas pengujian dan gambar terbangun untuk pengurusan kelaikan fungsi.

Langkah keempat yang paling sering dilewati. Padahal satu halaman kesepakatan di awal menghemat berminggu-minggu perdebatan di tengah proyek.

Ringkasnya, pekerjaan dari lahan kosong jarang gagal pada bagian teknisnya. Ia tersendat di sambungan antar pekerjaan yang tidak ada pemiliknya. Semakin sedikit pergantian penyedia, semakin sedikit sambungan yang perlu Anda awasi.

Terra by Trimitra menangani pekerjaan sipil, mekanikal elektrikal, interior, sampai furniture dalam satu tim. Komponen furniture diproduksi di workshop sendiri, sehingga penyesuaian dimensi bisa berjalan seiring pekerjaan lapangan. Bagi perusahaan yang sedang menyiapkan kantor pusat baru, Kontraktor Kantor Jakarta Selatan yang memegang beberapa disiplin sekaligus mengurangi jumlah titik serah yang perlu diawasi.

Pertanyaan Seputar Pembangunan Kantor Baru

1. Kapan perizinan sebaiknya mulai diurus?

Sebelum pelaksanaan konstruksi dimulai, dan berjalan berbarengan dengan penyusunan gambar kerja.

2. Apakah pekerjaan interior bisa dimulai sebelum instalasi selesai diuji?

Sebaiknya tidak, karena penutupan plafon membuat perbaikan instalasi jauh lebih mahal.

3. Apa yang paling sering memicu perselisihan antar penyedia?

Titik serah yang tidak disepakati tertulis, terutama soal lubang tembus pada struktur.

Tentang PT Trimitra Menara Persada

Terra by Trimitra menyediakan jasa konstruksi dan bangunan terpadu untuk proyek komersial, mencakup pekerjaan sipil, arsitektur, MEP, interior, dan furniture. Dengan tim profesional dan standar mutu tinggi, setiap proyek dikerjakan sesuai spesifikasi, tepat waktu, dan mengutamakan kualitas hasil.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Jamuan 11 Kafilah MTQH ke-55, Wawako Diza Perkuat Silaturahmi dan Persaudaraan Antardaerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 tidak hanya menjadi panggung perlombaan seni baca dan pemahaman Al-Qur’an.

Kehadiran kafilah dari 11 kabupaten/kota juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat Kota Jambi dengan nilai transaksi UMKM yang mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

Angka tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Jambi sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, saat menghadiri ramah tamah dan jamuan sarapan bersama seluruh kafilah di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat 6 November 2026.

Menurut Diza, capaian transaksi tersebut berasal dari aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terlibat dalam rangkaian MTQH.

Nilainya bahkan belum mencakup transaksi para pedagang kaki lima (PKL) yang turut memanfaatkan meningkatnya aktivitas masyarakat selama perhelatan berlangsung.

“Alhamdulillah, sampai hari ini total transaksi dan perputaran ekonomi dari UMKM yang terlibat telah mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Angka tersebut belum termasuk aktivitas para pedagang kaki lima yang juga turut membantu menggerakkan perekonomian,” ujar Diza.

Capaian ini memperlihatkan bahwa penyelenggaraan agenda keagamaan berskala provinsi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Mobilitas peserta, pendamping, dan rombongan dari berbagai daerah menciptakan permintaan terhadap makanan, minuman, serta produk lokal.

Sebagai kota yang mengandalkan sektor perdagangan dan jasa, Kota Jambi memiliki peluang untuk mengoptimalkan kunjungan tersebut.

Karena itu, Pemkot Jambi memberikan ruang kepada pelaku UMKM agar mereka tidak hanya menjadi penonton dalam penyelenggaraan MTQH, tetapi ikut menikmati manfaat ekonominya.

Meski demikian, angka Rp1,5 miliar tersebut masih berupa capaian transaksi yang disampaikan pemerintah kota.

Pemkot Jambi belum merinci jumlah UMKM penerima manfaat, persebaran transaksi, maupun kontribusi masing-masing sektor usaha.

Selain menyoroti dampak ekonomi, Diza menegaskan bahwa Pemkot Jambi juga berupaya menjaga kenyamanan seluruh peserta MTQH ke-55 selama berada di ibu kota Provinsi Jambi.

Dalam kegiatan ramah tamah yang berlangsung Jumat pagi itu, Diza menyambut langsung para kafilah bersama jajaran asisten dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Jambi.

Hadir pula Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris Dewan Hakim, anggota Dewan Hakim, panitera, pimpinan kafilah kabupaten/kota, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat, jajaran Kementerian Agama, Forkopimda Kota Jambi, serta para peserta MTQH.

Diza mengatakan, pemerintah kota menempatkan pelayanan kepada peserta sebagai salah satu tanggung jawab utama tuan rumah.

