Daftar Lengkap Jadwal Pesawat dari Jambi Jumat 7 Agustus 2026: Paling Pagi Pukul 06.00 WIB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aktivitas penerbangan dari Bandara Sultan Thaha Jambi tetap berjalan normal menjelang akhir pekan.

Pada Jumat 7 Agustus 2026, sebanyak delapan penerbangan dijadwalkan melayani penumpang dengan tujuan Jakarta dan Batam.

Dari total penerbangan tersebut, rute Jakarta masih menjadi tujuan terbanyak dengan tujuh keberangkatan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Sementara satu penerbangan lainnya melayani rute luar Pulau Jawa menuju Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Bagi masyarakat yang memiliki agenda perjalanan bisnis, pekerjaan, maupun keperluan pribadi, berikut jadwal keberangkatan pesawat dari Bandara Sultan Thaha Jambi yang perlu diperhatikan.

Rute Jambi–Batam

Satu-satunya penerbangan menuju kawasan Kepulauan Riau tersedia pada pagi hari.

09.00 WIB
Super Air Jet nomor penerbangan IU 377 berangkat dari Jambi menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Rute Jambi–Jakarta

Penumpang tujuan Jakarta memiliki tujuh pilihan jadwal penerbangan yang tersebar mulai pagi hingga sore.

Penerbangan pagi:

  • 06.00 WIB – Batik Air ID 6807
  • 08.55 WIB – Citilink QG 961

Penerbangan siang:

  • 10.50 WIB – Batik Air ID 6805
  • 11.10 WIB – Garuda Indonesia GA 127

Penerbangan sore:

  • 15.45 WIB – Citilink QG 967
  • 16.00 WIB – Super Air Jet IU 841
  • 17.30 WIB – Citilink QG 965

Dengan jadwal tersebut, penerbangan terakhir dari Bandara Sultan Thaha Jambi menuju Jakarta pada Jumat 7 Agustus 2026 dijadwalkan berangkat pukul 17.30 WIB.

Penumpang Diimbau Datang Lebih Awal

Untuk menghindari keterlambatan proses keberangkatan, penumpang disarankan tiba di terminal minimal dua jam sebelum jadwal penerbangan.

Selain memastikan dokumen perjalanan seperti identitas diri dan tiket telah tersedia, calon penumpang juga dianjurkan memanfaatkan layanan check-in online dari masing-masing maskapai agar proses di bandara menjadi lebih cepat.

Manajemen Bandara Sultan Thaha Jambi mengingatkan bahwa jadwal penerbangan dapat mengalami perubahan mengikuti kebijakan operasional maskapai maupun kondisi pelayanan penerbangan.

Karena itu, penumpang tetap disarankan melakukan pengecekan ulang jadwal sebelum menuju bandara.(*)




Anggaran Jalan Jambi Rp70 Miliar Dinilai Belum Cukup, DPRD Soroti Target Jalan Mantap 2027

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Target peningkatan kualitas jalan provinsi di Jambi menghadapi tantangan besar.

Alokasi anggaran Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi dalam rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp70,197 miliar dinilai belum cukup untuk mendongkrak angka kemantapan jalan secara signifikan.

Dengan total jaringan jalan provinsi mencapai 1.183,787 kilometer, kemampuan fiskal daerah masih jauh dibanding kebutuhan penanganan infrastruktur yang harus dilakukan secara bertahap.

Data kondisi jalan hingga Mei 2026 menunjukkan, sebanyak 847,872 kilometer atau 71,62 persen jalan provinsi berada dalam kondisi mantap.

Sementara 335,915 kilometer lainnya atau 28,38 persen masih masuk kategori tidak mantap dan membutuhkan perbaikan.

Jika melihat kebutuhan biaya peningkatan jalan yang diperkirakan mencapai Rp3–5 miliar per kilometer, anggaran sekitar Rp70 miliar tersebut secara realistis hanya mampu menangani sekitar 10 hingga 18 kilometer jalan.

Artinya, kenaikan persentase jalan mantap diperkirakan tidak terlalu besar, hanya berada pada kisaran 0,8 hingga 1,5 persen.

DPRD: Jangan Sekadar Habiskan Anggaran, Fokus pada Dampak Ekonomi

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata, ST, MM, MT, menilai keterbatasan anggaran harus diikuti dengan strategi pembangunan yang lebih tajam.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan setiap program infrastruktur memberikan dampak nyata terhadap masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan menggerakkan ekonomi.

“Dengan kemampuan APBD yang terbatas, setiap program harus menghasilkan peningkatan jalan mantap yang terukur. Penanganan harus diarahkan kepada ruas yang memiliki dampak ekonomi besar, bukan hanya pemerataan anggaran,” ujar Ivan.

