DSN MUI Kaji Kripto Syariah, RWA dan Tokenisasi Sukuk Jadi Perhatian

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) membuka peluang pengakuan dua kategori aset digital dalam sistem keuangan syariah di Indonesia, yakni Real World Asset (RWA) dan tokenisasi instrumen keuangan syariah. Perkembangan ini dinilai dapat membuka ruang pemanfaatan teknologi blockchain untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang memiliki dasar aset dan mekanisme yang jelas.

Wakil Bendahara DSN MUI, M. Gunawan Yasni, menjelaskan bahwa kedua kategori tersebut berpotensi memenuhi prinsip syariah karena memiliki aset dasar (underlying asset) yang jelas dan bernilai ekonomi. Pernyataan tersebut dikutip dari MUI Digital pada Rabu (21/10/2026).

Menanggapi perkembangan tersebut, CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai kajian mengenai aset digital berbasis prinsip syariah menjadi langkah positif bagi perkembangan industri aset digital di Indonesia. Menurutnya, pendekatan yang menekankan kejelasan aset dasar, transparansi, dan tata kelola dapat mendukung pengembangan ekosistem yang lebih terstruktur.

“Perkembangan ini menjadi sinyal positif bagi industri aset digital Indonesia. Pemanfaatan teknologi blockchain untuk merepresentasikan aset nyata maupun instrumen keuangan syariah berpotensi membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai produk keuangan. Namun, pengembangannya perlu didukung kejelasan hak kepemilikan, transparansi mekanisme transaksi, serta perlindungan konsumen agar inovasi dapat berjalan seiring dengan kepercayaan masyarakat,” kata Yudho.

Ia menambahkan, pembahasan mengenai aset digital yang berpotensi memenuhi prinsip syariah juga dapat mendorong edukasi yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan pemahaman yang memadai, calon investor dapat menilai karakteristik, manfaat, serta risiko suatu produk sebelum mengambil keputusan.

Dua Kategori Aset Digital yang Berpotensi Memenuhi Prinsip Syariah

Kategori pertama adalah Real World Asset (RWA), yaitu aset dunia nyata yang direpresentasikan dalam bentuk token digital melalui teknologi blockchain. Aset yang berpotensi ditokenisasi antara lain emas dan properti komersial, termasuk gedung yang menghasilkan pendapatan dari penyewaan.

Melalui tokenisasi, kepemilikan atau hak ekonomi atas suatu aset dapat direpresentasikan dalam bentuk digital. Mekanisme ini berpotensi memberikan alternatif dalam mengakses aset tertentu. Meski demikian, kesesuaian dengan prinsip syariah tetap bergantung pada karakteristik aset, kejelasan hak yang melekat pada token, serta struktur dan mekanisme transaksinya.

Kategori kedua adalah tokenisasi instrumen keuangan yang telah memenuhi prinsip syariah, seperti sukuk. Instrumen tersebut dapat direpresentasikan dalam bentuk token digital dengan tetap memperhatikan struktur dan ketentuan yang berlaku.

Salah satu contoh yang disampaikan Gunawan adalah tokenisasi Sukuk Negara Valas yang tengah dikoordinasikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR).

Menurut Gunawan, instrumen seperti ini umumnya memiliki nilai nominal tinggi sehingga aksesnya belum merata bagi seluruh kelompok investor. Tokenisasi berpotensi memungkinkan pembagian instrumen ke dalam unit digital yang lebih kecil, sehingga peluang akses dengan modal lebih terjangkau dapat dikembangkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Yudho menilai, potensi tersebut menunjukkan bahwa inovasi blockchain tidak hanya berkaitan dengan perdagangan aset digital, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan cara baru dalam merepresentasikan dan mengakses instrumen keuangan.

“Tokenisasi berpotensi menjadi salah satu perkembangan penting dalam industri keuangan digital karena dapat mendukung pembagian kepemilikan atau hak ekonomi ke dalam unit yang lebih kecil. Apabila dirancang dengan struktur yang tepat, teknologi ini dapat membantu memperluas akses terhadap instrumen keuangan. Kuncinya adalah memastikan bahwa produk yang ditawarkan memiliki dasar aset yang jelas, mekanisme yang transparan, dan perlindungan yang memadai bagi pengguna,” tambahnya.

Penerbitan Fatwa Masih Menunggu Proses Regulasi

Meski membuka peluang bagi kedua kategori tersebut, DSN MUI belum menerbitkan fatwa yang secara khusus menetapkan kategori aset digital tersebut sebagai aset kripto yang sesuai dengan prinsip syariah. Dengan demikian, potensi pengakuan tersebut belum dapat diartikan sebagai keputusan final bahwa seluruh aset digital atau aset kripto tertentu telah memenuhi ketentuan syariah.

