Air PDAM Kota Jambi Terganggu, 9 Kecamatan dan Puluhan Kelurahan Terdampak, Ini Daftarnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga Kota Jambi perlu mengecek kondisi pasokan air bersih di wilayah masing-masing.
Perumdam Tirta Mayang mengumumkan penyesuaian distribusi air yang berdampak pada sembilan kecamatan akibat meningkatnya kekeruhan air baku Sungai Batanghari hingga mencapai 1.900 NTU.
Kondisi tersebut membuat perusahaan mengurangi debit pengaliran sebesar 20 persen pada dua instalasi pengolahan air (IPA), yakni IPA Broni 2 dan IPA Tanjung Sari.
Penyesuaian operasional ini berlangsung sejak 2 November 2026.
Kebijakan tersebut bertujuan menjaga kualitas air hasil pengolahan sebelum perusahaan mendistribusikannya kepada pelanggan.
Namun, pengurangan debit berpotensi membuat tekanan air mengecil, durasi pengaliran berkurang, hingga aliran terhenti sementara.
Wilayah yang berada di ujung jaringan distribusi berpotensi merasakan dampak lebih besar.
Berdasarkan pengumuman Perumdam Tirta Mayang, terdapat sembilan kecamatan dengan sejumlah kelurahan yang masuk dalam daftar wilayah terdampak.
Ini Daftar 9 Kecamatan dan Kelurahan Terdampak
Berikut rincian wilayah yang perlu diperhatikan pelanggan Perumdam Tirta Mayang:
1. Kecamatan Alam Barajo
- Sebagian Kelurahan Beliuang
- Kelurahan Mayang Mangurai
- Kelurahan Bagan Pete
- Kelurahan Pinang Merah
- Kelurahan Rawasari
- Kelurahan Simpang Rimbo
2. Kecamatan Telanaipura
- Sebagian Kelurahan Telanaipura
- Kelurahan Simpang IV Sipin
- Kelurahan Pematang Sulur
3. Kecamatan Danau Sipin
- Sebagian Kelurahan Solok Sipin
- Kelurahan Sungai Putri
- Kelurahan Legok
- Kelurahan Selamat
- Kelurahan Murni
4. Kecamatan Pasar
- Sebagian Kelurahan Pasar
- Kelurahan Beringin
- Kelurahan Sungai Asam
- Kelurahan Orang Kayo Hitam
5. Kecamatan Kota Baru
- Sebagian Kelurahan Suka Karya
- Kelurahan Simpang III Sipin
6. Kecamatan Jelutung
- Sebagian Kelurahan Jelutung
- Kelurahan Handil Jaya
- Kelurahan Kebun Handil
- Kelurahan Payo Lebar
- Kelurahan Cempaka Putih
7. Kecamatan Jambi Timur
- Sebagian Kelurahan Sulanjana
- Kelurahan Budiman
8. Kecamatan Jambi Selatan
- Sebagian Kelurahan Thehok
- Kelurahan Tambak Sari
- Kelurahan Pakuan Baru
- Kelurahan Wijaya Pura
- Kelurahan Pasir Putih
9. Kecamatan Paal Merah
- Sebagian Kelurahan Payo Selincah
- Kelurahan Talang Bakung
- Kelurahan Bakung Jaya
- Kelurahan Eka Jaya
Pelanggan perlu memperhatikan bahwa beberapa wilayah dalam daftar tersebut hanya mencakup sebagian kawasan kelurahan, bukan seluruh wilayah administrasi.
Empat Dampak Gangguan Air yang Perlu Diantisipasi
Penyesuaian debit distribusi sebesar 20 persen berpotensi menimbulkan sejumlah gangguan pelayanan.
Berikut kondisi yang mungkin dialami pelanggan:
- Tekanan air melemah. Air yang keluar dari keran menjadi lebih kecil dibandingkan kondisi normal.
- Air terlihat keruh. Pelanggan berpotensi mendapati perubahan kejernihan air.
- Waktu pengaliran berkurang. Air tidak mengalir selama durasi seperti biasanya.
- Aliran terhenti sementara. Kondisi ini terutama berpotensi terjadi pada titik ujung jaringan pelayanan.
Warga diimbau mengatur penggunaan air dan menyiapkan persediaan secukupnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama penyesuaian berlangsung.
Butuh Air Bersih? Ini Nomor Pengaduan dan Bantuan Mobil Tangki
Perumdam Tirta Mayang menyediakan layanan pengaduan dan permohonan bantuan air bersih bagi pelanggan yang mengalami gangguan serius.
Berikut nomor layanan yang dapat dihubungi:
- WhatsApp pengaduan: 0821-2121-9692
- Permohonan bantuan mobil tangki: 0821-2121-9894
Pelanggan juga dapat memantau informasi terbaru melalui kanal resmi Perumdam Tirta Mayang:
- Instagram: @perumdamtirtamayang
- Website: www.tirtamayang.com
- Facebook: Tirta Mayang
- YouTube: Tirta Mayang
Bagi warga yang mengalami kekurangan pasokan air, layanan mobil tangki dapat menjadi alternatif untuk memperoleh bantuan air bersih selama gangguan distribusi berlangsung.
Mengapa Distribusi Air Dikurangi?
Direktur Utama Perumdam Tirta Mayang, Arianto, sebelumnya menjelaskan bahwa tingkat kekeruhan air baku Sungai Batanghari mencapai 1.900 NTU.
Kondisi tersebut membuat perusahaan harus menyesuaikan kapasitas pengolahan di IPA Broni 2 dan IPA Tanjung Sari.
Menurut Arianto, perusahaan mengutamakan kualitas air yang diterima pelanggan sehingga tidak hanya mengejar jumlah produksi dan volume distribusi.
Perumdam Tirta Mayang terus memantau perkembangan kualitas air baku.
Perusahaan akan meningkatkan kembali debit distribusi secara bertahap setelah kondisi Sungai Batanghari membaik dan proses pengolahan dapat berjalan optimal.
Karena itu, pelanggan di sembilan kecamatan tersebut diminta terus mengikuti informasi resmi perusahaan serta mengantisipasi kebutuhan air bersih selama masa penyesuaian operasional.(*)








