Pasar Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.231 Triliun, FLOQ Soroti Peluang Tokenisasi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Berbekal populasi Muslim yang masif serta pesatnya adopsi teknologi rantai blok, Indonesia menyimpan potensi besar untuk mentransformasi ekosistem keuangan digital yang berlandaskan koridor syariah.

Berdasarkan informasi Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 87,2% penduduk Indonesia beragama Islam, dengan jumlah lebih dari 207 juta jiwa. Besarnya populasi tersebut menjadi salah satu konteks penting dalam melihat potensi pengembangan produk keuangan yang mempertimbangkan prinsip syariah, termasuk di sektor aset digital.

Prospek terobosan ini kian kukuh mengingat skala sektor finansial syariah yang begitu fantastis. Publikasi ICD bersama London Stock Exchange Group (LSEG) memproyeksikan akumulasi aset keuangan syariah global bakal menembus US$6,5 triliun pada 2025 dan diproyeksikan melampaui US$10,5 triliun pada 2030. Sementara itu di ranah domestik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total nilai aset pada ranah keuangan syariah nasional telah menyentuh angka Rp3.231 triliun per Agustus 2026.

Mencermati dinamika tersebut, CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, berpendapat bahwa ekspansi aset digital berprinsip syariah berpeluang menghadirkan ragam inovasi yang selaras dengan ekspektasi masyarakat lokal, khususnya kelompok investor yang mengedepankan kepatuhan syariah.

“Indonesia menyimpan daya tarik luar biasa terkait pengembangan ekosistem aset digital berbasis syariah. Melesatnya sektor keuangan syariah yang diimbangi luasnya ceruk pasar nasional membuka celah besar bagi lahirnya ragam inovasi yang kontekstual. Kami memandang tokenisasi sebagai jembatan strategis yang sanggup mempertemukan keunggulan teknologi blockchain dengan produk finansial yang ditopang oleh underlying asset serta struktur hukum yang eksplisit,” papar Yudho.

Simulasi Potensi Ekonomi Tokenisasi

Memakai total cadangan aset syariah Indonesia yang mencapai Rp3.231 triliun sebagai acuan pemodelan, Yudho dapat mengkalkulasi gambaran proyeksi potensinya.

“Seandainya proses tokenisasi mampu menjangkau 0,1% saja dari angka tersebut, nilai yang terealisasi setara dengan Rp3,23 triliun. Jika porsinya meningkat menjadi 0,5%, nilainya melonjak hingga Rp16,16 triliun, dan sanggup menembus Rp32,31 triliun apabila menyentuh porsi 1%,” jelasnya.

Kalkulasi simulasi ini murni bersifat ilustratif untuk memetakan skala peluang, bukannya tolok ukur resmi pergerakan pasar kripto syariah atau jaminan besaran modal yang akan mengalir. Angka tersebut sebatas memperlihatkan porsi ekuivalensi matematis, tanpa mengasumsikan seluruh portofolio aset syariah tersebut siap atau memenuhi kriteria untuk ditokenisasi.

Yudho menegaskan bahwa signifikansi tokenisasi tak melulu diukur dari nominal aset yang direpresentasikan, melainkan pada keunggulannya dalam memperluas jangkauan aksesibilitas produk keuangan.

“Inovasi tokenisasi berpotensi menawarkan paradigma baru dalam tata cara representasi aset dan produk finansial secara digital. Apabila dikemas melalui arsitektur yang solid, mekanisme ini sanggup memperbanyak alternatif instrumen bagi publik. Kendati demikian, faktor kepastian legalitas kepemilikan, mutu aset dasar, ketersediaan transparansi, hingga perlindungan konsumen wajib dijadikan prioritas utama,” imbuhnya.

RWA dan Sukuk Jadi Perhatian

Prospek pengembangan ini kian menyita perhatian setelah Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) mengidentifikasi dua klasifikasi aset digital yang berpeluang memenuhi kaidah syariat, yakni tokenisasi Real World Asset (RWA) serta instrumen keuangan syariah. Hal tersebut dipaparkan oleh M. Gunawan Yasni selaku Wakil Bendahara DSN MUI dalam gelaran Ijtima Sanawi XXII DSN MUI pada 21 Oktober 2026.

Konsep RWA merujuk pada digitalisasi aset riil seperti emas maupun properti ke dalam bentuk unit token. Di sisi lain, tokenisasi instrumen finansial membuka peluang digitalisasi produk layaknya sukuk. Contoh konkret yang disorot DSN MUI meliputi rencana tokenisasi Sukuk Negara Valas, sebuah inisiatif yang tengah dikoordinasikan OJK bersama DJPPR Kementerian Keuangan.

Melalui mekanisme tokenisasi, produk investasi bertolak ukur nominal jumbo berpotensi dipecah menjadi pecahan unit yang lebih terjangkau. Meski begitu, hak serta manfaat finansial yang didapat pemilik token akan bergantung penuh pada skema legal serta aturan yang disepakati.

Regulasi dan Edukasi Jadi Fondasi

Sejauh ini, DSN MUI belum menerbitkan fatwa resmi yang secara eksplisit mengesahkan kategori aset kripto dimaksud sebagai instrumen yang patuh syariah. Tahap konsolidasi masih memerlukan kesiapan infrastruktur transaksi, termasuk kelembagaan kustodian, mekanisme kliring, hingga penyelesaian akhir, serta kejelasan payung hukum dan skema produk.

Bagi Yudho, momen ini menjadi pijakan vital guna mendorong inovasi industri yang diimbangi dengan tata kelola profesional serta pemahaman publik yang komprehensif.

