Tegas! Pimpin Apel di Kecamatan Telanaipura, Kemas Faried Ingatkan ASN Soal Kedisiplinan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, memimpin langsung apel pagi di Kantor Camat Telanaipura pada Senin (6/4/2026).

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) serta respon cepat terhadap keluhan masyarakat, terutama terkait permasalahan sampah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen DPRD Kota Jambi dalam mendorong kinerja pelayanan publik di tingkat kecamatan dan kelurahan agar lebih optimal dan tepat sasaran.

Apresiasi Kedisiplinan dan Solidaritas ASN

Dalam amanatnya, Kemas Faried memberikan apresiasi kepada jajaran kecamatan dan kelurahan di Telanaipura yang dinilai konsisten menjaga kedisiplinan.

Menurutnya, kekompakan adalah fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

“Saya mengapresiasi Camat dan teman-teman Lurah yang terus menjaga kedisiplinan. Saya minta kita semua terus membangun solidaritas dan kekompakan,” ujar Kemas Faried.

Ia menegaskan bahwa ASN adalah garda terdepan pemerintah dalam menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kita adalah tonggak utama dalam melayani masyarakat,” tegas politisi ini.

Dukungan Anggaran dan Pembinaan dari DPRD

Sebagai lembaga legislatif, Kemas Faried menjelaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis dalam pembinaan ASN.

Hal ini mencakup dukungan dari sisi penganggaran guna menunjang fasilitas kerja di lapangan.

* Fungsi Pembinaan: Memastikan ASN bekerja sesuai koridor dan target kinerja.

* Dukungan Anggaran: Mengawal pengusulan anggaran untuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan unit kerja di tingkat bawah.

Soroti Masalah Sampah di Media Sosial

Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah mengenai keresahan warga terkait tumpukan sampah yang kerap viral di media sosial.

Kemas Faried meminta para lurah untuk tidak pasif dan lebih peka terhadap kondisi lingkungan.

“Saya minta Lurah hadir di tengah masyarakat. Banyak masalah krusial, salah satunya sampah, yang selalu muncul di media sosial. Kita harus responsif,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Jambi saat ini tengah berupaya meningkatkan fasilitas pendukung, termasuk penambahan armada pengangkutan sampah, agar persoalan tersebut dapat ditangani secara optimal dan tidak berlarut-larut.

Wujudkan Visi “Kota Jambi Bahagia”

Menutup arahannya, Kemas Faried membuka ruang koordinasi bagi para ASN jika menemukan kendala buntu di lapangan.

Ia berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat mewujudkan kesejahteraan bagi warga.

“Tugas saya adalah memastikan kebijakan pemerintah berpihak pada kepentingan rakyat demi mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” pungkasnya.(*)




Evakuasi Unik di Kota Jambi, Damkar Sigap Tangani Anting Bengkok di Telinga Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelayanan cepat dan sigap dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi kembali mendapat apresiasi warga.

Pada Sabtu (05/04/2026), tim Damkar berhasil mengevakuasi anting-anting yang tersangkut di telinga seorang warga bernama Warnida di kawasan Jl. Raden Pamuk RT 04, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur.

Menurut laporan yang diterima melalui layanan WhatsApp Damkar, evakuasi dimulai pukul 10.32 WIB dan selesai hanya dalam 10 menit.

Tim yang dipimpin Danru 4 Mako, Supriatin, dibantu Pleton 2 Mako dan PSC 119, menggunakan tang, senter, dan obat P3K untuk memastikan proses berlangsung aman dan lancar.

Kondisi anting yang bengkok dan luka ringan di bagian belakang telinga menjadi tantangan tersendiri bagi tim Damkar.

Meski demikian, tindakan terencana, terukur, terarah, terlayani, dan tuntas (5T) memastikan korban tidak mengalami cedera serius.

“Pelayanan ini berpedoman pada Permendagri No. 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah Kab/Kota, sehingga semua prosedur keselamatan dan pelayanan terpenuhi,” terang Mustari Affandy, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi.

Evakuasi anting ini menjadi bukti kesiapan tim Damkar Kota Jambi dalam menanggapi insiden darurat kecil hingga besar, baik melalui call center 112 maupun layanan WhatsApp.

Setelah operasi selesai, tim kembali ke markas pukul 11.00 WIB dengan seluruh anggota dalam kondisi baik.

Kepedulian dan respons cepat seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik dan keselamatan warga Kota Jambi.(*)




Halal Bihalal FKRT Kota Jambi, Wali Kota Maulana Tegaskan Dampak Program Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam semangat kebersamaan menyambut bulan Syawal 1447 Hijriah, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri Halal Bihalal Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) Kota Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu pagi (04/04/2026).

Acara yang mengusung tema “Bahagia Bersholawat” ini diikuti jajaran Kepala OPD, Camat, Lurah, Ketua RT, serta perwakilan BAZNAS Kota Jambi, sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi dan kolaborasi dalam membangun Kota Jambi Bahagia.

Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi atas peran aktif para pengurus RT dan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan halal bihalal sebagai momentum memperkokoh persatuan, semangat gotong royong, dan kebersamaan di masyarakat.

“Kegiatan ini juga menjadi momen untuk mensosialisasikan program-program unggulan Kota Jambi, khususnya Kampung Bahagia, yang telah memberi dampak nyata pada berbagai indikator makro daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program Kota Jambi Bahagia telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui sektor kreatif, menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dengan semangat gotong royong, kita bisa terus meningkatkan capaian positif demi kesejahteraan dan kebahagiaan warga Kota Jambi,” tegas Maulana.

Ketua FKRT Kota Jambi, Suparyono, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah selama ini, yang membuat FKRT mampu berperan aktif dan menjadi teladan bagi kota lain.

“Saya diminta menjadi narasumber di Kota Bengkulu, karena mereka ingin mengadopsi Program Kampung Bahagia. Ini bukti keberhasilan FKRT Kota Jambi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Suparyono.

Menurutnya, Forum RT memiliki peran strategis dalam meneruskan program pemerintah hingga ke tingkat masyarakat, sehingga pembangunan dan kebahagiaan warga dapat terwujud secara nyata.

Acara halal bihalal ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah kota dan masyarakat melalui FKRT dalam menjaga harmoni sosial, kebersamaan, dan pembangunan berkelanjutan di Kota Jambi.(*)




Wawako Diza Resmikan Cafe Baru di Jelutung, Lapangan Kerja Makin Terbuka

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di tengah geliat dunia usaha Kota Jambi, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A meresmikan Genzhi Cafe and Resto di kawasan Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Sabtu siang (04/04/2026).

Peresmian ini menjadi bukti terbukanya iklim investasi di Kota Jambi, yang mengandalkan sektor perdagangan dan jasa sebagai penopang utama pembangunan daerah.

Dukung Lapangan Kerja Lokal

Dalam sambutannya, Wawako Diza menegaskan bahwa pemerintah sangat mengapresiasi hadirnya setiap usaha baru di Kota Jambi.

Ia juga mengimbau para pelaku usaha untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal demi menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pelaku usaha diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, khususnya yang berdomisili dan memiliki KTP Kota Jambi,” ujar Diza.

Kontribusi Cafe untuk Ekonomi dan Pelayanan Masyarakat

Wawako Diza berharap Genzhi Cafe and Resto tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi pemilik usaha, tetapi juga memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kota Jambi.

Sehingga omset usaha dapat optimal di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Sementara itu, Owner Genzhi Cafe and Resto, Eva Susanti, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang memungkinkan cafe and resto ini berdiri.

Ia menegaskan bahwa Genzhi Cafe and Resto dirancang sebagai tempat berkumpul, bersantai, dan berbagi cerita bagi masyarakat.

“Selain menyajikan makanan dan minuman berkualitas, kami berkomitmen memberikan pengalaman hangat dan menyenangkan bagi setiap pengunjung. Kritik dan saran sangat kami hargai agar cafe ini selalu bermanfaat,” ujar Eva.

Dengan hadirnya Genzhi Cafe and Resto, Kota Jambi tidak hanya menegaskan diri sebagai kota perdagangan dan jasa, tetapi juga menunjukkan potensi pengembangan usaha kreatif yang berdampak positif bagi ekonomi lokal.(*)




Perkuat Kepedulian Sosial, Wali Kota Jambi Salurkan Santunan Bagi Anak Yatim dan Prasejahtra

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama BAZNAS Kota Jambi menyalurkan santunan langsung kepada anak-anak kurang mampu dan yatim piatu di Rumah Singgah Gerakan Muda Relawan Bina Demokrasi (REBIDSI), Jumat (03/04/2026).

Lokasi kegiatan berada di Jalan Sunan Giri RT 36, Perumahan Guru No. 4 Gang 1, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Bantuan Tidak Hanya Materi, Tapi Pendidikan

Wali Kota Jambi menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak sekadar berupa materi, melainkan juga pembinaan pendidikan, baik umum maupun keagamaan.

“Kami hadir untuk memberikan perhatian kepada anak-anak kita, khususnya yang berada di rumah singgah, anak-anak kurang mampu, dan anak yatim. Mari kita tingkatkan kepedulian bersama agar mereka mendapatkan pendidikan yang baik,” ujar Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Jambi, Fakhrudin, menyampaikan bahwa penyaluran santunan merupakan bagian dari program “Jambi Kota Peduli”.

Kali ini sebanyak 34 paket bantuan diserahkan, masing-masing senilai Rp300.000, dengan total dana Rp10.200.000, yang berasal dari infak masyarakat Kota Jambi.

“Bantuan ini melalui proses verifikasi ketat agar tepat sasaran. Program lanjutan juga sedang dipersiapkan menjelang tahun ajaran baru, termasuk perlengkapan sekolah, pembayaran tunggakan, dan bantuan berobat,” tambah Fakhrudin.

Rumah Singgah REBIDSI: Pusat Pendidikan dan Pembinaan Sosial

Pengelola Rumah Singgah REBIDSI, Hermiati, menyebutkan kegiatan saat ini melibatkan 22 anak yatim dan yatim piatu, termasuk 3 anak penghafal Al-Qur’an dan 3 mualaf.

Anak-anak tersebut aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid selama Ramadan yang tersebar di enam kecamatan Kota Jambi.

Selain santunan, program ini mendukung pemberantasan buta aksara Al-Qur’an dan wajib belajar 12 tahun, serta mengembangkan kegiatan sosial seperti rumah singgah, pendampingan lansia, dan pemberdayaan UMKM.

Organisasi ini berdiri sejak 2015 dan memiliki badan hukum resmi sejak 2017.

Ke depan, REBIDSI berencana membangun rumah singgah terpadu yang juga menjadi pusat produksi dan pemasaran UMKM serta pembinaan sosial untuk masyarakat terdampak KDRT dan anak terlantar.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Masa Depan Generasi Muda

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kota Jambi, BAZNAS, dan masyarakat dalam meningkatkan kepedulian sosial demi masa depan anak-anak yang lebih baik, sejalan dengan visi “Kota Jambi Bahagia”.(*)




Cara Tubuh Bereaksi Saat Terancam dan Tips Mengelolanya

SEPUCUKJAMBI.ID – Tubuh manusia memiliki mekanisme pertahanan alami yang aktif saat menghadapi situasi berbahaya atau menegangkan, dikenal sebagai respons fight or flight.

Sistem ini memungkinkan tubuh bersiap untuk melawan ancaman atau melarikan diri dari situasi berisiko.

Bagaimana Respons Fight or Flight Bekerja

Respons ini dipicu oleh otak, khususnya amigdala, pusat pengolah emosi dan pendeteksi bahaya.

Saat otak mendeteksi ancaman, sinyal dikirim ke hipotalamus, yang kemudian mengaktifkan sistem saraf simpatik.

Proses ini memicu pelepasan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol, sehingga tubuh mengalami perubahan fisik dalam waktu singkat:

  • Detak jantung meningkat untuk mempercepat aliran darah ke otot
  • Pernapasan lebih cepat agar suplai oksigen mencukupi
  • Otot menegang sebagai persiapan bergerak
  • Pupil mata melebar untuk fokus penglihatan
  • Sistem pencernaan melambat, memprioritaskan energi menghadapi ancaman

Respons ini sangat penting untuk kelangsungan hidup, terutama dalam situasi darurat.

