Pemkot Jambi Cetak Wirausaha Digital, Diza: Milenial Jangan Hanya Jadi Konsumen Teknologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Workshop Multimedia Digital Marketing bagi Milenial Kota Jambi yang diikuti sekitar 100 pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Juni 2026, di Auditorium Amphiteater CloudNine Coffee & Eatery itu secara resmi dibuka Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Workshop tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkot Jambi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan persaingan pasar digital yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Diza menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah pola pemasaran dan perilaku konsumen.

Karena itu, pelaku usaha, khususnya generasi muda, dituntut memiliki kemampuan digital marketing agar mampu meningkatkan daya saing produk.

“Ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Jambi. Melalui workshop ini kami ingin melahirkan pelaku usaha kreatif yang tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu memasarkan produknya secara efektif melalui berbagai platform digital,” ujar Diza.

Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong lahirnya wirausaha baru berbasis teknologi.

Ia berharap generasi muda Kota Jambi tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi mampu memanfaatkannya sebagai sarana membangun bisnis dan menciptakan lapangan kerja.

Diza juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang dinilai menjadi motor penggerak perekonomian daerah.

Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan workshop sebagai ruang belajar sekaligus membangun jejaring kolaborasi yang dapat memperluas pasar dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.

“Ilmu yang diperoleh hendaknya diterapkan dalam mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan memperkuat ekonomi kreatif Kota Jambi,” katanya.

Workshop tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi bekerja sama dengan Gekrafs Kota Jambi.

Sejumlah narasumber dari berbagai bidang turut dihadirkan, di antaranya Kasat Reskrim Polresta Jambi AKP Husni Abdal, Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi Djokas Siburian, serta praktisi ekonomi kreatif Amsal Sitepu dari Gekrafs Kota Karo.

Peserta mendapatkan materi mengenai strategi digital marketing, penguatan branding, optimalisasi media sosial, hingga teknik membuat konten multimedia untuk mendukung pengembangan usaha.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, mengatakan pelaku ekonomi kreatif saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk.

Kemampuan membangun identitas merek dan memanfaatkan teknologi digital menjadi faktor penting dalam memenangkan persaingan.

Menurutnya, workshop ini dirancang untuk membekali para pelaku ekonomi kreatif dengan keterampilan digital yang relevan sehingga mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai jual produk, bahkan menembus pasar nasional hingga internasional.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, komunitas ekonomi kreatif, dan praktisi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat sekaligus mendukung visi Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa yang modern.(*)




Cape Verde vs Argentina: Vozinha Kirim Pesan Tegas, Tak Takut Hadapi Lionel Messi

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Cape Verde siap menghadapi ujian terbesar dalam sejarah sepak bola mereka saat menantang juara bertahan Argentina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang akan berlangsung di Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Sabtu 4 Juli 2026 dini hari WIB itu diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur.

Bagi Cape Verde, duel melawan Lionel Messi dan kolega bukan sekadar pertandingan biasa.

Ini merupakan penampilan pertama mereka di fase knockout Piala Dunia sekaligus kesempatan membuktikan bahwa status debutan bukan berarti hanya menjadi pelengkap turnamen.

Kapten sekaligus penjaga gawang Cape Verde, Vozinha, menegaskan timnya datang dengan ambisi besar.

Meski berstatus underdog, mereka tidak memiliki niat bermain bertahan demi mengejar hasil imbang.

“Kami tidak datang ke sini untuk mengamankan hasil imbang. Kami selalu bermain untuk menang,” kata Vozinha, dikutip dari Goal.

Cetak Sejarah, Cape Verde Ukir Rekor di Piala Dunia 2026

Cape Verde menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.

Negara kepulauan kecil di Afrika itu berhasil menembus babak 32 besar untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.

Lebih impresif lagi, Blue Sharks lolos tanpa sekalipun menelan kekalahan pada fase grup.

Mereka mengawali turnamen dengan menahan imbang Spanyol tanpa gol, kemudian bermain 2-2 melawan Uruguay, sebelum memastikan tiket ke fase gugur usai bermain imbang 0-0 menghadapi Arab Saudi.

Rangkaian hasil tersebut mengantarkan Cape Verde finis sebagai runner-up Grup H dan mencatat sejarah sebagai salah satu negara debutan paling sukses di Piala Dunia edisi kali ini.

Vozinha mengaku pencapaian tersebut bahkan melampaui ekspektasi para pemain.

“Tak seorang pun dari kami membayangkan bisa sampai sejauh ini. Banyak orang mungkin berpikir kami tidak akan memenangkan satu pertandingan pun. Namun kami percaya dengan kualitas yang kami miliki,” ujar kiper veteran tersebut.