Demografi mayoritas Muslim tidak serta-merta menjamin seluruh lapisan masyarakat langsung berminat pada kripto atau otomatis memilih instrumen syariah. Atas dasar itu, edukasi mengenai profil dan risiko aset tetap memegang peranan kunci.

“Kami memandang akselerasi aset digital berbasis syariah sebagai manifestasi dari evolusi ekosistem finansial digital nasional. Sinergi yang kuat antara otoritas regulator, lembaga terkait, serta pelaku industri amat krusial dalam membangun ekosistem yang akuntabel dan transparan. Melalui landasan yang kukuh, terobosan ini diyakini mampu menghadirkan ragam pilihan investasi yang aman bagi masyarakat,” pungkas CEO FLOQ.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES



Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.546.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Berdasarkan data di laman resmi Logam Mulia pada pukul 09.22 WIB, harga emas Antam turun Rp13.000 menjadi Rp2.546.000 per gram, dari posisi sebelumnya Rp2.559.000.

Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.341.000 per gram.

Kondisi ini membuat pemilik emas yang berencana menjual kembali logam mulianya perlu memperhitungkan selisih antara harga beli dan harga jual.

Pergerakan harga tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin membeli maupun melepas emas sebagai instrumen penyimpan nilai.

Namun, perubahan harga harian tidak otomatis menjadi sinyal bahwa investor harus langsung membeli atau menjual emas.

Calon pembeli juga perlu memperhatikan bahwa harga emas batangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan harga yang berlaku.

Daftar Harga Emas Antam Terbaru Jumat

Harga emas Antam tersedia dalam berbagai pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Berikut rincian harga dasar yang tercantum di laman Logam Mulia:

  • 0,5 gram: Rp1.323.000
  • 1 gram: Rp2.546.000
  • 2 gram: Rp5.032.000
  • 3 gram: Rp7.523.000
  • 5 gram: Rp12.505.000
  • 10 gram: Rp24.955.000
  • 25 gram: Rp62.262.000
  • 50 gram: Rp124.445.000
  • 100 gram: Rp248.812.000
  • 250 gram: Rp621.765.000
  • 500 gram: Rp1.243.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.486.600.000

Perhatikan Pajak Saat Membeli dan Menjual Emas

Selain memantau perubahan harga, masyarakat perlu memperhitungkan ketentuan pajak dalam transaksi emas Antam.

Untuk transaksi pembelian emas, berlaku PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga dasar. Sementara itu, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak buyback tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi. Artinya, dana bersih yang diterima penjual dapat berbeda dari hasil perhitungan harga buyback dikalikan jumlah gram emas yang dijual.

Dengan demikian, masyarakat sebaiknya menghitung seluruh komponen biaya sebelum mengambil keputusan transaksi.

Harga beli, nilai buyback, serta potongan pajak menjadi faktor penting untuk mengetahui nilai ekonomis kepemilikan emas.

Penurunan harga Rp13.000 per gram ini menjadi perkembangan terbaru pasar emas Antam pada Jumat.

Masyarakat dapat memantau pembaruan harga melalui laman resmi Logam Mulia sebelum melakukan transaksi.(*)




MTQH ke-55 di Kota Jambi: 3 Jalan Ditutup Total, Ini Jalur Alternatif dan Jadwalnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Masyarakat Kota Jambi perlu bersiap menghadapi rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi pada 30 Oktober hingga 8 November 2026.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi akan menutup total tiga ruas jalan di sekitar kawasan Tugu Keris Siginjai saat pelaksanaan pawai ta’aruf, Sabtu 31 Oktober 2026.

Tiga ruas jalan yang akan ditutup yakni Jalan H Zainir Haviz, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, dan Jalan H Agus Salim. Penutupan dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB hingga seluruh rangkaian pawai ta’aruf selesai.

Kepala Dishub Kota Jambi, Amran, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi acara.

“Penutupan Jalan H Agus Salim diberlakukan mulai dari depan Bajuran Budayo, yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Remaja,” kata dia.

Bagi pengendara yang hendak menuju kawasan Mayang, Simpang Kawat, hingga Pal 10, dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Kapten Sujono atau yang dikenal masyarakat sebagai Lorong Kolam Renang.

Sementara pengendara yang hendak menuju kawasan pasar, Jelutung, maupun Thehok dapat melintasi Jalan Bangka atau Jalan Yunus Sanis.

Selanjutnya, Jalan Jenderal Basuki Rahmat ditutup mulai dari Jembatan Kupu-Kupu, dari arah Perumnas Kota Baru, hingga kawasan depan RS Mitra.

Meski demikian, akses menuju RS Mitra tetap dibuka untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan medis dalam kondisi darurat.

“Akses masuk RS Mitra hingga putaran di depannya tidak kita sterilkan agar jika ada kegawatdaruratan masih bisa diakses,” ujar Amran.

Adapun Jalan H Zainir Haviz di depan Kantor DPRD Kota Jambi akan dimanfaatkan sebagai kawasan parkir selama kegiatan berlangsung.

Selain pawai ta’aruf, Dishub Kota Jambi juga menyiapkan pengaturan lalu lintas saat pembukaan MTQH pada Minggu 1 November 2026 dan penutupan yang dijadwalkan Sabtu 7 November 2026.

Namun, penutupan jalan pada dua agenda tersebut tidak dilakukan secara menyeluruh seperti saat pawai ta’aruf.

