SMK Nusantara Pertahankan Gelar Juara AXIS Nation Cup 2026, Taklukkan SMAN 21 Bandung 2-1

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – SMK Nusantara kembali membuktikan dominasinya di kompetisi futsal pelajar nasional.

Tim asal Jakarta tersebut sukses mempertahankan gelar juara putra AXIS Nation Cup (ANC) 2026 setelah mengalahkan SMAN 21 Bandung dengan skor tipis 2-1 dalam partai final di Istora Senayan, Sabtu 31 Oktober 2026.

Sementara itu, gelar juara kategori putri menjadi milik MAN 1 Kabupaten Sukabumi. Mereka tampil meyakinkan dengan menaklukkan SMAN 1 Kepahiang dengan skor 4-1.

Keberhasilan SMK Nusantara mempertahankan gelar semakin mempertegas konsistensi tim tersebut dalam kompetisi yang digelar PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui merek layanan AXIS.

Pertandingan final putra berlangsung menegangkan. SMK Nusantara sempat unggul dua gol, tetapi SMAN 21 Bandung memperkecil ketertinggalan melalui gol pada lima menit terakhir.

Tekanan terus mengalir hingga penghujung pertandingan.

Namun, SMK Nusantara mampu mempertahankan keunggulan dan memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengunci gelar juara nasional ANC 2026.

Prestasi tersebut melanjutkan perjalanan positif SMK Nusantara di AXIS Nation Cup.

Setelah menjadi runner-up pada penyelenggaraan perdana tahun 2023, tim ini berhasil merebut gelar juara pada 2025 dan kembali mempertahankannya pada 2026.

Pada pertandingan perebutan tempat ketiga kategori putra, SMAN 2 Raha tampil dominan dengan mengalahkan MAN 2 Samarinda melalui skor telak 5-0.

AXIS Nation Cup 2026 bukan sekadar kompetisi futsal antarsekolah. Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, turnamen ini berkembang menjadi salah satu wadah pencarian dan pengembangan bakat olahraga di kalangan pelajar Indonesia.

Sepanjang penyelenggaraan, kompetisi menjangkau 40 kota dengan melibatkan 1.730 tim sekolah dan sekitar 17.300 atlet atau pelajar.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari jumlah kunjungan yang mencapai lebih dari 390 ribu orang sepanjang rangkaian kegiatan.

Ribuan pengunjung turut memadati Istora Senayan saat Grand Final berlangsung.

Chief AXIS Officer XLSMART, Azher Javid, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan dan semangat kompetitif sepanjang turnamen.

“Selamat kepada SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi yang berhasil meraih gelar juara ANC 2026, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan, semangat juang, kerja sama, dan sportivitas sepanjang kompetisi,” ujar Azher.

Menurutnya, perjalanan peserta dari berbagai daerah hingga mencapai panggung nasional memperlihatkan besarnya potensi generasi muda Indonesia.

AXIS ingin menjadikan kompetisi ini sebagai ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta membuka peluang meraih prestasi yang lebih tinggi.

Tak hanya memberikan gelar juara, AXIS Nation Cup 2026 juga menghadirkan peluang pembinaan bagi atlet muda berprestasi.

Melalui kolaborasi strategis dengan Federasi Futsal Indonesia (FFI), tim juara kategori putra berkesempatan mengikuti Intensive Training Program dan proses talent scouting bersama pelatih nasional bersertifikat AFC.

Program tersebut menjadi salah satu jalur untuk mengenali potensi pemain muda sekaligus membuka kesempatan mereka mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Selain penghargaan untuk tim, panitia juga memberikan apresiasi individu kepada pemain terbaik putra, pemain terbaik putri, serta pelatih yang menunjukkan performa menonjol sepanjang turnamen.

Berikut hasil akhir Grand Final AXIS Nation Cup 2026:

Kategori Putra

  • Juara 1: SMK Nusantara
  • Juara 2: SMAN 21 Bandung
  • Juara 3: SMAN 2 Raha

Kategori Putri

  • Juara 1: MAN 1 Kabupaten Sukabumi
  • Juara 2: SMAN 1 Kepahiang

Hasil pertandingan:

  • Final putra: SMK Nusantara 2-1 SMAN 21 Bandung.
  • Final putri: MAN 1 Kabupaten Sukabumi 4-1 SMAN 1 Kepahiang.
  • Perebutan juara ketiga putra: SMAN 2 Raha 5-0 MAN 2 Samarinda.

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 juga menghadirkan festival hiburan yang menyatukan olahraga, musik, dan aktivitas digital.

Sejumlah musisi nasional turut memeriahkan acara, di antaranya JKT48, Bernadya, Inul Daratista, Dia feat. Naufal Syachreza, hingga Oom Leo feat. Mingse.

Suasana pertandingan semakin menarik dengan kehadiran pengamat sepak bola OFFSIDE DUO, Coach Justin dan Panji Suryono, yang memberikan ulasan taktis selama kompetisi.

Pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas interaktif melalui booth Gamefinity, AXISNET Minigames, penukaran AXIS Coin untuk merchandise resmi, serta kesempatan memperoleh Mystery AIGO.

Beragam pilihan kuliner dari mitra pendukung turut melengkapi pengalaman pengunjung di Istora Senayan.

Di tengah kemeriahan pertandingan dan hiburan, XLSMART menghadirkan dukungan konektivitas melalui AXIS 5G AF (Absolute Fast).

Layanan tersebut mendukung aktivitas digital peserta, suporter, dan pengunjung selama acara berlangsung.

Pelanggan dengan perangkat serta layanan yang kompatibel dapat mengakses aplikasi, mengunggah foto dan video, serta membagikan momen pertandingan secara langsung.

Dukungan tersebut sejalan dengan upaya XLSMART memperkuat kualitas jaringan dan menghadirkan konektivitas sesuai kebutuhan generasi muda.