Lionel Messi Jadi Tantangan Terbesar

Lolos ke fase gugur langsung mempertemukan Cape Verde dengan lawan yang sangat berat, yakni Argentina, sang juara bertahan yang dipimpin Lionel Messi.

Meski demikian, situasi tersebut justru menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain.

Menurut Vozinha, menghadapi Messi merupakan mimpi bagi hampir semua pesepak bola. Namun, setelah peluit pertandingan dibunyikan, Cape Verde tetap akan berjuang mengejar kemenangan.

“Bermain melawan Argentina dan Lionel Messi adalah mimpi setiap pemain sepak bola. Tetapi kami tetap ingin bersaing dan memberikan perlawanan terbaik,” ucapnya.

Tak Ingin Sekadar Bertahan

Sepanjang fase grup, Cape Verde dikenal tampil disiplin dalam bertahan sekaligus berani membangun serangan ketika memiliki peluang.

Karakter permainan tersebut dipastikan tidak akan berubah saat menghadapi Argentina.

Vozinha menilai timnya telah menunjukkan kualitas yang cukup untuk bersaing dengan negara-negara besar.

“Kami berasal dari negara kecil, tetapi kami tahu bagaimana bersaing. Banyak orang meragukan kualitas pemain Cape Verde, namun kami telah membuktikan bahwa kami layak berada di level ini dan mampu bersaing di kompetisi terbesar,” tegasnya.

Keberhasilan Cape Verde melangkah hingga fase gugur menjadi salah satu kisah paling inspiratif di Piala Dunia 2026.

Kini, mereka berpeluang menciptakan kejutan yang lebih besar apabila mampu menghentikan langkah sang juara bertahan.

Di atas kertas Argentina memang lebih diunggulkan. Namun dengan modal belum terkalahkan sepanjang fase grup, Cape Verde bertekad menulis babak baru dalam sejarah sepak bola negaranya.(*)




Hasil Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia Juara, Portugal Runner-up

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Kolombia memastikan diri finis sebagai juara Grup K Piala Dunia 2026 usai bermain imbang tanpa gol melawan Portugal pada laga terakhir fase grup di Miami Stadium, Minggu 28 Juni 2026 pagi WIB.

Meski gagal meraih kemenangan, hasil 0-0 sudah cukup membawa Los Cafeteros mengoleksi tujuh poin dan mengamankan posisi teratas klasemen.

Portugal tetap lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up grup dengan enam poin.

Laga berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Kolombia tampil lebih agresif dan mendominasi jalannya pertandingan.

Namun penampilan luar biasa kiper Portugal, Diogo Costa, menjadi alasan utama mengapa gawang Selecao das Quinas tetap perawan hingga laga usai.

Kolombia Langsung Menekan

Kolombia nyaris membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Luis Diaz menusuk dari sisi kiri sebelum bola mengarah kepada Jhon Cordoba.

Namun sundulan sang penyerang masih melayang tipis di atas mistar.

Portugal mencoba membalas melalui skema bola mati. Bruno Fernandes mengirim umpan ke arah Cristiano Ronaldo, tetapi lini belakang Kolombia masih mampu mengantisipasi ancaman tersebut.

Tim asuhan Nestor Lorenzo terus mengendalikan permainan.

Jhon Cordoba beberapa kali merepotkan pertahanan Portugal lewat duel fisik dan tembakan keras yang memaksa Diogo Costa melakukan penyelamatan penting.

Peluang terbaik Kolombia hadir pada menit ke-22. James Rodriguez mengirim umpan terukur kepada Jhon Arias yang lolos tanpa kawalan.

Namun, Ruben Neves melakukan penyelamatan heroik dengan menyapu bola tepat di garis gawang.

Pertandingan sempat dihentikan sementara karena cooling break akibat suhu panas di Miami.

Setelah laga kembali dilanjutkan, kedua tim tetap bermain terbuka meski intensitas permainan sedikit menurun.

Menjelang turun minum, Portugal mulai menemukan ritme permainan.

Bruno Fernandes hampir mencetak gol melalui sepakan keras dari dalam kotak penalti, tetapi Camilo Vargas tampil sigap melakukan penyelamatan.

Cristiano Ronaldo juga sempat memperoleh peluang dari bola muntah, namun gagal memanfaatkannya.

Di sisi lain, James Rodriguez hampir membawa Kolombia unggul lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti, tetapi Diogo Costa kembali menunjukkan refleks luar biasa.

Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-0.

Diogo Costa Jadi Penyelamat Portugal

Portugal melakukan perubahan pada awal babak kedua dengan memasukkan Diogo Dalot dan Joao Neves demi meningkatkan intensitas permainan.

