FLOQ Buka Peluang Pengguna Dapat Tiket Konser Kanye West di Jakarta

Penantian penggemar Kanye West di Indonesia akan segera berakhir. Musisi yang kini dikenal dengan nama YE tersebut dijadwalkan tampil untuk pertama kalinya di Indonesia dalam konser YE Live in Jakarta 2026 pada 24 Oktober mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Konser ini dipromotori oleh Raw Vision Collective (RVC), kolektif kreatif yang sebelumnya telah menghadirkan sejumlah pertunjukan musik internasional di Jakarta. RVC memastikan visi kreatif yang menjadi ciri khas pertunjukan YE turut hadir di Jakarta, dengan musik, visual, tata panggung, fashion, lighting, hingga storytelling menjadi satu pengalaman artistik yang utuh, termasuk melalui konsep panggung Globe Stage.

Menjelang konser tersebut, FLOQ, platform perdagangan aset kripto berlisensi OJK, berkolaborasi dengan Raw Vision Collective untuk menghadirkan sejumlah pengalaman dan kesempatan khusus bagi komunitasnya.

Kolaborasi ini menjadi menarik karena YE bukan hanya dikenal sebagai salah satu nama besar di industri musik dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, namanya juga sempat bersinggungan dengan perkembangan aset digital melalui ekosistem yang menggunakan identitas YE.

Bagi FLOQ, persinggungan antara musik, budaya populer, dan aset digital tersebut menjadi momentum untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan komunitas.

Melalui program “Modal Beda, Peluang Tetap Ada”, pengguna FLOQ berkesempatan mengikuti undian untuk mendapatkan tiket konser YE. Program berlangsung mulai 9 September hingga 8 Oktober 2026.

Kesempatan tersebut terbuka dalam beberapa kategori. Pengguna dapat mulai mengikuti undian untuk tiket Festival setelah melakukan transaksi dengan nilai akumulasi minimal Rp100.000. Sementara kategori CAT 2 dapat diikuti mulai Rp1 juta dan Premium CAT 1 mulai Rp50 juta.

Selain tiket konser, pengguna juga mendapatkan kesempatan mengikuti undian untuk memperoleh akses ke acara eksklusif After Party dengan melakukan kombinasi trading menggunakan aset Ripple USD (RLUSD).

Secara keseluruhan, terdapat 40 tiket konser yang disiapkan untuk pengguna FLOQ. Tiket tersebut diberikan melalui undian sehingga memenuhi batas transaksi tidak otomatis berarti pengguna mendapatkan tiket. Setiap pengguna hanya dapat mengikuti satu kategori sesuai kategori tertinggi yang berhasil dicapai selama periode program.

FLOQ dan RVC Satukan Musik dan Dunia Digital

Kolaborasi antara FLOQ dan RVC hadir di tengah semakin dekatnya konser YE di Jakarta.

Bagi RVC, konser ini tidak hanya menjadi kesempatan membawa salah satu nama terbesar dalam musik dunia ke Indonesia, tetapi juga menghadirkan pengalaman pertunjukan dengan skala produksi yang berbeda.

Sebelumnya, RVC menyebut konsep pertunjukan YE di Jakarta akan mempertahankan elemen utama dari produksi konsernya, termasuk panggung Globe Stage 360 derajat. Konsep tersebut memungkinkan penonton menikmati pertunjukan dari berbagai sisi.

“Kami melihat kolaborasi dengan FLOQ sebagai kesempatan untuk mempertemukan komunitas digital dengan salah satu momentum konser terbesar di tahun ini. YE Live in Jakarta bukan hanya menjadi momen perdana YE tampil di Indonesia, tetapi juga menjadi satu-satunya pertunjukan YE di Asia Tenggara. Karena itu, kami senang dapat mengajak pengguna FLOQ untuk menjadi bagian dari pengalaman spesial ini,” kata Micha Ananda, CEO Raw Vision Collective.

“YE akan membawa konsep dan produksi konser kelas dunia ke Jakarta, termasuk Globe Stage 360 derajat yang ikonik, yang memungkinkan penonton menikmati pertunjukan dari berbagai sisi. Dengan energi dan atmosfer yang hanya bisa dirasakan ketika hadir secara langsung, kami percaya ini akan menjadi pengalaman once-in-a-lifetime bagi para penonton. Jadi, bagi pengguna FLOQ yang mendapatkan kesempatan untuk hadir, jangan sampai melewatkan momen ini untuk menyaksikan YE secara langsung di Jakarta,” tambah Micha.

Dari sisi FLOQ, kolaborasi dengan RVC dinilai menjadi kesempatan untuk membawa dunia aset digital lebih dekat dengan pengalaman yang sudah akrab dengan masyarakat.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan kolaborasi ini berangkat dari perubahan cara masyarakat berinteraksi dengan teknologi dan budaya populer.

“Kami melihat ada irisan yang menarik antara crypto, musik, dan budaya digital. Hari ini, orang tidak lagi memisahkan teknologi dari pengalaman sehari-hari. Karena itu, kolaborasi dengan RVC untuk menghadirkan pengalaman di sekitar konser YE menjadi sesuatu yang relevan bagi kami,” ujar Yudho.

Menurut Yudho, FLOQ ingin memperluas cara masyarakat mengenal dunia aset digital tanpa selalu menempatkannya dalam konteks transaksi atau pergerakan harga.

“Kami ingin kripto hadir dalam pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat. Musik dan budaya populer punya kemampuan untuk mempertemukan banyak orang, dan kami melihat momentum YE di Jakarta sebagai salah satu kesempatan untuk membawa komunitas kripto masuk ke pengalaman tersebut,” katanya.

Ada Benefit Tiket untuk Pengguna FLOQ

Selain kesempatan mendapatkan tiket melalui undian, FLOQ juga menghadirkan FLOQ Reward bagi pengguna yang ingin membeli tiket konser YE. Melalui program tersebut, pengguna berkesempatan memperoleh benefit sebesar 20 persen dari harga tiket resmi melalui jalur pembelian yang ditentukan FLOQ di Loket.