Gunawan menjelaskan bahwa penerbitan fatwa perlu mempertimbangkan kesiapan infrastruktur perdagangan untuk mendukung keamanan aset dan transaksi. Infrastruktur tersebut mencakup lembaga kustodian yang bertugas menyimpan aset serta lembaga kliring dan penjaminan yang mendukung penyelesaian transaksi.

Sistem perdagangan atau trading crypto yang dikembangkan juga diharapkan mengacu pada standar organisasi pengatur mandiri (Self-Regulatory Organization atau SRO), sebagaimana diterapkan di pasar modal Indonesia.

DSN MUI menyatakan bahwa draf dan kajian internal mengenai fatwa aset kripto syariah telah siap untuk dibahas dalam sidang pleno. Namun, proses tersebut masih menunggu permohonan resmi dari OJK.

Bagi industri, tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa inovasi teknologi dapat berjalan beriringan dengan kepastian hukum, tata kelola, dan perlindungan konsumen.

Yudho menegaskan bahwa kejelasan kerangka regulasi akan membantu pelaku industri memahami standar yang perlu dipenuhi dalam mengembangkan produk berbasis aset digital, seperti BItcoin (BTC).

“Kerangka regulasi dan kajian syariah yang jelas akan menjadi fondasi penting bagi perkembangan industri. Kami melihat pembahasan ini sebagai peluang positif untuk mendorong inovasi yang lebih bertanggung jawab. Pada saat yang sama, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang memadai agar dapat membedakan produk yang masih dalam tahap kajian dengan produk yang telah memperoleh persetujuan dan memenuhi ketentuan yang berlaku,” tutup CEO FLOQ.

About FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.   

FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES




Remaja 15 Tahun Tewas dalam Kebakaran Ruko di Jambi, Berikut Fakta-Faktanya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran melanda toko manisan Berkah Jaya di Jalan Raden Pamuk, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Selasa 27 Oktober 2026.

Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun meninggal dunia setelah dilaporkan terjebak di kamar mandi dalam ruko tiga lantai tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi mengerahkan 30 personel untuk menangani kebakaran.

Petugas juga mengoperasikan tujuh kendaraan dan menggunakan puluhan ribu liter air untuk memadamkan api serta mencegah kobaran meluas.

Berdasarkan laporan awal Damkartan, terdapat sejumlah fakta penting dalam peristiwa yang menewaskan remaja tersebut. Berikut rangkumannya.

1. Kebakaran Terjadi di Ruko Tiga Lantai

Api melanda toko manisan Berkah Jaya yang menempati bangunan ruko tiga lantai di Jalan Raden Pamuk, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur.

Kebakaran tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan pada bangunan, tetapi juga merenggut nyawa seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun.

2. Korban Dilaporkan Terjebak di Kamar Mandi

Fakta paling memilukan dalam peristiwa ini adalah meninggalnya seorang remaja berusia 15 tahun.

Korban dilaporkan terjebak di dalam kamar mandi saat kebakaran terjadi.

Namun, laporan awal yang tersedia belum menjelaskan secara terperinci bagaimana korban terjebak, kapan petugas menemukan korban, maupun bagaimana proses evakuasinya.

3. Damkar Menerima Laporan Pukul 17.12 WIB

Damkartan Kota Jambi menerima laporan kebakaran pada pukul 17.12 WIB, Selasa 27 Oktober 2026.

Petugas langsung bergerak tiga menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 17.20 WIB.

4. Sebanyak 30 Personel Dikerahkan

Untuk menangani kebakaran, Damkartan mengerahkan 30 personel dengan dukungan tujuh kendaraan operasional.

Armada tersebut terdiri dari satu kendaraan komando, tiga unit kendaraan pemadam, dan tiga unit kendaraan suplai air.

Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan di area ruko serta bangunan di sekitarnya untuk mengendalikan api dan mencegahnya merambat.

5. Petugas Menggunakan 26.000 Liter Air

Dalam operasi pemadaman, petugas menggunakan sekitar 26.000 liter air dan 25 liter cairan busa pemadam atau foam.

Penanganan melibatkan koordinasi dengan kepolisian dan tim medis untuk membantu proses evakuasi.

Sejumlah unsur lain juga mendukung operasi tersebut, termasuk TNI, BPBD, PLN, PSC, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta relawan pemadam kebakaran.

Laporan Damkartan menyebut operasi pemadaman berlangsung sekitar satu jam 30 menit. Petugas kembali ke markas atau pos masing-masing pada pukul 19.36 WIB.

6. Kerumunan Warga dan Kendaraan Parkir Menjadi Kendala

Selain menghadapi kobaran api, petugas juga menemui kendala di lokasi.