Namun justru Kolombia yang kembali mendominasi. Jefferson Lerma melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang memaksa Diogo Costa melakukan penyelamatan gemilang.

Tak lama berselang, Jhon Arias dan Richard Rios bergantian mengancam gawang Portugal, tetapi lagi-lagi Costa tampil sebagai penyelamat.

Cristiano Ronaldo sempat mencetak peluang melalui penyelesaian umpan Joao Felix. Namun gol urung terjadi karena lebih dulu terjebak offside.

Melihat timnya terus gagal mencetak gol, Nestor Lorenzo melakukan sejumlah pergantian dengan memasukkan Luis Suarez, Juan Quintero, Kevin Castano, Richard Rios, dan Daniel Munoz untuk menambah daya gedor.

Tekanan Kolombia semakin masif pada 20 menit terakhir pertandingan. Gustavo Puerta, Daniel Munoz hingga Jhon Arias silih berganti menguji ketangguhan Diogo Costa yang tampil nyaris tanpa cela.

Drama terjadi pada masa injury time. Davinson Sanchez sempat membawa Kolombia unggul lewat sundulan keras memanfaatkan bola mati.

Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena bek Kolombia itu berada dalam posisi offside dengan margin yang sangat tipis.

Kolombia terus menggempur pertahanan Portugal hingga peluit panjang berbunyi.

Meski gagal mencetak gol, hasil imbang tanpa gol sudah cukup mengantarkan mereka finis sebagai juara Grup K.

Sementara Portugal juga tetap melangkah ke babak 32 besar sebagai runner-up grup berkat koleksi enam poin.

Susunan Pemain

Kolombia: Camilo Vargas; Santiago Arias (Daniel Munoz 87′), Davinson Sanchez, Jhon Lucumi, Deiver Machado; Gustavo Puerta, Jefferson Lerma (Richard Rios 60′), Jhon Arias (Kevin Castano 76′); James Rodriguez (Juan Quintero 76′), Jhon Cordoba (Luis Suarez 60′), Luis Diaz.

Pelatih: Nestor Lorenzo.

Portugal: Diogo Costa; Joao Cancelo (Diogo Dalot 46′), Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes (Matheus Nunes 90+3′); Ruben Neves (Joao Neves 46′), Vitinha (Samu Costa 70′); Pedro Neto, Bruno Fernandes, Joao Felix (Rafael Leao 70′); Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Roberto Martinez.(*)




Dramatis! RD Kongo Balikkan Keadaan, Singkirkan Uzbekistan dari Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas RD Kongo memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai membalikkan keadaan dan mengalahkan Uzbekistan dengan skor 3-1 pada laga terakhir Grup K yang berlangsung di Atlanta Stadium, Minggu 28 Juni 2026 pagi WIB.

Kemenangan dramatis tersebut memastikan The Leopards melaju ke fase gugur melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Sebaliknya, Uzbekistan harus angkat koper setelah menutup fase grup tanpa satu pun poin.

Laga sempat berjalan sulit bagi RD Kongo. Uzbekistan bahkan nyaris unggul ketika pertandingan baru berjalan semenit lewat Eldor Shomurodov.

Namun gol tersebut dianulir VAR karena sang penyerang lebih dulu berada dalam posisi offside.

Meski sempat gagal, Uzbekistan akhirnya benar-benar memimpin pertandingan.

Kesalahan komunikasi antara Lionel Mpasi dan Aaron Wan-Bissaka dimanfaatkan Abbosbek Fayzullaev untuk mengirim umpan matang kepada Shomurodov yang kemudian melepaskan tendangan lob indah melewati penjaga gawang RD Kongo.

Tertinggal satu gol membuat RD Kongo meningkatkan intensitas serangan.

Nathaniel Mbuku sempat membobol gawang Uzbekistan melalui tendangan spektakuler, namun VAR kembali bekerja dan membatalkan gol tersebut karena terjadi pelanggaran terhadap Sherzod Nasrullaev dalam proses serangan.

Meski gagal mencetak gol di babak pertama, RD Kongo tampil lebih dominan dalam membangun serangan.

Statistik expected goals (xG) menunjukkan mereka lebih agresif dibanding Uzbekistan, namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala.

Memasuki babak kedua, pelatih Sébastien Desabre melakukan perubahan penting dengan memasukkan Fiston Mayele menggantikan Cedric Bakambu.

Pergantian itu langsung mengubah wajah permainan The Leopards yang tampil jauh lebih menekan.