Program ini memiliki kuota terbatas yang dibagi ke lima kategori tiket, yaitu CAT 1, CAT 2, CAT 3, Festival, serta Superfan Festival. Ketentuan penggunaan dan batas benefit mengikuti aturan yang berlaku.

Yudho mengatakan program tersebut dirancang agar pengguna dengan tingkat aktivitas yang berbeda tetap memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.

“Kami memahami bahwa setiap pengguna punya kemampuan dan aktivitas yang berbeda. Karena itu, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih terbuka. Selama memenuhi ketentuan program, pengguna tetap punya peluang untuk menjadi bagian dari pengalaman ini,” ujar Yudho.

Konser YE Live in Jakarta 2026 akan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Penjualan tiket konser telah dibuka melalui kanal resmi yang ditentukan promotor. RVC menjadi promotor resmi konser tersebut.

Melalui kolaborasi dengan RVC, FLOQ berharap momentum kedatangan YE dapat menjadi pengalaman yang tidak hanya dinikmati oleh penggemar musik, tetapi juga komunitas digital dan crypto di Indonesia.

Informasi lengkap mengenai program, mekanisme undian, serta ketentuannya dapat dilihat melalui aplikasi dan situs resmi FLOQ.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.

Press release juga sudah tayang di VRITIMES




Dana Arisan Rp6,16 Juta Tak Kunjung Cair, Perempuan di Bungo Kabur hingga Solok

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Harapan mendapatkan dana dari kegiatan arisan justru berujung kerugian bagi seorang perempuan berinisial MS di Kabupaten Bungo, Jambi.

Dana arisan yang seharusnya diterima korban tidak kunjung diserahkan setelah kegiatan arisan tersebut dibubarkan. Kerugian yang dialami MS ditaksir mencapai Rp6,16 juta.

Kasus yang dilaporkan sebagai dugaan penipuan atau penggelapan itu kemudian ditangani Tim 1 Unit Pidum Satreskrim Polres Bungo.

Polisi akhirnya mengamankan seorang perempuan berinisial RF alias RA (30), yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

RF ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Belakang Pasar Raya Solok, Kota Solok, Sumatera Barat, Jumat 11 September 2026 sekitar pukul 13.15 WIB.

Perkara tersebut bermula ketika korban mengikuti kegiatan arisan dan mengambil dua nomor dalam satu grup.

Untuk setiap nomor, peserta diwajibkan membayar iuran sebesar Rp1,12 juta setiap 20 hari.

Dari dua nomor yang diikuti korban, salah satunya disebut telah dibayarkan.

Namun, untuk nomor lainnya, korban mengaku tidak pernah menerima dana arisan meskipun kewajibannya sebagai peserta telah dipenuhi.

Situasi tersebut membuat korban berusaha menghubungi terlapor untuk meminta penjelasan mengenai dana yang menjadi haknya.

Namun, upaya komunikasi disebut tidak mendapat respons. Keberadaan terlapor juga tidak diketahui.

Merasa dirugikan, MS kemudian memilih menempuh jalur hukum dengan membuat laporan ke Polres Bungo.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor LP/B/181/VI/2026/SPKT/Polres Bungo/Polda Jambi, tertanggal 18 Juni 2026.

Setelah menerima laporan, Unit Pidum Satreskrim Polres Bungo melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan terlapor.

Penyelidikan akhirnya mengarah ke Kota Solok, Sumatera Barat. Polisi memperoleh informasi bahwa terlapor berada di wilayah tersebut.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Bungo Ipda Andreas bersama Tim Gunjo kemudian bergerak menuju Kota Solok.

Petugas selanjutnya menemukan perempuan tersebut berada di sebuah rumah di kawasan Belakang Pasar Raya Solok.

RF kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Bungo untuk menjalani proses hukum serta pemeriksaan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Bungo Iptu Bambang JM mengatakan, setelah terduga pelaku diamankan, penyidik melakukan pemeriksaan dan melengkapi administrasi penyidikan.

“Dalam perkara tersebut, penyidik menyangkakan Pasal 492 atau Pasal 486 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP),” ujar Bambang.

Kasus tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati sebelum mengikuti kegiatan arisan yang melibatkan penghimpunan uang dalam jumlah besar.

Polres Bungo meminta calon peserta memastikan mekanisme arisan, identitas pengelola, sistem pembayaran, hingga mekanisme pencairan dana jelas sejak awal.

Transparansi pengelolaan uang juga menjadi hal penting agar peserta dapat mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas dana yang dihimpun.

Polisi mengimbau masyarakat tidak hanya mempertimbangkan besarnya dana yang bisa diperoleh dari arisan, tetapi juga memastikan kegiatan tersebut dikelola secara jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam perkara ini, proses hukum terhadap RF masih berjalan dan penyidik terus melengkapi proses penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku.(*)




KALOG Express Layani Lebih dari 8.000 Ton Barang, Tertinggi Sepanjang 2026

Memasuki paruh kedua 2026, KAI Logistik melalui layanan KALOG Express terus memperkuat perannya dalam menghadirkan konektivitas logistik yang andal bagi masyarakat Indonesia. Pada Agustus 2026, volume pengiriman KALOG Express mencapai 8.369 ton atau lebih dari 310 ribu paket, meningkat sekitar 30% dibandingkan rata-rata volume bulanan Semester I 2026 sekaligus menjadi capaian volume bulanan tertinggi sepanjang tahun berjalan.

Ferdian Pardosi, VP of Commercial KAI Logistik, mengatakan bahwa pertumbuhan volume pada Agustus menjadi sinyal positif terhadap perkembangan bisnis angkutan ritel sekaligus menunjukkan adanya peningkatan aktivitas logistik memasuki paruh kedua tahun 2026. ”Memasuki semester 2, kinerja KALOG Express menunjukkan peningkatan yang berkelanjutan dan mencatatkan kinerja tertinggi pada Agustus 2026, dengan pertumbuhan sekitar 30% jika dibandingkan rerata kinerja volume pada semester 1 tahun 2026. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang aman, andal, dan memiliki konektivitas antardaerah terus berkembang.”