Mulai dari kebutuhan konsumsi, pendampingan, hingga koordinasi selama kegiatan berlangsung menjadi perhatian jajaran Pemkot Jambi.

Ia juga meminta seluruh kafilah menyampaikan masukan apabila menemukan kekurangan dalam pelayanan.

Menurut Diza, koordinasi melalui liaison officer (LO) dari masing-masing OPD bertujuan memastikan kebutuhan peserta terpenuhi.

Komunikasi intensif tersebut bukan untuk membatasi aktivitas kafilah, melainkan memastikan setiap rombongan memperoleh pendampingan yang memadai.

“Kalau ada yang kurang, apa yang perlu dipersiapkan, atau bantuan apa yang dibutuhkan, kami ingin memastikan pemerintah kota bisa hadir dan membantu,” katanya.

Diza juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan selama peserta mengikuti MTQH.

Ia memastikan berbagai masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan berikutnya.

Di luar aspek ekonomi dan pelayanan, Diza mengingatkan bahwa MTQH memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar menentukan peserta terbaik.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong generasi muda memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan, seluruh kafilah memiliki kedudukan yang sama dalam upaya memuliakan Al-Qur’an.

Karena itu, pemerintah kota tetap menghargai setiap peserta tanpa menjadikan hasil perlombaan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

“Siapa pun yang nantinya menjadi juara, kami sangat menghargai kehadiran Bapak, Ibu, dan adik-adik semua. Kehadiran saudara-saudara di Kota Jambi ini merupakan bagian dari ikhtiar memuliakan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Diza juga berharap pertemuan antarkafilah dari 11 kabupaten/kota dapat memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan di Provinsi Jambi.

Baginya, silaturahmi yang terbangun selama MTQH seharusnya tidak berakhir ketika perlombaan selesai.

Hubungan baik antarpeserta dan pemerintah daerah perlu terus terpelihara setelah seluruh rombongan kembali ke daerah masing-masing.

Apresiasi terhadap pelayanan Pemkot Jambi juga datang dari perwakilan Kafilah Kabupaten Kerinci.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kerinci, Herlus, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih atas sambutan dan pendampingan yang diberikan selama rombongannya mengikuti MTQH ke-55.

Herlus menilai perhatian tuan rumah sudah terasa sejak sebelum kafilah berangkat menuju Kota Jambi.

Koordinasi melalui LO dari masing-masing OPD membantu rombongan mempersiapkan perjalanan sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan selama kegiatan.

Ia juga mengapresiasi kesiapsiagaan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang turut menjaga keamanan dan kenyamanan peserta.

“Kami merasa sangat terhormat dan nyaman dengan perhatian Pemerintah Kota Jambi. Bahkan, pendampingan terus dilakukan dan kami merasa benar-benar diperhatikan. Kehadiran personel Satpol PP yang selalu bersiaga juga memberikan rasa aman bagi kami,” ujar Herlus.

Apresiasi tersebut menjadi salah satu gambaran pentingnya pelayanan tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan berskala provinsi.

Kelancaran perlombaan memang menjadi tujuan utama, tetapi kenyamanan, keamanan, dan kualitas pendampingan juga menentukan pengalaman para peserta.

Melalui MTQH ke-55, Kota Jambi tidak hanya berupaya menyukseskan agenda keagamaan tingkat provinsi, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat hubungan antardaerah.

Tantangan berikutnya ialah memastikan dampak ekonomi dan sosial itu tidak berhenti selama perhelatan berlangsung.

Pelibatan UMKM, peningkatan kualitas pelayanan, serta keberlanjutan hubungan antarkabupaten/kota menjadi bagian penting agar manfaat MTQH dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.(*)




Kampung Bahagia Bawa Kota Jambi Masuk 5 Besar Nasional, Kini Bappenas Turun Langsung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Kampung Bahagia membawa Kota Jambi menembus lima besar nasional dalam ajang Integrated Sustainable Indonesian Movement (I-SIM) menuju Indonesia SDGs Action Award.

Namun, capaian tersebut belum menjadi akhir.

Tim verifikator Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) kini turun langsung untuk menguji kesesuaian antara konsep, penggunaan anggaran, pelaksanaan, hingga manfaat program bagi masyarakat.

Verifikasi lapangan berlangsung Jumat 6 November 2026. Tim Bappenas diterima langsung Wali Kota Jambi Maulana di Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Tahapan ini menjadi penting karena penilaian tidak hanya mengandalkan laporan dan presentasi pemerintah daerah.

Tim verifikator juga ingin melihat kondisi nyata pelaksanaan Kampung Bahagia di lingkungan masyarakat.

Bagi Pemkot Jambi, masuknya program tersebut ke lima besar nasional menjadi capaian sekaligus tantangan untuk membuktikan bahwa pembangunan berbasis masyarakat benar-benar memberikan perubahan.

