Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus berkontribusi dalam pemulihan infrastruktur jalan terdampak bencana alam melalui pelaksanaan Proyek Penanganan Mendesak Tanggap Darurat Bencana Alam Sumatera Utara pada ruas Batas Aceh–Kota Sibolga dan Rampa–Poriaha/Mungkur.

Proyek yang merupakan bagian dari penanganan infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp268,66 Miliar. Pekerjaan ini ditujukan untuk memulihkan fungsi jalan pascabencana guna mendukung keselamatan pengguna jalan, mobilitas masyarakat, dan kelancaran distribusi logistik.

Penanganan dilakukan pada 31 titik longsoran yang tersebar sepanjang 131 kilometer. Berdasarkan data progres proyek, realisasi pekerjaan telah mencapai 70,83%, lebih cepat dibandingkan target rencana sebesar 68,42%.

Capaian ini menjadi bagian dari upaya pemulihan infrastruktur jalan terdampak bencana agar konektivitas antarwilayah dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.

PTPP menerapkan sejumlah teknologi survei dan pemetaan, meliputi Light Detection and Ranging (LiDAR), batimetri, dan fotogrametri untuk mendukung perolehan data kondisi lapangan dalam perencanaan penanganan infrastruktur terdampak bencana.

Selain itu, pekerjaan ini menggunakan box concrete sebagai alternatif penanganan pengganti dinding penahan tanah, yang penerapannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lapangan.

Melalui skema kontrak Design and Build, proses perencanaan dan pelaksanaan konstruksi terintegrasi dalam satu lingkup pekerjaan. Pendekatan ini mendukung pelaksanaan penanganan pada sejumlah titik longsoran dengan karakteristik dan kondisi lapangan yang beragam.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa penanganan infrastruktur jalan pascabencana membutuhkan pelaksanaan pekerjaan yang terencana dan didukung metode konstruksi yang sesuai dengan kondisi lapangan.

“Melalui proyek penanganan tanggap darurat di Sumatera Utara, PTPP berupaya mendukung pemulihan infrastruktur jalan agar fungsi konektivitas dapat kembali berjalan dengan baik. Penerapan teknologi survei dan pemetaan serta metode penanganan yang sesuai dengan kondisi lapangan menjadi bagian dari upaya kami untuk menjaga kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan ketepatan pelaksanaan, sehingga infrastruktur yang ditangani dapat mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Joko Raharjo.

Melalui proyek ini, PTPP berkomitmen mendukung upaya pemulihan infrastruktur jalan bersama Kementerian PU, dengan mengedepankan kualitas pekerjaan dan keselamatan, guna membantu memulihkan konektivitas serta menunjang aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah terdampak bencana.

—SELESAI—

Tentang PT PP (Persero) Tbk

PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak.

PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya.

PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik.

Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin, Perkuat Keimanan dan Silaturahmi Pekerja

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — BRI Region 6 kembali menyelenggarakan kegiatan Pengajian Jumat Rutin yang bertempat di JackOne Hall, Gedung BRI Region 6, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BRI Region 6 dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis serta mendukung keseimbangan antara kehidupan profesional dan spiritual para pekerja.

Pengajian Jumat Rutin ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan pekerja kepada Allah SWT, sekaligus menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarsesama pekerja BRI Region 6.

Melalui kegiatan keagamaan ini, para pekerja diharapkan dapat memperoleh ketenangan batin, meningkatkan kualitas spiritual, serta menumbuhkan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja.

Selain sebagai sarana pembinaan rohani, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk penerapan work-life balance di lingkungan BRI Region 6. Keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan pribadi, dan kebutuhan spiritual diharapkan dapat mendukung terciptanya suasana kerja yang lebih positif, produktif, dan penuh kebersamaan.

Melalui pelaksanaan Pengajian Jumat Rutin secara berkelanjutan, BRI Region 6 berharap dapat terus menumbuhkan budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan keharmonisan antarsesama pekerja.

Dengan semangat BRILiaN, BRI Region 6 terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang positif, seimbang, dan bermakna bagi seluruh pekerja.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




BRI BO Wonosari Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan bagi Nasabah Pensiunan

WONOSARI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Wonosari menghadirkan layanan Medical Check Up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan bagi nasabah pensiunan yang melakukan transaksi perbankan. Kegiatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu ini merupakan wujud kepedulian BRI terhadap kesehatan dan kesejahteraan nasabah, khususnya kelompok pensiunan.