Pada Agustus, pengiriman KALOG Express didominasi oleh paket sebanyak 269.449 kiriman, disusul sepeda motor sebanyak 20.165 unit dan hewan peliharaan sebanyak 15.968 ekor. Pengiriman sepeda motor pada periode ini menjadi yang tertinggi sepanjang tahun berjalan. “Momentum libur nasional yang berdekatan dengan akhir pekan turut meningkatkan mobilitas masyarakat, yang kemudian mendorong kebutuhan pengiriman sepeda motor guna menunjang mobilitas masyarakat di kota tujuan. Lebih lanjut, pertumbuhan ini juga menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan KALOG Express, yang menawarkan tarif pengiriman sepeda motor yang kompetitif dan relatif lebih terjangkau dengan keunggulan dan kemudahan layanan,” lanjut Ferdian.

Kemudahan layanan turut menjadi pertimbangan masyarakat dalam pengiriman sepeda motor melalui KALOG Express. Masyarakat dapat melakukan pemesanan melalui KAI Logistik TRAX dengan pilihan kemudahan untuk layanan penjempuntan hingga pengiriman ke alamat tujuan. Selama proses pengiriman, pelanggan juga dapat memantau perjalanan kiriman secara realtime melalui fitur tracking pada berbagai channel di antaranya pada aplikasi KAI Logistik TRAX, website hingga aplikasi Access by KAI. Selain itu, guna memastikan keamanan sepeda motor serta kenyamanan pelanggan, setiap pengiriman dilengkapi dengan perlindungan asuransi terhadap risiko kerusakan maupun kehilangan selama proses pengiriman.

Secara umum, pertumbuhan KALOG Express juga menjadi bagian dari upaya KAI Logistik dalam memperluas akses layanan logistik berbasis kereta api. Dengan mengintegrasikan jaringan kereta api dengan layanan first mile dan last mile, KAI Logistik terus mengembangkan solusi yang dapat memberikan pilihan pengiriman yang lebih fleksibel bagi setiap kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, kami tidak hanya melihat pertumbuhan dari sisi volume, tetapi juga bagaimana membangun pengalaman layanan yang semakin terintegrasi bagi pelanggan. Konektivitas menjadi kunci agar layanan logistik dapat menjawab kebutuhan mobilitas barang yang semakin dinamis,” tutup Ferdian.

Tentang KAI Logistik

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis door to door service untuk memberikan pelayanan yang paripurna bagi Pelanggan kereta api yang didukung dengan layanan pra dan purna. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Dengan tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi diantaranya KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.



Tanggal Kembar Nggak Cuma Soal Diskon, Ini 5 Keseruan Berburu Smartphone di 9.9

Momentum tanggal kembar seperti 9.9 kini bukan lagi sekadar waktu untuk berburu diskon. Kehadiran live shopping membuat pengalaman belanja online semakin interaktif, mulai dari melihat produk lebih dekat, berinteraksi langsung dengan creator, hingga mendapatkan berbagai penawaran yang hadir selama sesi berlangsung.

Menyambut momentum 9.9 tahun ini, itel Indonesia menghadirkan rangkaian aktivitas yang berlangsung mulai 7 hingga 9 September 2026. Tidak hanya menawarkan berbagai pilihan smartphone seperti itel POWER 80, SUPER 26 Ultra, hingga A100C, itel juga menggandeng sejumlah creator untuk membuat pengalaman berburu smartphone di tanggal kembar menjadi lebih seru.

Buat kamu yang berencana mencari smartphone baru di 9.9, berikut 5 keseruan yang bisa kamu temukan bareng itel:

1. Intip Keseruan Live Langsung dari Factory

Keseruan menuju 9.9 sudah dimulai sejak 7 September. itel menghadirkan pengalaman berbeda melalui sesi live factory bersama Steven Stenly pada 7 September, dilanjutkan dengan Andriyadi pada 8 September.

Lewat sesi ini, live shopping tidak hanya menjadi tempat untuk melihat produk dan promo, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton menjelang puncak perayaan 9.9.

2. Rayakan Puncak 9.9 Bareng Para Creator

Memasuki 9 September, keseruan berlanjut dengan kolaborasi bersama Afdhal Yusman dan Baginda bersama Penty, Errin, dan Vina.

Kehadiran para creator membuat sesi live menjadi lebih dari sekadar aktivitas belanja. Pengguna dapat menikmati konten yang lebih interaktif sekaligus mengenal berbagai pilihan produk itel yang tersedia selama momentum 9.9.

3. Cari Smartphone yang Paling Sesuai dengan Kebutuhan

Tanggal kembar bisa menjadi momentum yang tepat untuk mencari smartphone baru, tapi harga bukan satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan. Kebutuhan setiap pengguna tentu berbeda.

Untuk pengguna dengan gaya hidup aktif dan gemar beraktivitas outdoor, misalnya, itel POWER 80 menawarkan ketahanan yang dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi. Sementara SUPER 26 Ultra dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman smartphone dengan karakter lebih premium, dan A100C hadir untuk menjawab kebutuhan penggunaan sehari-hari.

Melalui rangkaian live shopping, konsumen juga bisa mengenal produk dan fiturnya lebih dekat sebelum menentukan pilihan.

4. Berburu Voucher Biar 9.9 Makin Menarik

Selain rangkaian live, berbagai penawaran juga tersedia selama momentum 9.9.

Melalui Shopee, konsumen berkesempatan memanfaatkan Xtra+ Voucher 14% dengan maksimum potongan Rp1.000.000, serta voucher platform untuk produk itel hingga 50% dengan maksimum potongan Rp1.000.000.

Sementara melalui TikTok Shop by Tokopedia, tersedia voucher platform 9% untuk itel Official dan hingga 20% untuk itel Home ID. Ketersediaan voucher serta syarat dan ketentuan mengikuti kebijakan masing-masing platform.