Dalam pertemuan tersebut, Maulana memaparkan konsep dan pelaksanaan Kampung Bahagia sebagai salah satu program unggulan Pemkot Jambi yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Ia menjelaskan, program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur lingkungan.

Kampung Bahagia juga mendorong partisipasi warga, kemandirian masyarakat, keamanan, kebersihan, serta peningkatan kualitas kehidupan dari tingkat Rukun Tetangga (RT).

Pelaksanaannya mengedepankan musyawarah bersama warga. Masyarakat ikut menentukan kebutuhan prioritas, menyusun perencanaan, hingga terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

“Kami sudah menjelaskan mulai dari prosesnya, bagaimana musyawarah bersama warga, perencanaan, hingga pelaksanaannya. Setelah paparan ini, tim penilai akan turun langsung ke sejumlah titik lokasi untuk melihat bagaimana Program Kampung Bahagia benar-benar diaplikasikan di tengah masyarakat,” ujar Maulana.

Program tersebut juga terintegrasi dengan sejumlah inisiatif lainnya, seperti Optimalisasi Pengelolaan Berbasis Masyarakat (OPBM), penguatan sistem keamanan lingkungan, pemasangan CCTV terintegrasi, serta kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Senior Manager Operasi, Medi Haryanto, menjelaskan bahwa tim verifikator akan memeriksa empat aspek utama.

Pertama, kualitas perencanaan program. Kedua, kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.

Ketiga, kelengkapan administrasi serta tata kelola. Keempat, implementasi dan manfaat nyata program bagi masyarakat.

“Mulai dari asas manfaat program, kemudian serapan anggarannya, sudah dijelaskan dengan sangat baik. Ini menjadi catatan penting bagi kami dalam proses verifikasi,” ungkap Medi.

Tim verifikator juga akan membagi personel menjadi dua kelompok untuk mengunjungi sejumlah lokasi pelaksanaan Kampung Bahagia.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian adalah cakupan Kampung Bahagia yang menjangkau lebih dari 1.000 RT di Kota Jambi.

Skala tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah.

Semakin luas cakupan program, semakin penting pula konsistensi pelaksanaan, transparansi pengelolaan anggaran, dan pemerataan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, Bappenas tidak hanya ingin melihat keberhasilan program di satu atau dua lokasi.

Tim juga akan mencermati bagaimana pemerintah menjaga kualitas implementasi dan memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

Medi menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari kelengkapan dokumen maupun besarnya anggaran yang terserap.

“Yang paling penting bagi kami adalah pemanfaatan program ini terhadap masyarakat. Karena tujuan akhirnya adalah bagaimana masyarakat Kota Jambi menjadi lebih sejahtera, sehat, dan memiliki kualitas kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.

Ia juga mengajak para Ketua RT dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keberlanjutan Kampung Bahagia.

Menurutnya, program tersebut harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya bergantung pada kepala daerah.

Menanggapi keberhasilan masuk lima besar nasional I-SIM, Maulana menyampaikan apresiasi kepada para Ketua RT, kelompok kerja, perangkat daerah, dan masyarakat yang ikut menjalankan Kampung Bahagia.

Ia menilai capaian tersebut lahir dari kerja bersama dan semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Kepada seluruh Ketua RT, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya. Terima kasih juga kepada seluruh keluarga besar masyarakat Kota Jambi yang telah bersama-sama mendukung Kampung Bahagia hingga berhasil masuk lima besar nasional,” tuturnya.

Maulana berharap proses verifikasi Bappenas berjalan lancar dan membawa hasil terbaik bagi Kota Jambi dalam tahapan menuju Indonesia SDGs Action Award.

“Alhamdulillah, Kota Jambi sudah masuk lima besar nasional. Sekarang kita berharap dan berdoa mudah-mudahan dalam penilaian selanjutnya Kota Jambi bisa meraih hasil terbaik, bahkan menjadi nomor satu. Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Jambi,” katanya.

Masuknya Kampung Bahagia dalam lima besar nasional I-SIM menjadi momentum bagi Pemkot Jambi untuk memperkuat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Program ini diharapkan tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur lingkungan, tetapi juga mampu membangun budaya gotong royong, memperkuat keamanan, meningkatkan kebersihan, dan mendorong kemandirian warga.

Pada akhirnya, hasil penilaian nasional bukan hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah.

Hal yang lebih penting adalah sejauh mana perubahan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat RT.

Kini, verifikasi Bappenas menjadi salah satu tahapan penting untuk menguji konsistensi pelaksanaan Kampung Bahagia sekaligus melihat apakah program unggulan Kota Jambi tersebut mampu menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.(*)




Bundo Kanduang Jambi Dikukuhkan, Diza Tantang Pengurus Hadirkan Program Nyata bagi Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Organisasi perempuan Minangkabau, Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PBKM) Kota Jambi, mendapat tantangan untuk memperluas peran dalam pembangunan daerah.