Ia menegaskan pembangunan jalan tidak cukup hanya dilihat dari jumlah anggaran yang terserap, tetapi juga dari manfaat yang dihasilkan setelah proyek selesai.

Menurutnya, ruas jalan yang menjadi penghubung kawasan produksi, distribusi barang, pusat ekonomi, hingga pelayanan publik harus menjadi prioritas utama.

APBD Dinilai Tidak Bisa Jadi Satu-satunya Andalan

Ivan yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur jalan tidak dapat hanya bergantung pada kemampuan APBD.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi perlu memperkuat lobi pendanaan dari pemerintah pusat, termasuk memaksimalkan peluang Dana Alokasi Khusus (DAK), skema pembangunan multiyears, hingga kerja sama pembiayaan lainnya.

“Kalau ingin meningkatkan kemantapan jalan secara signifikan, sumber pembiayaan harus diperluas. Dukungan pemerintah pusat dan skema pendanaan alternatif menjadi sangat penting agar pembangunan tidak berjalan lambat,” katanya.

Empat Daerah Masih Butuh Percepatan Penanganan

Berdasarkan data kondisi jalan, terdapat sejumlah wilayah yang masih memiliki tingkat kemantapan jalan relatif rendah dibanding daerah lain.

Empat wilayah yang menjadi perhatian antara lain:

  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur: jalan mantap 46,57 persen
  • Kabupaten Sarolangun: jalan mantap 53,39 persen
  • Kabupaten Tebo: jalan mantap 66,40 persen
  • Kabupaten Merangin: jalan mantap 73,88 persen

Wilayah tersebut memiliki persentase jalan tidak mantap cukup tinggi sehingga dinilai membutuhkan perhatian lebih dalam penyusunan program pembangunan tahun 2027.

Ukuran Keberhasilan Bukan Hanya Kilometer Jalan

Ivan berharap pembahasan APBD 2027 tidak hanya berorientasi pada besarnya anggaran, tetapi juga target kinerja yang jelas.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan jalan harus diukur dari berbagai indikator, mulai dari bertambahnya kilometer jalan mantap, meningkatnya konektivitas antarwilayah, turunnya biaya distribusi, hingga dampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar membangun jalan, tetapi bagaimana infrastruktur tersebut membuka akses ekonomi, mempercepat pelayanan publik, dan meningkatkan daya saing Provinsi Jambi,” tegasnya.

Dengan pendekatan berbasis hasil atau outcome, pembangunan jalan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pemerataan pembangunan, bukan hanya meningkatkan angka statistik kemantapan jalan.(*)




Jelang Presisi Merdeka Run 2026, Polda Jambi Gelar Simulasi Taktis dan Petakan Titik Pengamanan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi mulai mematangkan strategi pengamanan menjelang pelaksanaan Presisi Merdeka Run (PMR) 2026.

Sebanyak 1.750 personel gabungan dari Polda Jambi dan Polresta Jambi disiapkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Pemantapan kesiapan dilakukan melalui kegiatan Strategi dan Tactical Floor Game (TFG) yang digelar di Pendopo Kantor Gubernur Provinsi Jambi, Kamis 6 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali dan dihadiri jajaran pejabat utama Polda Jambi, Kapolresta Jambi, pejabat utama Polresta Jambi, serta panitia pelaksana Presisi Merdeka Run 2026.

TFG menjadi bagian dari simulasi pengamanan untuk memastikan seluruh personel memahami pola operasi, pembagian tugas, jalur koordinasi, hingga skenario menghadapi berbagai potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.

Ribuan Personel Dibagi Sesuai Titik Pengamanan

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Tactical Floor Game dilakukan sebagai upaya menyatukan pemahaman seluruh unsur pengamanan.

Menurutnya, setiap personel harus mengetahui peran masing-masing agar koordinasi di lapangan dapat berjalan cepat dan efektif.

“Tactical Floor Game ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi seluruh personel terkait strategi, pola pengamanan, pembagian tugas, serta mekanisme koordinasi di lapangan,” ujar Erlan mewakili Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar.

Ia menjelaskan, ribuan personel yang diterjunkan nantinya akan ditempatkan sesuai rencana pengamanan yang telah disusun.

Selain personel lapangan, dukungan komunikasi juga disiapkan untuk memperlancar koordinasi antarunit.

Dengan kesiapan tersebut, kepolisian berharap seluruh rangkaian Presisi Merdeka Run 2026 dapat berlangsung tanpa hambatan.

Antisipasi Berbagai Potensi Gangguan

Dalam pelaksanaan event berskala besar, pengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran jalur kegiatan, tetapi juga mencakup berbagai aspek seperti keselamatan peserta, pengaturan arus lalu lintas, pengamanan lokasi, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Jambi menekankan agar seluruh personel memahami standar operasional dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.