5. Nggak Perlu Tunggu 9.9 untuk Ikutan Keseruannya

Meski puncaknya berlangsung pada 9 September, rangkaian keseruan itel sudah dimulai sejak 7 September melalui special collaboration bersama para creator.

Mulai dari live factory, sesi bersama creator, mengenal berbagai pilihan smartphone, hingga berburu voucher, rangkaian 9.9 kali ini menjadi kesempatan untuk mencari smartphone yang sesuai kebutuhan sekaligus menikmati pengalaman belanja yang lebih interaktif.

Jadi, jangan cuma tunggu tanggal 9.9 untuk checkout. Ikuti rangkaian live itel Indonesia mulai 7–9 September 2026 dan temukan berbagai penawaran spesial melalui TikTok Shop by Tokopedia dan Shopee official itel Indonesia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.




Emas Antam Turun Lagi Hari Ini, Simak Harga 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali bergerak turun pada perdagangan Senin 14 September 2026.

Mengacu pada harga yang dipantau dari laman Logam Mulia pada pukul 09.08 WIB, harga emas Antam turun Rp2.000 per gram menjadi Rp2.602.000.

Sebelumnya, harga emas Antam berada di level Rp2.604.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga jual kembali atau buyback emas Antam. Harga buyback tercatat turun menjadi Rp2.452.000 per gram.

Dengan demikian, terdapat selisih Rp150.000 antara harga jual emas Antam 1 gram dan harga buyback pada perdagangan hari ini.

Harga emas batangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti ketentuan dan pembaruan harga yang ditetapkan Antam melalui laman resminya.

Bagi masyarakat yang ingin membeli emas batangan Antam, berikut daftar harga dasar yang tercantum:

  • 0,5 gram: Rp1.351.000
  • 1 gram: Rp2.602.000
  • 2 gram: Rp5.144.000
  • 3 gram: Rp7.691.000
  • 5 gram: Rp12.785.000
  • 10 gram: Rp25.515.000
  • 25 gram: Rp63.662.000
  • 50 gram: Rp127.245.000
  • 100 gram: Rp254.412.000
  • 250 gram: Rp635.765.000
  • 500 gram: Rp1.271.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.542.600.000

Selain harga dasar, transaksi emas Antam juga memiliki ketentuan perpajakan.

Untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi ketika proses buyback dilakukan.

Sementara itu, pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum pada laman resmi.

Karena harga emas dapat berubah sewaktu-waktu, masyarakat yang hendak membeli maupun menjual kembali emas disarankan mengecek harga terbaru sebelum melakukan transaksi.(*)




Usai Kebakaran Tanjung Raden, Wali Kota Jambi Maulana Ingatkan Warga Waspada Gas dan Listrik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran yang melanda permukiman warga di RT 06, Kelurahan Tanjung Raden, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi, menjadi pengingat agar masyarakat tidak mengabaikan potensi bahaya dari penggunaan gas dan listrik di rumah.

Wali Kota Jambi Maulana meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan rutin memeriksa kondisi regulator dan selang tabung gas serta memastikan instalasi listrik tetap aman.

Imbauan itu disampaikan Maulana saat meninjau lokasi kebakaran, Minggu 13 September 2026, sehari setelah api melanda kawasan tersebut.

Menurut Maulana, langkah sederhana seperti memastikan tidak ada kebocoran gas dan mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan dapat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran.

“Selalu berhati-hati. Pastikan tidak ada kebocoran gas. Jangan menggunakan terlalu banyak colokan yang berpotensi menimbulkan percikan api,” ujar Maulana.

Ia juga meminta masyarakat tidak meninggalkan rumah dalam kondisi peralatan listrik yang tidak diperlukan masih menyala.

“Jika akan meninggalkan rumah, pastikan peralatan listrik yang tidak diperlukan sudah dimatikan atau dicabut,” lanjutnya.

Pesan tersebut disampaikan setelah kebakaran di Tanjung Raden berdampak terhadap empat rumah nonpermanen.

Dua rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan dua lainnya terdampak pada bagian dapur.

Dua warga juga sempat mendapat penanganan medis akibat mengalami syok.

Berdasarkan laporan awal yang diterima pemerintah, kebakaran tersebut diduga bermula dari kebocoran regulator tabung gas dari salah satu rumah.

Api kemudian melanda kawasan permukiman yang sebagian bangunannya masih menggunakan material kayu.

Kondisi tersebut membuat risiko api merambat ke rumah lain menjadi lebih tinggi, terlebih permukiman di kawasan Seberang Kota Jambi relatif padat.

“Sebagian besar rumah berbahan kayu. Terutama dalam kondisi kemarau seperti sekarang, potensi kebakaran cukup besar. Kalau terjadi kebakaran, api bisa cepat merembet,” kata Maulana.

Karena itu, ia meminta kewaspadaan tidak hanya dilakukan setelah terjadi musibah.

Pemeriksaan terhadap sumber-sumber yang berpotensi memicu kebakaran perlu menjadi kebiasaan masyarakat sehari-hari.

Dari sisi penanganan, Maulana mengapresiasi gerak cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi.

Petugas disebut tiba sekitar enam menit setelah menerima laporan kebakaran.

Sebanyak 50 personel dikerahkan dengan dukungan 10 armada. Armada tersebut terdiri dari satu unit armada komando, tujuh armada tempur dan tiga armada suplai air.

Dalam proses pemadaman hingga pendinginan, sekitar 60 ribu liter air digunakan untuk memastikan api benar-benar terkendali.

Kecepatan respons menjadi penting karena kawasan tersebut memiliki karakter permukiman padat dengan sejumlah bangunan berbahan kayu.

Selain persoalan material bangunan, akses menuju kawasan Seberang juga menjadi perhatian pemerintah, terutama ketika terjadi kepadatan kendaraan di Jembatan Aur Duri I dan Aur Duri II.

Evaluasi atas kejadian tersebut turut mendorong Pemkot Jambi menyiapkan penguatan layanan pemadam kebakaran di kawasan Seberang.

