7 Tips Digital Parenting Agar Anak Bijak Menggunakan Internet

SEPUCUKJAMBI.ID – Teknologi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bekerja, berkomunikasi, dan kegiatan lainnya, sehingga sulit untuk dihindari.
Pengguna teknologi digital tidak hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Oleh karena itu, orangtua perlu menerapkan digital parenting agar anak dapat menggunakan internet dengan lebih bijak dan bertanggung jawab.
Tujuan penerapan digital parenting adalah untuk membantu orangtua menjadi panutan dalam penggunaan teknologi, mengajarkan etika serta pengelolaan teknologi digital, dan mengawasi sekaligus mendampingi anak saat menggunakan internet.
Terdapat tujuh langkah yang dapat dilakukan orangtua untuk menerapkan digital parenting, yaitu:
1. Ciptakan Bonding
Langkah pertama adalah membangun ikatan yang kuat antara orangtua dan anak.
Orangtua dianjurkan untuk sering mengobrol secara terbuka dan santai tentang dunia digital.
Dengan suasana yang nyaman, anak lebih mudah mendiskusikan pengalaman, pertanyaan, dan tantangan yang mereka temui di internet.
2. Edukasi Diri Sendiri
Orangtua perlu aktif mempelajari teknologi digital, termasuk gadget, aplikasi, permainan online, dan berbagai ruang digital lainnya.
Mengikuti informasi terbaru dan mencoba aplikasi atau situs web sendiri dapat membantu orangtua lebih memahami dunia maya anak.
Selain itu, orangtua bisa mencari tips digital parenting tambahan untuk meningkatkan pengetahuan mereka.
3. Gunakan Parental Control
Fitur parental control memungkinkan orangtua mengatur akses anak ke platform digital, termasuk durasi penggunaan dan jenis konten yang bisa diakses.
Misalnya, layanan seperti Family Link dan YouTube Kids memungkinkan orangtua menetapkan batas harian penggunaan aplikasi tertentu, sehingga anak dapat belajar mengelola waktu mereka secara sehat.
4.Tetapkan Aturan yang Disepakati Bersama
Diskusikan aturan penggunaan gadget dengan anak, termasuk kapan dan di mana perangkat boleh digunakan.
Kesepakatan bersama lebih efektif daripada sekadar memerintah, dan jika aturan dilanggar, hak anak menggunakan gadget dapat dibatasi sesuai kesepakatan.
5. Awasi Aktivitas Anak di Dunia Digital
Orangtua perlu mengikuti aktivitas anak secara wajar, tanpa menguntit atau terlalu mengontrol akun mereka.
Dengan memahami konten dan akun yang disukai anak, orangtua bisa memberikan pemahaman bahwa tidak semua yang terlihat di dunia maya mencerminkan kenyataan.
6. Gunakan Platform Digital Bersama Anak
Orangtua dapat ikut menggunakan aplikasi, situs, atau permainan digital bersama anak.
Cara ini tidak hanya mendekatkan hubungan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar bersama dan mengajarkan etika digital secara langsung.
7. Jadi Panutan yang Baik
Orangtua harus menjadi contoh bagi anak dalam penggunaan teknologi. Kurangi kebiasaan digital yang kurang produktif, ketahui batas waktu penggunaan internet, dan tunjukkan sikap positif di dunia maya.
Anak belajar banyak dari perilaku orangtua, sehingga peran panutan sangat penting.
Digital parenting bukan sekadar mengawasi anak, tetapi juga membimbing dan menjadi panutan dalam penggunaan teknologi.(*)