BRI BO Rawamangun Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – BRI BO Rawamangun melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Rawamangun. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai rasa kebangsaan serta semangat nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila serta komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Rawamangun untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, BRI BO Rawamangun terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1

Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.



BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – BRI BO Kelapa Gading melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Kelapa Gading. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan diwarnai semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai wujud penghormatan terhadap Pancasila dan semangat persatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Kelapa Gading untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Melalui momentum ini, BRI BO Kelapa Gading terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan yang optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1

JL. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.



Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027: Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid

SEPUCUKJAMBI.ID – La Liga 2026/2027 menghadirkan persaingan 20 klub untuk memperebutkan gelar juara sepak bola Spanyol.

Barcelona memulai musim sebagai juara bertahan, sementara Real Madrid dan Atletico Madrid kembali menjadi pesaing yang patut diperhitungkan.

Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Spanyol ini berlangsung dari Agustus 2026 hingga Mei 2027.

Setiap klub menghadapi 19 lawan dalam format kandang dan tandang, sehingga total terdapat 38 pertandingan bagi setiap tim sepanjang musim.

Bagi penggemar sepak bola, kalender La Liga menjadi panduan untuk memantau perjalanan klub favorit, mulai dari pertandingan pembuka hingga pekan penutup.

Jadwal tersebut juga membantu pembaca menandai laga besar yang dapat memengaruhi perebutan gelar, tiket kompetisi Eropa, dan posisi di zona degradasi.

Barcelona berusaha mempertahankan gelar

Barcelona memasuki musim baru dengan target menjaga dominasinya di sepak bola Spanyol.

Namun, perjalanan menuju gelar juara tidak akan mudah karena Real Madrid dan Atletico Madrid juga berambisi bersaing di papan atas.

Real Madrid selalu menjadi pusat perhatian dalam perburuan gelar, terutama ketika menghadapi Barcelona dalam El Clasico.

Sementara itu, Atletico Madrid berpotensi mengganggu persaingan dua rivalnya melalui konsistensi hasil sepanjang musim.

Persaingan juga tidak berhenti pada tiga klub tersebut.

Klub-klub lain berpeluang merebut posisi di kompetisi Eropa, sedangkan tim yang kesulitan mengumpulkan poin harus berjuang menjauh dari zona degradasi.

Jadwal lengkap La Liga 2026/2027 pekan 1–38

La Liga menyusun kalender pertandingan sepanjang musim dengan jadwal yang terbagi dalam 38 jornada atau pekan pertandingan.

Setiap jornada mempertemukan klub-klub peserta sesuai urutan laga yang telah ditetapkan penyelenggara.

Berikut beberapa agenda penting yang perlu diperhatikan dalam kalender La Liga 2026/2027:

  • Jornada pembuka: rangkaian pertandingan dimulai pada Agustus 2026.
  • El Clasico: pertemuan Barcelona dan Real Madrid menjadi salah satu agenda paling dinantikan.
  • Derbi Madrid: duel Real Madrid melawan Atletico Madrid menjadi ujian penting bagi kedua klub.
  • Jornada penutup: kompetisi dijadwalkan berakhir pada akhir Mei 2027.

Jadwal pertandingan dapat mengalami perubahan waktu atau tanggal.

Karena itu, penggemar sebaiknya memeriksa kalender resmi La Liga sebelum menentukan waktu menonton.

El Clasico dan derbi Madrid menjadi sorotan

Pertemuan Barcelona dan Real Madrid selalu memiliki daya tarik besar karena kedua klub membawa sejarah rivalitas panjang.

Hasil El Clasico dapat memengaruhi posisi klasemen, terlebih jika kedua tim bersaing ketat dalam perebutan gelar.

Derbi Madrid juga berpotensi menjadi pertandingan penentu.

Real Madrid dan Atletico Madrid tidak hanya bersaing untuk mendapatkan tiga poin, tetapi juga mempertahankan gengsi di ibu kota Spanyol.

Meski demikian, hasil akhir musim tidak hanya bergantung pada laga besar.

Konsistensi saat menghadapi klub papan tengah dan tim yang berjuang menghindari degradasi juga berperan penting dalam menentukan posisi akhir klasemen.

Format kompetisi La Liga 2026/2027

La Liga menggunakan sistem liga penuh yang melibatkan 20 klub. Setiap tim memainkan 38 pertandingan, masing-masing 19 laga kandang dan 19 laga tandang.

Tim memperoleh tiga poin untuk kemenangan, satu poin untuk hasil imbang, dan tidak mendapat poin jika kalah.

Akumulasi poin menentukan posisi klub di klasemen sepanjang musim.

Pada akhir kompetisi, posisi teratas menentukan juara, sedangkan peringkat lainnya memengaruhi peluang tampil di kompetisi Eropa.

Klub yang menempati posisi terbawah menghadapi risiko turun kasta sesuai peraturan kompetisi.

Cara memantau perubahan jadwal Liga Spanyol

Jadwal awal tidak selalu menjadi jadwal final. Penyelenggara dapat menyesuaikan waktu pertandingan untuk kepentingan siaran televisi, agenda kompetisi domestik, dan kalender turnamen Eropa.

Penonton di Indonesia juga perlu memperhatikan perbedaan zona waktu antara Spanyol dan WIB.

Waktu kick-off yang tercantum dalam kalender lokal Spanyol harus dikonversi dengan benar sebelum dipublikasikan untuk pembaca Indonesia.

Untuk mendapatkan informasi paling akurat, periksa jadwal, hasil pertandingan, dan klasemen melalui situs resmi La Liga.

Langkah ini membantu pembaca memperoleh informasi terbaru sekaligus menghindari kesalahan tanggal atau jam pertandingan.

Jadwal La Liga 2026/2027 menjadi panduan penting untuk mengikuti persaingan Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid, dan klub-klub lainnya.

Dengan kompetisi yang berlangsung hingga Mei 2027, setiap jornada berpotensi membawa perubahan dalam perebutan gelar, tiket Eropa, dan perjuangan bertahan di kasta tertinggi Spanyol.

Berikut Jadwal Legnkap La Liga 2026/2027:

Pekan 1

Minggu, 16 Agustus 2026

00.30 WIB – Deportivo Alaves 3-0 Getafe
02.30 WIB – Sevilla 2-1 Rayo Vallecano
22.00 WIB – Racing Club 2-2 Villarreal

Senin, 17 Agustus 2026

00.00 WIB – Espanyol 3-0 Levante

Selasa, 18 Agustus 2026

02.00 WIB – Deportivo La Coruna 1-1 Elche

Kamis, 20 Agustus 2026

02.00 WIB – Atletico Madrid 2-0 Malaga

Rabu, 26 Agustus 2026

02.00 WIB – Valencia vs Real Betis

Kamis, 27 Agustus 2026

02.00 WIB – Real Madrid 4-1 Real Sociedad

Jumat, 28 Agustus 2026

01.30 WIB – Celta 1-2 Osasuna
02.00 WIB – Barcelona 2-0 Athletic Bilbao

Pekan 2

Jumat, 21 Agustus 2026

02.00 WIB – Rayo Vallecano 1-1 Deportivo Alaves

Sabtu, 22 Agustus 2026

02.00 WIB – Real Betis 1-0 Real Sociedad
22.00 WIB – Athletic Bilbao 1-3 Sevilla

Minggu, 23 Agustus 2026

00.30 WIB – Valencia 0-0 Celta
02.30 WIB – Espanyol 1-2 Real Madrid
22.00 WIB – Atletico Madrid 2-2 Villarreal

Senin, 24 Agustus 2026

00.30 WIB – Getafe 1-0 Racing Santander
02.30 WIB – Elche 0-5 Barcelona

Selasa, 25 Agustus 2026

00.30 WIB – Osasuna 0-0 Levante
02.30 WIB – Malaga 1-1 Deportivo La Coruna

Pekan 3

Sabtu, 29 Agustus 2026

00.00 WIB – Racing Santander 3-2 Elche
02.30 WIB – Deportivo Alaves 1-0 Villarreal
22.00 WIB – Levante 5-2 Real Betis

Minggu, 30 Agustus 2026

00.00 WIB – Real Sociedad 2-1 Espanyol
02.30 WIB – Sevilla 1-3 Atletico Madrid
22.00 WIB – Real Madrid 4-0 Malaga

Senin, 31 Agustus 2026

00.30 WIB – Deportivo La Coruna 3-1 Valencia
02.30 WIB – Celta 0-2 Athletic Bilbao

Selasa, 1 September 2026

00.30 WIB – Osasuna 1-0 Getafe
02.30 WIB – Barcelona 5-2 Rayo Vallecano

Pekan 4

Sabtu, 5 September 2026

02.00 WIB – Real Betis 1-0 Real Madrid
21.15 WIB – Athletic Bilbao 3-0 Atletico Madrid
23.30 WIB – Rayo Vallecano 3-2 Racing Santander

Minggu, 6 September 2026

02.00 WIB – Villarreal 2-3 Deportivo La Coruna
21.15 WIB – Valencia 0-5 Barcelona
23.30 WIB – Deportivo Alaves 5-2 Osasuna
23.30 WIB – Malaga 0-0 Levante

Senin, 7 September 2026

02.00 WIB – Espanyol 1-1 Sevilla

Selasa, 8 September 2026

00.00 WIB – Getafe 1-1 Celta Vigo
02.30 WIB – Elche 2-3 Real Sociedad

Pekan 5

Sabtu, 12 September 2026

02.00 WIB – Sevilla 1-0 Valencia
19.00 WIB – Racing Club 2-1 Alaves
21.15 WIB – Osasuna 0-2 Espanyol
23.30 WIB – Athletic Club 1-1 Elche

Minggu, 13 September 2026

02.00 WIB – Real Madrid 4-1 Rayo Vallecano
19.00 WIB – Celta Vigo 1-1 Malaga
21.15 WIB – Levante 2-4 Barcelona
23.30 WIB – Getafe 1-1 Deportivo

Senin, 14 September 2026

02.00 WIB – Real Sociedad 0-3 Atletico Madrid

Selasa, 15 September 2026

02.00 WIB – Villarreal 1-2 Real Betis

Pekan 6

Jumat, 4 September 2026

02.00 WIB – Real Sociedad 0-0 Celta Vigo

Rabu, 16 September 2026

00.00 WIB – Rayo Vallecano 2-1 Espanyol
01.00 WIB – Alaves 0-1 Valencia
02.30 WIB – Elche 2-3 Real Madrid

Kamis, 17 September 2026

00.00 WIB – Atletico Madrid 4-0 Osasuna
00.00 WIB – Deportivo 0-1 Sevilla
02.30 WIB – Barcelona 7-2 Racing Club
02.30 WIB – Levante vs Athletic Club

Jumat, 18 September 2026

00.00 WIB – Real Betis 1-0 Getafe
02.30 WIB – Malaga 1-3 Villarreal

Pekan 7

Sabtu, 19 September 2026

02.00 WIB – Espanyol 1-3 Elche
19.00 WIB – Osasuna 1-1 Rayo Vallecano
21.15 WIB – Athletic Club 0-0 Alaves
23.30 WIB – Celta Vigo 5-0 Racing Club

Minggu, 20 September 2026

02.00 WIB – Sevilla 1-3 Barcelona
19.00 WIB – Getafe 1-0 Malaga
21.15 WIB – Atletico Madrid 2-1 Real Madrid
23.30 WIB – Deportivo 1-1 Real Betis
23.30 WIB – Villarreal 3-1 Levante

Senin, 21 September 2026

02.00 WIB – Valencia 2-3 Real Sociedad

Pekan 8

Sabtu, 10 Oktober 2026

02.00 WIB – Malaga vs Espanyol
19.00 WIB – Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao
21.15 WIB – Alaves vs Atletico Madrid
23.30 WIB – Barcelona vs Getafe

Minggu, 11 Oktober 2026

02.00 WIB – Real Madrid vs Villarreal
19.00 WIB – Elche vs Celta Vigo
21.15 WIB – Real Sociedad vs Deportivo La Coruna
23.30 WIB – Real Betis vs Osasuna

Senin, 12 Oktober 2026

02.00 WIB – Racing Santander vs Valencia

Selasa, 13 Oktober 2026

02.00 WIB – Levante vs Sevilla

Pekan 9

Sabtu, 17 Oktober 2026

02.00 WIB – Deportivo La Coruna vs Levante
19.00 WIB – Espanyol vs Atletico Madrid
21.15 WIB – Villarreal vs Elche
23.30 WIB – Real Betis vs Barcelona

Minggu, 18 Oktober 2026

02.00 WIB – Valencia vs Athletic Bilbao
19.00 WIB – Osasuna vs Racing Santander
21.15 WIB – Celta Vigo vs Alaves
23.30 WIB – Malaga vs Real Sociedad

Senin, 19 Oktober 2026

02.00 WIB – Real Madrid vs Sevilla

Selasa, 20 Oktober 2026

02.00 WIB – Getafe vs Rayo Vallecano

Pekan 10

Sabtu, 24 Oktober 2026

02.00 WIB – Alaves vs Malaga
19.00 WIB – Rayo Vallecano vs Elche
21.15 WIB – Racing Santander vs Espanyol
23.30 WIB – Valencia vs Villarreal

Minggu, 25 Oktober 2026

02.00 WIB – Atletico Madrid vs Deportivo La Coruna
20.00 WIB – Athletic Bilbao vs Getafe
22.15 WIB – Celta Vigo vs Real Betis

Senin, 26 Oktober 2026

00.30 WIB – Real Sociedad vs Levante
03.00 WIB – Barcelona vs Real Madrid

Selasa, 27 Oktober 2026

03.00 WIB – Sevilla vs Osasuna

Pekan 11

Sabtu, 31 Oktober 2026

03.00 WIB – Villarreal vs Espanyol
20.00 WIB – Levante vs Atletico Madrid
22.15 WIB – Rayo Vallecano vs Celta Vigo

Minggu, 1 November 2026

00.30 WIB – Real Betis vs Malaga
03.00 WIB – Barcelona vs Alaves
20.00 WIB – Getafe vs Sevilla
22.15 WIB – Racing Santander vs Real Madrid

Senin, 2 November 2026

00.30 WIB – Elche vs Valencia
03.00 WIB – Athletic Bilbao vs Real Sociedad

Selasa, 3 November 2026

03.00 WIB – Deportivo La Coruna vs Osasuna

Pekan 12

Minggu, 8 November 2026

Atletico Madrid vs Barcelona
Celta Vigo vs Levante
Elche vs Real Betis
Espanyol vs Deportivo La Coruna
Malaga vs Racing Santander
Osasuna vs Athletic Bilbao
Real Sociedad vs Rayo Vallecano
Sevilla vs Alaves
Valencia vs Real Madrid
Villarreal vs Getafe

Pekan 13

Minggu, 22 November 2026

Alaves vs Deportivo La Coruna
Athletic Bilbao vs Espanyol
Barcelona vs Villarreal
Getafe vs Atletico Madrid
Levante vs Elche
Osasuna vs Malaga
Racing Santander vs Real Sociedad
Rayo Vallecano vs Valencia
Real Madrid vs Celta Vigo
Sevilla vs Real Betis

Pekan 14

Minggu, 29 November 2026

Real Betis vs Rayo Vallecano
Celta Vigo vs Villarreal
Deportivo La Coruna vs Barcelona
Elche vs Atletico Madrid
Espanyol vs Getafe
Levante vs Racing Santander
Malaga vs Athletic Bilbao
Real Madrid vs Alaves
Real Sociedad vs Sevilla
Valencia vs Osasuna

Pekan 15

Minggu, 6 Desember 2026

Alaves vs Espanyol
Athletic Bilbao vs Real Madrid
Atletico Madrid vs Real Betis
Barcelona vs Celta Vigo
Getafe vs Valencia
Osasuna vs Elche
Racing Santander vs Deportivo La Coruna
Rayo Vallecano vs Levante
Sevilla vs Malaga
Villarreal vs Real Sociedad

Pekan 16

Minggu, 13 Desember 2026

Atletico Madrid vs Valencia
Real Betis vs Racing Santander
Deportivo La Coruna vs Athletic Bilbao
Elche vs Sevilla
Espanyol vs Celta Vigo
Levante vs Alaves
Malaga vs Barcelona
Real Madrid vs Osasuna
Real Sociedad vs Getafe
Villarreal vs Rayo Vallecano

Pekan 17

Minggu, 20 Desember 2026

Alaves vs Elche
Athletic Bilbao vs Real Betis
Celta Vigo vs Atletico Madrid
Deportivo La Coruna vs Real Madrid
Barcelona vs Real Sociedad
Getafe vs Levante
Osasuna vs Villarreal
Rayo Vallecano vs Malaga
Sevilla vs Racing Santander
Valencia vs Espanyol

Pekan 19

Minggu, 3 Januari 2027

Real Betis vs Alaves
Celta Vigo vs Deportivo La Coruna
Espanyol vs Barcelona
Levante vs Valencia
Malaga vs Elche
Racing Santander vs Athletic Bilbao
Rayo Vallecano vs Atletico Madrid
Real Madrid vs Getafe
Real Sociedad vs Osasuna
Villarreal vs Sevilla. (*)




Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027: 380 Laga, Big Match, dan Kalender Liga Inggris

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan Premier League 2026/2027 kembali menghadirkan 20 klub dengan target berbeda.

Mulai dari perebutan gelar juara hingga perjuangan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Arsenal memulai musim sebagai juara bertahan, sementara Manchester City, Liverpool, Chelsea, Manchester United, dan klub pesaing lainnya berupaya merebut posisi terbaik.

Musim Liga Inggris 2026/2027 dimulai pada 21 Agustus 2026 waktu Inggris dan berakhir pada 30 Mei 2027.

Bagi pembaca di Indonesia, laga pembuka Arsenal melawan Coventry City berlangsung pada Sabtu dini hari, 22 Agustus WIB lalu.

Kompetisi ini mencakup 380 pertandingan, dengan setiap klub menghadapi 19 lawan dalam format kandang dan tandang. Premier League telah merilis kalender pertandingan untuk seluruh musim.

Jadwal Premier League tidak hanya penting bagi penggemar yang ingin menyaksikan klub favoritnya.

Kalender ini juga menjadi acuan untuk memantau derbi, pertemuan antarklub papan atas, persaingan menuju zona Eropa, serta pertandingan yang berpotensi menentukan nasib tim di papan bawah.

Arsenal memulai misi mempertahankan gelar

Arsenal mengawali kampanye dengan menjamu Coventry City di Emirates Stadium.

Status juara bertahan membuat klub London Utara itu menghadapi tekanan untuk menjaga konsistensi sejak pekan pertama.

Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Manchester United juga masuk dalam daftar klub yang menarik perhatian.

Namun, kekuatan setiap tim akan terlihat dari hasil di lapangan, bukan sekadar nama besar atau catatan musim sebelumnya.

Perjalanan menuju gelar juara berlangsung panjang. Jadwal padat, perubahan waktu pertandingan, cedera pemain, dan agenda kompetisi Eropa dapat memengaruhi konsistensi masing-masing klub.

Jadwal lengkap Liga Inggris 2026/2027 pekan 1–38

Berikut daftar pertandingan Premier League 2026/2027 berdasarkan pekan, tanggal, dan jam kick-off dalam Waktu Indonesia Barat (WIB).

Daftar ini mencakup pertandingan dari Agustus 2026 hingga laga penutup pada Mei 2027.

Pembaca dapat mencari jadwal klub favorit, mencatat pertemuan penting, serta memantau perubahan agenda sepanjang musim.

Big match yang patut masuk kalender

Sejumlah pertandingan antarklub besar menjadi agenda yang layak ditandai sejak awal musim.

Arsenal menghadapi Manchester City pada rangkaian pertandingan November, sedangkan Liverpool dan Arsenal dijadwalkan bertemu pada awal November.

Pertemuan Manchester United dengan Liverpool juga masuk dalam kalender musim ini.

Derbi London turut memberi warna pada kompetisi. Arsenal dan Tottenham Hotspur dijadwalkan bertemu pada Desember dan kembali bertanding pada Mei 2027.

Jadwal tersebut dapat berubah jika penyelenggara menyesuaikan agenda siaran televisi atau kebutuhan kompetisi lain.

Pertandingan besar tidak selalu menentukan juara secara langsung. Namun, hasilnya dapat memengaruhi perolehan poin, kepercayaan diri tim, dan posisi klasemen saat persaingan memasuki fase krusial.

Format kompetisi dan perebutan posisi klasemen

Premier League menggunakan format liga penuh dengan 20 peserta.

Setiap klub memainkan 38 pertandingan, terdiri dari 19 laga kandang dan 19 laga tandang, sehingga total terdapat 380 pertandingan sepanjang musim.

Poin dari setiap pertandingan menentukan posisi klub di klasemen.

Selain gelar juara, klub juga bersaing memperebutkan tempat di kompetisi Eropa, sementara tim di zona terbawah menghadapi risiko degradasi.

Karena itu, pembaca sebaiknya tidak hanya memperhatikan jadwal klub papan atas.

Pertandingan antara tim papan tengah dan tim yang berjuang menjauh dari zona degradasi juga dapat berpengaruh besar terhadap hasil akhir musim.

Perubahan jadwal Premier League perlu dipantau

Tanggal dan jam kick-off dalam kalender awal tidak selalu menjadi jadwal final.

Premier League dapat mengubah waktu pertandingan untuk kebutuhan siaran televisi, penyesuaian agenda kompetisi domestik, dan keterlibatan klub di turnamen Eropa.

Perbedaan zona waktu juga perlu diperhatikan. Waktu Inggris tidak sama dengan WIB, sehingga pembaca Indonesia sebaiknya merujuk jadwal yang telah dikonversi ke waktu lokal.

Untuk menghindari kekeliruan, periksa kembali jadwal pertandingan menjelang hari laga melalui situs resmi Premier League atau kanal resmi klub.

Informasi tersebut membantu pembaca memastikan tanggal, jam kick-off, dan status pertandingan sebelum menyusun agenda menonton.

Jadwal lengkap Premier League 2026/2027 memberi gambaran perjalanan kompetisi dari pekan pembuka hingga laga terakhir.

Persaingan gelar, perebutan tiket Eropa, dan perjuangan menghindari degradasi akan membuat setiap pekan memiliki arti tersendiri.

Berikut Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027:

Pekan 1

Sabtu, 22 Agustus 2026

02.00 WIB – Arsenal 3-0 Coventry City
18.30 WIB – Hull City 2-0 Manchester United
21.00 WIB – Everton 2-0 Crystal Palace
21.00 WIB – Ipswich Town 2-1 Sunderland
21.00 WIB – Nottingham Forest 0-1 Leeds United
23.30 WIB – Brentford 3-0 Tottenham Hotspur

Minggu, 23 Agustus 2026

20.00 WIB – Brighton 4-0 Aston Villa
20.00 WIB – Manchester City 2-1 Bournemouth
22.30 WIB – Newcastle United 2-2 Liverpool

Selasa, 25 Agustus 2026

02.00 WIB – Fulham 2-3 Chelsea

Pekan 2

Sabtu, 29 Agustus 2026

02.00 WIB – Crystal Palace 1-4 Manchester City
18.30 WIB – Liverpool 2-2 Nottingham Forest
21.00 WIB – Bournemouth 1-1 Everton
21.00 WIB – Coventry City 0-1 Hull City
23.30 WIB – Tottenham Hotspur 0-2 Newcastle United

Minggu, 30 Agustus 2026

20.00 WIB – Chelsea 4-3 Brighton
20.00 WIB – Leeds United 1-1 Brentford
20.00 WIB – Sunderland 1-0 Fulham
22.30 WIB – Manchester United 5-2 Ipswich Town

Selasa, 1 September 2026

02.00 WIB – Aston Villa 0-1 Arsenal

Pekan 3

Sabtu, 5 September 2026

02.00 WIB – Ipswich Town 0-2 Liverpool
18.30 WIB – Newcastle United 2-2 Bournemouth
21.00 WIB – Brentford 1-1 Sunderland
21.00 WIB – Brighton 1-1 Leeds United
21.00 WIB – Fulham 2-3 Crystal Palace
21.00 WIB – Manchester City 1-0 Coventry City
21.00 WIB – Nottingham Forest 0-0 Tottenham Hotspur
23.30 WIB – Hull City 0-0 Aston Villa

Minggu, 6 September 2026

20.00 WIB – Everton 2-2 Manchester United
22.30 WIB – Arsenal 2-1 Chelsea

Pekan 4

Sabtu, 12 September 2026

21.00 WIB – Aston Villa 1-2 Nottingham Forest
21.00 WIB – Bournemouth 2-2 Brentford
21.00 WIB – Chelsea 2-2 Hull City
21.00 WIB – Crystal Palace vs Ipswich Town
21.00 WIB – Liverpool 0-0 Fulham
23.30 WIB – Tottenham Hotspur 0-0 Everton

Minggu, 13 September 2026

02.00 WIB – Sunderland 0-2 Arsenal
20.00 WIB – Coventry City 0-5 Brighton and Hove Albion
22.30 WIB – Manchester United 0-1 Manchester City

Selasa, 15 September 2026

02.00 WIB – Leeds United 4-1 Newcastle United

Pekan 5

Sabtu, 19 September 2026

02.00 WIB – Brentford 3-0 Chelsea
18.30 WIB – Tottenham Hotspur 2-3 Aston Villa
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion 3-0 Arsenal
21.00 WIB – Everton 1-0 Ipswich Town
21.00 WIB – Newcastle United 2-1 Hull City
23.30 WIB – Nottingham Forest 0-1 Coventry City

Minggu, 20 September 2026

20.00 WIB – Bournemouth 0-1 Liverpool
20.00 WIB – Leeds United 0-0 Crystal Palace
20.00 WIB – Manchester City 5-3 Sunderland
22.30 WIB – Fulham 1-1 Manchester United

Pekan 6

Sabtu, 10 Oktober 2026

18.30 WIB – Arsenal vs Leeds United
21.00 WIB – Aston Villa vs Brentford
21.00 WIB – Chelsea vs Bournemouth
21.00 WIB – Ipswich Town vs Fulham
21.00 WIB – Sunderland vs Brighton
23.30 WIB – Manchester United vs Tottenham

Minggu, 11 Oktober 2026

20.00 WIB – Crystal Palace vs Nottingham Forest
20.00 WIB – Hull City vs Everton
22.30 WIB – Liverpool vs Manchester City

Selasa, 13 Oktober 2026

02.00 WIB – Coventry City vs Newcastle United

Pekan 7

Sabtu, 17 Oktober 2026

18.30 WIB – Everton vs Chelsea
21.00 WIB – Brentford vs Liverpool
21.00 WIB – Fulham vs Hull City
21.00 WIB – Manchester City vs Ipswich Town
23.30 WIB – Newcastle United vs Aston Villa

Minggu, 18 Oktober 2026

20.00 WIB – Bournemouth vs Sunderland
20.00 WIB – Brighton vs Crystal Palace
20.00 WIB – Leeds United vs Manchester United
22.30 WIB – Nottingham Forest vs Arsenal

Selasa, 20 Oktober 2026

02.00 WIB – Tottenham vs Coventry City

Pekan 8

Sabtu, 24 Oktober 2026

02.00 WIB – Ipswich Town vs Nottingham Forest
18.30 WIB – Aston Villa vs Manchester City
21.00 WIB – Arsenal vs Everton
21.00 WIB – Coventry City vs Fulham
21.00 WIB – Liverpool vs Brighton
23.30 WIB – Chelsea vs Tottenham

Minggu, 25 Oktober 2026

21.00 WIB – Crystal Palace vs Newcastle United
21.00 WIB – Hull City vs Brentford
21.00 WIB – Manchester United vs Bournemouth
23.30 WIB – Sunderland vs Leeds United

Pekan 9

Sabtu, 31 Oktober 2026

19.30 WIB – Chelsea vs Manchester United
22.00 WIB – Bournemouth vs Leeds United
22.00 WIB – Brentford vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Coventry City vs Sunderland
22.00 WIB – Hull City vs Ipswich Town
22.00 WIB – Manchester City vs Brighton

Minggu, 1 November 2026

00.30 WIB – Tottenham vs Crystal Palace
21.00 WIB – Aston Villa vs Fulham
23.30 WIB – Liverpool vs Arsenal

Selasa, 3 November 2026

03.00 WIB – Newcastle United vs Everton

Pekan 10

Sabtu, 7 November 2026

03.00 WIB – Everton vs Coventry City
19.30 WIB – Leeds United vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Arsenal vs Hull City
22.00 WIB – Fulham vs Newcastle United

Minggu, 8 November 2026

00.30 WIB – Nottingham Forest vs Manchester City
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Brentford
21.00 WIB – Crystal Palace vs Liverpool
21.00 WIB – Ipswich Town vs Bournemouth
21.00 WIB – Sunderland vs Chelsea
23.30 WIB – Manchester United vs Aston Villa

Pekan 11

Sabtu, 21 November 2026

19.30 WIB – Manchester City vs Fulham
22.00 WIB – Aston Villa vs Sunderland
22.00 WIB – Bournemouth vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Chelsea vs Leeds United
22.00 WIB – Coventry City vs Crystal Palace
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Ipswich Town

Minggu, 22 November 2026

00.30 WIB – Newcastle United vs Arsenal
21.00 WIB – Hull City vs Brighton and Hove Albion
23.30 WIB – Liverpool vs Manchester United

Selasa, 24 November 2026

03.00 WIB – Brentford vs Everton

Pekan 12

Sabtu, 28 November 2026

03.00 WIB – Nottingham Forest vs Chelsea
22.00 WIB – Leeds United vs Coventry City
22.00 WIB – Manchester United vs Brentford

Minggu, 29 November 2026

00.30 WIB – Ipswich Town vs Aston Villa
19.00 WIB – Everton vs Liverpool
21.05 WIB – Brighton and Hove Albion vs Newcastle United
21.05 WIB – Crystal Palace vs Hull City
21.05 WIB – Fulham vs Bournemouth
21.05 WIB – Sunderland vs Tottenham Hotspur
23.30 WIB – Arsenal vs Manchester City

Pekan 13

Kamis, 3 Desember 2026

03.00 WIB – Aston Villa vs Everton
03.00 WIB – Bournemouth vs Brighton and Hove Albion
03.00 WIB – Brentford vs Arsenal
03.00 WIB – Chelsea vs Crystal Palace
03.00 WIB – Coventry City vs Ipswich Town
03.00 WIB – Hull City vs Nottingham Forest
03.00 WIB – Liverpool vs Sunderland
03.00 WIB – Manchester City vs Leeds United
03.00 WIB – Newcastle United vs Manchester United
03.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Fulham

Pekan 14

Minggu, 6 Desember 2026

22.00 WIB – Aston Villa vs Crystal Palace
22.00 WIB – Bournemouth vs Hull City
22.00 WIB – Brentford vs Manchester City
22.00 WIB – Chelsea vs Liverpool
22.00 WIB – Everton vs Fulham
22.00 WIB – Leeds United vs Ipswich Town
22.00 WIB – Manchester United vs Coventry City
22.00 WIB – Newcastle United vs Sunderland
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Arsenal

Pekan 15

Minggu, 13 Desember 2026

22.00 WIB – Arsenal vs Bournemouth
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Everton
22.00 WIB – Coventry City vs Aston Villa
22.00 WIB – Crystal Palace vs Manchester United
22.00 WIB – Fulham vs Brentford
22.00 WIB – Hull City vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Ipswich Town vs Newcastle United
22.00 WIB – Liverpool vs Leeds United
22.00 WIB – Manchester City vs Chelsea
22.00 WIB – Sunderland vs Nottingham Forest

Pekan 16

Sabtu, 19 Desember 2026

22.00 WIB – Arsenal vs Manchester United
22.00 WIB – Bournemouth vs Coventry City
22.00 WIB – Brentford vs Newcastle United
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Ipswich Town
22.00 WIB – Chelsea vs Aston Villa
22.00 WIB – Leeds United vs Fulham
22.00 WIB – Liverpool vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Manchester City vs Hull City
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Everton
22.00 WIB – Sunderland vs Crystal Palace

Pekan 17

Sabtu, 26 Desember 2026

19.30 WIB – Aston Villa vs Leeds United
22.00 WIB – Everton vs Sunderland
22.00 WIB – Fulham vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Ipswich Town vs Brentford
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Bournemouth

Minggu, 27 Desember 2026

00.30 WIB – Hull City vs Liverpool
03.00 WIB – Newcastle United vs Manchester City
21.00 WIB – Coventry City vs Chelsea
23.30 WIB – Manchester United vs Nottingham Forest

Senin, 28 Desember 2026

02.00 WIB – Crystal Palace vs Arsenal

Pekan 18

Rabu, 30 Desember 2026

02.30 WIB – Hull City vs Leeds United
02.30 WIB – Tottenham Hotspur vs Brighton and Hove Albion
03.15 WIB – Everton vs Manchester City

Kamis, 31 Desember 2026

02.30 WIB – Coventry City vs Brentford
02.30 WIB – Crystal Palace vs Bournemouth
02.30 WIB – Fulham vs Arsenal
02.30 WIB – Manchester United vs Sunderland
02.30 WIB – Newcastle United vs Nottingham Forest
03.15 WIB – Aston Villa vs Liverpool
03.15 WIB – Ipswich Town vs Chelsea

Pekan 19

Sabtu, 2 Januari 2027

03.00 WIB – Leeds United vs Everton
19.30 WIB – Brighton and Hove Albion vs Manchester United
22.00 WIB – Arsenal vs Ipswich Town
22.00 WIB – Brentford vs Crystal Palace
22.00 WIB – Liverpool vs Coventry City
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Fulham
22.00 WIB – Sunderland vs Hull City

Minggu, 3 Januari 2027

00.30 WIB – Bournemouth vs Aston Villa
21.00 WIB – Chelsea vs Newcastle United
23.30 WIB – Manchester City vs Tottenham Hotspur

Pekan 20

Rabu, 6 Januari 2027

02.30 WIB – Arsenal vs Brentford
02.30 WIB – Brighton and Hove Albion vs Bournemouth
02.30 WIB – Everton vs Aston Villa
02.30 WIB – Nottingham Forest vs Hull City
03.15 WIB – Sunderland vs Liverpool

Kamis, 7 Januari 2027

02.30 WIB – Crystal Palace vs Chelsea
02.30 WIB – Fulham vs Tottenham Hotspur
02.30 WIB – Ipswich Town vs Coventry City
03.15 WIB – Leeds United vs Manchester City

Jumat, 8 Januari 2027

03.00 WIB – Manchester United vs Newcastle United

Pekan 21

Sabtu, 16 Januari 2027

22.00 WIB – Aston Villa vs Manchester United
22.00 WIB – Bournemouth vs Ipswich Town
22.00 WIB – Brentford vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Chelsea vs Sunderland
22.00 WIB – Coventry City vs Everton
22.00 WIB – Hull City vs Arsenal
22.00 WIB – Liverpool vs Crystal Palace
22.00 WIB – Manchester City vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Newcastle United vs Fulham
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Leeds United

Pekan 22

Sabtu, 23 Januari 2027

22.00 WIB – Arsenal vs Newcastle United
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Manchester City
22.00 WIB – Crystal Palace vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Everton vs Brentford
22.00 WIB – Fulham vs Aston Villa
22.00 WIB – Ipswich Town vs Hull City
22.00 WIB – Leeds United vs Chelsea
22.00 WIB – Manchester United vs Liverpool
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Bournemouth
22.00 WIB – Sunderland vs Coventry City

Pekan 23

Sabtu, 30 Januari 2027

22.00 WIB – Aston Villa vs Ipswich Town
22.00 WIB – Bournemouth vs Fulham
22.00 WIB – Brentford vs Manchester United
22.00 WIB – Chelsea vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Coventry City vs Leeds United
22.00 WIB – Hull City vs Crystal Palace
22.00 WIB – Liverpool vs Everton
22.00 WIB – Manchester City vs Arsenal
22.00 WIB – Newcastle United vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Sunderland

Pekan 24

Sabtu, 6 Februari 2027

22.00 WIB – Arsenal vs Liverpool
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Hull City
22.00 WIB – Crystal Palace vs Coventry City
22.00 WIB – Everton vs Newcastle United
22.00 WIB – Fulham vs Manchester City
22.00 WIB – Ipswich Town vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Leeds United vs Bournemouth
22.00 WIB – Manchester United vs Chelsea
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Brentford
22.00 WIB – Sunderland vs Aston Villa

Pekan 25

Kamis, 11 Februari 2027

03.00 WIB – Aston Villa vs Bournemouth
03.00 WIB – Coventry City vs Liverpool
03.00 WIB – Crystal Palace vs Brentford
03.00 WIB – Everton vs Leeds United
03.00 WIB – Fulham vs Nottingham Forest
03.00 WIB – Hull City vs Sunderland
03.00 WIB – Ipswich Town vs Arsenal
03.00 WIB – Manchester United vs Brighton and Hove Albion
03.00 WIB – Newcastle United vs Chelsea
03.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Manchester City

Pekan 26

Sabtu, 20 Februari 2026

22.00 WIB – Arsenal vs Fulham
22.00 WIB – Bournemouth vs Crystal Palace
22.00 WIB – Brentford vs Coventry City
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Chelsea vs Ipswich Town
22.00 WIB – Leeds United vs Aston Villa
22.00 WIB – Liverpool vs Hull City
22.00 WIB – Manchester City vs Newcastle United
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Manchester United
22.00 WIB – Sunderland vs Everton

Pekan 27

Sabtu, 27 Februari 2027

22.00 WIB – Aston Villa vs Chelsea
22.00 WIB – Coventry City vs Bournemouth
22.00 WIB – Crystal Palace vs Sunderland
22.00 WIB – Everton vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Fulham vs Leeds United
22.00 WIB – Hull City vs Manchester City
22.00 WIB – Ipswich Town vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Manchester United vs Arsenal
22.00 WIB – Newcastle United vs Brentford
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Liverpool

Pekan 28

Kamis, 4 Maret 2027

03.00 WIB – Arsenal vs Crystal Palace
03.00 WIB – Bournemouth vs Tottenham Hotspur
03.00 WIB – Brentford vs Ipswich Town
03.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Fulham
03.00 WIB – Chelsea vs Coventry City
03.00 WIB – Leeds United vs Hull City
03.00 WIB – Liverpool vs Aston Villa
03.00 WIB – Manchester City vs Everton
03.00 WIB – Nottingham Forest vs Newcastle United
03.00 WIB – Sunderland vs Manchester United

Pekan 29

Sabtu, 13 Maret 2027

22.00 WIB – Aston Villa vs Hull City
22.00 WIB – Bournemouth vs Newcastle United
22.00 WIB – Chelsea vs Arsenal
22.00 WIB – Coventry City vs Manchester City
22.00 WIB – Crystal Palace vs Fulham
22.00 WIB – Leeds United vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Liverpool vs Ipswich Town
22.00 WIB – Manchester United vs Everton
22.00 WIB – Sunderland vs Brentford
22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Nottingham Forest

Pekan 30

Sabtu, 20 Maret 2027

22.00 WIB – Arsenal vs Sunderland
22.00 WIB – Brentford vs Bournemouth
22.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Coventry City
22.00 WIB – Everton vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Fulham vs Liverpool
22.00 WIB – Hull City vs Chelsea
22.00 WIB – Ipswich Town vs Crystal Palace
22.00 WIB – Manchester City vs Manchester United
22.00 WIB – Newcastle United vs Leeds United
22.00 WIB – Nottingham Forest vs Aston Villa

Pekan 31

Sabtu, 10 April 2027

21.00 WIB – Aston Villa vs Brighton and Hove Albion
21.00 WIB – Bournemouth vs Manchester City
21.00 WIB – Chelsea vs Fulham
21.00 WIB – Coventry City vs Arsenal
21.00 WIB – Crystal Palace vs Everton
21.00 WIB – Leeds United vs Nottingham Forest
21.00 WIB – Liverpool vs Newcastle United
21.00 WIB – Manchester United vs Hull City
21.00 WIB – Sunderland vs Ipswich Town
21.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Brentford

Pekan 32

Sabtu, 17 April 2027

21.00 WIB – Arsenal vs Aston Villa
21.00 WIB – Brentford vs Leeds United
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Chelsea
21.00 WIB – Everton vs Bournemouth
21.00 WIB – Fulham vs Sunderland
21.00 WIB – Hull City vs Coventry City
21.00 WIB – Ipswich Town vs Manchester United
21.00 WIB – Manchester City vs Crystal Palace
21.00 WIB – Newcastle United vs Tottenham Hotspur
21.00 WIB – Nottingham Forest vs Liverpool

Pekan 33

Sabtu, 24 April 2027

21.00 WIB – Aston Villa vs Coventry City
21.00 WIB – Bournemouth vs Arsenal
21.00 WIB – Brentford vs Fulham
21.00 WIB – Chelsea vs Manchester City
21.00 WIB – Everton vs Brighton and Hove Albion
21.00 WIB – Leeds United vs Liverpool
21.00 WIB – Manchester United vs Crystal Palace
21.00 WIB – Newcastle United vs Ipswich Town
21.00 WIB – Nottingham Forest vs Sunderland
21.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Hull City

Pekan 34

Sabtu, 1 Mei 2027

21.00 WIB – Arsenal vs Tottenham Hotspur
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Nottingham Forest
21.00 WIB – Coventry City vs Manchester United
21.00 WIB – Crystal Palace vs Aston Villa
21.00 WIB – Fulham vs Everton
21.00 WIB – Hull City vs Bournemouth
21.00 WIB – Ipswich Town vs Leeds United
21.00 WIB – Liverpool vs Chelsea
21.00 WIB – Manchester City vs Brentford
21.00 WIB – Sunderland vs Newcastle United

Pekan 35

Sabtu, 8 Mei 2027

21.00 WIB – Bournemouth vs Manchester United
21.00 WIB – Brentford vs Aston Villa
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Sunderland
21.00 WIB – Everton vs Hull City
21.00 WIB – Fulham vs Ipswich Town
21.00 WIB – Leeds United vs Arsenal
21.00 WIB – Manchester City vs Liverpool
21.00 WIB – Newcastle United vs Coventry City
21.00 WIB – Nottingham Forest vs Crystal Palace
21.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Chelsea

Pekan 36

Sabtu, 15 Mei 2027

21.00 WIB – Arsenal vs Nottingham Forest
21.00 WIB – Aston Villa vs Newcastle United
21.00 WIB – Chelsea vs Everton
21.00 WIB – Coventry City vs Tottenham Hotspur
21.00 WIB – Crystal Palace vs Brighton and Hove Albion
21.00 WIB – Hull City vs Fulham
21.00 WIB – Ipswich Town vs Manchester City
21.00 WIB – Liverpool vs Brentford
21.00 WIB – Manchester United vs Leeds United
21.00 WIB – Sunderland vs Bournemouth

Pekan 37

Minggu, 23 Mei 2027

21.00 WIB – Bournemouth vs Chelsea
21.00 WIB – Brentford vs Hull City
21.00 WIB – Brighton and Hove Albion vs Liverpool
21.00 WIB – Everton vs Arsenal
21.00 WIB – Fulham vs Coventry City
21.00 WIB – Leeds United vs Sunderland
21.00 WIB – Manchester City vs Aston Villa
21.00 WIB – Newcastle United vs Crystal Palace
21.00 WIB – Nottingham Forest vs Ipswich Town
21.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Manchester United

Pekan 38

Minggu, 30 Mei 2027

22.00 WIB – Arsenal vs Brighton and Hove Albion
22.00 WIB – Aston Villa vs Tottenham Hotspur
22.00 WIB – Chelsea vs Brentford
22.00 WIB – Coventry City vs Nottingham Forest
22.00 WIB – Crystal Palace vs Leeds United
22.00 WIB – Hull City vs Newcastle United
22.00 WIB – Ipswich Town vs Everton
22.00 WIB – Liverpool vs Bournemouth
22.00 WIB – Manchester United vs Fulham
22.00 WIB – Sunderland vs Manchester City.(*)




Duel Marc Marquez vs Jorge Martin Memanas! Ini Jadwal MotoGP Mandalika 2026

LOMBOK, SEPUCUKJAMBI.ID — Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit menjadi arena penting dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Jorge Martin masih memimpin klasemen dengan 333 poin, tetapi Marc Marquez terus menekan setelah memangkas selisih menjadi hanya dua angka.

MotoGP Indonesia 2026 berlangsung pada 9–11 Oktober.

Rangkaian akhir pekan ini mencakup sesi latihan, kualifikasi, Sprint Race, hingga balapan utama yang menentukan tambahan poin bagi para pembalap.

Bagi penggemar MotoGP, duel Martin dan Marquez menjadi salah satu daya tarik utama di Mandalika.

Martin harus mempertahankan keunggulannya, sedangkan Marquez memiliki peluang untuk merebut puncak klasemen jika mampu mengumpulkan poin lebih banyak.

Marquez membawa modal kuat setelah menyapu bersih kemenangan Sprint Race dan balapan utama di MotoGP Jepang, Motegi.

Hasil tersebut memberinya tambahan 37 poin maksimal dan memangkas jarak dengan Martin.

Namun, keunggulan dua poin belum menjamin siapa pun keluar sebagai pemimpin klasemen setelah seri Indonesia.

Hasil kualifikasi, Sprint Race, dan balapan utama akan menentukan seberapa besar perubahan persaingan di papan atas.

Jadwal MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika

Jadwal MotoGP Mandalika terbagi dalam tiga hari. Jumat menjadi kesempatan bagi pembalap untuk menguji kecepatan motor dan mencari setelan terbaik.

Sabtu menghadirkan kualifikasi serta Sprint Race, sedangkan Minggu menjadi panggung balapan utama.

Berikut jadwal lengkap MotoGP Indonesia 2026 dalam Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Jumat, 9 Oktober 2026

  • 10.45 WITA — Free Practice 1 (FP1)
  • 15.00 WITA — Practice

Kedua sesi ini membantu pembalap mengevaluasi performa motor dan menentukan strategi untuk menghadapi kualifikasi.

Hasil Practice juga berperan penting dalam menentukan jalur pembalap menuju sesi kualifikasi.

Sabtu, 10 Oktober 2026

  • 10.10 WITA — Free Practice 2 (FP2)
  • 10.50 WITA — Kualifikasi 1 (Q1)
  • 11.15 WITA — Kualifikasi 2 (Q2)
  • 15.00 WITA — Sprint Race

Sabtu menjadi hari penting bagi pembalap yang ingin mengamankan posisi start terbaik.

Q1 dan Q2 menentukan urutan start, sementara Sprint Race membuka peluang untuk meraih poin sebelum balapan utama.

Duel Martin dan Marquez layak mendapat perhatian pada sesi ini.

Dengan selisih hanya dua poin, hasil Sprint Race dapat mengubah susunan klasemen dan meningkatkan tekanan menjelang balapan Minggu.

Minggu, 11 Oktober 2026

  • 10.40 WITA — Warm-up
  • 15.00 WITA — Balapan utama MotoGP Indonesia

Balapan utama menjadi kesempatan terakhir para pembalap untuk mengumpulkan poin pada seri Mandalika.

Martin perlu menjaga konsistensi, sementara Marquez berpeluang memanfaatkan setiap kesalahan rivalnya untuk mengambil alih posisi teratas.

Jam MotoGP Mandalika 2026 dalam WIB

Penonton di Jakarta dan wilayah Indonesia bagian barat perlu menyesuaikan jadwal Mandalika dengan Waktu Indonesia Barat (WIB).

WITA lebih cepat satu jam daripada WIB.

Berikut jadwal yang perlu dicatat untuk akhir pekan balapan:

  • Sabtu, 10 Oktober: Sprint Race mulai pukul 14.00 WIB.
  • Minggu, 11 Oktober: Balapan utama mulai pukul 14.00 WIB.

Dengan demikian, penggemar MotoGP di wilayah WIB dapat menyaksikan dua sesi balapan tersebut pada sore hari.

Pastikan juga memeriksa jadwal siaran resmi untuk mengetahui kanal televisi atau layanan streaming yang menayangkan setiap sesi.

Martin atau Marquez, Siapa yang Diuntungkan di Mandalika?

Selisih dua poin membuat persaingan Martin dan Marquez semakin terbuka.

Martin memiliki keuntungan sebagai pemimpin klasemen, tetapi Marquez datang dengan momentum positif setelah meraih kemenangan di Motegi.

Sprint Race pada Sabtu dapat menjadi titik krusial karena menawarkan kesempatan tambahan untuk mengubah perolehan poin sebelum balapan utama.

Meski begitu, hasil akhir tetap bergantung pada performa kedua pembalap sepanjang akhir pekan, termasuk strategi tim, konsistensi, dan kemampuan menghindari kesalahan.

Mandalika pun bukan sekadar tempat untuk memperebutkan kemenangan seri. Hasil di Indonesia berpotensi memengaruhi arah persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Penggemar kini dapat menandai jadwal kualifikasi, Sprint Race, dan balapan utama agar tidak melewatkan momen penting.

Perhatian terbesar tertuju pada satu pertanyaan: mampukah Martin mempertahankan puncak klasemen, atau justru Marquez mengambil alih kendali persaingan di Mandalika?(*)




Quartararo Kecelakaan di Mandalika, Soroti Area Gravel Tikungan 9: Minta Dievaluasi

MANDALIKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kecelakaan Fabio Quartararo pada sesi latihan MotoGP Mandalika 2026, Jumat 9 Oktober 2026, kembali menyoroti aspek keselamatan lintasan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pembalap Monster Energy Yamaha itu meminta pengelola mengevaluasi area gravel di Tikungan 9 setelah permukaan tersebut memperparah dampak kecelakaannya.

Quartararo kehilangan kendali atas motornya sebelum meluncur di aspal dan menghantam area gravel. Benturan itu membuat tubuhnya terlempar ke udara.

Meski tidak mengalami cedera serius, pembalap asal Prancis tersebut merasakan nyeri pada sisi kiri tubuh dan gangguan otot di sekitar ibu jari.

Insiden ini menjadi perhatian karena Quartararo menilai persoalan utama justru muncul ketika tubuhnya memasuki area gravel, bukan saat ia terjatuh di aspal.

“Saya sedikit merasakan sakit di sisi kiri tubuh. Kecelakaannya berlangsung cepat, tetapi sebenarnya bukan insiden yang terlalu besar. Bagian terburuknya justru ketika memasuki area gravel,” ujar Quartararo, seperti dikutip dari Motorsport.

Ia mengatakan tidak mengalami patah tulang dan masih mampu kembali mengendarai motor. Namun, ia memperkirakan rasa nyeri bisa muncul pada keesokan harinya.

Quartararo soroti ketinggian gravel

Quartararo menyoroti perbedaan ketinggian permukaan aspal dan gravel di Tikungan 9.

Menurutnya, permukaan gravel yang lebih tinggi daripada aspal berpotensi membuat tubuh pembalap terlempar ketika mereka keluar lintasan.

“Saya pikir kita perlu membuat permukaan gravel setidaknya sejajar dengan aspal. Menurut saya, permukaan gravel saat ini sedikit lebih tinggi. Jadi, ketika kita masuk ke sana, tubuh bisa terlempar ke udara. Saya rasa ketinggiannya terlalu tinggi,” katanya.

Ia meminta pengelola sirkuit mengevaluasi kondisi tersebut agar area gravel tidak menambah risiko ketika pembalap kehilangan kendali pada kecepatan tinggi.

Quartararo juga mengingatkan bahwa kecelakaan tanpa cedera serius tidak berarti kondisi lintasan bebas dari persoalan keselamatan.

“Hari ini saya beruntung karena kecelakaannya tidak terlalu spektakuler. Namun, ketika menghantam gravel, dampaknya bisa buruk. Jadi, mereka harus melakukan sesuatu di area ini,” tegasnya.

Pernyataan itu menempatkan kondisi area gravel sebagai salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dalam evaluasi keselamatan sirkuit.

Meski demikian, penilaian teknis mengenai penyebab dan tingkat risiko kecelakaan tetap membutuhkan pemeriksaan terhadap karakteristik lintasan serta kondisi fasilitas keselamatan.

Bukan hanya Quartararo, Bastianini juga terjatuh

Pada sesi latihan yang sama, pembalap Tech3 KTM, Enea Bastianini, juga mengalami kecelakaan. Berdasarkan informasi yang tersedia, ia tidak mengalami cedera dalam insiden tersebut.

Dua kecelakaan dalam sesi yang sama menambah perhatian terhadap kondisi lintasan Mandalika, meski informasi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa karakteristik gravel menjadi penyebab utama kedua insiden.

Sebelumnya, area gravel Mandalika juga mendapat sorotan setelah kecelakaan Marc Marquez pada MotoGP Indonesia 2025.

Rangkaian insiden tersebut kembali memunculkan pembahasan mengenai karakteristik area keselamatan di luar lintasan.

Dalam balap motor, area gravel berfungsi membantu memperlambat pembalap dan motor yang keluar dari lintasan.

Namun, efektivitasnya bergantung pada sejumlah faktor, termasuk desain area, kondisi permukaan, kecepatan saat insiden, serta karakteristik kecelakaan.

Karena itu, evaluasi teknis perlu membedakan antara kritik pembalap terhadap kondisi lintasan dan kesimpulan resmi mengenai penyebab kecelakaan.

Lolos Q2, tetapi keselamatan tetap jadi perhatian

Di tengah insiden tersebut, Quartararo tetap mengamankan tempat di kualifikasi kedua atau Q2.

Capaian itu menunjukkan ia masih mampu melanjutkan aktivitas di lintasan setelah kecelakaan, meski ia mengeluhkan rasa sakit pada sejumlah bagian tubuh.

Namun, kelanjutan sesi latihan dan keberhasilan menembus Q2 tidak menghapus pertanyaan yang ia ajukan mengenai keselamatan area gravel.

Hingga informasi dalam laporan ini, belum terdapat keterangan mengenai keputusan resmi pengelola Sirkuit Mandalika terkait usulan perubahan ketinggian gravel di Tikungan 9.

Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah area tersebut membutuhkan penyesuaian teknis.

Hasil pemeriksaan juga penting untuk menjelaskan bagaimana karakteristik permukaan gravel memengaruhi dampak kecelakaan.

Sorotan Quartararo kini mengarah pada satu persoalan penting: bagaimana memastikan area keselamatan di luar lintasan benar-benar membantu mengurangi risiko ketika pembalap terjatuh, tanpa menimbulkan bahaya tambahan.(*)




Bunda Zulva Fadhil Raih Penghargaan Nasional, Program Pemberdayaan Keluarga Batang Hari Disorot

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Batang Hari mendapat pengakuan melalui penghargaan yang diterima Bunda Zulva Fadhil dalam ajang Mata Lokal Festival 2026.

Ia meraih penghargaan Best Stewardship in Responsive Community Services untuk kategori Social & People Empowerment yang diselenggarakan Tribun Network di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Rabu 7 Oktober 2026 malam.

Penghargaan tersebut mengapresiasi kepemimpinan dan kontribusi Zulva Fadhil dalam menggerakkan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Batang Hari.

Pengakuan ini membawa perhatian pada peran program pemberdayaan sosial di tingkat daerah, khususnya dalam mendorong keluarga agar lebih mandiri dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Namun, keberhasilan pemberdayaan masyarakat tidak hanya bergantung pada penghargaan.

Keberlanjutan program, jangkauan penerima manfaat, serta perubahan nyata yang dirasakan keluarga menjadi aspek penting untuk melihat dampak kegiatan tersebut.

Dalam pernyataan yang disampaikan terkait penghargaan tersebut, Zulva Fadhil menekankan pentingnya kerja bersama antara kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Penghargaan ini bukan sekadar sebuah trofi, tetapi wujud nyata dari kerja kolaboratif seluruh kader PKK dan masyarakat Batang Hari dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas,” kata dia.

Pernyataan itu menempatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja kolektif, bukan semata-mata pencapaian individu.

Keterlibatan kader PKK dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan program pemberdayaan di lingkungan keluarga.

Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan pembangunan sosial di daerah, yang tidak hanya mengejar capaian program, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat dalam jangka panjang.

Mata Lokal Festival 2026 berlangsung di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, dan turut dihadiri Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Bupati Batang Hari, serta sejumlah undangan lainnya.

Penganugerahan kepada Zulva Fadhil menjadi momentum bagi Kabupaten Batang Hari untuk memperkenalkan upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat nasional.

Ke depan, tantangan pentingnya adalah memastikan program yang dijalankan mampu menjangkau lebih banyak keluarga dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Capaian tersebut dapat terlihat melalui indikator seperti peningkatan kemandirian keluarga, partisipasi masyarakat, serta keberlanjutan kegiatan pemberdayaan.

Penghargaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kualitas pelayanan sosial perlu diukur melalui manfaat yang dirasakan masyarakat.

Bagi Batang Hari, keberlanjutan kolaborasi antara pemerintah daerah, kader PKK, dan warga menjadi bagian penting dalam memperkuat kesejahteraan keluarga.(*)




Harga Kayu Manis Turun, Kerinci Cari Jalan Pangkas Rantai Pemasaran Petani

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelemahan harga kayu manis di tingkat petani menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Di tengah tekanan tersebut, pemerintah daerah mulai mendorong penguatan akses pasar dan pemangkasan rantai pemasaran agar petani memiliki posisi tawar lebih baik saat menjual hasil perkebunan mereka.

Bupati Kerinci, Monadi menyoroti pentingnya pembenahan pemasaran kayu manis saat menerima kunjungan suplier dari Belanda, Jerman, dan Swedia di PTPN IV Kayu Aro, Jumat 9 Oktober 2026.

Pertemuan itu membuka peluang penjajakan kerja sama perdagangan sekaligus memperkuat hubungan antara produsen di daerah dan pelaku pasar internasional.

Persoalan harga menjadi penting karena peningkatan produksi tidak otomatis menaikkan pendapatan petani.

Ketika harga jual melemah, akses terhadap pembeli, kualitas hasil panen, dan panjangnya jalur pemasaran turut menentukan nilai yang diterima petani.

Karena itu, Pemkab Kerinci ingin mendorong strategi yang tidak hanya berorientasi pada penambahan produksi, tetapi juga memperkuat akses pasar agar komoditas unggulan daerah tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Monadi mengatakan, pemerintah daerah perlu mencari solusi agar petani tidak terus berada dalam posisi tawar yang lemah ketika harga kayu manis mengalami penurunan.

Salah satu langkah yang didorong ialah memperluas hubungan dagang dengan suplier dari berbagai negara dan meningkatkan kualitas produk perkebunan.

“Kita harus mencari solusi agar petani tidak terus berada dalam posisi yang lemah ketika harga kulit manis turun. Salah satu langkahnya adalah meningkatkan kualitas produk dan memperpendek rantai pasok melalui kerja sama dengan suplier dari berbagai negara. Dengan akses pasar yang lebih terbuka, kita berharap kulit manis Kerinci memiliki daya tawar yang lebih baik dan memberikan nilai tambah bagi petani,” ujar Monadi.

Kerja sama dengan pelaku perdagangan internasional diharapkan membuka jalur pemasaran yang lebih luas bagi kayu manis Kerinci.

Namun, manfaatnya bagi petani akan sangat bergantung pada tindak lanjut kerja sama, mekanisme pembelian, standar kualitas, serta harga yang ditawarkan kepada produsen.

Kunjungan suplier dari tiga negara Eropa tersebut menjadi kesempatan bagi Pemkab Kerinci untuk menjajaki peluang perdagangan.

Meski demikian, pertemuan itu belum dengan sendirinya memastikan adanya kontrak pembelian, volume ekspor, atau kenaikan harga di tingkat petani.

Bagi petani, ukuran keberhasilan bukan sekadar terbukanya komunikasi dengan calon pembeli dari luar negeri.

Mereka juga membutuhkan akses pasar yang nyata, mekanisme penjualan yang transparan, dan harga yang mampu memberikan keuntungan layak setelah memperhitungkan biaya produksi.

Selain membenahi pemasaran, Pemkab Kerinci menargetkan pengembangan 1 juta bibit kayu manis berkualitas dalam lima tahun ke depan.

Program tersebut direncanakan melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pihak suplier, dengan sasaran masyarakat Kerinci.

Monadi menegaskan, pengembangan komoditas kayu manis harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu produk dan penguatan daya saing di pasar internasional.

“Kita ingin kulit manis Kerinci semakin berkualitas dan memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional. Karena itu, kita menargetkan pengembangan 1 juta bibit kulit manis berkualitas dalam lima tahun ke depan melalui kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, daerah, dan pihak suplier. Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani kulit manis di Kabupaten Kerinci,” katanya.

Target tersebut menjadi bagian dari rencana pengembangan perkebunan jangka panjang.

Namun, penambahan bibit membutuhkan perencanaan yang selaras dengan kebutuhan pasar agar peningkatan produksi pada masa mendatang tidak berjalan tanpa kepastian pemasaran.

Ketersediaan bibit berkualitas, pendampingan budidaya, peningkatan mutu hasil panen, dan akses kepada pembeli perlu berjalan beriringan.

Tanpa strategi pemasaran yang memadai, peningkatan produksi saja belum tentu menjawab persoalan pendapatan petani ketika harga komoditas melemah.

Kayu manis merupakan salah satu komoditas perkebunan yang menopang perekonomian masyarakat Kerinci.

Karena itu, tekanan harga bukan hanya persoalan perdagangan, tetapi juga berkaitan dengan pendapatan petani dan keberlanjutan usaha perkebunan rakyat.

Upaya memperluas pasar internasional dapat membuka peluang baru.

Meski begitu, Pemkab Kerinci masih perlu menerjemahkan penjajakan kerja sama menjadi langkah yang terukur, termasuk memastikan kebutuhan calon pembeli, standar mutu yang diminta, mekanisme transaksi, dan akses petani terhadap jalur pemasaran tersebut.

Data mengenai perkembangan harga di tingkat petani, selisih harga antara petani dan pembeli berikutnya, serta jumlah pembeli yang dapat diakses juga penting untuk menilai efektivitas pembenahan rantai pemasaran.

Pemkab Kerinci berharap kerja sama dengan pelaku perdagangan internasional dan pengembangan perkebunan dapat memperkuat daya saing kayu manis daerah.

Pada akhirnya, keberhasilan strategi tersebut perlu tercermin pada akses pasar yang semakin terbuka, posisi tawar petani yang lebih kuat, dan peningkatan nilai ekonomi hasil perkebunan masyarakat.(*)




Bupati Kerinci Gandeng Suplier Eropa, Bidik Pasar Global untuk Kayu Manis Lokal

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelemahan harga kayu manis di tingkat petani menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menjaga pendapatan masyarakat perkebunan.

Di tengah kondisi tersebut, Pemkab Kerinci menargetkan pengembangan 1 juta bibit kayu manis berkualitas selama lima tahun ke depan sekaligus memperluas peluang pemasaran melalui kerja sama dengan pelaku perdagangan internasional.

Bupati Kerinci, Monadi membahas langkah tersebut saat menerima kunjungan suplier kayu manis dari Belanda, Jerman, dan Swedia di PTPN IV Kayu Aro, Jumat 9 Oktober 2026.

Pertemuan itu membuka peluang penguatan hubungan dagang sekaligus menjadi ruang pembahasan mengenai kualitas produksi dan akses pasar kayu manis asal Kerinci.

Namun, peningkatan produksi saja tidak cukup untuk menjawab persoalan harga yang menekan petani.

Pemerintah daerah juga perlu memperkuat akses pemasaran dan memastikan peningkatan kualitas hasil perkebunan mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat.

Monadi mengatakan, Pemkab Kerinci menyiapkan target pengembangan 1 juta bibit kayu manis berkualitas dalam lima tahun mendatang.

Pemerintah daerah merencanakan program tersebut melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pihak suplier.

Bibit tersebut nantinya menyasar masyarakat Kabupaten Kerinci, terutama untuk mendukung pengembangan perkebunan kayu manis.

Meski demikian, keberhasilan program akan bergantung pada kesiapan pelaksanaan, kualitas bibit, pendampingan budidaya, dan kesesuaian pengembangan tanaman dengan kebutuhan pasar.

“Kita ingin kulit manis Kerinci semakin berkualitas dan memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional. Karena itu, kita menargetkan pengembangan 1 juta bibit kulit manis berkualitas dalam lima tahun ke depan melalui kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, daerah, dan pihak suplier,” ujar Monadi.

Ia berharap program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani kayu manis.

Peningkatan kualitas produk dan perluasan pasar menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi komoditas unggulan Kerinci di tengah persaingan perdagangan.

Selain pengembangan bibit, Monadi menyoroti pentingnya pembenahan jalur pemasaran kayu manis.

Menurutnya, petani membutuhkan akses pasar yang lebih baik agar memiliki posisi tawar lebih kuat ketika harga komoditas mengalami penurunan.

“Kita harus mencari solusi agar petani tidak terus berada dalam posisi yang lemah ketika harga kulit manis turun. Salah satu langkahnya adalah meningkatkan kualitas produk dan memperpendek rantai pasok melalui kerja sama dengan suplier dari berbagai negara,” katanya.

Kerja sama dengan pelaku perdagangan internasional diharapkan memperluas peluang pemasaran kayu manis Kerinci.

Meski demikian, kunjungan suplier dari Eropa tersebut belum dengan sendirinya membuktikan adanya kontrak pembelian, kepastian volume ekspor, atau harga yang lebih menguntungkan bagi petani.

Karena itu, tindak lanjut berupa kesepakatan dagang, standar kualitas yang jelas, dan mekanisme pembelian yang transparan akan menjadi faktor penting untuk mengukur manfaat kerja sama tersebut.

Kayu manis menjadi salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran ekonomi bagi masyarakat Kerinci.

Pengembangan bibit berkualitas berpotensi mendukung produktivitas perkebunan dalam jangka panjang, sedangkan perluasan akses pasar dapat membuka peluang bagi pemasaran hasil panen.

Kedua langkah tersebut membutuhkan strategi yang saling melengkapi.

Pemerintah perlu memastikan ketersediaan bibit berkualitas dan pendampingan bagi petani, sementara pelaku perdagangan perlu menjelaskan persyaratan mutu, kebutuhan pasar, serta mekanisme pembelian yang dapat diakses produsen lokal.

Di sisi lain, target pengembangan 1 juta bibit dalam lima tahun perlu diikuti indikator pelaksanaan yang terukur.

Informasi mengenai tahapan penyaluran bibit, jumlah penerima manfaat, luas pengembangan lahan, dan perkembangan harga di tingkat petani akan membantu masyarakat menilai kemajuan program.

Pemkab Kerinci berharap kolaborasi dengan pemerintah lintas tingkat dan pelaku perdagangan internasional dapat memperkuat daya saing kayu manis daerah.

Bagi petani, keberhasilan upaya ini pada akhirnya bukan hanya terletak pada bertambahnya jumlah tanaman atau terbukanya peluang pasar, tetapi juga pada peningkatan pendapatan dan kepastian pemasaran hasil perkebunan.(*)




Pasokan BBM Sarolangun Jadi Perhatian, Wabup Gerry Koordinasi Langsung dengan Pertamina

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Sarolangun memperkuat koordinasi dengan Pertamina untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah SPBU di wilayahnya.

Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika turun langsung ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Lubuk Linggau, Kamis 8 Oktober 2026, guna membahas kesinambungan pasokan hingga ke masyarakat.

Pertemuan di Kantor PPN TBBM Lubuk Linggau Ilir tersebut melibatkan jajaran Pertamina, pengelola terminal, serta manajer SPBU dari wilayah Singkut, Pelawan, Bernai, dan Pelayang.

Koordinasi ini menjadi langkah Pemkab untuk memperkuat komunikasi dalam rantai distribusi BBM, mulai dari terminal hingga titik penjualan.

Bagi masyarakat, kelancaran distribusi BBM menyangkut lebih dari sekadar ketersediaan bahan bakar.

Pasokan yang terjaga turut mendukung mobilitas warga, transportasi, kegiatan usaha, dan berbagai layanan publik yang bergantung pada energi.

Wabup Gerry Trisatwika menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan penyaluran BBM berlangsung lancar dan berkesinambungan.

Ia juga meminta seluruh pihak segera menyampaikan kendala di lapangan agar masalah distribusi dapat ditangani tanpa menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Pemerintah Kabupaten Sarolangun ingin memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan dengan baik, lancar dan berkesinambungan. Karena BBM merupakan kebutuhan penting yang berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Gerry.

Pemkab minta komunikasi distribusi diperkuat

Dalam pertemuan tersebut, Gerry menyoroti pentingnya komunikasi antara pemerintah daerah, Pertamina, pengelola TBBM, dan manajemen SPBU.

Menurutnya, koordinasi yang responsif dapat membantu setiap pihak mengenali potensi hambatan distribusi lebih dini.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kelancaran distribusi. Jika ada kendala di lapangan, harus segera dikomunikasikan agar dapat dicarikan solusi,” tegasnya.

Pemkab Sarolangun juga mendorong pengelola SPBU menjaga kualitas pelayanan dan menjalankan penyaluran BBM sesuai ketentuan.

Langkah ini penting agar distribusi tidak hanya mengandalkan ketersediaan pasokan dari terminal, tetapi juga berjalan baik pada tingkat pelayanan langsung kepada konsumen.

Wabup Gerry hadir bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Sarolangun, Bustra Desman, serta Kepala Bagian Ekonomi Setda Sarolangun, Davidman Setiawan.

Dari pihak Pertamina, pertemuan tersebut dihadiri jajaran Sales Pertamina Branch Jambi dan Kepala TBBM Lubuk Linggau, Wawan Prabawa.

Para manajer SPBU dari beberapa wilayah di Sarolangun juga mengikuti koordinasi untuk memperkuat komunikasi antara pemasok dan pengelola stasiun pengisian bahan bakar.

Koordinasi antara Pemkab Sarolangun dan Pertamina menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kelancaran pasokan BBM.

Namun, efektivitas langkah tersebut pada akhirnya perlu terlihat melalui distribusi yang konsisten, pelayanan SPBU yang tertib, serta penanganan cepat apabila muncul kendala di lapangan.

Pemkab menyatakan akan melanjutkan koordinasi dan pengawasan bersama Pertamina serta pengelola SPBU.

Pemerintah daerah berharap upaya tersebut dapat menjaga ketersediaan BBM sekaligus mendukung stabilitas kegiatan ekonomi dan pelayanan publik di Kabupaten Sarolangun.

Bagi masyarakat, indikator terpenting bukan hanya pertemuan antarpihak, melainkan kepastian bahwa distribusi berjalan sesuai kebutuhan dan BBM dapat diakses melalui SPBU dengan pelayanan yang baik.

Pemkab Sarolangun berharap sinergi tersebut mendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah menuju Sarolangun Maju.(*)