Melalui simulasi TFG, setiap kemungkinan situasi di lapangan diharapkan telah memiliki langkah penanganan yang jelas sehingga respons petugas dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Rute Presisi Merdeka Run Dicek Langsung

Setelah pelaksanaan Tactical Floor Game, jajaran pengamanan melanjutkan kegiatan dengan melakukan pengecekan langsung terhadap rute Presisi Merdeka Run 2026.

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh titik pengamanan, jalur peserta, serta kebutuhan teknis lainnya telah siap sebelum hari pelaksanaan.

Polda Jambi memastikan kesiapan pengamanan terus dimatangkan agar Presisi Merdeka Run 2026 tidak hanya berjalan sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi peserta dan masyarakat yang ikut menyaksikan kegiatan tersebut.(*)




Arief Budhiman Diberi Mandat Bentuk PWI Bungo-Tebo! Persiapan Pelantikan Mulai Dimatangkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi mulai memperluas penguatan organisasi di tingkat kabupaten.

Melalui mandat resmi yang diberikan kepada Arief Budhiman Sudrajat, PWI Jambi mendorong percepatan pembentukan kepengurusan PWI Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo.

Penyerahan mandat tersebut berlangsung di Hotel Lavender dan menjadi langkah awal sebelum proses pembentukan struktur organisasi serta pelantikan pengurus di dua wilayah tersebut.

Wakil Ketua I PWI Provinsi Jambi, Nalom Siadari, mengatakan pembentukan kepengurusan PWI di daerah harus berjalan sesuai aturan organisasi yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI.

Menurutnya, keberadaan kepengurusan daerah bukan hanya sebatas membentuk struktur, tetapi harus mampu menghidupkan organisasi serta memperkuat peran wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

“Pengurus yang dibentuk harus memahami dan menjiwai nilai-nilai PWI. Seluruh proses pembentukan organisasi wajib mengikuti prosedur sesuai AD/ART agar ke depan organisasi memiliki arah yang jelas,” ujar Nalom.

Ia menegaskan, kepengurusan PWI di daerah diharapkan mampu membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak, khususnya dalam mendukung ekosistem pers yang sehat dan profesional.

Persiapan Pelantikan Mulai Dilakukan

Usai menerima mandat pembentukan kepengurusan, Arief Budhiman Sudrajat yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelantikan PWI Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo menyampaikan bahwa panitia mulai melakukan persiapan teknis.

Berbagai kebutuhan pelaksanaan pelantikan, termasuk koordinasi dan penyusunan agenda kegiatan, tengah dipersiapkan agar seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana.

“Saat ini panitia terus mematangkan seluruh persiapan. Harapannya pelantikan nanti dapat berjalan lancar dan sesuai agenda yang sudah disusun,” kata Arief.

Ia menambahkan, pembentukan kepengurusan PWI Bungo dan Tebo menjadi bagian dari upaya memperkuat keberadaan organisasi wartawan di tingkat daerah.

Dorong Profesionalisme Insan Pers

Dengan terbentuknya kepengurusan baru nantinya, PWI Jambi berharap organisasi di Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo dapat menjadi wadah peningkatan kapasitas wartawan sekaligus memperkuat profesionalisme insan pers.

Selain itu, kehadiran organisasi PWI di daerah juga diharapkan mampu mempererat komunikasi antara wartawan, pemerintah, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.

Pembentukan kepengurusan PWI Bungo dan Tebo menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas jaringan organisasi pers di Provinsi Jambi sekaligus memperkuat peran media sebagai mitra pembangunan daerah.(*)




Ramadhipa Kunci Empat Poin di Moto3 Junior Prancis, Modal Penting Jelang Seri Valencia

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pebalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, menunjukkan mental juang tinggi saat menghadapi putaran Moto3 Junior World Championship 2026 di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis.

Sempat tercecer hingga posisi ke-18 akibat kesalahan saat start, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu berhasil bangkit dan finis di urutan ke-12 untuk membawa pulang tambahan empat poin.

Hasil tersebut menjaga posisi Ramadhipa tetap berada di jajaran lima besar klasemen sementara kejuaraan dunia.

Pebalap berusia 16 tahun asal Sleman, Yogyakarta, itu kini mengoleksi 64 poin dari rangkaian balapan musim 2026.

Turun bersama Honda Asia-Dream Racing Team, Ramadhipa memulai balapan 15 lap dari posisi ke-12.

Namun, awal balapan tidak berjalan sesuai harapan setelah motornya mengalami wheelie saat start sehingga membuatnya kehilangan banyak posisi.

Situasi tersebut membuat Ramadhipa harus memulai perjuangan dari posisi 18. Meski tertinggal dari grup depan, pebalap jebolan Astra Honda Racing School 2022 itu tidak kehilangan momentum.

Dalam tiga lap berikutnya, Ramadhipa tampil agresif dengan melewati tujuh pebalap sekaligus dan kembali masuk persaingan papan tengah.

Ia kemudian berada di posisi ke-11 dan memimpin pertarungan di grup kedua.

Namun, jarak dengan rombongan terdepan sudah terlalu lebar. Selisih waktu yang mencapai lebih dari tiga detik membuat peluang mengejar posisi 10 besar semakin sulit.

Bahkan menjelang akhir balapan, gap tersebut terus melebar hingga lebih dari 15 detik.

Memasuki lap terakhir, Ramadhipa masih mampu mempertahankan posisi terdepan di grupnya. Akan tetapi, satu posisi harus rela dilepas sebelum garis finis sehingga ia mengakhiri balapan di peringkat ke-12.

“Kesalahan saat start membuat motor mengalami wheelie dan saya turun ke posisi ke-18. Rombongan depan sudah terlalu jauh, jadi saya fokus bertarung di grup kedua untuk mengamankan poin,” ujar Ramadhipa.

Menurutnya, hasil di Prancis menjadi bahan evaluasi penting sebelum menghadapi seri berikutnya.

“Ini memang bukan akhir pekan terbaik, tetapi banyak pelajaran yang kami dapat. Saya akan menggunakan jeda musim panas untuk berlatih lebih keras agar bisa tampil lebih kuat di Valencia,” katanya.

Tetap Kompetitif di Papan Atas

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan Ramadhipa yang mampu bangkit setelah mengalami kendala di awal balapan.

Menurutnya, kemampuan untuk tetap fokus dan mengejar poin menunjukkan karakter kompetitif seorang pebalap yang siap bersaing di level dunia.

“Kami melihat semangat yang kuat dari Ramadhipa untuk bangkit dan melesat lebih kencang di setiap kesempatan. Kami optimistis ia akan tampil lebih baik pada seri selanjutnya,” ujar Andy.

Tambahan empat poin dari Prancis membuat Ramadhipa kini berada di posisi kelima klasemen sementara.

Ia masih memiliki peluang bersaing di papan atas karena musim 2026 belum berakhir.

Sepanjang musim ini, performa Ramadhipa terbilang menjanjikan.

Ia telah mencatat tiga kemenangan, masing-masing satu kemenangan di Moto3 Junior World Championship dan dua kemenangan di Red Bull Rookies Cup.

Selain itu, ia juga berhasil meraih satu podium pada seri pembuka musim di Barcelona bersama motor Honda NSF250RW.

Meski saat ini terpaut 30 poin dari pemuncak klasemen, peluang Ramadhipa untuk mengejar posisi teratas masih terbuka.

Target Balik Lebih Kuat di Valencia

Kompetisi Moto3 Junior World Championship 2026 akan memasuki masa jeda musim panas selama hampir enam pekan.

Balapan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada 4–6 September 2026.

Jeda tersebut akan dimanfaatkan Ramadhipa untuk meningkatkan persiapan fisik, teknik, dan strategi balapan agar mampu kembali bersaing merebut posisi terbaik.

Perjalanan Ramadhipa menjadi salah satu sorotan dalam perkembangan talenta balap muda Indonesia. Konsistensinya di kejuaraan internasional menunjukkan bahwa pebalap Tanah Air memiliki peluang besar bersaing di panggung dunia.(*)




Antisipasi Gangguan Keamanan, Pelindo Talang Duku Gelar Drill Darurat Libatkan Tim Gegana Polda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ancaman terhadap keamanan kawasan pelabuhan menjadi salah satu risiko yang harus diantisipasi melalui kesiapan personel, prosedur tanggap darurat, serta koordinasi lintas instansi.

Untuk memastikan sistem pengamanan berjalan efektif, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menggelar Drill HSSE Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Penanganan Ancaman Bom di Terminal Petikemas Pelindo Talang Duku, Kamis 6 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut tidak hanya menguji kesiapan internal perusahaan, tetapi juga memperkuat koordinasi antara operator pelabuhan, regulator, aparat keamanan, serta unsur terkait dalam menghadapi potensi keadaan darurat.

Dalam simulasi ini, Pelindo Jambi melibatkan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi untuk memberikan pelatihan sekaligus melakukan simulasi penanganan objek mencurigakan sesuai prosedur keamanan.

Sejumlah pihak turut berpartisipasi, mulai dari KSOP Pelabuhan Kelas III Talang Duku, KSKP Pelabuhan Talang Duku, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi, Pemerintah Desa Talang Duku, hingga Pelindo Jambi Group.

Kelompok usaha yang terlibat antara lain PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT IPC Terminal Petikemas, PT Pelindo Jasa Maritim, PT Berkah Industri Mesin Angkat, MTI, dan JAI.

Uji Respons Cepat Hadapi Situasi Kritis

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi, Febrianto Zenny Sulistyo Hari Murti, mengatakan latihan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan, keamanan, dan kesiapsiagaan di lingkungan pelabuhan.

Menurutnya, kawasan pelabuhan memiliki aktivitas operasional yang kompleks sehingga membutuhkan sistem mitigasi risiko yang kuat.

“Melalui drill ini, kami melatih kesiapan Tim Tanggap Darurat dalam menghadapi kondisi darurat yang sesungguhnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana menguji efektivitas SOP pengamanan yang telah diterapkan,” ujar Febrianto.

Ia menjelaskan, keselamatan dan keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur yang berada di kawasan pelabuhan.

Pelaksanaan simulasi tersebut juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) melalui penguatan pengendalian risiko dan peningkatan kemampuan personel dalam menghadapi keadaan tidak terduga.

Gegana Berikan Edukasi Penanganan Ancaman Bom

Dalam rangkaian kegiatan, personel Subden 2 Jibom Sat Brimob Polda Jambi memberikan pembekalan mengenai karakteristik ancaman bom, cara mengenali benda mencurigakan, hingga langkah awal yang harus dilakukan sebelum penanganan oleh petugas khusus.

Kasubden 2 Jibom Sat Brimob Polda Jambi, AKP Yudianto, bersama Ipda Suwandi menjelaskan pentingnya pemahaman dasar masyarakat maupun pekerja terkait prosedur keselamatan apabila menemukan benda yang diduga berbahaya.

Materi tersebut diberikan agar seluruh pihak memahami tindakan yang tepat, termasuk menjaga jarak aman, melaporkan temuan, melakukan pengamanan lokasi, serta tidak mengambil tindakan sendiri terhadap benda mencurigakan.

Simulasi Dimulai dari Laporan hingga Evakuasi

Setelah sesi pembekalan, peserta menjalankan skenario simulasi ancaman bom di area Terminal Petikemas Pelindo Talang Duku.

Skenario dimulai dari laporan adanya objek mencurigakan, kemudian dilanjutkan dengan aktivasi Tim Tanggap Darurat, proses evakuasi pekerja, pengamanan lokasi, hingga pemeriksaan dan penanganan oleh personel Jibom Sat Brimob Polda Jambi.

Melalui simulasi tersebut, setiap unsur menguji kecepatan respons, pola komunikasi, pembagian tugas, serta efektivitas koordinasi apabila terjadi keadaan darurat sebenarnya.

Hasil evaluasi dari kegiatan ini nantinya menjadi bahan penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP), sehingga seluruh personel memiliki pemahaman yang sama ketika menghadapi risiko keamanan.

Perkuat Pelabuhan Aman dan Berkelanjutan

Pelindo Regional 2 Jambi menegaskan bahwa penguatan sistem HSSE menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional pelabuhan.

Dengan kolaborasi antara operator pelabuhan, aparat keamanan, regulator, dan masyarakat sekitar, sistem keamanan kawasan Terminal Petikemas Talang Duku diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai potensi gangguan.

Melalui latihan berkala, Pelindo Jambi berupaya memastikan pelabuhan tidak hanya menjadi pusat aktivitas logistik, tetapi juga lingkungan kerja yang aman bagi pekerja, pengguna jasa, dan masyarakat sekitar.(*)




SMARTFREN Resmi Hadirkan Unlimited 5G di Semarang, Internet Tanpa Batas Kuota Mulai Rp40 Ribu

SEMARANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Era konektivitas internet generasi terbaru semakin dekat dengan masyarakat.

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk melalui merek layanan SMARTFREN resmi menghadirkan paket Unlimited 5G di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Layanan terbaru ini menawarkan pengalaman internet tanpa batas kecepatan dan tanpa batas kuota selama pelanggan berada dalam cakupan jaringan 5G SMARTFREN.

Kehadiran Unlimited 5G di Semarang menjadi bagian dari strategi XLSMART memperluas akses jaringan generasi kelima di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2026.

Perluasan ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap koneksi internet yang lebih cepat, stabil, dan mampu mendukung berbagai aktivitas digital.

Group Head Marketing Segment SMARTFREN XLSMART, Astiyanto Tri Muktiwibowo, mengatakan teknologi 5G tidak hanya menghadirkan kecepatan internet, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas digital.

“Unlimited 5G memberikan kebebasan lebih besar bagi pelanggan untuk bekerja, belajar, menjalankan usaha, menikmati hiburan, bermain game, hingga menciptakan konten digital tanpa khawatir kehabisan kuota selama berada di jaringan 5G,” ujar Astiyanto.

Menurutnya, layanan tersebut menjadi bagian dari upaya SMARTFREN memperluas manfaat teknologi digital agar semakin mudah dimanfaatkan masyarakat.

Infrastruktur 5G Semarang Terus Diperkuat

Peluncuran Unlimited 5G di Semarang didukung oleh penguatan jaringan XLSMART di Jawa Tengah.

Saat ini, jaringan XLSMART di provinsi tersebut diperkuat lebih dari 25.500 BTS yang tersebar di berbagai wilayah. Khusus Kota Semarang, perusahaan telah mengoperasikan sekitar 1.700 BTS 4G dan lebih dari 400 BTS 5G.

Regional Group Head XLSMART Central Java, Joseph Marthinus Gultom, mengatakan Semarang menjadi wilayah strategis dengan kebutuhan konektivitas digital yang terus meningkat.

“Semarang merupakan pusat pemerintahan, pendidikan, perdagangan, industri, dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah. Karena itu, penguatan jaringan menjadi kebutuhan penting agar masyarakat memperoleh pengalaman digital yang semakin cepat dan stabil,” katanya.

Penguatan jaringan tersebut menyasar berbagai lokasi aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan permukiman, pusat bisnis, kawasan industri, pusat pendidikan, destinasi wisata, hingga ruang publik.

Paket Unlimited 5G SMARTFREN, Ini Pilihan Harganya

SMARTFREN menghadirkan tiga pilihan paket Unlimited 5G bagi pelanggan, yaitu:

  • Paket 28 hari: Rp100.000
  • Paket 14 hari: Rp60.000
  • Paket 7 hari: Rp40.000

Untuk menikmati layanan tersebut, pelanggan harus menggunakan perangkat yang mendukung jaringan 5G XLSMART, mengaktifkan paket Unlimited 5G, serta berada di wilayah yang telah terjangkau jaringan 5G SMARTFREN.

Ketika pelanggan berada di luar area 5G, akses internet tetap dapat digunakan melalui jaringan 4G dengan kuota sebesar 2 GB per hari.

Setelah kuota harian tersebut habis, pelanggan masih dapat menggunakan internet dengan kecepatan hingga 2 Mbps sesuai ketentuan paket yang berlaku.

SMARTFREN juga menyediakan fitur akumulasi sisa kuota 4G selama masa aktif paket, sehingga kuota yang belum digunakan tetap dapat dimanfaatkan pada hari berikutnya.

Dorong Aktivitas Digital Masyarakat Semarang

Selain peluncuran layanan, SMARTFREN menghadirkan berbagai aktivitas untuk memperkenalkan pengalaman Unlimited 5G kepada masyarakat Semarang.

Kegiatan bertajuk Woro-Woro Unlimited 5G digelar di sejumlah lokasi ikonik seperti Gedung Pandanaran Pemerintah Kota Semarang, Tugu Muda, Simpang Lima, Kota Lama, serta beberapa titik strategis lainnya.

Masyarakat dapat mencoba langsung pengalaman koneksi 5G, mengikuti permainan interaktif, berfoto dengan instalasi Unlimited 5G, hingga mengikuti berbagai kegiatan komunitas.

SMARTFREN juga menggelar siaran langsung bersama Radio Iswara selama 26 jam melalui program “Keliling Semarang Tanpa Batas Bareng Unlimited 5G”.

Program tersebut menghadirkan hiburan, gelar wicara, kuis, serta interaksi bersama komunitas, kreator konten, dan pelanggan.

Melalui aktivitas tersebut, SMARTFREN ingin menunjukkan bagaimana jaringan 5G dapat mendukung berbagai kebutuhan digital, termasuk siaran langsung, produksi konten, hingga komunikasi daring dalam durasi panjang.

Target Perluasan Jaringan 5G Nasional

Saat ini jaringan 5G SMARTFREN telah menjangkau lebih dari 50 kota dan kabupaten di Indonesia dan akan terus diperluas secara bertahap.

Secara keseluruhan, jaringan XLSMART didukung lebih dari 253 ribu BTS yang melayani lebih dari 69 juta pelanggan di Indonesia.

Dengan hadirnya Unlimited 5G di Semarang, SMARTFREN menargetkan semakin banyak masyarakat dapat menikmati konektivitas digital berkecepatan tinggi untuk mendukung produktivitas, bisnis, pendidikan, hiburan, serta perkembangan ekonomi kreatif.(*)




Update Program Nikah Walimah Massal Gratis Jambi 2026: 9 Pasangan Sudah Mendaftar, Berikut Sebarannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Nikah dan Walimah Massal Gratis 2026 yang digagas Pemerintah Kota Jambi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi mulai memasuki tahap seleksi peserta.

Hingga Kamis 6 Agustus 2026, sebanyak sembilan pasangan calon pengantin dinyatakan memenuhi verifikasi awal setelah melalui pemeriksaan administrasi dan persyaratan dari Kantor Urusan Agama (KUA).

Program yang menyasar masyarakat dengan keterbatasan ekonomi tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah memberikan kemudahan bagi warga yang ingin membangun keluarga tanpa terbebani biaya pernikahan.

Ketua BAZNAS Kota Jambi, Muhammad Padli, mengatakan proses verifikasi dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan diberikan kepada pasangan yang benar-benar memenuhi kriteria.

“Program ini memang diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Karena itu setiap calon peserta harus melewati proses verifikasi agar manfaatnya tepat sasaran,” ujar Padli.

Berdasarkan hasil sementara, sembilan pasangan yang lolos berasal dari sejumlah kecamatan di Kota Jambi.

Dua pasangan berasal dari wilayah Telanaipura dan Danau Sipin, empat pasangan dari Kecamatan Jambi Selatan dan Paal Merah, dua pasangan dari Jelutung, serta satu pasangan dari Kecamatan Jambi Timur.

Sementara beberapa kecamatan lainnya masih dalam proses pengajuan dan pemeriksaan dokumen calon peserta.

Seleksi Utamakan Data Ekonomi Calon Pengantin

BAZNAS Kota Jambi memastikan program ini tidak hanya melihat kelengkapan administrasi pernikahan, tetapi juga kondisi ekonomi calon peserta.

Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi calon mempelai pria adalah tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kategori desil 1 hingga 4.

Menurut Padli, indikator tersebut digunakan untuk memastikan program benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan dukungan.

“Kami ingin pasangan yang mengikuti program ini mendapatkan manfaat maksimal sehingga mereka bisa memulai kehidupan rumah tangga tanpa tekanan biaya awal pernikahan,” jelasnya.

Calon peserta juga harus memenuhi sejumlah ketentuan lain, seperti berdomisili di Kota Jambi, calon pengantin pria berstatus jejaka atau belum pernah menikah, usia minimal 19 tahun, serta memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan Kementerian Agama.

Fasilitas Pernikahan Disiapkan hingga Resepsi

Program Nikah Walimah Massal Gratis 2026 rencananya digelar pada September 2026 di Maulidia Convention Center, Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Pasangan yang dinyatakan lolos nantinya akan mendapatkan sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari akad nikah bersama, resepsi atau walimah, busana pengantin, tata rias, dokumentasi foto dan video, hingga bimbingan perkawinan.

BAZNAS Kota Jambi mengingatkan masyarakat yang berminat agar segera melakukan pengecekan persyaratan melalui KUA di wilayah masing-masing.

Calon pengantin pria cukup membawa KTP untuk dilakukan pengecekan status DTSEN. Apabila memenuhi kriteria, proses administrasi dapat dilanjutkan.

“Calon peserta tidak mendaftar langsung ke panitia, tetapi melalui KUA kecamatan masing-masing agar seluruh proses berjalan tertib dan sesuai aturan,” kata Padli.

Kuota Terbatas, Warga Diminta Segera Cek Syarat

Selain persyaratan utama terkait kondisi ekonomi, calon peserta wajib menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, seperti surat pengantar nikah dari kelurahan, fotokopi KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, surat keterangan sehat, surat persetujuan calon pengantin, serta dokumen lain sesuai kebutuhan.

BAZNAS Kota Jambi menyebut kuota peserta program terbatas sehingga masyarakat yang memenuhi kriteria diminta tidak menunda proses pengecekan.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Jambi dan BAZNAS berharap masyarakat kurang mampu tetap dapat melaksanakan pernikahan secara layak sekaligus membangun keluarga yang harmonis dan mandiri.

Program ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, serta instansi terkait dalam menghadirkan pelayanan sosial yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.(*)




787 Gram Sabu Dimusnahkan, Kejari Tanjab Barat Tegaskan Perang terhadap Narkoba

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Barat memusnahkan barang bukti dari 57 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Dari jumlah tersebut, kasus narkotika menjadi perkara terbanyak dengan barang bukti hampir 800 gram sabu yang ikut dimusnahkan.

Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Kejari Tanjung Jabung Barat sebagai bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus memastikan barang bukti yang telah selesai proses hukumnya tidak kembali disalahgunakan.

Kegiatan tersebut mencakup perkara yang ditangani selama periode Januari hingga Juli 2026.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, M. Ridwan Bugis, mengatakan pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari kewenangan kejaksaan sebagai eksekutor putusan pengadilan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi bentuk pertanggungjawaban institusi penegak hukum dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan sebagai pelaksana putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata penegakan hukum yang menjamin akuntabilitas pengelolaan barang bukti,” ujar Ridwan.

Dari total 57 perkara yang barang buktinya dimusnahkan, sebanyak 28 perkara merupakan kasus narkotika.

Sementara 29 perkara lainnya berasal dari tindak pidana orang dan harta benda serta keamanan negara dan ketertiban umum.

Berdasarkan laporan Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejari Tanjab Barat, Dwi Yulistia, barang bukti narkotika yang dimusnahkan terdiri dari:

  • Sabu dengan berat bersih 786,73 gram
  • Ganja dengan berat 194,67 gram
  • Ekstasi dengan berat bersih 4,74 gram

Selain narkotika, Kejari Tanjab Barat juga memusnahkan barang bukti lain berupa sembilan senjata tajam seperti tojok dan sejenisnya, serta dua pucuk senjata api yang berasal dari sejumlah perkara pidana.

Dwi menjelaskan, pemusnahan dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan barang bukti setelah perkara memiliki keputusan hukum tetap.

“Tujuannya menjamin kepastian hukum, mencegah penyalahgunaan barang bukti, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum,” katanya.

Narkotika Jadi Perhatian Utama

Kajari Tanjung Jabung Barat, M. Ridwan Bugis, menegaskan persoalan narkotika masih menjadi ancaman serius, terutama terhadap generasi muda.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya dilakukan melalui proses hukum, tetapi juga membutuhkan langkah pencegahan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Bahaya narkoba memiliki dampak besar terhadap masa depan anak-anak kita. Penegakan hukum tetap dilakukan untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, namun upaya tersebut membutuhkan sinergi bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia memastikan Kejari Tanjab Barat akan terus melaksanakan setiap putusan pengadilan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

Menurut Ridwan, pemusnahan barang bukti menjadi tahapan akhir dalam proses penanganan perkara sekaligus bentuk tanggung jawab kepada publik.

Pemusnahan dilakukan menggunakan metode berbeda sesuai jenis barang bukti, mulai dari pembakaran, penghancuran, pencacahan, hingga metode lain yang aman dan sesuai aturan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.(*)




Kasus Dugaan Calo Rekrutmen Polri Terbongkar di Jambi, Dua Personel Jalani Proses Etik dan Pidana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi mengusut dugaan praktik penipuan dalam proses penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 yang diduga melibatkan dua anggotanya sendiri.

Kedua personel berinisial Briptu MD dan Bripda Y kini telah diamankan dan menjalani proses pemeriksaan etik serta penyidikan pidana.

Kasus ini mencuat setelah Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jambi menerima laporan pengaduan pada 3 Agustus 2026.

Dari hasil pendataan sementara, terdapat sedikitnya 12 orang korban, yang terdiri atas masyarakat umum maupun anggota Polri.

Selain memeriksa para korban, penyidik masih menghitung total kerugian materiil yang diduga timbul akibat praktik tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua terduga pelanggar diduga menawarkan janji kelulusan kepada peserta seleksi calon anggota Polri dengan meminta sejumlah uang sebagai imbalan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bidpropam Polda Jambi langsung mengamankan Briptu MD dan Bripda Y untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.

Di saat yang sama, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi juga membuka penyidikan terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan keduanya.

Kedua personel tersebut diduga melanggar Pasal 10 ayat (4) huruf g Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, mewakili Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, menegaskan institusinya tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap bentuk pelanggaran yang mencederai kepercayaan masyarakat, khususnya dalam proses rekrutmen anggota Polri.

“Polda Jambi berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan tuntas. Kedua personel yang diduga terlibat telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan oleh Bidpropam, sementara aspek pidananya ditangani Ditreskrimum secara paralel,” ujar Erlan.

Ia memastikan, apabila terbukti bersalah, kedua personel akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, baik melalui mekanisme disiplin, sidang kode etik profesi, maupun proses pidana.

Polda Jambi juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada siapa pun yang mengaku mampu meloloskan peserta seleksi menjadi anggota Polri dengan meminta sejumlah uang.

Menurut Erlan, seluruh tahapan penerimaan anggota Polri dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sehingga tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan di luar mekanisme resmi.

“Tidak ada seorang pun yang bisa menjamin kelulusan peserta seleksi. Jika ada masyarakat yang mengalami praktik serupa, kami mengimbau agar segera melapor ke Polda Jambi supaya dapat ditindaklanjuti secara tegas,” katanya.

Polda Jambi menegaskan pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari upaya menjaga kredibilitas proses rekrutmen anggota Polri sekaligus memberikan efek jera terhadap setiap bentuk penyimpangan yang dilakukan oknum internal.(*)