Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — Hisense sebagai merek peralatan elektronik dan rumah tangga terkemuka di dunia, menghadirkan visi “Innovating a Brighter Life” melalui seri kulkas terbaru PureSmart Duo. Dirancang sebagai pusat kendali cerdas di dapur, seri ini kini mulai dipasarkan di berbagai negara.

Setelah memperkenalkan AI Companion Suite di ajang IFA 2026, Hisense kini memperluas penerapan kecerdasan buatan (AI) dari perangkat rumah tangga menuju pengalaman yang saling terhubung di seluruh rumah. Melalui platform ConnectLife, PureSmart Duo Series menghubungkan pengguna, perangkat rumah tangga, dan berbagai pengalaman agar AI menjadi bagian yang lebih alami dalam kehidupan sehari-hari.

Konsep Social Kitchen Hisense menempatkan dapur bukan sekadar sebagai tempat menyiapkan makanan, melainkan juga ruang untuk berkumpul dan berinteraksi. Melalui AI Companion Suite, Hisense memadukan kegiatan memasak, hiburan, dan komunikasi sehingga keluarga serta teman dapat menikmati waktu bersama di dapur.

Salah satu model kulkas empat pintu dalam seri PureSmart Duo memiliki kapasitas 611 liter dan layar pintar 21 inci. Fitur-fiturnya mendukung kegiatan memasak, menjamu tamu, dan berinteraksi sehari-hari. Sistem es dan air terintegrasi menyediakan es berbentuk bulan sabit, es serut, serta air yang dimurnikan dengan sinar ultraviolet (UV) dengan tingkat sterilisasi 99,9%. Fitur ini memudahkan pengguna menyajikan minuman untuk berbagai kesempatan.

Kulkas ini juga menyediakan konten hiburan melalui platform VIDDA untuk menonton tayangan streaming dan siaran televisi langsung, serta memutar musik melalui layar 21 inci. Pengguna dapat menikmati hiburan sambil memasak, menikmati makanan, atau bersantai tanpa melewatkan gol penentu maupun episode terakhir serial favorit di tengah kegiatan menyiapkan makanan.

Pada akhir pekan, keluarga dapat memilih resep bersama, sementara perangkat rumah tangga yang saling terhubung turut mempermudah proses persiapan makanan. Saat ada acara kumpul-kumpul, kulkas ini berfungsi sebagai pusat interaksi. Para tamu dapat menggunakan fitur Beverage Master pada layar pintar untuk memilih minuman favorit dan mengikuti petunjuk cara membuatnya. Dengan demikian, tuan rumah dapat mengurangi waktu mengurus dapur dan lebih menikmati kebersamaan dengan para tamu.

Bagi Hisense, AI Companion Suite bukan sekadar menghadirkan perangkat rumah tangga cerdas. Teknologi ini juga dirancang untuk mempererat hubungan antarmanusia dan menciptakan suasana yang lebih hangat dengan menjadikan dapur sebagai tempat orang berkumpul secara alami.

Tentang Hisense Indonesia
Hisense, berdiri pada 1969, adalah pemimpin industri peralatan rumah tangga dan elektronik di dunia yang beroperasi di lebih dari 180 negara. Hisense menyediakan berbagai produk multimedia bermutu tinggi, perangkat rumah tangga, dan solusi TI pintar.

Menurut Omdia, volume penjualan TV Hisense ukuran 100 inci dan lebih berada di peringkat No.1 dunia (2023 hingga Semester I-2026). Hisense merupakan pelopor RGB MiniLED yang terus menghadirkan inovasi generasi baru pada segmen ini. Sebagai sponsor resmi FIFA World Cup 2026™, Hisense berkomitmen menjalin kemitraan di bidang olahraga untuk menjangkau audiens global.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Informasi Penerbangan Bandara Jambi Sabtu Esok, Simak 8 Jadwal di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Calon penumpang yang hendak bepergian menggunakan pesawat dari Kota Jambi pada Sabtu 31 Oktober 2026 perlu memperhatikan jadwal keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha.

Berdasarkan data jadwal yang tersedia, terdapat delapan penerbangan domestik yang melayani keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB).

Sebagian besar penerbangan menuju Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta (CGK), sedangkan satu penerbangan melayani rute Batam (BTH).

Empat maskapai yang melayani penerbangan tersebut meliputi Batik Air, Citilink, Super Air Jet, dan Garuda Indonesia.

Jadwal keberangkatan dimulai pukul 06.00 WIB dan berlanjut hingga penerbangan terakhir pada pukul 17.30 WIB.

Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan udara, mengetahui waktu keberangkatan sejak awal dapat membantu mengatur perjalanan menuju bandara sekaligus menghindari risiko tertinggal pesawat.

Jadwal Lengkap 8 Penerbangan dari Bandara Jambi

Berikut daftar jadwal keberangkatan pesawat dari Bandara Sultan Thaha Jambi pada Sabtu, 31 Oktober 2026:

Waktu Maskapai Nomor penerbangan Tujuan
06.00 WIB Batik Air ID 6807 Jakarta (CGK)
09.00 WIB Super Air Jet IU 974 Batam (BTH)
09.55 WIB Citilink QG 961 Jakarta (CGK)
11.00 WIB Batik Air ID 6805 Jakarta (CGK)
11.15 WIB Garuda Indonesia GA 127 Jakarta (CGK)
15.05 WIB Garuda Indonesia GA 129 Jakarta (CGK)
16.00 WIB Super Air Jet IU 841 Jakarta (CGK)
17.30 WIB Citilink QG 965 Jakarta (CGK)

Dari delapan jadwal tersebut, tujuh penerbangan melayani rute Jambi–Jakarta dan satu penerbangan melayani rute Jambi–Batam.

Penerbangan paling pagi menggunakan Batik Air dengan nomor ID 6807 pada pukul 06.00 WIB.

Sementara itu, penerbangan terakhir menggunakan Citilink QG 965 dengan jadwal keberangkatan pukul 17.30 WIB.

Perhatikan Jadwal Penerbangan Pukul 11.00 WIB

Calon penumpang juga perlu memperhatikan jadwal keberangkatan menjelang siang.

Pada pukul 11.00 WIB, Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6805 dijadwalkan berangkat menuju Jakarta. Selanjutnya, Garuda Indonesia GA 127 menyusul pada pukul 11.15 WIB.

Kedua penerbangan tersebut memiliki selisih waktu hanya 15 menit.

Karena itu, penumpang sebaiknya mengatur waktu kedatangan dan menyelesaikan proses check-in sesuai ketentuan masing-masing maskapai.

