BRI Region 6 Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Perkuat Semangat Kebangsaan Insan BRI

JAKARTA,SEPUCUKJAMBI.ID – BRI Region 6 melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI Region 6. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila sekaligus momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan di lingkungan kerja.

Upacara dilaksanakan dengan tertib dan penuh rasa nasionalisme. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan, mulai dari penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, pembacaan Pancasila, hingga pembacaan ikrar Hari Kesaktian Pancasila.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi seluruh insan BRI Region 6 untuk kembali menghayati nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai persatuan, gotong royong, integritas, serta semangat memberikan kontribusi terbaik menjadi bagian penting yang terus diwujudkan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelaksanaan upacara ini, BRI Region 6 terus menumbuhkan semangat kebangsaan dan memperkuat rasa cinta Tanah Air di tengah seluruh pekerja. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi energi positif bagi insan BRILiaN untuk terus berkarya, memberikan pelayanan terbaik, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1

Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Kapolresta Jambi Ananto Herlambang dan Cara Baru Merangkul Energi Anak Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Ring tinju di GOR Jambi bukan hanya menjadi tempat para fighter menguji kemampuan.

Di balik pertarungan yang berlangsung dengan aturan dan pengawasan wasit, muncul pesan yang lebih luas: energi anak muda perlu mendapat ruang yang positif.

Pesan itu terlihat dalam pelaksanaan Kapolda Fighter Match di GOR Jambi.

Ajang tersebut mempertemukan para fighter sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan keberanian, semangat kompetitif, dan energi mereka melalui olahraga.

Di balik persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M. turut mengambil bagian.

Ananto memilih pendekatan yang dekat dengan anak muda.

Ia berkomunikasi secara cair dengan peserta dan generasi muda yang hadir di arena, tanpa menciptakan jarak kaku antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Pendekatan itu menjadi bagian penting dari pesan yang dibawa melalui kegiatan tersebut.

Anak muda membutuhkan ruang untuk mengekspresikan keberanian dan kemampuan. Namun, ruang tersebut harus memiliki aturan dan mampu membangun karakter.

Tinju menjadi salah satu pilihan.

Di atas ring, seorang fighter memang dituntut berani. Tetapi keberanian itu berjalan bersama disiplin.

Ada aturan pertandingan, ada wasit, ada batas yang harus dihormati, serta ada lawan yang tetap harus dihargai.

Konsep tersebut berbeda jauh dengan tawuran di jalanan yang dapat menimbulkan korban dan merugikan orang lain yang tidak terlibat.

Karena itu, olahraga menjadi salah satu pendekatan untuk mengarahkan energi anak muda ke aktivitas yang lebih terukur.

Bukan Sekadar Pertandingan

Kapolda Fighter Match tidak berhenti pada pertarungan antar-fighter.

Atmosfer pertandingan juga menjadi ruang untuk membangun nilai sportivitas, disiplin, kepercayaan diri, dan penghormatan terhadap aturan.

Peserta dituntut bertanding secara fair sekaligus menerima hasil pertandingan dengan sikap sportif.

Bagi kepolisian, pendekatan semacam ini membuka ruang komunikasi yang berbeda dengan generasi muda.

Pesan tentang keamanan dan ketertiban tidak selalu harus disampaikan melalui pendekatan formal.

Ketika polisi hadir dalam ruang yang dekat dengan keseharian anak muda, komunikasi dapat berlangsung lebih cair.

Hal itu terlihat dari cara Ananto berinteraksi dengan peserta dan anak-anak muda di sekitar arena.

Kehadirannya tidak hanya sebagai pejabat kepolisian yang menghadiri sebuah kegiatan, tetapi juga sebagai bagian dari ruang interaksi yang mempertemukan polisi, atlet, komunitas olahraga, dan generasi muda.

Energi Besar Perlu Disalurkan

Masa muda identik dengan energi, keberanian, rasa ingin tahu, dan keinginan menunjukkan kemampuan.

Persoalannya bukan pada energi tersebut, melainkan ke mana energi itu diarahkan.

Melalui olahraga, energi dan keberanian dapat berkembang menjadi prestasi.

Anak muda juga memiliki kesempatan belajar tentang disiplin, konsistensi, menerima kekalahan, menghormati lawan, serta mengejar kemampuan yang lebih baik.

Pesan inilah yang menjadi salah satu warna dalam Kapolda Fighter Match.

Daripada bertemu di jalan dalam situasi yang tidak terkendali, anak muda memiliki pilihan untuk bertemu di arena dengan aturan yang jelas.

Daripada menunjukkan keberanian melalui konflik, keberanian dapat diuji melalui latihan dan pertandingan.

Dan daripada mencari pengakuan melalui tawuran, kemampuan dapat dibuktikan melalui prestasi.

Polisi dan Generasi Muda

Kegiatan seperti Kapolda Fighter Match juga menunjukkan bahwa hubungan polisi dengan generasi muda dapat dibangun melalui banyak pintu.

Olahraga menjadi salah satunya.

Ketika aparat hadir di tengah kegiatan yang diminati anak muda, komunikasi dapat berkembang secara lebih informal.

Dari sana, pesan mengenai disiplin, keamanan, sportivitas, dan pentingnya menjauhi kekerasan jalanan lebih mudah disampaikan.

Peran Ananto dalam kegiatan tersebut memperlihatkan pendekatan yang menempatkan komunikasi sebagai bagian penting dalam membangun kedekatan dengan generasi muda.

Bukan sekadar datang, tetapi hadir di tengah mereka.

Bukan hanya menyampaikan pesan, tetapi ikut membangun suasana.

Pada akhirnya, Kapolda Fighter Match tidak hanya menyajikan pertarungan di atas ring.

Kegiatan tersebut membawa pesan bahwa keberanian membutuhkan tempat yang tepat untuk disalurkan.

Berani bertanding, berani sportif, tetapi jangan menjadikan jalanan sebagai arena tawuran.(*)




UPDATE: Kabut Asap Jambi Makin Ganggu Penerbangan, Batik Air ID 6804 dan ID 6805 Dibatalkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gangguan penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi akibat kabut asap kembali bertambah.

Dua penerbangan Batik Air kini resmi berstatus dibatalkan atau cancelled karena faktor cuaca, Rabu 7 Oktober 2026.

Dua penerbangan tersebut yakni Batik Air ID 6804 dari Jakarta menuju Jambi dan Batik Air ID 6805 dari Jambi menuju Jakarta.

Sebelumnya, kedua penerbangan tersebut masih tercatat mengalami penundaan karena kabut asap.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan maskapai membatalkan penerbangan setelah kondisi cuaca tidak mendukung operasional.

Pembatalan ini terjadi ketika jarak pandang di Bandara Sultan Thaha terus memburuk sepanjang pagi hingga siang.

Pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang masih mencapai 1.500 meter. Angka tersebut kemudian turun menjadi 1.200 meter pada pukul 07.00 WIB dan bertahan hingga pukul 09.00 WIB.

Kondisi kembali memburuk pada pukul 10.00 WIB ketika jarak pandang turun menjadi 1.000 meter. Pada pukul 12.00 WIB, jarak pandang hanya mencapai 800 meter.

Fenomena cuaca yang dominan di Bandara Sultan Thaha berupa asap atau smoke. Kondisi langit yang tertutup kabut juga membuat vertical visibility berada di sekitar 500 kaki.

Dua Penerbangan Batik Air Berubah Status

Sebelum pembatalan, Batik Air ID 6804 dari Jakarta menuju Jambi tercatat menunggu perbaikan jarak pandang dengan status Delayed due to Haze.

Sementara Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta juga mengalami penundaan karena asap.

Kini status kedua penerbangan tersebut berubah menjadi Cancelled karena faktor cuaca.

Perubahan status itu menambah daftar penerbangan yang terdampak kondisi kabut asap di Bandara Sultan Thaha.

Selain Batik Air, sejumlah penerbangan Citilink dan Garuda Indonesia juga mengalami penundaan maupun perubahan jadwal.

Citilink QG 966 dari Jakarta tercatat mengalami penundaan. Citilink QG 960 mengalami perubahan waktu kedatangan menjadi pukul 13.10 WIB.

Pada sisi keberangkatan, Citilink QG 966 juga mengalami penundaan, sedangkan QG 961 mengalami perubahan jadwal menjadi pukul 13.40 WIB.

Sementara itu, penerbangan Garuda Indonesia juga mengalami perubahan jadwal. GA 127 tujuan Jakarta menjadi pukul 20.05 WIB dan GA 129 menjadi pukul 20.30 WIB.

Informasi operasional juga mencatat perubahan jadwal penerbangan Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta menjadi pukul 19.20 WIB dan 19.45 WIB.

Satu Penerbangan Batik Air Sempat Berangkat

Sebelum kondisi semakin memburuk, Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta masih sempat berangkat pada pukul 06.05 WIB.

Saat penerbangan tersebut berangkat, jarak pandang berada di angka 1.500 meter.

Pesawat yang digunakan merupakan pesawat Remain Over Night (RON), yakni pesawat yang sebelumnya bermalam di Bandara Sultan Thaha.

Setelah itu, jarak pandang terus menurun hingga mencapai 800 meter pada tengah hari.

Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan

Pihak Bandara Sultan Thaha terus memperbarui informasi operasional penerbangan seiring perubahan kondisi cuaca.

Tim operasional juga berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani penumpang yang terdampak penundaan maupun pembatalan penerbangan.

