BRI BO Sunter Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — BRI BO Sunter melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Sunter. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai rasa kebangsaan serta semangat nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai wujud penghormatan terhadap Pancasila dan komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Sunter untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, BRI BO Sunter terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Mau Jemput Keluarga di Bandara Jambi? Cek 9 Jadwal Kedatangan Pesawat Besok

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Masyarakat yang berencana menjemput keluarga, kerabat, atau rekan bisnis di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Minggu 11 Oktober 2026 perlu mencermati jadwal kedatangan pesawat agar dapat mengatur waktu perjalanan dengan tepat.

Berdasarkan data jadwal yang tersedia, terdapat sembilan penerbangan yang dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Thaha (DJB).

Penerbangan tersebut berasal dari Jakarta dan Medan, dengan waktu kedatangan mulai pukul 15.15 hingga 19.50 WIB.

Citilink, Batik Air, Garuda Indonesia, dan Super Air Jet tercantum dalam daftar penerbangan besok, Minggu 11 Oktober 2026.

Mayoritas pesawat datang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta. Sementara itu, Batik Air ID 6878 melayani rute dari Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Medan.

Jadwal sore hingga malam mendominasi daftar kedatangan tersebut.

Karena itu, penjemput perlu memastikan nomor penerbangan dan waktu kedatangan sebelum berangkat menuju bandara.

Jadwal Kedatangan Pesawat di Bandara Jambi 11 Oktober 2026

Berikut daftar sembilan penerbangan yang tercantum dalam data jadwal kedatangan.

Waktu Maskapai Nomor penerbangan Asal
15.15 WIB Citilink QG 966 Jakarta (CGK)
17.00 WIB Citilink QG 964 Jakarta (CGK)
18.10 WIB Batik Air ID 6878 Medan (KNO)
18.25 WIB Citilink QG 960 Jakarta (CGK)
18.40 WIB Batik Air ID 6806 Jakarta (CGK)
19.20 WIB Batik Air ID 6804 Jakarta (CGK)
19.20 WIB Garuda Indonesia GA 126 Jakarta (CGK)
19.45 WIB Garuda Indonesia GA 128 Jakarta (CGK)
19.50 WIB Super Air Jet IU 840 Jakarta (CGK)

Catatan: Jadwal tersebut mengacu pada data yang diberikan dan belum menjadi konfirmasi waktu kedatangan aktual. Periksa kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai atau bandara.

Dua Penerbangan Dijadwalkan Tiba Bersamaan Pukul 19.20 WIB

Salah satu hal yang perlu diperhatikan penjemput adalah jadwal kedatangan Batik Air ID 6804 dan Garuda Indonesia GA 126.

Keduanya tercatat memiliki waktu kedatangan yang sama, yakni pukul 19.20 WIB, dengan asal penerbangan Jakarta.

Kesamaan jadwal tersebut membuat penjemput perlu memastikan nomor penerbangan yang sesuai dengan tiket keluarga atau kerabat yang ditunggu.

Nama maskapai saja tidak cukup untuk menghindari kekeliruan.

Selain kedua penerbangan tersebut, Garuda Indonesia GA 128 dijadwalkan tiba pukul 19.45 WIB, disusul Super Air Jet IU 840 pada pukul 19.50 WIB.

Rangkaian jadwal yang berdekatan ini perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang mengatur waktu penjemputan pada malam hari.

Meski demikian, jadwal tersebut belum membuktikan adanya kepadatan terminal atau keterlambatan penerbangan.

Batik Air dari Medan Dijadwalkan Tiba Pukul 18.10 WIB

Selain penerbangan dari Jakarta, daftar kedatangan juga mencakup Batik Air ID 6878 dari Medan. Pesawat tersebut tercatat memiliki jadwal kedatangan pukul 18.10 WIB.

Informasi asal penerbangan menjadi penting bagi penjemput karena Bandara Sultan Thaha menerima penerbangan dari lebih dari satu kota dalam daftar tersebut.

Penumpang yang datang dari Medan tentu memiliki jadwal berbeda dari mereka yang berangkat dari Jakarta.

Untuk menghindari kesalahan, penjemput sebaiknya mencocokkan nomor penerbangan dengan informasi pada tiket atau pesan perjalanan yang diterima.

Tips Menjemput Penumpang di Bandara Sultan Thaha

Sebelum berangkat, masyarakat sebaiknya memeriksa status penerbangan melalui aplikasi atau situs resmi maskapai.

Informasi tersebut membantu penjemput menyesuaikan waktu perjalanan jika pesawat mengalami perubahan jadwal.

Perhatikan pula beberapa hal berikut:

  • Cocokkan nomor penerbangan. Pastikan kode penerbangan sesuai dengan tiket penumpang yang akan dijemput.
  • Periksa status kedatangan terbaru. Waktu pada jadwal awal dapat berbeda dari waktu kedatangan aktual.
  • Atur waktu keberangkatan dari rumah. Pertimbangkan jarak menuju bandara, kondisi lalu lintas, dan aturan akses kendaraan.
  • Tentukan titik penjemputan. Ikuti petunjuk resmi untuk area penjemputan dan parkir di Bandara Sultan Thaha.
  • Pantau informasi maskapai. Periksa notifikasi atau pembaruan jadwal sebelum meninggalkan rumah.

Dengan mengecek informasi terbaru dan mencocokkan nomor penerbangan, penjemput dapat mengurangi risiko salah waktu atau menunggu lebih lama dari perkiraan.

