Honda Vario Lintas Generasi Berkumpul di Jambi Lewat Vario Street Nation, Bawa Pesan Aman Berkendara

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) selaku Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi sukses menggelar Vario Street Nation Jambi 2026.

Kegiatan yang berlangsung Jumat 10 Juli 2026 tersebut menjadi wadah bagi komunitas pengguna Honda Vario lintas generasi untuk berkumpul, mempererat persaudaraan, sekaligus mengampanyekan budaya berkendara aman.

Mengusung konsep night ride, kegiatan ini diikuti oleh komunitas Team KZR Jambi dan Vario Led Old Jambi.

Para peserta diajak menikmati pengalaman berkendara malam hari dengan suasana berbeda, sekaligus memperkuat hubungan antar pengguna Honda Vario di Provinsi Jambi.

Rangkaian kegiatan dimulai dari titik kumpul di dealer Astra Motor Jambi.

Para peserta kemudian melakukan city rolling dengan tetap mengutamakan keselamatan berkendara hingga menuju lokasi akhir di Padel Kalcer.

Perjalanan tersebut menjadi bagian dari kampanye keselamatan berkendara Honda melalui gerakan #Cari_Aman, dengan mengedepankan tertib berlalu lintas dan menjaga kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Sesampainya di lokasi acara, peserta menikmati berbagai aktivitas hiburan seperti coffee time, live music, games interaktif, hingga sesi berbagi pengalaman antar komunitas.

Keseruan semakin meningkat melalui berbagai kegiatan seperti slow race, kuis berhadiah, serta dokumentasi perjalanan menggunakan drone yang mengabadikan momen kebersamaan para pengguna Honda Vario.

Assistant Manager Marketing Communication PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Frank Setia, mengatakan bahwa Vario Street Nation menjadi salah satu bentuk komitmen Honda dalam membangun hubungan positif bersama komunitas pengguna sepeda motor Honda.

“Vario Street Nation bukan hanya menjadi ajang berkumpul bagi komunitas Honda Vario, tetapi juga menjadi sarana untuk saling berbagi pengalaman, mempererat persaudaraan, sekaligus memberikan edukasi mengenai modifikasi motor yang aman tanpa mengesampingkan aspek keselamatan berkendara,” ujar Frank.

Menurutnya, komunitas Honda memiliki peran penting dalam menciptakan budaya berkendara yang positif di tengah masyarakat.

“Kami berharap komunitas Honda di Jambi dapat terus menjadi pelopor keselamatan di jalan serta menginspirasi masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang positif,” katanya.

Melalui kegiatan Vario Street Nation Jambi, Honda Sinsen kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang kreativitas dan kebersamaan bagi komunitas pengguna Honda.

Tidak hanya menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, kegiatan tersebut juga memperkuat peran komunitas Honda sebagai bagian dari gaya hidup positif serta pelopor keselamatan berkendara di Provinsi Jambi.(*)




Satpol PP Kota Jambi Tertibkan 47 Reklame Ilegal dan Amankan 7 PPKS di 11 Kecamatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus memperkuat upaya menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.

Bersama Satuan Tugas Tanggap Bahagia (STB), Satpol PP melakukan penertiban terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) serta reklame yang tidak sesuai ketentuan di 11 kecamatan dalam wilayah Kota Jambi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu 15 Juli 2026 tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat penanganan gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Penertiban melibatkan unsur STB kecamatan, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), serta Dinas Sosial Kota Jambi.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyasar sejumlah lokasi yang menjadi titik keberadaan PPKS, pemasangan reklame tanpa izin, reklame yang telah habis masa berlaku izin, hingga berbagai aktivitas yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan.

Dari hasil penertiban, Satpol PP Kota Jambi menemukan dan menertibkan sebanyak 47 reklame bermasalah. Reklame tersebut diketahui tidak memiliki izin pemasangan maupun tidak lagi memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku.