Tips agar Tidak Tertinggal Pesawat

Sebelum menuju Bandara Sultan Thaha, calon penumpang perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Datang lebih awal: Usahakan tiba sekitar dua jam sebelum keberangkatan untuk memberikan waktu yang cukup bagi proses check-in dan pemeriksaan keamanan, dengan tetap mengikuti ketentuan maskapai.
  • Periksa nomor penerbangan: Pastikan kode penerbangan dan tujuan sesuai dengan tiket yang dimiliki.
  • Siapkan dokumen perjalanan: Pastikan identitas dan dokumen yang diperlukan sudah tersedia.
  • Perhatikan penerbangan pagi: Penumpang Batik Air ID 6807 yang berangkat pukul 06.00 WIB sebaiknya mengatur transportasi menuju bandara sejak malam sebelumnya.
  • Periksa informasi terbaru: Pastikan tidak ada perubahan jadwal, penundaan, atau pembatalan melalui aplikasi dan kanal resmi maskapai.

Jadwal penerbangan dapat berubah mengikuti kondisi operasional, cuaca, maupun lalu lintas udara.

Karena itu, informasi dalam daftar ini tidak menggantikan konfirmasi status penerbangan secara langsung.

Cek Kode Bandara Sebelum Berangkat

Untuk menghindari kesalahan tujuan, berikut kode bandara yang perlu diketahui calon penumpang:

  • DJB: Bandara Sultan Thaha, Jambi.
  • CGK: Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
  • BTH: Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Calon penumpang dapat memantau informasi penerbangan melalui aplikasi resmi maskapai maupun kanal informasi Bandara Sultan Thaha.

Dengan delapan jadwal keberangkatan yang tersedia pada Sabtu ini, masyarakat Jambi memiliki pilihan penerbangan menuju Jakarta dan Batam.

Pastikan kembali waktu keberangkatan, nomor penerbangan, dan status perjalanan sebelum menuju bandara agar perjalanan berlangsung lebih lancar dan nyaman.(*)




Indonesia Bawa Program Pemberdayaan Perempuan ke Forum Dunia, XLSMART Sisternet Jangkau 1,6 Juta Orang

VERMONT, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengalaman Indonesia dalam memberdayakan perempuan melalui teknologi digital mendapat ruang di panggung internasional.

Dalam Women20 (W20) USA International Summit 2026 di Vermont, Amerika Serikat, 12–14 Oktober 2026, Indonesia membawa praktik pengembangan keterampilan digital dan kewirausahaan perempuan sebagai salah satu pendekatan untuk memperluas kesempatan ekonomi.

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menjadi bagian dari delegasi Indonesia dalam forum yang mempertemukan perwakilan dari 15 negara tersebut.

Melalui program XLSMART Sisternet, perusahaan ini memperkenalkan pengalaman menghubungkan konektivitas, literasi digital, dan pengembangan usaha perempuan.

Partisipasi tersebut menarik perhatian karena XLSMART menjadi satu-satunya perusahaan telekomunikasi dalam delegasi W20 Indonesia 2026.

Kehadiran perusahaan ini sekaligus membawa perspektif sektor swasta mengenai pentingnya memastikan transformasi digital memberikan manfaat ekonomi yang lebih merata.

Salah satu capaian yang dibawa ke forum internasional tersebut adalah jangkauan XLSMART Sisternet yang telah menembus lebih dari 1,6 juta penerima manfaat melalui berbagai kegiatan digital dan tatap muka.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan keikutsertaan Indonesia dalam forum global harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, bukan berhenti pada pertukaran gagasan.

“Bagi kami, kehadiran Indonesia di W20 bukan sekadar partisipasi dalam forum internasional, tetapi kesempatan untuk membawa pengalaman nyata Indonesia sekaligus mempelajari pendekatan dari berbagai negara. Harapannya, kolaborasi dan pembelajaran tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan Indonesia, terutama dalam meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, dan berpartisipasi dalam ekonomi digital,” ujar Merza.

Indonesia Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Forum W20

W20 USA International Summit 2026 menjadi forum pembahasan berbagai rekomendasi kebijakan untuk memperkuat peran perempuan dalam perekonomian global.

Sejumlah isu yang mendapat perhatian meliputi kewirausahaan, inklusi keuangan dan digital, serta perluasan akses terhadap kesempatan ekonomi.

Forum tersebut menghasilkan rekomendasi yang mencakup delapan pilar strategis dengan penekanan pada implementasi nyata.

Delegasi Indonesia dipimpin Dr. Hadriani Uli Tiur Ida Silalahi. Dalam forum tersebut, Indonesia menyoroti pentingnya menghubungkan kebijakan global dengan kebutuhan perempuan di lapangan, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perempuan di pedesaan, serta kelompok yang masih menghadapi keterbatasan akses teknologi.

Salah satu gagasan yang didorong adalah pengembangan W20 Expo. Inisiatif ini diharapkan menjadi ruang promosi produk UMKM perempuan, mempertemukan pelaku usaha dengan mitra internasional, sekaligus membuka peluang perluasan pasar.

Bagi Indonesia, pembahasan tersebut penting karena pemberdayaan ekonomi perempuan tidak cukup hanya melalui peningkatan akses teknologi.

Perempuan juga membutuhkan keterampilan, pendampingan, akses pembiayaan, dan jaringan usaha agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital.

Dalam kesempatan itu, Adelia Theresa Panjaitan, GM Corporate CSR & Channel Strategy XLSMART, turut berbagi pengalaman pengembangan XLSMART Sisternet sebagai model pemberdayaan yang mengintegrasikan literasi digital, kewirausahaan, dan pengembangan kepemimpinan perempuan.

XLSMART Sisternet Jangkau Lebih dari 1,6 Juta Penerima Manfaat

Pengalaman yang dibawa XLSMART ke W20 tidak terlepas dari perjalanan program Sisternet yang telah berkembang sejak Presidensi G20 Indonesia pada 2022.

Saat itu, XLSMART Sisternet menjadi bagian dari kolaborasi resmi W20 melalui program W20 Sispreneur.

Program tersebut melibatkan lebih dari 1.000 perempuan pelaku usaha dari berbagai wilayah Indonesia untuk mengikuti pembelajaran kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi digital.

Sejumlah peserta terbaik bahkan memperoleh kesempatan memperkenalkan produk mereka dalam rangkaian kegiatan W20 di Indonesia.

Program tersebut kemudian berkembang melalui gerakan #1JutaSisterDigital dan berbagai inisiatif pemberdayaan lainnya.

Hingga kini, XLSMART Sisternet mencatat lebih dari 1,6 juta penerima manfaat melalui aplikasi, pelatihan, kegiatan tatap muka, serta berbagai aktivitas pengembangan kapasitas perempuan.

Capaian tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan terhadap akses pembelajaran digital yang relevan dengan perkembangan dunia usaha dan pekerjaan.

XLSMART juga mengembangkan sejumlah inisiatif untuk memperluas manfaat program.

Melalui aplikasi XLSMART Sisternet dan fitur DigiHer, perempuan dapat mengakses berbagai materi pembelajaran digital.

Sementara itu, program Female Future Leader berfokus pada pengembangan kompetensi dan kepemimpinan perempuan muda.

Dalam pelaksanaannya, XLSMART turut memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan berbagai mitra, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Perusahaan berharap berbagai inisiatif tersebut dapat membantu perempuan memanfaatkan teknologi secara produktif, mulai dari mengelola usaha, meningkatkan keterampilan, hingga mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja.

Akses Internet Saja Tidak Cukup untuk Berdayakan Perempuan

Di tengah pertumbuhan ekonomi digital, kesenjangan akses dan kemampuan menggunakan teknologi masih menjadi tantangan dalam pemerataan kesempatan ekonomi.

Ketersediaan jaringan internet memang membuka akses terhadap pendidikan, informasi, layanan digital, dan pasar yang lebih luas.

Namun, manfaat tersebut tidak otomatis dirasakan seluruh masyarakat apabila tidak disertai keterampilan dan pendampingan yang memadai.

Merza Fachys menilai konektivitas perlu berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas masyarakat agar teknologi benar-benar menghasilkan nilai ekonomi.

“Konektivitas membuka pintu kesempatan, tetapi keterampilan dan pendampingan yang menentukan sejauh mana kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan. Karena itu, pengembangan infrastruktur digital perlu berjalan bersama pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, perempuan perlu memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang sebagai pelaku ekonomi digital, bukan hanya menjadi pengguna teknologi.

Pandangan tersebut menjadi salah satu pesan yang dibawa XLSMART dalam partisipasinya di W20 USA 2026.

Perusahaan ingin mendorong pendekatan pemberdayaan yang menghubungkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dengan peningkatan kemampuan masyarakat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas, Indonesia diharapkan mampu memperluas kesempatan perempuan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing, dan berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi.

Partisipasi di W20 USA 2026 sekaligus melanjutkan komitmen XLSMART dalam mendukung inklusi digital melalui program Sisternet.

Tantangan berikutnya adalah memastikan jangkauan program tersebut terus berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap kemandirian ekonomi perempuan Indonesia.(*)




Wakil Wali Kota Jambi Sambut Kafilah MTQH, Silaturahmi Antardaerah Jadi Sorotan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi mulai menerima kedatangan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi.

Rombongan dari sejumlah kabupaten dan kota dijadwalkan tiba pada 30–31 Oktober 2026 sebelum mengikuti rangkaian perlombaan yang berlangsung hingga 8 November mendatang.

Kafilah Kabupaten Kerinci menjadi rombongan pertama yang tiba di Kota Jambi pada Jumat 30 Oktober 2026 pagi.

Setelah itu, kafilah Kabupaten Muaro Jambi menyusul dengan didampingi Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir.

Pemerintah Kota Jambi menyambut langsung kedatangan para peserta di Lobi Utama Kantor Wali Kota Jambi.

Wakil Wali Kota Jambi sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., memimpin penyambutan bersama jajaran pemerintah daerah.

Kedatangan para kafilah menandai dimulainya rangkaian kegiatan MTQH ke-55 yang mempertemukan peserta dari 11 kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Dalam penyambutan tersebut, Diza menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi ingin memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta selama mengikuti kegiatan.

Ia mengajak para kafilah menjadikan Kota Jambi sebagai rumah bersama dan memanfaatkan momentum MTQH untuk mempererat hubungan antardaerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan kebahagiaan sekaligus kehormatan bagi kami. Anggaplah Kota Jambi sebagai rumah bersama. Bapak dan Ibu bukan sekadar tamu, melainkan keluarga yang datang untuk bersilaturahmi dan bersama-sama menyukseskan syiar Islam,” ujar Diza.

Menurutnya, keberhasilan MTQH tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah juara yang dihasilkan.

Lebih penting dari itu, kegiatan tersebut harus mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadits serta mendorong masyarakat mengamalkan ajarannya.

“MTQH bukan sekadar perlombaan untuk mencari yang terbaik. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari syiar Islam dan upaya melahirkan generasi Qur’ani yang mampu membaca, memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits,” tambahnya.

Diza juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan setelah menempuh perjalanan menuju Kota Jambi.

Ia berharap setiap cabang perlombaan berlangsung tertib, lancar, dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Selain membawa agenda keagamaan, MTQH ke-55 juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk menggerakkan kembali aktivitas ekonomi.

Pemkot Jambi melibatkan hampir 200 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Diza mengatakan keterlibatan UMKM menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membantu pemulihan ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha yang terdampak kondisi kabut asap dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami ingin kegiatan MTQH ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi keagamaan, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Karena itu, hampir 200 UMKM kami libatkan agar mereka dapat berpartisipasi dan memperoleh manfaat dari kegiatan ini,” jelasnya.

Keterlibatan ratusan pelaku usaha tersebut diharapkan membuka peluang perdagangan selama kegiatan berlangsung.

Meningkatnya kunjungan peserta dan masyarakat dari berbagai daerah juga berpotensi mendorong aktivitas sektor kuliner, perdagangan, dan ekonomi kreatif.

Dengan demikian, penyelenggaraan MTQH tidak hanya menjadi agenda kompetisi keagamaan, tetapi juga ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar.

Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Jambi atas penyambutan kafilah daerahnya.

Ia berharap pelaksanaan MTQH ke-55 berjalan sukses dan mampu mempererat hubungan antarkabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Menurut Junaidi, capaian juara bukan satu-satunya hal yang perlu dikejar dalam kompetisi tersebut.

Terjaganya silaturahmi dan lahirnya generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta mencintai Al-Qur’an juga menjadi tujuan penting.

Sementara itu, Diza mewakili Pemkot Jambi dan panitia turut menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun penyambutan.

Pemerintah daerah, katanya, akan terus berupaya memastikan seluruh kafilah mendapatkan kenyamanan selama berada di Kota Jambi.

Berdasarkan jadwal panitia, kedatangan kafilah dari 11 kabupaten dan kota berlangsung selama dua hari, yakni 30 dan 31 Oktober 2026.

Berikut jadwal kedatangan peserta:

Jumat, 30 Oktober 2026:

  • Kota Jambi
  • Kabupaten Muaro Jambi
  • Kota Sungai Penuh
  • Kabupaten Batanghari
  • Kabupaten Kerinci

Sabtu, 31 Oktober 2026:

  • Kabupaten Tebo
  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur
  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat
  • Kabupaten Merangin
  • Kabupaten Bungo
  • Kabupaten Sarolangun

Setelah seluruh kafilah tiba, peserta akan mengikuti berbagai cabang perlombaan hingga 8 November 2026.

Melalui MTQH ke-55, Kota Jambi diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan kompetisi, tetapi juga ruang mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Islam, dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Kehadiran 11 kafilah daerah serta keterlibatan hampir 200 UMKM menjadi dua aspek yang diharapkan memberikan manfaat bagi Kota Jambi selama penyelenggaraan MTQH tingkat provinsi tersebut.(*)




Pasar Malam di Tengah MTQH ke-55 Jambi Disorot, Pemkot Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Judi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kehadiran pasar malam di sekitar lokasi Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi 2026 menjadi perhatian masyarakat.

Aktivitas hiburan yang berlangsung di kawasan perkantoran Wali Kota Jambi itu memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian kegiatan pendukung dengan suasana religius MTQH.

Menanggapi sorotan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menegaskan bahwa seluruh aktivitas yang berkaitan dengan penyelenggaraan MTQH harus mengikuti ketentuan hukum dan tidak boleh mengarah pada praktik perjudian.

Juru Bicara Pemkot Jambi yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi, M Saleh Ridha, mengatakan pemerintah berkomitmen menjaga tujuan utama MTQH sebagai ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani.

Menurutnya, keberadaan kegiatan hiburan tidak boleh menggeser nilai keagamaan yang menjadi dasar penyelenggaraan MTQH.

“Perlu kami tegaskan bahwa MTQH merupakan kegiatan keagamaan dan syiar Islam. Komitmen Pemerintah Kota Jambi adalah menjaga marwah kegiatan ini agar tetap berjalan sesuai tujuan utamanya. Tidak ada ruang bagi praktik perjudian maupun aktivitas lain yang bertentangan dengan ketentuan dan nilai-nilai agama,” tegas Saleh Ridha, Jumat 30 Oktober 2026.

Di tengah perhatian masyarakat terhadap aktivitas hiburan tersebut, Pemkot Jambi menjelaskan bahwa pasar malam merupakan kegiatan pendukung untuk menyediakan ruang rekreasi bagi pengunjung MTQH.

Saleh menyebut pengunjung MTQH tidak hanya berasal dari Kota Jambi, tetapi juga dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Kehadiran pasar malam diharapkan memberikan pilihan hiburan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Pemkot juga menyoroti kontribusi kegiatan tersebut terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif.

Berdasarkan informasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang disampaikan Saleh, perputaran ekonomi dari aktivitas pasar malam tercatat mencapai sekitar Rp50 juta setiap malam.

Angka tersebut menjadi salah satu indikator aktivitas perdagangan yang tumbuh selama penyelenggaraan MTQH.

Para pedagang dan pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan meningkatnya kunjungan masyarakat untuk memperluas pasar.

Pemkot juga mengaitkan aktivitas ekonomi tersebut dengan kondisi pelaku usaha yang sebelumnya terdampak kabut asap di Kota Jambi.

Namun, pemerintah menegaskan bahwa manfaat ekonomi tidak boleh menjadi alasan untuk membiarkan aktivitas hiburan yang melanggar hukum.

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah keberadaan permainan berhadiah di area pasar malam.

Menanggapi hal tersebut, Saleh menegaskan bahwa setiap bentuk hiburan harus memenuhi ketentuan hukum.

Pemerintah tidak membenarkan praktik perjudian yang berkedok permainan maupun aktivitas lain yang melanggar aturan.

Pemkot Jambi menyatakan akan melakukan pengawasan dan mengambil tindakan apabila menemukan kegiatan yang terbukti mengarah pada perjudian atau pelanggaran lainnya.

“Seluruh aktivitas pendukung MTQH harus tetap berada dalam koridor aturan. Apabila ditemukan pelanggaran, tentu akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan aman, nyaman, dan tetap dalam suasana religius,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerintah ingin menjaga keseimbangan antara aktivitas hiburan, kepentingan ekonomi masyarakat, dan nilai-nilai keagamaan.

Meski demikian, efektivitas pengawasan di lapangan menjadi hal penting untuk memastikan seluruh aktivitas benar-benar berjalan sesuai ketentuan.

Lebih jauh, Pemkot Jambi ingin menjadikan MTQH ke-55 bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum memperkuat kehidupan religius dan membangun karakter masyarakat.

Saleh mengatakan nilai-nilai MTQH harus tercermin dalam peningkatan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadits, pembentukan generasi muda berakhlak mulia, serta penguatan ukhuwah Islamiyah.

Di sisi lain, penyelenggaraan kegiatan tingkat provinsi tersebut juga diharapkan meningkatkan kunjungan masyarakat, menggerakkan perdagangan, memperluas peluang UMKM, dan memperkenalkan Kota Jambi kepada masyarakat luar daerah.

Pemkot mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian MTQH berlangsung.

Saleh juga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami berharap masyarakat tidak mudah termakan hoaks atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jika ada hal yang perlu diklarifikasi, silakan disampaikan melalui saluran resmi pemerintah agar dapat ditindaklanjuti secara tepat,” pungkasnya.

Pada akhirnya, penyelenggaraan MTQH ke-55 menghadirkan dua kepentingan yang sama-sama perlu dijaga: penguatan syiar Islam dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tantangannya adalah memastikan aktivitas pendukung tetap berada dalam batas hukum, sehingga kemeriahan kegiatan tidak mengaburkan tujuan utama MTQH.(*)




Laba Indosat Melonjak 37,2 Persen Jadi Rp4,9 Triliun, Bisnis AI Mulai Menghasilkan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 37,2 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) menjadi Rp4,9 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026.

Kinerja tersebut berjalan seiring dengan peningkatan pendapatan dan ekspansi perusahaan ke sektor kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, pendapatan Indosat mencapai Rp45,8 triliun hingga September 2026, tumbuh 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, EBITDA tercatat sebesar Rp21,1 triliun.

Pencapaian tersebut memperlihatkan dua arah pertumbuhan bisnis Indosat. Di satu sisi, perusahaan memperkuat bisnis telekomunikasi sebagai sumber pendapatan utama.

Di sisi lain, Indosat mulai mengembangkan infrastruktur dan layanan AI untuk membuka sumber pendapatan baru di luar bisnis konektivitas.

Salah satu perkembangan yang menarik terlihat dari bisnis solusi AI Cloud. Dalam sembilan bulan pertama 2026, pendapatan dari lini usaha tersebut mencapai USD50 juta.

Angka ini bahkan melampaui pendapatan sepanjang 2025 yang tercatat sebesar USD28 juta.

Indosat memperkirakan pendapatan AI Cloud dapat mencapai USD100 juta hingga akhir 2026.

Proyeksi tersebut mencerminkan besarnya peluang pasar komputasi AI dan layanan cloud, meskipun realisasinya tetap bergantung pada perkembangan permintaan dan kemampuan perusahaan mengonversi investasi menjadi pendapatan.