Masyarakat yang hendak menjemput penumpang di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Minggu, 11 Oktober 2026, sebaiknya menjadikan daftar tersebut sebagai panduan awal dan tetap mengacu pada konfirmasi resmi untuk memastikan waktu kedatangan pesawat.(*)




Jadwal Pesawat Jambi–Jakarta Besok, 11 Oktober 2026: 8 Penerbangan, Cek Jamnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Calon penumpang yang akan terbang dari Bandara Sultan Thaha Jambi menuju Jakarta pada Minggu 11 Oktober 2026 dapat mencermati delapan jadwal keberangkatan yang tercantum dalam data penerbangan besok.

Pilihan penerbangan tersebut berasal dari empat maskapai, yakni Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, dan Super Air Jet.

Seluruh jadwal dalam daftar mengarah ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang, Banten.

Jadwal keberangkatan tersebar dari pagi hingga malam.

Penerbangan paling awal tercatat pukul 06.00 WIB, sedangkan empat penerbangan berikutnya dalam kelompok jadwal malam berlangsung antara pukul 20.00 hingga 20.35 WIB.

Konsentrasi jadwal pada malam hari menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan calon penumpang, terutama dalam mengatur waktu perjalanan menuju bandara dan menyelesaikan proses check-in.

Jadwal Lengkap Pesawat Jambi–Jakarta 11 Oktober 2026

Berikut rincian jadwal keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha Jambi berdasarkan data yang tersedia.

Waktu Maskapai Nomor penerbangan Tujuan
06.00 WIB Batik Air ID 6807 Jakarta (CGK)
15.45 WIB Citilink QG 967 Jakarta (CGK)
17.30 WIB Citilink QG 965 Jakarta (CGK)
18.55 WIB Citilink QG 961 Jakarta (CGK)
20.00 WIB Batik Air ID 6805 Jakarta (CGK)
20.05 WIB Garuda Indonesia GA 127 Jakarta (CGK)
20.30 WIB Super Air Jet IU 841 Jakarta (CGK)
20.35 WIB Garuda Indonesia GA 129 Jakarta (CGK)

Catatan: Jadwal tersebut mengacu pada data yang diberikan dan bukan konfirmasi status penerbangan secara langsung. Penumpang perlu memeriksa kembali jadwal melalui kanal resmi maskapai atau bandara.

Empat Keberangkatan Terkonsentrasi pada Malam Hari

Dari delapan jadwal tersebut, empat penerbangan tercatat berangkat antara pukul 20.00 dan 20.35 WIB.

Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6805 dijadwalkan berangkat pukul 20.00 WIB. Lima menit kemudian, Garuda Indonesia GA 127 menyusul pada pukul 20.05 WIB.

Dua penerbangan lainnya dijadwalkan berangkat pada pukul 20.30 WIB dan 20.35 WIB, masing-masing menggunakan Super Air Jet IU 841 dan Garuda Indonesia GA 129.

Jarak waktu yang berdekatan membuat penumpang perlu memperhatikan nomor penerbangan dan jadwal keberangkatan masing-masing.

Namun, jadwal yang berdekatan tidak serta-merta menunjukkan adanya antrean panjang atau gangguan operasional di bandara.

Sementara itu, penumpang yang memilih penerbangan sore memiliki tiga pilihan keberangkatan, yakni pukul 15.45 WIB, 17.30 WIB, dan 18.55 WIB.

Penerbangan pagi dalam daftar tersedia pada pukul 06.00 WIB.

Kapan Harus Tiba di Bandara Sultan Thaha?

Penumpang sebaiknya mengikuti ketentuan waktu kedatangan dan check-in yang ditetapkan masing-masing maskapai.

Datang lebih awal memberi waktu untuk mengurus bagasi, melewati pemeriksaan keamanan, dan menuju ruang tunggu.

Sebagai gambaran, penumpang yang memilih penerbangan pukul 20.00 WIB dapat merencanakan kedatangan sekitar pukul 18.00 WIB jika ketentuan maskapainya menyarankan kedatangan dua jam sebelum keberangkatan.

Namun, ketentuan tersebut bukan pengganti informasi resmi. Batas check-in, penyerahan bagasi, dan penutupan gerbang keberangkatan dapat berbeda menurut maskapai serta kondisi operasional.

Calon penumpang juga perlu memastikan tiket dan dokumen perjalanan sudah siap sebelum berangkat menuju Bandara Sultan Thaha.

Cara Mengecek Status Penerbangan

Jadwal yang tercantum dalam daftar dapat berubah karena kondisi operasional, cuaca, atau faktor lain.

Karena itu, calon penumpang perlu memeriksa informasi terbaru sebelum menuju bandara.

Pengecekan dapat dilakukan melalui:

  • Aplikasi atau situs resmi maskapai yang tertera pada tiket.
  • Kanal informasi resmi Bandara Sultan Thaha Jambi.
  • Notifikasi perubahan jadwal yang dikirimkan maskapai melalui kontak pemesanan.

Pastikan nomor penerbangan, waktu keberangkatan, dan bandara tujuan sesuai dengan tiket.

Penumpang juga perlu membedakan jadwal keberangkatan dari waktu boarding atau masuk ke pesawat.

Dengan mencermati jadwal dan menyiapkan perjalanan lebih awal, penumpang dapat mengurangi risiko terlambat mengikuti proses keberangkatan.

Informasi paling mutakhir tetap perlu mengacu pada konfirmasi resmi maskapai dan Bandara Sultan Thaha Jambi.(*)




Bukan Cuma Balapan, Maverick Vinales Ungkap Makanan Favoritnya di Indonesia: Nasi Goreng!

MANDALIKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Nasi goreng menjadi salah satu hal yang paling berkesan bagi Maverick Vinales selama mengikuti MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pembalap Red Bull KTM Tech3 asal Spanyol itu mengaku menikmati beragam hidangan selama berada di Indonesia.