Dalam pelaksanaannya, BRI BO Wonosari bekerja sama dengan Kimia Farma untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi nasabah. Melalui inisiatif ini, nasabah dapat memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya di sela-sela aktivitas transaksi perbankan, sehingga memperoleh nilai tambah dari layanan yang diberikan BRI.

Kegiatan MCU ini diharapkan dapat membantu nasabah mengenali kondisi kesehatannya sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala, terutama bagi kelompok usia pensiunan.

Branch Office Head BRI BO Wonosari, M. Sayid N. Sidik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian BRI kepada nasabah yang selama ini telah mempercayakan kebutuhan layanan perbankannya kepada BRI.

“Melalui kegiatan Medical Check Up ini, kami ingin menunjukkan bahwa BRI tidak hanya hadir untuk memberikan layanan perbankan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan nasabah, khususnya nasabah pensiunan,” ungkap M. Sayid N. Sidik.

Ia menambahkan, BRI senantiasa berupaya menghadirkan layanan yang memberikan manfaat lebih bagi nasabah. Menurutnya, pelayanan perbankan tidak hanya berkaitan dengan kemudahan transaksi keuangan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mendukung kesejahteraan nasabah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi nasabah. Semoga melalui kegiatan seperti ini, hubungan baik antara BRI dan nasabah semakin erat, sehingga kepercayaan yang telah terbangun dapat terus terjaga,” tambahnya.

Penyelenggaraan kegiatan pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya BRI BO Wonosari untuk menghadirkan pengalaman layanan yang lebih baik dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Melalui kolaborasi dengan mitra yang kompeten, BRI berupaya memberikan nilai tambah dalam interaksi layanan perbankan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

Ke depan, BRI BO Wonosari berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal melalui berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi nasabah. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan jangka panjang antara BRI dan nasabah serta menjaga kepercayaan yang telah terbangun melalui layanan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 11/Yogyakarta

Jl. Cik Ditiro No 3 Yogyakarta
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES



Presscon Tomohon Jazz Festival 2026

TOMOHON, SEPUCUKJAMBI.ID — Tomohon Jazz Festival 2026 hadir untuk pertama kalinya pada 23 – 24 Oktober 2026 di Metland Marron Hotel – Taman Kelong, Tomohon, Sulawesi Utara. Diinisiasi oleh Metland Marron Hotel Tomohon, festival ini memadukan musik, keindahan alam dan rekreasi keluarga dalam suasana piknik yang santai.

Penyelenggaraan festival ini sekaligus menjadi momentum peresmian Metland Marron Hotel Tomohon, hotel bintang empat pertama di Kota Tomohon hasil kolaborasi Karyadeka Group dan Metland Group, yang sudah beroperasi dan siap menyambut para tamu serta wisatawan.

Mengusung konsep family friendly and kids friendly, Tomohon Jazz Festival 2026 menghadirkan pengalaman menikmati musik di ruang terbuka dengan suasana sejuk dan pemandangan alam khas Tomohon.

Menikmati musik dengan suasana terbuka yang santai dengan latar Gunung Lokon dan udara sejuk Tomohon, sambil bersantai bersama keluarga menjadi pengalaman yang ditawarkan Tomohon Jazz Festival 2026.

Selama dua hari penyelenggaraan, Tomohon Jazz Festival menghadirkan deretan musisi nasional, di antaranya Kahitna, Maliq & D’Essentials, Andien, Kunto Aji, Ardhito Pramono, Nadin Amizah,  LS Band,  Rony Parulian, Idgitaf, Wizz Baker, Ever Salikara, Donfree, Kaban dan Jarvvv.

Pada penyelenggaraan perdana ini, Tomohon Jazz Festival turut menggandeng Djayanti Aprilia sebagai Commissioned Artist. Dikenal dengan karya visualnya yang vibrant dan playful, karya yang dihadirkan turut merefleksikan identitas kota Tomohon.

“Tomohon ini punya banyak sekali potensi wisata yang patut kita kembangkan, Metland Marron sebagai hotel bintang empat pertama di Tomohon menginisiasi penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival. Lewat Tomohon Jazz Festival, kami ingin mengenalkan kota Tomohon melalui musik, bahasa universal yang kami yakin dapat diterima hangat oleh semua orang” ujar Wahyu Sulistio, Direktur PT Metropolitan Karyadeka Tomohon.