Dengan adanya pembatalan dua penerbangan Batik Air, calon penumpang diminta tidak hanya mengacu pada jadwal awal perjalanan.

Penumpang perlu mengecek status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara untuk memastikan jadwal terbaru.

Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports melalui nomor 172.

Kondisi kabut asap masih menjadi perhatian karena jarak pandang dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca.

Jika kondisi belum membaik, perubahan jadwal penerbangan lainnya masih mungkin terjadi.

UPDATE: Berita ini diperbarui setelah terdapat informasi terbaru mengenai status Batik Air ID 6804 dan ID 6805 yang berubah dari penundaan menjadi dibatalkan (cancelled) karena faktor cuaca.(*)




Kejar Pemerataan Layanan Kesehatan, Wali Kota Jambi Bawa Usulan Dua Puskesmas ke Kemenkes

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pertumbuhan penduduk di sejumlah kawasan Kota Jambi mendorong pemerintah daerah memperkuat infrastruktur kesehatan.

Pemkot Jambi mengusulkan pembangunan dua fasilitas kesehatan baru kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. saat bertemu Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD., Ph.D. di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Maulana datang bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi Dr. dr. Elvi Roza, M.Kes., serta sejumlah direktur rumah sakit di Kota Jambi.

Dalam pertemuan itu, Maulana membawa sejumlah persoalan dan agenda strategis kesehatan Kota Jambi, mulai dari pengendalian tuberkulosis (TB) paru, pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), percepatan penanganan stunting, hingga kebutuhan fasilitas dan peralatan medis.

Salah satu perhatian utama Pemkot Jambi yakni pertumbuhan penduduk di Kecamatan Alam Barajo dan Paal Merah.

Pertambahan penduduk di dua kawasan tersebut dinilai perlu diikuti dengan penambahan fasilitas kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

“Kita telah menyiapkan lahan untuk pembangunan dua puskesmas atau fasilitas kesehatan baru. Alhamdulillah, usulan tersebut mendapat respons positif dari Kementerian Kesehatan,” ujar Maulana.

Pemkot Jambi telah menyiapkan lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut.

Dengan dukungan pemerintah pusat, pembangunan diharapkan dapat memperkuat jangkauan pelayanan kesehatan di kawasan yang terus berkembang.

RS Abdul Manap Diusulkan Dapat Tambahan Alat Medis

Selain pembangunan fasilitas baru, Pemkot Jambi juga membawa kebutuhan penguatan layanan di RSUD Abdul Manap.

Maulana mengusulkan penambahan sejumlah peralatan medis untuk rumah sakit milik pemerintah kota tersebut.

“Kita juga mengusulkan penambahan peralatan medis untuk RS Abdul Manap dan mendapat respons positif,” katanya.

Penambahan peralatan menjadi bagian dari upaya Pemkot Jambi meningkatkan kapasitas pelayanan rumah sakit sehingga masyarakat tidak selalu harus mencari layanan kesehatan di luar daerah.

RS Abdurahman Sayuti Dikaitkan dengan Pengembangan Pariwisata

Agenda lainnya berkaitan dengan rencana pengembangan kawasan RS Abdurahman Sayuti.

Pemkot Jambi melihat kawasan tersebut memiliki keterkaitan dengan kawasan wisata.

Karena itu, pemerintah pusat menyarankan agar rencana pengembangannya dapat masuk dalam pembangunan prioritas yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

“Selanjutnya kita juga mengusulkan pembangunan di kawasan RS Abdurahman Sayuti. Karena kawasan ini merupakan kawasan wisata, disarankan agar masuk dalam pembangunan prioritas yang berkaitan dengan kepariwisataan,” jelas Maulana.

Bawa Program Kesehatan Nasional ke Tingkat Kota

Pertemuan dengan Kemenkes juga membahas pelaksanaan sejumlah program kesehatan nasional di Kota Jambi.

Program penanganan TB paru, Cek Kesehatan Gratis dan percepatan penanganan stunting menjadi bagian dari pembahasan.

Pemkot Jambi berharap koordinasi dengan pemerintah pusat dapat mempercepat pelaksanaan program sekaligus memperkuat dukungan terhadap kebutuhan layanan kesehatan di tingkat daerah.

Maulana mengatakan, penguatan kesehatan masyarakat membutuhkan dukungan lintas pemerintahan, terutama ketika kebutuhan layanan berkembang mengikuti pertumbuhan penduduk.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan membawa manfaat untuk pengembangan kesehatan di Kota Jambi,” pungkas Maulana.

Dengan usulan dua fasilitas kesehatan baru, tambahan peralatan medis RSUD Abdul Manap, serta pengembangan kawasan RS Abdurahman Sayuti, Pemkot Jambi kini mendorong agar pertumbuhan kota berjalan seiring dengan peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat.(*)




Sumur Mulai Mengering, Ketua DPRD Jambi Minta Krisis Air Bersih Tak Ditangani Sekadar dengan Tangki

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kemarau mulai menekan akses air bersih sebagian warga Kota Jambi.

