Wali Kota Maulana Pastikan Daging Kurban Pemkot Jambi Tepat Sasaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melaksanakan penyembelihan hewan kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di kawasan Kantor Wali Kota Jambi, Rabu 27 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Iduladha sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 16 ekor sapi kurban dipotong di lingkungan Balaikota Jambi.

Hewan kurban tersebut berasal dari Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Jambi.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dipimpin langsung oleh jajaran Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Jambi bersama panitia kurban.

“Pelaksanaan kurban ini dipimpin oleh jajaran Sekretariat Pemerintahan dan Sekda Kota Jambi,” kata dia.

” Sebanyak 16 ekor sapi dipotong di Kantor Wali Kota Jambi dan insyaallah ditargetkan selesai pukul 12.00 WIB,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, setelah proses penyembelihan dan pengemasan selesai, daging kurban langsung didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Insyaallah pukul 13.00 WIB daging kurban mulai didistribusikan kepada yang berhak menerima, seperti pegawai PHL, penyandang disabilitas, organisasi-organisasi Islam dan masyarakat lainnya,” katanya.

Menurut Maulana, pelaksanaan kurban di Kota Jambi tahun ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi.

Berdasarkan laporan Dinas Pertanian Kota Jambi, jumlah hewan kurban yang dipotong mencapai sekitar 4.500 ekor.

“Alhamdulillah semangat berkurban masyarakat Kota Jambi tahun ini sangat luar biasa. Berdasarkan laporan Dinas Pertanian, ada sekitar 4.500 hewan kurban yang dipotong mulai hari ini hingga hari tasyrik tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah,” ungkapnya.

Selain pemotongan di Balaikota, Pemkot Jambi sebelumnya juga telah mendistribusikan ratusan hewan kurban ke sejumlah masjid dan wilayah yang membutuhkan di Kota Jambi.

Tahun ini Pemerintah Kota Jambi menyiapkan total 185 hewan kurban yang terdiri dari 157 ekor sapi, 3 ekor kerbau dan 25 ekor kambing untuk masyarakat.

Pemkot Jambi berharap momentum Iduladha dapat semakin memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.(*)




Salat Iduladha di Lapangan Balaikota Jambi Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Walikota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Masyarakat Kota Jambi memadati Lapangan Balaikota Jambi untuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu 27 Mei 2026 pagi.

Pelaksanaan ibadah berlangsung khidmat dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat berbagi.

Adapun imam salat yakni, Ustadz Amerullah, dengan lhotib Ustadz Dr H Rafiki MA. Untuk bilal yakni Ustadz Irwansyah dan Mansyur.

Wali Kota Jambi, Maulana, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha kepada seluruh masyarakat Kota Jambi.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur serta doa bagi jamaah haji asal Kota Jambi yang saat ini tengah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

“Tahun ini jamaah haji asal Kota Jambi sebanyak 838 orang sedang melaksanakan wukuf di Arafah dan saat ini menuju Mina,” kata dia.

” Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, pulang ke tanah air dengan selamat, serta menjadi haji yang mabrur,” ujar Maulana.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi atas dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan Iduladha tahun ini.

“Atas nama kepala daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkot Jambi yang terus bekerja dan memberikan dedikasi terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Pada momentum Iduladha tersebut, Pemerintah Kota Jambi turut mendistribusikan sebanyak 187 hewan kurban ke sejumlah masjid yang membutuhkan di berbagai wilayah Kota Jambi.

“Hewan kurban sebanyak 187 ekor telah didistribusikan ke masjid-masjid yang membutuhkan. Semoga bermanfaat bagi masyarakat dan semakin mempererat rasa kebersamaan,” tambahnya.

Maulana juga menilai semangat masyarakat Kota Jambi dalam berkurban tahun ini sangat luar biasa. Ia berharap semangat tersebut terus meningkat demi kemaslahatan umat.

“Semangat berkurban masyarakat Kota Jambi sangat luar biasa. Mari kita terus tingkatkan semangat berbagi dan berkurban untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Maulana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Kota Jambi menjadi lebih baik dan lebih bahagia.

“Kami berharap dedikasi tinggi seluruh jajaran dan masyarakat Kota Jambi terus terjaga agar kita bersama-sama mampu membangun Kota Jambi yang lebih baik dan lebih bahagia,” pungkasnya.(*)




Sinsen Edukasi Ratusan Pekerja PT RLU Tebo, Tekankan Teknik Berkendara Aman di Jalan Berlumpur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) kembali menggelar edukasi keselamatan berkendara atau safety riding bagi para pekerja lapangan yang setiap hari menghadapi medan jalan ekstrem di area operasional perusahaan.

Kegiatan kali ini berlangsung bersama PT Royal Lestari Utama (RLU) di Kabupaten Tebo pada 18 hingga 24 Mei 2026.

Program edukasi tersebut diikuti ratusan peserta yang dibagi dalam delapan batch pelatihan.

Fokus utama kegiatan adalah meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan saat menggunakan sepeda motor di jalur operasional yang licin, berlumpur, berbatu hingga tidak rata.

Kondisi medan yang cukup berat dinilai menjadi salah satu faktor tingginya potensi kecelakaan kerja, terutama bagi pekerja dengan mobilitas harian menggunakan kendaraan roda dua menuju lokasi operasional perusahaan.

Instruktur Safety Riding Honda Sinsen memberikan pembekalan terkait teknik dasar hingga antisipasi bahaya saat berkendara di medan menantang.

Materi yang diberikan meliputi cara melewati jalan rusak dan licin, teknik berkendara di tanjakan maupun turunan, hingga teknik aman saat mengangkat sepeda motor yang terjatuh.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya fokus saat berkendara, kemampuan memprediksi potensi bahaya di jalan, serta postur berkendara yang benar agar kendaraan tetap stabil dan mudah dikendalikan.

Assistant Manager Marketing Communication PT Sinar Sentosa Primatama, Frank Setia, mengatakan edukasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Honda dalam membangun budaya keselamatan berkendara di lingkungan kerja.

“Sebagian besar pekerja di area operasional menghadapi kondisi jalan yang cukup berat setiap hari. Karena itu, keterampilan berkendara aman sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan. Melalui kegiatan ini kami ingin terus menanamkan budaya #Cari_aman kepada masyarakat,” ujar Frank Setia.

Ia menambahkan, edukasi keselamatan berkendara tidak hanya penting bagi pengguna jalan umum, tetapi juga pekerja perusahaan yang memiliki aktivitas tinggi di area operasional dengan kondisi medan yang cukup menantang.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi, simulasi praktik hingga kuis seputar keselamatan berkendara.

Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang digelar oleh tim Safety Riding Honda Sinsen.

Melalui kolaborasi bersama berbagai perusahaan di Provinsi Jambi, Sinsen berharap edukasi safety riding dapat menjangkau lebih banyak kalangan sekaligus menjadi langkah nyata dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan kerja di area operasional perusahaan.(*)




Semangat Berbagi Idul Adha, DPD Golkar Jambi Salurkan Ribuan Kupon Daging Qurban

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — DPD Partai Golkar Provinsi Jambi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Adha 2026 melalui pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dalam jumlah besar.

Tahun ini, DPD Golkar Jambi menyiapkan sebanyak 10 ekor sapi dan 4 ekor kambing dengan estimasi hasil daging bersih mencapai sekitar 1.200 kilogram.

Ribuan daging qurban tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat melalui 1.150 kupon pembagian.

Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dijadwalkan berlangsung pada hari kedua Idul Adha di lingkungan kantor DPD Partai Golkar Provinsi Jambi dengan melibatkan kader, pengurus partai, simpatisan hingga masyarakat sekitar.

Sekretaris Panitia Qurban sekaligus Kepala Sekretariat DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, Yuskandar, mengatakan kegiatan qurban tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial Partai Golkar kepada masyarakat.

“Alhamdulillah tahun ini DPD Partai Golkar Provinsi Jambi kembali melaksanakan qurban dengan jumlah hewan yang cukup besar. Ada sekitar 1.150 kupon yang telah disalurkan kepada masyarakat dengan perkiraan daging mencapai 1.200 kilogram,” ujar Yuskandar.

Menurutnya, program qurban tersebut menjadi wujud nyata semangat berbagi kader Golkar sekaligus mempererat hubungan sosial antara partai dan masyarakat di momentum Idul Adha.

Ia menambahkan, seluruh proses distribusi daging qurban akan dilakukan secara tertib agar benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Qurban mengajarkan keikhlasan dan pengorbanan. Semangat inilah yang terus dijaga Partai Golkar agar selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam momentum politik tetapi juga kegiatan sosial dan keagamaan,” tambahnya.

Pelaksanaan qurban DPD Partai Golkar Provinsi Jambi tahun ini juga melibatkan sejumlah tokoh politik, kepala daerah, pimpinan DPRD, hingga pengurus partai di berbagai tingkatan.

Beberapa nama yang turut berqurban di antaranya Ketua DPD Golkar Provinsi Jambi H. Cek Endra, Ketua Umum Partai Golkar H. Bahlil Lahadalia, Gubernur Jambi H. Al Haris, Wali Kota Jambi H. Maulana, hingga sejumlah pimpinan DPRD kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Melalui momentum Idul Adha 2026 ini, DPD Partai Golkar Provinsi Jambi berharap semangat kebersamaan, solidaritas, dan budaya berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat.(*)




Komisi I DPRD Tebo Minta Transparansi, Soal Seleksi Pilkades BBT 2026 Diperjelas

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID Komisi I DPRD Kabupaten Tebo memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) terkait pengaduan salah satu calon kepala desa Betung Bedarah Timur (BBT), Kecamatan Tebo Ilir, yang mempersoalkan mekanisme seleksi tambahan dalam rangka Pilkades Serentak 2026.

RDP yang digelar pada Senin (25/5/2026) tersebut menjadi forum klarifikasi atas munculnya perbedaan pandangan terkait proses seleksi di desa yang memiliki delapan bakal calon kepala desa, sehingga harus dilakukan tahapan seleksi tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Tebo, Yuzep Herman, didampingi anggota dewan lainnya.

Turut hadir dalam forum tersebut Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tebo, Pjs Kepala Desa Betung Bedarah Timur, Ketua BPD, panitia Pilkades desa, Kabag Hukum Setda Tebo, serta pihak terkait lainnya.

Dalam pembahasan, DPRD Tebo menyoroti pentingnya kejelasan dan transparansi dalam sistem penilaian seleksi tambahan calon kepala desa.

Mekanisme yang tidak dipahami secara utuh dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah peserta maupun masyarakat.

Komisi I menegaskan bahwa panitia Pilkades harus memastikan seluruh tahapan seleksi dapat diakses informasinya secara terbuka agar tidak menimbulkan polemik yang dapat mengganggu stabilitas sosial di tingkat desa.

Selain itu, dalam forum RDP juga terungkap adanya penyesuaian dalam sistem seleksi yang dinilai memengaruhi persepsi peserta terhadap proses penilaian.

Hal ini menjadi salah satu faktor munculnya keberatan dari salah satu calon kepala desa.

DPRD Tebo menegaskan bahwa pelaksana teknis Pilkades tetap berada di tingkat desa, sementara pemerintah kabupaten melalui dinas terkait berperan sebagai fasilitator dan pengawas agar proses berjalan sesuai regulasi.

Persoalan non-teknis yang berkembang di tengah masyarakat juga menjadi perhatian dalam RDP tersebut, karena dinilai turut memicu munculnya perbedaan tafsir terhadap hasil seleksi tambahan.

Meski demikian, DPRD Tebo membuka ruang bagi pihak yang merasa keberatan untuk menempuh jalur hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

RDP berlangsung kondusif dan dihadiri langsung oleh pelapor, Eci Krisnawati, yang mengikuti jalannya pembahasan hingga selesai.

DPRD berharap polemik ini dapat segera diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat Desa Betung Bedarah Timur.(*)




Forkopimda Sarolangun Sepakat Kawal Pilkades 2026, Bupati Hurmin Minta Kondusif

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID — Bupati Sarolangun, Hurmin, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Forkopimda terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 sekaligus launching program Kotak Amal Berbarcode di Kabupaten Sarolangun.

Kegiatan tersebut digelar di Ruang Aula Utama Kantor Bupati Sarolangun, Senin (25/5/2026) pagi, dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Hurmin menekankan pentingnya menjaga stabilitas daerah menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 agar seluruh tahapan dapat berjalan aman, damai, dan demokratis.

“Kita berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak dapat berjalan tertib, aman, dan kondusif dengan dukungan seluruh elemen masyarakat serta Forkopimda,” ujar Hurmin.

Kegiatan diawali dengan pemaparan teknis pelaksanaan Pilkades oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sarolangun, Tarmizi.

Ia menjelaskan tahapan, regulasi, serta komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, perwakilan Densus 88 Antiteror Polri, AKP Sudiro, turut memberikan paparan terkait program Kotak Amal Berbarcode yang mulai diterapkan di wilayah Jambi, termasuk Kabupaten Sarolangun.

Ia menjelaskan bahwa sistem barcode pada kotak amal bertujuan meningkatkan transparansi pengelolaan dana sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Provinsi Jambi menjadi daerah pertama yang menerapkan kotak amal berbarcode, dan Sarolangun menjadi daerah kesembilan yang melaksanakannya. Dengan sistem ini, masyarakat bisa memastikan kotak amal resmi dan terpercaya,” kata Sudiro.

Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, mulai dari OPD, camat, lurah, hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama menyosialisasikan penggunaan kotak amal digital tersebut kepada masyarakat luas.

Menurutnya, masyarakat kini dapat dengan mudah menyalurkan sedekah melalui sistem pemindaian barcode sehingga alur dana lebih jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, AKP Sudiro juga menyoroti perkembangan ancaman paham radikal yang kini semakin aktif menyebar melalui media sosial dan ruang digital.

Ia mengingatkan pentingnya literasi digital bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat provokatif dan intoleran.

“Kelompok radikal kini memanfaatkan ruang siber untuk menyebarkan narasi intoleran. Karena itu masyarakat harus lebih cerdas dalam memilah informasi,” tegasnya.

Program Kotak Amal Berbarcode di Sarolangun diharapkan menjadi langkah preventif dalam menjaga transparansi pengelolaan dana amal sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola donasi.(*)




Bupati Merangin Harap Keramba Ikan Dongkrak Ekonomi Warga SAD

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis potensi alam daerah.

Bupati Merangin, H. M. Syukur, menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan kehidupan warga SAD ke depan dapat terus membaik, khususnya dalam aspek ekonomi dan kemandirian hidup.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat melakukan audiensi bersama warga SAD yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan di ruang kerja Kepala Dinas Sosial Merangin, A. Lazik, Senin (25/5).

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Merangin menyerahkan bantuan berupa keramba ikan modern yang akan segera difungsikan di kawasan perairan Danau Dam Betuk, Kabupaten Merangin.

Bupati menyebutkan, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun sumber penghidupan baru bagi warga SAD, khususnya melalui sektor perikanan.

“Yang saya inginkan adalah kehidupan warga SAD menjadi lebih baik lagi. Danau Dam Betuk ini punya potensi besar untuk budidaya ikan, dan keramba ini kita harapkan bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujar M. Syukur.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat SAD tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh pihak-pihak luar yang dapat mengganggu proses pembinaan dan peningkatan kesejahteraan yang sedang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah bagaimana masyarakat SAD dapat memperbaiki taraf hidup secara bertahap dan berkelanjutan.

Sementara itu, melalui Wakil Temenggung Roni, salah satu tokoh SAD, Jamal, menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Merangin atas terjadinya miskomunikasi terkait pembagian bantuan keramba ikan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Merangin kepada masyarakat SAD.

“Terima kasih atas pembinaan dan bantuan keramba ini,” ujar Jamal.

Jamal mengakui bahwa persoalan yang sempat terjadi berawal dari kesalahpahaman dalam komunikasi terkait mekanisme pembagian bantuan.

Ia berharap ke depan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat SAD dapat berjalan lebih baik sehingga tidak menimbulkan salah pengertian kembali.

Selain itu, ia juga berharap adanya keberlanjutan program bantuan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, termasuk program perumahan yang sebelumnya sempat direncanakan namun belum terealisasi.

Dengan adanya program keramba ikan ini, Pemkab Merangin berharap dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat SAD sekaligus memperkuat upaya pemberdayaan berbasis potensi lokal.(*)




Bupati Merangin Temui Delapan Temenggung SAD, Selesaikan Kesalahpahaman dengan Suku Anak Dalam

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin akhirnya menyelesaikan persoalan dan kesalahpahaman yang sempat terjadi dengan masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) melalui pertemuan langsung antara Bupati Merangin M. Syukur dan para Temenggung SAD, Senin (25/05).

Audiensi digelar di ruang kerja Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merangin dan dihadiri delapan Temenggung SAD, yakni Temenggung Jhon Edward, Carak, Ngapas, Pak Jang, Jamal, Stampung, Sikar, dan Jon.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni, Asisten I Setda Sukoso, Kepala Dinas Sosial A. Lazik, sejumlah kepala OPD, perwakilan Forkopimda, Kepala BIN Daerah Merangin, serta para camat terkait.

Audiensi ini digelar untuk meluruskan miskomunikasi terkait bantuan keramba ikan serta insiden yang sebelumnya sempat terjadi di Kantor Bupati Merangin.

Bupati Merangin M. Syukur menegaskan bahwa permasalahan tersebut pada dasarnya hanya dipicu oleh kesalahpahaman komunikasi antara pemerintah daerah dan pihak Temenggung SAD.

“Ini hanya miskomunikasi dan hari ini sudah kita selesaikan. Semua sudah dijelaskan, dan masing-masing pihak sudah saling memaafkan,” ujar Bupati M. Syukur usai pertemuan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan klarifikasi terkait isu yang sempat beredar mengenai permintaan honor Temenggung SAD.

Ia menegaskan tidak pernah ada janji pemberian honor dari pemerintah daerah kepada para Temenggung.

Menurutnya, aturan yang berlaku tidak memungkinkan adanya alokasi honorarium khusus untuk jabatan adat tersebut.

“Tidak pernah ada janji honor dari pemerintah. Yang saya sampaikan sebelumnya adalah bantuan pribadi, bukan anggaran daerah,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa jika masyarakat SAD ingin mendapatkan honor secara resmi, maka harus masuk dalam struktur pemerintahan desa seperti Kepala Desa, Kepala Dusun, atau Ketua RT sesuai aturan yang berlaku.

Dalam dialog tersebut, para Temenggung SAD disebut telah memahami penjelasan yang diberikan dan menyatakan menerima klarifikasi dari pemerintah daerah.

Bupati M. Syukur berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat SAD dapat terus terjaga agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan masyarakat SAD, khususnya di bidang ekonomi, sosial, dan pendidikan.

Selain itu, ia mengingatkan agar tidak ada pihak luar yang mencoba memanfaatkan situasi dan kondisi masyarakat SAD untuk kepentingan tertentu.

“Kita ingin kehidupan masyarakat SAD semakin baik ke depan. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan keadaan,” tegasnya.

Dengan selesainya pertemuan tersebut, Pemkab Merangin menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendekatan persuasif dan membangun komunikasi berkelanjutan dengan masyarakat Suku Anak Dalam.(*)




DPRD Provinsi Jambi Bahas Ranperda Inisiatif dalam Paripurna, Ini Poin Pentingnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penjelasan Pimpinan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD, Selasa (26/05/2026), di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, serta dihadiri unsur Forkopimda, Gubernur Jambi Al Haris, anggota dewan, dan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam rapat tersebut, DPRD Provinsi Jambi secara resmi memaparkan latar belakang, urgensi, serta substansi Ranperda inisiatif yang diusulkan.

Regulasi ini disiapkan sebagai langkah penguatan dasar hukum dalam meningkatkan pelayanan publik serta mendukung pembangunan daerah.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menegaskan bahwa Ranperda yang diusulkan merupakan hasil kajian terhadap kebutuhan nyata di lapangan yang dinilai sudah mendesak untuk segera diatur dalam regulasi daerah.

Ia menjelaskan, dua fokus utama yang menjadi perhatian dalam Ranperda tersebut adalah penguatan ketersediaan air bersih serta perlindungan hak kekayaan intelektual bagi pelaku usaha dan perusahaan di Provinsi Jambi.

“Poin-poin yang kami usulkan ini bersifat prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan perlindungan dunia usaha di daerah,” ujarnya.

M. Hafiz menambahkan, DPRD akan memproses pembahasan Ranperda sesuai tata tertib yang berlaku dengan mengedepankan skala prioritas agar hasil regulasi benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris yang turut hadir dalam rapat tersebut memberikan apresiasi atas inisiatif DPRD Provinsi Jambi yang dinilai proaktif dalam menghadirkan regulasi strategis.

Al Haris menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi siap bersinergi dan membahas Ranperda tersebut secara mendalam bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami menyambut baik Ranperda inisiatif DPRD ini dan siap membahasnya agar benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Al Haris.

Rapat paripurna kemudian ditutup dengan penyerahan dokumen Ranperda inisiatif DPRD kepada Gubernur Jambi untuk dipelajari lebih lanjut sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan.(*)




Al Haris Hadiri Paripurna DPRD Jambi, Bahas Ranperda Inisiatif untuk Penguatan Regulasi Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi yang digelar di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (26/05/2026).

Agenda rapat kali ini membahas penjelasan Pimpinan DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, serta dihadiri unsur Forkopimda, anggota dewan, dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam forum tersebut, DPRD menyampaikan penjelasan mengenai latar belakang, urgensi, dan substansi Ranperda inisiatif yang diajukan.

Regulasi tersebut diharapkan dapat memperkuat dasar hukum dalam peningkatan pelayanan publik sekaligus mendukung arah pembangunan daerah.

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi atas langkah DPRD yang dinilai aktif menghadirkan regulasi strategis untuk kepentingan masyarakat.

“Kami menyambut baik Ranperda inisiatif DPRD ini. Pemerintah Provinsi Jambi siap bersinergi dan membahasnya secara mendalam agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Al Haris.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengawal seluruh proses pembahasan bersama DPRD dan pemangku kepentingan terkait.

Menurutnya, hal ini penting agar regulasi yang dihasilkan tidak tumpang tindih dan dapat diterapkan secara efektif di lapangan.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menjelaskan bahwa pihaknya mengusulkan sejumlah peraturan daerah yang dinilai mendesak berdasarkan kebutuhan nyata di masyarakat.

Ranperda tersebut, kata dia, mencakup penguatan pengelolaan sumber daya air bersih serta perlindungan hak kekayaan intelektual bagi pelaku usaha di daerah.

“Perda ini kami nilai penting karena berdasarkan kondisi di lapangan terdapat kebutuhan mendesak, khususnya terkait ketersediaan air bersih dan perlindungan hak cipta bagi perusahaan di Provinsi Jambi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembahasan Ranperda akan menjadi prioritas DPRD karena memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan iklim usaha di daerah.

Rapat paripurna kemudian ditutup dengan penyerahan dokumen Ranperda inisiatif DPRD kepada Gubernur Jambi untuk dipelajari lebih lanjut sesuai mekanisme perundang-undangan yang berlaku.(*)