“Ketika hadir di Tomohon, kami memiliki visi untuk memberikan kontribusi yang bermakna bagi kota ini. Salah satunya adalah melalui Tomohon Jazz Festival, yang kami harapkan dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan dan mempopulerkan Tomohon kepada masyarakat yang lebih luas.” ujar Anhar Sudradjat, Direktur Utama PT Metropolitan Karyadeka Tomohon.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat Sulawesi Utara dari perspektif yang lebih luas, tidak hanya melalui Bunaken atau Kota Manado, tetapi juga melalui keindahan alam pegunungan Tomohon serta kekayaan kuliner yang menarik untuk dieksplorasi. Inilah salah satu alasan kami memilih Tomohon sebagai lokasi penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival, sekaligus untuk memperkenalkan potensi wisata daerah ini kepada khalayak yang lebih luas.” ujar Solidi Silvester Korompis, Direktur PT Metropolitan Karyadeka Tomohon.

“Tomohon Jazz Festival hadir sebagai festival yang mengusung konsep family-friendly, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dan lintas generasi. Melalui festival musik, kami ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam sekaligus menghadirkan ruang yang terbuka bagi siapa saja untuk datang, berkumpul, dan merasakan berbagai pengalaman yang kami tawarkan. Kami berharap, Tomohon Jazz Festival tidak hanya menjadi ruang untuk menikmati musik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk lebih dekat dengan alam dan mengenal potensi Tomohon.” ujar Tovic Raharja, Direktur Utama Rajawali Indonesia.

Lebih dari sekadar tempat untuk menginap, hadirnya Metland Marron Hotel Tomohon dirancang untuk mengajak para tamu dan pengunjung menikmati kekayaan alam, budaya, serta kuliner Minahasa secara lengkap.

Tidak hanya menghadirkan festival musik, Tomohon Jazz Festival berkolaborasi dengan Yayasan Masarang untuk menghadirkan beberapa aktivasi yang dapat dinikmati oleh setiap lapisan usia, mulai dari Kumpul Bocah powered by Titik Tumbuh, Workshop “Bloom and Create”, Jeda Tawa, Pojok Interaktif, hingga Denyut Minahasa.

“Dalam penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival, kami telah menyiapkan inisiatif less waste event sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami berharap festival ini dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama, khususnya bagi para pengunjung, agar lebih peduli terhadap sampah dengan membuangnya pada tempat yang telah disediakan serta tidak meninggalkan sampah di area festival.” Ujar Aulia Reinozha Akbar, selaku Ketua Badan Pengurus Yayasan Masarang.

Pengalaman festival turut dilengkapi Wellness Session bersama Pilates & Yoga Manado melalui Mat Pilates pada hari pertama dan Hatha Yoga pada hari kedua. Pengunjung juga dapat mencicipi kuliner khas Sulawesi Utara melalui hadirnya Taste of Tomohon, serta menikmati unsur budaya lokal melalui Kolintang Ansambel.

Seluruh rangkaian program pada Tomohon Jazz Festival 2026 memperluas pengalaman pengunjung, dari menikmati musik hingga mengenal seni, kuliner, dan budaya Minahasa.

Tiket Tomohon Jazz Festival 2026 tersedia melalui platform FASTicket. Informasi lebih lanjut mengenai festival dapat diakses melalui akun Instagram resmi @tomohonjazz.

TENTANG METLAND MARRON HOTEL TOMOHON

Metland Marron Hotel Tomohon merupakan hotel bintang empat pertama di Kota Tomohon yang dikembangkan melalui kolaborasi Karyadeka Group dan Metland Group. Berdiri di atas lahan seluas 3,3 hektare dengan bangunan setinggi 6 lantai, hotel ini mengoperasikan 60 kamar dari total 105 kamar yang direncanakan, yang terdiri dari tipe Lokon Suite, Deluxe Executive, dan Deluxe.

Menawarkan udara sejuk dengan pemandangan langsung Gunung Lokon dan danau, Metland Marron Hotel Tomohon dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti 1 Lokon Ballroom dan 2 Mahawu Meeting Room. Lebih dari sekadar akomodasi, hotel ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman menginap yang mengajak para tamu menikmati dan mengenal kekayaan alam, budaya, serta kuliner Minahasa.

TENTANG TOMOHON JAZZ FESTIVAL

Tomohon Jazz Festival merupakan festival musik tahunan di ruang terbuka yang memadukan pertunjukan musik,keindahan alam, serta rekreasi keluarga dalam suasana piknik yang santai. Mengusung konsep family friendly and kids friendly,festival ini mengintegrasikan penampilan musisi nasional dan lokal dengan ragam aktivasi seni, program kebugaran, serta pengalaman kuliner dan budaya Minahasa.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




38 Peserta Kerinci Terverifikasi Ikuti MTQH ke-55 Provinsi Jambi, Ini Harapan Murison

KERINCI – Sebanyak 38 peserta Kabupaten Kerinci telah terverifikasi untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap kontingen daerah itu mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama daerah dalam ajang keagamaan tersebut.