Perusahaan juga mencatat pencapaian merek layanan XL melalui empat penghargaan Ookla Speedtest Awards semester pertama 2026, yakni Best Mobile Network in Indonesia 2026, Best 5G Network 2026, Fastest 5G 2026, dan Best 5G Video Experience 2026.

Secara nasional, XLSMART mengoperasikan lebih dari 265.000 BTS yang melayani lebih dari 69 juta pelanggan di Indonesia.

Melalui AXIS Nation Cup, XLSMART ingin memperluas kontribusinya dalam mendukung olahraga pelajar sekaligus menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi, mengembangkan potensi, dan membangun prestasi.

Keberhasilan penyelenggaraan ANC 2026 juga memperlihatkan bahwa kompetisi olahraga sekolah dapat menjadi pintu masuk pembinaan atlet muda sekaligus menghadirkan pengalaman hiburan dan konektivitas digital dalam satu kegiatan.(*)




Pengendara Tol Trans Sumatera Perlu Tahu, Ini Fasilitas dan Lokasi Rest Area Kelolaan Hutama Karya

SUMATERA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengguna Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kini memiliki puluhan titik persinggahan untuk beristirahat selama perjalanan.

PT Hutama Karya (Persero) mengelola 35 rest area yang tersebar di sejumlah ruas tol, terdiri dari 30 rest area Tipe A dan lima rest area Tipe B.

Menariknya, Hutama Karya juga menyediakan rest area mini di Jalan Tol Palembang–Indralaya (Palindra), meskipun ruas tol tersebut hanya memiliki panjang sekitar 22 kilometer dan tidak wajib menyediakan rest area berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Fasilitas tambahan ini menunjukkan perhatian perusahaan terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama untuk mengantisipasi risiko kecelakaan akibat kelelahan dan rasa kantuk saat berkendara.

Rest area mini di Tol Palindra menyediakan toilet, musala, serta pilihan jajanan bagi pengendara yang membutuhkan tempat singgah sebelum melanjutkan perjalanan.

Langkah tersebut sejalan dengan kampanye keselamatan berkendara Selamat Sampai Tujuan (SETUJU) yang mendorong pengendara agar tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh mulai lelah.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengatakan perusahaan terus meningkatkan kualitas pelayanan rest area sebagai bagian dari komitmen menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman.

Saat ini, 35 rest area kelolaan Hutama Karya tersebar di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera, yakni:

  • Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka).
  • Indralaya–Prabumulih (Indraprabu).
  • Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba).
  • Pekanbaru–Dumai (Permai).
  • Pekanbaru–Bangkinang.
  • Padang–Sicincin.
  • Binjai–Stabat.
  • Indrapura–Kisaran (Inkis).
  • Sigli–Banda Aceh.
  • Betung–Tempino–Jambi (Betejam).

Hutama Karya menyesuaikan tipe dan kelengkapan rest area dengan karakteristik ruas tol, volume lalu lintas, jarak perjalanan, serta kebutuhan fasilitas pendukung.

Pengguna jalan juga dapat memanfaatkan aplikasi Mozy melalui fitur MoRestArea untuk memperoleh informasi lokasi rest area selama perjalanan.

Selain memperluas fasilitas persinggahan, Hutama Karya menaruh perhatian pada kebersihan toilet, musala, area makan, dan ruang publik yang digunakan bersama.

Iwan Hermawan menyebut kualitas pelayanan tidak selalu bergantung pada fasilitas besar.

Kebersihan toilet dan kenyamanan tempat istirahat juga menjadi bagian penting dari pengalaman pengguna jalan.

“Bagi kami, pelayanan yang baik tidak selalu hadir melalui hal-hal besar. Toilet yang bersih, tempat beristirahat yang nyaman, hingga lingkungan yang tertata merupakan bentuk perhatian sederhana yang memiliki arti bagi pengguna jalan,” ujar Iwan.

Untuk menjaga kualitas fasilitas, Hutama Karya melakukan pembersihan secara berkala, memantau kondisi sarana dan prasarana, serta berkoordinasi dengan petugas pengelola rest area.

Perusahaan juga memberikan perhatian khusus pada toilet karena fasilitas tersebut memiliki tingkat penggunaan tinggi dan membutuhkan pemeliharaan lebih intensif.

Namun, perusahaan menilai petugas kebersihan tidak bisa bekerja sendiri.

Pengunjung juga perlu menjaga fasilitas yang mereka gunakan, mulai dari menyiram toilet setelah pemakaian, menjaga kebersihan wastafel, hingga membuang sampah pada tempatnya.

“Kami memahami bahwa rest area merupakan fasilitas bersama yang digunakan oleh banyak orang dengan kebutuhan dan kebiasaan yang beragam. Petugas kami terus berupaya menjaga kebersihan secara berkala, namun kenyamanan yang berkelanjutan tentu akan lebih mudah terwujud apabila setiap pengunjung turut mengambil peran,” tambahnya.

Hutama Karya juga membuka saluran pengaduan bagi masyarakat yang menemukan fasilitas rest area dalam kondisi kurang baik atau membutuhkan penanganan petugas.

Pengguna jalan dapat menyampaikan kritik, saran, dan laporan melalui beberapa kanal resmi berikut:

  • Call center: 150-700
  • WhatsApp: 0811-277-000
  • Aplikasi Mozy melalui fitur Feedback.

Setiap laporan dan masukan pengguna menjadi bahan evaluasi perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Iwan menegaskan, Hutama Karya ingin membangun budaya kepedulian bersama agar rest area tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga ruang publik yang nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Melalui pengelolaan 35 rest area dan peningkatan fasilitas di berbagai ruas JTTS, Hutama Karya berkomitmen menghadirkan pelayanan yang mengutamakan kenyamanan, keselamatan, dan kebutuhan masyarakat.