Di sejumlah permukiman, debit sumur tanah menurun, sementara gangguan distribusi air turut membuat warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi itu menjadi perhatian Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly. Ia turun langsung ke kawasan Jalan Platur Utama RT 43 dan Perumahan Aura Bimantara RT 41, Kelurahan Simpang Tiga Sipin, Kecamatan Kota Baru, Selasa 6 Oktober 2026.

Kemas datang bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Direktur Utama Perumdam Tirta Mayang Arianto, serta jajaran OPD terkait untuk memantau penyaluran sekitar 12.000 liter air bersih kepada warga.

Namun, kedatangan Kemas tidak berhenti pada penyaluran air dari mobil tangki.

Ia memilih berdialog langsung dengan masyarakat untuk mengetahui persoalan yang mereka hadapi.

Sejumlah warga menyampaikan kondisi sumur yang mulai sulit menghasilkan air hingga gangguan distribusi pelayanan.

Bagi Kemas, kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan air bersih tidak bisa dipandang hanya sebagai masalah teknis distribusi.

“Air bersih ini kebutuhan dasar. Ketika masyarakat kesulitan mendapatkan air, pemerintah harus hadir,” kata Kemas.

Menurutnya, distribusi air melalui mobil tangki memang menjadi langkah cepat untuk membantu warga yang membutuhkan.

Namun, pemerintah juga perlu membenahi persoalan yang menyebabkan masyarakat kehilangan akses air secara berkelanjutan.

“Bantuan air harus terus kita lakukan untuk wilayah yang membutuhkan, tetapi pada saat yang sama persoalan sistem distribusinya juga harus kita benahi,” tegasnya.

12.000 Liter Air untuk Warga

Dalam penyaluran tersebut, sekitar 12.000 liter air bersih dibagikan kepada masyarakat di dua titik kawasan Kelurahan Simpang Tiga Sipin.

Kemas meminta wilayah yang paling terdampak menjadi prioritas.

Ia juga mendorong pemerintah melakukan pemetaan kebutuhan sampai tingkat RT dan kelurahan agar distribusi air tidak berjalan secara umum tanpa melihat tingkat kebutuhan masing-masing wilayah.

Menurutnya, laporan dari lingkungan paling bawah dapat menjadi dasar pemerintah menentukan lokasi yang membutuhkan bantuan lebih cepat.

“Yang paling terdampak harus menjadi prioritas. Kita perlu mengetahui kebutuhan di tingkat RT dan kelurahan supaya bantuan bisa diberikan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Kota Jambi sendiri menghadapi persoalan kekeringan yang cukup serius.

Pemerintah Kota Jambi sebelumnya menetapkan Status Darurat Bencana Kekeringan pada 24 Agustus 2026 dan menyiapkan sejumlah langkah penanganan, termasuk distribusi air bersih menggunakan armada tangki.

Di sisi lain, persoalan warga tidak hanya berkaitan dengan kondisi sumur.

Gangguan pada sistem pelayanan Perumdam Tirta Mayang juga ikut memengaruhi kelancaran distribusi air bagi sebagian pelanggan.

Pemerintah kota menyebut gangguan booster menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pengaliran air.

Kondisi tersebut, menurut Kemas, membutuhkan penanganan bersama antara DPRD, pemerintah kota, Perumdam Tirta Mayang, serta perangkat wilayah.

“Kita harus duduk bersama. DPRD akan melihat apa yang menjadi persoalan di lapangan, pemerintah kota mengambil langkah penanganan, dan Perumdam juga harus memastikan pelayanan kepada masyarakat terus diperbaiki,” katanya.

Keluhan Warga Tak Boleh Berhenti sebagai Catatan

Kemas menilai kunjungan langsung ke permukiman menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD.

Ia ingin keluhan warga yang muncul saat kunjungan tidak berhenti sebagai catatan tanpa tindak lanjut.

“Apa yang disampaikan masyarakat hari ini harus menjadi catatan. Jangan sampai warga sudah menyampaikan keluhan, tetapi setelah itu tidak ada tindak lanjut. Kita ingin ada solusi yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah Pemkot Jambi bersama Perumdam Tirta Mayang dan OPD terkait yang turun langsung mendistribusikan air.

Namun, Kemas menilai pemerintah tetap perlu memikirkan solusi yang lebih panjang.

Distribusi air menggunakan mobil tangki dapat menjadi respons darurat, tetapi kebutuhan air masyarakat membutuhkan sistem pelayanan yang mampu bertahan menghadapi kondisi kemarau.