Kesiapan kontingen menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Technical Meeting, penetapan peserta, dan pemaparan kesiapan tuan rumah MTQH ke-55 yang berlangsung di Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Senin 26 Oktober 2026.

Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan tersebut untuk mengikuti pembahasan persiapan penyelenggaraan MTQH tingkat Provinsi Jambi.

Murison menyampaikan apresiasi kepada panitia dan Pemerintah Kota Jambi atas persiapan yang dilakukan.

Ia berharap seluruh tahapan penyelenggaraan berjalan lancar dan memberikan ruang bagi setiap kontingen untuk berkompetisi secara sportif.

Ia juga berharap 38 peserta Kerinci yang telah terverifikasi dapat mempersiapkan diri secara optimal dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.

Menurut Murison, MTQH memiliki makna lebih luas daripada kompetisi untuk meraih gelar juara.

“Ajang ini menjadi sarana memperkuat syiar Islam, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan hadis, serta mendorong lahirnya generasi yang berakhlak mulia,” jelasnya.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam persiapan dan keikutsertaan kontingen Kabupaten Kerinci.

“Selain mengejar prestasi, para peserta juga membawa tanggung jawab untuk menunjukkan semangat belajar, sportivitas, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis,” kata dia.

Kegiatan Technical Meeting, penetapan peserta, dan pemaparan kesiapan tuan rumah menjadi bagian dari koordinasi menjelang pelaksanaan MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.

Forum tersebut menjadi kesempatan bagi pihak terkait untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan dan memastikan proses penetapan peserta berjalan sesuai ketentuan.

Bagi Kabupaten Kerinci, terverifikasinya 38 peserta menjadi bagian dari persiapan untuk mengikuti kompetisi tingkat provinsi.

Tahap berikutnya ialah memastikan setiap peserta siap menghadapi cabang yang diikuti dan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap keikutsertaan kontingen dalam MTQH ke-55 tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memperkuat pembinaan generasi Qurani di daerah.

Dengan persiapan yang matang, kontingen Kerinci diharapkan mampu berkompetisi secara sportif, membawa nama daerah dengan baik, dan berkontribusi dalam pengembangan syiar Islam di Provinsi Jambi.(*)




Wabup Gerry Trisatwika Dorong Peningkatan Mutu Perpustakaan Sarolangun Lewat Akreditasi

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, S.E., mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan pelayanan perpustakaan melalui proses akreditasi sesuai Standar Nasional Perpustakaan.

Upaya ini diharapkan memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, informasi, dan pengembangan literasi masyarakat.

Gerry menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Penilaian Kesesuaian Perpustakaan dengan Standar Nasional Perpustakaan dalam rangka akreditasi perpustakaan di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Sarolangun, Senin 26 Oktober 2026.

Menurut Gerry, akreditasi menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pengelolaan perpustakaan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki.

“Perpustakaan tidak cukup hanya menyediakan koleksi buku, tetapi juga perlu menghadirkan layanan yang berkualitas dan memudahkan masyarakat memperoleh informasi,” kata dia.

Ia menekankan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kebiasaan membaca, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Karena itu, proses akreditasi diharapkan tidak berhenti pada penilaian administratif,” sebutnya.

Hasil evaluasi perlu menjadi acuan bagi pengelola untuk membenahi tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan.

Kepala DPAD Kabupaten Sarolangun, H. Ahmad Nasri, menjelaskan bahwa penilaian akreditasi mencakup sejumlah aspek utama, mulai dari tata kelola kelembagaan, pelayanan, pengelolaan koleksi, hingga ketersediaan sarana dan prasarana.

“Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur kesesuaian penyelenggaraan perpustakaan dengan standar nasional,” sebutnya.

Pengelola juga perlu memperhatikan keberlanjutan perbaikan agar layanan yang tersedia dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Ahmad Nasri berharap rekomendasi dari tim asesor dapat membantu DPAD Sarolangun menentukan langkah pembenahan secara terarah dan berkelanjutan.