Pemerintah berencana membangun markas Damkartan di Kecamatan Pelayangan dalam beberapa bulan mendatang.

Markas tersebut nantinya diharapkan memperkuat sistem dukungan antara Pelayangan dan Danau Teluk, termasuk dari sisi personel dan armada.

“Beberapa bulan ke depan kita akan membangun markas Damkar di Kecamatan Pelayangan. Dua kecamatan ini nantinya bisa saling membackup,” ujar Maulana.

Dengan keberadaan markas yang lebih dekat, pemerintah berharap waktu respons terhadap kejadian kebakaran di wilayah Seberang dapat semakin cepat.

Di tengah penanganan pascakebakaran, BAZNAS Kota Jambi melalui program Jambi Kota Peduli BAZNAS Tanggap Bencana turut bergerak membantu warga terdampak.

Sebanyak empat keluarga menerima bantuan tanggap darurat. Masing-masing keluarga memperoleh Rp2 juta sehingga total bantuan mencapai Rp8 juta.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga setelah rumah mereka terdampak kebakaran.

Pemerintah juga akan melakukan pendataan lebih lanjut terhadap tingkat kerusakan untuk menghitung kebutuhan bantuan berikutnya, termasuk kebutuhan material bangunan untuk proses pemulihan.

Maulana berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bersama agar masyarakat semakin peduli terhadap keamanan rumah.

Ia menekankan bahwa pencegahan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti memeriksa regulator dan selang gas, memastikan tidak ada kebocoran, tidak membebani stopkontak dengan terlalu banyak colokan, serta mematikan atau mencabut peralatan listrik sebelum meninggalkan rumah.

“Mudah-mudahan ke depan kita berdoa tidak ada lagi bencana seperti ini,” pungkasnya.(*)




Lewat Jambi Kota Peduli, BAZNAS Kota Jambi Respons Cepat Korban Kebakaran Tanjung Raden

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Musibah kebakaran yang menimpa warga RT 06, Kelurahan Tanjung Raden, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi, langsung mendapat respons melalui program Jambi Kota Peduli BAZNAS Tanggap Bencana.

BAZNAS Kota Jambi turun langsung ke lokasi bersama Pemerintah Kota Jambi untuk menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada empat keluarga yang terdampak kebakaran.

Bantuan tersebut masing-masing sebesar Rp2 juta per keluarga, sehingga total bantuan awal yang disalurkan mencapai Rp8 juta.

Penyaluran bantuan dilakukan sehari setelah kebakaran, Minggu 13 September 2026, saat Wali Kota Jambi, Maulana bersama jajaran Pemkot Jambi meninjau kondisi warga di lokasi kejadian.

Ketua BAZNAS Kota Jambi, M Padli, mengatakan kehadiran BAZNAS dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk memastikan masyarakat yang sedang tertimpa musibah mendapat perhatian dan bantuan sesegera mungkin.

“Melalui program Jambi Kota Peduli dan BAZNAS Tanggap Bencana, kami berupaya hadir secepat mungkin ketika masyarakat mengalami musibah. Bantuan ini memang merupakan bantuan awal, tetapi kami berharap dapat meringankan kebutuhan keluarga yang terdampak,” ujar M Padli.

Menurut Padli, penanganan korban bencana tidak berhenti pada penyerahan bantuan awal.

BAZNAS juga perlu melihat kondisi warga secara langsung agar kebutuhan pascakejadian dapat dipetakan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Kebakaran sendiri terjadi pada Sabtu 12 September 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.

Sedikitnya empat rumah nonpermanen terdampak. Dua rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan dua rumah lainnya terdampak pada bagian dapur.

Dua warga juga sempat mendapatkan penanganan medis setelah mengalami syok akibat kejadian tersebut.

Penyaluran bantuan BAZNAS menjadi bagian dari respons awal untuk membantu keluarga korban memenuhi kebutuhan dasar setelah rumah mereka terdampak kebakaran.

Selain bantuan tunai, kondisi kerusakan rumah juga akan didata lebih lanjut. Pemerintah Kota Jambi nantinya akan menghitung kebutuhan material bangunan yang diperlukan dalam proses pemulihan.

Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan tanggap darurat untuk kebutuhan dasar. Dari BAZNAS diberikan bantuan Rp2 juta per keluarga, ada empat keluarga, sehingga total Rp8 juta,” kata Maulana.

Ia menambahkan, pendataan kerusakan akan dilakukan untuk melihat kebutuhan bantuan berikutnya, termasuk bahan bangunan yang diperlukan dalam proses rekonstruksi.

Di balik penyaluran bantuan kepada korban, kebakaran di Tanjung Raden juga menjadi perhatian Pemkot Jambi dari sisi kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di kawasan Seberang.

Menurut Maulana, petugas Damkartan tiba sekitar enam menit setelah menerima laporan.

Sebanyak 50 personel dikerahkan dengan dukungan 10 armada, terdiri dari satu armada komando, tujuh armada tempur dan tiga armada suplai air.

Sekitar 60 ribu liter air digunakan selama proses pemadaman hingga pendinginan.

Kecepatan penanganan menjadi krusial karena sebagian rumah di kawasan tersebut masih menggunakan material kayu dan berada di lingkungan permukiman yang cukup padat.

“Sebagian besar rumah berbahan kayu. Terutama dalam kondisi kemarau seperti sekarang, potensi kebakaran cukup besar,” ujar Maulana.

Laporan awal menyebut kebakaran diduga bermula dari kebocoran regulator tabung gas dari salah satu rumah.

Namun, kondisi permukiman yang padat membuat api berpotensi dengan cepat merambat ke bangunan lain.

Kebakaran tersebut sekaligus mendorong Pemkot Jambi memperkuat layanan pemadam kebakaran di kawasan Seberang.

Pemkot berencana membangun markas Damkartan di Kecamatan Pelayangan dalam beberapa bulan ke depan.

Markas tersebut nantinya diharapkan memperkuat sistem bantuan antara Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk.