Banyaknya warga yang menyaksikan kejadian serta kendaraan yang parkir sembarangan menyulitkan petugas saat membentangkan selang pemadam menuju titik kebakaran.

Damkartan mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun di sekitar lokasi kejadian dan tidak menghalangi akses kendaraan pemadam.

Ruang gerak yang memadai sangat penting agar petugas dapat menjangkau titik api dan melakukan penanganan secara optimal.

7. Penyebab Kebakaran Belum Dipastikan

Dalam laporan awal, kebakaran diduga bermula dari aktivitas penghuni ruko yang bermain api atau merokok hingga api menyambar bahan yang mudah terbakar.

Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dianggap sebagai penyebab pasti.

Pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang diperlukan untuk memastikan sumber api dan rangkaian kejadian yang memicu kebakaran.

Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api, terutama di bangunan yang digunakan sekaligus sebagai tempat tinggal dan tempat usaha.

Masyarakat juga diminta memastikan puntung rokok dan sumber api lainnya benar-benar padam sebelum meninggalkan ruangan.

Jika mengetahui kebakaran, warga dapat segera menghubungi Damkartan Kota Jambi melalui WhatsApp 0811-7113-113, telepon (0741) 41171, atau Call Center 112.

Peristiwa kebakaran di Jalan Raden Pamuk ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, kesiapan menghadapi keadaan darurat, dan keterbukaan akses bagi petugas penyelamat.(*)




Warga Berkerumun dan Parkir Sembarangan Hambat Damkar Jambi, Mustari Affandy Beri Peringatan Tegas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kerumunan warga dan kendaraan yang parkir sembarangan menjadi kendala petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi saat menangani kebakaran toko manisan Berkah Jaya di Jalan Raden Pamuk, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Selasa 27 Oktober 2026.

Kondisi tersebut menyulitkan petugas ketika membentangkan selang pemadam menuju titik api.

“Padahal, akses yang lapang sangat penting agar armada dan personel dapat bergerak cepat saat menghadapi kebakaran,” tegas Mustari Affandy, Kepala Damkartan Kota Jambi.

Damkartan Kota Jambi mengingatkan masyarakat agar tidak berkerumun di sekitar lokasi kejadian dan tidak memarkir kendaraan yang menghalangi jalur operasional petugas.

Warga juga diminta memberi ruang bagi armada darurat untuk menjangkau titik kebakaran tanpa hambatan.

Dalam laporan penanganan kebakaran, Damkartan mencatat banyak warga menyaksikan kejadian dari sekitar lokasi.

“Pada saat bersamaan, kendaraan yang parkir sembarangan mempersempit ruang gerak petugas saat menggelar selang pemadam,” bebernya.

Situasi seperti ini perlu menjadi perhatian bersama. Ketika kebakaran terjadi, petugas harus segera mencapai sumber api, mengoperasikan peralatan, dan mengendalikan kobaran agar tidak menjalar ke bangunan lain.

Kerumunan yang mendekati area operasi maupun kendaraan yang menutup akses dapat menambah kesulitan petugas di lapangan.

“Karena itu, masyarakat perlu menjaga jarak aman, mengikuti arahan petugas, dan memastikan jalur masuk serta ruang kerja pemadam tetap terbuka,” tegasnya.

Damkartan menekankan bahwa, lokasi kebakaran bukan tempat untuk menonton dari jarak dekat.

Warga sebaiknya mengutamakan keselamatan diri dan membantu petugas dengan tidak menghalangi proses pemadaman.

Kebakaran tersebut melanda ruko tiga lantai yang digunakan sebagai toko manisan Berkah Jaya.

Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun meninggal dunia setelah dilaporkan terjebak di kamar mandi.

Damkartan menerima laporan kebakaran pada pukul 17.12 WIB. Petugas berangkat tiga menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 17.20 WIB.

Sebanyak 30 personel diterjunkan dengan dukungan tujuh kendaraan, terdiri dari satu kendaraan komando, tiga armada pemadam, dan tiga armada suplai air.

Petugas melakukan pemadaman serta pendinginan untuk mengendalikan api dan mencegahnya merambat ke bangunan sekitar.

Operasi menggunakan sekitar 26.000 liter air dan 25 liter cairan busa pemadam atau foam.

Penanganan turut melibatkan kepolisian, TNI, BPBD, PLN, PSC, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta relawan pemadam kebakaran.

Petugas kembali ke markas atau pos masing-masing pada pukul 19.36 WIB.

Peristiwa di Kelurahan Kasang ini menjadi pengingat pentingnya disiplin masyarakat saat menghadapi keadaan darurat.

Ketika kebakaran terjadi, setiap ruang yang tersedia dapat membantu petugas menggelar peralatan dan menjangkau lokasi yang membutuhkan penanganan segera.