Jalan Jenderal Basuki Rahmat hanya ditutup mulai dari Jembatan Kupu-Kupu hingga Tugu Keris Siginjai.

Sementara Jalan H Zainir Haviz di depan Kantor DPRD Kota Jambi tetap dimanfaatkan sebagai kawasan parkir.

Pengendara dari arah Simpang Camat Kota Baru yang hendak menuju Jalan H Agus Salim masih dapat menggunakan Jalan Jenderal Basuki Rahmat.

Penutupan pada saat pembukaan dan penutupan MTQH juga diberlakukan mulai pukul 17.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Kepala Dishub Kota Jambi mengimbau masyarakat untuk memperhatikan pengaturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap lancar.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelaksanaan rekayasa lalu lintas selama MTQH ke-55 berdampak terhadap aktivitas sehari-hari.

Ia berharap masyarakat dapat memahami pengaturan tersebut dan turut mendukung Kota Jambi sebagai tuan rumah ajang keagamaan tingkat Provinsi Jambi.

“Yang terganggu kami mohon maaf kepada warga dan kami berharap ada dukungan dari masyarakat dan mohon doanya,” ujar Diza.

Sebagai informasi, berdasarkan data Pemerintah Kota Jambi per 26 Oktober 2026, sebanyak 629 peserta dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi telah terverifikasi melalui sistem pendaftaran elektronik e-MTQ.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyambutan kafilah pada 30 Oktober 2026. Pawai ta’aruf direncanakan melibatkan 16 sekolah dan delapan kategori peserta umum.

Selain menjadi ajang perlombaan dan syiar Islam, MTQH ke-55 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Jambi berencana melibatkan sekitar 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meramaikan kegiatan.

Panitia juga telah diminta mengantisipasi potensi hujan pada akhir Oktober agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas tersebut, masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan, memilih jalur alternatif, serta menghindari kawasan Tugu Keris Siginjai menjelang pelaksanaan kegiatan, terutama pada sore hingga malam hari.

Dukungan masyarakat diharapkan dapat membantu kelancaran MTQH ke-55 sekaligus menyukseskan Kota Jambi sebagai tuan rumah perhelatan tingkat Provinsi Jambi.(*)




48.358 Warga Sarolangun Ikuti Pilkades Serentak, 100 Calon Berebut Kursi Kepala Desa di 39 Desa

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 48.358 warga Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, tercatat sebagai pemilih dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang digelar di 39 desa pada 11 kecamatan, Kamis 29 Oktober 2026.

Dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut, sebanyak 100 calon kepala desa bersaing memperebutkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin desa masing-masing.

Dari total 100 calon yang mengikuti kontestasi, sebanyak 94 orang merupakan laki-laki dan enam orang perempuan.

Menariknya, 15 calon di antaranya merupakan petahana yang kembali maju untuk memperebutkan jabatan kepala desa pada periode berikutnya.

Pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 tersebut tersebar di 50 tempat pemungutan suara (TPS), dengan jumlah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 48.358 orang.

Dari jumlah tersebut, Desa Payo Lebar, Kecamatan Singkut, memiliki 4.185 pemilih yang tersebar di dua TPS.

Bupati Sarolangun H. Hurmin bersama Wakil Bupati Gerry Trisatwika turun langsung meninjau pelaksanaan pemungutan suara di TPS 01, Kantor Desa Payo Lebar, Kecamatan Singkut.

Peninjauan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran pemerintah daerah.

Selain memantau secara langsung, Bupati Hurmin juga mengikuti pemantauan pelaksanaan Pilkades bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui pertemuan virtual atau Zoom Meeting.

Dalam laporannya, Hurmin menyampaikan bahwa seluruh tahapan pemungutan suara dilaksanakan menggunakan metode pencoblosan secara manual.

“Adapun dukungan pembiayaan penyelenggaraan Pilkades bersumber dari APBD Kabupaten Sarolangun sebesar Rp800 juta serta APBDes masing-masing desa sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Terdapat pula dua desa yang menyelenggarakan Pilkades dengan calon tunggal, yakni Desa Kalimau Ulu di Kecamatan Batang Asai dan Desa Rangkiling di Kecamatan Mandiangin.

Dalam pemantauan bersama Kemendagri tersebut, sejumlah hal turut menjadi pembahasan bersama Direktur Fasilitasi Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa, Lusje Anneke Tabalujan.

Pembahasan mencakup usulan pengembangan penyelenggaraan Pilkades, di antaranya digitalisasi rekapitulasi suara, peningkatan aksesibilitas tempat pemungutan suara, pencegahan politik uang dan penyebaran hoaks, penguatan pengamanan, hingga efisiensi penggunaan anggaran.

Selain di Desa Payo Lebar, pemantauan pelaksanaan Pilkades juga dilakukan di sejumlah wilayah lainnya, antara lain Desa Lubuk Resam, Kecamatan Cermin Nan Gedang, serta Desa Bangun Jayo, Kecamatan Bathin VIII.

Bupati Hurmin berharap pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 dapat berjalan lancar dengan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, unsur Forkopimda, panitia penyelenggara hingga masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat di 39 desa penyelenggara untuk menggunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab serta menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam menentukan pemimpin desa merupakan bagian dari demokrasi yang harus disikapi secara dewasa dengan tetap menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.

“Melalui Pilkades Serentak 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap proses demokrasi di tingkat desa dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan, sekaligus menghasilkan kepala desa yang mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa ke depan,” tutupnya.(*)




Bupati Hurmin Pantau Pilkades Sarolangun, Anggaran Penyelenggaraan Capai Rp800 Juta

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 48.358 warga Kabupaten Sarolangun, Jambi, tercatat sebagai pemilih dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.