Selain penertiban reklame, petugas juga menangani 7 orang PPKS yang ditemukan berada di sejumlah titik keramaian. Mereka kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Jambi untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

Beberapa lokasi yang menjadi titik penanganan PPKS di antaranya kawasan Simpang Lampu Merah Tugu Adipura Kecamatan Jambi Selatan, Simpang Dealer Honda Kecamatan Danau Sipin, Simpang Puncak Kecamatan Jelutung, serta sejumlah titik di Kecamatan Pasar.

Kepala Satpol PP Kota Jambi, Iper Riyansuni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan Kota Jambi yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, penanganan PPKS dilakukan dengan mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis. Penertiban tidak hanya dilakukan untuk memindahkan mereka dari lokasi, tetapi juga diarahkan agar mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari instansi terkait.

“Penanganan PPKS tidak hanya sebatas mengamankan dari lokasi, tetapi bagaimana mereka mendapatkan pembinaan agar dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik. Kami tetap mengedepankan cara-cara humanis dalam setiap kegiatan di lapangan,” ujar Iper.

Sementara terkait reklame yang ditertibkan, Iper menjelaskan sebagian besar pelanggaran disebabkan tidak adanya izin pemasangan maupun masa berlaku izin yang telah berakhir.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, pelaku usaha, maupun pihak yang memasang reklame agar mematuhi aturan yang berlaku. Reklame harus memiliki izin dan ditempatkan sesuai ketentuan agar tidak mengganggu estetika kota maupun keselamatan pengguna jalan,” katanya.

Iper menegaskan, kegiatan penertiban akan dilakukan secara rutin di seluruh wilayah Kota Jambi sebagai bagian dari upaya menjaga tata kota dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.

“Satpol PP Kota Jambi akan terus hadir melalui pendekatan yang profesional dan humanis. Kami bersama STB akan memperkuat pengawasan agar ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya.

Penertiban tersebut mengacu pada berbagai regulasi, termasuk Peraturan Daerah Kota Jambi tentang Ketertiban Umum, aturan penanganan gelandangan dan pengemis, serta ketentuan pengelolaan reklame di wilayah Kota Jambi.(*)




Diza Hazra Aljosha Dorong Danau Kajang Lako Jadi Ikon Wisata dan Ekonomi Kreatif Kota Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mulai mendorong pengembangan kawasan kolam retensi yang tengah dibangun di Kelurahan Paal V, Kecamatan Kota Baru, menjadi pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata baru.

Langkah tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, saat melakukan audiensi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Republik Indonesia, Selasa 14 Juli 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Diza diterima langsung oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar Li bersama jajaran Kemenekraf.

Audiensi tersebut membahas potensi pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata Kota Jambi, khususnya pemanfaatan kawasan kolam retensi yang disiapkan sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir di sepanjang aliran Sungai Asam.

Diza menjelaskan, kawasan tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengendalian banjir, tetapi juga dirancang menjadi ruang publik multifungsi dengan nilai ekonomi dan wisata.

“Saya melakukan audiensi di Kementerian Ekraf mewakili Pak Wali. Kami menyampaikan bahwa kolam retensi yang saat ini sedang dibangun memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi industri ekonomi kreatif baru di Kota Jambi,” ujar Diza.

Menurutnya, kawasan yang diberi nama Danau Kajang Lako tersebut memiliki peluang besar untuk menjadi ikon wisata baru Kota Jambi.

Selain memberikan manfaat dalam pengendalian banjir, kawasan itu dinilai mampu membuka peluang ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, ekonomi kreatif, hingga berbagai kegiatan seni dan budaya.

“Kami melihat kolam retensi ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ikon wisata baru Kota Jambi. Selain memberikan manfaat dalam pengendalian banjir, kawasan ini juga dapat menghadirkan peluang ekonomi bagi masyarakat melalui sektor UMKM, ekonomi kreatif, hingga penyelenggaraan berbagai event,” katanya.

Diza menyebutkan, konsep pengembangan Danau Kajang Lako akan mengusung kawasan berkelanjutan dengan memadukan ruang terbuka hijau, area rekreasi keluarga, jalur joging, sentra kuliner, hingga panggung pertunjukan seni dan budaya lokal.

“Kami ingin menghadirkan kawasan yang tidak hanya indah dan nyaman, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kota Jambi,” tambahnya.

Selain membahas Danau Kajang Lako, dalam audiensi tersebut Diza juga menyampaikan sejumlah potensi aset Pemerintah Kota Jambi yang dapat dikembangkan menjadi kawasan ekonomi kreatif dan destinasi wisata.

Salah satunya adalah kawasan Pasar Sitimang dan Sijimat yang memiliki nilai sejarah sebagai bagian dari perkembangan ekonomi Kota Jambi pada masa lalu.

“Contohnya kawasan Pasar Sitimang dan Sijimat yang selama ini belum berfungsi secara optimal. Kami mendorong kerja sama bersama Kementerian Ekraf karena kawasan tersebut memiliki potensi sejarah peradaban Kota Jambi sebagai pusat ekonomi,” jelas Diza.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Jambi dan Kementerian Ekonomi Kreatif dapat mempercepat pengembangan potensi daerah sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pihak, Pemkot Jambi optimistis Danau Kajang Lako maupun sejumlah aset potensial lainnya dapat berkembang menjadi destinasi unggulan sekaligus penggerak baru ekonomi kreatif di Kota Jambi.(*)




Operasi Antik Siginjai 2026, Polisi Bungo Ungkap Peredaran Sabu di Pelepat Ilir

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen Polres Bungo dalam memberantas peredaran narkotika terus diperkuat.

Melalui Operasi Antik Siginjai 2026, jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Bungo mengungkap dugaan kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan mengamankan seorang pria berinisial TW (31) di Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo.

Penangkapan dilakukan pada Senin 13 Juli 2026 sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Singasari RT 010 RW 002 Unit 2 SP B, Desa Lembah Kuamang, Kecamatan Pelepat Ilir.

Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita satu paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 6,30 gram yang ditemukan tersimpan di dalam kotak rokok.

Kapolres Bungo melalui Kasat Resnarkoba AKP Panji Lazuardi, S.H., M.H. mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut.

“Menindaklanjuti informasi itu, Tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin Kanit Idik I IPDA Indra langsung melakukan penyelidikan. Setelah memastikan keberadaan terduga pelaku, petugas bergerak cepat melakukan penangkapan dan penggeledahan,” ujar AKP Panji.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan satu plastik klip berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu. Barang tersebut disembunyikan di dalam kotak rokok merek LA ICE.

Selain barang bukti sabu, polisi turut mengamankan satu unit telepon genggam Samsung Galaxy A03s warna hitam serta satu unit sepeda motor Kawasaki D-Tracker warna hitam yang diduga digunakan dalam aktivitas pelaku.

Saat ini, tersangka bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bungo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Atas dugaan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman berat.

Polres Bungo menegaskan akan terus meningkatkan pengungkapan kasus narkotika melalui Operasi Antik Siginjai 2026 sebagai langkah memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukum Kabupaten Bungo.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.(*)




Pelabuhan Jambi Jadi Fokus Pencegahan Narkoba, Pelindo Gandeng Polda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi bersama  Ditresnarkoba Polda Jambi memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di kawasan Pelabuhan Jambi, Kamis 16 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Antik Siginjai 2026 yang bertujuan meningkatkan kesadaran para pekerja terhadap bahaya narkoba sekaligus mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan berintegritas.

Sebagai salah satu objek vital nasional dengan mobilitas orang dan barang yang tinggi, kawasan pelabuhan dinilai membutuhkan sumber daya manusia yang profesional serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sosialisasi menghadirkan IPDA Suramin, Plt Panit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Jambi, bersama personel Satgas Operasi Antik Siginjai 2026.

Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkoba, modus terbaru peredaran gelap narkotika, konsekuensi hukum, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan kerja.

Kegiatan diikuti oleh perwakilan Pelindo Regional 2 Jambi, IPC TPK Jambi, PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP), PT BIMA, JAI, tim keamanan, serta sejumlah anak perusahaan dan unit kerja di lingkungan Pelindo Jambi Group.

Mewakili manajemen, Kepala Terminal IPC TPK Jambi, Wedhar Aji Tani S, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang sehat dan bebas narkoba.

“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh insan Pelindo Group terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata dia.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, sehingga seluruh pekerja dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, IPDA Suramin menegaskan bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba dapat menyasar siapa saja, termasuk lingkungan kerja strategis seperti kawasan pelabuhan.

Karena itu, pencegahan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, peningkatan pengetahuan, kepedulian, serta keberanian untuk menolak dan melaporkan penyalahgunaan narkotika menjadi langkah penting dalam memutus rantai peredaran gelap narkoba.

Melalui kolaborasi dalam Operasi Antik Siginjai 2026 tersebut, Pelindo Regional 2 Jambi dan Ditresnarkoba Polda Jambi berharap budaya kerja yang berintegritas semakin kuat sehingga kawasan pelabuhan tetap menjadi lingkungan yang aman, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.(*)




DPRD Jambi Gandeng PT PPI, Ivan Wirata Dorong Hilirisasi agar Komoditas Tak Lagi Dijual Mentah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi II DPRD Provinsi Jambi mengambil langkah strategis untuk memperkuat daya saing ekonomi daerah dengan melakukan konsultasi ke PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI) di Jakarta.

Pertemuan tersebut difokuskan pada pengembangan hilirisasi industri, perluasan pasar ekspor, serta penguatan tata niaga komoditas unggulan Jambi agar memiliki nilai tambah yang lebih besar.

Kunjungan dipimpin pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Jambi, termasuk Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, yang membawa sejumlah gagasan strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah melalui investasi, industri pengolahan, dan perluasan akses pasar internasional.

Menurut Ivan Wirata, Jambi memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari kelapa sawit, karet, kopi Arabika Kerinci, kayu manis, pinang, kelapa, hasil perikanan hingga batu bara.

Namun, sebagian besar komoditas tersebut masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga manfaat ekonominya belum maksimal dirasakan masyarakat.

“Potensi komoditas Jambi sangat besar. Tantangannya sekarang bagaimana hasil-hasil tersebut tidak lagi dijual sebagai bahan mentah, tetapi diolah di Jambi sehingga mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan asli daerah, dan memberikan kesejahteraan yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Ivan.

Dorong Hilirisasi hingga Pasar Ekspor

Dalam pertemuan bersama jajaran PT PPI, Komisi II DPRD Provinsi Jambi membahas berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan industri hilir berbasis komoditas unggulan, peningkatan standar mutu produk ekspor, sertifikasi internasional, digitalisasi perdagangan, hingga peluang PT PPI menjadi off-taker bagi produk-produk unggulan asal Jambi.

DPRD juga menilai hilirisasi menjadi kunci agar komoditas daerah tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi dari sektor produksi, tetapi juga dari proses pengolahan yang mampu meningkatkan daya saing di pasar global.

Muara Sabak Diusulkan Jadi Gerbang Ekspor

Selain penguatan industri, Komisi II turut mendorong pengembangan Pelabuhan Muara Sabak sebagai pintu ekspor langsung dari Sumatera bagian tengah.

Langkah tersebut dinilai dapat memangkas biaya logistik, mempercepat distribusi barang, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pelabuhan di luar Provinsi Jambi.

Tak hanya itu, DPRD juga mengusulkan pembentukan Jambi Export Center sebagai pusat promosi, inkubasi bisnis, business matching, hingga fasilitasi ekspor yang melibatkan PT PPI, BUMD, koperasi, UMKM, dan pelaku usaha.

PT PPI Siap Perkuat Sinergi

Dalam kesempatan itu, PT PPI menyambut baik inisiatif DPRD Provinsi Jambi yang secara aktif membangun komunikasi untuk memperkuat perdagangan daerah.

Sebagai anggota Holding Pangan ID FOOD, PT PPI memiliki peran sebagai export gateway, agregator, off-taker, sekaligus fasilitator perdagangan nasional yang dinilai dapat menjadi mitra strategis bagi pengembangan komoditas unggulan Jambi.

Dari hasil konsultasi tersebut, sejumlah langkah lanjutan disepakati untuk dikembangkan bersama.

Antara lain penyusunan skema kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan PT PPI, penguatan hilirisasi komoditas, pembangunan trading hub dan pusat logistik, fasilitasi business matching dengan pasar internasional, serta peningkatan kapasitas UMKM agar mampu memenuhi standar ekspor global.

Ivan berharap sinergi ini menjadi titik awal transformasi ekonomi Jambi dari daerah penghasil bahan baku menjadi pusat industri pengolahan dan perdagangan komoditas unggulan di Sumatera.

“Kami ingin Jambi tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil komoditas, tetapi menjadi pusat nilai tambah, pusat investasi, dan gerbang ekspor yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.(*)




Promo Hari Bhayangkara Yamaha Flagship Shop Jambi, Servis Motor Diskon Rp30 Ribu dan Jemput Gratis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha Flagship Shop (FSS) Jambi menghadirkan beragam promo spesial selama Juli 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara.

Program ini memberikan berbagai keuntungan bagi pelanggan, mulai dari potongan biaya servis, layanan jemput motor tanpa biaya, hingga hadiah khusus bagi konsumen loyal.

Melalui promo tersebut, pelanggan bisa memperoleh diskon servis sebesar Rp30.000.

Caranya cukup mudah, yakni dengan menunjukkan postingan promo saat datang ke Yamaha Flagship Shop Jambi. Potongan harga berlaku untuk biaya servis maupun pembelian oli.

Tak hanya menawarkan promo servis, Yamaha Flagship Shop Jambi juga kembali menghadirkan layanan Service Kunjung Yamaha (SKY) yang dirancang untuk memudahkan pelanggan yang memiliki keterbatasan waktu.

Melalui layanan ini, teknisi Yamaha akan menjemput sepeda motor pelanggan secara gratis dengan jangkauan maksimal lima kilometer dari dealer.

Setelah proses servis selesai, motor akan diantarkan kembali ke lokasi pelanggan sehingga aktivitas tetap berjalan tanpa harus datang langsung ke bengkel.

Selain itu, Yamaha Flagship Shop Jambi juga memberikan apresiasi kepada pelanggan melalui Program Reward Konsumen Loyal.

Setiap pelanggan yang rutin melakukan servis berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan menggunakan layanan resmi Yamaha.

Manajemen Yamaha Flagship Shop Jambi berharap rangkaian promo tersebut dapat memberikan pengalaman servis yang lebih mudah, praktis, dan menguntungkan bagi masyarakat.

Sekaligus mengajak pemilik sepeda motor Yamaha untuk melakukan perawatan berkala agar performa kendaraan tetap optimal.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lengkap mengenai promo Juli 2026 ini, dapat menghubungi 0857-5830-5005 atau mengunjungi akun Instagram @yamahaflagshipjambi.(*)




Perdana di Sumatera, Yamaha CLASSY Ride & Chill Gabungkan Touring, Lifestyle, dan Kreativitas

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha Indonesia kembali memperkuat eksistensi lini skutik Classy melalui penyelenggaraan CLASSY Ride & Chill, sebuah kegiatan yang memadukan touring santai dengan aktivitas lifestyle.

Setelah sukses digelar di berbagai kota di Indonesia, event ini untuk pertama kalinya hadir di Pulau Sumatera dengan melibatkan lebih dari 300 pengguna Yamaha Grand Filano Hybrid dan Yamaha Fazzio Hybrid.

Kegiatan berlangsung di tiga provinsi, yakni Aceh, Bengkulu, dan Lampung.

Tak sekadar menjadi ajang berkendara bersama, CLASSY Ride & Chill dirancang sebagai wadah bagi para pengguna skutik Classy Yamaha untuk menikmati perjalanan, mengeksplorasi destinasi lokal, hingga mengekspresikan gaya hidup melalui berbagai aktivitas kreatif.

Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Rifki Maulana, mengatakan konsep ini lahir untuk menjawab tren berkendara yang kini tidak hanya berorientasi pada mobilitas, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda.

“Untuk pertama kalinya kami menghadirkan CLASSY Ride & Chill di Pulau Sumatera. Tidak hanya menikmati riding bersama Grand Filano Hybrid dan Fazzio Hybrid, peserta juga diberi ruang untuk berekspresi melalui fashion, modifikasi, hingga aktivitas kreatif yang mencerminkan karakter pengguna Classy Yamaha,” ujarnya.

Menurut Rifki, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa konsep touring dengan nuansa santai dan estetik semakin diminati.

Jelajahi Aceh dengan Touring Bernuansa Lifestyle

Di Aceh, ratusan peserta melintasi sejumlah ikon Kota Banda Aceh hingga kawasan perbukitan Aceh Besar.

Perjalanan tersebut menjadi ajang merasakan kenyamanan berkendara Yamaha Grand Filano Hybrid dan Yamaha Fazzio Hybrid di berbagai kondisi jalan.

Setelah tiba di lokasi tujuan, peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti demo modifikasi motor, custom graphic painting langsung di bodi kendaraan, hingga sesi foto di area bertema estetik yang menjadi favorit peserta.

Bengkulu Padukan Touring dan Aktivitas Kreatif

Keseruan berlanjut di Bengkulu melalui perjalanan dari Yamaha Thamrin Bengkulu menuju kawasan wisata pesisir Taman Wisata Wahana Surya.

Selain touring, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas seperti Best OOTD Walk Session, kontes modifikasi motor, area foto bergaya urban, fun games, grill party, hingga hiburan musik yang menghadirkan suasana santai sesuai konsep CLASSY Ride & Chill.

Lampung Tawarkan Sensasi Riding ke Pantai

Sementara di Lampung, rombongan rider memulai perjalanan dari Sentral Yamaha Lampung menuju Kyokko Beach.

Sesampainya di lokasi, peserta menikmati berbagai kegiatan kreatif seperti helmet painting, Classy Show Off, permainan interaktif, hingga penampilan grup musik lokal yang melengkapi suasana sore di kawasan pantai.

Skutik Hybrid untuk Gaya Hidup Modern

Melalui penyelenggaraan CLASSY Ride & Chill, Yamaha ingin menegaskan bahwa berkendara kini telah menjadi bagian dari lifestyle sekaligus sarana membangun komunitas.

Dua produk andalan, yakni Yamaha Grand Filano Hybrid dan Yamaha Fazzio Hybrid, dibekali teknologi Blue Core Hybrid yang mengutamakan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan performa.

Yamaha mengklaim Grand Filano Hybrid mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 60,2 km per liter, sedangkan Fazzio Hybrid mencapai 58 km per liter, sehingga cocok digunakan untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak menengah.

Saat ini Yamaha Fazzio Hybrid tersedia dalam empat varian, sedangkan Grand Filano Hybrid dipasarkan dalam dua pilihan tipe dengan harga rekomendasi On The Road (OTR) Jakarta.(*)




Gibran Tinjau RSUD Raden Mattaher, Gubernur Jambi Ajukan Percepatan MRI Baru dan Tambahan Dokter Jantung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke RSUD Raden Mattaher Jambi dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Jambi untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas di sektor kesehatan.

Salah satu yang menjadi perhatian utama ialah percepatan pengadaan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) baru serta penambahan tenaga dokter spesialis jantung.

Gubernur Jambi Al Haris mendampingi langsung Wapres Gibran saat meninjau berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di rumah sakit rujukan milik pemerintah provinsi tersebut, Kamis 16 Juli 2026.

Selama berada di RSUD Raden Mattaher, Gibran menyempatkan diri melihat pelayanan di sejumlah ruang perawatan, menyapa pasien, serta berdialog dengan keluarga pasien mengenai pelayanan kesehatan yang mereka terima.

Momentum itu dimanfaatkan Pemprov Jambi untuk menyampaikan kebutuhan alat kesehatan yang dinilai mendesak.

Salah satunya penggantian alat MRI yang telah beroperasi sejak 2014.

Direktur Utama RSUD Raden Mattaher, drg. Iwan Hendrawan, mengatakan usulan tersebut telah disampaikan kepada Wakil Presiden agar proses pengadaannya dapat dipercepat.