Masyarakat diminta tidak memarkir kendaraan di jalur yang berpotensi dilalui armada pemadam, tidak mengerumuni titik kejadian, serta segera menyingkir ketika petugas meminta akses dibuka.

Warga yang mengetahui kebakaran dapat menghubungi Damkartan Kota Jambi melalui WhatsApp 0811-7113-113, telepon (0741) 41171, atau Call Center 112.

Selain melaporkan kejadian dengan cepat, masyarakat perlu memberikan dukungan nyata dengan menjaga akses tetap terbuka.

Respons petugas akan lebih optimal ketika armada, personel, dan peralatan dapat bekerja tanpa gangguan dari lingkungan sekitar.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran toko manisan Berkah Jaya masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak berwenang.

Laporan awal yang mengaitkan kejadian dengan aktivitas bermain api atau merokok belum cukup untuk menetapkan penyebab kebakaran sebagai fakta.(*)




Kebakaran Ruko Manisan di Jambi, Remaja 15 Tahun Tewas Terjebak di Kamar Mandi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran melanda toko manisan Berkah Jaya di Jalan Raden Pamuk, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Selasa 27 Oktober 2026.

Peristiwa tragis itu menewaskan seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun yang dilaporkan terjebak di dalam kamar mandi ruko tiga lantai tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi menerima laporan kejadian pada pukul 17.12 WIB.

Petugas langsung bergerak tiga menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 17.20 WIB.

Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandy, melalui laporan penanganan menyebutkan bahwa petugas mengerahkan 30 personel untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan di sekitarnya.

“Sebanyak tujuh kendaraan mendukung operasi tersebut, terdiri dari satu kendaraan komando, tiga armada pemadam, dan tiga armada suplai air,” kata dia.

Petugas melakukan pemadaman, pendinginan, serta penanganan di sekitar bangunan yang terbakar. Damkartan juga berkoordinasi dengan kepolisian dan tim medis dalam proses evakuasi korban.

Operasi pemadaman berlangsung sekitar satu jam 30 menit. Petugas menggunakan sekitar 26.000 liter air dan 25 liter cairan busa pemadam atau foam untuk mengendalikan api.

Laporan awal menyebutkan kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas bermain api atau merokok di dalam ruko hingga api menyambar material yang mudah terbakar.

“Namun, dugaan tersebut belum dapat dianggap sebagai penyebab pasti dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang,” jelasnya.

Kepastian mengenai sumber api dan rangkaian kejadian menjadi penting untuk menjelaskan bagaimana kebakaran bermula serta faktor yang menyebabkan korban tidak dapat menyelamatkan diri.

Damkartan Kota Jambi mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan sumber api, terutama di bangunan yang menggabungkan fungsi tempat tinggal dan tempat usaha.

“Selain menghadapi api, petugas menemukan kendala berupa kerumunan warga yang menyaksikan kejadian serta kendaraan yang parkir sembarangan di sekitar lokasi,” terangnya.

Kondisi tersebut menyulitkan petugas ketika membentangkan selang pemadam menuju titik kebakaran.

Situasi ini menunjukkan pentingnya akses jalan yang lapang saat keadaan darurat.

Kendaraan pemadam membutuhkan ruang gerak yang cukup untuk menjangkau titik api, sementara petugas harus dapat menggelar peralatan tanpa terhalang kerumunan.

“Damkartan meminta masyarakat menjauh dari area kebakaran dan tidak memarkir kendaraan yang menghambat pergerakan armada darurat,” tegasnya.

Petugas menyelesaikan operasi dan kembali ke markas atau pos masing-masing pada pukul 19.36 WIB.

Penanganan melibatkan sejumlah unsur terkait, termasuk kepolisian, TNI, BPBD, PLN, PSC, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta relawan pemadam kebakaran.

Damkartan Kota Jambi mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan menghindari aktivitas bermain api di dalam bangunan.

Warga juga perlu memastikan puntung rokok serta sumber api lainnya benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

“Masyarakat yang melihat kebakaran dapat segera menghubungi layanan Damkartan Kota Jambi melalui WhatsApp 0811-7113-113, telepon (0741) 41171, atau Call Center 112,” imbaunya.

Kecepatan laporan, akses yang tidak terhalang, dan kerja sama warga menjadi faktor penting agar petugas dapat menjangkau lokasi dengan cepat dan mengurangi risiko korban maupun kerugian lebih besar.(*)




Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus berkontribusi dalam pemulihan infrastruktur jalan terdampak bencana alam melalui pelaksanaan Proyek Penanganan Mendesak Tanggap Darurat Bencana Alam Sumatera Utara pada ruas Batas Aceh–Kota Sibolga dan Rampa–Poriaha/Mungkur.