Pesta demokrasi tingkat desa ini berlangsung di 39 desa dengan melibatkan 100 calon kepala desa yang memperebutkan kepercayaan masyarakat.

Bupati Sarolangun H. Hurmin bersama Wakil Bupati Gerry Trisatwika turun langsung memantau proses pemungutan suara di TPS 01 Kantor Desa Payo Lebar, Kecamatan Singkut, Kamis 29 Oktober 2026.

Peninjauan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran pemerintah daerah.

Kehadiran pimpinan daerah bertujuan memastikan proses pemungutan suara berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan.

Tidak hanya melakukan pemantauan lapangan, Bupati Hurmin juga mengikuti monitoring bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Zoom Meeting.

Dalam kesempatan tersebut, Hurmin melaporkan bahwa Pilkades Serentak 2026 berlangsung di 39 desa dengan total 50 tempat pemungutan suara (TPS).

“Dari keseluruhan desa penyelenggara, jumlah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 48.358 orang,” kata dia.

Khusus Desa Payo Lebar, Kecamatan Singkut, terdapat 4.185 pemilih yang menggunakan hak suara melalui dua TPS.

Kontestasi Pilkades Sarolangun tahun ini melibatkan 100 kandidat yang terdiri dari 94 laki-laki dan enam perempuan.

Menariknya, 15 calon merupakan kepala desa petahana yang kembali mengikuti pemilihan untuk memperoleh mandat masyarakat pada periode berikutnya.

Sementara itu, terdapat dua desa yang hanya memiliki satu calon kepala desa, yakni Desa Kalimau Ulu, Kecamatan Batang Asai, dan Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin.

Kondisi tersebut menjadi salah satu dinamika dalam pelaksanaan demokrasi tingkat desa di Kabupaten Sarolangun.

Seluruh proses pemungutan suara menggunakan metode pencoblosan secara manual.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengalokasikan anggaran sebesar Rp800 juta dari APBD untuk mendukung penyelenggaraan Pilkades.

Selain itu, setiap desa turut memberikan dukungan pembiayaan melalui APBDes sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Dalam pemantauan bersama Kemendagri, sejumlah aspek pengembangan penyelenggaraan Pilkades turut menjadi pembahasan.

Bupati Hurmin berdiskusi dengan Direktur Fasilitasi Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa, Lusje Anneke Tabalujan, mengenai berbagai upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilihan kepala desa.

Beberapa hal yang menjadi perhatian meliputi digitalisasi rekapitulasi suara, peningkatan aksesibilitas TPS, pencegahan politik uang, antisipasi penyebaran hoaks, penguatan pengamanan, hingga efisiensi anggaran.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk mendorong penyelenggaraan Pilkades yang lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat pada masa mendatang.

Selain di Desa Payo Lebar, pemantauan juga berlangsung di sejumlah wilayah lain, di antaranya Desa Lubuk Resam, Kecamatan Cermin Nan Gedang, serta Desa Bangun Jayo, Kecamatan Bathin VIII.

Bupati Hurmin berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 berlangsung lancar dengan dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, panitia penyelenggara, dan masyarakat.

Ia juga mengajak warga menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan.

Perbedaan pilihan politik, menurutnya, tidak boleh merusak hubungan kekeluargaan maupun persaudaraan di lingkungan desa.

“Pilkades bukan sekadar memilih pemimpin baru, tetapi juga menjadi momentum masyarakat menentukan arah pembangunan dan pelayanan pemerintahan desa untuk periode berikutnya,” kata dia.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap pelaksanaan Pilkades di 39 desa dapat menghasilkan kepala desa yang memperoleh kepercayaan masyarakat serta mampu menjalankan pemerintahan secara bertanggung jawab.

Dengan keterlibatan puluhan ribu pemilih dan 100 kandidat, Pilkades Serentak 2026 menjadi salah satu momentum penting bagi penguatan demokrasi dan pembangunan di tingkat desa di Kabupaten Sarolangun.(*)




Alfamart Belum Bermitra dengan UMKM, Bupati Merangin Beri Peringatan Tegas

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin M. Syukur memberikan peringatan tegas kepada jaringan ritel modern yang beroperasi di Kabupaten Merangin.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin mewajibkan seluruh pelaku usaha ritel modern menjalin kemitraan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal serta memberikan ruang bagi produk daerah untuk masuk ke pasar modern.

Bahkan, Bupati mengancam akan meninjau ulang perizinan ritel modern yang tidak menjalankan kewajiban kemitraan tersebut.

“Semua usaha ritel wajib bekerja sama dengan UMKM lokal. Jika tidak mau, maka izinnya akan kami tinjau ulang,” tegas M. Syukur.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Merangin tidak ingin kehadiran jaringan ritel berskala nasional hanya menikmati potensi pasar daerah tanpa memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan usaha masyarakat setempat.

Menurut Bupati, investasi ritel modern semestinya membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM, bukan justru mempersempit ruang usaha pedagang dan produsen lokal.

Karena itu, Pemkab Merangin mendorong agar produk-produk lokal mendapatkan kesempatan masuk ke jaringan pemasaran ritel modern.

Dengan begitu, pelaku UMKM memiliki akses pasar yang lebih luas dan kesempatan meningkatkan daya saing produknya.

Di balik kebijakan tersebut, data Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (KUKMPP) Kabupaten Merangin menunjukkan bahwa implementasi kemitraan ritel modern dengan UMKM lokal masih perlu ditingkatkan.

Hingga saat ini, baru tercatat 20 gerai Indomaret yang resmi menjalin kerja sama dengan UMKM setempat.

Sementara itu, jaringan ritel Alfamart dilaporkan belum merealisasikan kerja sama serupa pada gerai-gerainya.

Kondisi ini menjadi perhatian Pemkab Merangin karena keterlibatan UMKM lokal dalam rantai perdagangan modern dinilai penting untuk memastikan manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pemerintah daerah berharap jaringan ritel tidak hanya menjadikan Merangin sebagai lokasi pengembangan bisnis, tetapi juga berperan dalam membantu memasarkan produk hasil usaha masyarakat setempat.

Kebijakan kemitraan ini diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kemampuan produk lokal bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui kerja sama tersebut, produk UMKM diharapkan memperoleh akses pemasaran yang lebih baik, sementara jaringan ritel modern dapat memperkaya pilihan produk yang tersedia bagi konsumen.

Pemkab Merangin juga berharap kewajiban kemitraan berlaku bagi seluruh jaringan ritel modern yang sudah beroperasi maupun pelaku usaha yang akan mengajukan perizinan baru.

Langkah berikutnya adalah memastikan kebijakan tersebut berjalan secara terukur, mulai dari pendataan UMKM yang siap memasok produk, persyaratan kualitas dan distribusi, hingga pengawasan pelaksanaan kemitraan.

Dengan demikian, kebijakan ini tidak berhenti sebagai imbauan, tetapi benar-benar membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM.

Pemkab Merangin menegaskan bahwa pertumbuhan investasi dan penguatan ekonomi masyarakat harus berjalan beriringan.

Kehadiran ritel modern di Bumi Tali Undang Tambang Teliti diharapkan menjadi peluang bagi produk lokal untuk berkembang, bukan menjadi pesaing yang semakin mempersempit pasar usaha kecil.(*)




112 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Polda Tetapkan 16 Tersangka Karhutla

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi sepanjang Januari hingga Oktober 2026 meninggalkan persoalan serius. Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mencatat 19 laporan polisi dengan 16 orang tersangka.

Total luas lahan yang terbakar dalam perkara tersebut mencapai 112,3531 hektare.

Data tersebut dipaparkan langsung Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., dalam konferensi pers penegakan hukum karhutla di Lobby Utama Polda Jambi, Kamis 29 Oktober 2026.

Berdasarkan data Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi per 28 Oktober 2026, dari 19 laporan polisi yang masuk, empat perkara telah mencapai tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa penanganan karhutla di Jambi tidak hanya berkaitan dengan upaya pemadaman, tetapi juga menyangkut penelusuran dugaan tindak pidana dan pertanggungjawaban pihak yang terlibat.

Kapolda Jambi menegaskan, kepolisian akan memproses setiap perkara berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Polda Jambi berkomitmen menindak tegas setiap tindak pidana kebakaran hutan dan lahan sesuai dengan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Widodo.

Salah satu perkara yang menjadi perhatian penyidik terjadi di Kelurahan Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. Kebakaran di areal PT SH tersebut mencapai sekitar 76,6 hektare.

Luas kebakaran ini menjadi yang terbesar di antara sejumlah kasus menonjol yang dipaparkan Polda Jambi. Saat konferensi pers berlangsung, penyidik masih mendalami perkara tersebut.

Penyidik menelusuri dugaan pelanggaran ketentuan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, termasuk kemungkinan terlampauinya baku mutu lingkungan serta kerusakan lingkungan akibat kebakaran.

Meski demikian, penetapan pihak yang bertanggung jawab tetap bergantung pada hasil penyidikan dan pembuktian hukum.

Selain Sarolangun, kepolisian juga menangani sejumlah kasus karhutla di daerah lain.

Di Desa Baru Nalo, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, kebakaran melanda lahan sekitar enam hektare di areal PT JB.

Dalam perkara ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sepeda motor, korek api gas, tas, dua senter kepala, sisa sabut kelapa, jeriken berisi bensin, dan pisau.

Sementara itu, kebakaran sekitar lima hektare terjadi di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, tepatnya di areal konsesi PT RK.

Penyidik mendalami perkara tersebut karena berkaitan dengan dugaan aktivitas perkebunan di dalam kawasan hutan.

Barang bukti yang diamankan meliputi kayu dan abu bekas terbakar, batang tanaman kelapa sawit, lembaran seng, tali nilon, serta kayu pancang.

Kasus lainnya terjadi di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.

Kebakaran sekitar lima hektare di wilayah tersebut berkaitan dengan dugaan pembukaan atau pengolahan lahan perkebunan menggunakan metode pembakaran.

Penyidik masih mendalami perkara tersebut dengan mengamankan dua batang kayu bekas terbakar dan abu sebagai barang bukti.

Penanganan 19 laporan polisi tersebut melibatkan jajaran Polda Jambi dan sejumlah kepolisian resor di kabupaten/kota.

Berikut sebaran 16 tersangka berdasarkan data yang disampaikan Kapolda Jambi:

  • Polda Jambi: 2 tersangka.
  • Polresta Jambi: 1 tersangka.
  • Polres Muaro Jambi: 1 tersangka.
  • Polres Tanjung Jabung Barat: 4 tersangka.
  • Polres Tanjung Jabung Timur: 1 tersangka.
  • Polres Batanghari: 1 tersangka.
  • Polres Tebo: 2 tersangka.
  • Polres Bungo: 1 tersangka.
  • Polres Sarolangun: 2 tersangka.
  • Polres Merangin: 1 tersangka.

Dari pemaparan tersebut, Tanjung Jabung Barat mencatat jumlah tersangka terbanyak dengan empat orang.

Kapolda menjelaskan, sejumlah modus yang ditemukan dalam penanganan perkara karhutla meliputi pembukaan dan pengolahan lahan perkebunan dengan cara membakar, pembakaran kawasan hutan, serta aktivitas perkebunan di dalam kawasan hutan.

Menurutnya, penyidik tidak hanya menelusuri penyebab kebakaran, tetapi juga mendalami perbuatan dan pertanggungjawaban pihak-pihak yang diduga terlibat.

Dalam penegakan hukum, penyidik menggunakan sejumlah ketentuan perundang-undangan sesuai dugaan tindak pidana dan hasil pembuktian, di antaranya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

Widodo mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuka maupun mengolah lahan dengan cara membakar.

Menurutnya, karhutla tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kehidupan sosial.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan indikasi pembakaran hutan dan lahan kepada kepolisian agar petugas dapat melakukan penanganan.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam mencegah dan menanggulangi karhutla. Apabila menemukan indikasi pembakaran hutan dan lahan, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dengan 19 laporan polisi dan 16 tersangka hingga Oktober 2026, penanganan karhutla di Jambi kini menjadi perhatian serius.

Tantangan berikutnya bukan hanya mengungkap pelaku pembakaran, tetapi juga memastikan proses hukum berjalan tuntas dan upaya pencegahan mampu menekan risiko kebakaran di masa mendatang.(*)




umah di Paal Merah Jambi Dibakar, Kasus Berujung Dugaan Pencurian HP

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus kebakaran rumah yang disertai dugaan pencurian di kawasan Paal Merah, Kota Jambi, berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan.

Polisi mengamankan seorang remaja berinisial GS (17) yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Nurul Huda RT 08, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Senin 26 Oktober 2026 sekitar pukul 14.30 WIB.

Selain menghadapi kerugian akibat kebakaran, pemilik rumah bernama Agung Hermanto (32) juga kehilangan satu unit telepon genggam Samsung A10 saat memeriksa kondisi rumah setelah api berhasil dipadamkan.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kebakaran pertama kali diketahui korban setelah seorang tetangga menghubunginya ketika sedang bekerja.

Mendapat kabar tersebut, Agung langsung pulang untuk melihat kondisi rumahnya.

Setibanya di lokasi, korban mendapati rumahnya sudah terbakar. Empat unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan dan berhasil memadamkan api.

Namun, saat memeriksa kondisi rumah sekaligus menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan, korban menyadari satu unit HP Samsung A10 miliknya tidak ditemukan.

Temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari laporan polisi yang dibuat pada 28 Oktober 2026.

Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan melakukan penyelidikan untuk mengungkap dugaan pembakaran dan pencurian tersebut.

Hasil penyelidikan mengarah kepada GS (17), warga Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah.

Tim Opsnal Polsek Jambi Selatan kemudian mendatangi rumah terduga pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan.

Petugas selanjutnya membawa GS ke Polsek Jambi Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut, yakni:

  • Satu unit HP Samsung A10.
  • Dua buah korek api gas berwarna hijau dan biru.
  • Satu buah tas laptop dalam kondisi terbakar.
  • Satu unit kipas angin dalam kondisi terbakar.

Kapolsek Jambi Selatan, AKP Taroni Zebua menegaskan bahwa, penyidik akan mendalami perkara tersebut dan melengkapi administrasi penyidikan sebelum melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan.

Dalam perkara ini, terduga pelaku disangkakan Pasal 308 KUHP tentang pembakaran dan/atau Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kami amankan di Polsek Jambi Selatan. Kami akan lengkapi mindik dan lakukan pemeriksaan terhadap tersangka,” ujar Kapolsek.

Polisi masih perlu mendalami rangkaian peristiwa, termasuk dugaan keterlibatan terduga pelaku dalam kebakaran dan hilangnya barang milik korban.

Karena terduga pelaku masih berusia 17 tahun, proses penanganan perkara juga harus memperhatikan ketentuan khusus mengenai sistem peradilan pidana anak.(*)




Investasi Kota Jambi Tembus Rp1,53 Triliun, Target 2026 Terlampaui Sebelum Akhir Tahun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Realisasi investasi Kota Jambi hingga Triwulan III 2026 mencapai sekitar Rp1,530 triliun.

Capaian tersebut sudah melampaui target investasi sepanjang 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,509 triliun, meskipun tahun anggaran masih menyisakan sekitar dua bulan.

Tak hanya berhasil melewati target tahunan, pertumbuhan investasi Kota Jambi juga mencatat lonjakan signifikan.

Pada Triwulan III 2026 saja, nilai investasi mencapai Rp896,78 miliar atau meningkat 437,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp166,98 miliar.

Artinya, realisasi investasi pada kuartal ketiga tahun ini meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan Triwulan III 2025.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi, Abu Bakar, mengungkapkan capaian tersebut saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 28 Oktober 2026.

Menurut Abu Bakar, data tersebut bersumber dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui aplikasi Satu Data BKPM.

“Alhamdulillah, pertumbuhan investasi Kota Jambi terus meningkat. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, realisasi investasi Kota Jambi pada Triwulan III tahun ini mencapai Rp896,78 miliar,” ujarnya.

Abu Bakar menjelaskan, akumulasi investasi hingga Triwulan III mencapai sekitar Rp1,530 triliun atau 101,41 persen dari target tahunan sebesar Rp1,509 triliun.

Dengan demikian, realisasi investasi Kota Jambi sudah melampaui target sekitar Rp21,34 miliar sebelum memasuki penghujung tahun.

Ia optimistis nilai investasi masih berpeluang meningkat hingga akhir Desember 2026.

Pemerintah Kota Jambi akan terus memperkuat pelayanan perizinan dan menciptakan iklim usaha yang mendukung masuknya penanaman modal.

“Yang patut kita syukuri, target realisasi investasi tahun 2026 sudah berhasil kita lampaui. Padahal, kita masih memiliki waktu kurang lebih dua bulan hingga akhir tahun. Dengan tren pertumbuhan yang positif ini, kami optimistis realisasi investasi masih berpotensi meningkat lebih tinggi,” kata Abu Bakar.

Menurut Abu Bakar, peningkatan realisasi investasi tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola pelayanan perizinan dan penanaman modal.

DPMPTSP Kota Jambi terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, kepastian berusaha, serta kemudahan proses perizinan bagi para pelaku usaha.

Ia menilai pertumbuhan investasi sebesar 437,06 persen secara tahunan menjadi salah satu indikator meningkatnya aktivitas penanaman modal di Kota Jambi.

Namun, pemerintah daerah juga perlu memastikan pertumbuhan tersebut memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat, bukan sekadar peningkatan angka investasi.

“Kami akan terus mendorong terciptanya ekosistem investasi yang kompetitif, efisien, dan berkelanjutan agar mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Selain memperkuat pelayanan perizinan, DPMPTSP Kota Jambi juga mendorong kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Pelaporan tersebut penting untuk membantu pemerintah memantau perkembangan kegiatan usaha dan memastikan data realisasi investasi tercatat secara akurat.

Abu Bakar menegaskan, peningkatan investasi harus berjalan seiring dengan ekspansi usaha, penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, dan penguatan daya saing daerah.

“Penguatan pelayanan perizinan, kemudahan berusaha, dan kepatuhan pelaporan LKPM merupakan bagian penting untuk memastikan investasi tidak hanya tumbuh secara kuantitatif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah,” ungkapnya.

Ia berharap semakin banyak investasi yang masuk mampu memperkuat posisi Kota Jambi sebagai pusat perdagangan dan jasa di Provinsi Jambi.

Dengan realisasi Rp1,530 triliun hingga Triwulan III 2026, pemerintah daerah kini memiliki capaian yang melampaui target tahunan.

Tantangan berikutnya adalah menjaga momentum pertumbuhan tersebut sekaligus memastikan manfaat investasi dirasakan lebih luas oleh masyarakat.(*)




Pasar Kripto Menanti Keputusan The Fed Akhir Oktober, Bagaimana Nasib Bitcoin?

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pasar kripto memasuki pekan terakhir Oktober dengan volatilitas yang masih tinggi. Bitcoin (BTC) bergerak di sekitar US$80.000 pada Senin (26/10), setelah mengalami tekanan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Pelaku pasar kini mencermati keputusan suku bunga The Fed, data inflasi Amerika Serikat, serta perubahan arus dana produk investasi aset digital untuk melihat peluang pergerakan harga selanjutnya.

Berdasarkan data historis FLOQ, Bitcoin sempat diperdagangkan di kisaran US79.397–US80.354 pada 26 Oktober. Posisi tersebut menunjukkan bahwa BTC masih menghadapi tekanan di sekitar level psikologis US$80.000, yang sebelumnya menjadi salah satu area penting dalam analisis teknikal pasar.

Meski demikian, pergerakan Bitcoin pekan ini belum mengarah pada satu skenario yang pasti. Kemampuan harga bertahan di atas US$80.000 dapat membuka peluang konsolidasi dan pengujian resistance berikutnya. Sebaliknya, penutupan harian di bawah level tersebut dapat meningkatkan risiko koreksi lebih lanjut.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai bahwa pekan ini menjadi periode penting bagi pelaku pasar dalam melakukan trading crypto. Mereka wajib mencermati hubungan antara perkembangan makroekonomi global dan respons aset kripto.

“Pasar kripto pekan ini berpotensi bergerak dinamis seiring investor menunggu sejumlah katalis penting, terutama keputusan The Fed dan data inflasi Amerika Serikat. Bagi pelaku pasar, yang perlu diperhatikan bukan hanya arah pergerakan harga dalam jangka pendek, tetapi juga bagaimana pasar merespons perkembangan tersebut dan apakah responsnya didukung oleh arus dana serta volume perdagangan yang konsisten,” kata Yudho.

Keputusan The Fed dan Data Inflasi Jadi Katalis Utama

Salah satu perhatian utama pasar pekan ini adalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 27–28 Oktober waktu Amerika Serikat. Keputusan suku bunga dijadwalkan diumumkan pada 28 Oktober, sekitar pukul 01.00 WIB pada 29 Oktober, disusul konferensi pers Ketua The Fed.

Ekspektasi pasar menjelang pertemuan tersebut cenderung mengarah pada penahanan suku bunga. Namun, perhatian investor juga tertuju pada sinyal kebijakan moneter untuk Desember, terutama setelah data inflasi sebelumnya menunjukkan tekanan harga yang masih perlu dicermati.

Menurut Yudho, pasar secara umum memperkirakan The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan Oktober. Meski demikian, perkembangan inflasi dan komunikasi bank sentral dapat memengaruhi ekspektasi investor terhadap keputusan berikutnya.

Selain FOMC, pasar akan mencermati rilis Personal Consumption Expenditures (PCE) September dan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat kuartal III pada 29 Oktober. PCE merupakan salah satu indikator inflasi yang diperhatikan The Fed dalam menilai perkembangan harga.

Jika data inflasi kembali menunjukkan tekanan yang kuat, ekspektasi kebijakan moneter ketat dapat meningkat dan berpotensi membebani aset berisiko, termasuk kripto. Sebaliknya, data yang meredakan kekhawatiran inflasi berpotensi mendukung sentimen pasar, meskipun tidak otomatis menjamin kenaikan harga.

Yudho menambahkan, “Investor perlu melihat keputusan suku bunga, data inflasi, dan respons pasar sebagai satu rangkaian informasi. Ekspektasi sebelum pengumuman bisa berbeda dari reaksi setelah hasilnya keluar. Karena itu, penting untuk menyiapkan beberapa skenario dan tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan satu indikator.”

Bitcoin Berpeluang Menguji US$84.000

Dari sisi teknikal, area US$80.000 menjadi salah satu level penting yang perlu diperhatikan sepanjang pekan ini. Selama harga mampu bertahan di atasnya, peluang konsolidasi dan pemulihan menuju resistance terdekat masih terbuka.

Dalam skenario positif, Bitcoin berpotensi menguji area US84.000.Jikamomentumpenguatanberlanjutdantekananjualmereda,areaUS87.000 dapat menjadi resistance berikutnya yang perlu dicermati.

Sebaliknya, apabila BTC mencatatkan penutupan harian di bawah US80.000,areaUS77.400–US$76.200 dapat menjadi acuan teknikal untuk mengevaluasi risiko penurunan lanjutan.

Level-level tersebut merupakan acuan analisis teknikal, bukan target harga yang pasti tercapai. Perkembangan sentimen makroekonomi, likuiditas, dan aktivitas perdagangan dapat mengubah skenario tersebut.

Arus Dana ETF Menunjukkan Pasar Belum Sepenuhnya Stabil

Selain faktor makroekonomi, arus dana ETF Bitcoin dan Ethereum menjadi indikator lain yang patut dicermati.

Data menunjukkan bahwa ETF Bitcoin spot Amerika Serikat mencatat arus dana keluar bersih sekitar US$137,9 juta pada 23 Oktober. Namun, secara kumulatif selama periode 19–23 Oktober, arus dana ETF Bitcoin masih positif sekitar US$301,2 juta.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa arus dana investor belum bergerak secara konsisten dalam satu arah. Setelah mencatat arus masuk pada sejumlah sesi, pasar kembali menghadapi tekanan penarikan dana menjelang akhir pekan perdagangan.

Sementara itu, ETF Ethereum masih menghadapi tekanan arus dana keluar. Perbedaan dinamika antara kedua aset tersebut memperlihatkan bahwa pemulihan pasar kripto belum tentu berlangsung merata.

Pelaku pasar perlu mengamati apakah arus dana ETF Bitcoin dapat kembali menguat dan apakah tekanan pada ETF Ethereum mulai mereda. Data arus dana tetap perlu dibaca bersama pergerakan harga dan volume perdagangan, bukan sebagai indikator tunggal untuk menentukan arah pasar.

Sentimen Global dan Harga Minyak Menambah Ketidakpastian

Perkembangan geopolitik dan pasar energi juga berpotensi memengaruhi sentimen aset berisiko. Dalam laporan pasar global pada 26 Oktober, Reuters mencatat harga minyak Brent berada di sekitar US$114,50 per barel, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada di sekitar 4,97%.

Pergerakan harga minyak dapat memengaruhi ekspektasi inflasi, sedangkan perubahan imbal hasil obligasi dan dolar AS dapat memengaruhi daya tarik relatif aset berisiko. Meski demikian, hubungan tersebut tidak bersifat langsung dan pergerakan Bitcoin juga dipengaruhi faktor khusus pasar kripto.

Di Indonesia, pelaku pasar juga perlu mencermati perkembangan sentimen pasar domestik setelah usulan MSCI terkait klasifikasi pasar saham Indonesia memicu perhatian investor. Perkembangan tersebut menjadi bagian dari konteks risiko pasar yang lebih luas, meskipun dampaknya terhadap aset kripto tidak dapat diasumsikan secara langsung.

Peluang Pasar Tetap Ada, Pengelolaan Risiko Jadi Perhatian

Memasuki pekan terakhir Oktober, pasar kripto menghadapi dua kemungkinan utama. Apabila Bitcoin mampu mempertahankan area US$80.000, sementara keputusan The Fed dan data inflasi tidak memicu tekanan baru, peluang konsolidasi hingga pengujian resistance tetap terbuka.

Namun, jika tekanan jual meningkat, Bitcoin kehilangan support penting, atau data makroekonomi memperkuat ekspektasi kebijakan moneter ketat, risiko koreksi masih perlu diperhitungkan.

“Di tengah kondisi seperti ini, disiplin dalam mengelola risiko menjadi sama pentingnya dengan membaca peluang pasar. Investor sebaiknya memahami volatilitas aset kripto, menentukan batas risiko sesuai profil masing-masing, dan tidak menjadikan satu pergerakan harga sebagai dasar tunggal dalam mengambil keputusan,” tutup Yudho.

About FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.   

FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES