Menang Lelang Bangunan Bekas SMPN 3 Kota Jambi, Pemenang Wajib Bongkar Sendiri dalam 2 Bulan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ada hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum mengikuti lelang bangunan bekas SMPN 3 Kota Jambi.

Pemenang lelang nantinya tidak menerima bangunan dalam kondisi siap digunakan, melainkan harus membongkar sendiri seluruh objek dan mengamankan material hasil pembongkaran.

Pemerintah Kota Jambi melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melelang satu paket bangunan/material bekas SMPN 3 Kota Jambi yang berada di Jalan KH. Hasan Anang, Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk.

Objek tersebut terdiri dari 11 unit bangunan atau ruangan yang kondisinya sudah rusak dan tidak lagi digunakan.

Lelang dilakukan dengan mekanisme open bidding melalui portal lelang pemerintah.

Kabid Aset BPKAD Kota Jambi, Lucky, mengatakan calon peserta harus memahami kondisi objek sebelum memasukkan penawaran.

Pasalnya, bangunan dilelang dalam kondisi apa adanya dan seluruh risiko yang berkaitan dengan kondisi objek menjadi tanggung jawab pemenang.

“Barang yang dilelang dalam kondisi apa adanya. Apabila terdapat kerusakan, kekurangan, dan risiko lainnya, itu menjadi tanggung jawab pembeli/pemenang lelang,” ujar Lucky, Sabtu 22 Agustus 2026.

Ketentuan yang paling perlu diperhatikan calon peserta adalah kewajiban melakukan pembongkaran.

Pemenang lelang diberikan waktu dua bulan sejak tanggal ditetapkan sebagai pemenang untuk menyelesaikan pembongkaran bangunan.

Artinya, peserta yang memenangkan lelang harus menyiapkan sendiri proses pembongkaran, termasuk tenaga, peralatan, pengamanan lokasi dan pengangkutan material.

Pengamanan selama proses pembongkaran juga menjadi tanggung jawab pemenang.

Karena itu, calon peserta disarankan tidak hanya menghitung nilai penawaran, tetapi juga memperhitungkan biaya yang mungkin muncul setelah memenangkan lelang.

Biaya tenaga kerja, alat pembongkaran, pengangkutan material hingga kebutuhan pengamanan menjadi bagian yang perlu diperhitungkan sebelum menentukan besaran penawaran.

Dalam satu paket lelang terdapat 11 unit bangunan dengan material utama berupa kayu, besi dan logam.

Rinciannya meliputi:

  • 4 unit ruang kelas
  • 1 unit ruang keterampilan
  • 1 unit ruang kepala sekolah
  • 1 unit ruang perpustakaan
  • 1 unit rumah penjaga sekolah
  • 1 unit musholla
  • 1 unit laboratorium komputer
  • 1 unit laboratorium IPA dan ruang kelas

Pemerintah Kota Jambi menetapkan nilai limit Rp163.657.000.

Sementara uang jaminan ditetapkan sebesar 50 persen dari nilai limit, yakni Rp81.828.500.

Dengan karakter objek seperti ini, calon peserta perlu menghitung potensi nilai material yang dapat diperoleh dibandingkan dengan total biaya yang harus dikeluarkan untuk memenangkan dan membongkar bangunan.

Pemkot Jambi memberikan kesempatan kepada calon peserta untuk melihat langsung kondisi objek melalui kegiatan aanwijzing atau peninjauan lokasi.

Kegiatan tersebut dijadwalkan pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 09.00–11.00 WIB di lokasi bangunan bekas SMPN 3.

Peninjauan ini penting karena kondisi fisik objek menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan peserta sebelum mengajukan penawaran.

“Kami mengundang seluruh calon peserta lelang untuk mengikuti aanwijzing agar bisa melihat langsung kondisi fisik bangunan dan mengetahui aspek legal serta kondisi objek yang dilelang,” kata Lucky.

Dengan melihat langsung, peserta dapat memperkirakan tingkat kesulitan pembongkaran, kondisi material serta kebutuhan tenaga dan peralatan.

Proses lelang akan dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, dengan batas akhir penawaran pukul 14.00 WIB.

Peserta wajib memiliki akun yang telah terverifikasi pada portal lelang pemerintah.

Pendaftaran dilakukan secara daring dan uang jaminan harus sudah efektif masuk ke rekening KPKNL Jambi paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan lelang.

“Peserta bisa mendaftar melalui portal.lelang.go.id atau lelang.go.id. Uang jaminan harus sudah efektif masuk rekening KPKNL Jambi paling lambat H-1 lelang,” jelas Lucky.

Setelah ditetapkan sebagai pemenang, pembayaran harus dilunasi paling lambat lima hari kerja setelah pelaksanaan lelang.

Selain harga lelang, pemenang juga dikenakan bea lelang sebesar 2 persen dari harga lelang.

BPKAD Kota Jambi juga mengingatkan calon peserta agar memahami batas tanggung jawab masing-masing pihak.

Legalitas dokumen formil dan materil objek, nilai limit, foto serta penyerahan objek kepada pemenang menjadi tanggung jawab Pemkot Jambi, BPKAD dan pejabat penjual sesuai kewenangannya.

Namun, setelah menjadi pemenang, proses pembongkaran dan pengamanan selama pembongkaran menjadi tanggung jawab pembeli.

Dengan kata lain, pemenang harus siap membongkar sendiri bangunan tersebut dan mengambil material yang menjadi objek lelang sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Karena itu, lelang ini lebih tepat dilihat sebagai lelang material bangunan bekas dalam satu paket, bukan pembelian gedung yang dapat langsung digunakan.

Bagi calon peserta, harga limit Rp163,657 juta bukan satu-satunya angka yang perlu dihitung.

Ada uang jaminan, kewajiban pelunasan, bea lelang, biaya pembongkaran, tenaga kerja, peralatan, pengamanan hingga pengangkutan material.

Seluruh komponen tersebut dapat memengaruhi nilai ekonomis hasil lelang.

Calon peserta karena itu disarankan melakukan survei langsung sebelum memberikan penawaran agar dapat memperkirakan apakah nilai material yang diperoleh sebanding dengan biaya pembongkaran dan pengangkutannya.

Informasi lebih lanjut mengenai lelang dapat diperoleh melalui Panitia Lelang Pemkot Jambi, Luthfie di nomor 0813-9999-0011, atau Seksi Pelayanan Lelang KPKNL Jambi di Jalan Dr. Soetomo No. 17 Jambi.

Bagi peserta yang berminat, kesempatan untuk melihat langsung objek tersedia sebelum batas akhir penawaran.