Meski sejumlah makanan memiliki cita rasa pedas, ia tetap menyukai sajian yang tersedia di restoran maupun hotel tempatnya menginap.

“Tentu saja nasi goreng berada di daftar teratas saya,” kata Vinales, Sabtu 10 Oktober 2026.

Bagi pembalap berusia 31 tahun tersebut, kuliner menjadi pengalaman menarik di sela-sela kesibukannya menghadapi persaingan MotoGP.

Nasi goreng bahkan mendapat tempat khusus dalam daftar makanan favoritnya selama berada di Tanah Air.

Tak hanya menyukai hidangan khas Indonesia, Vinales juga memberikan pujian kepada makanan lain yang disajikan pihak hotel. Salah satunya nachos yang menurutnya memiliki rasa menarik.

“Mereka membuat nachos yang sangat menarik dan rasanya enak,” tuturnya.

Pengakuan tersebut memperlihatkan sisi lain Vinales di luar persaingan di lintasan.

Di tengah tekanan kompetisi, mencicipi makanan lokal menjadi salah satu pengalaman yang ia nikmati selama menjalani agenda balap di Mandalika.

Kuliner Jadi Pengalaman di Tengah Padatnya Jadwal MotoGP

Indonesia memiliki beragam hidangan berbahan dasar nasi dengan racikan bumbu yang khas.

Nasi goreng menjadi salah satu menu populer yang mudah ditemukan, mulai dari restoran hingga hotel.

Bagi pembalap yang menjalani perjalanan lintas negara sepanjang musim, pengalaman menikmati makanan lokal turut menjadi bagian dari kehidupan di luar lintasan.

Namun, ketika akhir pekan balapan berlangsung, fokus utama tetap tertuju pada persiapan fisik, penyetelan motor, dan strategi menghadapi rival.

Vinales kini menghadapi tantangan untuk memperbaiki hasilnya di GP Indonesia 2026.

Catatan pada sesi latihan menunjukkan ia masih perlu meningkatkan kecepatan agar bisa bersaing dengan pembalap terdepan.

Hasil Latihan Vinales Belum Maksimal

Pada sesi latihan bebas pertama atau FP1, Jumat 9 Oktober 2026, Vinales menempati posisi ke-19 dengan catatan waktu 1 menit 31,738 detik.

Hasilnya belum membaik secara signifikan pada sesi practice sore hari.

Ia berada di posisi ke-20 setelah mencatat waktu 1 menit 30,666 detik, tertinggal 1,941 detik dari Raul Fernandez yang menjadi pembalap tercepat.

Catatan tersebut membuat Vinales harus berjuang melalui kualifikasi pertama atau Q1 untuk memperebutkan tempat di Q2.

Ia perlu menembus dua posisi teratas Q1 agar bisa melanjutkan persaingan menuju posisi start yang lebih baik.

Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi Vinales dan timnya.

Mereka perlu menemukan kombinasi setelan motor dan strategi yang tepat agar pembalap KTM tersebut dapat meningkatkan performa di sirkuit Mandalika.

Dengan persaingan yang ketat, kesukaan Vinales terhadap nasi goreng menjadi cerita ringan di tengah akhir pekan balapan yang menantang.

Namun, tantangan sesungguhnya tetap menunggu di lintasan: memperbaiki posisi dan mengubah hasil latihan menjadi performa yang lebih kompetitif.(*)




Raul Fernandez Rebut Pole Position MotoGP Mandalika 2026, Marc Marquez Start Keempat

MANDALIKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Raul Fernandez dari Trackhouse MotoGP Team merebut pole position Grand Prix Indonesia 2026 setelah mencatat waktu tercepat dalam sesi kualifikasi di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu 10 Oktober 2026.

Pembalap asal Spanyol itu membukukan waktu 1 menit 28,852 detik pada sesi kualifikasi kedua (Q2).

Catatan tersebut mengantarkannya ke posisi terdepan, mengungguli Marco Bezzecchi yang harus puas menempati urutan kedua dengan selisih 0,109 detik.

Fabio Di Giannantonio melengkapi posisi tiga besar dengan selisih 0,196 detik dari Raul Fernandez.

Sementara itu, Marc Marquez menempati posisi keempat setelah terpaut 0,266 detik dari pembalap tercepat.

Hasil ini menempatkan Raul Fernandez dalam posisi strategis untuk menghadapi balapan utama MotoGP Indonesia.

Namun, pole position belum menjamin kemenangan karena persaingan di lintasan Mandalika masih berpotensi menghadirkan perubahan posisi sejak lap pertama.

Raul Fernandez Rebut Posisi Teratas pada Menit-Menit Akhir

Persaingan di Q2 berlangsung ketat sejak awal sesi. Marco Bezzecchi langsung memacu motornya dan sempat memimpin perolehan waktu tercepat.

Marc Marquez kemudian ikut meramaikan persaingan di barisan depan. Namun, Raul Fernandez terus mempertajam catatan waktunya hingga akhirnya merebut posisi pertama.

Waktu 1 menit 28,852 detik menjadi kunci keberhasilan pembalap Trackhouse tersebut mengamankan pole position pertamanya pada musim 2026.

Bezzecchi gagal mempertahankan posisi teratas, sedangkan Di Giannantonio mengamankan tempat ketiga.

Marquez harus memulai balapan dari baris kedua bersama Jorge Martin yang menempati posisi kelima.

Selisih waktu yang relatif tipis di antara lima pembalap teratas menunjukkan ketatnya persaingan menjelang Grand Prix Indonesia.

Sejumlah Pembalap Terjatuh pada Q1

Sebelum memasuki Q2, sesi kualifikasi pertama (Q1) berlangsung diwarnai sejumlah insiden.

Johann Zarco, Jack Miller, Ai Ogura, Enea Bastianini, dan Diogo Moreira dilaporkan terjatuh.

Di tengah situasi tersebut, Fermin Aldeguer dan Ai Ogura berhasil mengamankan dua posisi teratas Q1 untuk melaju ke Q2.

Aldeguer mencatat waktu 1 menit 29,639 detik, sedangkan Ogura membukukan 1 menit 29,729 detik.

Keduanya kemudian bergabung dengan pembalap yang telah lolos langsung ke Q2 melalui hasil sesi latihan.

Keberhasilan melewati Q1 menjadi modal penting bagi kedua pembalap untuk bersaing memperebutkan posisi start yang lebih baik.

Marc Marquez dan Jorge Martin Start Berdekatan

Hasil kualifikasi juga mempertemukan Marc Marquez dan Jorge Martin di barisan depan.

Marquez akan memulai balapan dari posisi keempat, sementara Martin menempati urutan kelima.

Keduanya memiliki kepentingan besar dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Posisi start yang berdekatan membuka peluang duel sejak awal balapan, meski hasil akhir tetap bergantung pada strategi, kondisi motor, dan kemampuan menjaga ritme sepanjang lomba.

Raul Fernandez kini memegang keuntungan awal setelah merebut pole position.

Namun, Bezzecchi, Di Giannantonio, Marquez, dan Martin masih memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan kemenangan.

Balapan utama MotoGP Indonesia pada Minggu 11 Oktober 2026 akan menjadi ujian berikutnya bagi Raul Fernandez untuk mengubah hasil kualifikasi menjadi kemenangan di Mandalika.

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026

Berikut 12 pembalap teratas berdasarkan hasil kualifikasi GP Indonesia:

Posisi Pembalap Selisih dari pole
1 Raul Fernandez 1:28,852
2 Marco Bezzecchi +0,109 detik
3 Fabio Di Giannantonio +0,196 detik
4 Marc Marquez +0,266 detik
5 Jorge Martin +0,300 detik
6 Fermin Aldeguer +0,390 detik
7 Ai Ogura +0,427 detik
8 Alex Marquez +0,534 detik
9 Pedro Acosta +0,556 detik
10 Francesco Bagnaia +0,934 detik
11 Franco Morbidelli +0,938 detik
12 Fabio Quartararo +0,985 detik

Data berdasarkan hasil kualifikasi MotoGP Indonesia 2026 yang tersedia.

Dengan Raul Fernandez memulai balapan dari posisi terdepan, perhatian kini tertuju pada duel barisan depan dan peluang para pembalap papan atas untuk merebut kemenangan di Mandalika.(*)




Klasemen MotoGP 2026: Marc Marquez Kudeta Jorge Martin Usai Menang Sprint Mandalika

MANDALIKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 mengalami perubahan setelah Marc Marquez memenangi Sprint Race GP Indonesia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu 10 Oktober 2026.

Pembalap Ducati Lenovo Team itu kini memimpin klasemen sementara dengan koleksi 343 poin.

Ia menggeser Jorge Martin dari Aprilia Racing yang turun ke posisi kedua dengan 339 poin.

Marquez merebut posisi teratas setelah mengamankan tambahan 12 poin dari kemenangan di Mandalika.

Hasil tersebut membalikkan situasi persaingan setelah sebelumnya ia tertinggal dua poin dari Martin.

Keunggulan empat poin membuat persaingan keduanya semakin ketat menjelang balapan utama GP Indonesia pada Minggu 11 Oktober 2026.

Hasil Sprint Race memang menguntungkan Marquez, tetapi Martin masih memiliki kesempatan untuk kembali merebut posisi teratas.

Marquez Bangkit dari Posisi Start Kelima

Marquez memulai Sprint Race dari posisi kelima. Namun, pembalap asal Spanyol itu mampu mengubah peluang menjadi kemenangan setelah melewati persaingan ketat dengan Martin, Ai Ogura, dan Fabio Di Giannantonio.

Martin sempat memimpin balapan sebelum kehilangan posisi terdepan. Marquez kemudian mengambil alih kendali dan mempertahankan keunggulan hingga garis finis.

Ai Ogura dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team menyelesaikan balapan di posisi kedua, sedangkan Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team menempati posisi ketiga.

Martin harus puas finis keempat. Hasil itu membuatnya hanya memperoleh enam poin, sehingga gagal mempertahankan keunggulan dalam klasemen sementara.

Kemenangan tersebut sekaligus memperkuat posisi Marquez dalam perburuan gelar.

Meski demikian, ia masih harus menghadapi balapan utama yang menawarkan poin lebih besar dan berpotensi mengubah kembali susunan klasemen.

Bezzecchi Tertahan di Posisi Ketiga

Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing tetap menempati peringkat ketiga dengan 284 poin.

Namun, ia kehilangan kesempatan menambah angka setelah gagal menyelesaikan Sprint Race akibat insiden pada awal balapan yang juga melibatkan Raul Fernandez.

Bezzecchi kini tertinggal 59 poin dari Marquez. Jarak tersebut membuat posisinya dalam persaingan gelar semakin menantang, meski ia masih memiliki kesempatan mengumpulkan poin pada balapan berikutnya.

Di belakang Bezzecchi, Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing menempati posisi keempat dengan 247 poin.

Ai Ogura menyusul di peringkat kelima dengan 246 poin. Podium kedua di Mandalika membuat pembalap Jepang itu memangkas jarak menjadi hanya satu poin dari Acosta.

Persaingan di kelompok lima besar pun belum sepenuhnya tertutup. Konsistensi hasil pada balapan utama dan seri-seri berikutnya akan menentukan perubahan posisi mereka.

Klasemen MotoGP 2026 Setelah Sprint Race Mandalika

Berikut klasemen sementara 20 pembalap teratas setelah Sprint Race GP Indonesia pada Sabtu 10 Oktober 2026.

Posisi Pembalap Poin
1 Marc Marquez 343
2 Jorge Martin 339
3 Marco Bezzecchi 284
4 Pedro Acosta 247
5 Ai Ogura 246
6 Fabio Di Giannantonio 237
7 Raul Fernandez 216
8 Francesco Bagnaia 166
9 Alex Marquez 163
10 Fermin Aldeguer 125
11 Enea Bastianini 116
12 Luca Marini 104
13 Brad Binder 99
14 Diogo Moreira 74
15 Fabio Quartararo 67
16 Franco Morbidelli 57
17 Johann Zarco 48
18 Joan Mir 33
19 Jack Miller 28
20 Alex Rins 24

Sumber: data klasemen setelah Sprint Race GP Indonesia, 10 Oktober 2026.

Balapan Utama Bisa Mengubah Persaingan Lagi

Keunggulan empat poin belum memberi Marquez ruang untuk lengah. Martin masih memiliki peluang membalikkan keadaan pada balapan utama yang berlangsung Minggu.

Selain duel kedua pembalap tersebut, posisi Bezzecchi dan persaingan Acosta dengan Ogura juga layak mendapat perhatian.

Selisih satu poin antara Acosta dan Ogura membuat perebutan posisi keempat klasemen tetap terbuka.

Mandalika pun menjadi titik penting dalam perjalanan kejuaraan musim ini.

Kemenangan Sprint Race telah membawa Marquez ke puncak klasemen, tetapi hasil balapan utama akan menjadi ujian berikutnya untuk mempertahankan posisi tersebut.

Dengan jarak yang masih tipis antara dua kandidat teratas, persaingan gelar MotoGP 2026 berpeluang kembali berubah setelah bendera finis dikibarkan pada Minggu.(*)




Menang Sprint di Mandalika, Marc Marquez Tak Mau Terbuai Jelang Race Utama Besok

MANDALIKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Marc Marquez memilih tidak larut dalam euforia setelah memenangi Sprint Race MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu 10 Oktober 2026.

Pembalap Ducati Lenovo Team itu kini mengalihkan fokus ke balapan utama yang berlangsung Minggu 11 Oktober 2026

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Marquez dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP musim ini.

Namun, pembalap asal Spanyol itu menyadari bahwa hasil Sprint Race belum menjamin keberhasilan pada balapan utama.

Marquez menegaskan ingin berkonsentrasi pada tantangan berikutnya dan menjalani setiap tahapan persiapan tanpa terbebani hasil masa lalu.

“Seperti yang saya katakan, saya hanya berpikir tentang masa depan, masa depan dan masa depan yang dekat,” kata Marquez seusai memenangi Sprint Race GP Indonesia, Sabtu.

Sikap tersebut mencerminkan pendekatannya menghadapi sisa musim.

Setiap balapan menghadirkan tantangan berbeda, sehingga ia perlu terus mengevaluasi performa dan menjaga konsistensi bersama tim.

Marc Marquez Akhiri Penantian di Sprint Mandalika

Marquez menyelesaikan Sprint Race sepanjang 13 lap dengan catatan waktu 19 menit 37,125 detik.

Ia mengungguli Ai Ogura yang finis di posisi kedua dengan selisih 0,509 detik, sedangkan Fabio Di Giannantonio menempati posisi ketiga.

Kemenangan ini memiliki arti tersendiri bagi Marquez. Dalam beberapa penampilan sebelumnya di Mandalika sejak 2022, ia kerap menghadapi insiden yang membuatnya gagal menyelesaikan balapan.

Pada edisi 2024, ia sempat meraih posisi ketiga Sprint Race. Kini, ia berhasil mencatatkan kemenangan Sprint pertamanya di sirkuit tersebut.

Meski demikian, Marquez tidak ingin menjadikan hasil itu sebagai alasan untuk mengurangi kewaspadaan.

Balapan utama menghadirkan jarak tempuh, tuntutan fisik, serta situasi persaingan yang berbeda dibandingkan Sprint Race.

Persaingan Gelar MotoGP Makin Ketat

Kemenangan di Mandalika membawa Marquez kembali ke puncak klasemen sementara MotoGP 2026.

Ia mengoleksi 343 poin, unggul empat poin atas Jorge Martin yang kini berada di posisi kedua.

Perubahan tersebut membuat balapan utama GP Indonesia semakin penting bagi kedua pembalap.

Tambahan poin pada Minggu dapat kembali mengubah posisi dalam persaingan gelar juara dunia.

Sprint Race pada Sabtu juga memperlihatkan betapa cepat situasi di lintasan berubah.

Jorge Martin sempat memimpin sebelum kehilangan posisi terdepan dan akhirnya finis keempat.

Sementara itu, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez tersingkir setelah insiden pada lap pertama.

Situasi tersebut menjadi pengingat bahwa strategi, konsistensi, dan kemampuan menghindari kesalahan dapat menentukan hasil akhir.

Marquez pun harus menjaga fokus sepanjang balapan jika ingin mempertahankan keunggulan di klasemen.

Kondisi Fisik Jadi Perhatian Jelang Race Utama

Selain strategi balap, kondisi fisik menjadi perhatian Marquez menjelang balapan utama.

Suhu panas di Mandalika, perlengkapan balap, serta rangkaian kegiatan di luar lintasan menuntut pembalap menjaga kebugaran dan pemulihan tubuh.

Marquez mengakui sempat merasakan kelelahan setelah balapan dan menjalani kegiatan seusai naik podium.

Karena itu, pemulihan menjadi bagian penting dari persiapannya sebelum kembali ke lintasan.

Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan detail kecil dan terus mendorong kemampuan bersama tim.

Persiapan tersebut diperlukan untuk menghadapi tekanan balapan yang lebih panjang.

Bagi Ducati Lenovo Team, menjaga kondisi pembalap dan memastikan motor bekerja optimal menjadi bagian dari upaya mempertahankan momentum kemenangan.

Balapan Minggu Jadi Ujian Berikutnya

MotoGP Indonesia 2026 merupakan seri ke-17 dalam kalender musim ini.

Setelah meraih kemenangan Sprint Race, Marquez kini menghadapi ujian berikutnya: mengubah momentum tersebut menjadi hasil maksimal pada balapan utama.

Keunggulan empat poin atas Martin memang memberinya posisi strategis dalam klasemen, tetapi selisih itu masih cukup tipis untuk berubah dalam satu akhir pekan balap.

Marquez memilih berkonsentrasi pada persiapan dan tantangan yang ada di depan mata.

Baginya, kemenangan Sprint Race menjadi hasil penting, tetapi bukan alasan untuk kehilangan fokus.

Balapan utama pada Minggu akan menjadi kesempatan bagi Marquez untuk memperkuat posisinya dalam perebutan gelar sekaligus membuktikan konsistensinya di Mandalika.(*)




Polisi Gerebek Rumah di Pulau Pandan Jambi, 6 Orang Diamankan dan Diduga Sabu Ditemukan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Reserse Narkoba Polresta Jambi mengamankan enam orang dalam penggerebekan sebuah rumah di kawasan Pulau Pandan, RT 030, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Jumat 9 Oktober 2026 sore.

Polisi juga menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu di luar rumah tersebut.

Penggerebekan itu berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpul untuk penyalahgunaan narkotika.

Kasat Resnarkoba Polresta Jambi, AKP Tito Al Hafezt mengatakan, tim gabungan menemukan enam orang di dalam rumah milik seorang pria berinisial E.

Menurut keterangan polisi, E sempat berlari ke kamar mandi dan membuang suatu benda ke luar rumah saat petugas hendak mengamankan orang-orang di lokasi.

Petugas kemudian menyisir area di sekitar rumah dan menemukan satu paket yang diduga sabu.

“Kami suruh tersangka mengambil dan memperlihatkan barang yang ia buang tersebut. Dan benar, tersangka mengakui satu paket diduga sabu itu adalah miliknya,” kata Tito.

Polisi selanjutnya membawa keenam orang beserta barang bukti ke Mapolresta Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Polresta Jambi, penggerebekan melibatkan personel Satresnarkoba, Sat Intelkam, Polsek Telanaipura, dan Provos Polresta Jambi.

Petugas masih perlu mendalami peran masing-masing orang yang berada di lokasi, termasuk melalui pemeriksaan dan tes urine.

Polisi juga berencana menelusuri kemungkinan keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.

Informasi yang disampaikan kepolisian belum merinci hasil tes urine, berat barang yang ditemukan, maupun status hukum masing-masing dari enam orang tersebut.

Karena itu, pengamanan dalam penggerebekan ini belum dengan sendirinya membuktikan bahwa, seluruh orang yang berada di rumah tersebut terlibat dalam penyalahgunaan atau peredaran narkotika.

Hasil pemeriksaan dan proses hukum selanjutnya akan menentukan status masing-masing pihak.

Penggerebekan di Pulau Pandan menjadi bagian dari Operasi Sarang Narkoba Serentak yang, menurut keterangan Polresta Jambi, menindaklanjuti arahan pimpinan Polri pada 8 Oktober 2026.

Operasi tersebut direncanakan berlangsung selama satu bulan mulai 9 Oktober 2026, dengan pelaksanaan dua hingga tiga kali dalam sepekan.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Ananto Herlambang menyatakan, pihaknya akan melanjutkan upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukumnya.

“Atas perintah Bapak Kapolri, kami Polresta Jambi langsung bergerak cepat melaksanakan Operasi Sarang Narkoba. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika. Kami akan sikat habis basecamp-basecamp yang meresahkan masyarakat,” ujar Ananto.

Pernyataan tersebut menegaskan arah operasi kepolisian.

Namun, efektivitas penindakan juga bergantung pada tindak lanjut penyelidikan, pengungkapan jaringan pemasok, serta proses hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat.

Polresta Jambi mengapresiasi informasi warga yang menjadi salah satu dasar penggerebekan tersebut.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan aktivitas penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Warga dapat menghubungi Call Center Polri 110, Bhabinkamtibmas, atau kantor polisi terdekat untuk menyampaikan informasi.

“Kami mengapresiasi informasi dari masyarakat. Ini bukti sinergi Polri dan masyarakat berjalan baik. Kami imbau kepada seluruh warga Kota Jambi, jika mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di lingkungannya, segera laporkan ke Call Center 110 atau ke Bhabinkamtibmas dan Polsek terdekat,” kata Tito.

Polisi menyatakan akan terus memantau lokasi-lokasi yang dinilai rawan narkotika di Kota Jambi.

Perkembangan hasil pemeriksaan enam orang yang diamankan, termasuk hasil tes urine dan penetapan status hukum, menjadi informasi penting yang perlu disampaikan lebih lanjut untuk memperjelas perkara penggerebekan di Pulau Pandan tersebut.(*)




Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Pemkot Jambi Usulkan HCS 2026 Mundur ke November

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabut asap dan gangguan penerbangan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengusulkan perubahan jadwal Healthy Cities Summit (HCS) ke-7 Tahun 2026.

Agenda yang semula berlangsung pada 25–28 Oktober itu diusulkan bergeser menjadi 22–25 November 2026.

Usulan tersebut muncul di tengah persoalan kualitas udara dan terbatasnya jarak pandang yang mengganggu penerbangan menuju Kota Jambi.

Pemkot Jambi menilai kondisi itu perlu menjadi pertimbangan agar pelaksanaan forum nasional kota sehat berjalan optimal.

Namun, perubahan jadwal tersebut belum menjadi keputusan final. Pemkot Jambi masih perlu menyampaikan usulan kepada pemerintah pusat dan menunggu persetujuan.

Rencana itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Healthy Cities Summit 2026 di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu 10 Oktober 2026.

Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur Abdullah Sani, Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, serta jajaran pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri rapat tersebut.

Kabut Asap Jadi Pertimbangan Perubahan Jadwal

Wali Kota Jambi, Maulana menjelaskan, pemerintah daerah mempertimbangkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam menyusun usulan jadwal baru.

Berdasarkan pemaparan yang dibahas dalam rapat, potensi hujan diperkirakan meningkat pada akhir Oktober.

Pemkot Jambi berharap perubahan jadwal memberi waktu tambahan bagi kondisi cuaca dan kualitas udara untuk membaik.

Meski demikian, perkiraan hujan tidak otomatis menjamin kabut asap akan hilang. Kondisi udara tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk sumber asap dan perkembangan cuaca.

Karena itu, kepastian kondisi lingkungan menjelang pelaksanaan HCS akan menjadi salah satu hal penting yang perlu dipantau pemerintah daerah.

Gubernur Jambi Al Haris menyatakan dukungan terhadap persiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah.

Menurutnya, HCS menjadi forum penting yang mempertemukan pemerintah kabupaten dan kota dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kegiatan ini cukup besar. Kita tentu ingin seluruh persiapannya matang sehingga para tamu yang datang ke Jambi merasa nyaman. Ini juga menyangkut nama baik daerah, sehingga Pemerintah Provinsi siap mendukung dan membantu Pemkot Jambi,” ujar Al Haris.

Ia juga menyebut kondisi kemarau panjang dan kabut asap sebagai pertimbangan dalam pembahasan usulan penundaan.

HCS Diusulkan Berlangsung pada 22–25 November

Dalam skema jadwal yang dibahas, 22 November 2026 menjadi hari kedatangan peserta.

Kegiatan utama direncanakan berlangsung pada 23 November dan berlanjut hingga 25 November 2026.

Pemkot Jambi akan mengajukan perubahan jadwal kepada pemerintah pusat. Sampai ada persetujuan resmi, tanggal baru tersebut masih berstatus usulan.

Kepastian jadwal penting bagi pemerintah daerah, peserta, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan.

Perubahan tanggal juga menuntut penyesuaian terhadap agenda, transportasi, akomodasi, serta kesiapan lokasi kegiatan.

Di sisi lain, pemerintah perlu memastikan bahwa keputusan akhir mempertimbangkan kondisi udara dan akses perjalanan peserta, bukan hanya kesiapan teknis penyelenggara.

Infrastruktur hingga Pengelolaan Sampah Masuk Agenda Kunjungan

Selain membahas jadwal, rapat koordinasi turut mengevaluasi kesiapan infrastruktur, akses jalan, dan lokasi kunjungan peserta.

Sejumlah titik yang masuk dalam rencana kegiatan antara lain Kolam Retensi Telaga Kajang Lako, fasilitas pengolahan air limbah domestik dan depo pengelolaan sampah di kawasan Sijinjang, Candi Muaro Jambi, serta Sekolah Rakyat di Kota Jambi.

Pemkot Jambi juga berencana memeriksa langsung rute yang akan dilalui peserta.

Pemerintah daerah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi untuk membahas kesiapan akses jalan.

Bagi Kota Jambi, agenda tersebut tidak hanya menyangkut kelancaran sebuah pertemuan nasional.

Kesiapan infrastruktur dan fasilitas lingkungan juga menjadi bagian dari upaya menunjukkan penerapan konsep kota sehat.

Meski begitu, manfaat kegiatan bagi masyarakat akan bergantung pada hasil konkret yang bisa bertahan setelah acara berakhir.

Pemkot Berharap HCS Menggerakkan Ekonomi Masyarakat

Maulana berharap HCS tidak berhenti sebagai agenda seremonial.

Ia mendorong penyelenggaraan kegiatan itu ikut mempercepat pembenahan infrastruktur melalui kolaborasi pemerintah kota, provinsi, dan pusat.

Sejumlah akses jalan, termasuk yang menuju Sekolah Rakyat dan kawasan Sijinjang, menjadi perhatian dalam pembahasan persiapan.

Pemkot Jambi juga memperkirakan kedatangan peserta dari berbagai daerah akan menggerakkan sektor ekonomi lokal.

Perhotelan, kuliner, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penjualan oleh-oleh berpotensi memperoleh tambahan permintaan.

“Dengan banyaknya tamu yang datang, tentu ada pergerakan ekonomi. Mereka membutuhkan makanan, penginapan, dan oleh-oleh. Karena itu, kami berharap masyarakat ikut mendukung dan bersama-sama menjadi tuan rumah yang baik bagi saudara-saudara kita dari seluruh Indonesia,” kata Maulana.

Namun, besarnya dampak ekonomi tersebut masih perlu diukur melalui jumlah peserta, tingkat hunian hotel, transaksi UMKM, dan belanja selama kegiatan berlangsung.

Indikator tersebut dapat membantu pemerintah menilai apakah penyelenggaraan HCS benar-benar memberi manfaat ekonomi yang signifikan bagi warga.

Maulana juga menyampaikan bahwa sejumlah konsulat jenderal telah mengonfirmasi rencana kehadiran dalam kegiatan tersebut.

MTQ Provinsi Jambi Tetap Sesuai Jadwal

Di tengah rencana perubahan jadwal HCS, Pemerintah Provinsi Jambi tetap menjadwalkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi mulai 30 Oktober 2026.

Al Haris menyatakan pelaksanaan MTQ tetap mengikuti jadwal karena rangkaian kegiatan dan berbagai cabang perlombaan telah tersusun.

Sementara itu, Pemkot Jambi akan melanjutkan pematangan persiapan HCS sembari menunggu keputusan pemerintah pusat.

Perubahan jadwal HCS kini menempatkan dua hal sebagai perhatian utama: kepastian pelaksanaan dan kondisi lingkungan yang mendukung kenyamanan peserta.

Bagi masyarakat, keberhasilan penyelenggaraan juga perlu terlihat dari manfaat nyata, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga peluang ekonomi yang benar-benar dirasakan warga.(*)




Air Perumdam Tirta Mayang Jambi Mati 8 Jam? Ini Jadwal dan Wilayah Terdampak 11–12 Oktober 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi perlu menyiapkan persediaan air bersih sebelum Minggu malam, 11 Oktober 2026.

Perusahaan daerah tersebut menjadwalkan pengurasan unit sedimentasi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Benteng mulai pukul 20.00 WIB hingga Senin, 12 Oktober 2026, pukul 04.00 WIB.

Pekerjaan itu berpotensi mengganggu distribusi air selama sekitar delapan jam.

Bahkan setelah pengurasan selesai, pelanggan mungkin masih harus menunggu hingga 24 jam sebelum aliran kembali normal.

Perumdam Tirta Mayang menjadwalkan pemeliharaan tersebut untuk menjaga kualitas pengolahan air di tengah meningkatnya kekeruhan air baku Sungai Batanghari.

Kondisi ini membuat pemeliharaan instalasi menjadi bagian penting dalam menjaga proses pengolahan air.

Namun, bagi pelanggan, persoalan utamanya bukan hanya durasi pekerjaan.

Pemulihan tekanan jaringan juga menentukan kapan air kembali mengalir secara normal ke rumah-rumah.

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak

Gangguan distribusi air berpotensi menyasar sejumlah kelurahan di Kota Jambi.

Berikut wilayah yang perlu mengantisipasi pekerjaan IPA Benteng:

  • Kecamatan Pasar Jambi: Kelurahan Pasar serta sebagian Kelurahan Orang Kayo Hitam dan Sungai Asam.
  • Kecamatan Jambi Timur: Kelurahan Sulanjana dan Rajawali serta sebagian Kelurahan Kasang dan Budiman.
  • Kecamatan Jelutung: Kelurahan Cempaka Putih.
  • Kecamatan Danau Sipin: sebagian Kelurahan Legok.

Cakupan gangguan dapat berbeda menurut kondisi jaringan distribusi.

Karena itu, pelanggan di wilayah yang tercantum sebaiknya menyiapkan air untuk minum, memasak, mandi, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya sebelum pekerjaan dimulai.

Mengapa Air Belum Tentu Langsung Mengalir Setelah Pekerjaan Selesai?

Pengurasan unit sedimentasi merupakan bagian dari pemeliharaan instalasi pengolahan air.

Tahapan ini membantu menjaga proses pengolahan tetap berjalan dengan baik, terutama ketika tingkat kekeruhan air baku meningkat.

Meski pekerjaan dijadwalkan berakhir pada Senin pukul 04.00 WIB, waktu tersebut tidak otomatis menjadi penanda pulihnya pasokan air ke seluruh pelanggan.

Jaringan distribusi memerlukan waktu untuk kembali terisi dan memulihkan tekanan.

Kondisi jaringan di masing-masing wilayah turut memengaruhi kecepatan normalisasi.

Perumdam Tirta Mayang memperkirakan proses tersebut dapat berlangsung hingga satu kali 24 jam setelah pekerjaan selesai.

Dengan demikian, pelanggan sebaiknya tidak mengandalkan jadwal berakhirnya pekerjaan sebagai satu-satunya patokan untuk memenuhi kebutuhan air pada Senin pagi.

Siapkan Cadangan Air Sebelum Minggu Malam

Pelanggan di wilayah terdampak sebaiknya mengisi bak penampungan, ember, atau wadah air sebelum pukul 20.00 WIB pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Utamakan persediaan untuk kebutuhan pokok dan simpan air dalam wadah bersih yang tertutup. Langkah ini dapat membantu mengurangi dampak gangguan selama distribusi belum kembali normal.

Pelanggan juga perlu memantau informasi resmi Perumdam Tirta Mayang untuk mengetahui perkembangan pekerjaan dan pemulihan layanan.

Nomor Pengaduan dan Permintaan Mobil Tangki

Pelanggan yang mengalami gangguan atau membutuhkan informasi dapat menghubungi saluran layanan berikut:

  • WhatsApp Pengaduan: 0821-2121-9692.
  • Call Center Bahagia: 112.
  • WhatsApp permintaan distribusi air mobil tangki: 0821-2121-9894.

Pelanggan yang membutuhkan pasokan melalui mobil tangki dapat menghubungi saluran yang disediakan tersebut untuk memperoleh informasi mengenai penanganan permintaan.

Pemeliharaan IPA Benteng menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pengolahan air.

Di sisi lain, kepastian informasi mengenai wilayah terdampak, perkembangan pekerjaan, dan waktu pemulihan tetap penting agar pelanggan dapat mengantisipasi gangguan dengan lebih baik.(*)