Momentum kebangkitan datang pada menit ke-64 ketika Yoane Wissa dijatuhkan Abdukodir Khusanov di dalam kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Dua menit berselang, Wissa menjalankan tugasnya dengan sempurna. Eksekusi penyerang Newcastle itu mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membangkitkan semangat RD Kongo.

Setelah gol penyama, tekanan terus dilancarkan. Masuknya Theo Bongonda, Ngal Ayel Mukau, dan Meschack Elia membuat lini serang RD Kongo semakin hidup.

Hasilnya terlihat pada menit ke-78. Kombinasi dua pemain pengganti menjadi pembeda ketika Elia mengirim umpan matang yang diselesaikan Fiston Mayele menjadi gol kedua RD Kongo sekaligus membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Uzbekistan mencoba merespons dengan memasukkan Oston Urunov demi meningkatkan kreativitas serangan.

Namun pertahanan RD Kongo tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman.

Saat Uzbekistan mulai membuka pertahanan demi mencari gol penyama, RD Kongo justru mengunci kemenangan pada masa injury time.

Yoane Wissa kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+1 untuk memastikan kemenangan 3-1.

Tambahan tiga poin membuat RD Kongo mengakhiri fase grup di posisi ketiga dengan empat poin dan berhak melaju ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Sebaliknya, Uzbekistan menutup kiprahnya dengan catatan mengecewakan.

Tim asuhan Fabio Cannavaro finis sebagai juru kunci Grup K tanpa poin, hanya mencetak dua gol dan kebobolan 11 kali sepanjang fase grup.

Susunan Pemain

RD Kongo (4-4-2): Lionel Mpasi; Aaron Wan-Bissaka, Chancel Mbemba, Axel Tuanzebe, Arthur Masuaku; Nathaniel Mbuku, Samuel Moutoussamy, Noah Sadiki, Brian Cipenga; Yoane Wissa, Cedric Bakambu.

Pelatih: Sébastien Desabre.

Uzbekistan (3-4-2-1): Abduvokhid Nematov; Abdukodir Khusanov, Jakhongir Urozov, Rustam Ashurmatov; Khojiakbar Alijonov, Akmal Mozgovoy, Otabek Shukurov, Sherzod Nasrullaev; Dostonbek Khamadamov, Abbosbek Fayzullaev, Eldor Shomurodov.

Pelatih: Fabio Cannavaro.(*)




Hasil Piala Dunia 2026: Kroasia Singkirkan Ghana, Tiket 32 Besar Resmi Diamankan

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Kroasia memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ghana dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup L di Philadelphia Stadium, Minggu 28 Juni 2026 dini hari WIB.

Kemenangan dramatis ini membawa Vatreni finis sebagai runner-up Grup L dengan koleksi enam poin, menemani Inggris yang keluar sebagai juara grup.

Sementara Ghana masih harus menanti peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Laga berlangsung sengit sejak menit pertama. Kroasia mendominasi penguasaan bola, tetapi Ghana tampil disiplin sehingga peluang bersih sulit tercipta pada awal pertandingan.

Kesempatan emas pertama hadir pada menit ke-17 ketika Nikola Vlasic menerima umpan Martin Baturina sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Sayang, bola hanya membentur tiang gawang Benjamin Asare.

Tekanan Kroasia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31. Mateo Kovacic mengirim umpan mendatar kepada Petar Sucic yang berdiri bebas di depan kotak penalti.

Gelandang muda itu langsung melepaskan tendangan keras yang bersarang di pojok kiri bawah gawang Ghana.

Unggul 1-0 membuat pasukan Zlatko Dalic semakin percaya diri mengendalikan permainan.

Meski begitu, Ghana tetap mampu memberikan ancaman menjelang turun minum melalui Antoine Semenyo. Namun tembakannya hanya melintas tipis di sisi gawang Dominik Livakovic.

Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, pelatih Carlos Queiroz melakukan dua pergantian sekaligus dengan memasukkan Abdul Fatawu dan Kojo Peprah Oppong.

Perubahan itu membuat permainan Ghana jauh lebih agresif.

Beberapa peluang berhasil diciptakan, termasuk tembakan Jordan Ayew yang masih mampu diamankan Livakovic.

Tekanan Ghana akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73. Berawal dari tendangan bebas Ernest Nuamah, Derrick Luckassen sukses menanduk bola ke gawang Kroasia.

Gol tersebut sempat dianulir karena offside. Namun setelah pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR), wasit Drew Fischer mengesahkan gol tersebut sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Kroasia kembali menunjukkan mental juara.

Pada menit ke-83, Luka Modric mengirim sepak pojok akurat ke tiang dekat.

Nikola Vlasic berhasil menyambut bola dengan sundulan yang memantul tiang sebelum bersarang di gawang Ghana dan mengubah skor menjadi 2-1.

Di sisa waktu pertandingan, Ghana terus berusaha menyamakan kedudukan. Namun lini pertahanan Kroasia tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini memastikan Kroasia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai runner-up Grup L dengan enam poin.

Sedangkan Ghana harus berharap hasil pertandingan dari grup lain untuk menjaga peluang melaju melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Susunan Pemain

Kroasia: Dominik Livakovic; Josip Stanisic, Josip Sutalo, Marin Pongracic, Ivan Perisic; Luka Modric, Mateo Kovacic; Nikola Vlasic, Petar Sucic, Martin Baturina; Ante Budimir.

Pelatih: Zlatko Dalic.

Ghana: Benjamin Asare; Marvin Senaya, Jonas Adjetey, Derrick Luckassen, Gideon Mensah; Kwasi Sibo, Elisha Owusu, Thomas Partey; Kamaldeen Sulemana, Jordan Ayew, Antoine Semenyo.

Pelatih: Carlos Queiroz.(*)




Klasemen Akhir Grup L Piala Dunia 2026: Inggris Juara Grup, Kroasia Ikut Lolos

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status juara Grup L setelah menundukkan Panama 2-0 pada laga terakhir fase grup di New York New Jersey Stadium, Minggu 28 Juni 2026 pagi WIB.

Setelah kesulitan menembus pertahanan rapat Panama sepanjang babak pertama, The Three Lions akhirnya memecahkan kebuntuan melalui Jude Bellingham sebelum Harry Kane menggandakan keunggulan lima menit berselang.

Kemenangan ini mengantarkan Inggris finis di puncak klasemen Grup L dengan koleksi tujuh poin.

Sementara Kroasia mengamankan posisi runner-up usai mengalahkan Ghana, sedangkan Panama dipastikan tersingkir dari persaingan.

Sejak peluit awal dibunyikan, skuad asuhan Thomas Tuchel langsung mengambil inisiatif menyerang.

Penguasaan bola didominasi Inggris dengan Marcus Rashford dan Bukayo Saka berkali-kali membongkar pertahanan Panama dari kedua sisi lapangan.

Namun disiplin lini belakang Panama membuat Inggris frustrasi.

Peluang demi peluang gagal berbuah gol, sementara Panama sesekali mampu mengancam lewat serangan balik cepat yang memaksa lini pertahanan Inggris tetap waspada.

Kesempatan terbaik Inggris pada babak pertama hadir di masa injury time.

Tendangan bebas Marcus Rashford berhasil melewati pagar hidup Panama, tetapi bola hanya melambung tipis di atas mistar gawang Orlando Mosquera. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Inggris meningkatkan intensitas serangan. Tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62.

Berawal dari sepak pojok Bukayo Saka, Jude Bellingham memenangkan duel udara di depan gawang dan mengarahkan bola ke dalam gawang Panama.

Gol tersebut memecah kebuntuan sekaligus mengubah jalannya pertandingan.

Hanya lima menit kemudian, Bellingham kembali menjadi pembeda.

Gelandang Real Madrid itu mengirim umpan matang yang diselesaikan Harry Kane melalui sundulan terarah untuk memperbesar keunggulan Inggris menjadi 2-0.

Unggul dua gol membuat Thomas Tuchel mulai melakukan rotasi pemain.

Jude Bellingham, Harry Kane, dan Elliot Anderson ditarik keluar untuk menjaga kebugaran menghadapi fase gugur.

Panama sempat membobol gawang Jordan Pickford melalui Jose Fajardo.

Namun gol tersebut dianulir wasit setelah VAR memastikan posisi penyerang Panama sudah berada dalam jebakan offside.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Inggris.

Hasil tersebut memastikan The Three Lions melangkah ke babak 32 besar sebagai juara Grup L dengan tujuh poin, sedangkan Kroasia mengikuti sebagai runner-up.

Panama harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Panama (5-4-1): Orlando Mosquera; Amir Murillo, Fidel Escobar, Jose Cordoba, Andres Andrade, Jorge Gutierrez; Cristian Martinez, Carlos Harvey, Yoel Barcenas, Jose Luis Rodriguez; Tomas Rodriguez.

Pelatih: Thomas Christiansen.

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Jarell Quansah, Marc Guehi, Ezri Konsa, Nico O’Reilly; Jude Bellingham, Elliot Anderson; Bukayo Saka, Morgan Rogers, Marcus Rashford; Harry Kane.