Namun setelah dinyatakan sebagai pemenang, tanggung jawab pembongkaran dan pengamanan objek sepenuhnya harus dipersiapkan oleh pemenang.(*)




Bangunan Bekas SMPN 3 Kota Jambi Dilelang, Harga Limit Rp163 Juta

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi membuka lelang satu paket bangunan bekas SMP Negeri 3 Kota Jambi yang kondisinya sudah rusak dan tidak lagi digunakan. Nilai limit paket tersebut mencapai Rp163.657.000.

Lelang dilakukan secara terbuka dengan mekanisme open bidding melalui portal lelang pemerintah.

Bangunan yang dilelang berada di Jalan KH. Hasan Anang, Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi. Total terdapat 11 unit bangunan/ruangan yang masuk dalam satu paket lelang.

Kabid Aset BPKAD Kota Jambi, Lucky, mengatakan pelelangan dilakukan sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan aset daerah yang sudah tidak dimanfaatkan.

“Bangunan SMPN 3 ini sudah dalam kondisi rusak dan tidak terpakai. Untuk mengoptimalkan aset daerah, kami putuskan untuk melelang material bangunan tersebut,” ujar Lucky, Sabtu 22 Agustus 2026.

Objek lelang tidak dijual sebagai bangunan siap pakai. Seluruh bangunan akan dibongkar dan material yang dihasilkan menjadi bagian dari objek yang dilelang.

Material tersebut antara lain berupa kayu, besi dan logam.

Adapun bangunan yang masuk dalam paket terdiri atas:

  • 4 unit ruang kelas
  • 1 unit ruang keterampilan
  • 1 unit ruang kepala sekolah
  • 1 unit ruang perpustakaan
  • 1 unit rumah penjaga sekolah
  • 1 unit musholla
  • 1 unit laboratorium komputer
  • 1 unit laboratorium IPA dan ruang kelas

Dengan nilai limit Rp163.657.000, peserta juga diwajibkan menyiapkan uang jaminan sebesar 50 persen dari nilai limit, yakni Rp81.828.500.

Sebelum mengajukan penawaran, calon peserta diberi kesempatan melihat langsung kondisi objek.

Kegiatan aanwijzing atau peninjauan lokasi dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Lokasi peninjauan berada di bangunan bekas SMPN 3 Kota Jambi.

Menurut Lucky, peninjauan penting karena objek dilelang dalam kondisi apa adanya.

Peserta dapat melihat langsung kondisi fisik sekaligus mempertimbangkan berbagai risiko sebelum mengajukan penawaran.

“Kami mengundang seluruh calon peserta lelang untuk mengikuti aanwijzing agar bisa melihat langsung kondisi fisik bangunan dan mengetahui aspek legal serta kondisi objek yang dilelang,” katanya.

Proses lelang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026, dengan batas akhir penawaran pukul 14.00 WIB.

Masyarakat yang ingin mengikuti lelang wajib memiliki akun yang telah terverifikasi pada portal lelang pemerintah.

Pendaftaran dilakukan secara daring dan peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan lelang.

“Peserta bisa mendaftar melalui portal.lelang.go.id atau lelang.go.id. Uang jaminan harus sudah efektif masuk rekening KPKNL Jambi paling lambat H-1 lelang,” jelas Lucky.

Ada ketentuan penting yang harus diperhatikan calon peserta.

Pemenang lelang tidak hanya membayar harga lelang, tetapi juga bertanggung jawab atas proses pembongkaran objek.

Pemkot memberikan waktu dua bulan sejak tanggal penetapan sebagai pemenang untuk menyelesaikan pembongkaran.

Seluruh aspek pengamanan selama proses pembongkaran juga menjadi tanggung jawab pemenang.

Lucky mengingatkan peserta agar memahami kondisi objek sebelum mengikuti lelang.

“Barang yang dilelang dalam kondisi apa adanya. Apabila terdapat kerusakan, kekurangan, dan risiko lainnya, itu menjadi tanggung jawab pembeli/pemenang lelang,” tegasnya.

Sementara itu, legalitas dokumen formil dan materil objek lelang, penetapan nilai limit, foto objek serta proses penyerahan objek kepada pemenang menjadi tanggung jawab Pemkot Jambi, BPKAD atau pejabat penjual sesuai kewenangannya.

Peserta yang memenangkan lelang wajib melunasi pembayaran paling lambat lima hari kerja setelah pelaksanaan lelang.

Selain harga lelang, pemenang juga dikenakan bea lelang sebesar 2 persen dari harga lelang.

Karena objek dilelang dalam kondisi apa adanya, calon peserta disarankan memperhitungkan seluruh biaya yang mungkin muncul, termasuk pembongkaran, pengamanan dan proses pengangkutan material.

Bagi masyarakat yang berminat, informasi mengenai lelang dapat diperoleh melalui panitia lelang Pemkot Jambi maupun KPKNL Jambi.

Panitia Lelang Pemkot Jambi: Luthfie, HP 0813-9999-0011.

KPKNL Jambi: Jalan Dr. Soetomo No. 17 Jambi, telepon 0741-22028-23980.

Pemkot Jambi mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses lelang secara terbuka dan sesuai ketentuan yang berlaku.(*)




Jangan Tergiur Oli Murah, Yamalube Ungkap Cara Cek Produk Asli

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aktivitas berkendara di tengah lalu lintas perkotaan membuat mesin motor matic bekerja dalam kondisi yang tidak selalu ringan.

Pola stop-and-go, perjalanan berulang dengan jarak pendek hingga mobilitas tinggi dapat membuat sistem pelumasan mesin menjadi salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian.

Karena itu, pemilik motor matic tidak cukup hanya memperhatikan jadwal penggantian oli.

Pemilihan pelumas yang sesuai dengan karakter mesin juga menjadi bagian penting dalam menjaga performa kendaraan.

Untuk pengguna motor matic Yamaha, terutama lini MAXI seperti NMAX, XMAX, AEROX dan LEXi, Yamaha menyediakan Yamalube Turbo Matic, oli full synthetic yang ditujukan untuk mendukung perlindungan dan performa mesin.

Produk tersebut menggunakan spesifikasi SAE 10W-40, API Service SN dan JASO MB.

Yamaha membagi keunggulan Yamalube Turbo Matic dalam tiga aspek utama, yakni Maximum Protection, Maximum Acceleration dan Maximum Endurance.

Pada aspek perlindungan, formulasi oli dirancang membantu mengendalikan pembentukan deposit dan sludge di dalam mesin.

Kebersihan komponen menjadi salah satu faktor penting karena penumpukan deposit dapat memengaruhi kinerja mesin dalam jangka panjang.

Sementara itu, aspek Maximum Acceleration diarahkan untuk mendukung pengoperasian mesin yang lebih lancar.

Kondisi pelumasan yang baik diharapkan membantu menjaga respons mesin dan mendukung akselerasi kendaraan.

Adapun Maximum Endurance berkaitan dengan stabilitas oli selama digunakan.

Yamaha menyebut formulanya memiliki stabilitas oksidasi yang baik untuk membantu mempertahankan konsistensi performa pelumas dalam berbagai kondisi berkendara.

Karakter tersebut menjadi relevan bagi pengendara yang setiap hari menghadapi lalu lintas padat.

Dalam kondisi stop-and-go, mesin terus mengalami siklus kerja yang berulang.

Karena itu, pelumas dituntut tetap mampu menjalankan fungsi utamanya dalam melumasi, membantu proses pendinginan, membersihkan serta melindungi komponen mesin.

Bagi konsumen di Jambi yang ingin menggunakan Yamalube Turbo Matic, produk tersebut tersedia melalui jaringan resmi Yamaha.

Harga yang tercantum untuk Yamalube Turbo Matic adalah Rp110.000.

Konsumen juga dapat memperoleh layanan perawatan kendaraan sekaligus berkonsultasi mengenai pemilihan pelumas yang sesuai dengan tipe motor dan kebutuhan penggunaan.

Pembelian melalui jaringan resmi juga menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko mendapatkan produk yang tidak terjamin keasliannya.

Persoalan keaslian pelumas menjadi perhatian tersendiri bagi pemilik kendaraan.

Harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran memang dapat terlihat menarik, tetapi konsumen perlu berhati-hati karena tidak semua produk yang beredar memiliki jaminan keaslian dan spesifikasi yang sesuai.

Yamaha mengembangkan Yamalube dengan mempertimbangkan karakteristik mesin sepeda motor Yamaha.

Pelumas bahkan disebut sebagai “Liquid Engine Component” karena memiliki sejumlah fungsi penting dalam mesin.

Selain melumasi komponen, oli berperan membantu proses pendinginan, membersihkan bagian dalam mesin serta memberikan perlindungan terhadap komponen yang bekerja dan bergesekan.

Dengan fungsi tersebut, memilih oli tidak seharusnya hanya berdasarkan harga.

Yamaha juga menyediakan fitur verifikasi pada kemasan Yamalube.

Konsumen dapat menemukan Unique QR Code di balik label kemasan.

Label tersebut dapat dibuka sesuai petunjuk, kemudian kode QR dipindai untuk melakukan proses validasi produk.

Langkah tersebut dapat menjadi salah satu cara konsumen memastikan produk yang dibeli merupakan Yamalube yang dapat diverifikasi.

Yamaha juga mengingatkan konsumen agar membeli produk melalui jaringan resmi guna menghindari risiko mendapatkan oli palsu atau produk yang keasliannya tidak jelas.

Bagi pengguna motor matic Yamaha dengan aktivitas harian yang padat, pemilihan oli pada akhirnya bukan hanya soal kapan melakukan penggantian.

Jenis pelumas, spesifikasi yang sesuai, keaslian produk dan perawatan berkala menjadi rangkaian yang saling berkaitan untuk menjaga kondisi mesin.

Yamalube Turbo Matic hadir dengan tiga klaim utama yang menjadi fokus produknya: Maximum Protection, Maximum Acceleration dan Maximum Endurance.

Bagi pengguna Yamaha MAXI di Jambi, memastikan oli yang digunakan sesuai spesifikasi dan berasal dari sumber terpercaya menjadi langkah sederhana yang dapat membantu menjaga performa motor dalam penggunaan sehari-hari.(*)




Transformasi Eks Payo Sigadung Pucuk Dimulai, Masjid Baitunnadiyah Jadi Titik Awal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Stigma masa lalu perlahan hendak ditinggalkan. Kawasan eks Payo Sigadung Pucuk di Jalan Syailendra RT 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, mulai disiapkan untuk memiliki wajah baru.

Bukan hanya kawasan permukiman, lokasi tersebut diarahkan menjadi lingkungan yang lebih religius sekaligus produktif dengan masjid, ruang publik, aktivitas ekonomi hingga fasilitas bagi anak-anak.

Langkah awal transformasi itu ditandai dengan peletakan batu pertama Masjid Baitunnadiyah, Sabtu 22 Agustus 2026.

Peletakan batu pertama dilakukan langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., serta Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Masjid tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai tempat ibadah. Pemkot Jambi ingin menjadikannya salah satu pusat kegiatan warga, mulai dari pendidikan agama, pembinaan generasi muda, aktivitas sosial hingga pemberdayaan ekonomi.

Konsep bangunan Masjid Baitunnadiyah pun dibuat dengan filosofi khusus. Bentuk arsitekturnya terinspirasi dari bunga teratai, tanaman yang tetap dapat tumbuh di lingkungan penuh tantangan.

Filosofi itu dipilih untuk menggambarkan harapan terhadap kawasan tersebut: tumbuh dari kondisi masa lalu menuju lingkungan yang lebih baik dan bermartabat.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan pembangunan masjid ditargetkan selesai sebelum Ramadan sehingga dapat segera digunakan masyarakat.

Bahkan, masjid tersebut diharapkan sudah dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri tahun depan.

“Masjid ini bukan hanya untuk tempat ibadah, tetapi juga bagian dari upaya kita membangun peradaban umat. Kita ingin menghadirkan wajah baru kawasan ini agar menjadi kawasan yang memberikan manfaat dan memiliki nilai positif bagi masyarakat,” ujar Maulana.

Menurutnya, penyediaan fasilitas keagamaan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Namun, pembangunan kawasan tidak akan berhenti pada masjid.

Pemkot Jambi juga menyiapkan konsep pengembangan kawasan yang menggabungkan fungsi sosial, ruang publik dan aktivitas ekonomi.

“Selain untuk peradaban umat, di kawasan ini juga akan kita bangun berbagai fasilitas yang menampilkan ciri khas, seperti UMKM, kuliner, hingga kerajinan masyarakat. Jadi, kawasan ini nantinya tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas masyarakat dan ekonomi,” jelasnya.

Rencana pengembangan kawasan juga menyentuh kebutuhan ruang terbuka untuk masyarakat.

Maulana mengungkapkan, Pemkot Jambi berencana melakukan pembebasan lahan sekitar 22 tumbuk di sekitar Masjid Baitunnadiyah.

Lahan tersebut nantinya diarahkan untuk berbagai fasilitas publik, terutama ruang bermain dan playground bagi anak-anak.

Bagi Maulana, penyediaan ruang bermain bukan sekadar pelengkap. Anak-anak membutuhkan lingkungan yang aman dan sehat untuk tumbuh sekaligus mengurangi peluang mereka terpapar aktivitas negatif.

“Kita ingin anak-anak memiliki tempat bermain yang baik, sehingga mereka terhindar dari hal-hal negatif dan dapat tumbuh dengan karakter yang positif,” ujarnya.

Pemkot Jambi juga telah berkoordinasi dengan Baznas RI dan Baznas Kota Jambi untuk mendukung sejumlah fasilitas yang diperlukan dalam pengembangan kawasan.

Dengan demikian, konsep yang dibangun tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga berusaha menciptakan ekosistem sosial baru.

Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mengakui mengubah wajah kawasan tersebut bukan pekerjaan sederhana.

Diperlukan kemauan, konsistensi dan kerja bersama agar perubahan tidak hanya terlihat pada bangunan, tetapi juga terasa dalam kehidupan masyarakat.

“Ini sesuatu yang bisa sangat dibanggakan. Karena pembangunan kawasan ini tidak hanya memikirkan aspek religi, tetapi juga aspek lainnya, termasuk ekonomi,” kata Diza.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Pemkot Jambi ingin menjadikan transformasi kawasan sebagai proyek sosial yang lebih luas.

Masjid menjadi pintu masuk, sementara pemberdayaan ekonomi, pendidikan, ruang publik dan pembinaan masyarakat menjadi bagian lanjutan.

Dukungan terhadap pembangunan Masjid Baitunnadiyah datang dari berbagai pihak.

Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi menjadi salah satu pihak yang memberikan dukungan langsung.

Ketua ISMI Jambi, Hj. Ernawati, mengatakan organisasinya siap terlibat dalam kegiatan yang nantinya berjalan di masjid tersebut.

“Kami dari ISMI mempunyai program, di antaranya mengaktifkan kembali kegiatan-kegiatan di masjid. Mungkin nanti kami juga bisa aktif menunjang kegiatan-kegiatan di masjid ini,” ujarnya.

Dukungan itu tidak hanya berupa komitmen kegiatan.

ISMI Jambi juga menyerahkan 1.000 sak semen untuk membantu pembangunan masjid.

“Hari ini kami dari ISMI Jambi menyumbangkan 1.000 sak semen. Semoga dengan bantuan ini pembangunan bisa cepat selesai sesuai target yang diinginkan Pak Wali Kota dan memberikan keberkahan,” tutur Ernawati.

Menurutnya, pembangunan masjid tersebut merupakan momentum penting bagi masyarakat sekitar untuk membangun lingkungan yang lebih baik.

Momentum peletakan batu pertama juga diisi dengan dukungan sosial bagi masyarakat.

Salah satunya bantuan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui CSR DPD REI Jambi senilai Rp20 juta.

Selain itu, sebanyak 30 paket bantuan sosial juga diserahkan kepada warga.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aspek sosial dalam proses transformasi kawasan.

Dengan pembangunan masjid, rencana ruang bermain, pengembangan UMKM, kuliner dan kerajinan, eks Payo Sigadung Pucuk diarahkan menjadi kawasan yang memiliki fungsi lebih beragam.

Harapannya, perubahan tidak berhenti pada hilangnya stigma lama, tetapi berlanjut pada terbentuknya lingkungan yang memberi ruang bagi keluarga, anak-anak, aktivitas keagamaan dan ekonomi warga.

Jika rencana tersebut terealisasi, Masjid Baitunnadiyah bukan sekadar bangunan baru di kawasan eks Payo Sigadung Pucuk.

Masjid itu akan menjadi penanda dimulainya upaya mengubah identitas kawasan dari lokasi yang pernah lekat dengan stigma negatif menjadi ruang kehidupan yang religius, ramah keluarga, produktif dan memiliki nilai ekonomi.(*)




Kota Jambi Bidik Adipura 2026, 80 Persen Penilaian Pengelolaan Sampah Ada di Sumber

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Nilai 51,69 pada penilaian Adipura 2025 menjadi alarm bagi Pemerintah Kota Jambi.

Status Kota Jambi yang masih berada dalam kategori Kota Dalam Pembinaan mendorong pemerintah daerah mengubah pendekatan pengelolaan sampah menjelang penilaian Adipura 2026.

Perubahan itu tidak lagi sekadar berfokus pada tempat pemrosesan akhir (TPA). Pemkot Jambi mulai menggeser titik perhatian ke sumber sampah: rumah tangga, sekolah, fasilitas kesehatan, ruang publik hingga kawasan permukiman.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, M.K.M., menegaskan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Bapperida Kota Jambi, Kamis 21 Agustus 2026.

Menurut Maulana, persoalan sampah tidak akan selesai jika pemerintah hanya mempercepat pengangkutan menuju TPA.

Paradigma tersebut, kata dia, harus diubah menjadi sistem yang mendorong masyarakat memilah, mengurangi dan mengolah sampah sejak dari sumber.

“Sampah harus dipilah, dikurangi, dimanfaatkan dan diolah sejak dari sumbernya. Inilah yang kita bangun melalui tata kelola persampahan berbasis masyarakat,” ujar Maulana.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Mahruzar, menjelaskan perubahan bobot penilaian Adipura menjadi salah satu alasan Pemkot harus memperkuat pengelolaan dari hulu.

Dalam instrumen yang digunakan, aspek pengelolaan sampah dan kebersihan memiliki bobot 50 persen.

Dari bobot tersebut, 80 persen berkaitan dengan pengelolaan di sumber sampah, sedangkan 20 persen berada pada aspek pengelolaan di TPA.

Sementara itu, sumber daya manusia dan fasilitas memiliki bobot 30 persen, sedangkan anggaran serta kebijakan daerah mencapai 20 persen.

Komposisi tersebut membuat pengelolaan sampah di tingkat masyarakat menjadi titik krusial.

“Bobot penilaian Adipura kini menempatkan Pengelolaan Sampah dan Kebersihan sebesar 50 persen, dengan rincian 80 persen dinilai dari pengelolaan di sumber sampah dan 20 persen di TPA,” jelas Mahruzar.

Artinya, keberhasilan Kota Jambi dalam penilaian Adipura tidak cukup hanya ditentukan oleh kondisi TPA.

Sistem pemilahan dan pengolahan sampah sebelum masuk ke TPA justru menjadi bagian yang jauh lebih menentukan.

DLH Kota Jambi telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi penilaian 2026.

Salah satu fokusnya adalah pembenahan di 16 area lokasi pemantauan.

Empat unit TPS3R yang sebelumnya belum berjalan optimal akan direaktivasi.

Pemkot juga menyiapkan Bank Sampah Bahagia DLH sebagai fasilitas percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Di sisi lain, titik-titik pembuangan sampah liar di sepanjang koridor jalan utama akan ditertibkan.

Pemkot juga melakukan optimalisasi TPA Talang Gulo dengan sistem controlled landfill.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pembenahan dilakukan di dua sisi sekaligus: mengurangi sampah yang masuk ke TPA sekaligus memperbaiki pengelolaan residu yang tetap harus berakhir di lokasi tersebut.

Strategi pengelolaan sampah Pemkot Jambi juga dikaitkan dengan Program Kampung Bahagia.

Program ini diarahkan bukan hanya untuk menciptakan lingkungan yang terlihat bersih, tetapi membangun sistem pengelolaan sampah di tingkat RT dan kelurahan.

Masyarakat didorong membiasakan pemilahan dari rumah, mengurangi sampah yang dibuang, memanfaatkan bank sampah dan menjaga kebersihan lingkungan secara kolektif.

“Yang kita bangun bukan hanya kampung yang bersih, tetapi kampung yang masyarakatnya memiliki kesadaran dan sistem dalam mengelola sampah. Karena keberhasilan pengelolaan sampah tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah,” kata Maulana.

Dalam skema tersebut, Organisasi Pengelola Bank Sampah (OPBM) menjadi salah satu instrumen yang didorong untuk memperkuat keterlibatan warga.

Konsepnya tidak berhenti pada kebersihan. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi diharapkan masuk ke sistem pemanfaatan dan daur ulang sehingga dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.

Pemkot Jambi juga memiliki sejumlah capaian yang menjadi modal untuk memperkuat agenda tersebut.

Pemerintah daerah sebelumnya memperoleh insentif fiskal Rp1 miliar dari Kementerian Dalam Negeri atas kinerja pemerintah daerah, termasuk aspek tata kelola persampahan.

Di tingkat masyarakat, inovasi Bank Sampah dan TPS3R Dayung Habibah juga memperoleh penghargaan tingkat nasional melalui program Mekaar InspirAksi 2026.

Capaian itu menjadi pijakan untuk memperluas model pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Arahnya jelas: sampah yang masih memiliki nilai tidak langsung dibuang ke TPA, tetapi dipilah untuk dimanfaatkan, didaur ulang atau memiliki nilai ekonomi.

Dengan demikian, ukuran keberhasilan pengelolaan sampah tidak lagi sebatas berapa banyak sampah yang berhasil diangkut setiap hari.

Persoalan yang lebih penting adalah seberapa banyak sampah yang bisa dikurangi sejak awal, dipilah di sumber, dimanfaatkan kembali dan diolah sebelum menjadi residu.

Selain pembenahan teknis, Pemkot Jambi juga menyiapkan fondasi kebijakan.

Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) dan Kebijakan Strategi Daerah (JAKSTRADA) tengah difinalisasi melalui Peraturan Wali Kota.

Dokumen tersebut kini memasuki tahap harmonisasi di Kementerian Hukum.

Di lapangan, Pemkot juga mendorong seluruh OPD mengambil bagian dalam agenda kebersihan.

Pengelolaan sampah tidak lagi diposisikan sebagai pekerjaan satu dinas, melainkan membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Dengan strategi tersebut, Pemkot Jambi mencoba menjadikan penilaian Adipura 2026 bukan sekadar perlombaan mengejar penghargaan.

Nilai 51,69 pada Adipura 2025 menjadi titik evaluasi untuk membangun sistem yang lebih permanen dari rumah tangga, lingkungan, RT, kelurahan, fasilitas pengolahan hingga TPA.

Jika strategi itu berjalan, Adipura bukan lagi sekadar soal kota yang tampak bersih saat penilaian.

Ukurannya bergeser menjadi apakah Jambi benar-benar memiliki sistem yang mampu mengurangi sampah sebelum sampah tersebut menjadi persoalan baru.(*)




Lagi! Perkelahian Antarpelajar di Kota Jambi Berujung Maut, Ini Pernyataan Pihak Disdik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perkelahian antarpelajar di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Telanaipura, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, berujung tragis.

Seorang pelajar berusia 14 tahun meninggal dunia setelah terlibat perkelahian pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban berinisial A.Y.D. (14), pelajar kelas IX SMP Negeri 17 Kota Jambi. Korban diketahui berdomisili di wilayah Kecamatan Telanaipura.

Informasi awal dari kepolisian menyebutkan, insiden tersebut bermula dari perkelahian antara dua pelajar berinisial Z (14) dan M.B.P. (13) di sekitar kawasan dekat Kantor Partai Demokrat.

Di tengah perkelahian itu, A.Y.D. disebut berusaha memisahkan keduanya.

Namun, situasi kemudian berubah. Korban justru disebut meminta berduel dengan M.B.P. hingga keduanya terlibat perkelahian.

Z yang sebelumnya terlibat dalam perkelahian kemudian kembali berupaya memisahkan keduanya.

Setelah perkelahian berhenti, kondisi A.Y.D. tiba-tiba memburuk. Korban mengalami kejang-kejang.

Korban kemudian segera dibawa ke RS Kambang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, berdasarkan keterangan dokter jaga, A.Y.D. dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Menyusul kejadian tersebut, aparat Polsek Telanaipura bergerak melakukan penanganan.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi perkelahian. Polisi juga mendatangi RS Kambang untuk memeriksa kondisi korban dan mengumpulkan informasi terkait kejadian.

Sementara itu, M.B.P. (13) telah diamankan di Polsek Telanaipura.

Pelajar tersebut kini menjalani pemeriksaan untuk membantu polisi mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Polisi masih melakukan penyelidikan. Karena itu, penyebab pasti meninggalnya korban serta detail kejadian sebelum dan sesudah perkelahian masih menunggu hasil penanganan lebih lanjut.

Dinas Pendidikan Kota Jambi turut memberikan perhatian terhadap peristiwa tersebut.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Jambi, Zulafni, mengatakan kejadian berlangsung di luar jam sekolah.

“Kejadian di luar jam sekolah. Kami dari Dinas, Kadis, Kabid, Kasi, Kepsek SMPN 17 dan guru, serta Kepsek MTsN Labor sudah melayat ke rumah duka bersama Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Bapak Martua Siregar,” ujar Zulafni.

Menurut Zulafni, jajaran Dinas Pendidikan bersama pihak sekolah juga ikut mendampingi keluarga korban hingga proses pemakaman.

Korban dimakamkan pada Sabtu 22 Agustus 2026.

“Tadi jam 10.00 kami bersama warga, guru dan siswa ikut sampai proses penguburan ananda kita Alfino,” katanya.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena melibatkan pelajar yang masih berusia 13 dan 14 tahun.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan kronologi perkelahian, pihak-pihak yang terlibat, serta faktor yang berkaitan dengan meninggalnya korban.

SepucukJambi.id akan terus memperbarui informasi kasus ini berdasarkan keterangan resmi kepolisian dan pihak terkait.(*)




Tarif Tol Bayung Lencir–Simpang Ness Jambi Mulai Berlaku Hari Ini, Cek Besarannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) resmi memberlakukan tarif Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi Seksi 3 Bayung Lencir–Simpang Ness mulai Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB.

Pemberlakuan tarif ini dilakukan setelah ruas tol tersebut sebelumnya beroperasi tanpa tarif secara bertahap.

Segmen Bayung Lencir–Tempino telah beroperasi sejak 17 Oktober 2024, sedangkan Segmen Tempino–Simpang Ness mulai dioperasikan pada 14 September 2025.

Penetapan tarif mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 7427/KPTS/Mn/2026 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi Seksi 3 Bayung Lencir–Simpang Ness.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengimbau pengguna jalan mempersiapkan perjalanan sebelum memasuki ruas tol yang mulai berbayar tersebut.

“Mulai Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi Bayung Lencir–Simpang Ness resmi diberlakukan tarif. Kami mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo mencukupi sebelum memasuki jalan tol,” ujar Iwan.

Tarif Tol Bayung Lencir–Tempino–Simpang Ness

Berdasarkan keputusan Menteri Pekerjaan Umum, berikut tarif Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi Bayung Lencir–Simpang Ness/Pijoan:

Asal Tujuan Golongan I Golongan II & III Golongan IV & V

  • Bayung Lencir Tempino Rp51.500 Rp77.000 Rp102.500
  • Bayung Lencir Simpang Ness/Pijoan Rp79.000 Rp118.500 Rp158.000
  • Tempino Simpang Ness/Pijoan Rp28.000 Rp41.500 Rp55.500
  • Tempino Bayung Lencir Rp51.500 Rp77.000 Rp102.500
  • Simpang Ness/Pijoan Bayung Lencir Rp79.000 Rp118.500 Rp158.000
  • Simpang Ness/Pijoan Tempino Rp28.000 Rp41.500 Rp55.500

Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi menjadi salah satu konektivitas penting yang menghubungkan Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Jambi.

Kehadiran jalan tol ini juga memangkas waktu tempuh perjalanan dari sebelumnya sekitar dua jam menjadi sekitar 40 menit.

Imbauan Hutama Karya untuk Pengguna Tol

Seiring mulai diberlakukannya tarif, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk mengecek tarif berdasarkan gerbang tol tujuan sebelum melakukan perjalanan.

Pengguna juga diminta memastikan saldo kartu Uang Elektronik (UE) mencukupi agar proses transaksi di gerbang tol berjalan lancar dan tidak menimbulkan antrean.

Informasi mengenai tarif dan kondisi perjalanan dapat dipantau melalui akun resmi media sosial Hutama Karya @HutamaKaryaTollRoad serta aplikasi Mozy.

Jika mengalami gangguan atau memiliki keluhan terkait layanan jalan tol, pengguna dapat menghubungi Call Center Integrasi Jalan Tol Hutama Karya di 150700.(*)




Arsenal Buka Liga Inggris 2026/2027 Lawan Coventry, Simak Jadwal Lengkap Pekan Pertama

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan Liga Inggris musim 2026/2027 segera dimulai.

Pekan pertama langsung menghadirkan sejumlah pertandingan menarik, termasuk juara bertahan Arsenal yang membuka musim dengan menjamu tim promosi Coventry City di Emirates Stadium.

Arsenal akan menghadapi Coventry pada Sabtu 22 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB.

Laga ini menjadi kesempatan pertama bagi skuad Mikel Arteta untuk menunjukkan kesiapan mereka mempertahankan mahkota Liga Inggris.

Sebagai juara bertahan, Arsenal tentu berada dalam tekanan untuk mengawali musim dengan hasil positif.

Tiga poin di kandang menjadi target penting bagi Declan Rice dan kolega sekaligus modal awal dalam perjalanan panjang mempertahankan gelar.

Namun, Coventry City bukan lawan yang datang tanpa ambisi.

Coventry kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris setelah mengakhiri kompetisi Championship musim lalu sebagai pemuncak klasemen. Mereka kini berada di bawah arahan mantan gelandang Chelsea dan Timnas Inggris, Frank Lampard.

Status sebagai tim promosi justru membuat Coventry memiliki ruang untuk tampil tanpa beban.

Mereka berpeluang menjadikan pertandingan di Emirates sebagai panggung untuk membuktikan bahwa keberadaan mereka di Premier League bukan sekadar numpang lewat.

Manchester United Juga Hadapi Tim Promosi

Pertandingan menarik lainnya mempertemukan Hull City dengan Manchester United di Stadion MKM, Kingston upon Hull, Sabtu 22 Agustus 2026 pukul 18.30 WIB.

Hull City juga berstatus sebagai tim promosi dan akan langsung menghadapi salah satu klub dengan sorotan terbesar di Liga Inggris.

Bermain di kandang sendiri, Hull tentu tidak ingin debut mereka di Premier League berakhir dengan kekalahan.

Dukungan suporter bisa menjadi modal bagi tuan rumah untuk memberikan tekanan kepada Manchester United.

Sebaliknya, Manchester United datang dengan target membawa pulang tiga poin.

Awal musim menjadi momentum bagi Setan Merah untuk membangun kepercayaan diri sekaligus menunjukkan bahwa mereka layak masuk dalam persaingan papan atas.

Newcastle vs Liverpool Jadi Salah Satu Laga Besar

Pekan pertama juga menyajikan duel yang berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik, yakni Newcastle United menghadapi Liverpool di St James’ Park, Minggu 23 Agustus 2026 pukul 22.30 WIB.

Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang memiliki ambisi besar di kompetisi musim baru.

Liverpool harus langsung menghadapi atmosfer kandang Newcastle dalam laga yang berpotensi berlangsung ketat.

Sementara bagi Newcastle, kemenangan atas Liverpool bisa menjadi pernyataan awal mengenai target mereka musim ini.

Selain duel tersebut, Manchester City akan mengawali musim dengan menjamu Bournemouth pada Minggu 23 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB.

Tottenham juga akan menjalani laga tandang menghadapi Brentford pada Sabtu 22 Agustus 2026 pukul 23.30 WIB.

Sementara Chelsea baru memainkan pertandingan pertamanya pada Selasa 25 Agustus 2026 dini hari WIB ketika bertandang menghadapi Fulham.

Dengan sejumlah tim papan atas langsung beraksi pada pekan pertama, Liga Inggris musim 2026/2027 dipastikan tidak kekurangan pertandingan yang menarik perhatian sejak awal kompetisi.

Jadwal Lengkap Pekan Pertama Liga Inggris 2026/2027

Sabtu, 22 Agustus 2026

  • Arsenal vs Coventry City — 02.00 WIB
  • Hull City vs Manchester United — 18.30 WIB
  • Ipswich Town vs Sunderland — 21.00 WIB
  • Everton vs Crystal Palace — 21.00 WIB
  • Nottingham Forest vs Leeds United — 21.00 WIB
  • Brentford vs Tottenham — 23.30 WIB

Minggu, 23 Agustus 2026

  • Manchester City vs Bournemouth — 20.00 WIB
  • Brighton vs Aston Villa — 20.00 WIB
  • Newcastle United vs Liverpool — 22.30 WIB

Selasa, 25 Agustus 2026

  • Fulham vs Chelsea — 02.00 WIB.(*)



Wawako Diza Dorong Guru Kuasai AI, Bukan Sekadar Ikut Tren Teknologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi mulai mendorong penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) masuk lebih jauh ke ruang kelas.

Bukan sekadar mengenalkan teknologi, Pemkot Jambi bahkan akan memantau langsung penerapannya di sekolah untuk memastikan pelatihan yang diberikan benar-benar menghasilkan perubahan.

Hal itu menjadi salah satu pesan utama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., saat membuka Pelatihan dan Ujian Program Gemini Academy 2026 di Aula Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Kamis 20 Agustus 2026.

Program tersebut diikuti sekitar 250 guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang, mulai PAUD, SD, SMP hingga tenaga kependidikan lainnya di Kota Jambi.

Pelatihan ini merupakan kolaborasi Pemkot Jambi bersama REFO, Google Educator Group (GEG) Indonesia serta Balai Guru Penggerak (BGP)/Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Kemendikdasmen.

Yang menarik, program tersebut tidak berhenti pada pelatihan. Setelah mengikuti materi, peserta akan menjalani simulasi dan ujian.

Lima peserta dengan hasil terbaik akan mendapat perhatian khusus dari Pemkot Jambi.

Diza bahkan mengatakan akan melakukan kunjungan secara acak ke sekolah untuk melihat apakah kemampuan AI yang diperoleh selama pelatihan benar-benar diterapkan.

“Saya akan melakukan kunjungan secara langsung dan secara random untuk melihat apakah Bapak dan Ibu yang terpilih dalam lima besar tersebut benar-benar mempraktikkan pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran kepada anak didiknya maupun untuk kebutuhan sekolah,” ujar Diza.

Bagi Pemkot Jambi, tantangan utama bukan lagi sekadar membuat guru mengetahui apa itu AI.

Persoalannya adalah bagaimana teknologi tersebut digunakan secara tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Diza menilai kemampuan tersebut sangat dipengaruhi oleh cara guru memberikan instruksi kepada AI atau prompt.

Ia meminta peserta tidak menggunakan perintah yang terlalu umum karena dapat menghasilkan keluaran yang seragam, generik dan kurang memiliki karakter.

“Pelatihan hari ini tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan Bapak dan Ibu. Karena itu, saya berharap pelatihan ini tidak hanya mengajarkan bagaimana menggunakan AI, tetapi juga bagaimana membuat prompt atau perintah yang baik, tepat, dan spesifik,” katanya.

Menurut Diza, gejala penggunaan AI secara seragam sudah terlihat pada berbagai produk visual.

Ketika banyak orang menggunakan pola perintah yang sama, hasil yang muncul cenderung memiliki tampilan serupa.

Kondisi itu, menurutnya, tidak boleh terbawa ke dunia pendidikan.

Guru justru dituntut mampu mengeksplorasi AI dengan memberikan konteks, memperjelas kebutuhan dan memperinci instruksi sehingga teknologi tersebut menghasilkan materi yang sesuai dengan karakter pembelajaran dan kebutuhan peserta didik.

Diza mengatakan penggunaan AI memiliki cakupan yang jauh lebih luas dibanding sekadar membuat gambar, baliho atau materi promosi.

Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu proses pembelajaran, menyusun program kerja, membuat permainan edukatif hingga menangani berbagai pekerjaan teknis dan administrasi.

“AI sebenarnya memberikan peluang yang sangat besar. AI dapat membantu Bapak dan Ibu melakukan hampir segala hal, termasuk bagi yang merasa tidak memiliki kemampuan desain grafis,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan pemanfaatan tersebut harus tetap diarahkan pada kebutuhan nyata sekolah.

Karena itu, Diza meminta peserta tidak memandang Gemini Academy sebagai kegiatan pelatihan biasa.

“Ini bukan liburan dari mengajar. Ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mendapatkan ilmu baru,” tegasnya.

Program Gemini Academy 2026 juga memberikan insentif bagi peserta yang mampu menunjukkan hasil terbaik.

Lima peserta dengan nilai sertifikasi tertinggi akan mendapatkan sertifikat sekaligus perhatian khusus dari Pemkot Jambi.

Diza mengatakan penerapan AI oleh lima peserta tersebut akan dilihat secara langsung.

Jika pemanfaatannya terbukti memberikan dampak positif bagi guru maupun peserta didik, Pemkot Jambi membuka peluang memberikan apresiasi lanjutan.

Dengan skema tersebut, pemerintah kota ingin menggeser ukuran keberhasilan program dari sekadar berapa banyak guru yang mengikuti pelatihan menjadi seberapa jauh pengetahuan tersebut benar-benar digunakan di sekolah.

Diza menegaskan dirinya serius mendorong program tersebut karena sejak awal ikut meminta agar kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pihak terkait.

“Saya sendiri juga serius dengan kegiatan ini. Saya yang meminta kegiatan ini dilaksanakan kepada Pak Stafsus dan Pak Wapres, sehingga saya juga merasa memiliki tanggung jawab terhadap keberhasilan program ini,” katanya.

Diza menyebut sebelumnya telah ada 15 fasilitator yang memperoleh manfaat dari pelatihan serupa.

Pengetahuan tersebut diharapkan diteruskan kepada lebih banyak guru sehingga efek program tidak berhenti pada peserta yang hadir di ruang pelatihan.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Pendidikan, Riset, Inovasi dan Hilirisasi, Achmad Aditya, melalui tayangan video.

Ia mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan untuk mengenal sekaligus memanfaatkan AI dalam dunia pendidikan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.

Menurutnya, pelatihan AI harus diarahkan pada kemampuan praktis, bukan berhenti pada pemahaman mengenai teknologi kecerdasan buatan.

Selain pengembangan kompetensi guru, rangkaian Program Gemini Academy 2026 juga ditutup dengan pemberian apresiasi berupa lima unit Robotik Kit.

Apresiasi tersebut diberikan kepada sekolah yang perwakilannya memperoleh nilai tertinggi dalam ujian sertifikasi.

Lima sekolah penerima apresiasi tersebut adalah:

  1. SMP Negeri 012 Jambi
  2. SDN 25/IV Kota Jambi
  3. SD Negeri 109/IV Jambi
  4. SD Negeri 44 Kota Jambi
  5. SDN 74/IV Kota Jambi

Pemkot Jambi berharap pelatihan tersebut menjadi titik awal pemanfaatan AI yang lebih luas di lingkungan pendidikan.

Target akhirnya bukan sekadar membuat guru mampu menggunakan aplikasi berbasis AI, tetapi mendorong teknologi tersebut menjadi alat untuk memperbaiki pembelajaran, meningkatkan produktivitas tenaga kependidikan dan memberi pengalaman belajar yang lebih adaptif bagi siswa.

Dengan demikian, ukuran keberhasilan Gemini Academy di Kota Jambi nantinya bukan hanya terlihat dari sertifikat yang diperoleh peserta, melainkan dari apa yang berubah ketika para guru kembali ke sekolah dan mulai menerapkan pengetahuan tersebut di ruang kelas.(*)




UIN STS Jambi Tambah 5 Guru Besar, Rektor Bidik 40 Profesor

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi mempercepat penguatan sumber daya akademiknya.

Lima akademisi dikukuhkan sebagai guru besar dalam satu agenda yang digelar di Auditorium Chatib Quzwain, Kampus II UIN STS Jambi, Kamis 20 Agustus 2026.

Lima profesor yang dikukuhkan berasal dari bidang keilmuan yang berbeda, mulai dari hukum pidana Islam, peradilan agama, manajemen pendidikan, hukum ekonomi syariah hingga manajemen pemasaran pendidikan Islam.

Mereka adalah Prof. Dr. H. Ishaq, S.H., M.Hum. sebagai guru besar bidang Hukum Pidana Islam; Prof. Dr. Dra. Illy Yanti, M.Ag. dalam bidang Peradilan Agama; serta Prof. Dr. Ahmad Ridwan, M.Pd.I. sebagai guru besar bidang Manajemen Pendidikan.

Kemudian, Prof. Dr. Zulqarnain, S.Ag., M.Hum., Ph.D. dikukuhkan sebagai guru besar bidang Hukum Ekonomi Syariah dan Prof. Dr. H. Mahmud MY, S.Ag., M.Pd. dalam bidang Manajemen Pemasaran Pendidikan Islam.

Pengukuhan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Senat UIN STS Jambi, Prof. Mukhtar, dilanjutkan pembacaan riwayat hidup masing-masing akademisi.

Kelima profesor kemudian menyampaikan orasi ilmiah di hadapan anggota senat dan tamu undangan.

Namun, di balik seremoni tersebut, UIN STS Jambi tengah membidik target yang jauh lebih besar.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., mengatakan kampus yang dipimpinnya menargetkan memiliki 40 guru besar selama masa kepemimpinannya.

Menurut dia, target tersebut bukan sekadar ambisi kelembagaan. Perkembangan jumlah profesor dalam dua tahun terakhir menjadi dasar optimisme universitas untuk mengejar angka tersebut.

“Target 40 guru besar bukan sesuatu yang tidak mungkin dicapai,” ujar Kasful Anwar.

Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 hingga 2026, UIN STS Jambi telah mengukuhkan 15 guru besar.

Capaian tersebut menjadi pijakan untuk mempercepat pertumbuhan jabatan akademik tertinggi bagi dosen di lingkungan kampus.

Tak berhenti pada 15 profesor, saat ini terdapat 10 dosen yang telah diajukan untuk mengikuti uji kompetensi sebagai bagian dari tahapan menuju jabatan guru besar.

Angka tersebut membuat target 40 profesor semakin terbuka untuk dikejar, sekaligus menunjukkan bahwa universitas sedang menyiapkan regenerasi profesor secara lebih sistematis.

Kasful Anwar menekankan percepatan guru besar tidak boleh hanya berorientasi pada bertambahnya jumlah profesor.

Pemenuhan persyaratan akademik, khususnya kualitas publikasi ilmiah, menjadi bagian yang turut diperkuat.

Karena itu, universitas mendorong dosen mempersiapkan persyaratan akademik secara lebih matang melalui berbagai program pendampingan dan peningkatan kompetensi.

Salah satunya melalui pelatihan penulisan artikel ilmiah.

Program tersebut diarahkan untuk membantu dosen meningkatkan kemampuan publikasi sekaligus mempercepat pemenuhan persyaratan akademik menuju jabatan guru besar.

Dengan pendekatan itu, pertumbuhan jumlah profesor di UIN STS Jambi diharapkan tidak berhenti pada pencapaian administratif, tetapi berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas riset dan publikasi akademik.

Bagi UIN STS Jambi, keberadaan guru besar memiliki konsekuensi yang lebih besar daripada sekadar status akademik.

Para profesor diharapkan menjadi penggerak pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian, publikasi, pengabdian kepada masyarakat dan penguatan proses pendidikan.

Penambahan profesor juga diposisikan sebagai bagian dari strategi kelembagaan untuk meningkatkan mutu serta daya saing UIN STS Jambi.

Semakin banyak akademisi pada jenjang profesor, semakin besar pula kapasitas kampus dalam membangun pusat-pusat keunggulan keilmuan, menghasilkan penelitian berkualitas dan memperluas kontribusi akademik kepada masyarakat.

Karena itu, Rektor UIN STS Jambi menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh unsur akademik.

Percepatan jumlah guru besar, menurutnya, membutuhkan dukungan institusi sekaligus kesiapan dosen dalam memenuhi standar akademik yang ditetapkan.

Dengan pengukuhan lima profesor terbaru tersebut, UIN STS Jambi kembali menambah kekuatan akademiknya.

Tantangan berikutnya bukan hanya mengejar target 40 guru besar, tetapi memastikan para profesor tersebut menghasilkan karya ilmiah, riset dan inovasi yang memberi dampak nyata bagi kampus maupun masyarakat.(*)