Pemerintah Kota Jambi berharap organisasi ini tidak hanya menjaga adat dan budaya, tetapi juga mampu menggerakkan pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta pengembangan generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, saat menghadiri pengukuhan pengurus PBKM Kota Jambi periode 2025–2029 di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Jambi, Jumat 6 November 2026.

Dalam kesempatan itu, Diza menyambut terbentuknya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Bundo Hj. Reni Devita, S.E., M.M.

Ia berharap para pengurus mampu menerjemahkan amanah organisasi menjadi program yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Menurut Diza, organisasi kemasyarakatan seperti Bundo Kanduang memiliki peluang besar untuk mengambil bagian dalam pembangunan, terutama melalui penguatan kapasitas perempuan dan generasi muda.

” Kami berharap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan tidak sebatas agenda seremonial. Mengingat organisasi sebesar Bundo Kanduang harus mampu memberikan manfaat dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya masyarakat Minangkabau di perantauan,” tegas Diza.

Diza secara khusus mendorong PBKM Kota Jambi menyusun program yang selaras dengan karakteristik ekonomi daerah.

Sebagai kota perdagangan dan jasa, Kota Jambi memiliki peluang pengembangan kewirausahaan, perdagangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, ia mengajak Bundo Kanduang membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam bidang tersebut.

Diza juga menyoroti besarnya potensi generasi muda di Kota Jambi. Ia menyebut sekitar 52 persen penduduk Kota Jambi merupakan generasi muda.

” Buatlah program yang beririsan dengan perdagangan dan kepemudaan yang tentunya dapat berkolaborasi bersama Pemerintah Kota, mengingat sekitar 52 persen penduduk Kota Jambi merupakan generasi muda,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkot Jambi terbuka terhadap kerja sama dengan organisasi masyarakat yang memiliki program konkret untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dalam prosesi pengukuhan, Bundo Hj. Reni Devita resmi menjabat Ketua PBKM Kota Jambi periode 2025–2029 bersama 31 orang lainnya yang masuk dalam jajaran kepengurusan.

Pengukuhan ditandai dengan penyematan selempang dan pin Bundo Kanduang serta penyerahan bendera pataka oleh Ketua PBKM Provinsi Jambi, Bundo Hj. Gustimaniar Umar, S.E.

Reni menyebut jabatan tersebut sebagai amanah sekaligus kehormatan besar.

Ia menilai Bundo Kanduang memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga nilai moral, melestarikan adat istiadat, serta membentuk karakter generasi penerus.

Ia menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan berpegang pada falsafah Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

” Bundo Kanduang akan berpijak pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, walaupun kami berada di rantau,” ungkap Reni.

Selain menjaga tradisi, ia berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat pemberdayaan perempuan serta mendukung pembangunan yang inklusif.

Pengukuhan PBKM Kota Jambi juga dihadiri Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, dan Ketua Umum Pengurus Pusat PBKM, Bundo Prof. Dr. Ir. Hj. Putri Reno Raudha Thaib.

Afriansyah mengapresiasi perkembangan organisasi Bundo Kanduang yang kini telah hadir di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.

Ia mengingatkan masyarakat Minangkabau di perantauan agar tetap menjaga adat istiadat dan identitas budaya sebagai bagian dari warisan leluhur.

“Saya berpesan agar masyarakat Minangkabau di mana pun berada bisa menjunjung tinggi adat istiadat,” ujarnya.

Tidak hanya menyampaikan pesan pelestarian budaya, Afriansyah juga membuka peluang kolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan organisasi Bundo Kanduang.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

“Kami siap memfasilitasi, dan semuanya dibiayai oleh negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP PBKM, Putri Reno Raudha Thaib, menjelaskan bahwa organisasi Bundo Kanduang telah berdiri sejak 1974 dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM pada 2015.

Hingga saat ini, organisasi tersebut telah berkembang di 14 provinsi di Indonesia dan memiliki jaringan di 10 negara.

“Sampai hari ini, Bundo Kanduang telah hadir di 14 provinsi di Indonesia dan di 10 negara di luar negeri,” jelasnya.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa organisasi Bundo Kanduang tidak hanya berperan dalam menjaga tradisi masyarakat Minangkabau di daerah asal, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan masyarakat Minang di perantauan.

Pengukuhan pengurus PBKM Kota Jambi periode 2025–2029 diharapkan memperkuat peran tersebut.

Tantangannya kini adalah menerjemahkan nilai adat dan budaya menjadi kegiatan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat, mulai dari pemberdayaan perempuan, pendidikan karakter, pengembangan kewirausahaan, hingga pembinaan generasi muda.(*)