Pelatih: Thomas Tuchel.(*)




Mesir Tahan Iran 1-1, Drama Penalti Taremi dan Gol Cepat Warnai Duel Sengit

SEPUCUKJAMBI.ID – Mesir memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Iran pada laga terakhir Grup G yang berlangsung di Seattle Stadium, Sabtu 27 Juni 2026 pagi WIB.

Pertandingan berlangsung dengan tempo cepat dan penuh tekanan sejak menit awal, di mana kedua tim sama-sama membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos.

Mahmoud Saber membawa Mesir unggul lebih dulu saat laga baru berjalan lima menit.

Ia memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau kiper Iran, mengubah skor menjadi 1-0.

Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Iran mendapat peluang emas melalui titik putih pada menit ke-10 setelah wasit menunjuk pelanggaran di area terlarang.

Sayangnya, eksekusi Mehdi Taremi berhasil digagalkan oleh kiper Mesir, Oufa Shobeir, yang tampil gemilang di bawah mistar.

Gagal menyamakan lewat penalti tidak membuat Iran menurunkan intensitas serangan.

Empat menit berselang, Ramin Rezaeian berhasil menebus kegagalan tersebut dengan gol dari sudut sempit yang mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung semakin terbuka.

Mesir berupaya kembali mengambil kendali permainan dan hampir mencetak gol kedua melalui aksi Trezeguet pada menit ke-30, namun Alireza Beiranvand melakukan penyelamatan penting untuk Iran.

Menjelang akhir babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan.

Iran hampir berbalik unggul lewat sundulan Shoja Khalilzadeh di masa injury time, tetapi bola hanya melenceng tipis dari gawang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, kedua tim tetap bermain agresif, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit akhir dibunyikan.

Hasil imbang ini cukup membawa Mesir finis di peringkat kedua Grup G dengan koleksi lima poin, sekaligus memastikan tiket ke babak 32 besar bersama Belgia

Sementara Iran harus puas berada di posisi ketiga dengan tiga poin dan masih menunggu peluang melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Susunan pemain:

Mesir (4-2-3-1): Mostafa Shobeir; Ahmed Fatouh, Ramy Rabia, Mohamed Abdelmonem, Mohamed Hany; Emam Ashour, Mohanad Lasheen; Trezeguet, Mahmoud Saber, Mostafa Zico; Mohamed Salah.

Pelatih: Hossam Hassan

Iran (5-4-1): Alireza Beiranvand; Ali Nemati, Shoja Khalilzadeh, Hossein Kanani, Milad Mohammadi, Ramin Rezaeian; Mohammad Mohebbi, Saeid Ezatolahi, Mohammad Ghorbani, Saman Ghoddos; Mehdi Taremi.

Pelatih: Ardeshir Ghalenoei




Dari Pop Culture hingga Custom Jepang, Yamaha Fazzio Hybrid Tunjukkan Wajah Baru Modifikasi Skutik

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Modifikasi kendaraan kini tidak lagi sebatas perubahan tampilan, tetapi telah berkembang menjadi medium ekspresi diri yang merepresentasikan gaya hidup, karakter, hingga identitas pemiliknya.

Hal itu terlihat jelas dari berbagai karya modifikasi Yamaha Fazzio Hybrid yang hadir dengan konsep kreatif, unik, dan jauh dari kesan konvensional.

Mulai dari konsep kendaraan pendukung industri kreatif, sentuhan pop culture, gaya fashion Jepang, hingga kultur custom internasional, Yamaha Fazzio Hybrid tampil sebagai skutik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menjadi ruang ekspresi visual bagi penggunanya.

Menurut pernyataan dari Rifki Maulana selaku Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, Fazzio Hybrid memiliki karakter desain yang fleksibel sehingga mampu mengakomodasi berbagai ide kreatif.

“Setiap modifikasi Yamaha Fazzio Hybrid memiliki karakter dan cerita yang berbeda. Tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga merepresentasikan identitas dan passion pemiliknya,” ujarnya.

Motor yang Bertransformasi Jadi Studio Berjalan

Salah satu karya paling mencuri perhatian datang dari konsep “Bujang Rimba” yang mengusung Scooter Matic Shooting & Production Utility Vehicle.

Motor ini dirancang sebagai kendaraan multifungsi yang mendukung aktivitas kreatif seperti produksi konten, fotografi, hingga kebutuhan video shooting.

Dengan tambahan rak penyimpanan di bagian depan dan belakang, motor ini mampu membawa perlengkapan produksi secara praktis.

Sentuhan grafis berwarna ekspresif dipadukan dengan gaya industrial workshop menjadikan tampilannya kuat secara visual sekaligus fungsional di lapangan.

Sentuhan Pop Culture: Dunia Animasi di Jalan Raya

Konsep berbeda hadir dari Yamaha Fazzio Hybrid bertajuk “Buzzio” yang terinspirasi karakter animasi populer Toy Story.

Motor ini membawa karakter visual khas dunia animasi ke dalam bentuk skutik modern dengan permainan warna yang mencolok dan ikonik.

Konsep ini memperlihatkan bagaimana skutik dapat menjadi medium ekspresi pop culture, sekaligus merepresentasikan gaya hidup generasi muda yang dekat dengan dunia kreatif dan hiburan.

Custom Culture Global dalam Satu Skutik

Kolaborasi Pickers Service x Mooneyes menghadirkan nuansa custom culture internasional yang kuat.

Dengan dominasi warna Moon Yellow serta livery khas Mooneyes, motor ini memadukan gaya skuter klasik Eropa dengan budaya garage Jepang-Amerika.

Detail seperti pinstripe vintage, wheel cover retro, hingga emblem khas memperkuat identitas heritage yang melekat pada karya ini.

Hasilnya adalah skutik yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai budaya otomotif yang kuat.

Gaya Kawaii Jepang yang Stylish dan Feminin

Sementara itu, konsep “Japanese Cute Style” milik Rani Listiasari menghadirkan sisi lain dari Yamaha Fazzio Hybrid.

Mengusung warna pastel seperti pink dan putih, motor ini tampil lembut, modern, dan fashionable.

Selain estetika, modifikasi ini juga tetap mempertahankan fungsi harian dengan tambahan rak dan tas yang mendukung aktivitas pengguna.

Konsep ini menegaskan bahwa motor bisa menjadi bagian dari fashion statement sekaligus kendaraan fungsional.

“Buat saya, Fazzio sangat asyik dimodifikasi karena fleksibel dan tetap nyaman dipakai harian,” ujar Rani.

Skutik yang Berubah Jadi Media Ekspresi

Beragam karya tersebut menunjukkan bahwa Yamaha Fazzio Hybrid bukan sekadar alat transportasi, tetapi telah berevolusi menjadi media ekspresi kreatif.

Setiap modifikasi membawa cerita, karakter, dan identitas yang berbeda sesuai pemiliknya.

Dengan fleksibilitas desain dan konsep yang mudah dikembangkan, Fazzio Hybrid semakin memperkuat posisinya sebagai skutik lifestyle yang dekat dengan generasi muda dan dunia kreatif.(*)




Belgia Mengamuk! Libas Selandia Baru 5-1 dan Amankan Tiket 32 Besar

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Belgia menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan penampilan meyakinkan usai menghancurkan Selandia Baru 5-1 pada laga terakhir Grup G di BC Place, Vancouver, Sabtu 27 Juni 2026 pagi WIB.

Kemenangan telak itu memastikan Setan Merah melangkah ke babak 32 besar dengan status juara grup.

Leandro Trossard menjadi sosok paling menonjol lewat dua gol yang dicetaknya.

Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Alexis Saelemaekers turut menyumbang gol, sementara Selandia Baru hanya mampu membalas melalui Elijah Just.

Tambahan tiga poin membawa Belgia finis di puncak klasemen Grup G dengan koleksi lima poin.

Sebaliknya, Selandia Baru harus mengakhiri kiprah mereka di Piala Dunia 2026 setelah menempati posisi juru kunci dengan hanya satu poin.

Sejak menit awal, Belgia langsung menguasai jalannya pertandingan. Peluang pertama hadir pada menit ke-11 saat Leandro Trossard melepaskan tembakan yang masih membentur tiang gawang.

Dua menit kemudian giliran Kevin De Bruyne mengancam melalui tendangan keras dari luar kotak penalti.

Namun, kiper Max Crocombe tampil gemilang dengan menggagalkan peluang tersebut.

Belgia sempat mendapat hadiah penalti pada menit ke-20. Akan tetapi, keputusan wasit dibatalkan setelah pemeriksaan VAR sehingga skor tetap imbang tanpa gol.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-28. Trossard memanfaatkan bola muntah di depan gawang untuk membawa Belgia unggul 1-0.

Menjelang turun minum, Belgia terus menggempur pertahanan Selandia Baru melalui Jeremy Doku dan Charles De Ketelaere.

Namun, Crocombe kembali melakukan sejumlah penyelamatan penting sehingga skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, dominasi Belgia semakin sulit dibendung.

Baru lima menit setelah restart, Trossard kembali mencatatkan namanya di papan skor usai menyambar bola rebound di kotak penalti. Gol tersebut membuat Belgia menjauh dengan keunggulan 2-0.

Selandia Baru sempat memperoleh peluang melalui Elijah Just pada menit ke-55. Namun, Thibaut Courtois menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting.

Belgia kembali menambah keunggulan pada menit ke-66. Kevin De Bruyne mencetak gol indah melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut gawang tanpa mampu dihentikan Crocombe.

Elijah Just sempat memberi harapan bagi Selandia Baru setelah mencetak gol pada menit ke-84 melalui bola muntah hasil kemelut di depan gawang Belgia.

Namun, respons Belgia datang sangat cepat. Dua menit berselang, Romelu Lukaku menanduk bola hasil umpan silang untuk mengembalikan selisih tiga gol menjadi 4-1.

Pesta gol Belgia ditutup Alexis Saelemaekers pada masa injury time. Berhasil lolos dari kawalan bek lawan, ia melepaskan penyelesaian akurat yang memastikan kemenangan telak 5-1 sekaligus mengunci posisi Belgia sebagai juara Grup G.

Dengan performa yang semakin solid, Belgia kini membawa modal kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi babak 32 besar, sementara Selandia Baru harus mengakhiri perjalanan mereka di fase grup.(*)




Begini Cara Warga dan RT Mengakses Rekaman CCTV Kota Jambi, Diskominfo: Harus Ajukan Permohonan Resmi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan rekaman CCTV yang telah dipasang di lingkungan Rukun Tetangga (RT) tidak bisa diakses secara bebas oleh masyarakat maupun Ketua RT.

Seluruh rekaman disimpan secara terpusat di server Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi untuk menjaga keamanan data dan privasi warga.

Kepala Diskominfo Kota Jambi, Saleh Ridha, menjelaskan Ketua RT hanya diberikan kewenangan untuk memantau kondisi lingkungan melalui tayangan langsung (live view) dari kamera yang berada di wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, akses terhadap rekaman (playback) dibatasi dan hanya dapat dilakukan melalui administrator yang berada di Diskominfo Kota Jambi.

“Ketua RT hanya memiliki akses live view untuk memantau kondisi lingkungan secara langsung. Sedangkan rekaman CCTV dikelola secara terpusat oleh administrator di server Diskominfo Kota Jambi,” kata Saleh Ridha, Jumat 26 Juni 2026.

Menurutnya, kebijakan tersebut diterapkan untuk mencegah penyalahgunaan rekaman sekaligus melindungi privasi masyarakat.

Selain itu, sistem ini juga bertujuan menjaga keaslian data apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam proses penyelidikan maupun penegakan hukum.

Saleh menjelaskan, apabila terjadi tindak kriminal, kecelakaan, kehilangan, atau peristiwa lain yang membutuhkan rekaman CCTV, Ketua RT maupun pihak yang berkepentingan harus mengajukan permohonan resmi kepada Diskominfo Kota Jambi.

Selanjutnya, administrator akan melakukan penelusuran berdasarkan waktu dan lokasi kejadian sebelum menyiapkan rekaman sesuai prosedur yang berlaku.

“Administrator akan melakukan pencarian berdasarkan waktu dan lokasi kejadian, kemudian rekaman disiapkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia menegaskan mekanisme tersebut dibuat agar setiap penggunaan rekaman memiliki dasar administrasi yang jelas, sehingga tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

Sistem CCTV RT juga menerapkan akses berjenjang. Selain Ketua RT, hak pemantauan diberikan kepada lurah, camat, Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota Jambi, Polresta Jambi, hingga Kodim sesuai kewenangan masing-masing.

Diskominfo memastikan pembangunan sistem CCTV memperhatikan standar keamanan informasi.

Seluruh perangkat menggunakan spesifikasi yang seragam agar mudah dikelola dan terintegrasi dengan Jambi City Operation Center (JCOC) sebagai pusat pemantauan Kota Jambi.

Program CCTV RT sendiri resmi diluncurkan Pemerintah Kota Jambi pada Jumat malam sebagai bagian dari program Kampung Bahagia.

Pada tahap pertama ditargetkan terpasang 1.086 unit CCTV di seluruh wilayah RT.

Hingga saat ini, sebanyak 265 kamera telah aktif dan terhubung secara real time ke pusat pemantauan yang tersebar di 198 RT.

Saleh Ridha berharap, seluruh perangkat daerah, Camat, Lurah, Ketua Forum RT, hingga masyarakat dapat bersama-sama menjaga, memanfaatkan, dan merawat fasilitas tersebut sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi keamanan lingkungan.

Pemerintah Kota Jambi menargetkan jumlah kamera pengawas tersebut terus bertambah hingga lebih dari 2.000 unit sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan berbasis teknologi di lingkungan permukiman.(*)