“Kita apresiasi langkah cepat pemerintah. Tetapi pekerjaan kita belum selesai. Selama masih ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih, maka kita harus terus mencari jalan keluarnya,” tegasnya.

Ia juga mendorong komunikasi yang lebih cepat antara masyarakat, perangkat RT dan kelurahan, pemerintah kota, serta Perumdam ketika terjadi gangguan pelayanan.

Bagi Kemas, keberadaan wakil rakyat tidak cukup hanya terlihat dalam ruang rapat.

Persoalan pelayanan publik perlu dilihat langsung dari lapangan agar kebijakan dan pengawasan DPRD sesuai dengan kondisi yang masyarakat alami.

“Kita ingin masyarakat tahu bahwa ketika mereka menghadapi persoalan, ada pemerintah dan DPRD yang hadir. Kita dengarkan keluhannya, kita kawal tindak lanjutnya, dan kita cari solusinya bersama,” pungkasnya.

Penyaluran 12.000 liter air menjadi bantuan langsung bagi warga yang menghadapi keterbatasan air di tengah kemarau.

Namun, bagi Kemas, persoalan utamanya jauh lebih besar: memastikan masyarakat memiliki akses air bersih yang aman, layak, dan berkelanjutan.

Sebab ketika mobil tangki meninggalkan lokasi, kebutuhan warga tidak ikut berhenti. Air bukan sekadar bantuan, melainkan kebutuhan hidup.(*)




Kunker ke Dua Polsek, Kapolresta Jambi Dorong Respons Cepat terhadap Aduan Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang turun langsung mengecek jajaran Polsek di wilayah hukumnya, Selasa 7 Oktober 2026.

Kunjungan tersebut menyasar Polsek Pasar Kota Jambi dan Polsek Jambi Timur.

Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Jambi Ny Vilia Ananto Herlambang serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Jambi, Ananto memanfaatkan kunjungan itu untuk bertemu langsung dengan personel di tingkat Polsek.

Di Polsek Pasar, rombongan disambut Kapolsek Pasar, Kompol Ferry Siswara bersama unsur Forkopimcam Pasar Jambi dan jajaran personel.

Dari Polsek Pasar, kunjungan berlanjut ke Polsek Jambi Timur. Kapolsek Jambi Timur, AKP R. Deddy Wardana Gaos bersama personel menyambut kedatangan rombongan Kapolresta Jambi.

Bukan sekadar kunjungan seremonial, Ananto menggunakan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sejumlah arahan terkait tugas kepolisian di tengah masyarakat.

Salah satu penekanannya yakni pelayanan publik. Ia meminta personel memberikan pelayanan secara cepat, profesional dan humanis sesuai semangat Polri Presisi.

Menurutnya, kualitas pelayanan di tingkat Polsek memiliki posisi penting karena personel berhadapan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan maupun penyelesaian persoalan keamanan.

Selain pelayanan, Ananto meminta personel memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.

Setiap laporan dan keluhan warga, kata dia, perlu mendapat respons secara cepat dan tepat.

“Polsek adalah ujung tombak Polri. Berikan pelayanan terbaik, layani masyarakat dengan hati, dan tetap jaga kekompakan,” tegas Ananto.

Kapolresta Jambi juga mengingatkan pentingnya soliditas internal serta sinergi dengan TNI, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan berbagai unsur masyarakat.

Menurut arahan tersebut, koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum masing-masing Polsek.

Ananto juga menyoroti lingkungan kerja personel. Ia meminta jajaran menjaga kebersihan dan kekompakan di lingkungan markas komando.

Ia ingin Polsek tidak hanya menjadi tempat kerja personel, tetapi juga menjadi ruang pelayanan yang nyaman bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolresta Jambi turut mengingatkan personel agar menjaga netralitas, menghindari pelanggaran, dan mempertahankan nama baik institusi Polri.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Jambi Ny Vilia Ananto Herlambang bertemu dengan anggota Bhayangkari Ranting Polsek Pasar dan Polsek Jambi Timur.

Vilia memberikan motivasi agar para anggota Bhayangkari terus mendukung tugas suami sekaligus aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Sementara itu, kunjungan kerja Kapolresta Jambi juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung kesiapan personel serta kondisi sarana dan prasarana di tingkat Polsek.

Jajaran Polresta Jambi memastikan koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kegiatan kunjungan kerja di Polsek Pasar dan Polsek Jambi Timur berlangsung aman, tertib, dan dalam suasana kekeluargaan.(*)




Asap Tebal Selimuti Bandara Sultan Thaha, Penerbangan Jakarta-Jambi Kena Dampak! Terpaksa Ditunda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Rabu 7 Oktober 2026.

Jarak pandang terus menurun sejak pagi dan mencapai 800 meter pada pukul 12.00 WIB.

Penurunan jarak pandang tersebut berdampak langsung terhadap sejumlah penerbangan dari dan menuju Jakarta.

Hingga tengah hari, sedikitnya 10 penerbangan tercatat mengalami penundaan atau perubahan jadwal akibat kondisi asap.

Data operasional Bandara Sultan Thaha menunjukkan jarak pandang masih berada di angka 1.500 meter pada pukul 06.00 WIB.

Kondisi kemudian memburuk menjadi 1.200 meter pada pukul 07.00 WIB.

Angka tersebut bertahan hingga pukul 09.00 WIB. Namun, jarak pandang kembali turun menjadi 1.000 meter pada pukul 10.00 WIB dan 11.00 WIB.

Memasuki pukul 12.00 WIB, jarak pandang hanya mencapai 800 meter.

Kondisi cuaca di Bandara Sultan Thaha didominasi fenomena asap atau smoke. Langit yang tertutup kabut juga membuat vertical visibility berada di sekitar 500 kaki.

Penerbangan dari Jakarta Terdampak

Gangguan terjadi pada sejumlah penerbangan kedatangan dari Jakarta.

Batik Air ID 6804 tujuan Jambi masih menunggu perbaikan jarak pandang. Penerbangan tersebut berstatus ditunda karena asap atau Delayed due to Haze.

Citilink QG 966 dari Jakarta juga mengalami penundaan dengan alasan yang sama.

Sementara itu, Citilink QG 960 mengalami perubahan waktu kedatangan atau retime menjadi pukul 13.10 WIB dan tetap berstatus ditunda karena asap.

Dua informasi penerbangan Garuda Indonesia GA 126 juga tercatat mengalami perubahan jadwal, masing-masing menjadi pukul 19.20 WIB dan 19.45 WIB.

Penerbangan dari Jambi Ikut Terganggu

Dampak kabut asap juga terasa pada penerbangan keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha menuju Jakarta.

Batik Air ID 6805 dan Citilink QG 966 berstatus ditunda karena asap.

Citilink QG 961 mengalami perubahan jadwal keberangkatan menjadi pukul 13.40 WIB dan tercatat berstatus ditunda karena asap.

Sementara itu, Garuda Indonesia GA 127 mengalami perubahan jadwal menjadi pukul 20.05 WIB. Garuda Indonesia GA 129 dijadwalkan berangkat pada pukul 20.30 WIB.

Di tengah kondisi tersebut, Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta masih dapat berangkat pada pukul 06.05 WIB. Saat penerbangan itu berangkat, jarak pandang berada di angka 1.500 meter.

Pesawat yang digunakan Batik Air ID 6807 merupakan pesawat Remain Over Night (RON), atau pesawat yang sebelumnya bermalam di Bandara Sultan Thaha.

Kondisi Diperkirakan Belum Banyak Berubah

Pihak Bandara Sultan Thaha menyebut fenomena asap masih menjadi kondisi cuaca dominan. Tidak ada perubahan cuaca signifikan yang diperkirakan dalam dua jam berikutnya.

Kondisi tersebut membuat perkembangan jarak pandang menjadi faktor penting bagi penerbangan selanjutnya.

Perubahan jadwal masih dapat terjadi apabila kondisi tidak memungkinkan bagi operasional penerbangan.

Tim operasional Bandara Sultan Thaha terus berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani penumpang yang terdampak penundaan.

Pihak bandara juga memperbarui informasi jadwal kedatangan dan keberangkatan secara berkala mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.

Calon penumpang diminta mengecek status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara.

Untuk informasi kebandarudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports melalui nomor 172.

Gangguan penerbangan tersebut menjadi salah satu dampak kabut asap yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.

Pihak Bandara Sultan Thaha berharap kondisi tersebut segera teratasi sehingga aktivitas penerbangan dan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.(*)




Bupati Merangin Berang Saat Sidak, Temukan Pegawai Diduga Tinggalkan Kantor Usai Apel

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur geram setelah menemukan persoalan kedisiplinan pegawai saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ruang kerja di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Merangin, Rabu, 7 Oktober 2026.

Sidak tersebut dilakukan langsung di Kantor Bupati Merangin. H M Syukur menyambangi sejumlah bagian untuk melihat aktivitas pegawai sekaligus memastikan pelayanan pemerintahan berjalan selama jam kerja.

Dalam pengecekan itu, Bupati menyoroti keberadaan sejumlah pegawai yang dinilainya belum menunjukkan kedisiplinan waktu kerja.

Syukur bahkan mengungkapkan adanya pegawai yang setelah mengikuti apel pagi justru meninggalkan kantor.

Sebagian pegawai disebut keluar dengan alasan sarapan dan baru kembali beberapa jam kemudian.

“Sudah apel pagi terus balik. Ada yang langsung keluar sarapan, kemudian masuk kantornya sampai pukul 11.00 WIB,” ujar Syukur saat melakukan sidak.

Bupati Soroti Pegawai yang Keluar hingga Menjelang Apel Sore

Bukan hanya persoalan terlambat kembali ke ruang kerja, Syukur juga mengaku menemukan pola pegawai yang meninggalkan kantor setelah apel pagi dan baru kembali menjelang apel sore.

Temuan tersebut membuat Bupati kecewa. Menurutnya, pegawai yang bekerja di lingkungan Setda semestinya memberikan contoh kedisiplinan kepada aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai pada organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

“Pegawai Setda benar-benar keterlaluan dan sama sekali tidak bisa menjadi contoh,” tegas Syukur.

Nada kecewa Bupati terlihat saat dirinya terus menyusuri ruangan kerja di lingkungan Setda sebelum kembali ke ruang kerjanya.

Syukur: Disiplin Jadi Kunci Pelayanan Pemerintahan

Syukur menegaskan kedisiplinan menjadi salah satu kunci utama dalam menjalankan pemerintahan.

Menurutnya, pegawai memiliki tanggung jawab untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan.

Karena itu, jam kerja tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif.

Bupati meminta seluruh pegawai mematuhi ketentuan jam kerja dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Ia juga menilai persoalan kedisiplinan di lingkungan Setda perlu mendapat perhatian karena Setda memiliki posisi strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah.

“Pegawai harus disiplin dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pelayanan pemerintahan kepada masyarakat tidak boleh terganggu karena persoalan kedisiplinan,” tegasnya.

Sidak Jadi Evaluasi Kedisiplinan

Sidak tersebut menjadi bagian dari evaluasi Bupati terhadap aktivitas pegawai di lingkungan Setda Merangin.

Melalui pemeriksaan langsung, pemerintah daerah ingin memastikan pegawai tetap berada di tempat kerja dan menjalankan tugas sesuai jam kerja yang telah ditetapkan.

Syukur berharap temuan dalam sidak tersebut menjadi perhatian bagi seluruh pegawai.

Ia menekankan bahwa, kedisiplinan bukan hanya soal hadir saat apel, tetapi juga menjalankan tugas secara konsisten hingga berakhirnya jam kerja.

Bupati juga mengingatkan pegawai Setda agar mampu menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Merangin selanjutnya diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap kedisiplinan pegawai sebagai tindak lanjut dari temuan sidak tersebut.(*)




98 Kendaraan Pemkot Jambi Dilelang, Nilai Limit Tembus Rp1,63 Miliar! Cek di Sini untuk Paket Kendaraannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Sebanyak 98 kendaraan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi masuk dalam daftar Barang Milik Daerah (BMD) yang akan dilelang secara terbuka.

Kendaraan tersebut terdiri atas mobil, kendaraan roda tiga, dan sepeda motor.

Seluruhnya ditawarkan dalam kondisi rusak berat dengan sistem penjualan as is where is, sehingga calon peserta perlu memeriksa kondisi fisik kendaraan sebelum mengajukan penawaran.

Puluhan kendaraan tersebut tidak dilelang secara individual. Pemkot Jambi mengelompokkannya ke dalam 24 lot dengan jumlah dan jenis kendaraan yang berbeda.

Jika seluruh nilai limit 24 lot digabungkan, nilainya mencapai sekitar Rp1,634 miliar. Sementara total uang jaminan yang harus disiapkan peserta mencapai sekitar Rp1,225 miliar.

Lot 23 Jadi yang Termahal

Dari 24 lot yang ditawarkan, Lot 23 memiliki nilai limit paling tinggi.

Lot tersebut berisi 10 kendaraan yang terdiri atas tujuh kendaraan roda empat dan tiga kendaraan roda dua.

Nilai limitnya mencapai Rp252,730 juta, dengan uang jaminan sebesar Rp189,547 juta.

Posisi berikutnya ditempati Lot 24. Lot ini juga berisi 10 kendaraan, terdiri atas tujuh kendaraan roda empat dan tiga kendaraan roda dua.

Nilai limit Lot 24 mencapai Rp123,516 juta, sedangkan uang jaminannya ditetapkan sebesar Rp92,637 juta.

Ada Lot dengan Limit Rp14 Jutaan

Sementara itu, peserta yang mencari lot dengan nilai limit paling rendah dapat melihat Lot 16.

Lot tersebut berisi empat kendaraan, yakni dua kendaraan roda tiga dan dua kendaraan roda dua.

Nilai limitnya ditetapkan sebesar Rp14,391 juta, dengan uang jaminan Rp10,739 juta.

Perbedaan nilai antar-lot cukup besar karena jenis, jumlah, dan kondisi kendaraan yang ditawarkan juga berbeda.

Ada Innova, Avanza hingga Motor

Kendaraan yang masuk dalam daftar lelang memiliki jenis dan merek yang beragam.