Proyek yang merupakan bagian dari penanganan infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp268,66 Miliar. Pekerjaan ini ditujukan untuk memulihkan fungsi jalan pascabencana guna mendukung keselamatan pengguna jalan, mobilitas masyarakat, dan kelancaran distribusi logistik.

Penanganan dilakukan pada 31 titik longsoran yang tersebar sepanjang 131 kilometer. Berdasarkan data progres proyek, realisasi pekerjaan telah mencapai 70,83%, lebih cepat dibandingkan target rencana sebesar 68,42%.

Capaian ini menjadi bagian dari upaya pemulihan infrastruktur jalan terdampak bencana agar konektivitas antarwilayah dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.

PTPP menerapkan sejumlah teknologi survei dan pemetaan, meliputi Light Detection and Ranging (LiDAR), batimetri, dan fotogrametri untuk mendukung perolehan data kondisi lapangan dalam perencanaan penanganan infrastruktur terdampak bencana.

Selain itu, pekerjaan ini menggunakan box concrete sebagai alternatif penanganan pengganti dinding penahan tanah, yang penerapannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lapangan.

Melalui skema kontrak Design and Build, proses perencanaan dan pelaksanaan konstruksi terintegrasi dalam satu lingkup pekerjaan. Pendekatan ini mendukung pelaksanaan penanganan pada sejumlah titik longsoran dengan karakteristik dan kondisi lapangan yang beragam.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa penanganan infrastruktur jalan pascabencana membutuhkan pelaksanaan pekerjaan yang terencana dan didukung metode konstruksi yang sesuai dengan kondisi lapangan.

“Melalui proyek penanganan tanggap darurat di Sumatera Utara, PTPP berupaya mendukung pemulihan infrastruktur jalan agar fungsi konektivitas dapat kembali berjalan dengan baik. Penerapan teknologi survei dan pemetaan serta metode penanganan yang sesuai dengan kondisi lapangan menjadi bagian dari upaya kami untuk menjaga kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan ketepatan pelaksanaan, sehingga infrastruktur yang ditangani dapat mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Joko Raharjo.

Melalui proyek ini, PTPP berkomitmen mendukung upaya pemulihan infrastruktur jalan bersama Kementerian PU, dengan mengedepankan kualitas pekerjaan dan keselamatan, guna membantu memulihkan konektivitas serta menunjang aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah terdampak bencana.

—SELESAI—

Tentang PT PP (Persero) Tbk

PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak.

PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya.

PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik.

Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin, Perkuat Keimanan dan Silaturahmi Pekerja

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID — BRI Region 6 kembali menyelenggarakan kegiatan Pengajian Jumat Rutin yang bertempat di JackOne Hall, Gedung BRI Region 6, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BRI Region 6 dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis serta mendukung keseimbangan antara kehidupan profesional dan spiritual para pekerja.

Pengajian Jumat Rutin ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan pekerja kepada Allah SWT, sekaligus menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarsesama pekerja BRI Region 6.

Melalui kegiatan keagamaan ini, para pekerja diharapkan dapat memperoleh ketenangan batin, meningkatkan kualitas spiritual, serta menumbuhkan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan kerja.

Selain sebagai sarana pembinaan rohani, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk penerapan work-life balance di lingkungan BRI Region 6. Keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan pribadi, dan kebutuhan spiritual diharapkan dapat mendukung terciptanya suasana kerja yang lebih positif, produktif, dan penuh kebersamaan.

Melalui pelaksanaan Pengajian Jumat Rutin secara berkelanjutan, BRI Region 6 berharap dapat terus menumbuhkan budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan keharmonisan antarsesama pekerja.

Dengan semangat BRILiaN, BRI Region 6 terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang positif, seimbang, dan bermakna bagi seluruh pekerja.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




BRI BO Wonosari Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan bagi Nasabah Pensiunan

WONOSARI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Wonosari menghadirkan layanan Medical Check Up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan bagi nasabah pensiunan yang melakukan transaksi perbankan. Kegiatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu ini merupakan wujud kepedulian BRI terhadap kesehatan dan kesejahteraan nasabah, khususnya kelompok pensiunan.

Dalam pelaksanaannya, BRI BO Wonosari bekerja sama dengan Kimia Farma untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi nasabah. Melalui inisiatif ini, nasabah dapat memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya di sela-sela aktivitas transaksi perbankan, sehingga memperoleh nilai tambah dari layanan yang diberikan BRI.

Kegiatan MCU ini diharapkan dapat membantu nasabah mengenali kondisi kesehatannya sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala, terutama bagi kelompok usia pensiunan.

Branch Office Head BRI BO Wonosari, M. Sayid N. Sidik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian BRI kepada nasabah yang selama ini telah mempercayakan kebutuhan layanan perbankannya kepada BRI.

“Melalui kegiatan Medical Check Up ini, kami ingin menunjukkan bahwa BRI tidak hanya hadir untuk memberikan layanan perbankan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan nasabah, khususnya nasabah pensiunan,” ungkap M. Sayid N. Sidik.

Ia menambahkan, BRI senantiasa berupaya menghadirkan layanan yang memberikan manfaat lebih bagi nasabah. Menurutnya, pelayanan perbankan tidak hanya berkaitan dengan kemudahan transaksi keuangan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mendukung kesejahteraan nasabah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi nasabah. Semoga melalui kegiatan seperti ini, hubungan baik antara BRI dan nasabah semakin erat, sehingga kepercayaan yang telah terbangun dapat terus terjaga,” tambahnya.

Penyelenggaraan kegiatan pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya BRI BO Wonosari untuk menghadirkan pengalaman layanan yang lebih baik dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Melalui kolaborasi dengan mitra yang kompeten, BRI berupaya memberikan nilai tambah dalam interaksi layanan perbankan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

Ke depan, BRI BO Wonosari berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal melalui berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi nasabah. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan jangka panjang antara BRI dan nasabah serta menjaga kepercayaan yang telah terbangun melalui layanan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Tentang PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 11/Yogyakarta

Jl. Cik Ditiro No 3 Yogyakarta
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES



Presscon Tomohon Jazz Festival 2026

TOMOHON, SEPUCUKJAMBI.ID — Tomohon Jazz Festival 2026 hadir untuk pertama kalinya pada 23 – 24 Oktober 2026 di Metland Marron Hotel – Taman Kelong, Tomohon, Sulawesi Utara. Diinisiasi oleh Metland Marron Hotel Tomohon, festival ini memadukan musik, keindahan alam dan rekreasi keluarga dalam suasana piknik yang santai.

Penyelenggaraan festival ini sekaligus menjadi momentum peresmian Metland Marron Hotel Tomohon, hotel bintang empat pertama di Kota Tomohon hasil kolaborasi Karyadeka Group dan Metland Group, yang sudah beroperasi dan siap menyambut para tamu serta wisatawan.

Mengusung konsep family friendly and kids friendly, Tomohon Jazz Festival 2026 menghadirkan pengalaman menikmati musik di ruang terbuka dengan suasana sejuk dan pemandangan alam khas Tomohon.

Menikmati musik dengan suasana terbuka yang santai dengan latar Gunung Lokon dan udara sejuk Tomohon, sambil bersantai bersama keluarga menjadi pengalaman yang ditawarkan Tomohon Jazz Festival 2026.

Selama dua hari penyelenggaraan, Tomohon Jazz Festival menghadirkan deretan musisi nasional, di antaranya Kahitna, Maliq & D’Essentials, Andien, Kunto Aji, Ardhito Pramono, Nadin Amizah,  LS Band,  Rony Parulian, Idgitaf, Wizz Baker, Ever Salikara, Donfree, Kaban dan Jarvvv.

Pada penyelenggaraan perdana ini, Tomohon Jazz Festival turut menggandeng Djayanti Aprilia sebagai Commissioned Artist. Dikenal dengan karya visualnya yang vibrant dan playful, karya yang dihadirkan turut merefleksikan identitas kota Tomohon.

“Tomohon ini punya banyak sekali potensi wisata yang patut kita kembangkan, Metland Marron sebagai hotel bintang empat pertama di Tomohon menginisiasi penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival. Lewat Tomohon Jazz Festival, kami ingin mengenalkan kota Tomohon melalui musik, bahasa universal yang kami yakin dapat diterima hangat oleh semua orang” ujar Wahyu Sulistio, Direktur PT Metropolitan Karyadeka Tomohon.

“Ketika hadir di Tomohon, kami memiliki visi untuk memberikan kontribusi yang bermakna bagi kota ini. Salah satunya adalah melalui Tomohon Jazz Festival, yang kami harapkan dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan dan mempopulerkan Tomohon kepada masyarakat yang lebih luas.” ujar Anhar Sudradjat, Direktur Utama PT Metropolitan Karyadeka Tomohon.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat Sulawesi Utara dari perspektif yang lebih luas, tidak hanya melalui Bunaken atau Kota Manado, tetapi juga melalui keindahan alam pegunungan Tomohon serta kekayaan kuliner yang menarik untuk dieksplorasi. Inilah salah satu alasan kami memilih Tomohon sebagai lokasi penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival, sekaligus untuk memperkenalkan potensi wisata daerah ini kepada khalayak yang lebih luas.” ujar Solidi Silvester Korompis, Direktur PT Metropolitan Karyadeka Tomohon.

“Tomohon Jazz Festival hadir sebagai festival yang mengusung konsep family-friendly, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dan lintas generasi. Melalui festival musik, kami ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam sekaligus menghadirkan ruang yang terbuka bagi siapa saja untuk datang, berkumpul, dan merasakan berbagai pengalaman yang kami tawarkan. Kami berharap, Tomohon Jazz Festival tidak hanya menjadi ruang untuk menikmati musik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk lebih dekat dengan alam dan mengenal potensi Tomohon.” ujar Tovic Raharja, Direktur Utama Rajawali Indonesia.

Lebih dari sekadar tempat untuk menginap, hadirnya Metland Marron Hotel Tomohon dirancang untuk mengajak para tamu dan pengunjung menikmati kekayaan alam, budaya, serta kuliner Minahasa secara lengkap.

Tidak hanya menghadirkan festival musik, Tomohon Jazz Festival berkolaborasi dengan Yayasan Masarang untuk menghadirkan beberapa aktivasi yang dapat dinikmati oleh setiap lapisan usia, mulai dari Kumpul Bocah powered by Titik Tumbuh, Workshop “Bloom and Create”, Jeda Tawa, Pojok Interaktif, hingga Denyut Minahasa.

“Dalam penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival, kami telah menyiapkan inisiatif less waste event sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami berharap festival ini dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama, khususnya bagi para pengunjung, agar lebih peduli terhadap sampah dengan membuangnya pada tempat yang telah disediakan serta tidak meninggalkan sampah di area festival.” Ujar Aulia Reinozha Akbar, selaku Ketua Badan Pengurus Yayasan Masarang.

Pengalaman festival turut dilengkapi Wellness Session bersama Pilates & Yoga Manado melalui Mat Pilates pada hari pertama dan Hatha Yoga pada hari kedua. Pengunjung juga dapat mencicipi kuliner khas Sulawesi Utara melalui hadirnya Taste of Tomohon, serta menikmati unsur budaya lokal melalui Kolintang Ansambel.

Seluruh rangkaian program pada Tomohon Jazz Festival 2026 memperluas pengalaman pengunjung, dari menikmati musik hingga mengenal seni, kuliner, dan budaya Minahasa.

Tiket Tomohon Jazz Festival 2026 tersedia melalui platform FASTicket. Informasi lebih lanjut mengenai festival dapat diakses melalui akun Instagram resmi @tomohonjazz.

TENTANG METLAND MARRON HOTEL TOMOHON

Metland Marron Hotel Tomohon merupakan hotel bintang empat pertama di Kota Tomohon yang dikembangkan melalui kolaborasi Karyadeka Group dan Metland Group. Berdiri di atas lahan seluas 3,3 hektare dengan bangunan setinggi 6 lantai, hotel ini mengoperasikan 60 kamar dari total 105 kamar yang direncanakan, yang terdiri dari tipe Lokon Suite, Deluxe Executive, dan Deluxe.

Menawarkan udara sejuk dengan pemandangan langsung Gunung Lokon dan danau, Metland Marron Hotel Tomohon dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti 1 Lokon Ballroom dan 2 Mahawu Meeting Room. Lebih dari sekadar akomodasi, hotel ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman menginap yang mengajak para tamu menikmati dan mengenal kekayaan alam, budaya, serta kuliner Minahasa.

TENTANG TOMOHON JAZZ FESTIVAL

Tomohon Jazz Festival merupakan festival musik tahunan di ruang terbuka yang memadukan pertunjukan musik,keindahan alam, serta rekreasi keluarga dalam suasana piknik yang santai. Mengusung konsep family friendly and kids friendly,festival ini mengintegrasikan penampilan musisi nasional dan lokal dengan ragam aktivasi seni, program kebugaran, serta pengalaman kuliner dan budaya Minahasa.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES




38 Peserta Kerinci Terverifikasi Ikuti MTQH ke-55 Provinsi Jambi, Ini Harapan Murison

KERINCI – Sebanyak 38 peserta Kabupaten Kerinci telah terverifikasi untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap kontingen daerah itu mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama daerah dalam ajang keagamaan tersebut.

Kesiapan kontingen menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Technical Meeting, penetapan peserta, dan pemaparan kesiapan tuan rumah MTQH ke-55 yang berlangsung di Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Senin 26 Oktober 2026.

Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan tersebut untuk mengikuti pembahasan persiapan penyelenggaraan MTQH tingkat Provinsi Jambi.

Murison menyampaikan apresiasi kepada panitia dan Pemerintah Kota Jambi atas persiapan yang dilakukan.

Ia berharap seluruh tahapan penyelenggaraan berjalan lancar dan memberikan ruang bagi setiap kontingen untuk berkompetisi secara sportif.

Ia juga berharap 38 peserta Kerinci yang telah terverifikasi dapat mempersiapkan diri secara optimal dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.

Menurut Murison, MTQH memiliki makna lebih luas daripada kompetisi untuk meraih gelar juara.

“Ajang ini menjadi sarana memperkuat syiar Islam, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan hadis, serta mendorong lahirnya generasi yang berakhlak mulia,” jelasnya.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam persiapan dan keikutsertaan kontingen Kabupaten Kerinci.

“Selain mengejar prestasi, para peserta juga membawa tanggung jawab untuk menunjukkan semangat belajar, sportivitas, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis,” kata dia.

Kegiatan Technical Meeting, penetapan peserta, dan pemaparan kesiapan tuan rumah menjadi bagian dari koordinasi menjelang pelaksanaan MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.

Forum tersebut menjadi kesempatan bagi pihak terkait untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan dan memastikan proses penetapan peserta berjalan sesuai ketentuan.

Bagi Kabupaten Kerinci, terverifikasinya 38 peserta menjadi bagian dari persiapan untuk mengikuti kompetisi tingkat provinsi.

Tahap berikutnya ialah memastikan setiap peserta siap menghadapi cabang yang diikuti dan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap keikutsertaan kontingen dalam MTQH ke-55 tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memperkuat pembinaan generasi Qurani di daerah.

Dengan persiapan yang matang, kontingen Kerinci diharapkan mampu berkompetisi secara sportif, membawa nama daerah dengan baik, dan berkontribusi dalam pengembangan syiar Islam di Provinsi Jambi.(*)




Wabup Gerry Trisatwika Dorong Peningkatan Mutu Perpustakaan Sarolangun Lewat Akreditasi

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, S.E., mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan pelayanan perpustakaan melalui proses akreditasi sesuai Standar Nasional Perpustakaan.

Upaya ini diharapkan memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, informasi, dan pengembangan literasi masyarakat.

Gerry menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Penilaian Kesesuaian Perpustakaan dengan Standar Nasional Perpustakaan dalam rangka akreditasi perpustakaan di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Sarolangun, Senin 26 Oktober 2026.

Menurut Gerry, akreditasi menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pengelolaan perpustakaan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki.

“Perpustakaan tidak cukup hanya menyediakan koleksi buku, tetapi juga perlu menghadirkan layanan yang berkualitas dan memudahkan masyarakat memperoleh informasi,” kata dia.

Ia menekankan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kebiasaan membaca, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Karena itu, proses akreditasi diharapkan tidak berhenti pada penilaian administratif,” sebutnya.

Hasil evaluasi perlu menjadi acuan bagi pengelola untuk membenahi tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan.

Kepala DPAD Kabupaten Sarolangun, H. Ahmad Nasri, menjelaskan bahwa penilaian akreditasi mencakup sejumlah aspek utama, mulai dari tata kelola kelembagaan, pelayanan, pengelolaan koleksi, hingga ketersediaan sarana dan prasarana.

“Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur kesesuaian penyelenggaraan perpustakaan dengan standar nasional,” sebutnya.

Pengelola juga perlu memperhatikan keberlanjutan perbaikan agar layanan yang tersedia dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Ahmad Nasri berharap rekomendasi dari tim asesor dapat membantu DPAD Sarolangun menentukan langkah pembenahan secara terarah dan berkelanjutan.

“Dengan evaluasi tersebut, pengelola perpustakaan memiliki acuan untuk mengidentifikasi kekurangan, memperbaiki aspek yang belum memenuhi standar, serta mempertahankan kualitas layanan yang sudah berjalan baik,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional RI, Made Ayu Wirayati, serta asesor Renda Khris Ardhi Artha.

Turut hadir Kepala DPAD Sarolangun H. Ahmad Nasri, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DPAD Sarolangun Neti Nasri, jajaran DPAD, dan tamu undangan lainnya.

Keterlibatan unsur Perpustakaan Nasional RI dalam kegiatan ini menjadi bagian dari proses penilaian kesesuaian perpustakaan dengan standar yang berlaku.

Hasil penilaian dan rekomendasi asesor diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelola untuk menyusun prioritas perbaikan.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun mendorong pengembangan perpustakaan agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca dan meminjam buku.

Perpustakaan juga diharapkan menjadi pusat pembelajaran dan informasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Penguatan fungsi tersebut membutuhkan pengelolaan koleksi yang relevan, layanan yang memadai, serta sarana dan prasarana yang mendukung kebutuhan pemustaka.

Melalui proses akreditasi, Pemkab Sarolangun berharap peningkatan kualitas perpustakaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memperluas kesempatan masyarakat untuk mengakses pengetahuan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung visi pembangunan Sarolangun Maju.

Ke depan, tindak lanjut atas hasil evaluasi akan menjadi bagian penting untuk memastikan peningkatan standar berjalan seiring dengan perbaikan layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.(*)