“Kami menyampaikan bahwa MRI yang digunakan saat ini merupakan alat sejak 2014. Harapannya, pengadaan yang semula direncanakan pada 2027 dapat dipercepat menjadi tahun ini,” ujarnya.

Selain peralatan medis, keterbatasan tenaga dokter spesialis juga menjadi perhatian.

RSUD Raden Mattaher masih membutuhkan tambahan dokter, terutama spesialis jantung, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Iwan, proses pendidikan dokter spesialis memerlukan waktu yang cukup panjang sehingga kebutuhan tenaga medis belum bisa dipenuhi dalam waktu singkat.

“Untuk dokter spesialis jantung juga kami sampaikan karena proses pendidikan masih membutuhkan waktu sekitar dua tahun.

Persoalan SDM memang masih menjadi tantangan pelayanan kesehatan,” katanya.

Ia menambahkan, beberapa layanan spesialis lainnya juga masih membutuhkan dukungan tenaga medis agar pelayanan rumah sakit semakin optimal.

Pemprov Jambi berharap dukungan dari Kementerian Kesehatan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan tersebut, sehingga kualitas pelayanan di RSUD Raden Mattaher terus meningkat.

Menurut Iwan, Wakil Presiden Gibran memberikan respons positif terhadap berbagai usulan yang disampaikan.

Pemerintah Pusat disebut siap mendukung peningkatan fasilitas kesehatan, termasuk percepatan pengadaan alat kesehatan dan penguatan layanan bedah yang saat ini masih menghadapi waktu tunggu cukup panjang.

“Pak Wapres memberikan respons yang baik dan siap membantu kebutuhan rumah sakit, termasuk percepatan alat kesehatan serta peningkatan layanan bedah,” pungkasnya.(*)




Forum Konsultasi Publik Digelar, Puskesmas Tanjung Pinang Fokus Benahi Pelayanan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Puskesmas Tanjung Pinang terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Forum Konsultasi Publik yang menjadi ruang dialog antara penyedia layanan kesehatan dan masyarakat untuk menyerap kritik, saran, serta masukan demi perbaikan pelayanan.

Kegiatan yang digelar di lingkungan Puskesmas Tanjung Pinang itu dihadiri perwakilan pemerintah, tokoh masyarakat, kader kesehatan, lintas sektor, hingga masyarakat yang selama ini memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas tersebut.

Forum berlangsung interaktif. Berbagai masukan disampaikan peserta, mulai dari peningkatan kenyamanan ruang tunggu, penyempurnaan alur pelayanan, kemudahan memperoleh informasi, hingga penguatan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Selain menyampaikan sejumlah catatan, peserta juga memberikan apresiasi terhadap berbagai layanan yang telah berjalan baik.

Mereka berharap inovasi pelayanan terus dilakukan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin cepat, nyaman, dan berkualitas.

Seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun langkah-langkah perbaikan pelayanan.

Forum ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Puskesmas Tanjung Pinang dalam menerapkan pelayanan publik yang terbuka, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kepala Puskesmas Tanjung Pinang, dr. Tini, mengatakan Forum Konsultasi Publik menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat sebagai penerima layanan.

“Melalui forum ini kami ingin mendengar secara langsung harapan, kritik, dan saran dari masyarakat. Setiap masukan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan yang kami berikan semakin baik,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh fasilitas maupun tenaga medis, tetapi juga oleh kemampuan penyelenggara layanan dalam memahami kebutuhan masyarakat.

Karena itu, seluruh masukan yang diterima akan dipelajari dan ditindaklanjuti sesuai prioritas serta kemampuan yang dimiliki.

“Kami ingin pelayanan di Puskesmas Tanjung Pinang terus berkembang menjadi lebih cepat, lebih ramah, lebih mudah diakses, dan mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat,” kata dr. Tini.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan juga akan dilakukan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan inovasi layanan, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Puskesmas Tanjung Pinang berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka sehingga setiap kebijakan maupun pengembangan layanan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(*)