Untuk kendaraan roda empat, objek lelang antara lain mencakup Toyota Kijang Innova, Toyota Avanza, Mitsubishi, Isuzu, Daihatsu, Chevrolet, Suzuki, dan Nissan.

Sementara kendaraan roda dua dan roda tiga terdiri atas sejumlah merek, seperti Yamaha, Honda, Suzuki, Viar, Kaisar, dan Bajaj.

Seluruh objek lelang berada di Kantor Wali Kota Jambi, Jalan Jenderal Basuki Rachmat Nomor 1, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Kendaraan Dijual Apa Adanya

Kabid Aset BPKAD Kota Jambi, Lucky, mengingatkan calon peserta agar tidak hanya mempertimbangkan nilai limit ketika mengikuti lelang.

Menurutnya, kondisi setiap kendaraan harus menjadi perhatian karena seluruh objek ditawarkan dalam kondisi apa adanya.

“Karena kendaraan dilelang dalam kondisi apa adanya, kami mengimbau calon peserta untuk melihat langsung objek yang akan dilelang. Peserta juga harus memahami ketentuan dan persyaratan yang berlaku sebelum mengajukan penawaran,” kata Lucky.

Calon peserta yang mengikuti lelang juga perlu memahami bahwa kendaraan ditawarkan dengan kondisi as is where is.

Karena itu, pemeriksaan langsung terhadap kendaraan menjadi bagian penting sebelum menentukan penawaran.

Peserta yang kemudian ditetapkan sebagai pemenang dianggap telah mengetahui dan menerima kondisi fisik objek sesuai keadaan saat lelang.

Penawaran Dilakukan Secara Online

Pemkot Jambi melaksanakan lelang melalui mekanisme open bidding secara online.

Lucky mengatakan, peserta yang berminat harus mencermati informasi setiap lot, termasuk nilai limit, uang jaminan, jenis kendaraan, serta kondisi objek.

Peserta juga wajib memenuhi persyaratan administrasi dan memastikan penyetoran uang jaminan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Lelang kendaraan tersebut menjadi bagian dari proses pengelolaan Barang Milik Daerah Pemkot Jambi.

Melalui mekanisme lelang terbuka, pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti proses penawaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Cek di sini DAFTAR KENDARAAN LELANG PEMKOT JAMBI OKTOBER 2026(*)




Harga Emas Antam 7 Oktober 2026 Naik Lagi, Ini Rincian Lengkapnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Harga emas Antam 1 gram kini mencapai Rp2.580.000, naik Rp10.000 dibandingkan harga sebelumnya Rp2.570.000 per gram.

Data harga tersebut mengacu pada laman resmi Logam Mulia yang dipantau di Jakarta pada pukul 09.05 WIB.

Kenaikan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback emas Antam. Pada perdagangan hari ini, harga buyback berada di level Rp2.391.000 per gram.

Pergerakan harga emas batangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan harga yang ditetapkan pada laman resmi Logam Mulia.

Harga Emas Antam Hari Ini

Bagi masyarakat yang ingin membeli emas Antam, harga berbeda sesuai berat pecahan.

Harga dasar emas Antam pada Rabu, 7 Oktober 2026 tercatat sebagai berikut:

  • 0,5 gram: Rp1.340.000

  • 1 gram: Rp2.580.000

  • 2 gram: Rp5.100.000

  • 3 gram: Rp7.625.000

  • 5 gram: Rp12.675.000

  • 10 gram: Rp25.295.000

  • 25 gram: Rp63.112.000

  • 50 gram: Rp126.145.000

  • 100 gram: Rp252.212.000

  • 250 gram: Rp630.265.000

  • 500 gram: Rp1.260.320.000

  • 1.000 gram: Rp2.520.600.000

Buyback Emas Antam dan Ketentuan Pajak

Selain harga jual, investor emas juga perlu memperhatikan ketentuan pajak ketika melakukan transaksi.

Untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, pembeli kembali akan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut langsung dipotong dari nilai transaksi buyback.

Sementara itu, pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum pada laman resmi Logam Mulia.

Dengan harga buyback Rp2.391.000 per gram, pemilik emas yang hendak menjual kembali emas Antam perlu memperhitungkan potongan pajak apabila nilai transaksinya melewati batas yang ditetapkan.

Harga Emas Antam Bisa Berubah

Harga emas Antam bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Karena itu, calon pembeli maupun investor yang hendak melakukan transaksi disarankan mengecek kembali harga terbaru sebelum membeli atau menjual emas.

Kenaikan Rp10.000 pada harga emas 1 gram hari ini membuat harga Antam kembali berada di level Rp2,58 juta per gram.

Perubahan harga tersebut menjadi informasi penting bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan waktu pembelian maupun penjualan emas sebagai instrumen investasi.(*)