“Dengan evaluasi tersebut, pengelola perpustakaan memiliki acuan untuk mengidentifikasi kekurangan, memperbaiki aspek yang belum memenuhi standar, serta mempertahankan kualitas layanan yang sudah berjalan baik,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional RI, Made Ayu Wirayati, serta asesor Renda Khris Ardhi Artha.

Turut hadir Kepala DPAD Sarolangun H. Ahmad Nasri, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DPAD Sarolangun Neti Nasri, jajaran DPAD, dan tamu undangan lainnya.

Keterlibatan unsur Perpustakaan Nasional RI dalam kegiatan ini menjadi bagian dari proses penilaian kesesuaian perpustakaan dengan standar yang berlaku.

Hasil penilaian dan rekomendasi asesor diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelola untuk menyusun prioritas perbaikan.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun mendorong pengembangan perpustakaan agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca dan meminjam buku.

Perpustakaan juga diharapkan menjadi pusat pembelajaran dan informasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Penguatan fungsi tersebut membutuhkan pengelolaan koleksi yang relevan, layanan yang memadai, serta sarana dan prasarana yang mendukung kebutuhan pemustaka.

Melalui proses akreditasi, Pemkab Sarolangun berharap peningkatan kualitas perpustakaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memperluas kesempatan masyarakat untuk mengakses pengetahuan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung visi pembangunan Sarolangun Maju.

Ke depan, tindak lanjut atas hasil evaluasi akan menjadi bagian penting untuk memastikan peningkatan standar berjalan seiring dengan perbaikan layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.(*)




Anwar Sadat Turun Langsung Bantu Korban Bencana, Pemulihan Listrik dan Air Bersih Dipercepat

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan angin puting beliung di sejumlah wilayah, Senin 26 Oktober  2026.

Selain menyerahkan bantuan kebutuhan dasar, ia menginstruksikan dinas terkait, PLN, dan PDAM untuk mempercepat pemulihan fasilitas umum yang rusak akibat kebakaran di Kelurahan Sungai Nibung.

Dalam agenda tersebut, Anwar Sadat bersama jajaran perangkat daerah mengunjungi tiga lokasi, yakni Kantor Kecamatan Betara, Kantor Lurah Bram Itam Kiri, dan lokasi kebakaran di Jalan Namira, Kelurahan Sungai Nibung.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengerahkan Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, BPBD, Dinas Kesehatan, serta BAZNAS untuk membantu warga yang terdampak bencana maupun masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial.

Di Sungai Nibung, perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada bantuan untuk korban.

Bupati juga meminta percepatan perbaikan jaringan listrik dan pipa air yang terdampak kebakaran agar masyarakat dapat kembali memenuhi kebutuhan dasar secara normal.

“Kami minta Dinas Perakim dan PLN segera memasang tiang dan menata kabel listrik yang semrawut. PDAM juga kami minta mempercepat perbaikan jaringan pipa air yang terbakar agar kebutuhan dasar masyarakat kembali normal,” ujar Anwar Sadat.

Instruksi tersebut menjadi bagian penting dari penanganan pascabencana, mengingat pemulihan fasilitas umum turut menentukan aktivitas warga setelah musibah.

Rangkaian kegiatan dimulai di Kantor Kecamatan Betara. Di lokasi ini, Pemkab Tanjung Jabung Barat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana dan keluarga yang membutuhkan dukungan sosial.

Dinas Sosial menyerahkan satu unit kursi roda, satu tongkat pintar, serta paket bantuan makanan bagi 25 kepala keluarga.

Petugas juga menyalurkan bantuan makanan dan kebutuhan sandang kepada dua kepala keluarga korban angin puting beliung serta bantuan makanan kepada dua kepala keluarga korban kebakaran.

Dinas Ketahanan Pangan turut memberikan bantuan beras sebanyak 18 kilogram per kepala keluarga.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyerahkan tas sekolah bagi anak-anak dari keluarga terdampak kebakaran di RT 06, Dusun Karya Lestari III, Desa Muntialo.

Bantuan tersebut bertujuan mendukung keberlanjutan pendidikan anak meskipun keluarga mereka tengah menghadapi dampak bencana.

BAZNAS Tanjung Jabung Barat juga memberikan bantuan uang tunai kepada warga terdampak angin puting beliung dan kebakaran permukiman.

“Melalui kolaborasi lintas sektor ini, baik BPBD yang menyerahkan bantuan tas sekolah bagi anak-anak maupun BAZNAS yang memberikan bantuan uang tunai, kami berharap beban warga yang terdampak musibah di Betara dapat lebih ringan. Bantuan ini adalah bentuk empati dan perhatian pemerintah daerah agar masyarakat dapat segera bangkit kembali,” kata Anwar Sadat.