Perusahaan mengajak seluruh pengguna jalan untuk memanfaatkan fasilitas secara bijak dan menjaga kebersihan agar setiap orang dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman.(*)




Tempuh 700 Km Padang-Kerinci, Yamalube Pro Expedition Uji Performa Motor Yamaha di Jalur Ekstrem

PADANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Perjalanan sejauh kurang lebih 700 kilometer dari Padang menuju Kerinci dan kembali melalui kawasan Mandeh menjadi tantangan utama dalam gelaran perdana Yamalube Pro Expedition.

Melalui kegiatan yang berlangsung pada 27–31 Oktober 2026 ini, Yamaha Indonesia mengajak konsumen menjelajahi jalur Sumatera Barat sekaligus merasakan pengalaman berkendara menggunakan sepeda motor Yamaha dengan pelumas Yamalube.

Mengusung tema Misi Kelok Bumi Andalas, kegiatan ini tidak sekadar menawarkan perjalanan wisata bermotor.

Yamaha juga menghadirkan kesempatan bagi para pengguna untuk merasakan karakter kendaraan saat menghadapi berbagai kondisi jalan, mulai dari tanjakan terjal, tikungan tajam, turunan curam, hingga perubahan suhu ekstrem.

Para peserta menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor masing-masing dengan rute yang menyuguhkan tantangan sekaligus panorama alam Sumatera Barat dan kawasan Kerinci.

Asst. General Manager CS Division Sparepart PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Antonius Widiantoro, mengatakan Yamalube Pro Expedition menjadi langkah baru perusahaan untuk mempererat hubungan dengan konsumen dan komunitas pengendara Yamaha.

“Yamalube Pro Expedition kami hadirkan untuk pertama kalinya sebagai upaya mempererat Yamalube dengan komunitas dan para pengendara Yamaha, seiring perjalanan menuju 60 tahun Yamalube secara global dan 25 tahun di Indonesia,” ungkap Antonius.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada konsumen yang selama ini setia menggunakan pelumas Yamalube.

Dalam perjalanan lintas daerah tersebut, peserta menghadapi beragam kondisi jalan yang menuntut kesiapan kendaraan dan pengendara.

Rute Padang menuju Alahan Panjang melalui Solok Selatan menjadi salah satu bagian perjalanan yang menghadirkan tantangan tersendiri.

Peserta harus melewati kepadatan lalu lintas perkotaan, tanjakan, tikungan tajam, serta turunan yang membutuhkan pengendalian kendaraan secara cermat.

Di tengah kondisi tersebut, Yamaha turut memperkenalkan peran pelumas dalam mendukung kinerja mesin sepeda motor.

Yamalube sendiri memiliki sejumlah varian yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai model kendaraan Yamaha.

Dalam ekspedisi ini, peserta menggunakan beragam tipe sepeda motor, mulai dari XMAX, NMAX “TURBO”, LEXi, GEAR ULTIMA, WR 155, MX-King, XSR 155, hingga R25.

Yamaha juga memperkenalkan beberapa pilihan pelumas, di antaranya Yamalube TURBO MATIC untuk keluarga MAXi Yamaha, Yamalube RS4GP yang digunakan pada lini sport Yamaha dan memiliki keterkaitan dengan dunia balap, serta Yamalube Power Matic yang direkomendasikan untuk skutik Yamaha 125cc seperti GEAR ULTIMA.

Melalui keterlibatan berbagai model kendaraan tersebut, Yamaha ingin memperkenalkan kesesuaian pilihan pelumas dengan karakter dan kebutuhan masing-masing sepeda motor.

Selain tantangan berkendara, perjalanan ini juga menawarkan pengalaman menjelajahi sejumlah destinasi alam yang menjadi daya tarik Sumatera Barat dan kawasan Kerinci.

Alahan Panjang menjadi salah satu persinggahan yang memberikan kesempatan kepada peserta menikmati panorama pegunungan dengan udara sejuk.

Kawasan ini kerap mendapat julukan Swiss van Sumatera Barat karena lanskap alamnya yang khas.

Perjalanan kemudian berlanjut menuju kawasan Gunung Kerinci.

Di sana, peserta mengeksplorasi Rawa Bento menggunakan perahu kecil untuk menikmati hamparan lahan basah dengan latar pegunungan yang memukau.

Petualangan berlanjut menuju kawasan Mandeh yang terkenal dengan panorama laut, pulau-pulau kecil, serta garis pantainya yang menarik.

Perubahan kondisi lingkungan dari kawasan dataran tinggi yang dingin menuju wilayah pesisir yang lebih panas menjadi bagian lain dari pengalaman perjalanan.

Kondisi tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya perawatan kendaraan, termasuk pemilihan pelumas yang sesuai dengan spesifikasi mesin.

Di luar perjalanan ratusan kilometer, Yamalube Pro Expedition juga menghadirkan ruang interaksi bagi sesama pengguna Yamaha.

Sepanjang kegiatan, peserta mengikuti berbagai aktivitas dan permainan yang mendorong kebersamaan, memperluas pertemanan, serta membangun solidaritas antarpengendara.

Hari, salah seorang peserta pengguna XMAX Connected asal Padang, Sumatera Barat, mengaku mendapatkan pengalaman berkesan melalui kegiatan tersebut.

“Yamalube Pro Expedition ini menjadi pengalaman berkendara yang sangat berkesan, apalagi bisa menjelajahi rute Padang menuju Kerinci lalu ke Mandeh via Sungai Penuh menggunakan XMAX dengan pemandangan alam yang luar biasa dan kondisi jalan yang cukup menantang serta semakin seru karena riding bareng sesama pengendara Yamaha lainnya,” ujar Hari.

Ia berharap Yamaha terus menghadirkan kegiatan serupa agar para pengguna dapat menikmati pengalaman berkendara sekaligus memperkuat hubungan dengan komunitas.

Selain menggelar ekspedisi, Yamaha Indonesia bersama Yamalube juga terus mengampanyekan penggunaan pelumas asli dan mengajak konsumen lebih waspada terhadap peredaran oli palsu.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui program Sobek Label Yamalube.

Program ini memberikan kesempatan kepada konsumen untuk memenangkan hadiah dengan total nilai ratusan juta rupiah, termasuk sepeda motor, sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Melalui kampanye tersebut, Yamaha mengingatkan konsumen agar memperhatikan keaslian produk saat membeli pelumas untuk kendaraannya.

Kehadiran Yamalube Pro Expedition sekaligus menjadi bagian dari upaya Yamaha membangun kedekatan dengan konsumen melalui pengalaman langsung, aktivitas komunitas, serta edukasi mengenai pentingnya memilih pelumas sesuai kebutuhan sepeda motor.(*)




Pawai MTQH ke-55 Makin Semarak, Masjid Baitul Makmur Jadi Identitas Kontingen Merangin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kontingen Kabupaten Merangin mencuri perhatian dalam Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi di Kota Jambi, Sabtu malam 31 Oktober 2026.

Membawa mobil hias berbentuk replika Masjid Baitul Makmur, rombongan Merangin tampil menonjol di hadapan ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai.

Replika masjid kebanggaan Kabupaten Merangin tersebut menjadi daya tarik utama penampilan kontingen.

Berdiri megah di atas kendaraan hias, miniatur Masjid Baitul Makmur sekaligus memperkenalkan salah satu identitas daerah kepada masyarakat yang menyaksikan kemeriahan pawai.

Kontingen Merangin mengerahkan 62 orang dalam kegiatan tersebut.

Mereka tampil dengan kekompakan barisan dan membawa semangat untuk memperkenalkan daerah sekaligus menyambut pelaksanaan MTQH ke-55.

Pawai Ta’aruf yang diikuti lebih dari 3.000 peserta dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dari Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Kota Baru.

Rombongan kemudian bergerak menuju kawasan Tugu Keris Siginjai sebagai titik akhir kegiatan.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran berbagai kontingen dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi, termasuk penampilan pasukan berkuda dari kalangan santri tuan rumah.

Penampilan kontingen Merangin mendapat apresiasi langsung dari Asisten I Setda Merangin sekaligus Ketua Official MTQH Kabupaten Merangin, Sukoso, yang hadir mewakili Bupati Merangin M. Syukur.

Sukoso mengaku bangga melihat kekompakan dan totalitas rombongan Merangin dalam mengikuti pawai pembuka MTQH tersebut.

Menurutnya, mobil hias berbentuk Masjid Baitul Makmur bukan sekadar pelengkap penampilan, tetapi juga menjadi representasi kebanggaan masyarakat Merangin terhadap identitas daerahnya.

“Kami sangat bangga dan terpesona melihat penampilan memukau kafilah Merangin malam ini. Mobil hias Masjid Baitul Makmur yang kita tampilkan berhasil mencuri perhatian publik dan menjadi simbol kebanggaan identitas daerah Kabupaten Merangin,” ungkap Sukoso.

Ia menilai penampilan tersebut mencerminkan kesiapan, kekompakan, dan semangat seluruh anggota kontingen dalam mengikuti rangkaian MTQH ke-55.

Lebih dari sekadar memeriahkan pawai, Sukoso berharap penampilan kontingen Merangin menjadi awal yang positif sebelum para peserta memasuki arena perlombaan.

Ia menginginkan semangat kebersamaan yang terlihat dalam Pawai Ta’aruf terus terjaga selama seluruh rangkaian MTQH berlangsung.

“Penampilan luar biasa ini adalah wujud kesiapan mental, kekompakan, dan semangat tinggi kita. Semoga ini menjadi energi positif bagi kafilah Merangin untuk meraih prestasi gemilang sepanjang gelaran MTQH ke-55 ini,” lanjutnya.

Setelah mengikuti Pawai Ta’aruf, kontingen Merangin bersiap melanjutkan perjuangan dalam berbagai cabang perlombaan MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi yang dijadwalkan memasuki seremoni pembukaan pada Minggu malam 1 November 2026.

Penampilan melalui replika Masjid Baitul Makmur menjadi salah satu cara kontingen Merangin menunjukkan identitas daerah.

Kini, tantangan berikutnya adalah membawa semangat dan kekompakan tersebut ke arena perlombaan untuk mengharumkan nama Kabupaten Merangin.(*)




Wabup Muslimin Tanja Apresiasi Sambutan Kota Jambi, Minta Kafilah Tanjab Timur Tampil Optimal di MTQH ke-55

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja, mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Jambi terhadap kafilah Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi.

Menurut Muslimin, penyambutan langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi menjadi bentuk penghormatan sekaligus memberikan kesan positif bagi seluruh anggota kafilah yang datang untuk mengikuti ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Apresiasi itu disampaikan Muslimin saat mendampingi kafilah Tanjung Jabung Timur dalam rangkaian penyambutan peserta MTQH di Lobi Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu 31 Oktober 2026.

“Kami sangat terharu dan tersanjung karena disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi. Ini adalah sebuah kehormatan tentunya bagi para kafilah kami Tanjung Jabung Timur, terlebih di tengah efisiensi Kota Jambi bisa menggelar MTQH dengan megah,” ungkap Muslimin.

Ia menilai sambutan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun suasana kekeluargaan antara tuan rumah dan seluruh peserta dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat. Mudah-mudahan ini menjadi silaturahmi yang lebih kuat antardaerah,” lanjutnya.

Selain menyampaikan apresiasi kepada tuan rumah, Muslimin memberikan pesan khusus kepada seluruh anggota kafilah Tanjung Jabung Timur agar mempersiapkan diri dengan baik selama mengikuti perlombaan.

Ia berharap para peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap cabang yang mereka ikuti.

Namun, prestasi bukan satu-satunya hal yang perlu menjadi perhatian.

Muslimin juga meminta kafilah menjaga sikap, menghormati sesama peserta, serta menghargai masyarakat dan lingkungan selama berada di Kota Jambi.

“Jadikan Kota Jambi sebagai tempat kalian semua, dan tetap saling menghormati dan menghargai,” pesannya.

Menurutnya, MTQH bukan hanya ruang untuk berkompetisi dan mengejar prestasi, tetapi juga kesempatan memperluas persaudaraan, membangun pengalaman, serta memperkuat hubungan antardaerah melalui syiar Islam.

Muslimin berharap seluruh rangkaian MTQH ke-55 berjalan aman dan lancar.

Ia juga menginginkan kegiatan tersebut memberikan manfaat lebih luas, terutama dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat di Provinsi Jambi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jambi selaku tuan rumah telah menuntaskan rangkaian penyambutan seluruh kafilah yang datang dari berbagai kabupaten dan kota.

Wakil Wali Kota Jambi sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyambut langsung kedatangan para peserta bersama Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan dan jajaran pemerintah kota.

Secara keseluruhan, MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi diikuti 1.178 orang, termasuk official dan pendamping.

Melalui keikutsertaan dalam ajang tersebut, Muslimin berharap kafilah Tanjung Jabung Timur dapat membawa nama baik daerah, memberikan penampilan terbaik, serta menjadikan pengalaman mengikuti MTQH sebagai bagian dari upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman.(*)




Wabup Gerry Trisatwika Pesan Kafilah Sarolangun Jaga Nama Baik Daerah di MTQH ke-55 Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, meminta seluruh anggota kafilah Kabupaten Sarolangun menjaga kesehatan, menunjukkan kemampuan terbaik, serta menjunjung tinggi budi pekerti selama mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi di Kota Jambi.

Pesan tersebut disampaikan Gerry saat mendampingi kafilah Sarolangun dalam rangkaian penyambutan peserta MTQH di Lobi Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu 31 Oktober 2026.

Gerry yang bertindak sebagai Ketua Pendamping Kafilah Sarolangun menegaskan bahwa keikutsertaan dalam MTQH bukan hanya tentang meraih prestasi melalui perlombaan, tetapi juga kesempatan membawa nama baik daerah melalui sikap, perilaku, dan akhlak para peserta.

“Tunjukkan budi pekerti masyarakat Sarolangun yang dapat membanggakan daerah. Terima kasih juga kepada para pendamping yang telah mempersiapkan dan mendukung kafilah dengan baik. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” pesan Gerry.

Ia juga mengingatkan para peserta agar menjaga kondisi fisik dan stamina selama mengikuti seluruh cabang perlombaan.

Menurutnya, kesiapan peserta menjadi salah satu hal penting agar mereka dapat menampilkan kemampuan secara optimal.

Selain memberikan motivasi kepada kafilah, Gerry menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi selaku tuan rumah MTQH ke-55 atas sambutan yang diberikan kepada rombongan Kabupaten Sarolangun.

Ia berharap penyelenggaraan MTQH tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga memperkuat hubungan persaudaraan dan silaturahmi antarkabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

“Kami mengapresiasi sambutan Kota Jambi selaku tuan rumah. Kami berharap momentum ini benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antardaerah di Provinsi Jambi,” ungkapnya.

Menurut Gerry, pertemuan para kafilah dari seluruh daerah dalam satu kegiatan keagamaan menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat di Provinsi Jambi.

Ia juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjadikan MTQH sebagai momentum untuk berdoa bersama agar Provinsi Jambi senantiasa dijauhkan dari berbagai bencana.

“Melalui syiar Islam dan hadirnya generasi yang berakhlak baik, semoga Provinsi Jambi senantiasa dijauhkan dari bencana alam,” ujarnya.

Kehadiran kafilah Sarolangun menjadi bagian dari rangkaian penyambutan peserta MTQH ke-55 yang digelar Pemerintah Kota Jambi sebagai tuan rumah.

Wakil Wali Kota Jambi sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyambut langsung kedatangan para kafilah bersama Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan dan jajaran pemerintah daerah.

Pada hari kedua penyambutan, sejumlah kafilah tiba secara bergantian, mulai dari Kota Sungai Penuh, Tanjung Jabung Barat, Sarolangun, Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tebo, hingga Kabupaten Merangin sebagai rombongan terakhir.

Secara keseluruhan, MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi diikuti 1.178 orang yang terdiri dari peserta, official, dan pendamping.

Dalam kesempatan tersebut, Diza menyampaikan bahwa MTQH bukan sekadar kompetisi untuk mengejar kemenangan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana memperluas syiar Islam, mempererat persaudaraan, serta membangun generasi muda yang mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Penyelenggaraan MTQH ke-55 di Kota Jambi juga mengusung konsep pembukaan 1001 malam yang mengangkat sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Kota Jambi.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, Gerry berharap kafilah Sarolangun dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan baik, menjaga kekompakan, serta memberikan kontribusi positif bagi nama baik Kabupaten Sarolangun di tingkat Provinsi Jambi.(*)




Semarak Pawai Ta’aruf MTQH ke-55, Maulana Ajak Generasi Muda Cintai Al-Qur’an

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ribuan warga memadati kawasan Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, Sabtu malam 31 Oktober 2026, untuk menyaksikan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi.

Pawai yang melibatkan sekitar 3.000 peserta tersebut tidak hanya menghadirkan kemeriahan syiar Islam, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kota Jambi mencatat sekitar 150 tenant UMKM ikut meramaikan rangkaian kegiatan MTQH tahun ini.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, melepas langsung rombongan pawai dari kawasan Gedung Olahraga dan Seni Kota Baru.

Peserta kemudian bergerak menuju Tugu Keris Siginjai dan disambut langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi, unsur Forkopimda Kota Jambi, perwakilan pemerintah kabupaten dan kota, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah, Ketua GOW Marsha Lystia, Ketua DWP Sri Hartati Ridwan, serta jajaran Pemkot Jambi.

Pawai Ta’aruf tahun ini melibatkan berbagai kelompok masyarakat dan komunitas.

Pesertanya terdiri dari kafilah MTQH kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi, Paskibraka Kota Jambi, Drum Band Garuda Putih, marching band sejumlah pesantren, hingga pasukan santri berkuda.

Selain itu, peserta didik SMP, komunitas Bahagia Bersholawat Kota Jambi, Karang Taruna, dan berbagai komunitas keagamaan turut mengambil bagian dalam pawai tersebut.

Kehadiran maskot MTQH ke-55, Bang Baha dan Ayuk Gia, semakin menarik perhatian masyarakat. Keduanya menyapa warga sepanjang rute pawai dan menambah semarak perayaan.

Antusiasme warga yang memadati kawasan Tugu Keris Siginjai memperlihatkan besarnya dukungan masyarakat terhadap penyelenggaraan MTQH ke-55 di Kota Jambi.

Bagi pemerintah daerah, Pawai Ta’aruf bukan sekadar agenda pembuka.

Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan syiar Islam kepada masyarakat luas sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Wali Kota Jambi Maulana mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut menyukseskan Pawai Ta’aruf.

Ia berharap kemeriahan tersebut menjadi dorongan bagi generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilainya.

“Kita berikan motivasi yang tinggi agar generasi muda kita terus semangat belajar dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Maulana.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Kota Jambi sebagai tuan rumah MTQH ke-55.

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab pemerintah bersama masyarakat untuk menghadirkan penyelenggaraan yang berjalan lancar.

Maulana menyebut Pemkot Jambi telah melakukan berbagai persiapan dengan melibatkan masyarakat dan memanfaatkan sejumlah tempat ibadah di Kota Jambi sebagai lokasi perlombaan. MTQH ke-55 sendiri memperlombakan 11 cabang lomba.

Ia turut mengingatkan dewan hakim agar menjaga integritas dan profesionalitas selama menjalankan tugas, terutama dalam memberikan penilaian kepada peserta.

“Berikanlah penilaian yang objektif,” tegasnya.

Maulana juga mengajak masyarakat untuk menghadiri pembukaan MTQH ke-55 pada Minggu malam 1 November 2026.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai pertunjukan, termasuk drama kolosal bernuansa religius yang akan menjadi bagian dari kemeriahan pembukaan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya milik pemerintah maupun peserta MTQH, melainkan juga menjadi perayaan bagi seluruh masyarakat Kota Jambi.

“Besok adalah acara untuk masyarakat, bukan hanya untuk pemerintah. Air dan makanan telah kami siapkan, insyaallah cukup,” ungkap Maulana.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi bentuk keterbukaan pemerintah kepada masyarakat untuk ikut menikmati dan menyukseskan perhelatan MTQH tingkat provinsi tersebut.

Di luar aspek keagamaan, MTQH ke-55 juga menghadirkan peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Maulana mengungkapkan, sekitar 150 tenant UMKM telah mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan.

Selain itu, terdapat ratusan pelaku UMKM lainnya yang ikut meramaikan aktivitas ekonomi selama penyelenggaraan berlangsung.

Kehadiran kafilah, official, pendamping, dan pengunjung dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan permintaan terhadap produk makanan, minuman, kerajinan, serta berbagai kebutuhan masyarakat.

“Dalam kesempatan ini ada lebih kurang 150 tenant UMKM dan ratusan UMKM lainnya, sehingga menggeliatkan aktivitas ekonomi di Kota Jambi,” pungkasnya.

Keterlibatan pelaku usaha tersebut memperlihatkan bahwa penyelenggaraan kegiatan berskala provinsi dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi, selain menikmati kemeriahan acara.

Pawai Ta’aruf yang melibatkan ribuan peserta pun menjadi salah satu penanda dimulainya rangkaian utama MTQH ke-55.

Pemerintah Kota Jambi berharap kegiatan ini tidak hanya melahirkan prestasi di bidang keagamaan, tetapi juga memperkuat persaudaraan, menumbuhkan generasi Qurani, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.(*)




1.178 Orang Meriahkan MTQH ke-55 di Kota Jambi, Ini Pesan Wakil Wali Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi menuntaskan penyambutan seluruh kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi.

Kabupaten Merangin menjadi rombongan terakhir yang tiba di Kota Jambi pada Sabtu 31 Oktober 2026), menandai lengkapnya kedatangan peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mencatat total peserta MTQH ke-55 mencapai 1.178 orang, termasuk official dan pendamping.

Jumlah tersebut akan meramaikan pelaksanaan ajang keagamaan tingkat provinsi yang tahun ini berlangsung di Kota Jambi sebagai tuan rumah.

Wakil Wali Kota Jambi sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyambut langsung kedatangan kafilah Merangin di Lobi Utama Kantor Wali Kota Jambi.

Ia didampingi Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Jambi.

Penyambutan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian penerimaan kafilah yang berlangsung selama dua hari.

Pada hari kedua penyambutan, kafilah Kota Sungai Penuh menjadi rombongan pertama yang tiba pada Sabtu 31 Oktober 2026 pagi.

Setelah itu, rombongan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sarolangun, Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tebo, hingga Merangin menyusul secara bergantian.

Setiap rombongan datang bersama ketua kafilah dan para pendamping yang akan mendukung peserta selama mengikuti perlombaan.

Diza menyampaikan salam dari Wali Kota Jambi sekaligus menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta.

Ia berharap para kafilah dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan menjadikan MTQH sebagai ruang mempererat persaudaraan antardaerah.

Menurutnya, MTQH tidak hanya berorientasi pada persaingan untuk meraih gelar juara.

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana memperluas syiar Islam, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta membentuk generasi muda yang mampu menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain membawa misi keagamaan, penyelenggaraan MTQH ke-55 juga diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Kota Jambi.

Diza menilai kehadiran ribuan peserta, official, dan pendamping dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan dan jasa selama kegiatan berlangsung.

Sebagai kota perdagangan dan jasa, Pemkot Jambi ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia berharap penyelenggaraan MTQH tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“MTQH bukan sekadar kompetisi untuk menentukan siapa pemenangnya. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan menjaga dan menyebarluaskan syiar Islam serta membentuk generasi muda yang mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Diza.

Diza juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk memanfaatkan momentum MTQH sebagai ruang berdoa bersama agar Provinsi Jambi terhindar dari berbagai bencana, termasuk bencana yang berkaitan dengan kondisi kabut asap.

Daya tarik lain dalam pelaksanaan MTQH ke-55 terletak pada konsep pembukaannya. D

iza mengungkapkan bahwa seremoni pembukaan akan mengangkat tema 1001 malam dengan menampilkan sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Kota Jambi.

Konsep tersebut juga akan mengangkat dinamika penyebaran Islam pada masa penjajahan Belanda.

Pengangkatan sejarah lokal dalam seremoni pembukaan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perjalanan perkembangan Islam di Kota Jambi sekaligus memperkenalkan nilai sejarah dan budaya daerah kepada para peserta maupun masyarakat.

Sambutan hangat Pemkot Jambi mendapat apresiasi dari sejumlah kepala daerah yang mendampingi kafilah masing-masing.

Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, yang bertindak sebagai Ketua Pendamping Kafilah Sarolangun, menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang diberikan tuan rumah.

Ia berharap MTQH ke-55 menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan silaturahmi antardaerah di Provinsi Jambi.

“Kami mengapresiasi sambutan Kota Jambi selaku tuan rumah. Kami berharap momentum ini benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antardaerah di Provinsi Jambi,” ungkapnya.

Gerry juga berpesan kepada para kafilah Sarolangun agar menjaga kesehatan dan stamina sehingga dapat memberikan penampilan terbaik dalam setiap cabang perlombaan yang diikuti.

“Tunjukkan budi pekerti masyarakat Sarolangun yang dapat membanggakan daerah. Terima kasih juga kepada para pendamping yang telah mempersiapkan dan mendukung kafilah dengan baik. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” pesannya.

Senada dengan Diza, Gerry turut mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjadikan MTQH sebagai momentum berdoa bersama agar Provinsi Jambi dijauhkan dari berbagai bencana.

“Melalui syiar Islam dan hadirnya generasi yang berakhlak baik, semoga Provinsi Jambi senantiasa dijauhkan dari bencana alam,” singkatnya.

Gerry juga mengingatkan para peserta Sarolangun agar menjaga kesehatan dan stamina selama mengikuti perlombaan.

Ia meminta seluruh kafilah menampilkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga sikap dan nama baik daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur Muslimin Tanja juga menyampaikan apresiasi atas penyambutan langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi.

Menurutnya, sambutan tersebut menjadi bentuk penghormatan bagi seluruh anggota kafilah Tanjung Jabung Timur.

Ia juga menilai penyelenggaraan MTQH tetap dapat menghadirkan kegiatan berskala besar di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Kami sangat terharu dan tersanjung karena disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi. Ini adalah sebuah kehormatan tentunya bagi para kafilah kami Tanjung Jabung Timur, terlebih di tengah efisiensi Kota Jambi bisa menggelar MTQH dengan megah,” ungkap Muslimin.

Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat silaturahmi antardaerah.

Muslimin juga berpesan kepada para peserta agar memberikan penampilan optimal, menjaga sikap, serta saling menghormati selama berada di Kota Jambi.

Dengan seluruh kafilah yang kini telah tiba dan total 1.178 peserta yang terlibat, perhatian selanjutnya tertuju pada pelaksanaan perlombaan dan rangkaian pembukaan MTQH ke-55.

Pemkot Jambi berharap kegiatan ini tidak hanya melahirkan prestasi di bidang tilawah dan cabang perlombaan lainnya, tetapi juga memperkuat syiar Islam, mempererat persaudaraan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sebagai tuan rumah.(*)




Polda Jambi Bongkar 41 Kasus Curanmor, 11 Tersangka Ditangkap dan 41 Kendaraan Diamankan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 41 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diungkap Polda Jambi bersama jajaran Polres selama pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada 26–31 Oktober 2026.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 11 tersangka dan menemukan 41 kendaraan yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian.

Barang bukti yang diamankan terdiri dari 40 sepeda motor dan satu mobil.

Pengungkapan puluhan kasus dalam kurun enam hari ini sekaligus mengungkap pola waktu dan lokasi yang menjadi sasaran pencurian kendaraan bermotor di wilayah Provinsi Jambi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol. Jimmy Christian Samma mengungkapkan hasil operasi tersebut dalam konferensi pers di Polda Jambi.

Ia didampingi Wadir Reskrimum AKBP Imam Rachman dan Kasubbid Multimedia Bidhumas Polda Jambi AKBP Wirmanto D.

Berdasarkan hasil pemetaan kepolisian, aksi pencurian kendaraan bermotor paling banyak terjadi pada rentang pukul 09.00 hingga 17.59 WIB.

Rentang waktu tersebut perlu mendapat perhatian masyarakat, terutama ketika memarkir kendaraan di tempat terbuka atau meninggalkannya tanpa pengawasan.

Polisi juga menemukan sejumlah modus yang digunakan pelaku.

Di antaranya membawa kendaraan tanpa izin, merusak kunci kontak, menggunakan kunci palsu, hingga membongkar bagian kendaraan untuk mempermudah pencurian.

Dari sisi lokasi, kawasan perumahan dan permukiman, perkebunan, pertokoan, serta tempat ibadah masuk dalam kategori lokasi yang rawan.

Polisi juga menemukan kasus di jalan umum, rumah kos, area parkir, sekolah, perkantoran, pasar, hingga tempat hiburan.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa pencurian kendaraan tidak hanya mengincar satu jenis lingkungan.

Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan keamanan kendaraan di berbagai tempat aktivitas sehari-hari.

Selain mengungkap kasus dan mengamankan tersangka, Polda Jambi meminta masyarakat yang kehilangan kendaraan agar segera melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang telah diamankan.

Pemilik kendaraan dapat mendatangi kantor polisi terdekat dengan membawa dokumen kepemilikan, terutama STNK dan BPKB.

Dokumen tersebut akan membantu petugas mencocokkan identitas kendaraan dengan barang bukti hasil pengungkapan.

“Kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor agar segera mendatangi kantor polisi terdekat dengan membawa bukti kepemilikan kendaraan, seperti STNK dan BPKB, sehingga dapat dilakukan pengecekan dan pencocokan terhadap kendaraan yang berhasil diamankan,” ujar Jimmy.

Langkah ini penting agar kendaraan yang berhasil ditemukan dapat melalui proses identifikasi dan penanganan sesuai prosedur hukum.

Jimmy mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap keamanan kendaraan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.

Pemilik kendaraan juga perlu mengambil langkah pencegahan untuk mempersempit peluang pelaku melakukan pencurian.

Ia menyarankan warga menggunakan kunci pengaman tambahan, memilih lokasi parkir yang aman, serta tidak meninggalkan kunci pada kendaraan.

Masyarakat juga diminta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan atau menjadi korban pencurian kendaraan bermotor.

Laporan dapat disampaikan melalui kantor polisi terdekat maupun layanan Call Center Polri 110.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci pengaman ganda, memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman, serta tidak meninggalkan kunci pada kendaraan,” katanya.

Polda Jambi menyatakan akan melanjutkan KRYD, memperkuat langkah pencegahan, dan meningkatkan penegakan hukum untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor.

Pengungkapan 41 kasus ini menjadi salah satu hasil upaya kepolisian dalam menangani curanmor di wilayah Jambi.

Namun, upaya menekan kejahatan tersebut juga membutuhkan partisipasi masyarakat, mulai dari menjaga keamanan kendaraan hingga segera melaporkan tindak pidana kepada petugas.

Dengan 41 kendaraan yang telah diamankan, masyarakat yang merasa kehilangan motor maupun mobil kini memiliki kesempatan untuk mengecek kemungkinan kendaraannya termasuk dalam barang bukti hasil pengungkapan tersebut.(*)




KAI Logistik Tingkatkan Kemudahan Layanan Pelanggan melalui Fitur Live Chat pada Aplikasi KAI Logistik TRAX

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — KAI Logistik terus memperkuat inovasi digital untuk meningkatkan kemudahan dan kualitas layanan kepada pelanggan. Melalui KALOG Express, lini bisnis yang berfokus pada layanan pengiriman barang retail, KAI Logistik menghadirkan fitur baru berupa live chat dengan Customer Service (CS) pada aplikasi KAI Logistik TRAX.

Fitur ini memungkinkan pelanggan memperoleh bantuan dan informasi secara lebih mudah saat mengakses layanan melalui aplikasi, sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan pengalaman layanan yang semakin praktis dan terintegrasi.

KAI Logistik TRAX merupakan aplikasi digital yang mendukung kemudahan pelanggan dalam mengakses layanan KAI Logistik, khususnya untuk kebutuhan pengiriman barang melalui KALOG Express. Pengembangan fitur live chat melengkapi fungsi aplikasi yang tidak hanya mendukung proses pemesanan secara digital, tetapi juga menyediakan akses komunikasi langsung dengan Customer Service. Sehingga pelanggan dapat lebih mudah memperoleh informasi maupun menyampaikan pertanyaan ketika membutuhkan bantuan selama menggunakan layanan.

Kehadiran fitur live chat juga mendukung konsep one stop service, yaitu kemudahan mengakses layanan dan memperoleh dukungan informasi dalam satu platform digital tanpa harus berpindah ke kanal komunikasi lain. Untuk menggunakannya, pelanggan perlu melakukan log in terlebih dahulu ke aplikasi KAI Logistik TRAX, kemudian mengakses fitur live chat sesuai kebutuhan.

Manager of Public Relations KAI Logistik, Adjeng Putri Adhatu, menyampaikan bahwa pengembangan fitur ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

“Inovasi digital tidak hanya berfokus pada kemudahan pelanggan dalam melakukan pemesanan, tetapi juga bagaimana kami dapat memberikan dukungan selama pelanggan menggunakan layanan. Melalui fitur live chat pada aplikasi KAI Logistik TRAX, kami ingin mempermudah pelanggan dalam memperoleh informasi dan bantuan ketika dibutuhkan, sehingga pengalaman menggunakan layanan KALOG Express menjadi semakin nyaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, KAI Logistik terus mendorong optimalisasi kanal digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas interaksi dengan pelanggan. Kemudahan dalam memperoleh informasi dan menyampaikan pertanyaan menjadi aspek penting dalam membangun pengalaman layanan yang positif.

Oleh karena itu, pengembangan aplikasi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, sehingga teknologi dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung akses layanan yang lebih mudah dan efisien.

Melalui kehadiran fitur live chat, KAI Logistik berharap aplikasi KAI Logistik TRAX dapat semakin mendukung kemudahan pelanggan dalam mengakses layanan KALOG Express, mulai dari pemesanan hingga memperoleh bantuan saat diperlukan.

Ke depan, perusahaan akan terus mengembangkan layanan digital secara berkelanjutan dengan mengedepankan kebutuhan pelanggan, sejalan dengan komitmen KAI Logistik untuk menghadirkan solusi logistik yang praktis, terintegrasi, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Tentang KAI Logistik
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis door to door service untuk memberikan pelayanan yang paripurna bagi Pelanggan kereta api yang didukung dengan layanan pra dan purna.

KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Dengan tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi diantaranya KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES