Dukung Ekonomi Digital di Daerah, BRI Region 11 Yogyakarta Lakukan Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada Asal Banyumas

BANYUMAS, SEPUCUKJAMBI.ID — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui BRI Region 11 Yogyakarta terus memperkuat perannya dalam mendorong digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan serta edukasi pemanfaatan layanan transaksi digital secara berkelanjutan.

Upaya ini diwujudkan melalui pendampingan kepada pelaku UMKM di berbagai daerah, termasuk Berkah Swasembada, usaha kedai kopi milik Ibnu Fajri yang berlokasi di Ajibarang Kulon, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Berkah Swasembada merupakan usaha kedai kopi yang mulai dirintis pada 2025, berangkat dari ketertarikan pemiliknya terhadap kopi dan keinginan untuk mempelajari beragam jenis kopi. Dalam mengembangkan usahanya, Ibnu Fajri menghadapi tantangan berupa persaingan bisnis yang semakin kompetitif.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Berkah Swasembada mengoptimalkan promosi melalui platform digital, menjaga kualitas produk, serta menawarkan harga yang terjangkau bagi pelanggan.

“Saya memulai usaha ini karena memang memiliki ketertarikan terhadap kopi dan ingin terus belajar mengenal berbagai jenis kopi. Di tengah persaingan yang ada, saya berusaha menjaga kualitas produk, menetapkan harga yang terjangkau, dan memanfaatkan platform digital agar Berkah Swasembada semakin dikenal masyarakat,” ujar Ibnu.

Dalam mendukung aktivitas usahanya, Berkah Swasembada memanfaatkan berbagai layanan digital BRI, antara lain QRIS BRI, aplikasi BRImo, dan BRImerchant. Pemanfaatan layanan tersebut membantu pelaku usaha dalam mendukung aktivitas transaksi sekaligus menyesuaikan operasional bisnis dengan perkembangan perilaku konsumen yang semakin terbiasa menggunakan pembayaran nontunai.

Sebagai bagian dari upaya memperluas adopsi transaksi digital di kalangan UMKM, petugas transaksi BRI Branch Office Ajibarang secara berkelanjutan melakukan pendampingan dan edukasi penggunaan QRIS BRI. Pendampingan ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha memahami manfaat transaksi digital serta mengoptimalkan pemanfaatan layanan perbankan dalam mendukung kegiatan usaha sehari-hari.

Pada kesempatan terpisah, Regional Chief Executive Officer BRI Region 11 Yogyakarta, Kusdinar Wiraputra mengatakan, digitalisasi menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan UMKM karena dapat membantu pelaku usaha menyediakan alternatif pembayaran yang praktis, mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai, serta mendukung pencatatan transaksi secara lebih terstruktur.

Dengan pencatatan transaksi yang tersedia, pelaku usaha juga dapat memiliki gambaran aktivitas bisnis yang lebih baik untuk mendukung evaluasi dan perencanaan pengembangan usaha.

Melalui QRIS BRI, pelaku UMKM dapat menyediakan pembayaran nontunai menggunakan kode QR yang dapat dipindai melalui aplikasi pembayaran yang mendukung standar QRIS. Solusi ini membantu pelaku usaha menghadirkan pilihan pembayaran yang lebih praktis tanpa harus menyediakan mesin electronic data capture (EDC) untuk menerima pembayaran QRIS.

Pemanfaatan layanan digital tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan sekaligus mendorong pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.

“Kami terus mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan layanan transaksi digital sebagai bagian dari pengembangan usaha. Melalui QRIS BRI, kami berharap pelaku usaha dapat memberikan kemudahan pembayaran bagi pelanggan sekaligus mulai membangun pencatatan transaksi yang lebih terstruktur,” ujarnya.

BRI juga menghadirkan ekosistem layanan digital yang saling melengkapi melalui BRImo dan BRImerchant. BRImo mendukung kebutuhan transaksi perbankan nasabah, sementara BRImerchant membantu pelaku usaha dalam mendukung pengelolaan aktivitas transaksi merchant. Integrasi pemanfaatan layanan ini diharapkan dapat membantu UMKM menjalankan aktivitas usaha secara lebih praktis dan terorganisasi sesuai kebutuhan bisnisnya.

Bagi Berkah Swasembada, pendampingan dan pemanfaatan layanan digital BRI dirasakan membantu dalam mendukung pengembangan usaha. Ke depan, Ibnu Fajri berencana memperluas jangkauan pasar agar Berkah Swasembada semakin dikenal masyarakat. Pengalaman merintis usaha juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk terus menjaga kualitas produk, beradaptasi dengan persaingan, dan memanfaatkan peluang yang tersedia.

Komitmen BRI dalam mendukung UMKM tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan produk dan layanan perbankan, tetapi juga melalui edukasi serta pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.

Melalui jaringan layanan dan tenaga pemasar yang menjangkau berbagai wilayah, BRI terus mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan pemahaman terhadap layanan keuangan formal dan memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas bisnis.

Upaya tersebut sejalan dengan peran BRI sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan segmen UMKM. Dengan memperluas pemanfaatan layanan digital, BRI berupaya membantu pelaku usaha membangun proses bisnis yang lebih adaptif, memperluas akses terhadap layanan keuangan, serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi dinamika pasar.

Melalui pendampingan berkelanjutan dan penguatan ekosistem digital, BRI akan terus mendorong UMKM di berbagai daerah agar mampu berkembang, meningkatkan daya saing, dan mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




WSBP Jalin Kerja Sama Optimalkan Aset Precast Plant WSBP Cibitung

SEPUCUKJAMBI.ID – PT Waskita Beton Precast Tbk melakukan langkah optimalisasi aset melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd., dan PT Adhi Industri terkait pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung. Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk mengkaji peluang pemanfaatan fasilitas secara lebih produktif sekaligus membuka potensi nilai ekonomi dari aset Perusahaan.

Melalui kesepahaman ini, Waskita Beton Precast bersama kedua mitra akan membahas sejumlah alternatif skema pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung, mulai dari penyewaan fasilitas, kerja sama operasional, hingga bentuk kerja sama strategis lainnya.

Kerja sama ini melibatkan Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd., perusahaan asal Tiongkok yang bergerak di bidang di bidang konstruksi bangunan, infrastruktur jalan dan jembatan, dan produksi beton siap pakai. Serta PT Adhi Industri yang bergerak di bidang konstruksi dan industri. Keterlibatan kedua mitra menjadi bagian dari upaya mengeksplorasi peluang optimalisasi Precast Plant WSBP Cibitung melalui kolaborasi yang sesuai dengan kapabilitas dan kebutuhan para pihak.

Precast Plant WSBP Cibitung memiliki kapasitas produksi hingga 325.000 ton per tahun dan mampu memproduksi berbagai jenis beton precast, seperti PC-I Girder, Full Slab, Square Pile, dan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP). Sepanjang operasionalnya, fasilitas ini telah menyuplai produk beton pracetak untuk berbagai proyek infrastruktur di Indonesia, antara lain Jalan Tol Batang–Semarang, Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu, Jalan Tol Cimanggis–Cibitung, dan berbagai proyek lainnya.

“Melalui kerja sama ini, Waskita Beton Precast membuka peluang optimalisasi Precast Plant WSBP Cibitung melalui berbagai skema yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Kami berharap pembahasan bersama para mitra dapat menghasilkan bentuk kerja sama yang tepat, sehingga potensi aset dapat dimanfaatkan secara lebih produktif,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast.

Optimalisasi aset melalui skema kerja sama yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan produktivitas fasilitas sekaligus membuka peluang pendapatan berbasis aset bagi Waskita Beton Precast. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efektivitas aset yang dimiliki.

Dalam menjalankan kegiatan usaha, Waskita Beton Precast senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Melalui langkah optimalisasi aset ini, Waskita Beton Precat terus mengembangkan pemanfaatan aset secara produktif dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Jambi Smart City Festival 2026 Hadirkan 7 Agenda, Ada E-Sport hingga Lomba Aplikasi Digital

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Jambi Smart City Festival 2026 akan menghadirkan beragam kegiatan untuk masyarakat, mulai dari lomba mewarnai, kompetisi e-sport, hingga tantangan pembuatan aplikasi digital.

Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 15–17 November 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian agenda Kota Jambi sebagai tuan rumah Forum Nasional Kota Cerdas.

Pemerintah Kota Jambi menyiapkan festival tersebut sebagai ruang bagi pelajar, generasi muda, komunitas digital, dan masyarakat untuk terlibat dalam pengembangan konsep kota cerdas melalui kreativitas dan inovasi teknologi.

Festival akan berpusat di kawasan Taman Banjuran Budayo dengan mengusung tema “Smart City for Better Future – Inovasi Digital Menuju Kota Jambi Bahagia”.

Sejumlah agenda yang disiapkan mencakup kompetisi, pengembangan gagasan, hingga kegiatan kreatif yang menghubungkan teknologi dengan kehidupan masyarakat perkotaan.

7 Agenda Jambi Smart City Festival 2026

Berikut rangkaian kegiatan yang tercantum dalam rencana penyelenggaraan Jambi Smart City Festival 2026.

1. Lomba Mewarnai

Lomba mewarnai menyasar anak-anak sebagai sarana mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan konsep kota cerdas sejak dini.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara ingin memperkenalkan lingkungan perkotaan yang nyaman, aman, dan didukung pemanfaatan teknologi.

2. Jambi Smart City Application Challenge

Kompetisi ini membuka ruang bagi peserta untuk mengembangkan ide aplikasi digital.

Tantangannya bukan sekadar menghasilkan produk teknologi, tetapi juga merancang solusi yang dapat membantu menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

3. Lomba Kampung Digital

Lomba Kampung Digital mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan inovasi di lingkungan permukiman, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelayanan dan aktivitas warga.

4. E-Sport Tournament

Festival ini juga memasukkan kompetisi olahraga elektronik atau e-sport melalui permainan Mobile Legends dan PUBG.

Agenda tersebut menyasar komunitas gim dan generasi muda yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan berbasis teknologi dan hiburan digital.

5. Ideathon

Ideathon menjadi wadah bagi peserta untuk menyampaikan gagasan inovatif dalam menjawab tantangan perkotaan.

Kegiatan ini dapat mendorong lahirnya solusi kreatif yang berkaitan dengan pelayanan publik, lingkungan, mobilitas, hingga pemanfaatan teknologi di tingkat masyarakat.

6. Photo Competition

Kompetisi fotografi mengajak peserta mengabadikan kreativitas, potensi, dan berbagai sisi Kota Jambi.

Selain menjadi ruang ekspresi, kegiatan ini dapat membantu memperkenalkan identitas kota, budaya lokal, dan potensi daerah melalui karya visual.

7. Agenda Ketujuh Menunggu Konfirmasi Panitia

Informasi awal penyelenggaraan menyebut Jambi Smart City Festival 2026 akan menghadirkan tujuh kegiatan. Namun, daftar agenda yang tersedia baru merinci enam jenis kegiatan di atas.

Karena itu, nama dan bentuk kegiatan ketujuh masih perlu dikonfirmasi kepada panitia agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai seluruh rangkaian festival.

Festival Jadi Ruang Partisipasi Masyarakat

Pemkot Jambi merancang festival dengan konsep kegiatan luar ruang atau outdoor. Pemilihan Taman Banjuran Budayo juga menjadi upaya memadukan identitas budaya lokal dengan semangat inovasi digital.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah kota ingin memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengembangan kota cerdas.

Konsep ini tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi oleh pemerintah, tetapi juga mencakup kreativitas warga, inovasi komunitas, dan solusi atas persoalan perkotaan.

Meski demikian, informasi mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan peserta, jadwal setiap lomba, hadiah, serta kontak panitia belum tercantum secara lengkap dalam data yang tersedia.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi perlu menunggu pengumuman resmi penyelenggara sebelum mendaftar.

Festival Mendahului Forum Nasional Kota Cerdas

Jambi Smart City Festival akan berlangsung pada 15–17 November 2026, kemudian dilanjutkan dengan Forum Nasional Kota Cerdas pada 18–19 November 2026 di BW Luxury Hotel Kota Jambi.

Forum nasional tersebut akan mempertemukan pemerintah daerah, praktisi teknologi, akademisi, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk membahas transformasi digital, inovasi pelayanan publik, pengelolaan data, serta penguatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

Wali Kota Jambi, Maulana meminta seluruh organisasi perangkat daerah terkait mempersiapkan kebutuhan kegiatan, mulai dari fasilitas, kebersihan kawasan, penerangan, akses jalan, hingga materi inovasi yang akan diperkenalkan kepada peserta.

Pemkot Jambi juga berencana memperkenalkan sejumlah inovasi digital, termasuk CCTV berbasis komunitas yang terintegrasi dan aplikasi pelayanan publik.

Bagi masyarakat, Jambi Smart City Festival 2026 menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat perkembangan inovasi digital sekaligus ikut menyumbangkan gagasan bagi Kota Jambi.

Agar festival benar-benar memberi manfaat luas, informasi mengenai agenda lengkap, pendaftaran, dan ketentuan setiap kompetisi perlu diumumkan secara terbuka oleh panitia.

Dengan begitu, masyarakat dapat mempersiapkan diri dan menentukan kegiatan yang sesuai dengan minat mereka.(*)




Jambi Jadi Tuan Rumah Smart City 2026, Pemkot Bidik Peluang Ekonomi Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kota Jambi bersiap menjadi tuan rumah Forum Nasional Kota Cerdas atau Smart City 2026 pada 18–19 November mendatang.

Pemerintah Kota Jambi menargetkan agenda ini tidak hanya memperkuat transformasi digital pemerintahan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, dan jasa lokal.

Wali Kota Jambi, Maulana memimpin rapat koordinasi persiapan bersama jajaran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, perangkat daerah, serta pihak penyelenggara di Ruang Rapat Wali Kota Jambi, Rabu 14 Oktober 2026.

Forum nasional tersebut akan berlangsung setelah Jambi Smart City Festival pada 15–17 November 2026.

Dua agenda ini akan menghadirkan rangkaian kegiatan yang menggabungkan inovasi digital, partisipasi masyarakat, dan promosi potensi daerah.

Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Komdigi RI, Aris Kurniawan, menyebut forum serupa pada tahun sebelumnya di Yogyakarta menarik sekitar 2.500 peserta.

Menurutnya, jumlah peserta dalam kegiatan tersebut turut membuka peluang bagi berbagai sektor usaha di daerah penyelenggara.

“Persiapan kegiatan berskala nasional tentu tidak ringan. Namun, kegiatan ini juga memberikan peluang bagi daerah untuk menggerakkan perekonomian dan memperluas kerja sama,” ujar Aris.

Meski demikian, besarnya dampak ekonomi bagi Kota Jambi akan bergantung pada jumlah peserta yang benar-benar hadir, lama kunjungan, serta seberapa besar belanja mereka mengalir ke usaha lokal.

Pemkot Jambi menjadwalkan Jambi Smart City Festival pada 15–17 November 2026 di kawasan Taman Banjuran Budayo. Festival ini mengusung tema “Smart City for Better Future – Inovasi Digital Menuju Kota Jambi Bahagia”.

Sementara itu, Forum Nasional Kota Cerdas akan berlangsung pada 18–19 November 2026 di BW Luxury Hotel Kota Jambi dengan tema “Smart City Transformation: Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Inovasi dan Kolaborasi Digital”.

Kedua agenda tersebut akan mempertemukan pemerintah daerah, praktisi teknologi, akademisi, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk membahas digitalisasi pemerintahan, inovasi pelayanan publik, pengelolaan data, serta penguatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

Kementerian Komunikasi dan Digital menunjuk Kota Jambi sebagai tuan rumah melalui surat Nomor B-91/DJTPD.5/AI/01.02.02/2026 tentang Penunjukan Kota Jambi dalam Penyelenggaraan Forum Kota Cerdas.

Wali Kota Jambi, Maulana menyebut kepercayaan tersebut sebagai kesempatan untuk memperkenalkan inovasi pelayanan publik sekaligus memperluas kolaborasi dengan daerah lain.

“Ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi Kota Jambi. Saat ini, pengembangan teknologi digital menjadi salah satu prioritas pembangunan di berbagai daerah. Karena itu, kita harus memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Maulana.

Selain menjadi lokasi penyelenggaraan forum, Kota Jambi akan memanfaatkan agenda nasional tersebut untuk memperkenalkan sejumlah inisiatif digital yang telah dikembangkan pemerintah daerah.

Beberapa inovasi yang akan diperkenalkan antara lain CCTV berbasis komunitas yang terintegrasi, aplikasi pelayanan publik, dan berbagai inisiatif pemerintahan digital.

Maulana menegaskan bahwa, penggunaan teknologi harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi bagian dari promosi pemerintah.

“Kita ingin menunjukkan bahwa transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pelayanan yang lebih mudah hingga lingkungan yang lebih aman,” katanya.

Ia juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang berpotensi meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

Namun, keberhasilan transformasi digital tidak cukup diukur dari jumlah aplikasi atau perangkat yang tersedia.

Kemudahan akses, keamanan data, kecepatan pelayanan, dan manfaat yang dirasakan warga juga menjadi bagian penting dari penerapannya.

Jambi Smart City Festival 2026 akan melibatkan pelajar, generasi muda, komunitas digital, dan pelaku inovasi melalui berbagai kegiatan.

Panitia merencanakan sejumlah agenda, antara lain:

  1. Lomba Mewarnai, untuk mengembangkan kreativitas anak sekaligus mengenalkan konsep kota cerdas sejak dini.
  2. Jambi Smart City Application Challenge, untuk mendorong lahirnya gagasan dan inovasi aplikasi digital.
  3. Lomba Kampung Digital, untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi di lingkungan masyarakat.
  4. E-Sport Tournament, melalui kompetisi Mobile Legends dan PUBG.
  5. Ideathon, sebagai ruang pengembangan gagasan untuk menjawab tantangan perkotaan.
  6. Photo Competition, untuk mengangkat kreativitas dan potensi Kota Jambi.

Data kegiatan yang disampaikan juga menyebut festival akan mengusung konsep luar ruang dengan memadukan identitas budaya lokal dan inovasi digital.

Namun, daftar awal yang tersedia hanya memuat enam jenis kegiatan, sehingga agenda ketujuh perlu dikonfirmasi kepada panitia sebelum publikasi.

Pemkot Jambi berharap festival tersebut dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengembangan kota cerdas, sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperkenalkan gagasan dan karya mereka.

Di luar agenda forum, Maulana mengusulkan kunjungan delegasi ke kawasan Candi Muaro Jambi pada sore hari, 19 November 2026, setelah agenda utama selesai.

Pemkot menilai kawasan cagar budaya tersebut memiliki potensi untuk memperkenalkan sejarah dan pariwisata Jambi kepada peserta dari berbagai daerah.

Pemanfaatan informasi digital juga berpeluang memperkaya pengalaman wisata sejarah.

Pemkot turut menawarkan fasilitasi transportasi bagi peserta yang berminat. Dinas Perhubungan akan dikoordinasikan untuk menyiapkan tiga unit bus listrik, dengan kemungkinan dukungan kendaraan lain sesuai kebutuhan dan ketersediaan.

Selain Candi Muaro Jambi, pemerintah kota mengusulkan rute wisata kota atau city tour yang mencakup sentra batik dan lokasi lain yang merepresentasikan budaya serta ekonomi kreatif daerah.

Meski demikian, kunjungan tersebut masih berupa usulan yang memerlukan koordinasi dengan panitia pusat. Kepastian agenda dan transportasi perlu menunggu hasil koordinasi lanjutan.

Aris Kurniawan mengapresiasi persiapan Pemkot Jambi dan menilai forum nasional ini dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan serta penguatan kerja sama antardaerah.

Ia juga menyebut capaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan dukungan sumber daya manusia sebagai modal bagi Kota Jambi untuk mengembangkan konsep kota cerdas.

Menurut Aris, tema forum tahun ini menekankan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui inovasi dan digitalisasi pemerintahan.

Ia berharap kegiatan tersebut mendorong penerapan teknologi yang lebih efektif dalam pelayanan publik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, M. Saleh Ridha, mengatakan persiapan terus berjalan melalui koordinasi lintas perangkat daerah.

Persiapan itu mencakup kebutuhan teknis, pengamanan, pelayanan tamu, dan dukungan transportasi.

Sementara itu, Maulana meminta seluruh organisasi perangkat daerah menyelesaikan tugas sesuai kewenangannya.

Ia menekankan kesiapan fasilitas, kebersihan kawasan, penerangan, akses jalan, dan kenyamanan tamu selama kegiatan berlangsung.

Bagi Kota Jambi, penyelenggaraan Forum Nasional Kota Cerdas 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi daerah sekaligus menguji kesiapan pemerintah dalam menghubungkan teknologi dengan kebutuhan masyarakat.

Tantangan berikutnya adalah memastikan rangkaian acara berjalan sesuai rencana dan menghasilkan manfaat yang berkelanjutan.

Keberhasilan forum tidak hanya bergantung pada pelaksanaan acara, tetapi juga pada tindak lanjut kerja sama, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta peluang ekonomi yang benar-benar dirasakan pelaku usaha dan masyarakat lokal.(*)




Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp13.000, Cek Daftar Harga Terbaru 15 Oktober 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp13.000 per gram pada Kamis 15 Oktober 2026.

Berdasarkan data di laman Logam Mulia yang dipantau pukul 09.30 WIB, harga emas Antam kini mencapai Rp2.561.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya Rp2.574.000.

Penurunan harga ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang berencana membeli emas untuk investasi maupun menjual kembali logam mulia yang mereka miliki.

Tak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga turun menjadi Rp2.370.000 per gram.

Selisih antara harga jual dan harga buyback perlu diperhitungkan oleh investor sebelum melakukan transaksi.

Harga Emas Antam Turun Rp13.000 per Gram

Harga emas Antam pada Kamis pagi tercatat Rp2.561.000 per gram. Dibandingkan harga sebelumnya sebesar Rp2.574.000, harga tersebut turun sekitar 0,51 persen.

Meski mengalami penurunan, harga emas batangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan harga dari Logam Mulia.

Karena itu, calon pembeli sebaiknya memeriksa harga terbaru sebelum melakukan transaksi.

Harga Buyback Emas Antam Jadi Rp2.370.000

Harga buyback atau harga yang digunakan saat konsumen menjual kembali emasnya kepada Antam tercatat Rp2.370.000 per gram.

Dengan harga jual Rp2.561.000 dan harga buyback Rp2.370.000 per gram, terdapat selisih Rp191.000 per gram sebelum memperhitungkan pajak dan biaya lain yang mungkin berlaku.

Selisih ini penting bagi investor yang mengejar keuntungan dalam jangka pendek.

Harga emas yang turun atau naik tidak otomatis membuat transaksi menghasilkan keuntungan karena hasil akhirnya juga bergantung pada harga pembelian awal, harga jual kembali, dan ketentuan pajak.

Daftar Harga Emas Antam 15 Oktober 2026

Berikut daftar harga dasar emas batangan Antam berdasarkan ukuran yang tercantum dalam data Logam Mulia:

Berat emas Harga dasar
0,5 gram Rp1.330.500
1 gram Rp2.561.000
2 gram Rp5.062.000
3 gram Rp7.568.000
5 gram Rp12.580.000
10 gram Rp25.105.000
25 gram Rp62.637.000
50 gram Rp125.195.000
100 gram Rp250.312.000
250 gram Rp625.515.000
500 gram Rp1.250.820.000
1.000 gram Rp2.501.600.000

Catatan: Harga di atas mengikuti data yang diberikan dan merupakan harga dasar. Harga akhir pembelian dapat berbeda setelah memperhitungkan pajak serta ketentuan transaksi yang berlaku.

Perhatikan Pajak Saat Membeli dan Menjual Emas

Transaksi emas Antam juga memiliki ketentuan perpajakan yang perlu diperhatikan.

Berdasarkan informasi dalam data yang diberikan, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong langsung dari nilai transaksi.

Sementara itu, pembelian emas dikenai PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar sesuai ketentuan yang dicantumkan dalam informasi tersebut.

Pembeli dan penjual sebaiknya memeriksa ketentuan pajak terbaru pada laman resmi Logam Mulia sebelum bertransaksi.

Apakah Saat Ini Waktu yang Tepat Membeli Emas?

Penurunan harga Rp13.000 per gram dapat menjadi informasi penting bagi calon pembeli.

Namun, perubahan harga harian saja belum cukup untuk menentukan apakah emas sedang berada pada harga terbaik untuk investasi.

Investor perlu mempertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu kepemilikan, kebutuhan likuiditas, serta selisih harga jual dan buyback.

Bagi masyarakat yang membeli emas untuk jangka panjang, konsistensi strategi dan kemampuan menanggung risiko tetap menjadi pertimbangan utama.

Harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, pastikan kembali harga jual, harga buyback, dan pajak yang berlaku melalui kanal resmi Logam Mulia sebelum mengambil keputusan transaksi.

Sumber data harga: laman Logam Mulia, berdasarkan informasi yang tersedia untuk pemantauan pukul 09.30 WIB, Kamis 15 Oktober 2026.(*)




Mau Jemput Keluarga di Bandara Jambi? Cek 10 Jadwal Kedatangan Pesawat Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Penjemput yang berencana menyambut keluarga, kerabat, atau rekan bisnis di Bandara Sultan Thaha Jambi perlu memperhatikan jadwal kedatangan pesawat pada Kamis 15 Oktober 2026.

Berdasarkan data jadwal yang tersedia, terdapat 10 penerbangan yang dijadwalkan tiba di Kota Jambi, dengan sejumlah kedatangan terkonsentrasi pada sore hingga malam hari.

Kepadatan jadwal mulai terlihat pukul 17.00 WIB. Pada rentang waktu tersebut, penerbangan dari Jakarta, Batam, dan sejumlah rute lainnya dijadwalkan tiba secara berdekatan.

Dua penerbangan Garuda Indonesia bahkan memiliki jadwal kedatangan dengan selisih hanya 25 menit, yakni GA 126 pada pukul 19.20 WIB dan GA 128 pada pukul 19.45 WIB.

Kondisi ini perlu menjadi perhatian penjemput agar dapat memperkirakan waktu perjalanan menuju bandara dan menghindari waktu tunggu yang terlalu lama.

Jadwal Lengkap Kedatangan Pesawat di Bandara Jambi

Berikut daftar 10 penerbangan yang dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Waktu Maskapai Nomor penerbangan Asal
06.20 WIB Super Air Jet IU 842 Jakarta (CGK)
07.45 WIB Susi Air SI 7219 Dabo Singkep (DSB)
10.25 WIB Susi Air SI 7222 Kerinci (KRC)
17.00 WIB Citilink QG 964 Jakarta (CGK)
17.20 WIB Batik Air ID 6804 Jakarta (CGK)
17.30 WIB Super Air Jet IU 973 Batam (BTH)
18.40 WIB Batik Air ID 6806 Jakarta (CGK)
19.20 WIB Garuda Indonesia GA 126 Jakarta (CGK)
19.45 WIB Garuda Indonesia GA 128 Jakarta (CGK)
20.20 WIB Citilink QG 966 Jakarta (CGK)

Catatan: Jadwal di atas mengacu pada data yang diberikan dan bukan konfirmasi status penerbangan secara langsung.

Tujuh Penerbangan Dijadwalkan Tiba Sore hingga Malam

Dari total 10 penerbangan, tujuh dijadwalkan mendarat mulai pukul 17.00 hingga 20.20 WIB.

Rentang waktu ini menjadi periode yang perlu diperhatikan oleh penjemput karena beberapa pesawat memiliki jadwal kedatangan yang berdekatan.

Pada pukul 17.00 WIB, Citilink QG 964 dari Jakarta membuka rangkaian kedatangan sore.

Dua penerbangan berikutnya dijadwalkan tiba pada pukul 17.20 WIB dan 17.30 WIB, masing-masing Batik Air ID 6804 dari Jakarta dan Super Air Jet IU 973 dari Batam.

Jadwal berlanjut dengan kedatangan Batik Air ID 6806 pada pukul 18.40 WIB. Setelah itu, dua penerbangan Garuda Indonesia dijadwalkan tiba pada pukul 19.20 WIB dan 19.45 WIB.

Citilink QG 966 dari Jakarta menjadi penerbangan terakhir dalam daftar jadwal tersebut, dengan estimasi kedatangan pukul 20.20 WIB.

Meski jadwal kedatangan berdekatan, tingkat kepadatan terminal dan area penjemputan tetap bergantung pada kondisi operasional aktual serta jumlah penumpang yang tiba.

Penerbangan Pagi Layani Rute Dabo Singkep dan Kerinci

Selain rute utama dari Jakarta dan Batam, jadwal kedatangan pada Kamis pagi juga mencakup penerbangan Susi Air dari Dabo Singkep dan Kerinci.

Susi Air SI 7219 dari Dabo Singkep dijadwalkan tiba pukul 07.45 WIB. Sementara itu, Susi Air SI 7222 dari Kerinci dijadwalkan mendarat pukul 10.25 WIB.

Kedua rute tersebut menunjukkan konektivitas udara Jambi dengan sejumlah daerah lain.

Penjemput yang menggunakan informasi jadwal ini sebaiknya tetap mengonfirmasi waktu kedatangan kepada maskapai, terutama jika memiliki agenda lanjutan setelah penumpang tiba.

Penjemput Diimbau Mengecek Status Penerbangan

Jadwal kedatangan dapat berubah karena cuaca, kondisi teknis pesawat, lalu lintas udara, atau faktor operasional lainnya.

Karena itu, penjemput sebaiknya tidak hanya mengandalkan jadwal awal ketika menentukan waktu berangkat ke bandara.

Periksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai atau Bandara Sultan Thaha Jambi sebelum melakukan perjalanan.

Pastikan nomor penerbangan, asal keberangkatan, dan estimasi waktu tiba sesuai dengan informasi terbaru.

Penjemput juga perlu memperhitungkan waktu perjalanan menuju bandara, kondisi lalu lintas, serta aturan parkir yang berlaku.

Datang terlalu awal dapat memperpanjang waktu tunggu, sedangkan kedatangan yang terlalu mepet berisiko membuat penjemput terlambat menyambut penumpang.

Dengan memeriksa jadwal dan status penerbangan secara berkala, penjemput dapat mengatur waktu dengan lebih efisien.

Informasi penting: Daftar ini merupakan jadwal yang tersedia untuk Kamis, 15 Oktober 2026. Jadwal tersebut tidak menjamin seluruh penerbangan tiba tepat waktu.

Pastikan informasi terbaru melalui maskapai atau pengelola Bandara Sultan Thaha Jambi sebelum berangkat.(*)




Kapolda Jambi Ingatkan Anggota Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Tegaskan Integritas Polri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolda Jambi, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. mengingatkan seluruh personel Polda Jambi agar tidak menyalahgunakan kewenangan dan tidak merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Pesan tersebut ia sampaikan saat memimpin apel pagi di lapangan hitam Mapolda Jambi, Kamis 15 Oktober 2026.

Dalam arahannya, Widodo menekankan pentingnya integritas, disiplin, profesionalisme, dan pelayanan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Setiap personel harus senantiasa menjaga integritas, meningkatkan disiplin, dan bekerja secara profesional. Jangan menyalahgunakan kewenangan, jangan menyakiti hati masyarakat, serta jangan pernah mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepada kita,” tegas Widodo.

Apel tersebut turut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi, pejabat utama Polda Jambi, kapolres jajaran, serta personel Polda Jambi.

Kapolda Tekankan Integritas, Bukan Sekadar Jabatan

Widodo mengingatkan bahwa menjadi anggota Polri bukan sekadar mengejar jabatan, pangkat, atau penghargaan.

Menurutnya, setiap personel harus menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas.

Ia meminta anggota memahami tanggung jawab masing-masing, mematuhi aturan, dan menjaga profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Penyalahgunaan kewenangan, menurut pesan yang ia tekankan, bertentangan dengan amanah kepolisian untuk menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan melindungi masyarakat.

Penekanan tersebut menempatkan integritas sebagai tanggung jawab setiap anggota, bukan sekadar slogan dalam kegiatan kedinasan.

Jangan Hanya Hadir dalam Kegiatan Seremonial

Kapolda Jambi juga menyoroti pentingnya kehadiran polisi yang memberikan dampak nyata.

Ia mengingatkan agar personel tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui pelayanan, perlindungan, dan komunikasi yang baik.

“Polri harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai masyarakat hanya melihat kehadiran kita dalam kegiatan seremonial, tetapi ketika membutuhkan bantuan, pelayanan, dan perlindungan, justru tidak merasakan manfaatnya. Bangun komunikasi, dengarkan keluhan masyarakat, dan berikan pelayanan yang profesional, adil, serta humanis,” ujarnya.

Arahan tersebut menegaskan bahwa kualitas pelayanan kepolisian perlu terlihat dari cara anggota menangani keluhan, memberikan bantuan, serta menyelesaikan persoalan masyarakat secara profesional dan adil.

Minta Perubahan Terlihat dalam Hasil Kerja

Widodo turut meminta jajarannya membuktikan perubahan melalui tindakan dan hasil kerja, bukan hanya pernyataan.

Ia mendorong setiap personel bekerja berdasarkan fakta, data, evaluasi, dan solusi.

“Saya tidak menuntut perubahan hanya dalam kata-kata. Saya ingin melihat perubahan dalam sikap, perilaku, cara bekerja, dan hasil pelaksanaan tugas. Kita harus bekerja berdasarkan fakta, data, evaluasi, dan solusi. Setiap pimpinan satuan harus mampu menilai hasil kerja anggotanya secara objektif dan berani melakukan perbaikan,” kata Widodo.

Ia juga meminta pimpinan satuan mengevaluasi kinerja anggota secara objektif dan melakukan perbaikan ketika menemukan kekurangan.

Pendekatan tersebut diharapkan mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan tugas serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Soliditas Harus Sejalan dengan Ketaatan pada Hukum

Selain integritas dan pelayanan, Kapolda mengajak seluruh personel menjaga soliditas dan kerja sama di lingkungan Polda Jambi.

Ia meminta anggota saling mendukung dalam menjalankan tugas, sekaligus menjaga loyalitas kepada institusi, hukum, dan kepentingan masyarakat.

Widodo mengingatkan bahwa loyalitas tidak boleh menjadi alasan untuk membenarkan kesalahan. Setiap anggota tetap harus berpegang pada aturan dan tanggung jawab profesional.

Menutup arahannya, Kapolda mengajak seluruh personel menjaga semangat pengabdian serta membangun Polda Jambi yang profesional, berintegritas, responsif, dan semakin dipercaya masyarakat.

“Pegang teguh integritas dan laksanakan tugas dengan ikhlas, serta buktikan pengabdian melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Pesan tersebut menempatkan kepercayaan publik sebagai hal penting yang perlu dijaga melalui perilaku anggota, penegakan hukum yang profesional, serta pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(*)




Kabut Asap Ganggu Operasional Penerbangan, Super Air Jet IU 842 Kembali ke Bandara Asal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kabut asap dan perubahan jarak pandang mengganggu operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Kamis 15 Oktober 2026.

Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 842 dari Jakarta melakukan Return to Base (RTB) atau kembali ke bandara asal setelah jarak pandang di bandara tujuan tercatat hanya 1.200 meter.

Pesawat tersebut dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi pada pukul 06.25 WIB.

Kondisi jarak pandang yang berubah-ubah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi operasional penerbangan pada Kamis pagi.

Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Ikhsan Pulungan, mengatakan pihak bandara terus memantau perkembangan jarak pandang untuk memastikan operasional penerbangan berjalan sesuai prosedur keselamatan.

“Perubahan jarak pandang menjadi perhatian dalam operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi. Kami terus memantau kondisi di lapangan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap keputusan operasional,” ujar Ikhsan.

Jarak Pandang Sempat Turun hingga 700 Meter

Berdasarkan data pemantauan pada Kamis pagi, jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi mengalami fluktuasi dalam rentang waktu sekitar dua setengah jam.

Pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang tercatat 1.300 meter. Angka tersebut turun menjadi 1.200 meter pada pukul 06.30 WIB dan bertahan hingga pukul 07.00 WIB.

Jarak pandang kembali meningkat menjadi 1.300 meter pada pukul 07.30 WIB.

Namun, kondisi memburuk pada pukul 08.00 WIB ketika jarak pandang turun hingga 700 meter. Pada pukul 08.30 WIB, jarak pandang kembali meningkat menjadi 1.200 meter.

Perubahan tersebut menunjukkan kondisi visibilitas di bandara belum stabil.

Karena itu, maskapai dan pengelola bandara perlu terus mempertimbangkan kondisi aktual dalam menjalankan operasional penerbangan.

Dua Pesawat Tetap Berangkat pada Pagi Hari

Di tengah fluktuasi jarak pandang, dua pesawat yang sebelumnya bermalam di bandara atau Remain Overnight (RON) tetap melanjutkan penerbangan sesuai jadwal operasional pagi.

Batik Air ID 6807 dengan tujuan Jakarta lepas landas pada pukul 06.08 WIB. Selanjutnya, Super Air Jet IU 974 tujuan Batam berangkat pada pukul 06.43 WIB.

Pada periode keberangkatan tersebut, jarak pandang tercatat sekitar 1.300 meter.

Perbedaan keputusan operasional setiap penerbangan bergantung pada kondisi aktual dan pertimbangan keselamatan yang berlaku.

Karena itu, perubahan jarak pandang dapat memengaruhi penerbangan secara berbeda.

Penumpang Diminta Memantau Status Penerbangan

Ikhsan mengimbau calon penumpang agar memantau informasi terbaru melalui maskapai masing-masing, terutama di tengah perubahan kondisi jarak pandang yang dapat memengaruhi jadwal penerbangan.

“Kami mengimbau calon penumpang untuk memeriksa status penerbangan melalui maskapai masing-masing dan mengikuti informasi resmi yang tersedia. Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Calon penumpang juga sebaiknya memastikan jadwal keberangkatan sebelum menuju bandara untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan operasional.

Kondisi jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi masih memerlukan pemantauan berkala.

Pembaruan informasi dari pihak bandara dan maskapai menjadi penting agar penumpang dapat menyesuaikan rencana perjalanan berdasarkan kondisi terbaru.(*)




Arah Angin Menuju Jambi, Warga Waspadai Potensi Asap Makin Pekat Siang Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Warga Kota Jambi perlu mewaspadai potensi memburuknya kondisi udara pada Kamis 15 Oktober 2026 siang.

Arah angin yang mengarah ke Provinsi Jambi memunculkan kekhawatiran terhadap masuknya asap, sementara Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota Jambi pada Kamis 15 Oktober 2026, pagi telah mencapai 357 atau masuk kategori berbahaya.

Data dalam laporan menunjukkan ISPU naik dari 270 pada Rabu sore menjadi 357 pada Kamis 15 Oktober 2026 pagi.

Kenaikan 87 poin tersebut menjadi sinyal serius di tengah potensi pergerakan asap menuju wilayah Jambi.

Informasi arah angin yang merujuk pada aplikasi SiPongi menunjukkan pergerakan angin ke Provinsi Jambi.

Jika angin membawa asap dari wilayah terdampak kebakaran, kondisi itu berpotensi menambah beban pencemaran udara.

Namun, arah angin saja belum memastikan bahwa asap akan semakin pekat di seluruh Kota Jambi pada siang hari.

“Dengan perkembangan angka ISPU dan informasi arah angin menuju Provinsi Jambi, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan memburuknya kualitas udara,” kata Kalak BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi.

“Kami mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, terutama apabila kondisi udara semakin dipenuhi asap. Masyarakat juga perlu mengikuti informasi resmi dan memberikan perhatian lebih kepada anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan,” imbaunya.

Angka ISPU 357 menempatkan kualitas udara Kota Jambi dalam kategori berbahaya berdasarkan klasifikasi ISPU nasional.

Kondisi tersebut menuntut kewaspadaan masyarakat, terutama jika pemantauan berikutnya menunjukkan kualitas udara terus memburuk.

Kombinasi angka ISPU yang tinggi dan arah angin menuju Provinsi Jambi membuat perkembangan kondisi udara pada siang hari perlu mendapat perhatian.

Meski demikian, kepastian mengenai peningkatan kepekatan asap masih membutuhkan data pemantauan terbaru dan informasi meteorologi yang lebih terperinci.

Masyarakat sebaiknya tidak menunggu asap terlihat semakin tebal untuk mulai mengurangi paparan udara tercemar.

Warga Diminta Mengurangi Aktivitas di Luar Rumah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Warga yang harus keluar rumah perlu menggunakan pelindung pernapasan yang sesuai dan menghindari aktivitas fisik berat di luar ruangan.

Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit jantung perlu mendapat perhatian lebih.

Sekolah, tempat kerja, dan penyelenggara kegiatan luar ruangan juga perlu mempertimbangkan kondisi udara sebelum menjalankan aktivitas.

Warga sebaiknya memantau pembaruan ISPU dari sumber resmi, terutama jika muncul bau asap menyengat, iritasi mata, batuk, atau sesak napas.

Hingga ada pembaruan data yang mengonfirmasi kondisi tersebut, asap yang semakin pekat pada Kamis 15 Oktober 2026 siang masih merupakan potensi, bukan kepastian.

Namun, dengan ISPU yang sudah mencapai 357, warga perlu meningkatkan kewaspadaan dan membatasi paparan udara tercemar.(*)




ISPU Kota Jambi Tembus 359, Udara Masuk Kategori Berbahaya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kualitas udara di Kota Jambi memburuk tajam.

Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Kamis pagi 15 Okotber 2026 mencapai 359, naik 89 poin dibandingkan angka 270 yang tercatat pada Rabu 14 Oktober 2026 sore.

Angka tersebut masuk kategori berbahaya dan menjadi sinyal serius bagi warga untuk membatasi paparan udara tercemar.

“Lonjakan ini memunculkan kekhawatiran terhadap potensi paparan asap di Kota Jambi dan wilayah sekitarnya,” kata Kalak BPBD Kota Jambi, Doni Sumtriadi, Kamis 15 Oktober 2026.

Namun, masyarakat tetap perlu membedakan antara data kualitas udara yang terukur di suatu titik dan perkiraan pergerakan asap berdasarkan arah angin.

Informasi arah angin yang merujuk pada aplikasi SiPongi dalam bahan laporan menunjukkan pergerakan angin menuju wilayah Provinsi Jambi.

Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian, tetapi belum cukup untuk memastikan wilayah mana yang akan mengalami paparan paling tinggi.

Data meteorologi dan pemantauan kualitas udara terbaru tetap diperlukan untuk memperjelas perkembangan situasi.

Perubahan angka ISPU dari 270 menjadi 357 menunjukkan kenaikan sekitar 32 persen dibandingkan pengukuran sebelumnya.

Kenaikan ini mempertegas memburuknya kualitas udara dalam rentang waktu pengamatan tersebut.

“Dalam klasifikasi ISPU nasional, angka di atas 300 termasuk kategori berbahaya,” sebutnya,

Kondisi ini menuntut kewaspadaan lebih tinggi karena pencemaran udara dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok yang sensitif terhadap paparan partikel pencemar.

Meski demikian, angka ISPU perlu dibaca bersama informasi waktu pengukuran, lokasi alat pemantau, dan parameter pencemar yang mendominasi.

Informasi tersebut penting agar masyarakat memahami kondisi udara secara lebih akurat dan tidak hanya bergantung pada satu angka.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Warga yang harus beraktivitas di luar rumah perlu mempertimbangkan perlindungan pernapasan yang sesuai dengan jenis pencemar.

Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki penyakit pernapasan atau gangguan jantung perlu mendapat perhatian khusus.

Masyarakat juga sebaiknya menghindari olahraga dan aktivitas fisik berat di luar ruangan selama kondisi udara berada pada tingkat berbahaya.

Sekolah, tempat kerja, dan penyelenggara kegiatan luar ruangan perlu mempertimbangkan penyesuaian aktivitas berdasarkan kondisi aktual di lokasi masing-masing.

Warga juga perlu mengikuti pembaruan dari instansi resmi, khususnya jika asap semakin pekat atau muncul keluhan kesehatan.

Lonjakan ISPU ini juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi mengenai kualitas udara.

Pemerintah daerah dan instansi terkait perlu menyampaikan lokasi pengukuran, waktu pembaruan data, perkembangan konsentrasi pencemar, serta langkah mitigasi yang mereka lakukan.

Warga sebaiknya segera mengurangi paparan jika asap semakin pekat atau menimbulkan iritasi mata, batuk, maupun sesak napas.

Jika mengalami sesak napas berat atau gejala yang memburuk, segera cari pertolongan medis.

Angka ISPU 357 menjadi peringatan serius bagi Kota Jambi.

Selain kewaspadaan masyarakat, pembaruan data yang konsisten dan penjelasan terbuka dari pemerintah sangat penting agar warga dapat mengambil langkah perlindungan berdasarkan informasi yang akurat.(*)