Dengan penempatan personel dan armada yang lebih dekat, waktu tempuh menuju lokasi kebakaran di kawasan Seberang diharapkan dapat ditekan.

“Beberapa bulan ke depan kita akan membangun markas Damkar di Kecamatan Pelayangan. Dua kecamatan ini nantinya bisa saling membackup,” kata Maulana.

Menurutnya, persoalan akses menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kebakaran di Seberang, terutama ketika terjadi kepadatan lalu lintas di Jembatan Aur Duri I dan Aur Duri II.

Karena itu, penguatan layanan tidak hanya dilakukan dengan menambah armada, tetapi juga mendekatkan basis personel dan peralatan pemadam ke wilayah yang memiliki risiko kebakaran.

Pasca kejadian, warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber kebakaran di lingkungan rumah.

Maulana meminta masyarakat rutin memeriksa regulator dan selang tabung gas serta memastikan tidak ada kebocoran.

Penggunaan sambungan listrik juga perlu diperhatikan. Warga diminta menghindari penggunaan terlalu banyak colokan yang berpotensi memicu percikan api.

Peralatan listrik yang tidak diperlukan juga sebaiknya dimatikan atau dicabut ketika rumah ditinggalkan.

Bagi BAZNAS Kota Jambi, bantuan tanggap bencana tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kepedulian kepada masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit.

Melalui Jambi Kota Peduli BAZNAS Tanggap Bencana, bantuan diharapkan tidak hanya menjadi respons sesaat.

Tetapi menjadi bagian dari dukungan bersama untuk membantu warga kembali memenuhi kebutuhan dasar dan memulihkan kehidupan setelah bencana.(*)




BRI BO Muara Bungo Dorong KUR 2026 Fokus Sektor Produktif dan UMKM Naik Kelas

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat peran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen strategis dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pada 2026, penyaluran KUR diarahkan untuk mendorong sektor produktif, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendukung UMKM agar mampu naik kelas dan berdaya saing.

Pimpinan Cabang BRI Muara Bungo, Sarimat, mengatakan KUR tidak hanya berfungsi sebagai sumber pembiayaan, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

“KUR 2026 bukan hanya tentang memperluas akses pembiayaan, tetapi bagaimana pembiayaan tersebut mampu meningkatkan produktivitas dan mendorong UMKM naik kelas,” ujar Sarimat.

Menurutnya, pelaku usaha perlu memahami bahwa pembiayaan yang diterima harus digunakan secara produktif dan disesuaikan dengan kemampuan usaha dalam mengembalikannya.

Oleh karena itu, penyaluran kredit harus berjalan seimbang antara pertumbuhan dan kualitas.

“Kredit harus tepat sasaran, digunakan untuk kegiatan produktif, serta tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian agar kualitas kredit tetap terjaga,” katanya.

Di Kabupaten Bungo, komitmen tersebut diwujudkan BRI melalui penyaluran KUR kepada pelaku usaha di berbagai sektor ekonomi.

Penyaluran KUR BRI Cabang Muara Bungo mencakup KUR Mikro dan KUR Kecil yang menyasar pelaku usaha produktif, mulai dari sektor pertanian dan perkebunan, perdagangan, peternakan, jasa, hingga berbagai usaha produktif lainnya yang memiliki prospek pengembangan usaha.

Sejalan dengan kebijakan pemerintah, KUR tahun 2026 semakin diarahkan untuk mendukung sektor produksi, antara lain pertanian, kelautan dan perikanan, industri pengolahan, konstruksi, pariwisata, jasa produksi, serta sektor produktif lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Sarimat juga mengingatkan masyarakat agar mengakses layanan pembiayaan melalui jalur resmi perbankan dan tidak menggunakan jasa perantara atau calo.

Selain itu, calon debitur diimbau menyampaikan kondisi usaha secara terbuka dan berkonsultasi dengan petugas bank terkait kebutuhan pembiayaan yang sesuai.

“Ketika berbicara tentang KUR, jangan hanya fokus pada besarnya kredit yang dapat diperoleh. Yang lebih penting adalah bagaimana pembiayaan tersebut mampu meningkatkan kapasitas usaha, menambah produktivitas, dan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha,” jelasnya.

Secara nasional, realisasi penyaluran KUR hingga pertengahan tahun 2026 terus menunjukkan perkembangan positif.

Program ini tetap menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Menurut Sarimat, keberhasilan program KUR tidak hanya diukur dari besarnya nominal penyaluran, melainkan dari dampak yang dihasilkan terhadap peningkatan produksi, penjualan, pendapatan usaha, serta kemampuan debitur dalam memenuhi kewajibannya.

Melalui KUR, BRI juga mendorong pelaku UMKM untuk semakin tertata dalam pengelolaan usaha, mulai dari pencatatan keuangan yang lebih baik, pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, pengurusan legalitas usaha, peningkatan kapasitas produksi, hingga perluasan akses pasar.

Selain itu, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha.

Pelaku UMKM didorong memanfaatkan berbagai layanan digital seperti QRIS, BRImo, marketplace, dan media sosial guna meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pemasaran.

“KUR dapat menjadi modal pertumbuhan usaha, sementara digitalisasi membantu UMKM menjadi lebih efisien, terukur, dan memiliki akses pasar yang lebih luas.

Dengan kombinasi keduanya, kami berharap semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas dan berkembang secara berkelanjutan,” pungkas Sarimat.(*)




Usai Kebakaran Tanjung Raden, Wali Kota Maulana Siapkan Markas Damkar Baru di Pelayangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran yang menghanguskan dan merusak sejumlah rumah warga di RT 06, Kelurahan Tanjung Raden, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Jambi.

Selain menyalurkan bantuan kepada korban, pemerintah mulai mengevaluasi persoalan waktu respons dan akses layanan pemadam kebakaran di kawasan Seberang.

Kebakaran terjadi pada Sabtu 12 September 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.

Sedikitnya empat rumah nonpermanen terdampak. Dua rumah mengalami kerusakan berat, sementara dua lainnya terdampak pada bagian dapur.