Bisnis Telekomunikasi Masih Jadi Penopang Utama

Di tengah ekspansi AI, bisnis telekomunikasi tetap menjadi fondasi utama kinerja Indosat.

Perusahaan mencatat pertumbuhan Average Revenue Per User (ARPU) seluler gabungan sebesar 16,5 persen secara tahunan menjadi Rp46.000. Pada periode yang sama, trafik data meningkat 16 persen menjadi 14.829 petabyte.

Peningkatan tersebut menunjukkan pertumbuhan penggunaan layanan digital sekaligus kemampuan perusahaan meningkatkan pendapatan rata-rata per pelanggan.

Indosat mengandalkan strategi personalisasi layanan berbasis AI untuk memahami kebutuhan dan perilaku pelanggan.

Pendekatan ini diarahkan untuk menawarkan layanan yang lebih relevan, meningkatkan pengalaman pengguna, serta mengoptimalkan monetisasi jaringan.

Selain pemanfaatan teknologi AI, perusahaan juga melanjutkan investasi pada kualitas jaringan, optimalisasi spektrum, dan pengembangan kapabilitas 5G.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan kekuatan bisnis telekomunikasi menjadi landasan bagi perusahaan untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

Menurutnya, perusahaan tetap berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan, penguatan monetisasi, serta optimalisasi investasi jaringan dan spektrum.

“Bisnis inti telekomunikasi yang kuat merupakan fondasi utama transformasi kami. Fokus kami tetap pada peningkatan pengalaman pelanggan, penguatan monetisasi, serta mengoptimalkan investasi pada jaringan dan spektrum. Kekuatan finansial inilah yang memungkinkan kami untuk berinvestasi pada fase pertumbuhan berikutnya,” ujar Vikram.

Ia menambahkan, investasi Indosat di bidang AI mulai menunjukkan kontribusi terhadap bisnis.

Perusahaan juga terus mengembangkan kapabilitas untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dan solusi AI di Indonesia maupun pasar global.

Indosat Bangun Ekosistem AI, Bidik Kapasitas hingga 1 GW

Strategi transformasi Indosat tidak berhenti pada pengembangan layanan digital.

Perusahaan tengah membangun ekosistem AI terintegrasi yang mencakup konektivitas, jaringan fiber optik, pusat data, kapasitas komputasi, model AI, hingga aplikasi untuk kebutuhan korporasi.

Salah satu fondasi infrastrukturnya adalah jaringan fiber optik sepanjang 86.000 kilometer melalui RAIA Grid.

Infrastruktur tersebut berperan menghubungkan sumber daya komputasi dengan berbagai kebutuhan penerapan AI.

Indosat juga mengembangkan Zankore by Indosat sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur AI generasi berikutnya. Dalam jangka panjang, perusahaan menargetkan kapasitas infrastruktur AI hingga 1 gigawatt (GW).

Target tersebut menunjukkan besarnya ambisi Indosat untuk mengambil bagian dalam pasar infrastruktur AI yang terus berkembang.

Namun, pengembangan kapasitas komputasi dalam skala besar juga membutuhkan investasi, kesiapan energi, infrastruktur pusat data, serta kepastian permintaan dari pelanggan.

Kemampuan mengelola faktor-faktor tersebut akan menentukan keberhasilan ekspansi perusahaan.

Gandeng F5, Indosat Perluas Layanan AI untuk Perusahaan

Untuk memperluas pemanfaatan teknologi AI di sektor bisnis, Indosat menghadirkan Indosat Intelligence Suite melalui kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi global F5.

Layanan ini menyediakan akses terkelola terhadap model dan infrastruktur AI melalui satu lapisan terintegrasi.

Melalui solusi tersebut, pelanggan korporasi dapat mengelola penggunaan AI, mengendalikan biaya, serta memperluas penerapan teknologi secara lebih terukur.

Indosat juga menyebut perusahaan teknologi global mulai menjadi pelanggan layanan AI yang dikembangkan.

Meski demikian, perusahaan belum merinci identitas maupun kontribusi pendapatan dari pelanggan tersebut dalam materi kinerja yang disampaikan.

Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari strategi Indosat untuk mengubah investasi infrastruktur AI menjadi produk komersial yang dapat digunakan pelaku usaha.

Tantangan Indosat: Mengubah Investasi AI Menjadi Bisnis Berkelanjutan

Pertumbuhan pendapatan dan laba sepanjang sembilan bulan pertama 2026 memberikan ruang bagi Indosat untuk mempercepat ekspansi bisnis.

Namun, keberhasilan transformasi menjadi perusahaan teknologi berbasis AI tidak hanya bergantung pada besarnya investasi infrastruktur.

Perusahaan juga perlu membuktikan kemampuan menghasilkan pendapatan berulang, memperluas basis pelanggan korporasi, menjaga efisiensi operasional, dan memastikan layanan AI memiliki daya saing.

Di tengah persaingan industri teknologi, kemampuan mengintegrasikan jaringan telekomunikasi, komputasi, cloud, dan aplikasi bisnis dapat menjadi faktor pembeda.

Bagi Indonesia, pengembangan infrastruktur AI oleh perusahaan telekomunikasi domestik juga membuka peluang memperluas akses teknologi bagi sektor industri dan dunia usaha.

Dengan bisnis konektivitas yang masih tumbuh dan pendapatan AI Cloud yang mulai meningkat, Indosat kini menghadapi fase penting, membuktikan bahwa ekspansi AI mampu berkembang menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan, bukan sekadar proyek investasi teknologi.

Kinerja keuangan hingga September 2026 menjadi modal awal. Tantangan berikutnya adalah memastikan ambisi menjadi AI TechCo benar-benar menghasilkan nilai ekonomi bagi perusahaan dan ekosistem digital Indonesia.(*)




Eks HRD PT GBN Jambi Klaim Diintimidasi hingga Terancam, Tuntut Ganti Rugi Rp129,54 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perselisihan hubungan industrial antara mantan Human Resources Development (HRD) PT Garda Bhakti Nusantara (GBN) Jambi, Nur Alimah, S.H., dengan pihak perusahaan memasuki babak baru.

Tidak hanya mempersoalkan pemutusan hubungan kerja (PHK), Nur melalui kuasa hukumnya juga mengungkap dugaan pengucilan, tekanan psikologis, hingga ancaman selama bekerja di perusahaan tersebut.

Persoalan ini kini mengarah ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jambi setelah proses mediasi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi menghasilkan anjuran penyelesaian melalui jalur pengadilan.

Kuasa hukum Nur, Faishol, S.H., menyebut terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses pemberhentian kliennya.

Salah satu yang dipersoalkan adalah pengumuman pemberhentian yang disebut berlangsung sebelum perusahaan menerbitkan surat PHK resmi.

Menurut Faishol, Deputy Branch Manager (DBM) PT GBN,  berinisial  AT, telah mengumumkan kepada seluruh anggota perusahaan pada 29 September 2026 bahwa Nur tidak lagi menjabat mulai 1 Oktober 2026.

Bahkan, pihak Nur mengklaim nama kliennya telah diganti dengan nama Andri Tirta dalam dokumen Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang sebelumnya berkaitan dengan jabatan HRD.

Sementara itu, surat PHK bernomor 001/PHK/GBN-MDN/X/2026 baru terbit pada 19 Oktober 2026 dengan tanggal efektif pemberhentian 21 Oktober 2026.

Perbedaan tanggal tersebut menjadi salah satu dasar keberatan Nur terhadap prosedur pemberhentian yang ditempuh perusahaan.

“Klien kami diduga telah diberhentikan secara sepihak sebelum adanya surat PHK resmi. Bahkan, namanya disebut telah diganti dalam dokumen PKWT dan pemberhentiannya diumumkan kepada seluruh anggota perusahaan sejak 29 September 2026. Ini menjadi salah satu bukti yang akan kami ajukan dalam proses perselisihan hubungan industrial,” ujar Faishol.

Dugaan Pengucilan hingga Ancaman di Lingkungan Kerja

Persoalan yang dialami Nur, menurut kuasa hukumnya, tidak berhenti pada administrasi pemberhentian.

Ia juga mengaku menghadapi serangkaian perlakuan yang dinilai menekan kondisi psikologisnya selama bekerja.

Faishol menyebut dugaan tindakan tersebut berlangsung sejak 7 September hingga 21 Oktober 2026.

Beberapa peristiwa yang dipersoalkan meliputi pengambilan meja dan kursi kerja, pengalihan tugas serta tanggung jawab, pemeriksaan tas dan sepeda motor, hingga penghilangan identitas HRD pada loker kerja.

Nur juga mempersoalkan komunikasi internal perusahaan. Ketika mempertanyakan perlakuan DBM AT, ia disebut menerima komentar bernada merendahkan dalam grup kerja.

Salah satu komentar yang disorot menggunakan istilah “ngeyel” dan “terlalu baper”.

Ucapan tersebut, menurut pihak Nur, disampaikan oleh seseorang berinisial IR yang disebut sebagai Supervisor HRD GBN Medan.

Rangkaian kejadian itu membuat Nur merasa kehilangan kenyamanan dan mengalami tekanan selama berada di lingkungan kerja.

Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari materi perselisihan yang tengah dipersiapkan pihak Nur untuk dibawa ke jalur hukum.

Dugaan Ancaman Jadi Persoalan Serius

Salah satu bagian yang paling disorot dalam perkara ini adalah dugaan ancaman verbal terhadap Nur.

Kuasa hukumnya menyebut seorang staf berinisial ES diduga melontarkan kalimat bernada ancaman setelah muncul persoalan terkait pengambilan meja dan kursi kerja Nur.

“Saya akan buat hidup Ibu tidak akan tenang selamanya.”

Kalimat tersebut, menurut pihak Nur, berdampak terhadap kondisi psikologis kliennya.

Faishol menyatakan Nur bahkan membutuhkan pendampingan dan penanganan dari psikolog setelah mengalami rangkaian peristiwa tersebut.

“Ancaman tersebut bukan persoalan sepele. Klien kami mengalami tekanan psikis dan harus mendapatkan penanganan psikologis. Kami akan mempertimbangkan dugaan pengancaman ini sebagai bagian dari langkah hukum, sekaligus mengajukan tuntutan ganti rugi immaterial sebesar Rp50 juta dalam perkara di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jambi,” kata Faishol.

Pihak Nur menilai dugaan ancaman tersebut perlu mendapat perhatian karena menyangkut rasa aman pekerja di lingkungan perusahaan.

Meski demikian, dugaan intimidasi maupun ancaman tersebut masih memerlukan pembuktian melalui mekanisme hukum.

Konflik Bermula dari Penolakan Calon Karyawan

Faishol menjelaskan, perselisihan internal antara Nur dan pihak perusahaan bermula ketika kliennya menolak dua calon karyawan yang disebut sebagai rekomendasi atau titipan pimpinan perusahaan, AT.

Menurut pihak Nur, keputusan tersebut berkaitan dengan persyaratan administrasi dan kualifikasi calon pekerja yang dinilai belum terpenuhi.

Kedua calon karyawan itu disebut tidak membawa ijazah maupun surat lamaran kerja dan hanya menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP).

Selain persoalan dokumen, pihak Nur juga mempersoalkan kesesuaian postur calon pekerja dengan persyaratan pekerjaan sebagai tenaga sortasi.

Mereka turut menyinggung dugaan persoalan riwayat pekerjaan salah satu calon di perusahaan sebelumnya.

Setelah penolakan tersebut, Nur mengaku mendapat tuduhan melakukan pungutan tidak sah.

Tuduhan itu disebut berkaitan dengan bukti transfer ke rekening pribadi yang menurut pihaknya telah ditafsirkan secara keliru.

Nur membantah tuduhan tersebut. Melalui kuasa hukumnya, ia meminta persoalan itu diperiksa berdasarkan bukti transaksi dan fakta yang sebenarnya.

Dengan demikian, rangkaian persoalan yang awalnya berkaitan dengan proses penerimaan karyawan berkembang menjadi konflik internal yang kemudian berujung pada perselisihan PHK.

Tuntutan Rp129,54 Juta Dibawa ke Pengadilan Hubungan Industrial

Perselisihan Nur dan PT GBN kini memasuki tahapan penyelesaian melalui mekanisme hubungan industrial.

Mediator Disnakertrans Provinsi Jambi, Dessy Sriminarty, S.Kom., disebut telah mengeluarkan anjuran agar perkara tersebut berlanjut ke Pengadilan Hubungan Industrial Jambi.

Pihak Nur menilai proses hukum diperlukan untuk menguji sejumlah persoalan, mulai dari prosedur PHK, pemenuhan hak pekerja, hingga dugaan tindakan yang menimbulkan tekanan psikologis.

Total tuntutan yang disiapkan Nur mencapai Rp129.540.000.

Nilai tersebut mencakup sejumlah komponen, yakni pesangon, upah selama proses perselisihan, serta ganti rugi immaterial atas dugaan intimidasi dan ancaman.

Dari jumlah tersebut, tuntutan ganti rugi immaterial yang disebut secara khusus oleh kuasa hukum mencapai Rp50 juta.

Bagi Nur, perkara ini bukan hanya menyangkut kehilangan pekerjaan dan pemenuhan hak finansial.

Ia juga ingin memperoleh kepastian hukum atas berbagai perlakuan yang menurut pengakuannya terjadi selama bekerja di PT GBN.

Kini, pembuktian atas kronologi PHK, dugaan intimidasi, tuduhan pungutan tidak sah, serta besaran hak yang dipersoalkan akan menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian perselisihan tersebut.

Di sisi lain, penjelasan dan klarifikasi resmi dari manajemen PT Garda Bhakti Nusantara, termasuk AT, ES, dan pihak lain yang disebut dalam pengaduan, perlu dimintakan untuk memastikan pemberitaan ini memenuhi prinsip keberimbangan.(*)




Pasar Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.231 Triliun, FLOQ Soroti Peluang Tokenisasi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Berbekal populasi Muslim yang masif serta pesatnya adopsi teknologi rantai blok, Indonesia menyimpan potensi besar untuk mentransformasi ekosistem keuangan digital yang berlandaskan koridor syariah.

Berdasarkan informasi Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 87,2% penduduk Indonesia beragama Islam, dengan jumlah lebih dari 207 juta jiwa. Besarnya populasi tersebut menjadi salah satu konteks penting dalam melihat potensi pengembangan produk keuangan yang mempertimbangkan prinsip syariah, termasuk di sektor aset digital.

Prospek terobosan ini kian kukuh mengingat skala sektor finansial syariah yang begitu fantastis. Publikasi ICD bersama London Stock Exchange Group (LSEG) memproyeksikan akumulasi aset keuangan syariah global bakal menembus US$6,5 triliun pada 2025 dan diproyeksikan melampaui US$10,5 triliun pada 2030. Sementara itu di ranah domestik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total nilai aset pada ranah keuangan syariah nasional telah menyentuh angka Rp3.231 triliun per Agustus 2026.

Mencermati dinamika tersebut, CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, berpendapat bahwa ekspansi aset digital berprinsip syariah berpeluang menghadirkan ragam inovasi yang selaras dengan ekspektasi masyarakat lokal, khususnya kelompok investor yang mengedepankan kepatuhan syariah.

“Indonesia menyimpan daya tarik luar biasa terkait pengembangan ekosistem aset digital berbasis syariah. Melesatnya sektor keuangan syariah yang diimbangi luasnya ceruk pasar nasional membuka celah besar bagi lahirnya ragam inovasi yang kontekstual. Kami memandang tokenisasi sebagai jembatan strategis yang sanggup mempertemukan keunggulan teknologi blockchain dengan produk finansial yang ditopang oleh underlying asset serta struktur hukum yang eksplisit,” papar Yudho.

Simulasi Potensi Ekonomi Tokenisasi

Memakai total cadangan aset syariah Indonesia yang mencapai Rp3.231 triliun sebagai acuan pemodelan, Yudho dapat mengkalkulasi gambaran proyeksi potensinya.

“Seandainya proses tokenisasi mampu menjangkau 0,1% saja dari angka tersebut, nilai yang terealisasi setara dengan Rp3,23 triliun. Jika porsinya meningkat menjadi 0,5%, nilainya melonjak hingga Rp16,16 triliun, dan sanggup menembus Rp32,31 triliun apabila menyentuh porsi 1%,” jelasnya.

Kalkulasi simulasi ini murni bersifat ilustratif untuk memetakan skala peluang, bukannya tolok ukur resmi pergerakan pasar kripto syariah atau jaminan besaran modal yang akan mengalir. Angka tersebut sebatas memperlihatkan porsi ekuivalensi matematis, tanpa mengasumsikan seluruh portofolio aset syariah tersebut siap atau memenuhi kriteria untuk ditokenisasi.

Yudho menegaskan bahwa signifikansi tokenisasi tak melulu diukur dari nominal aset yang direpresentasikan, melainkan pada keunggulannya dalam memperluas jangkauan aksesibilitas produk keuangan.

“Inovasi tokenisasi berpotensi menawarkan paradigma baru dalam tata cara representasi aset dan produk finansial secara digital. Apabila dikemas melalui arsitektur yang solid, mekanisme ini sanggup memperbanyak alternatif instrumen bagi publik. Kendati demikian, faktor kepastian legalitas kepemilikan, mutu aset dasar, ketersediaan transparansi, hingga perlindungan konsumen wajib dijadikan prioritas utama,” imbuhnya.

RWA dan Sukuk Jadi Perhatian

Prospek pengembangan ini kian menyita perhatian setelah Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) mengidentifikasi dua klasifikasi aset digital yang berpeluang memenuhi kaidah syariat, yakni tokenisasi Real World Asset (RWA) serta instrumen keuangan syariah. Hal tersebut dipaparkan oleh M. Gunawan Yasni selaku Wakil Bendahara DSN MUI dalam gelaran Ijtima Sanawi XXII DSN MUI pada 21 Oktober 2026.

Konsep RWA merujuk pada digitalisasi aset riil seperti emas maupun properti ke dalam bentuk unit token. Di sisi lain, tokenisasi instrumen finansial membuka peluang digitalisasi produk layaknya sukuk. Contoh konkret yang disorot DSN MUI meliputi rencana tokenisasi Sukuk Negara Valas, sebuah inisiatif yang tengah dikoordinasikan OJK bersama DJPPR Kementerian Keuangan.

Melalui mekanisme tokenisasi, produk investasi bertolak ukur nominal jumbo berpotensi dipecah menjadi pecahan unit yang lebih terjangkau. Meski begitu, hak serta manfaat finansial yang didapat pemilik token akan bergantung penuh pada skema legal serta aturan yang disepakati.

Regulasi dan Edukasi Jadi Fondasi

Sejauh ini, DSN MUI belum menerbitkan fatwa resmi yang secara eksplisit mengesahkan kategori aset kripto dimaksud sebagai instrumen yang patuh syariah. Tahap konsolidasi masih memerlukan kesiapan infrastruktur transaksi, termasuk kelembagaan kustodian, mekanisme kliring, hingga penyelesaian akhir, serta kejelasan payung hukum dan skema produk.

Bagi Yudho, momen ini menjadi pijakan vital guna mendorong inovasi industri yang diimbangi dengan tata kelola profesional serta pemahaman publik yang komprehensif.

Demografi mayoritas Muslim tidak serta-merta menjamin seluruh lapisan masyarakat langsung berminat pada kripto atau otomatis memilih instrumen syariah. Atas dasar itu, edukasi mengenai profil dan risiko aset tetap memegang peranan kunci.

“Kami memandang akselerasi aset digital berbasis syariah sebagai manifestasi dari evolusi ekosistem finansial digital nasional. Sinergi yang kuat antara otoritas regulator, lembaga terkait, serta pelaku industri amat krusial dalam membangun ekosistem yang akuntabel dan transparan. Melalui landasan yang kukuh, terobosan ini diyakini mampu menghadirkan ragam pilihan investasi yang aman bagi masyarakat,” pungkas CEO FLOQ.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES



Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.546.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Berdasarkan data di laman resmi Logam Mulia pada pukul 09.22 WIB, harga emas Antam turun Rp13.000 menjadi Rp2.546.000 per gram, dari posisi sebelumnya Rp2.559.000.

Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.341.000 per gram.

Kondisi ini membuat pemilik emas yang berencana menjual kembali logam mulianya perlu memperhitungkan selisih antara harga beli dan harga jual.

Pergerakan harga tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin membeli maupun melepas emas sebagai instrumen penyimpan nilai.

Namun, perubahan harga harian tidak otomatis menjadi sinyal bahwa investor harus langsung membeli atau menjual emas.

Calon pembeli juga perlu memperhatikan bahwa harga emas batangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan harga yang berlaku.

Daftar Harga Emas Antam Terbaru Jumat

Harga emas Antam tersedia dalam berbagai pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Berikut rincian harga dasar yang tercantum di laman Logam Mulia:

  • 0,5 gram: Rp1.323.000
  • 1 gram: Rp2.546.000
  • 2 gram: Rp5.032.000
  • 3 gram: Rp7.523.000
  • 5 gram: Rp12.505.000
  • 10 gram: Rp24.955.000
  • 25 gram: Rp62.262.000
  • 50 gram: Rp124.445.000
  • 100 gram: Rp248.812.000
  • 250 gram: Rp621.765.000
  • 500 gram: Rp1.243.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.486.600.000

Perhatikan Pajak Saat Membeli dan Menjual Emas

Selain memantau perubahan harga, masyarakat perlu memperhitungkan ketentuan pajak dalam transaksi emas Antam.

Untuk transaksi pembelian emas, berlaku PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga dasar. Sementara itu, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak buyback tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi. Artinya, dana bersih yang diterima penjual dapat berbeda dari hasil perhitungan harga buyback dikalikan jumlah gram emas yang dijual.

Dengan demikian, masyarakat sebaiknya menghitung seluruh komponen biaya sebelum mengambil keputusan transaksi.

Harga beli, nilai buyback, serta potongan pajak menjadi faktor penting untuk mengetahui nilai ekonomis kepemilikan emas.

Penurunan harga Rp13.000 per gram ini menjadi perkembangan terbaru pasar emas Antam pada Jumat.

Masyarakat dapat memantau pembaruan harga melalui laman resmi Logam Mulia sebelum melakukan transaksi.(*)




MTQH ke-55 di Kota Jambi: 3 Jalan Ditutup Total, Ini Jalur Alternatif dan Jadwalnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Masyarakat Kota Jambi perlu bersiap menghadapi rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi pada 30 Oktober hingga 8 November 2026.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi akan menutup total tiga ruas jalan di sekitar kawasan Tugu Keris Siginjai saat pelaksanaan pawai ta’aruf, Sabtu 31 Oktober 2026.

Tiga ruas jalan yang akan ditutup yakni Jalan H Zainir Haviz, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, dan Jalan H Agus Salim. Penutupan dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB hingga seluruh rangkaian pawai ta’aruf selesai.

Kepala Dishub Kota Jambi, Amran, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi acara.

“Penutupan Jalan H Agus Salim diberlakukan mulai dari depan Bajuran Budayo, yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Remaja,” kata dia.

Bagi pengendara yang hendak menuju kawasan Mayang, Simpang Kawat, hingga Pal 10, dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Kapten Sujono atau yang dikenal masyarakat sebagai Lorong Kolam Renang.

Sementara pengendara yang hendak menuju kawasan pasar, Jelutung, maupun Thehok dapat melintasi Jalan Bangka atau Jalan Yunus Sanis.

Selanjutnya, Jalan Jenderal Basuki Rahmat ditutup mulai dari Jembatan Kupu-Kupu, dari arah Perumnas Kota Baru, hingga kawasan depan RS Mitra.

Meski demikian, akses menuju RS Mitra tetap dibuka untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan medis dalam kondisi darurat.

“Akses masuk RS Mitra hingga putaran di depannya tidak kita sterilkan agar jika ada kegawatdaruratan masih bisa diakses,” ujar Amran.

Adapun Jalan H Zainir Haviz di depan Kantor DPRD Kota Jambi akan dimanfaatkan sebagai kawasan parkir selama kegiatan berlangsung.

Selain pawai ta’aruf, Dishub Kota Jambi juga menyiapkan pengaturan lalu lintas saat pembukaan MTQH pada Minggu 1 November 2026 dan penutupan yang dijadwalkan Sabtu 7 November 2026.

Namun, penutupan jalan pada dua agenda tersebut tidak dilakukan secara menyeluruh seperti saat pawai ta’aruf.

Jalan Jenderal Basuki Rahmat hanya ditutup mulai dari Jembatan Kupu-Kupu hingga Tugu Keris Siginjai.

Sementara Jalan H Zainir Haviz di depan Kantor DPRD Kota Jambi tetap dimanfaatkan sebagai kawasan parkir.

Pengendara dari arah Simpang Camat Kota Baru yang hendak menuju Jalan H Agus Salim masih dapat menggunakan Jalan Jenderal Basuki Rahmat.

Penutupan pada saat pembukaan dan penutupan MTQH juga diberlakukan mulai pukul 17.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Kepala Dishub Kota Jambi mengimbau masyarakat untuk memperhatikan pengaturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap lancar.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelaksanaan rekayasa lalu lintas selama MTQH ke-55 berdampak terhadap aktivitas sehari-hari.

Ia berharap masyarakat dapat memahami pengaturan tersebut dan turut mendukung Kota Jambi sebagai tuan rumah ajang keagamaan tingkat Provinsi Jambi.

“Yang terganggu kami mohon maaf kepada warga dan kami berharap ada dukungan dari masyarakat dan mohon doanya,” ujar Diza.

Sebagai informasi, berdasarkan data Pemerintah Kota Jambi per 26 Oktober 2026, sebanyak 629 peserta dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi telah terverifikasi melalui sistem pendaftaran elektronik e-MTQ.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyambutan kafilah pada 30 Oktober 2026. Pawai ta’aruf direncanakan melibatkan 16 sekolah dan delapan kategori peserta umum.

Selain menjadi ajang perlombaan dan syiar Islam, MTQH ke-55 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Jambi berencana melibatkan sekitar 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meramaikan kegiatan.

Panitia juga telah diminta mengantisipasi potensi hujan pada akhir Oktober agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas tersebut, masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan, memilih jalur alternatif, serta menghindari kawasan Tugu Keris Siginjai menjelang pelaksanaan kegiatan, terutama pada sore hingga malam hari.

Dukungan masyarakat diharapkan dapat membantu kelancaran MTQH ke-55 sekaligus menyukseskan Kota Jambi sebagai tuan rumah perhelatan tingkat Provinsi Jambi.(*)