Dari Betara, rombongan bupati melanjutkan agenda ke Kantor Lurah Bram Itam Kiri.

Di sana, Anwar Sadat menyerahkan bantuan kepada Kamarudin (44), warga Parit Potong, RT 14, yang rumahnya rusak akibat angin puting beliung pada 3 Oktober 2026.

Peristiwa tersebut menyebabkan pohon kelapa sawit tumbang dan merusak bangunan rumah.

Pemkab Tanjung Jabung Barat menyalurkan tas sekolah, bahan makanan, beras, dan bantuan uang tunai untuk membantu keluarga tersebut memenuhi kebutuhan setelah bencana.

Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban warga selama proses pemulihan.

Namun, pemulihan rumah dan kondisi ekonomi keluarga tetap membutuhkan penanganan sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan di lapangan.

Agenda berakhir di lokasi kebakaran Jalan Namira, RT 10, Kelurahan Sungai Nibung.

Penyaluran bantuan di lokasi tersebut mencakup delapan kepala keluarga korban kebakaran di Jalan Namira serta tiga kepala keluarga terdampak kebakaran di lingkungan SLB Tanjung Jabung Barat, Kelurahan Tungkal Harapan.

Bantuan yang disalurkan meliputi bahan makanan, peralatan rumah tangga, perlengkapan sekolah, dan kasur. BAZNAS Tanjung Jabung Barat juga menyerahkan satu unit becak untuk membantu mendukung pemulihan mata pencaharian warga.

Selain bantuan untuk keluarga terdampak, pemerintah daerah meminta instansi terkait segera menangani kerusakan fasilitas umum akibat kebakaran pada Jumat 24 Oktober 2026.

Perbaikan jaringan listrik dan pipa air menjadi perhatian karena kedua fasilitas tersebut berperan langsung dalam menunjang kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Pemkab meminta dinas terkait, PLN, dan PDAM mempercepat penanganan agar warga tidak terlalu lama menghadapi gangguan layanan.

Di sela penyaluran bantuan, Anwar Sadat mengingatkan masyarakat untuk memeriksa keamanan instalasi listrik di rumah guna mengurangi risiko kebakaran.

Ia juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain pencegahan bencana, ia menekankan pentingnya pembaruan data penerima bantuan sosial oleh pemerintah desa.

Menurutnya, data yang akurat membantu pemerintah memastikan bantuan sampai kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Data masyarakat harus terus diperbarui oleh pemerintah desa secara cermat agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak dan tidak ada yang terlewat,” tegasnya.

Penyaluran bantuan tersebut melibatkan perangkat daerah, BAZNAS, unsur kecamatan dan kelurahan, pemerintah desa, ketua RT, serta masyarakat penerima bantuan.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap koordinasi lintas sektor dapat mempercepat pemulihan warga setelah bencana.

Selain memenuhi kebutuhan mendesak, langkah berikutnya ialah memastikan fasilitas umum kembali berfungsi dan bantuan sosial menjangkau masyarakat secara tepat sasaran.(*)




Bunda PAUD Tanjab Barat Dorong Jemput Bola, Anak Belum Sekolah Jadi Sasaran JAMBUL

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Bunda PAUD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., meminta seluruh Bunda PAUD di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan aktif mendata serta menjangkau anak-anak yang belum mengenyam pendidikan prasekolah.

Ia menekankan pendekatan dari rumah ke rumah agar anak dari keluarga kurang mampu tidak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan sejak usia dini.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan Program Jemput Anak Menuju Masa Depan Berkualitas dan Unggul (JAMBUL), sekaligus mendukung pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Fadhilah menyampaikan arahan itu saat membuka Rapat Koordinasi Bunda PAUD tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Senin 26 Oktober 2026.

“Jangan hanya menunggu masyarakat datang. Kita harus proaktif mendata dan menjangkau anak-anak yang belum bersekolah, khususnya dari keluarga kurang mampu, agar memperoleh hak pendidikan prasekolah yang sama,” tegas Fadhilah.

Menurutnya, perluasan akses PAUD membutuhkan keterlibatan aktif para penggerak pendidikan di tingkat lokal.

Pendataan langsung ke rumah warga dapat membantu pemerintah mengidentifikasi anak yang belum mengikuti pendidikan prasekolah sekaligus mengetahui hambatan yang dihadapi keluarga.

Fadhilah menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting bagi perkembangan karakter dan kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat dan donatur lokal ikut mendukung akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Ia juga mengingatkan satuan PAUD agar tidak menetapkan tuntutan perlengkapan sekolah secara berlebihan hingga memberatkan orang tua.

Pesan tersebut menempatkan keterjangkauan pendidikan sebagai salah satu perhatian dalam pelaksanaan JAMBUL.

Upaya menjangkau anak yang belum sekolah perlu berjalan beriringan dengan upaya mengurangi hambatan ekonomi yang dapat menghalangi keluarga mengakses layanan pendidikan.

Dengan demikian, keberhasilan program tidak cukup hanya mengandalkan pendataan.

Pemerintah daerah, pengelola PAUD, keluarga, dan masyarakat juga perlu memastikan anak yang telah teridentifikasi benar-benar memperoleh kesempatan untuk mengikuti pembelajaran.

Ketua Tim Kerja PAUD Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi, Sutimah, S.Pd., M.Pd., menilai pendataan yang akurat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan Program JAMBUL.

Ia menekankan perlunya sinergi lintas sektor untuk memastikan seluruh anak usia 5–6 tahun memperoleh layanan pendidikan sebelum memasuki sekolah dasar.

Data yang akurat dapat membantu pemerintah memetakan anak yang belum mengikuti PAUD, menentukan kebutuhan layanan, serta mengarahkan dukungan pendidikan secara lebih tepat sasaran.

Pendekatan tersebut juga membutuhkan koordinasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, kelurahan, dan satuan pendidikan.

Tanpa data yang memadai dan tindak lanjut yang jelas, upaya memperluas akses pendidikan berisiko tidak menjangkau seluruh anak yang membutuhkan.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Dovitaria, S.E., menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut bertujuan menyelaraskan program kerja tahun 2026 sekaligus menyiapkan perencanaan untuk 2027.

Selain mengevaluasi pelaksanaan program, forum tersebut membahas penguatan strategi PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) dan optimalisasi pengelolaan data bantuan pendidikan agar lebih tepat sasaran.

PAUD Holistik Integratif mendorong pemenuhan kebutuhan anak secara menyeluruh, termasuk aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan sesuai kebutuhan anak.

Pendekatan ini membutuhkan kerja sama lintas sektor agar layanan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri jajaran Pokja Bunda PAUD Kabupaten, pengurus Pokja Kecamatan, serta Bunda PAUD desa dan kelurahan se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Melalui penguatan JAMBUL, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendorong perluasan akses pendidikan sejak usia dini.

Tantangan berikutnya terletak pada pelaksanaan pendataan, tindak lanjut terhadap anak yang belum bersekolah, serta dukungan yang mampu memastikan keluarga kurang mampu tetap dapat mengakses layanan PAUD.(*)




Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10.000, 1 Gram Tembus Rp2,55 Juta

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp10.000 per gram pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Berdasarkan data yang dipantau dari laman Logam Mulia pada pukul 09.21 WIB, harga emas Antam kini mencapai Rp2.550.000 per gram, naik dari posisi sebelumnya Rp2.540.000.

Kenaikan harga juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.345.000 per gram.

Pergerakan harga ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang berencana membeli maupun menjual kembali emas batangan.

Meski demikian, harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan harga resmi.

Daftar Harga Emas Antam Selasa

Bagi calon pembeli, harga emas Antam berbeda menurut berat batangan. Berikut daftar harga dasar yang tercantum dalam data Logam Mulia:

Berat emas Harga dasar
0,5 gram Rp1.325.500
1 gram Rp2.550.000
2 gram Rp5.040.000
3 gram Rp7.535.000
5 gram Rp12.525.000
10 gram Rp24.995.000
25 gram Rp62.362.000
50 gram Rp124.645.000
100 gram Rp249.212.000
250 gram Rp622.765.000
500 gram Rp1.245.320.000
1.000 gram Rp2.490.600.000

Harga tersebut merupakan harga dasar sesuai data yang diberikan. Pembeli perlu memperhitungkan pajak yang berlaku sebelum menentukan total pembayaran.

Pajak Pembelian dan Buyback Emas Antam

Selain memantau harga, calon pembeli dan pemilik emas juga perlu memperhatikan ketentuan perpajakan dalam transaksi.

Berdasarkan informasi yang tercantum dalam data harga, pembelian emas Antam dikenai PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar.

Sementara itu, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenai PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen, yang dipotong langsung dari nilai transaksi.

Besarnya penerimaan bersih dari penjualan kembali emas bergantung pada harga buyback yang berlaku, jumlah emas yang dijual, serta potongan pajak sesuai ketentuan.

Karena harga beli dan harga buyback berbeda, masyarakat sebaiknya membandingkan kedua harga tersebut sebelum bertransaksi.

Selisih harga beli dan harga jual kembali juga perlu diperhitungkan saat mengevaluasi hasil investasi emas.

Masyarakat dapat memeriksa pembaruan harga melalui laman resmi Logam Mulia sebelum membeli atau menjual emas karena harga dan ketentuan transaksi dapat berubah.(*)




Polresta Jambi Sita 1,5 Kg Sabu dan 583 Ekstasi, Pengembangan Chat WhatsApp Buru Sosok A

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Reserse Narkoba Polresta Jambi mengungkap kasus peredaran narkotika dengan barang bukti sekitar 1,5 kilogram sabu, 583 butir pil ekstasi, dan 302,2 gram serbuk ekstasi.

Polisi menangkap dua pria berinisial RH (39) dan FPP (26) dalam pengungkapan pada 20 dan 23 Oktober 2026.

Pengembangan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di kawasan Jalan Hasan Basri, tepatnya di depan Kuburan Cina, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang melalui Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt menjelaskan, informasi tersebut mendorong tim operasional melakukan penyelidikan. Petugas kemudian menangkap RH pada Selasa, 20 Oktober 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat menggeledah RH dan sepeda motor yang dikendarainya, polisi menemukan lima paket sabu dan ratusan butir ekstasi di dalam jok kendaraan.

Petugas kemudian mengembangkan penyelidikan ke rumah RH di Jalan Rd. Abdurrahman, RT 01, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo.

Di gudang belakang rumah, polisi kembali menemukan sabu, pil ekstasi, dan serbuk ekstasi yang tersimpan dalam kotak plastik.

Dari RH, polisi menyita 10 paket sabu dengan berat bruto sekitar 1,4 kilogram.

Petugas juga mengamankan 398 butir ekstasi merek Marvel, 185 butir ekstasi merek Tengkorak, 302,2 gram serbuk ekstasi, timbangan digital, serta barang bukti lainnya.

Temuan tersebut menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam transaksi narkotika tersebut.

Menurut Tito, pemeriksaan telepon genggam RH menemukan percakapan WhatsApp yang diduga berkaitan dengan transaksi dan pengantaran sabu serta ekstasi.

Salah satu percakapan memuat pesanan sabu sebanyak 1 kilogram.

“Dari handphone tersangka RH banyak ditemukan chat tentang pengantaran sabu dan ekstasi. Ada salah satu nomor yang memesan sabu sebanyak 1 Kg. Kami langsung lakukan penyelidikan,” ujar Tito.

Penyidik menindaklanjuti informasi dari percakapan tersebut hingga menangkap FPP pada Jumat, 23 Oktober 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.

Petugas mengamankannya di Lorong Pelangi, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan.

Berdasarkan keterangan kepolisian, FPP mengaku memesan sabu seberat 1 kilogram atas suruhan seseorang berinisial A.

Polisi menyebut A masih dalam pengejaran.

Penyidik kemudian mengembangkan pemeriksaan ke rumah FPP di Perumahan Evodia, Desa Sepakat Makmur, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Di kamar rumah tersebut, petugas menemukan satu paket besar, lima paket sedang, dan satu paket kecil sabu.

Total berat bruto sabu yang polisi kaitkan dengan FPP mencapai sekitar 140 gram.

Dengan temuan dari kedua tersangka, Polresta Jambi menyebut total sabu yang diamankan mencapai sekitar 1,5 kilogram bruto.

Polisi masih mengembangkan perkara untuk menelusuri pihak lain yang diduga terlibat.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Ananto Herlambang menegaskan komitmen jajarannya untuk memberantas peredaran narkotika.

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang memberikan informasi sehingga polisi dapat menindaklanjuti dugaan transaksi narkoba.

“Kami tegaskan, tidak ada ruang bagi narkoba di Kota Jambi. Kami apresiasi informasi dari masyarakat. Ini bukti sinergi Polri dan masyarakat berhasil menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah besar. Kedua pelaku akan kami jerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” tegas Ananto.

Saat ini, polisi menahan kedua tersangka beserta barang bukti di Mapolresta Jambi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Penyidik juga masih memburu sosok A yang menurut keterangan FPP menyuruhnya memesan sabu.

Polresta Jambi mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas yang mencurigakan dan diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.(*)