Misalnya, saat menghadapi bahaya di jalan atau kebutuhan reaksi cepat, tubuh dapat merespons secara instan tanpa berpikir panjang.

Dampak Negatif Fight or Flight

Meski berguna, respons ini bisa berdampak negatif jika terjadi terlalu sering atau berlangsung lama, seperti pada stres kronis.

Beberapa efek yang mungkin muncul antara lain:

  • Jantung berdebar dan mudah lelah
  • Gangguan tidur dan pola makan
  • Masalah pencernaan
  • Peningkatan risiko gangguan kecemasan dan masalah kesehatan mental

Cara Mengelola Respons Fight or Flight

Untuk menjaga kesehatan, penting mengelola respons ini. Beberapa cara yang efektif meliputi:

  • Teknik relaksasi: pernapasan dalam, meditasi, yoga
  • Aktivitas fisik rutin untuk menyeimbangkan hormon
  • Menjaga pola tidur yang baik
  • Mengurangi konsumsi kafein

Dengan memahami cara kerja dan mengelola respons ini, seseorang dapat lebih bijak menghadapi stres dan menjaga keseimbangan tubuh.(*)




Inovasi Kesehatan Modern, Tes Genomik Bisa Deteksi Penyakit Turunan Sebelum Gejala Muncul

SEPUCUKJAMBI.ID – Perkembangan teknologi kesehatan terus menghadirkan inovasi yang mempermudah deteksi penyakit secara lebih akurat.

Salah satu terobosan terbaru adalah tes genomik, metode pemeriksaan yang mampu menganalisis keseluruhan materi genetik (DNA) seseorang untuk mengetahui potensi risiko penyakit, termasuk penyakit turunan.

Berbeda dengan tes genetik konvensional yang hanya fokus pada satu atau beberapa gen tertentu, tes genomik menelusuri seluruh susunan gen.

Dengan pendekatan ini, hasil yang diperoleh lebih komprehensif dan bisa membantu pemahaman kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Manfaat Tes Genomik

Salah satu keunggulan tes genomik adalah deteksi risiko penyakit sejak dini. Sebelum gejala muncul, kelainan genetik sudah bisa diidentifikasi sehingga langkah pencegahan bisa dilakukan lebih cepat.

Contohnya, perubahan gaya hidup, pola makan yang sehat, atau pemeriksaan rutin dapat membantu meminimalkan risiko.

Selain itu, tes genomik berperan penting dalam diagnosis penyakit turunan, seperti kanker, penyakit jantung, gangguan saraf, dan kelainan metabolik. Informasi ini memungkinkan penanganan yang lebih cepat dan tepat.

Dalam dunia medis modern, tes genomik juga mendukung pengobatan presisi. Hasil pemeriksaan membantu dokter menentukan terapi, obat, dan dosis yang paling sesuai dengan kondisi genetik pasien.

Pendekatan ini semakin banyak diterapkan karena mampu meningkatkan efektivitas pengobatan dan mengurangi efek samping.

Bagi pasangan yang merencanakan kehamilan, tes genomik juga bisa menjadi panduan penting.

Pemeriksaan ini membantu mengetahui potensi risiko penyakit yang dapat diturunkan kepada anak, sehingga keputusan perencanaan keluarga bisa lebih matang.

Keterbatasan Tes Genomik

Meski memiliki manfaat besar, tes genomik bukan prediksi pasti. Hasil hanya menunjukkan tingkat risiko, bukan kepastian akan terjadinya penyakit.

Faktor gaya hidup, lingkungan, dan kebiasaan sehari-hari tetap memengaruhi kesehatan.

Biaya pemeriksaan yang relatif tinggi dan kebutuhan analisis oleh tenaga medis profesional juga menjadi pertimbangan.

Selain itu, hasil tes dapat menimbulkan kekhawatiran jika tidak dijelaskan dengan baik oleh tenaga medis.

Kesimpulannya, tes genomik menjadi alat penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Dengan pemahaman yang tepat dan dukungan gaya hidup sehat, pemeriksaan ini bisa menjadi panduan efektif untuk mencegah penyakit sejak dini.(*)




Kemandirian Pakan di Merangin, Strategi Bupati Tingkatkan Sektor Pertanian

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, M. Syukur, menegaskan komitmennya untuk membangun industri hilir pertanian secara mandiri.

Langkah strategis ini ditujukan untuk memutus ketergantungan peternak lokal terhadap pasokan pakan dari luar daerah yang selama ini membebani biaya produksi.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati M. Syukur usai memimpin panen raya jagung di Balai Benih Utama (BBU) Desa Sido Ruku, Kecamatan Margo Tabir, Kamis (2/4/2026).

Optimalkan Potensi Lokal, Tingkatkan Nilai Tambah Jagung

Bupati menyoroti ketimpangan antara potensi bahan baku lokal dengan realitas di lapangan. Menurutnya, pemerintah memiliki seluruh instrumen yang dibutuhkan untuk mengelola industri dari hulu hingga hilir.

“Jangan mau kalah sama swasta. Pemerintah itu punya SDM, punya sumber dana, kenapa kita tidak bisa mengembangkan industri hilir secara mandiri?” ujar Bupati dengan optimisme tinggi.

Ia menambahkan, tingginya harga pakan dari provinsi tetangga menjadi kendala terbesar bagi keberlangsungan usaha peternak di Merangin.

Dengan memproduksi pakan sendiri, pemerintah tidak hanya meningkatkan nilai tambah hasil jagung, tetapi juga meringankan beban para peternak lokal.

Belajar dari Daerah Lain yang Sukses

Dalam arahannya, Bupati M. Syukur mencontohkan keberhasilan daerah lain yang mampu memajukan sektor peternakan melalui kemandirian industri pakan.

“Kenapa peternakan ayam petelur di Solok berkembang? Karena mereka bisa produksi pakan sendiri. Begitu juga dengan Linggau dan wilayah lain yang menjadi lumbung perikanan, peternakannya maju karena pakan dan harganya terjamin,” jelasnya.

Instruksi Prioritas Anggaran dan Eksekusi Cepat

Untuk mewujudkan visi ini, Bupati M. Syukur menginstruksikan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar memprioritaskan alokasi anggaran pengembangan industri hilir pertanian.

Ia menegaskan, fasilitas pendukung seperti gudang, lahan luas, dan SDM sudah tersedia. Tinggal komitmen eksekusi yang menjadi kunci keberhasilan.

“Kita punya fasilitas, gudang ada, lokasi luas, SDM ada, tinggal lagi komitmen. Tolong BPKAD, anggarkan untuk pertanian. Apa yang dibutuhkan, masukkan dalam anggaran,” tegas Bupati.(*)




Panen Raya Jagung Merangin 2026, Hasil Capai 162 Ton dan Raup Rp1 Miliar

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kabupaten Merangin terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat sektor ketahanan pangan.

Bupati Merangin, M Syukur, memimpin Panen Raya Jagung di Balai Benih Utama (BBU) Desa Sido Rukun, Kecamatan Margo Tabir, Kamis (2/4/2026).

Lahan seluas 27 hektar berhasil diubah menjadi kebun jagung produktif dengan estimasi hasil panen 5–6 ton per hektar.

Secara total, panen kali ini diprediksi mencapai 135–162 ton jagung pipil.

Dengan harga pembelian dari Bulog sebesar Rp6.300 per kilogram, nilai produksi dari BBU Margo Tabir diperkirakan mencapai Rp850 juta hingga Rp1 miliar.

“Keberhasilan ini merupakan bagian dari strategi besar Kabupaten Merangin untuk menjadi lumbung pangan utama Provinsi Jambi. Selain jagung, kita juga mengelola padi di lahan seluas 11.692 hektar,” ujar Bupati M. Syukur dengan penuh optimisme.

Sinergi dan Dukungan Pemerintah Daerah

Panen raya ini juga menandai koordinasi erat antara Pemkab Merangin dan berbagai stakeholder.

Acara dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala Dinas terkait, serta perwakilan Bulog dan BPS. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan bersama dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan petani.

Bupati M. Syukur menekankan pentingnya alokasi anggaran yang memadai untuk sektor pertanian.

Ia menginstruksikan Kepala BPKAD menambah anggaran pada pos perubahan agar kebutuhan petani dapat terpenuhi, dan siap mencari solusi bila dana terbatas.

“Prioritas kita adalah memastikan petani memiliki dukungan penuh, dari bibit hingga pendanaan,” tegasnya.

Diversifikasi Komoditas dan Lahan Pertanian

Selain jagung, BBU Margo Tabir juga mengembangkan komoditas lain untuk menjaga ketahanan pangan daerah, termasuk padi sawah seluas 1,8 hektar serta tanaman hortikultura seperti cabai dan kacang tanah.

Pemkab Merangin secara keseluruhan mengelola 40 hektar lahan jagung melalui beberapa BBU:

  • BBU Margo Tabir: 27 hektar
  • BBU Dusun Tuo: 8 hektar
  • BBU Jangkat: 4 hektar
  • BBU Sungai Manau: 1 hektar

Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketersediaan pangan untuk masyarakat.

Bupati M Syukur menegaskan, keberhasilan panen jagung di Margo Tabir menjadi contoh nyata upaya Merangin untuk menciptakan ketahanan pangan yang kuat, berkelanjutan, dan berdampak ekonomi bagi masyarakat lokal.(*)




Ratusan Pelari Dunia Taklukkan Gunung Kerinci! Sport Tourism Jambi Makin Mendunia

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ajang lari lintas alam berskala internasional, Kerinci 100, kembali digelar dan sukses menyedot perhatian ratusan pelari dari dalam dan luar negeri.

Event ini semakin mengukuhkan Kabupaten Kerinci sebagai destinasi unggulan sport tourism di Indonesia.

Tahun ini, sebanyak 243 pelari ikut ambil bagian. Dari total tersebut, 187 peserta berasal dari Indonesia, sementara 56 lainnya merupakan pelari mancanegara dari berbagai negara.

Seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Rusia, Belanda, Jepang, hingga Korea Selatan. Secara keseluruhan, peserta datang dari 12 negara.

Kegiatan yang berlangsung pada 4 April 2026 ini dipusatkan di Lapangan M10 Kayu Aro. Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, didampingi Wakil Bupati H. Murison serta unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Monadi menegaskan bahwa event ini tidak hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi daerah ke kancah global.

“Kerinci 100 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan keindahan alam dan pariwisata Kerinci kepada dunia internasional,” ujarnya.

Ia berharap ajang ini dapat terus berkembang dan menarik lebih banyak peserta dari berbagai negara di masa mendatang.

Lintasan Ekstrem dengan Panorama Spektakuler

Tidak seperti lomba lari biasa, Kerinci 100 menawarkan pengalaman berlari di jalur alam terbuka dengan tingkat kesulitan tinggi.

Para peserta harus menaklukkan rute yang melintasi perkebunan teh Kayu Aro, permukiman warga, hingga jalur ekstrem kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat menuju Gunung Kerinci.

Panitia menyediakan empat kategori lomba, yakni 12 kilometer, 30 kilometer, 70 kilometer, dan 100 kilometer.

Setiap kategori dirancang untuk menguji ketahanan fisik, mental, serta strategi para pelari, terutama pada kelas ultra trail.

Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Selain meningkatkan citra daerah di tingkat internasional, event ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Kehadiran ratusan peserta dan pendukung turut menggerakkan sektor penginapan, kuliner, transportasi, hingga produk UMKM lokal.

Dengan tren peserta yang terus meningkat setiap tahun, Kerinci 100 diproyeksikan menjadi agenda tahunan berskala global yang semakin besar.

Kerinci pun kian diperhitungkan sebagai destinasi sport tourism yang tidak hanya menawarkan tantangan, tetapi juga keindahan alam kelas dunia.(*)