Dua warga juga sempat mendapat penanganan medis setelah mengalami syok akibat kejadian tersebut.

Sehari setelah kebakaran, Wali Kota Jambi  turun langsung ke lokasi, Minggu 13 September 2026.

Ia datang bersama jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan), BPBD, Dinas Sosial, camat, lurah, BAZNAS Kota Jambi dan tokoh masyarakat.

Kunjungan itu tidak hanya untuk memastikan kondisi korban, tetapi juga melihat secara langsung persoalan yang dapat memengaruhi penanganan kebakaran di kawasan tersebut.

Menurut Maulana, petugas Damkartan tiba sekitar enam menit setelah laporan diterima. Namun, karakter permukiman di Seberang Kota Jambi tetap menjadi tantangan tersendiri.

Sebagian rumah di kawasan Tanjung Raden masih menggunakan material kayu. Di tengah kondisi cuaca kering, api berpotensi menjalar lebih cepat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

“Sebagian besar rumah berbahan kayu. Terutama dalam kondisi kemarau seperti sekarang, potensi kebakaran cukup besar,” kata Maulana.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkartan mengerahkan 50 personel dengan dukungan 10 armada. Rinciannya, satu armada komando, tujuh armada tempur dan tiga armada suplai air.

Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Sekitar 60 ribu liter air digunakan selama proses penanganan.

Laporan awal menyebut kebakaran diduga dipicu kebocoran regulator tabung gas dari salah satu rumah.

Meski penyebab tersebut masih berdasarkan laporan awal, kejadian ini kembali menunjukkan bahwa sumber api di lingkungan permukiman padat dapat berkembang menjadi persoalan besar dalam waktu singkat.

Terlebih, akses menuju kawasan Seberang Kota Jambi dapat menghadapi kendala ketika arus lalu lintas di Jembatan Aur Duri I dan Aur Duri II mengalami kepadatan.

Kondisi akses tersebut menjadi salah satu alasan Pemkot Jambi ingin memperkuat sistem pemadam kebakaran dari sisi wilayah, bukan hanya mengandalkan armada yang bergerak dari lokasi yang lebih jauh.

Pasca kejadian, Pemkot Jambi berencana membangun markas Damkartan di Kecamatan Pelayangan.

Rencana itu ditargetkan mulai disiapkan dalam beberapa bulan ke depan.

Kehadiran markas baru tersebut diharapkan membuat Pelayangan dan Danau Teluk dapat saling memberikan dukungan ketika terjadi kebakaran.

“Beberapa bulan ke depan kita akan membangun markas Damkar di Kecamatan Pelayangan. Dua kecamatan ini nantinya bisa saling membackup,” ujar Maulana.

Menurutnya, penguatan tersebut akan mencakup kesiapan personel dan armada.

Pemkot juga berharap adanya dukungan hibah sehingga kebutuhan kendaraan serta penempatan personel dapat diperkuat.

Langkah tersebut menjadi penting karena penanganan kebakaran bukan hanya persoalan jumlah armada.

Kecepatan mencapai lokasi juga sangat menentukan, terutama ketika kebakaran terjadi di kawasan dengan bangunan yang mudah terbakar.

Di sisi lain, Pemkot Jambi bersama BAZNAS Kota Jambi menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada empat keluarga yang terdampak.

Masing-masing keluarga menerima bantuan Rp2 juta. Total bantuan awal yang disalurkan BAZNAS mencapai Rp8 juta.

Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga setelah rumah mereka terdampak kebakaran.

Pemkot juga akan melakukan pendataan lebih lanjut untuk menghitung tingkat kerusakan. Hasil pendataan nantinya menjadi dasar untuk melihat kebutuhan bantuan material bangunan bagi proses pemulihan.

“Selanjutnya tim akan segera melakukan pendataan dan menghitung kebutuhan kerusakan untuk melihat bantuan bahan bangunan yang diperlukan dalam proses rekonstruksi,” kata Maulana.

Maulana juga mengingatkan warga agar tidak mengabaikan aspek keselamatan di dalam rumah.

Kebocoran gas, kondisi regulator dan selang tabung, hingga penggunaan sambungan listrik secara berlebihan menjadi sejumlah hal yang perlu diperiksa secara rutin.

Warga juga diminta memastikan peralatan listrik yang tidak diperlukan dalam keadaan mati atau dicabut ketika rumah ditinggalkan.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan di kawasan permukiman padat, karena kebakaran pada satu rumah dapat dengan cepat mengancam bangunan di sekitarnya.

Pemkot Jambi berharap penguatan infrastruktur Damkartan, ditambah kewaspadaan masyarakat, dapat menekan risiko kebakaran sekaligus mempercepat penanganan apabila musibah kembali terjadi.(*)




Kompeten Bukan untuk Dipamerkan

Oleh: Rizal Zebua

Uji Kompetensi Wartawan (UKW) baru saja selesai. Dua hari bukan waktu yang terlalu panjang, tetapi cukup untuk melihat banyak hal.

Bukan hanya soal siapa yang akhirnya dinyatakan kompeten dan siapa yang belum, tetapi juga bagaimana seorang wartawan mempersiapkan dirinya menghadapi sebuah proses yang memang tidak bisa dianggap sederhana.

Di ruang ujian, barangkali terlihat jelas mana yang sudah mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari dan mana yang baru benar-benar mematangkan persiapan ketika waktu ujian semakin dekat.

Ada yang datang dengan tenang, ada pula yang terlihat masih sibuk membuka catatan, berdiskusi, bahkan mengingat kembali hal-hal yang sebenarnya sudah menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari.

Namun, di situlah menariknya UKW.

Ujian ini bukan sekadar tentang menjawab soal atau menyelesaikan tugas yang diberikan penguji.

Ada proses untuk melihat bagaimana seorang wartawan berpikir, bekerja, mengambil keputusan dan mempertanggungjawabkan hasil pekerjaannya.

Sebab menjadi wartawan pada akhirnya bukan hanya soal bisa menulis berita.

Bisa menulis tentu penting. Tetapi wartawan juga harus tahu apa yang layak diberitakan, mengapa sesuatu penting untuk diketahui publik, bagaimana memperoleh informasi yang benar, bagaimana melakukan verifikasi, sampai bagaimana sebuah berita disajikan tanpa kehilangan konteks.

Karena itu, menurut saya, UKW sebenarnya bukan panggung untuk memamerkan siapa yang paling hebat.

Bukan pula tempat untuk memamerkan nilai. Bahkan, predikat kompeten sekalipun bukan sesuatu yang selayaknya dibawa seperti sebuah trofi untuk menunjukkan bahwa dirinya lebih baik dari wartawan lain.

Predikat kompeten justru membawa beban yang lebih besar.

Ketua Tim Penguji UKW PWI Pusat, Nurcholis, menyampaikan hal yang menurut saya penting untuk direnungkan.

Ia mengatakan, UKW tidak hanya menguji kemampuan teknis wartawan, tetapi juga melihat beberapa aspek yang menjadi bagian penting dari kompetensi seorang jurnalis, yakni skill, knowledge, awareness, dan leadership.

Skill berbicara tentang kemampuan teknis. Menulis, mengolah informasi dan memahami tugas jurnalistik.

Sementara knowledge berkaitan dengan pengetahuan jurnalistik serta wawasan yang dibutuhkan sesuai dengan pekerjaan.

Dua hal itu mungkin relatif mudah terlihat dalam sebuah ujian.

Tetapi ada awareness. Ini yang menurut saya justru menjadi bagian penting dalam pekerjaan sehari-hari seorang wartawan.

Kepekaan melihat sebuah peristiwa. Kemampuan menangkap mana yang memiliki nilai berita dan mana yang tidak.

“Tujuannya adalah melatih sense of news kita, supaya berita kita punya news value,” kata Nurcholis.

Wartawan memang tidak cukup hanya menjadi orang yang datang ke lokasi, mencatat, kemudian menulis.

Ada kemampuan membaca keadaan. Ada kepekaan melihat persoalan di balik sebuah peristiwa.

Ada keberanian bertanya ketika informasi yang diterima belum jelas. Dan ada kehati-hatian ketika berhadapan dengan informasi yang belum terverifikasi.

Di tengah banjir informasi seperti sekarang, kemampuan itu menjadi semakin penting.

Setiap hari masyarakat berhadapan dengan begitu banyak informasi. Sebagian benar, sebagian keliru.

Ada misinformasi yang muncul karena ketidaktahuan, ada pula disinformasi yang sengaja dibuat untuk menyesatkan. Semuanya bisa bergerak begitu cepat melalui media sosial dan berbagai platform digital.

Di tengah kondisi seperti itu, wartawan seharusnya menjadi salah satu pihak yang membantu publik memilah informasi, bukan justru ikut memperkeruh keadaan.

Di sinilah predikat kompeten menemukan maknanya.

Kompeten bukan berarti tidak pernah salah. Kompeten juga bukan berarti seorang wartawan kemudian berada pada posisi yang lebih tinggi daripada orang lain.

Kompeten berarti memiliki kemampuan dan tanggung jawab untuk menjalankan pekerjaan sesuai standar profesi, sekaligus terus belajar ketika menghadapi persoalan baru.

Nurcholis juga mengingatkan soal leadership. Wartawan dituntut mampu berkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan.

Hal ini kadang luput dibicarakan. Padahal pekerjaan jurnalistik tidak selalu berdiri sendiri. Ada koordinasi, ada komunikasi, ada tanggung jawab terhadap informasi yang dipublikasikan.

Ketika sebuah berita sudah tayang, yang dipertaruhkan bukan hanya nama penulisnya, tetapi juga kredibilitas media dan kepercayaan publik.

Karena itu saya kira, selesai UKW bukan berarti selesai pula proses belajar.

Justru sebaliknya.

Ujian hanya berlangsung dua hari. Sementara pembuktian kompetensi berlangsung setiap hari, selama wartawan masih menjalankan profesinya.

Apa yang dilakukan ketika mendapat informasi yang belum jelas? Apa yang dilakukan ketika narasumber hanya memberikan informasi dari satu sisi? Apakah masih mau melakukan verifikasi ketika berita dituntut cepat? Apakah tetap berpegang pada fakta ketika ada tekanan untuk membuat berita sesuai kepentingan tertentu?

Pertanyaan-pertanyaan semacam itu tidak ada di ruang ujian. Tetapi jawabannya akan terlihat di lapangan.

“Ujian ini adalah sebagai awal, bukan akhir, pembuktiannya adalah di lapangan,” ujar Nurcholis.

Kalimat tersebut mungkin sederhana, tetapi justru di situlah inti dari UKW.

Sebab setelah sertifikat diterima dan predikat kompeten disandang, tidak ada lagi penguji yang duduk di depan meja untuk menilai setiap pekerjaan.

Tidak ada lagi lembar penilaian yang harus diselesaikan. Yang tersisa adalah tanggung jawab pribadi seorang wartawan terhadap profesinya dan terhadap publik.

Maka, rasanya kurang tepat jika setelah UKW seseorang sibuk menunjukkan bahwa dirinya sudah kompeten.

Yang lebih penting adalah menunjukkan kompetensi itu melalui karya.

Melalui berita yang tidak asal cepat. Melalui informasi yang terverifikasi. Melalui keberanian menjaga independensi. Melalui kemampuan memahami persoalan secara utuh. Dan melalui kesediaan mengakui serta memperbaiki kesalahan ketika memang terjadi.

Sebab marwah profesi wartawan tidak dijaga oleh selembar sertifikat.

Ia dijaga oleh pekerjaan yang dilakukan setiap hari.

UKW boleh selesai. Nilai boleh diumumkan. Predikat kompeten boleh disandang. Tetapi ujian yang sesungguhnya baru dimulai setelah semua itu selesai.

Dan ujian tersebut bernama: lapangan.(*)

Penulis adalah jurnalis aktif di Provinsi Jambi